Jurnal Riset Akuntansi dan Manajemen Website: ojs.itb-ad.ac.id/index.php/LQ/ p-ISSN: 1829-5150, e-ISSN: 2615-4846. PENGARUH DIVIDEND PAYOUT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, RETURN ON ASSETS DAN RETURN ON EQUITY TERHADAP PRICE BOOK VALUE PERUSAHAAN BATUBARA YANG TERCATAT PADA IDX ENERGY 2019 – 2021 Eva Nurdiana1, Yeni Oktaviani2 (*) 1-2 Institut Teknologi Dan Bisnis Ahmad Dahlan Abstract This study was conducted to analyze the effect of dividend payout ratio, debt to equity ratio, return on assets and return on equity on price book value. The type of data in this study is secondary data obtained through the financial statements of coal companies recorded in Idx Energy 2019 – 2021. The sample in this study amounted to seven companies, namely PT. Bukit Asam (PTBA), PT. Adaro Energy Indonesia (ADRO), PT. Indo Tambangraya Megah (ITMG) PT. Mitrabara Adiperdana (MBAP), PT. United Tractors (UNTR) PT. Baramulti Sukessarana (BSSR) and PT. ABM Investama (ABMM) uses pruposive sampling as a method. The results of the partial test study obtained the results that the variable dividend payout ratio 1.616574 < 2.36462 has no effect on price book value, debt to equity ratio 1.663113 < 2.36462 has no effect on price book value, return on assets 3.496115 > 2.36462 affects price book value, return on equity 3.013703 > 2.36462 affects price book value . The results of simultaneous tests of dividend payout ratio, debt to equity, return on assets and return on equity affect the price book value of 5.1294951 > 3.20. The effect of dividend payout ratio, debt to equity ratio, return on assets and return on equity on price book value of 56% Kata Kunci: Price Book Value, Dividend Payout Ratio, Debt to Equity Ratio, Return on Assets, Return on Equity Juli – Desember 2023, Vol 12 (2) : hlm 168-176 ©2023 Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan. All rights reserved. (*) Korespondensi: evanurdiana0405@gmail.com (E. Nurdiana), yenioktavianiyunaz@gmail.com (Y. Oktaviani) PENDAHULUAN Saham menjadi instrumen jangkapanjang yang sesdang dan paling diminati oleh investor, baik itu investor pemula atau investor yang sudah ahli pada bidangnya, sektor yang sedang tren dimasyarakat saat ini adalah sektor pertmbangan khususnya pada sub-sektor batubara. Hal ini demikian karena batubara memeliki umur usaha yang panjang dan menjanjikan. Menurut Kementrian Energi Sumber Daya Mineral Indonesia (ESDM) bahwa Indonesia mempunyai 38,84 miliar ton cadangan batubara, atau 3,2% dari cadangan batubara dunia, sampai tahun 2021, dengan produksi rata-rata 600 juta ton per tahun. Indonesia memiliki tiga wilayah utama tambang batubara yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Pada tahun 2021 jumlah produksi batubara Indonesia 613,99 Juta ton batubara, hasil ini kemudian di ekspor ke China, India, Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Jerman, Polandia dan beberapa negara lainnya. Konsumen utama batubara didalam negeri adalah PLN, sebab itu pemerintah mengeluarkan DMO (Domestic Market Obligation) dengan ketentuan 25 – 50% atau 130 – 160 juta ton produksi batubara dijual kepada PLTU. Hasil penelitian yang tidak konsisten ditemukan pada beberapa penelitian terdahulu, seperti yang dilakukan oleh (Azhari 2018), (Nugroho 2016) dan (Amaliyah and Herwiyanti 2020) memperoleh hasil bahwa dividend payout ratio tidak memiliki pengaruh terhadap price book value. Pada penelitian yang dilakukan oleh (Akbar Firlana and Fahmi Irhan 2020) memperoleh hasil bahwa rasio profitabilitas berpengaruh terhadap price book value. Dan penelitian yang dilakukan oleh (Lubis and Dewi 2017), (Raharjo and Ak 2016) dan (Asril, Yeni, and Sanjaya 2021) memperoleh hasil bahwa debt to