Journal of Science Education and Management Business (JOSEAMB) Vol. No. 1, tahun 2026, hlm. ISSN: 2828-3031 SISTEMATIS LITERATUR REVIEW PENERAPAN TEORI PERMAINAN (GAME THEORY) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN Info Artikel Sejarah artikel: Received: 12 Nov 2025 Revised: 20 Des 2026 Accepted: 20 Jan 2026 Published: 25 Feb 2026 Kata kunci: Teori Permainan. Pengambilan Keputusan Keuangan. Manajemen Keuangan. Systematic Literature Review (SLR). Strategi Keuangan. LisnaJuita1. Zefriyenni2 Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy Padang. Indonesia ABSTRAK Pengambilan keputusan keuangan dalam lingkungan bisnis modern semakin kompleks akibat adanya ketidakpastian pasar, asimetri informasi, dan interaksi strategis antar pelaku ekonomi. Kondisi tersebut menuntut pendekatan analitis yang mampu menjelaskan perilaku rasional dan kompetitif antar pengambil keputusan. Game Theory atau teori permainan merupakan salah satu pendekatan kuantitatif yang banyak digunakan untuk menganalisis strategi optimal dalam berbagai konteks keuangan, seperti investasi, struktur modal, manajemen risiko, serta negosiasi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Systematic Literature Review (SLR) terhadap penerapan Game Theory dalam pengambilan keputusan keuangan berdasarkan studi-studi yang telah dipublikasikan pada jurnal nasional dan Prosedur penelitian dilakukan dengan pendekatan PRISMA, meliputi tahap identifikasi, seleksi, evaluasi kualitas, dan sintesis temuan dari literatur yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan Game Theory banyak digunakan dalam pengambilan keputusan strategis, khususnya untuk memahami perilaku kompetitif antar perusahaan, menentukan kebijakan investasi yang optimal, serta menganalisis risiko keuangan dalam kondisi ketidakpastian. Selain itu, ditemukan adanya peluang riset lanjutan untuk mengintegrasikan Game Theory dengan model analisis kuantitatif lain seperti behavioral finance dan machine learning guna meningkatkan akurasi pengambilan keputusan. Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA. Penulis yang sesuai: Lisna Juita Manajemen. Fakulty ekonomi dan bisnis Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Email: aliamranhasibuan481@gmail. PENDAHULUAN Perkembangan ilmu manajemen keuangan modern tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan untuk memahami pengambilan keputusan yang rasional dan strategis dalam kondisi ketidakpastian. Dalam konteks tersebut. Teori Permainan (Game Theor. muncul sebagai salah satu pendekatan kuantitatif yang efektif untuk menganalisis interaksi antar pengambil keputusan . ecision maker. yang memiliki kepentingan berbeda namun saling memengaruhi hasil satu sama lain. Teori permainan pertama kali dikembangkan oleh John von Neumann dan Oskar Morgenstern . sebagai kerangka untuk memahami perilaku strategis dalam ekonomi dan bisnis. Dalam bidang keuangan, teori ini digunakan untuk menjelaskan persaingan antar perusahaan, strategi investasi. Homepage jurnal: https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB/index A ISSN: 2828-3031 kebijakan pendanaan, negosiasi merger dan akuisisi, hingga penentuan harga pasar modal (Brandenburger & Nalebuff, 1. Dalam praktiknya, teori permainan membantu manajer keuangan untuk menentukan strategi optimal dalam situasi kompetitif, seperti memilih struktur modal yang efisien, menentukan tingkat risiko yang dapat diterima, atau mengantisipasi tindakan pesaing. Misalnya, pada analisis struktur modal, perusahaan sering menghadapi dilema strategis antara penggunaan utang dan ekuitas. Penggunaan teori permainan memungkinkan pengambilan keputusan tersebut dianalisis melalui model seperti Nash Equilibrium