Journal Genta Mulia Volume 16. Number 2, 2025 pp. P-ISSN 2301-6671 E-ISSN: 2580-6416 Open Access: https://ejournal. id/index. php/gm PERAN KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL MASYARAKAT DI DESA POJOK KLITIH JOMBANG Fifi Widyaloka*A. Diah Puji Nali Brata*A 1, 2Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Universitas PGRI Jombang * Corresponding Author: fwidyaloka@gmail. Abstrak Saat ini banyak masyarakat terutama generasi muda yang belum memiliki rasa kepedulian sosial, hal ini di sebabkan karena arus globalisasi, sehingga masyarakat memiliki sikap individualisme dan kurang berinteraksi. Sehingga karang taruna memiliki peranan penting dalam meningkatkan kepedulian sosial pada masyarakat dan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk . mengetahui kepedulian sosial masyarakat, . mengetahui bentuk kegiatan karang taruna, dan . mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu . kepedulian sosial masyarakat mengandung tiga unsur yaitu sikap empati masyarakat untuk membantu warga membangun rumah, sikap mental masyarakat yang tidak mudah terpengaruh dengan arus globalisasi, dan sikap kerja sama masyarakat melakukan kerja bakti, . bentuk kegiatan karang taruna yaitu kerja bakti, menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, dan memeriahkan acara hari besar nasional, dan . Faktor pendukung dari segi internal yaitu anggota karang taruna aktif dalam kegiatan sosial dan dari segi eksternal yaitu partisipasi dan dukungan dari masyarakat dalam kegiatan sosial. Sedangkan faktor penghambat dari segi internal yaitu minimnya dana kegiatan karang taruna dan dari segi eksternal yaitu terdapat masyarakat yang kurang memiliki kontribusi untuk mendukung kegiatan sosial karang taruna. Kata kunci : karang taruna, kepedulian sosial, masyarakat Abstract Currently many people especially the younger generation do not yet have a sense of social awareness, this is caused by the flow of globalization, so that people have an individualistic attitude and lack So that Karang Taruna has an important role in increasing social awareness in society and the younger generation. This study aims to . determine the social awareness of the community, . determine the form of Karang Taruna activities, and . determine the supporting factors and inhibiting factors of Karang Taruna in increasing social awareness. The method used by researchers in this study is a qualitative method. The results of this study are . the community's social awareness contains three elements, namely the community's empathy to help residents build houses, the community's mental attitude that is not easily influenced by the current of globalization, and the community's cooperative attitude in carrying out community service, . the form of Karang Taruna activities is community service, distributing social assistance to the underprivileged, and enlivening national holidays, and . Supporting factors from an internal perspective, namely Karang Taruna members are active in social activities and from an external perspective, namely participation and support from the community in social activities. Meanwhile, the inhibiting factors from the internal side are the lack of funds for Karang Taruna activities and from the external side, there are people who have less contribution to support Karang Taruna social activities. Keywords: karang taruna, social awareness, community. Fifi Widyaloka 1. Peran Karang TarunaA Jurnal Genta Mulia . PENDAHULUAN Pemuda adalah generasi penerus yang memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan dan pertumbuhan bangsa Indonesia. Keberadaan pemuda dan organisasi kepemudaan memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah bangsa, termasuk dalam proses berdirinya negara Republik Indonesia. Keberadaan organisasi kepemudaan berfungsi untuk memenuhi aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menciptakan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap masyarakat, sehingga dapat memberikan kesejahteraan sosial bagi masyarakat dan generasi muda (Fatchuriza dan Rahmawati, 2023 : Upaya untuk mendukung segala kegiatan pemuda, maka didirikan organisasi yang berada di lingkungan masyarakat yaitu organisasi karang taruna. Karang taruna merupakan suatu organisasi yang berperan sebagai sarana bagi pemuda dalam berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan sosial di masyarakat, dalam Peraturan Mentri Sosial Republik Indonesia Nomor 25 tahun 2019 tentang karang taruna