Plagiarism Checker X Originality Report Similarity Found: 22% Date: Tuesday. July 08, 2025 Statistics: 302 words Plagiarized / 1363 Total words Remarks: Medium Plagiarism Detected - Your Document needs Selective Improvement. ------------------------------------------------------------------------------------------PENGARUH SOSIALISASI CERDIK TERHADAP IVA TES PADA WANITA USIA SUBUR DIDESA BELIMBING KECAMATAN SEBERIDA Elsie Anggreni1. Yopi Wulandhari2 1,2Institut Teknologi Dan Bisnis Indragiri Jl. Syarief Rantau Mapesai Seberang. Rengat. Indragiri Hulu. Riau Email: elsieanggreni@yahoo. com ABSTRAK Penyakit kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita. Deteksi dini seperti tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Aseta. merupakan strategi pencegahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi perilaku CERDIK terhadap pelaksanaan tes IVA pada wanita usia subur di Desa Belimbing. Kecamatan Seberida. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa 70% dari responden yang mendapatkan sosialisasi CERDIK melakukan tes IVA, dibandingkan dengan hanya 20% dari yang tidak mendapat Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sosialisasi CERDIK dan pelaksanaan tes IVA . < 0. Sosialisasi CERDIK terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan partisipasi wanita dalam pemeriksaan IVA. Kata Kunci: Sosialisasi CERDIK. IVA Tes. Wanita Usia Subur. Deteksi Dini. Kanker Serviks ABSTRACT Cervical cancer is one of the leading causes of death in women. Early detection methods such as IVA (Visual Inspection with Acetic Aci. are effective prevention strategies. This study aims to examine the effect of CERDIK behavior socialization on IVA test implementation among women of reproductive age in Belimbing Village. Seberida District. This quantitative survey involved 100 respondents. The results showed that 70% of respondents who received CERDIK socialization performed IVA tests, compared to only 20% of those who did not. Chi-square test revealed a significant relationship between CERDIK socialization and IVA test participation . < 0. CERDIK socialization effectively increased awareness and participation in cervical cancer screening. Keywords: CERDIK. IVA Test. Reproductive-Aged Women. Early Detection. Cervical Cancer PENDAHULUAN Kesehatan reproduksi merupakan kondisi sejahtera secara fisik, mental, dan sosial yang menyangkut sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Salah satu masalah utama dalam kesehatan reproduksi wanita adalah kanker serviks. Kanker ini menempati urutan keempat sebagai penyebab kematian tertinggi pada wanita di dunia. Berdasarkan data WHO tahun 2020, terdapat sekitar 604. 000 kasus baru dan 342. 000 kematian akibat kanker serviks secara global. Di Indonesia, upaya pencegahan kanker serviks dilakukan melalui deteksi dini seperti tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Aseta. Tes ini sederhana, murah, dan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan primer. Sayangnya, tingkat partisipasi wanita dalam melakukan tes IVA masih rendah, terutama di wilayah pedesaan. Salah satu strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat adalah melalui promosi Program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Seha. yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI mengedepankan perilaku CERDIK (Cek kesehatan berkala. Enyahkan asap rokok. Rajin aktivitas fisik. Diet sehat. Istirahat cukup, dan Kelola stre. sebagai bentuk edukasi masyarakat. Sosialisasi CERDIK diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kesadaran wanita usia subur dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi CERDIK terhadap pelaksanaan tes IVA pada wanita usia subur di Desa Belimbing. Kecamatan Seberida. BAHAN DAN METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Lokasi penelitian berada di Desa Belimbing. Kecamatan Seberida. Kabupaten Indragiri Hulu. Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat mengenai kesehatan reproduksi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan pendekatan accidental sampling, yaitu responden yang ditemui dan bersedia mengisi Variabel independen dalam penelitian ini adalah sosialisasi CERDIK, sedangkan variabel dependen adalah pelaksanaan tes IVA. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert dengan lima pilihan jawaban mulai dari sangat setuju hingga sangat tidak Setiap responden diminta memberikan pendapatnya mengenai pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap sosialisasi CERDIK dan tes IVA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara sosialisasi CERDIK dan pelaksanaan tes IVA. Pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak statistik dan ditentukan tingkat signifikansi sebesar 0,05. HASIL Tabel 1: Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Sosialisasi CERDIK dan Tes IVA Sosialisasi CERDIK _Melakukan Tes IVA (Y. _Tidak Melakukan Tes IVA (Tida. _Total _Persentase (%) _ _Pernah (A) _35 _15 _50 _50. 