atau Dynamic Game Models, untuk memperoleh solusi yang optimal bagi semua pihak yang terlibat (Tirole, 2006. Myerson, 1. Selain itu, kemajuan teknologi informasi dan data analitik dalam dekade terakhir telah mendorong peningkatan jumlah penelitian yang mengintegrasikan Game Theory dengan manajemen keuangan. Penelitian-penelitian tersebut mencakup berbagai topik, mulai dari strategi investasi dan portofolio (Basak & Makarov, 2. , keuangan korporasi (Chen et al. , 2. , hingga analisis risiko dan ketidakpastian pasar (Zhang & Li, 2. Namun demikian, hasil-hasil penelitian tersebut masih bersifat terpisah-pisah dan beragam baik dari sisi metode, konteks, maupun model yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan suatu kajian sistematis (Systematic Literature Review / SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis hasil penelitian terdahulu terkait penerapan teori permainan dalam pengambilan keputusan keuangan. Dengan menggunakan pendekatan SLR, penelitian ini bertujuan untuk memberikan peta konseptual tentang bagaimana teori permainan telah diterapkan dalam konteks manajemen keuangan, sekaligus mengidentifikasi celah penelitian . esearch ga. yang dapat menjadi dasar bagi penelitian empiris di masa mendatang. TINJAUAN LITERATUR Systematic Literature Review (SLR) Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR) merupakan suatu metode penelitian yang dilakukan secara terstruktur dan berbasis prosedur tertentu untuk mengumpulkan, mengenali, menilai, serta menyintesis secara kritis seluruh hasil penelitian yang relevan dengan suatu topik atau pertanyaan riset. Pendekatan ini dilaksanakan melalui langkah-langkah sistematis yang mengikuti panduan atau protokol yang telah ditetapkan guna menjamin kelengkapan, objektivitas, serta keterbukaan proses penelitian. Melalui penerapan metode SLR, peneliti dapat memperoleh pemahaman menyeluruh terhadap perkembangan dan kondisi terkini dalam bidang tertentu, menemukan kesenjangan atau ketidakkonsistenan antar penelitian sebelumnya, serta menyusun rekomendasi bagi penelitian selanjutnya. Dengan demikian. SLR tidak sekadar berupa ulasan naratif, tetapi merupakan strategi penelitian yang terarah, sistematis, dan berbasis bukti (Febrianti, 2. Metode Prisma Awalnya. Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) diterbitkan pada tahun 2009 dengan tujuan memberikan panduan bagi peneliti dalam menjelaskan alasan dilakukannya tinjauan sistematis, langkah-langkah pelaksanaannya, serta hasil yang diperoleh. Seiring perkembangan metodologi dan terminologi dalam tinjauan sistematis selama satu dekade terakhir, pedoman ini perlu diperbarui. Oleh karena itu. PRISMA Statement 2020 disusun sebagai pembaruan dari versi 2009. Panduan baru ini telah mengintegrasikan kemajuan terkini dalam metode pencarian, seleksi, penilaian, dan sintesis berbagai studi yang relevan. Untuk meningkatkan kemudahan penggunaannya, beberapa butir panduan juga telah disesuaikan (Page et al. , 2. Watase Uake Watase. id merupakan sebuah sistem kolaborasi penelitian yang mulai dikembangkan sejak tahun 2018. Pada tahun 2020, sejumlah peneliti dari berbagai universitas turut berpartisipasi dalam proses pengembangannya (Januari, 2. Tujuan utama dari Watase. id adalah memfasilitasi para peneliti dalam melakukan kerja sama riset serta membangun jejaring dengan peneliti dari berbagai institusi. Melalui platform ini, para peneliti dapat saling berbagi data, informasi, serta sumber daya yang berkaitan dengan penelitian mereka. Salah satu keunggulan utama sistem ini adalah adanya fitur pencarian literatur sistematis yang menerapkan metode PRISMA (Preferred Reporting JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Items for Systematic