menjelaskan bahwa karang taruna adalah organisasi yang dibentuk oleh masyarakat sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh, dan berkembang atas dasar kesadaran serta tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk generasi muda, yang berorientasi pada tercapainya kesejahteraan sosial bagi masyarakat. Sehingga karang taruna berperan penting dalam pengembangan generasi muda. Peranan karang taruna meliputi, . peran fasilitatif yaitu memfasilitasi kelompok masyarakat untuk menjadi agen perubahan sehingga dapat membedayakan masyarakat dan melakukan pendekatan-pendekatan agar dapat mengorganisir kemampuan berfikir masyarakat, . peran edukasional yaitu peran yang memberikan pengajaran dalam menanggulangi masalah agar dapat bertindak secara efektif (Ma'rifah, 2019 : 21-. Kedua peranan tersebut diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan sosial, tanggung jawab sosial, meningkatkan kreativitas dan pengetahuan generasi muda, meningkatkan rasa persaudaraan dan rasa kebersamaan antar masyarakat. Keberadaan organisasi karang taruna sebagai sarana untuk menampung aspirasi masyarakat khususnya bagi generasi muda, untuk mewujudkan kesadaran akan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Selain itu karang taruna sebagai tempat dalam meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Kegiatan karang taruna yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif menjadi sarana bagi para pemuda untuk menyalurkan potensi diri, bertukar ide dan informasi, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dalam kehidupan Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Yusmaniarti, 2023 : . permasalahan yang muncul pada organisasi karang taruna adalah banyak pengurus karang taruna yang belum memiliki pemahaman dan kemampuan yang memadai untuk mengelola organisasi karang taruna secara optimal, sehingga kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh organisasi karang taruna belum berjalan dengan baik sesuai dengan keinginan. Selain itu kegiatan karang taruna tidak berjalan secara aktif, dan saat ini generasi muda kurangnya minat berorganisasi karang taruna. Karang taruna memiliki peran penting dalam meningkatkan kepedulian sosial di Kepedulian sosial merupakan sikap yangg mengutamakan kepentingan orang lain dengan cara berempati dan saling tolong menolong secara sukarela terhadap orang yang membutuhkan bantuan tanpa mengharapkan imbalan agar masalah yang dihadapi orang yang mengalami kesulitan tersebut dapat diselesaikan (Ma'rifah, 2019 : . Pentingnya kepedulian sosial untuk menciptakan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, karena sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan dan saling bergantung maka harus memiliki kepedulian sosial untuk membantu orang lain atau sesama Masyarakat harus memiliki kepedulian agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat (Brata, 2020 : . P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 267 Fifi Widyaloka 1. Peran Karang TarunaA Jurnal Genta Mulia . Penanaman sikap kepedulian sosial perlu ditanamkan bagi individu dan masyarakat, karena menanamkan sikap kepedulian sosial akan menjadikan kebiasaan bagi masyarakat agar memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitarnya. Menurut Gregori dalam (Fatchuriza dan Rahmawati, 2023 : . terdapat tiga unsur kepedulian sosial meliputi, . sikap empati yaitu menyelaraskan diri . terhadap perasaan orang lain, . sikap mental yaitu mampu mengatasi tekanan hidup yang normal dalam situasi kehidupan yang berbeda, . kerjasama yaitu sikap ingin bekerja sama tanpa memandang latar belakang Ketiga unsur tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kepedulian sosial bagi masyarakat agar mempererat hubungan antar individu dan antar masyarakat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Ma'rifah, 2019 : 33-. permasalahan yang muncul adalah lunturnya kepedulian sosial yang terjadi dimasyarakat Indonesia. Beberapa hal yang menggambarkan lunturnya kepedulian sosial diantaranya : . menjadi penonton saat terjadi bencana dan tidak membantu, . sikap acuh tak acuh pada tetangga, . tidak ikut serta dalam kegiatan di masyarakat. Faktor yang menyebabkan turunnya kepedulian sosial karena masuknya budaya barat yang modern, sekuler dan individualis, yang sangat berbeda dengan budaya masyarakat Indonesia yang mengutamakan gotong royong dan penuh solidaritas. Masyarakat mulai kehilangan rasa kepedulian dan tidak peka terhadap lingkungan sosialnya dan akhirnya masyarakat