equity ratio berpengaruh positif pada price book value perusahaan. Signaling Theory yang diperkenalkan pertama kali oleh (Spence 1973), menurut (Spence 1973) isyarat manajemen perusahaan dalam bentuk positif atau negatuf kemudian diterima oleh investor. Dividend Irrelevance diperkenalkan pertama kali oleh (Modigliani and Miller 1963) dan beperndapat bahwa investor umumnya menyukai keuntungan yang lebih besar (capital gain) daripada dividend kas. Price Book Value menurut (Abidin, Yusniar, and Ziyad 2014) sebagai kapitalisasi laba bersih, menurut (Salvatore 2012) sebagai citra perusahaan dan menurut (Pasaribu, Nuryartono, and Andati 2019) sebagai kemampuan pengelolan modal yang diberikan oleh investor. Dividend Payout Ratio menurut (Gill, Biger, and Tibrewala 2010) sebagai pola distribusi laba perusahaan, (Ngurah, Adi, and Lestari 2016) berpendapat sebagai kemampuan perusahaan dalam memperoleh labab bersih, (Mahaputra and Wirawati 2014) berpendapat bahwa dividend payout ratio sebagai rasio pembanding antar dividend pershare dengan earning pershare. Debt to Equity Ratio menurut (Heikal, Khaddafi, and Ummah 2014) sebagai kemampuan perusahaan melunasi seluruh hutang menggunakan proporsi modal, (Nurfadillah 2011) berpendapat sebagai kemampuan perusahaan dalam menjaminkan modalnya terhadap hutang. 169 Return on Assets menurut (Kurniawan 2021) sebagai ukuran dari laba yang diperoleh perusahaan, menurut (Eugene F and Housston 2019) sebagai sebuah tolak ukur dari pengembalian investasi. Return on Equity menurut (Nurfadillah 2011) ukuran dari kemungkinan perusahaan mengalami peningkatan, menurut (Purnamasari 2015) return on equity sebagai laba yang tesedia dari investasi atas modal yang diinvestasikan. TUJUAN PENELITIAN Tujuan dari penelitian ini yaitu; 1) analisis pengaruh dividend payout ratio terhadap price book value perusahaan batubara yang tercatat pada Idx Energy 20192021; 2) analisis pengaruh debt to equity ratio terhadap price book value perusahaan batubara yang tercatat pada Idx Energy 2019 – 2021; 3) analisis pengaruh retrun on assets terhadap price book value perusahaan batubara yang tercatat pada Idx Energy 2019 – 202; 4) analisis pengaruh return on equity terhadap price book value perusahaan batubara yang tercatar pada Idx Enegry 2019 – 2021; 5) analisis pengaruh dividend payout ratio, debt to equity ratio, return on assets dan return on equity terhadap price book value perusahaan batubara yang tercatat pada Idx Energy 2019 – 2021. METODE Berjenis kuantitatif dengan menggunakan desain kausalitas guna mengukur dampak dari dividend payout ratio, debt to equity ratio, return on assets dan return on equity terhadap price book value. dengan data skunder yang diperoleh melalui laman (website) resmi perusahaan dan menggunakan software E-views 12. Dengan menggunakan tujuh sampel perusahaan batubara yang tercatat pada IDX Energy 2019 – 2021. No Tabel 1. Sampel Perusahaan Batubara Emiten Kode 1. PT. Bukit Asam Tbk PTBA 2. PT. Adaro Energy Indonesia Tbk ADRO 3. PT. Indo Tambangraya Megah Tbk ITMG 4. PT. United Tractors Tbk UNTR 5. PT. Mitrabara Adiperdana Tbk MBAP 6. PT. Baramulti Suksessarana Tbk BSSR 7. PT. ABM Investama Tbk ABMM 170 HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Pemilihan Model Regresi Tabel 1. Uji Chow Effect Test Statistic d.f Cross-Section F 1.740677 (6.10) Cross-Section Chi-square 15.017255 6 Prob 0.2091 0.0201 Sumber : Eviews 12, 2023 Hasil dari tabel 1.2 uji chow, ialah nilai Prob. Cross-section F- 0.291 > 0.05, sehingga metode estimasi yang terpilih ialah Common Effect Model (CEM). 