Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Sosialisasi Pendampingan Implementasi Program Kebijakan PAUD-HI di TK Pocut Meuligoe Samalanga Kabupaten Bireuen Karuni Humairah Arta1. Arfriani Maifizar2. Ikhwan Rahmatika Latif3. Ilham Mirza Saputra4. Najamudin5. Khairan6. Afrizal Tjoetra7. Chairul Iqbal Aziz8. Reza Fahlevi9 1Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. STAI Darul Hikmah Aceh Barat Email: umayhumairah1995@gmail. 2,6,7 Jurusan Sosiologi. Universitas Teuku Umar Email: arfrianimaifizar@utu. Email: afrizaltjoetra@utu. Email: khairan@utu. 3,4,5,8,9 Jurusan Ilmu Administrasi Negara. Universitas Teuku Umar Email: ikhwanrahmatikalatif@utu. Email: ilhammirzasaputra@utu. Email: najamudin@utu. Email: chairulaziz@utu. Email: rezafahlevi@utu. Submitted: 03-01-2026 Revised: 09-06-2026 Accepted: 27-06-2026 Abstract Holistic Integrative Early Childhood Education (PAUD-HI) is a service approach designed to fulfill the essential needs of young children through integrated educational, health, nutrition, caregiving, protection, and welfare services. Preliminary coordination with TK Pocut Meuligoe Samalanga revealed that teachersAo understanding of PAUD-HI implementation needed to be strengthened and that PAUD-HI programs had not yet been systematically integrated into school planning. This community service activity aimed to improve the understanding of school principals and teachers regarding PAUD-HI implementation and to assist them in developing PAUD-HI-based school programs and work plans. The activity was conducted on July 4, 2024, involving 16 participants consisting of 1 principal and 15 teachers. A participatory approach was employed through socialization sessions, interactive discussions, question-and-answer activities, and mentoring. The results indicated an improvement in participantsAo understanding of PAUDHI concepts, essential services, and implementation strategies. Furthermore, the activity produced tangible outcomes in the form of PAUD-HI program development and the preparation of school work plans integrating holistic and integrative services into educational practices. The socialization and mentoring activities were effective in strengthening the capacity of teachers and school managers to implement PAUDHI in a more systematic and sustainable manner. Keywords: PAUD-HI, socialization, mentoring, early childhood education, community service. Abstrak Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) merupakan pendekatan layanan yang bertujuan memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini secara terpadu melalui aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Berdasarkan hasil koordinasi awal dengan TK Pocut Meuligoe Samalanga, ditemukan bahwa pemahaman guru mengenai implementasi PAUD-HI masih perlu diperkuat dan program PAUD-HI belum terintegrasi secara sistematis dalam perencanaan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman kepala sekolah dan guru mengenai implementasi PAUD-HI serta mendampingi penyusunan program dan rencana kerja sekolah Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. berbasis PAUD-HI. Kegiatan dilaksanakan pada 4 Juli 2024 dengan melibatkan 16 peserta yang terdiri atas 1 kepala sekolah dan 15 guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, layanan esensial, dan implementasi PAUD-HI. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan tindak lanjut berupa penyusunan program PAUD-HI dan rencana kerja sekolah yang mengintegrasikan layanan holistik integratif ke dalam penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan terbukti mampu memperkuat kapasitas guru dan pengelola sekolah dalam mengimplementasikan PAUD-HI secara lebih terarah dan berkelanjutan. Kata kunci: PAUD-HI, sosialisasi, pendampingan, pendidikan anak usia dini, pengabdian PENDAHULUAN Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pendidikan yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara Pada masa usia dini, anak mengalami perkembangan yang membutuhkan layanan yang tidak pendidikan, tetapi juga mencakup perlindungan, dan kesejahteraan. Oleh karena itu, penyelenggaraan PAUD perlu dilakukan secara terpadu untuk memenuhi seluruh kebutuhan esensial anak. Upaya kebutuhan esensial anak tersebut Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) (Wahyuni, 2. Program ini merupakan bentuk layanan yang pengasuhan, perlindungan, dan dilaksanakan secara terkoordinasi (Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2. Implementasi PAUD-HI diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini kembang anak secara optimal (Chidayatiningsih et al. , 2. Keberhasilan implementasi PAUD-HI sangat dipengaruhi oleh pemahaman dan kapasitas pendidik serta pengelola satuan PAUD (Hajati, 2018. Mardhiana et al. , 2. Asmawati et al. menjelaskan bahwa layanan PAUD holistik integratif memerlukan keterlibatan aktif lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan berbagai layanan esensial ke dalam program sekolah. Selain itu, kegiatan sosialisasi dan pendampingan terbukti mampu meningkatkan pemahaman serta PAUD-HI di satuan pendidikan (Nuraeni et al. , 2. Pengalaman Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dilakukan oleh Apriningrum dan Rahayu . juga menunjukkan pendampingan dapat mendorong optimalisasi layanan PAUD holistik di tingkat satuan pendidikan. Kabupaten Bireuen, implementasi PAUD-HI diperkuat melalui Peraturan Bupati Bireuen Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif. Regulasi tersebut menjadi pedoman bagi satuan PAUD dalam mengembangkan layanan yang terintegrasi dan kebutuhan esensial anak. Namun demikian, implementasi PAUD-HI di tingkat satuan pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan, pendidik mengenai konsep PAUDHI dan penyusunannya ke dalam program kerja sekolah. Pocut Meuligoe merupakan salah satu lembaga PAUD yang berada di Kecamatan Samalanga. Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil koordinasi awal dengan pihak sekolah, diketahui bahwa pemahaman guru mengenai implementasi PAUD-HI masih perlu Selain itu, program PAUD-HI belum tersusun secara layanan holistik integratif belum berjalan secara optimal. Kondisi Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. tersebut menunjukkan perlunya upaya peningkatan kapasitas guru PAUD-HI dilaksanakan secara lebih terarah dan berkelanjutan. Berdasarkan permasalahan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan implementasi Program PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI) di TK Pocut Meuligoe Samalanga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepala sekolah dan guru mengenai PAUD-HI menyusun program dan rencana kerja yang mendukung pelaksanaan layanan holistik integratif secara METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TK Pocut Meuligoe Samalanga. Kabupaten Bireuen pada tanggal 4 Juli 2024. Sasaran kegiatan adalah kepala sekolah dan guru TK Pocut Meuligoe yang berjumlah 16 peserta, terdiri atas 1 kepala sekolah dan 15 Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses sosialisasi, implementasi Program Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI). Pendekatan ini dipilih untuk meningkatkan pemahaman PAUD-HI pendidikan anak usia dini. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap Persiapan Pada tahap persiapan, tim pengabdian melakukan koordinasi dengan pihak TK Pocut Meuligoe untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra dan permasalahan yang PAUD-HI. Selain itu, tim juga menyiapkan materi sosialisasi yang mencakup kebijakan PAUD-HI berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2013 dan Peraturan Bupati Bireuen Nomor 4 Tahun 2020, program prioritas PAUD-HI, serta manajemen pengelolaan PAUD yang mendukung layanan holistik Tahap Pelaksanaan Tahap pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan interaktif, serta sesi tanya jawab. Materi mencakup konsep dasar PAUD-HI, layanan esensial anak usia dini, implementasi program prioritas Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. PAUD-HI, penyusunan program dan rencana kerja sekolah berbasis PAUD-HI. Kegiatan menggunakan media presentasi untuk memudahkan peserta dalam memahami materi yang diberikan. Tahap Evaluasi Evaluasi dilakukan melalui berlangsung, diskusi reflektif, dan identifikasi tindak lanjut yang direncanakan oleh sekolah setelah Indikator tingkat keterlibatan peserta dalam terhadap materi yang disampaikan, serta kemampuan peserta dalam menyusun program dan rencana mengintegrasikan layanan PAUDHI. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan Kegiatan Program Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2024 di TK Pocut Meuligoe Samalanga dengan melibatkan 16 peserta yang terdiri atas 1 kepala sekolah dan 15 guru. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik penyusunan program PAUD-HI. Pada tahap awal kegiatan, tim pengabdian melakukan identifikasi kondisi mitra melalui diskusi dengan kepala sekolah dan guru. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mengenal istilah PAUD-HI, namun implementasinya dalam program Selain itu, sekolah belum memiliki program dan rencana kerja Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. mengintegrasikan layanan PAUDHI Kegiatan menyampaikan materi mengenai PAUD-HI, esensial anak usia dini, program prioritas PAUD-HI, dan strategi implementasi di tingkat satuan Selama berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam diskusi dan sesi tanya Gambar 1. Penyampaian Materi PAUD-HI kepada Kepala Sekolah dan Guru TK Pocut Meuligoe Samalanga. Gambar 1 menunjukkan proses penyampaian materi mengenai implementasi Program PAUD-HI Penyampaian materi dilakukan meningkatkan pemahaman peserta terhadap layanan holistik integratif. Selain peningkatan pemahaman peserta, kegiatan ini menghasilkan tindak lanjut berupa penyusunan program PAUD-HI dan rencana kerja