akan cenderung apatis. Menurut (Saragih dan Juwita, 2022 : . adanya perkembangan zaman dan arus globalisasi sering ditemukan berita di televisi, surat kabar atau berita online lainnya tentang kenakalan remaja, sehingga mengarah pada perubahan sosial di masyarakat dan nilai-nilai kepedulian sosial yang mengalami degradasi dikalangan generasi muda, selain itu dengan semakin canggihnya teknologi komunikasi dan informasi yang dapat mempengaruhi perubahan sosial pemuda dalam masyarakat. Sehingga diperlukan wadah di dalam masyarakat untuk menaungi para pemuda sebagai organisasi kepemudaan untuk membina dan mengarahkan generasi muda di dalam lingkungan masyarakat seperti organisasi kepemudaan karang taruna. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Sucahyo, 2024 : . , terdapat perbedaan dengan penelitian peneliti yaitu peneliti yang relevan meneliti tentang pengaruh keberadaan karang taruna terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, sedangkan peneliti meneliti tentang peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial Selain itu berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Utami, 2024 : , terdapat perbedaan dengan penelitian peneliti yaitu peneliti yang relevan meneliti tentang pengaruh interaksi sosial dalam pergaulan terhadap pengembangan sikap kepedulian sosial, sedangkan peneliti meneliti tentang peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Angkaswati, 2018 : . , terdapat perbedaan dengan penelitian peneliti yaitu peneliti yang relevan meneliti tentang partisipasi pemuda dalam karang taruna desa, sedangkan peneliti meneliti tentang peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Setiawan, 2019 : . , terdapat perbedaan dengan penelitian peneliti yaitu peneliti yang relevan meneliti tentang peran karang taruna dalam meningkatkan aktivitas kepemudaan, sedangkan peneliti meneliti tentang peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Rahman, 2024 : . , terdapat perbedaan dengan penelitian peneliti yaitu peneliti yang relevan meneliti tentang peran dan esensi karang taruna dalam pengembangan masyarakat, sedangkan peneliti meneliti tentang peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Desa Pojok Klitih menunjukkan bahwa rasa kepedulian sosial masyarakat dan generasi muda tergolong cukup kurang. Banyak masyarakat yang belum memiliki rasa kepedulian sosial, terutama pada generasi muda. Kurangnya kepedulian sosial pada generasi muda di sebabkan karena arus globalisasi yang P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 268 Fifi Widyaloka 1. Peran Karang TarunaA Jurnal Genta Mulia . menyebabkan generasi muda bersikap individualisme dan kurang berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Masyarakat saat ini cenderung bersikap acuh tak acuh terhadap lingkungan di sekitar, kurang aktif bersosialisasi sehingga mementingkan kehidupan pribadi, dan banyak anggota karang taruna yang sudah bekerja. Masalah tersebut menjadi tantangan bagi organisasi karang taruna di Desa Pojok Klitih untuk meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran pentingnya kepedulian sosial pada masyarakat dan generasi muda. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk . mengetahui kepedulian sosial masyarakat, . mengetahui bentuk kegiatan karang taruna, dan . mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat karang taruna dalam meningkatkan kepedulian masyarakat. Manfaat penelitian ini bagi organisasi karang taruna dan masyarakat yaitu dapat memberikan informasi mengenai pentingnya sikap kepedulian sosial bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kepedulian sosial masyarakat, sehingga masyarakat dapat terus menerapkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat untuk meningkatkan rasa persaudaraan, dan menciptakan rasa persatuan. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian Menurut Sugiyono . 