Reviews and Meta-Analysi. , yang membantu pengguna dalam melakukan telaah pustaka secara komprehensif dan terstruktur. Selain itu. Watase. id juga menyediakan fitur metaanalisis sederhana yang memungkinkan penggabungan serta analisis terpadu terhadap data dari berbagai penelitian. Fitur lain yang dikembangkan mencakup sistem klasifikasi artikel yang berguna untuk mengelompokkan dan mengatur literatur sesuai topik penelitian. Watase. id juga dilengkapi dengan kemampuan visualisasi data yang interaktif dan canggih, sehingga memudahkan peneliti dalam menafsirkan data serta menemukan informasi relevan sesuai fokus riset mereka. METODE Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menginterpretasi hasil penelitian yang relevan dengan pertanyaan penelitian tertentu, area topik, atau fenomena yang menjadi perhatian (Kitchenham. Pendekatan yang digunakan dalam systematic review ini bersifat kualitatif, yaitu dengan merangkum hasil-hasil penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Tahapan SLR dalam penelitian ini merujuk pada langkah-langkah yang disampaikan oleh Francis & Baldesari . , yaitu: Memformulasikan pertanyaan penelitian . ormulating the review questio. Melakukan pencarian literatur secara sistematis . onducting a systematic literature searc. Melakukan skrining dan seleksi artikel yang sesuai dengan kriteria . creening and selecting appropriate research article. Menganalisis dan mensintesis temuan kualitatif dari artikel yang dipilih . nalyzing and synthesizing qualitative finding. Menerapkan kendali mutu untuk menjamin kualitas proses dan hasil . aintaining quality Menyusun laporan akhir dalam bentuk narasi penelitian . resenting finding. Identifikasi dan penemuan kata kunci Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Penerapan Teori Permainan (Game Theor. dalam Pengambilan Keputusan Keuangan. Oleh karena itu, peneliti menetapkan beberapa syarat sebelum melakukan penelusuran literatur, yaitu: Syarat 1 Ae Literatur yang ditinjau harus memunculkan konsep tentang penerapan Teori Permainan (Game Theor. dalam konteks pengambilan keputusan keuangan, baik pada tingkat individu, perusahaan, maupun pasar. Literatur dapat mencakup teori, model, atau studi empiris yang menjelaskan interaksi strategis antar pelaku ekonomi dalam situasi ketidakpastian dan Syarat 2 Ae Literatur harus memuat gagasan yang berhubungan dengan efektivitas penerapan Teori Permainan dalam meningkatkan hasil dan kualitas keputusan keuangan, khususnya yang berkaitan dengan investasi, manajemen risiko, strategi pasar, negosiasi keuangan, atau stabilitas sistem keuangan. Berdasarkan syarat tersebut, peneliti kemudian menentukan kata kunci utama untuk melakukan pencarian literatur, yaitu: Bahasa Indonesia: Penerapan Teori Permainan (Game Theor. dalam Pengambilan Keputusan Keuangan. Bahasa Inggris: Application of Game Theory in Financial Decision Making. ISSN: 2828-3031 HASIL DAN PEMBAHASAN Penelurusan Literatur Gambar 1. SLR dengan Metode Prisma Sumber. diolah penulis . Pencarian sistematis dilakukan menggunakan Publish or Perish dengan mengkueri Scopus dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan meliputi Human Resource Management (HRM). HR policies. HR strategies, dan policy effectiveness. Pada fase identifikasi, terkumpul 202 berasal dari basis Deduplikasi diikuti filter awal berbasis kriteria inklusi . ahun terbit 2015Ae2025. jurnal Q1AeQ. mengeluarkan 67 rekaman . i luar rentang tahun = 31. tier tidak sesuai = . , sehingga 67 rekaman maju ke skrining judul/abstrak. Hasil skrining awal menyingkirkan 31 rekaman yang berada di luar ruang lingkup . idak mengulas kebijakan/strategi SDM atau tidak menilai efektivitasny. Sebanyak 36 rekaman kemudian ditelusuri naskah penuhnya. 