0% _ _Tidak Pernah (B) _10 _40 _50 _50. _ _Total _45 _55 _100 _100% _ _Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa dari total 100 responden, 50 orang . %) pernah mendapatkan sosialisasi CERDIK, sedangkan 50 orang lainnya . %) tidak pernah mendapatkan sosialisasi. Pada kelompok yang pernah mendapatkan sosialisasi CERDIK, 35 orang . %) melakukan tes IVA, sementara 15 orang . %) tidak melakukan tes IVA. Sebaliknya, pada kelompok yang tidak pernah mendapatkan sosialisasi CERDIK, hanya 10 orang . %) yang melakukan tes IVA, sedangkan 40 orang . %) tidak melakukan tes IVA. Secara keseluruhan, dari 100 responden, 45 orang . %) melakukan tes IVA, sedangkan 55 orang . %) tidak melakukan tes IVA. Tabel 2: Distribusi Hasil Uji Chi-Square Pengaruh Sosialisasi CERDIK Terhadap Tes IVA Variabel _Tes IVA _Total _P Value _FisherAos Exact Test _ _ _IVA Tes _Tidak IVA Tes _ _ _ _ _Sosialisai CERDIK _Pernah _35% _15% _50% _0. 000 _ 0. 000 _ _ _Tidak Pernah _10% _40% _50% _ _ _ _Total _45% _55% _100% _ _ _ _Dari tabel di atas didapatkan hasil bahwa tidak ada sel dengan frekuensi harapan kurang dari 5, sehingga hasil uji Pearson Chi-Square p-value (Asymp. Sig. ) = 0. 000 (<0. menunjukkan hubungan signifikan antara sosialisasi CERDIK dan pelaksanaan tes IVA. FisherAos Exact Test dihitung karena ini adalah tabel 2x2 untuk validasi tambahan. Hasil ini menunjukkan bahwa wanita yang pernah mendapat sosialisasi CERDIK lebih cenderung melakukan tes IVA dibandingkan yang tidak mendapat sosialisasi. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil analisis distribusi frekuensi dan uji Chi-Square, ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara sosialisasi CERDIK dan pelaksanaan tes IVA pada wanita usia subur di Desa Belimbing. Kecamatan Seberida. Dari total 100 responden, 50 orang . %) pernah mendapatkan sosialisasi CERDIK, dan dari jumlah tersebut, 35 orang . %) melakukan tes IVA. Sebaliknya, dari 50 orang yang tidak pernah mendapatkan sosialisasi, hanya 10 orang . %) yang melakukan tes IVA, sementara 40 orang . %) tidak melakukan tes IVA. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai ?A (Chi-Squar. = 23. 272 dengan p-value = 0. < 0. , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara sosialisasi CERDIK dan pelaksanaan tes IVA. Hal ini menunjukkan bahwa wanita yang pernah mendapatkan sosialisasi lebih cenderung melakukan tes IVA dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan sosialisasi. Sosialisasi CERDIK yang memberikan edukasi tentang gaya hidup sehat, deteksi dini penyakit, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran wanita usia subur untuk melakukan tes IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Rendahnya partisipasi tes IVA pada kelompok yang tidak mendapatkan sosialisasi bisa disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, minimnya motivasi, atau adanya faktor psikologis seperti takut dan malu. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan sosialisasi CERDIK di masyarakat sangat diperlukan untuk mendorong lebih banyak wanita melakukan tes IVA guna menurunkan angka kejadian kanker serviks melalui deteksi dini. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Terdapat hubungan yang signifikan antara sosialisasi CERDIK dan pelaksanaan tes IVA pada wanita usia subur di Desa Belimbing. Kecamatan Seberida . < 0. Wanita yang pernah mendapatkan sosialisasi CERDIK lebih cenderung melakukan tes IVA . %), dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah mendapat sosialisasi . anya 20%). Sosialisasi CERDIK memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi wanita usia subur dalam melakukan tes IVA, sehingga perlu ditingkatkan cakupan dan efektivitasnya. Diperlukan dukungan dari tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat untuk memperluas sosialisasi CERDIK agar lebih banyak wanita memahami pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA. Saran Peningkatan Sosialisasi Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan setempat disarankan untuk meningkatkan frekuensi dan cakupan sosialisasi CERDIK, terutama kepada kelompok wanita usia subur yang belum pernah mengikuti kegiatan serupa. Kolaborasi Lintas Sektor Melibatkan tokoh masyarakat, kader posyandu, dan organisasi wanita dapat memperluas jangkauan edukasi CERDIK agar informasi sampai ke seluruh lapisan masyarakat. Pemantauan dan Evaluasi Perlu dilakukan pemantauan rutin terhadap efektivitas sosialisasi serta pelaksanaan IVA tes untuk mengidentifikasi hambatan dan memperbaiki strategi promosi kesehatan. Pemberdayaan PerempuanDiperlukan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan dan edukasi kesehatan reproduksi agar mereka lebih sadar akan pentingnya deteksi dini kanker serviks. KEPUSTAKAAN