2. Uji Asumsi Klasik 2.1 Uji Normalitas Sumber: Eviews 12, 2023 Gambar 1. Uji Normalitas Jarque-Bera 2.2 Uji Multikolinearitas Menggunakan metode VIF atau Variance inflation factors, apabila VIF < 10 maka nilai multikolienaritas terpenuhi. Tabel 2. Uji Multikolinearitas Coefficient Uncentered Variable Variance VIF C 0.100154 5.763449 X1 1.98E-05 5.759626 X2 4.85E-05 2.193288 X3 0.000978 19.75469 X4 0.000486 20.73002 Centered VIF NA 1.120388 1.348500 8.448021 8.454367 Sumber : E-views12, 2023 171 Hasil dari tabel 1.2 uji multikolinearitas VIF X1 = 1.120388, X2 = 1.348500, X3 = 8.448021, X4 = 8.454367 < 10, sehinga multikolinearitas terpenuhi. 2.3 Uji Heterokedastisitas Uji heterokedastisitas diaplikasikan melakukan pencarian dari semua uji regresi residual dengan metode BPG. Data tidak terjadi masalah heterokedastisitas apabila chi square > 0.05. 2.4 Uji Autokorelasi Tabel 4. Uji Autokorelasi R-squared 0.56164 Mean Dep. Var Adjusted R-Squared 0.45205 S.D Dependent Var S.E Of Regression 0.60409 Akaike Info Criterion Sum square resid 5.83885 Schwarz criterion Log liklihood -16.3578 Hanan- Quin Criter F- Statistic 5.12495 Durbin-Watson stat Prob. F-Statistic 0.07490 1.400000 0.816072 2.033079 2.282774 2.088052 1.295139 Sumber : E-views12, 2023 Diketahui nilai dL = 0.9272 dan dU = 1.8116 n = 21 dan k = 4. Maka 4-dL = (4-0.9272 = 3.0703) , 4-dU = (4-1.8116 = 2.1884) dan 4-DW = (41.295139 = 2.7048609. hasil uji autokorelasi yaitu 2.7048609 > 1.8116 > 1.295139, maka terjadi autokorelasi. Tabel 5. Hasil Uji Autokorelasi Metode Ujji Breusch-Godfrey LM Test F-Statistic Obs*R-squared 0.867873 4.71198 Prob. F (4.16) Prob. Chi-Square (4) 0.5108 0.0489 Sumber : E-Views 12, 2023 Hasil uji perbaikan durbin watson diperoleh hasil prob. Chi-square 0.0489 < 0.05 maka tidak terjadi autokorelasi. 3. Uji Hipotesis 3.1 Uji t (Parsial) Melakukan pengukuran terhadap variabel bebas dengan variabel terikat, sehingga hasil yang diperoleh yaitu kepputusan Ha (diterima) dan H0 (ditolak). 172 Tabel 6. Hasil Uji T Parsial Variable C X1 X2 X3 X4 Coefficient 0.984737 0.007195 -0.011579 0.109343 -0.065203 Std. Error 0.316472 0.004451 0.006962 0.031275 0.021635 t-Statistic 3.111610 1.616574 -1.663113 3.496115 -3.013703 Prob 0.0067 0.1255 0.1158 0.003 0.0082 Sumber : E-Views 12, 2023 Dengan menggunakan dua arah maka diperoleh perhitungan berikut: t = {a/2 : df = (n – k )} t = {0,05/2 : df = (21 – 4) = 17} t = 2.36462 maka t-tabel = 2.36462 dan disimpukan bahwa: 1. Pengaruh dividend payout ratio terhdap price book value Dividend payout ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap price book value 1.616574 < 2.36462 dan nilai prob 0.1255 > 0.05. Karena investor menyukai capital gain dibandingkan dividen kas, sehingga mencul teori ketidakrelevenan dividen (dividend irrelevance). Hasil penelitian ini didukung oleh (Agustin 2020) dan (Astika, Ayu, and Brahma 2022). 2. Pengaruh debt to equity terhadap price book value Debt to equity tidak berepengaruh signifikan terhadap price book value 1.663113 < 2.36462 dan nilai prob 0.1158 > 0.05. Karena tinggi rendahnya hutang tidak relevan jika dibandingkan dengan price book value. Hasil penelitian ini didukung oleh (Udjali, Murni, and Baramuli 2021) dan (Yulfitri et al. 2021). 3. Pengaruh return on assets terhadap price book value Return on assets berpengaruh terhadap price book value 3.496115 > 2.36462 dan nilai prob 0.003 < 0.05. Karena return on assets dijadikan sebagai sinyal, hal ini berkaitan dengan teori sinyal (signaling theory). Hasil penelitian ini di dudukung oleh (Akbar Firlana and Fahmi Irhan 2020) dan (Udjali, Murni, and Baramuli 2021). 4. Pengaruh return on equity terhadap price book value Return on equity berpengaruh terhadap price book value 3.013703 > 2.26462 dan nilai prob 0.0082 < 0.05, karena return on equity dijadikan sebagai sinyal yang berpengaruh kepada price book value seusai dengan teori sinyal (signaling theory). Hasil penelitian ini didukung oleh (Udjali, Murni, and Baramuli 2021) dan (Bagaskara, Titisari, and Dewi 2021). 