24 di antaranya tidak tersedia karena kendala akses. Dengan demikian, 12 artikel full-text dievaluasi pada tahap kelayakan. Total akhir studi yang disertakan adalah 12 Tabel 1. Hasil Pencarian Artikel Yang Telah Memenuhi Kriteria N Penulis Judul Jurnal/Sumb Metode Fokus Utama Temuan o (Tahu. Penelitian Kunci Wei & Market Management Game Theory Mekanisme Perubahan Lin Mechanisms in Science (Q. Ae Empiris P2P dari sistem Peer-to-Peer Lending harga tetap JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Carmon Delarue Lacker Mean Field Games Timing Models Bank Runs Rath et Financing Transportati Game Theory Pembiayaan Models for an on Research Ae Analitik digital & risiko Online Seller Part E (Q. Performance Risk Irfan & A GameOrtiz Theoretic . Model Microfinance Markets ACM Trans. Economics Computation (Q. Rezaee Shokry . Int. of Game Theory Evaluasi Management Ae DEA efisiensi multiScience and Engineering Management (Q. Game Theory versus Multiobjective Model Evaluating Multi-level Structure Using DEA Applied Mathematics Optimization (Q. Mean Field Model bank Game Ae run & perilaku Teoretis Game Theory Pasar Machine mikrofinans Learning Ae dua sisi Model Komputasion A suku bunga gagal bayar. Penarikan dana massal adalah hasil Menunjukka antara bank dan platform tingkat risiko Membangun MFIAedesa n keberadaan Kombinasi DEA game theory yang lebih model multiobjektif Zhang. Huang & Yang . SellerOrchestrated Inventory Financing Under Bank Capital Regulation Production Operations Management (Q. El Fakir. Fairchil Tkiouat Taamou A Bargaining Model for PLS Entrepreneuri al Financing International Journal Finance & Economics (Q. Wang et Financing Online Retailers: Bank Electronic Business Platform ISSN: 2828-3031 European Journal Operational Research (Q. Agynor Monetary and European Macroprudenti Economic . Policy Review (Q. Coordination in a TwoCountry Model Ullah Financial Constraints. Corruption. JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 Quarterly Review Economics Game Theory Regulasi bank Joint finance Ae Analitik & pembiayaan meningkatka rantai pasok melalui risk pooling dan profil risiko Game Theory Pembiayaan Menentukan Ae Simulasi PLS & moral rasio Agen hasil optimal n perbedaan hasil antara lengkap dan Game Theory Strategi Menentukan Ae Analitik pembiayaan e- kondisi lebih unggul DSGE Ae Kebijakan Koordinasi Model makroprudensi kebijakan Dinamis al & moneter tidak perlu inflasi bila Panel Data Ae Kendala Korupsi Empiris keuangan & memperpara JOSEAMB ISSN: 2828-3031 SME and Finance Growth in (Q. Transition Economies Liang et A Study on Blockchain Sandwich Attack Strategies Based Mechanism Design Game Theory Wang et Joint Logistics and Financial . Services by a 3PL Firm UKM dan menekan UKM Electronics Mechanism Blockchain & Mengusulka (Q. Design Game keamanan n mekanisme Theory Ae DeFi Teoretis game design DeFi. Transportati Stochastic Layanan Kolaborasi on Research Game Model logistik & 3PL Part E (Q. Ae Analitik rantai pasok risiko yang lebih baik. Pencarian sistematis dilakukan menggunakan Publish or Perish dengan mengkueri Scopus dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan meliputi Human Resource Management (HRM). HR policies. HR strategies, dan policy effectiveness. Pada fase identifikasi, terkumpul 202 berasal dari basis data. Deduplikasi diikuti filter awal berbasis kriteria inklusi . ahun terbit 2015Ae2025. Q1AeQ. mengeluarkan 67 rekaman . i luar rentang tahun = 31. tier tidak sesuai = . , sehingga 67 rekaman maju ke skrining judul/abstrak. Hasil skrining awal menyingkirkan 31 rekaman yang berada di luar ruang lingkup . idak mengulas kebijakan/strategi SDM atau tidak menilai efektivitasny. Sebanyak 36 rekaman kemudian ditelusuri naskah penuhnya. 