sekolah yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan TK Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pocut Meuligoe Samalanga. Program yang disusun menjadi langkah awal bagi sekolah dalam Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak ke dalam kegiatan sekolah. Gambar 2. Diskusi dan Pendampingan Penyusunan Program PAUD-HI Gambar 2 memperlihatkan proses diskusi dan pendampingan yang dilakukan tim pengabdian bersama kepala sekolah dan guru dalam menyusun program serta rencana kerja berbasis PAUD-HI sebagai tindak lanjut kegiatan. Perubahan sebelum dan sesudah kegiatan dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Kondisi Mitra TK Pocut Meuligoe Samalanga. Aspek Pemahaman PAUD-HI Sebelum Kegiatan Sesudah Kegiatan tentang Masih terbatas pada Memahami konsep umum tujuan, dan layanan esensial PAUD-HI Implementasi program Belum terintegrasi Mulai diintegrasikan ke PAUD-HI dalam kegiatan sekolah dalam program sekolah Program PAUD-HI Program PAUD-HI Belum tersedia mulai disusun Rencana kerja berbasis Rencana kerja sekolah Belum tersedia PAUD-HI mulai disusun Terdapat Komitmen untuk melaksanakan implementasi PAUD- Belum terarah Sumber: Hasil kegiatan di lapangan 2024 Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Berdasarkan Tabel 1, terjadi dalam memahami konsep dan implementasi PAUD-HI. Perubahan mengidentifikasi layanan esensial PAUD-HI serta menyusun program dan rencana kerja sekolah yang pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak. Temuan ini sosialisasi dan pendampingan tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga menghasilkan mendukung implementasi PAUDHI di TK Pocut Meuligoe Samalanga Pembahasan Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kepala PAUD-HI. Peningkatan pemahaman tersebut terlihat dari kemampuan peserta dalam mengidentifikasi layanan esensial PAUD-HI serta menyusun langkah-langkah implementasi yang dapat diterapkan di lingkungan Temuan ini sejalan dengan Asmawati et al. yang menyatakan bahwa keberhasilan implementasi layanan PAUD-HI Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. sangat dipengaruhi oleh kapasitas pendidik dalam memahami dan mengintegrasikan berbagai layanan pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pendekatan sosialisasi yang dipadukan dengan pendampingan dapat membantu peserta memahami kebijakan dan praktik implementasi PAUD-HI secara lebih konkret. Hasil Nuraeni et al. yang meningkatkan kapasitas pendidik pengembangan anak usia dini secara lebih efektif. Salah satu capaian penting tersusunnya program PAUD-HI dan rencana kerja sekolah sebagai tindak lanjut kegiatan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengabdian menghasilkan perubahan praktik pada tingkat satuan pendidikan. Temuan ini sejalan dengan hasil pengabdian yang dilakukan oleh Setyawati dan Rimawati . yang menunjukkan bahwa implementasi layanan PAUD holistik memerlukan perencanaan yang terstruktur agar Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Selain itu, proses pendampingan memberikan kesempatan kepada merumuskan strategi implementasi Hasil ini mendukung temuan Sutiah et al. yang menyatakan bahwa pelatihan dan pendampingan berperan penting PAUD mengembangkan layanan holistik integratif secara berkelanjutan. Dengan adanya program dan rencana kerja yang telah disusun. TK Pocut Meuligoe Samalanga memiliki dasar yang lebih kuat untuk PAUD-HI Keberlanjutan program diharapkan layanan pendidikan anak usia dini sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan esensial anak secara lebih PENUTUP Kegiatan Program Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) di TK Pocut Meuligoe Samalanga telah dilaksanakan dengan baik dan melibatkan 16 peserta yang terdiri atas 1 kepala sekolah dan 15 guru. Kegiatan ini berhasil meningkatkan konsep, kebijakan, layanan esensial. Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. serta strategi implementasi PAUDHI di satuan pendidikan. Selain pengabdian ini juga menghasilkan luaran berupa penyusunan program PAUD-HI dan rencana kerja sekolah yang mengintegrasikan layanan pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak. Luaran tersebut menunjukkan adanya perubahan positif dari kondisi awal sekolah yang belum memiliki program PAUD-HI yang terstruktur menuju upaya implementasi layanan holistik integratif yang lebih terarah dan Diperlukan lanjutan untuk memastikan program PAUD-HI yang telah disusun dapat diimplementasikan secara optimal dalam kegiatan sekolah. Selain itu, sekolah perlu memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti puskesmas, pemerintah gampong, serta lembaga terkait lainnya guna mendukung pelaksanaan layanan PAUD-HI secara terpadu. Dukungan dan kolaborasi lintas sektor diharapkan layanan pendidikan anak usia dini sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan esensial anak secara Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik DAFTAR PUSTAKA