3.2 Uji F (Simultan) Tabel 7. Hasil Uji F Simultan R-squared Adjusted R-Squared S.E Of Regression 0.56164 0.45205 0.60409 Mean Dep. Var S.D Dependent Var Akaike Info Criterion 1.400000 0.816072 2.033079 173 Sum square resid Log liklihood F- Statistic Prob. F-Statistic 5.83885 -16.3578 5.12495 0.07490 Schwarz criterion Hanan- Quin Criter Durbin-Watson stat 2.282774 2.088052 1.295139 Sumber : E-Views 12, 2023 Hasil uji F pada tabel 1.8 diperoleh dari F-statistic > Ftabel dengan perhitungan sebagai berikut : (n-k-1) df1 = 4 - 1 =3 dan 21 – 4 – 7 = 3.20 maka nilai F-Statistik 5.124951 > 3.20 maka Ha5 diterima yaitu dividend payout ratio, debt to equity ratio, return on assets dan return on equity berpengaruh terhdap price book value. 3.3 Uji R2 Uji R2 diterapkan untuk melakukan pengukuran atas model yang dipilih. R-squared Adjusted R-Squared S.E Of Regression Sum square resid Log liklihood F- Statistic Prob. F-Statistic Tabel 8. Hasil Uji R2 0.56164 Mean Dep. Var 0.45205 S.D Dependent Var 0.60409 Akaike Info Criterion 5.83885 Schwarz criterion -16.3578 Hanan- Quin Criter 5.12495 Durbin-Watson stat 0.07490 1.400000 0.816072 2.033079 2.282774 2.088052 1.295139 Sumber : E-Views 12, 2023 Hasil nilai R-Squared memperoleh nilai sebesar 0.561641 atau 56%, maka 56% price book value dipengaruhi oleh dividendn payout ratio, debt to equity ratio, return on assets dan return on equity dan 24 % dipengaruhi diluar variabel penelitian KESIMPULAN 1. Dividend payout ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap price book value 1.616574 < 2.36462 dan nilai prob 0.1255 > 0.05. 2. Debt to equity tidak berpengaruh signifikan terhadap price book value 1.663113 < 2.36462 dan nilai prob 0.1158 > 0.05. 3. Return on assets memiliki pengaruh terhadap price book value 3.496115 > 2.36462 dan nilai prob 0.003 < 0.05. 4. Return on equity memiliki pengaruh terhadap price book value 3.013703 > 2.36462 dan nilai prob 0.0082 < 0.05. 5. Dividend payout ratio, debt to equity ratio, return on asssets dan return on equity berpengaruh terhadap price book value 5.124951 > 3.20 DAFTAR PUSTAKA Abidin, Zainal, Meina Wulansari Yusniar, and Muhammad Ziyad. 2014. “Pengaruh 174 Struktur Modal, Kebijakan Dividen Dan Size Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Properti Di Bursa Efek Indonesia).” Jurnal Wawasan Manajemen 2(3): 91–102. Agustin, Ida Nurhayati & Andi Kartika & Intan. 2020. “Pengaruh Struktur Modal Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kebijakan Dividen Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Manufaktur Tahun 2016-2018.” Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan 9(2): 133–44. Akbar Firlana, and Fahmi Irhan. 2020. “Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas Dan Likuiditas Terhadap Kebijakan Dividen Dan Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Manajemen 5(1): 62–81. http:jim.unsyiah.ac.id/ekm. Amaliyah, Fitri, and Eliada Herwiyanti. 2020. “Pengaruh Keputusan Investasi, Ukuran Perusahaan, Keputusan Pendanaan Dan Kebijakan Deviden Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Pertambangan.” Jurnal Penelitan Ekonomi dan Bisnis 5(1): 39–51. Asril, Asril, Fitri Yeni, and Sigit Sanjaya. 2021. “Pengaruh Kebijakan Hutang, Kebijakan Dividen Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating.” Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK 6(3): 104–12. Astika, Gede, Nyoman Ayu, and Agus Brahma. 2022. “Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Dividen, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI 2015 - 2018.” Jurnal Ekonomi Perjuangan 4(2): 81–92. Azhari. 