24 di antaranya tidak tersedia karena kendala akses. Dengan demikian, 12 artikel full-text dievaluasi pada tahap kelayakan. Total akhir studi yang disertakan adalah 12 artikel. DISKUSI Hasil tinjauan sistematis terhadap dua belas artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa penerapan Teori Permainan (Game Theor. dalam pengambilan keputusan keuangan semakin berkembang dan berperan penting dalam menjelaskan dinamika interaksi strategis antar pelaku ekonomi di era digital. Game Theory tidak hanya digunakan untuk menganalisis perilaku rasional dalam kondisi kompetitif, tetapi juga untuk merancang mekanisme keuangan yang efisien dan Sebagian besar penelitian menekankan pada peran Game Theory dalam pembiayaan digital dan platform ekonomi. Studi seperti Wei & Lin . serta Wang et al. menunjukkan bahwa A ISSN: 2828-3031 penerapan model permainan dapat membantu menentukan strategi pembiayaan optimal antara bank, investor, dan pelaku bisnis daring. Pendekatan ini mampu mengurangi ketidakseimbangan informasi dan meningkatkan kecepatan serta efisiensi transaksi dalam ekosistem keuangan digital. Penelitian seperti Carmona et al. dan Agynor et al. menguraikan bagaimana Game Theory berkontribusi dalam analisis kebijakan moneter dan makroprudensial, khususnya dalam memahami risiko sistemik dan stabilitas keuangan antarnegara. Temuan mereka menunjukkan bahwa koordinasi kebijakan berbasis teori permainan dapat mengurangi volatilitas pasar dan mendukung stabilitas makroekonomi jangka panjang. Penerapan model permainan dalam manajemen risiko dan evaluasi efisiensi keuangan juga menjadi fokus penting. Studi Rezaee & Shokry . dan Zhang et al. menegaskan bahwa integrasi antara Data Envelopment Analysis (DEA) dan Game Theory mampu meningkatkan akurasi penilaian kinerja multi-level dalam organisasi keuangan. Pendekatan ini memberikan pandangan baru bahwa pengambilan keputusan keuangan yang berbasis model interaktif lebih adaptif terhadap ketidakpastian pasar. Selain itu, terdapat tren integrasi antara Game Theory dan teknologi canggih seperti machine learning serta blockchain, sebagaimana ditunjukkan oleh Irfan & Ortiz . dan Liang et al. Integrasi ini membuka peluang baru bagi pengembangan sistem keuangan yang lebih adaptif dan aman, misalnya dalam pencegahan sandwich attack pada sistem DeFi (Decentralized Financ. Dengan demikian, teori permainan berfungsi tidak hanya sebagai alat analisis ekonomi, tetapi juga sebagai dasar perancangan teknologi keuangan berbasis mekanisme strategis. Namun, meskipun banyak model yang dikembangkan menunjukkan hasil positif, sebagian besar penelitian masih berfokus pada pendekatan analitik dan simulasi, bukan pada verifikasi empiris di Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara model teoretis dan penerapan nyata dalam konteks ekonomi domestik maupun lintas sektor. Diperlukan studi empiris lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas model permainan dalam situasi keuangan riil, terutama di negara berkembang yang memiliki karakteristik pasar berbeda. Secara keseluruhan, diskusi ini menegaskan bahwa Game Theory memiliki potensi besar sebagai pendekatan multidisipliner dalam pengambilan keputusan keuangan modern. Melalui integrasinya dengan teknologi digital dan analitik data, teori ini berpotensi mendorong terciptanya strategi keuangan yang lebih efisien, transparan, serta berorientasi pada keberlanjutan sistem keuangan KESIMPULAN Berdasarkan hasil Systematic Literature Review (SLR) terhadap dua belas artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi, dapat disimpulkan bahwa Teori Permainan (Game Theor. memiliki peran yang signifikan