9 : . Metode kualitatif merupakan pendekatan penelitian yang didasarkan pada filsafat postpositivisme, yang digunakan untuk mempelajari objek dalam kondisi alami. Dalam metode ini, peneliti berperan sebagai instrumen utama, pengumpulan data dilakukan melalui teknik triangulasi, analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian lebih menitikberatkan pada pemahaman makna daripada Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data terkait peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat di Desa Pojok Klitih Jombang. Subyek dalam penelitian ini adalah ketua karang taruna di Desa Pojok Klitih Jombang sebagai pemimpin dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan karang taruna, bertanggung jawab atas pelaksanaan program dan kebijakan yang telah disepakati dan berperan dalam menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, pemerintah, dan organisasi lain. Analisis data kualitatif dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu sebelum kegiatan di lapangan, selama proses kegiatan di lapangan, dan setelah kegiatan di lapangan selesai. Teknik analisis data yang diterapkan peneliti mengikuti pendekatan analisis kualitatif, yang meliputi reduksi data, penyajian data . , dan kesimpulan atau verifikasi data. Instrumen penelitian dalam penelitian ini terdapat instrumen utama dan instrumen Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti karena segala informasi dan data dapat diperoleh ketika peneliti melaksanaan penelitian. Instrumen pendukung penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Kegiatan wawancara dilakukan untuk memperoleh data dan informasi secara mendalam, kegiatan observasi dilakukan untuk mengamati objek yang di teliti yaitu kondisi kepedulian sosial masyarakat di Desa Pojok Klitih dan kegiatan dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan data berupa gambar dan video agar hasil penelitian lebih kredibel. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kepedulian Sosial Masyarakat Masyarakat Desa Pojok Klitih memiliki kepedulian sosial yang tinggi antar Kepedulian sosial timbul karena adanya unsur-unsur kepedulian sosial yaitu sikap empati, sikap mental, dan sikap kerja sama yang dimiliki oleh masyarakat Desa Pojok Klitih yaitu : Sikap empati P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 269 Fifi Widyaloka 1. Peran Karang TarunaA Jurnal Genta Mulia . Kepedulian sosial menjadikan masyarakat memiliki sikap empati, hal tersebut dibuktikan dengan masyarakat membantu warga yang sedang membangun rumah kayu, karena mayoritas rumah masyarakat di Desa Pojok Klitih masih menggunakan kayu. Masyarakat juga membantu warga apabila terdapat rumah warga yang sedang mengalami kebanjiran. Sikap mental Kepedulian sosial menjadikan masyarakat memiliki sikap mental, hal tersebut dibuktikan dengan masyarakat yang tidak mudah terpengaruh dan terintimidasi. Masyarakat juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan dan situasi baru. Sikap kerja sama Kepedulian soial menjadikan masyarakat memiliki sikap kerja sama, hal tersebut dibuktikan dengan masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan jalan dan makam apabila akan diselengarakannya acara sedekah desa dan membersihkan parit ketika musim hujan agar tidak terjadi banjir. Kegiatan kerja bakti tersebut dapat menimbulkan kerja sama antar warga dan menjadikan masyarakat memiliki rasa kepedulian sosial. Bentuk Kegiatan Karang Taruna Kegiatan karang taruna di Desa Pojok Klitih selalu melibatkan masyarakat dan generasi muda. Bentuk kegiatan karang taruna antara lain : Kerja bakti membersihkan jalan bersama warga, kerja bakti membersihkan parit saat musim hujan, kerja bakti membersihkan rumah warga yang terkena banjir dan kerja bakti membantu warga yang mendirikan rumah kayu. Menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang kurang mampu dan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena banjir. Memeriahkan acara hari besar nasional seperti mengadakan sholawatan dan pengajian, karnaval desa dan lomba antar dusun Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan kepedulian sosial bagi generasi muda dan masyarakat, karena melalui kegiatan tersebut akan tercipta kerja sama antara anggota karang taruna dan masyarakat Desa Pojok Klitih. Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Karang Taruna dalam Meningkatkan Kepedulian Masyarakat . Faktor pendukung karang taruna dalam meningkatkan kepedulian masyarakat . Faktor internal adalah anggota karang taruna memiliki kesadaran tentang kepedulian sosial dengan melaksanakan rencana kegiatan karang taruna. Anggota karang taruna aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial di desa dan peran pengurus karang taruna dalam memberikan motivasi tentang pentingnya kepedulian sosial. Faktor eksternal adalah masyarakat ikut berpartisipasi dan mendukung dalam kegiatan yang dilakukan oleh karang taruna, dan masyarakat selalu bersikap terbuka untuk menerima usulan dan masukan dari karang taruna dalam melaksanakan suatu kegiatan di desa. Faktor penghambat karang taruna dalam meningkatkan kepedulian masyarakat . Faktor