2018. “Pengaruh Kebijakan Dividen, Kebijakan Hutang Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Sektor Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2014.” JOM Fisip 5(1): 1–18. Bagaskara, Ramsa Satria, Kartika Hendra Titisari, and Riana Rachmawati Dewi. 2021. “Pengaruh Profitabilitas , Leverage , Ukuran Perusahaan Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan The Effect of Profitability , Leverage , Firm Size and Managerial Ownership on Firm Value.” Forum Ekonomi 23(1): 29–38. Eugene F, Brigham, and Joel F Housston. 2019. Fundamental of Financial Management Fundamental of Financial Management. 15th ed. Boston: Cengage. Gill, Amarjit, Nahum Biger, and Rajendra Tibrewala. 2010. “Determinants of Dividend Payout Ratios: Evidence from United States.” The Open Business Journal 3: 8–14. Heikal, Mohd, Muammar Khaddafi, and Ainatul Ummah. 2014. “Influence Analysis of Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Debt To Equity Ratio (DER), and Current Ratio (CR), Against Corporate Profit Growth In Automotive In Indonesia Stock Exchange.” International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences 4(12). Kurniawan, Andrie. 2021. “Analysis of the Effect of Return on Asset, Debt To Equity Ratio, and Total Asset Turnover on Share Return.” Journal of Industrial Engineering & Management Research 2(1): 2722–8878. http://www.jiemar.org. Lubis, Syilvia Sari, and Aminar Sutra Dewi. 2017. “Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Hutang, Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pertambangan.” 175 Mahaputra, Gede Agus, and Ni Gusti Putu Wirawati. 2014. “Pengaruh Faktor Keuangan Dan Ukuran Perusahaan Pada Dividend Payout Ratio Perusahaan Perbankan.” E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana Vol. 9(No. 3): 695–708. Modigliani, Franco, and Merton H Miller. 1963. “Corporate Income Taxes and the Cost of Capital: A Correction.” The American Economic Review 53(3): 433–43. http://www.jstor.org/stable/1809167. Ngurah, A A, Dharma Adi, and Putu Vivi Lestari. 2016. “Kata Kunci :” 5(7): 4044–70. Nugroho, Ayem dan. 2016. “Pengaruh Profitabilitas, Struktur Modal, Kebijakan Dividen, Dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan.” : 115. Nurfadillah, Mursida. 2011. “Analisis Pengaruh Earning Per Share, Debt To Equity Ratio Dan Return On Equity Terhadap Harga Saham PT. Unilever.” 12(April): 45– 50. Pasaribu, Ungkap Rejeki, Nunung Nuryartono, and Trias Andati. 2019. “Pengaruh Faktor Internal Dan Eksternal Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan.” Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen 5(3): 441–54. Purnamasari, Dyah. 2015. “The Effect of Changes in Return on Assets , Return on Equity , and Economic Value Added to the Stock Price Changes and Its Impact on Earnings Per Share.” Journal of accounting (ISSN 2222-2847) 6(6): 80–90. Raharjo, Kharis, and Msi Ak. 2016. “Journal Of Accounting, Volume 2 No.2 Maret 2016.” 2(2). Salvatore, Dominick. 2012. Ekonomi Manajerial Dalam Perekonomian Global. 2nd ed. Salemba Empat. Spence, Michael. 1973. “Spence1973 - Job Market Signaling.” The Quarterly Journal of Economics 87(3): 355–74. Udjali, Firah Damayanti, Sri Murni, and Dedy N. Baramuli. 2021. “Analisis Pengaruh Return on Asset, Return on Equity, Debt To Equity Ratio Dan Earning Per Share Terhadap Nilai Perusahaan Pada Indeks LQ-45 Di Bursa Efek Indonesia.” Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi 9(2): 1155–66. Yulfitri, Reti, Agus Sutarjo, Sri Yuli, and Ayu Putri. 2021. “Pengaruh Debt to Equity Ratio, Earning Per Share, Dan Return On Assets Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan.” 3(4): 891–902. 176