dalam menjelaskan dan mengoptimalkan proses pengambilan keputusan keuangan di era modern yang penuh ketidakpastian. Penerapan teori ini memberikan kerangka analisis strategis terhadap interaksi antar pelaku ekonomi yang saling memengaruhi hasil keputusan, terutama dalam konteks kompetisi pasar, asimetri informasi, dan risiko keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Game Theory banyak diterapkan dalam berbagai bidang keuangan, seperti pembiayaan digital, koordinasi kebijakan moneter dan makroprudensial, manajemen risiko, serta strategi investasi dan pendanaan korporasi. Pendekatan model seperti mean field game, stochastic game, mechanism design, dan integrasi dengan machine learning terbukti mampu meningkatkan efisiensi, stabilitas, serta transparansi dalam sistem keuangan. Selain itu, integrasi Game Theory dengan teknologi keuangan modern, seperti blockchain dan artificial intelligence, menunjukkan potensi besar untuk menciptakan mekanisme pengambilan keputusan yang lebih adaptif, aman, dan berbasis bukti. Hal ini memperkuat posisi Game Theory bukan hanya sebagai alat analisis teoretis, tetapi juga sebagai fondasi praktis dalam inovasi sistem keuangan digital. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian yang dikaji masih bersifat konseptual dan analitik, belum banyak yang menguji penerapannya secara empiris di dunia nyata. Oleh karena itu, penelitian di masa mendatang disarankan untuk memperluas pendekatan empiris lintas negara. JOSEAMB Vol. No. Tahun 2026 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 memanfaatkan data primer, serta mengeksplorasi integrasi interdisipliner antara teori permainan, analitik data, dan teknologi digital. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Game Theory merupakan pendekatan multidisipliner yang efektif dan prospektif untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan keuangan yang lebih rasional, efisien, serta berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global yang semakin BATASAN Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam menafsirkan hasil temuan. Kajian ini hanya menganalisis dua belas artikel ilmiah yang diperoleh dari basis data Scopus dan Google Scholar dengan rentang waktu publikasi 2016Ae2023. Batasan pada jumlah dan periode publikasi tersebut dapat menyebabkan beberapa penelitian relevan di luar cakupan waktu analisis tidak teridentifikasi, sehingga hasil sintesis belum sepenuhnya mewakili keseluruhan perkembangan riset mengenai penerapan Game Theory dalam pengambilan keputusan keuangan. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA, tanpa melakukan verifikasi empiris terhadap model atau hasil dari literatur yang dikaji. Oleh karena itu, hasil penelitian ini lebih menekankan pada interpretasi konseptual daripada bukti empiris yang dapat diuji secara langsung pada konteks organisasi atau lembaga keuangan. Sebagian besar literatur yang digunakan berasal dari jurnal internasional berbahasa Inggris, sehingga dimungkinkan adanya bias linguistik dan konteks dalam proses interpretasi. Perbedaan sistem ekonomi, regulasi, dan budaya bisnis antara negara maju dan negara berkembang juga dapat membatasi generalisasi hasil kajian ini terhadap kondisi keuangan di Indonesia. Penelitian ini belum mengkaji secara mendalam integrasi antara Game Theory dan teknologi finansial modern, seperti artificial intelligence, machine learning, atau sistem keuangan berbasis Oleh sebab itu, studi lanjutan diharapkan dapat memperluas cakupan analisis dengan pendekatan empiris lintas negara dan eksplorasi interdisipliner, agar penerapan Game Theory dalam pengambilan keputusan keuangan dapat dipahami secara lebih komprehensif dan aplikatif. REFERENSI