internal adalah anggota karang taruna kurang aktif yang disebabkan banyak anggota karang taruna yang sudah bekerja dan sedang bersekolah. Selain itu terdapat anggota karang taruna yang sudah menikah dan memiliki anak sehingga kegiatan untuk menumbuhkan kepedulian sosial tidak berjalan dengan maksimal. Faktor eksternal adalah minimnya dana kegiatan karang taruna karena dana yang diberikan oleh kabupaten harus di bagi dengan karang taruna dusun, sehingga pembagian dana relatif minim, kurangnya kesadaran masyarakat P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 270 Fifi Widyaloka 1. Peran Karang TarunaA Jurnal Genta Mulia . serta generasi muda tentang pentingnya kepedulian sosial, yang disebabkan karena arus globalisasi yang menyebabkan sikap individualisme dan malas bersosialisasi dan masyarakat kurang memiliki kontribusi untuk mendukung kegiatan sosial, baik dengan memberikan tenaga atau ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga menjadi penghambat dalam menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat. Pembahasan Kepedulian Sosial Masyarakat Manusia merupakan makhluk yang tidak dapat memisahkan kehidupanya dengan manusia lain. Setiap manusia memiliki kepentingan yang saling berkaitan, sehingga memunculkan interaksi sosial. Manusia dikenal sebagai makhluk sosial yang hidup dalam hubungan saling bergantung, sehingga mendorong terbentuknya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurut (Rahim, 2019 : . kepedulian sosial merupakan suatu sikap atau tindakan mengutamakan kepentingan orang lain dengan cara berempati dan saling tolong menolong secara sukarela terhadap orang yang membutuhkan bantuan tanpa mengharapkan imbalan agar masalah yang dihadapi orang yang mengalami kesulitan tersebut dapat terselesaikan. Menurut Gregori dalam (Fatchuriza dan Rahmawati, 2023 : . terdapat tiga unsur kepedulian sosial, sebagai berikut : Sikap empati Sikap empati menurut Stein dan Book dalam (Fatchuriza dan Rahmawati, 2023 : . adalah kemampuan untuk menyadari, memahami, dan menghargai perasaan dan pikiran orang lain. Empati adalah menyelaraskan diri . terhadap perasaan dan pikiran orang lain. Kemampuan berempati yaitu kemampuan untuk mengetahui perasaan orang lain. Sikap mental Sikap mental berkembang dengan batin dan watak manusia. Mental adalah keadaan di mana individu terlihat bahagia dan mampu mencapai potensi yang dimiliki, mampu mengatasi tekanan hidup yang normal dalam situasi kehidupan yang berbeda, mampu bekerja dan menjadi produktif, dan mampu berkontribusi dalam organisasi. Sikap kerja sama. Sikap kerja sama merupakan hal yang ditangani oleh banyak pihak. Kerjasama adalah sikap ingin bekerja sama tanpa memandang asal orang yang diajak bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Bentuk Kegiatan Karang Taruna Karang taruna merupakan organisasi yang berada di lingkungan desa, dengan struktur kepengurusan yang terbentuk melalui proses pemilihan. Para pengurus karang taruna diharapkan memiliki tanggung jawab dalam mendorong peningkatan kinerja Upaya untuk meningkatkan kinerja tersebut dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan organisasi, baik yang dilaksanakan didalam organiasasi maupun diluar organisasi (Rahim, 2019 : . Bentuk kegiatan karang taruna seperti : kerja bakti . menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang kurang mampu . mengadakan sholawatan dan pengajian secara rutin . memeriahkan acara hari besar nasional. Menurut Angkasawati dalam (Putri dan Brata, 2021 : . keaktifan partisipasi remaja tercermin melalui tiga tahapan utama, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Remaja terlibat langsung dalam merancang program kegiatan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memperoleh dukungan dari masyarakat. Dalam tahap pelaksanaan, remaja juga menunjukkan keterlibatan aktif dalam kegiatan. Setelah P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 271 Fifi Widyaloka 1. Peran Karang TarunaA Jurnal Genta Mulia . kegiatan selesai, diadakan rapat evaluasi untuk meninjau jalannya pelaksanaan dan mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki. Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Karang Taruna dalam Meningkatkan Kepedulian Masyarakat . Faktor pendukung karang taruna dalam meningkatkan kepedulian masyarakat Keberadaan karang taruna merupakan wadah untuk menampung aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda dalam mewujudkan rasa kepedulian sosial pada masyarakat umumnya. Pembentukan kepedulian sosial dapat dilakukan melalui kegiatan karang taruna, yang berperan sebagai wadah bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi diri. Lingkungan terdekat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kepedulian sosial individu. Lingkungan tersebut mencakup keluarga, sekolah, pergaulan dengan teman sebaya, serta masyarakat tempat individu dibesarkan dan memperoleh nilai-nilai mengenai kepedulian (Oktaviani dkk, 2019 : . Organisasi karang taruna memiliki faktor yang dapat mendorong dan memperkuat pelaksanaan kegiatan. Faktor-faktor tersebut berperan signifikan dalam keberlangsungan dan keberhasilan kegiatan yang dilaksanakan karang Faktor pendukung yang memengaruhi karang taruna dalam upaya meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat berasal dari beberapa aspek, antara . Faktor internal yaitu anggota karang taruna memiliki kesadaran tentang kepedulian sosial, anggota karang taruna aktif dalam kegiatan sosial dan motivasi pengurus karang taruna tentang pentingnya kepedulian sosial. Faktor eksternal yaitu partisipasi dan dukungan dari masyarakat dalam kegiatan sosial. Kegiatan sosial dapat menunjang aktivitas generasi muda dengan memiliki pengalaman baru, sehingga kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian sosial (Sholihah, 2021 : . Faktor penghambat karang taruna dalam meningkatkan kepedulian masyarakat Menurut (Oktaviani dkk, 2019 : 11-. partisipasi generasi muda masih tergolong rendah, baik dalam hal bergabung sebagai anggota karang taruna maupun sekadar membantu dalam pelaksanaan kegiatannya. Selain itu, dukungan dari masyarakat terhadap kegiatan sosial dalam meningkatkan kepedulian sosial yang diselenggarakan oleh karang taruna juga masih minim, baik dalam bentuk kontribusi tenaga maupun keterlibatan langsung dalam pelaksanaan kegiatan, memberikan sumbangan maupun memberikan gagasan, saran dan masukan lainnya kepada karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial. Penanaman rasa kepedulian sosial yang dilakukan karang taruna melalui kegiatan-kegiatan sosial yang dapat meningkatkan dan menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat. Namun dalam penerapan kegiatan sosial karang taruna memiliki faktor penghambat dalam proses pelaksanaanya. Faktor penghambat yang dapat mempengaruhi karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat antara lain : Faktor internal yaitu minimnya dana kegiatan karang taruna dan anggota karang taruna yang kurang aktif dalam kegiatan sosial di desa dikarenakan terdapat anggota karang taruna yang masih bersekolah. Faktor eksternal yaitu masyarakat yang kurang memiliki kontribusi untuk mendukung kegiatan sosial karang taruna. Sehingga tanpa adanya pembentukan sikap kepedulian sosial sejak usia dini, seseorang tidak akan mengembangkan rasa tanggung jawab untuk saling peduli dan berpartisipasi aktif dalam bermasyarakat. (Darmawan dkk, 2023 : . P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 272 Fifi Widyaloka 1. Peran Karang TarunaA Jurnal Genta Mulia . SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Masyarakat Desa Pojok Klitih memiliki sikap kepedulian sosial. Hal ini dibuktikan dengan sikap empati masyarakat untuk membantu warga yang membangun rumah, sikap mental masyarakat yang tidak mudah terpengaruh arus globalisasi, dan sikap kerja sama masyarakat melakukan kerja bakti. Bentuk kegiatan karang taruna adalah kerja bakti, menyalurkan bantuan sosial, memeriahkan acara hari besar nasional dan mengadakan kegiatan diskusi rutin. Terdapat faktor pendukung dalam meningkatkan kepedulian sosial dari segi internal yaitu anggota karang taruna aktif dalam kegiatan sosial dan dari segi eksternal yaitu partisipasi dan dukungan dari masyarakat dalam kegiatan sosial. Selain itu terdapat faktor penghambat dari segi internal yaitu minimnya dana kegiatan karang taruna dan dari segi eksternal yaitu terdapat masyarakat yang kurang memiliki kontribusi untuk mendukung kegiatan sosial karang taruna. Saran Bagi organisasi karang taruna Organisasi karang taruna diharapkan untuk dapat meningkatkan kepedulian sosial Organisasi karang taruna diharapkan untuk selalu melibatkan masyarakat khususnya generasi muda dalam kegiatan kepedulian sosial. Bagi masyarakat Masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk menerapkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Masyarakat diharapkan untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial dalam upaya mengembangkan kepedulian sosial. DAFTAR PUSTAKA