JSIP 3 . Journal of Social and Industrial Psychology http://journal. id/sju/index. php/sip KONFORMITAS MAHASISWA PADA KOS BARU (Studi Komparasi Mahasiswa Baru dan Mahasiswa Lama di Lingkungan UNNES) Imawati Fauziyah A . Sugiyarta Stanislaus. Moh. Iqbal Mabruri Jurusan Psikologi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang. Indonesia Info Artikel Abstrak ________________ ___________________________________________________________________ Sejarah Artikel: Diterima Agustus 2014 Disetujui September 2014 Dipublikasikan Oktober Kos merupakan tempat tinggal sementara untuk para mahasiswa yang sedang menempuh pendidkan di UNNES. Mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru nantinya akan bertemu dengan penghuni kos sebelumnya dimana di dalam kos sudah ada norma dan peraturan yang berlaku agar dapat diterima oleh penghuni kos sebelumnya dengan cara Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konformitas mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru. Hasil penelitiian menggunakan uji t-test menunjukan uji hipotesis sebesar 0,574 . <0,. , yang artinya ada perbedaan konformitas antara mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru. Mahasiswa baru memiliki konformitas yang tinggi dibandingkan mahasiswa lama. ________________ Keywords: conformity, students, house ____________________ Abstract ___________________________________________________________________ House boarding is temporary residence for the students who are taking the education in UNNES. New students and old students occupy the new house boarding will meet the previous occupants where have been the existing norms in effect to be accept with conformity. The conformity requires them behave the same thing in accordance with applicable regulations. This study aimed to determine differences of the conformity between new and old students who live in a new house boarding. Research purpose is knowing differences of the conformity between new and old students who live in a new house boarding. Results of studies using t-test show that the hypothesis of 0,574 . <0,. means the conformity differences between the new and old students who live in a new house boarding where the conformity of new students is higer than old students. A 2014 Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: Gedung A1 Lantai 2 FIP Unnes Kampus Sekaran. Gunungpati. Semarang, 50229 E-mail: Ima_psi08@yahoo. ISSN 2252-6838 Imawati Fauziyah / Journal of Social and Industrial Psychology 3 . kelompok adalah sekumpulan orang yang merasa terikat bersama dalam unit koheren pada beberapa tingkatan. Hubungan yang semakin erat antara anggota kelompok akan membentuk konformitas dalam kelompok. Konformitas adalah sebuah tuntutan yang tidak tertulis dari kelompok teman sebaya terhadap anggotanya namun memiliki pengaruh yang kuat dan dapat menyebabkan munculnya perilaku-perilaku kelompok teman sebaya tersebut ( Zebua & Nurdjayadi 2001: . Agar dapat diterima oleh kelompok, mereka akan bertingkah laku sama seperti apa yang dilakukan oleh anggota kelompok tersebut. Walaupun tingkah laku pada kelompok itu bertentangan dengan individu, tetap saja harus mengikuti apa saja yang sudah menjadi kebiasaan dari kelompok tersebut agar dapat diterima. Pada akhirnya mahasiswa baru dan mahasiswa lama ini harus melakukan konformitas pada kos baru agar dapat menciptakan suasana kos yang nyaman dan Bedasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, mahasiswa baru yang menempati kos baru lebih cenderung masih sangat individual hal ini terlihat dengan ketidakpedulian mereka terhadap anggota kos lain, mengurung diri dikamar dan berkumpul dengan teman-teman Berbeda dengan mahasiswa lama yang menempati kos baru mereka cenderung lebih fleksibel dengan suasana baru, mereka sudah dapat berinteraksi dan berkumpul dengan anggota kos lain walaupun masih agak sedikit canggung. Menurut Oppenheimer . alam Dalia, 2008: . mengatakan bahwa mahasiswa tingkat bawah sering dilaporkan memiliki hambatan lebih banyak sehingga penyesuaian dirinya lebih rendah. Kenyataan ini dapat dipahami karena mahasiswa semester pertama dihadapkan pada situasi baru yang berbeda dengan situasi sebelumnya baik situasi akademik, sosial maupun emotional. Mahasiswa semester pertama juga mengalami ketegangan dan kesepian pada awal kuliah di perguruan tinggi yang timbul karena perpisahan dengan orangtua dan teman serta kecemasan tentang pembentukan kehidupan sosial yang baru. PENDAHULUAN Universitas Negeri Semarang terletak di Semarang. Propinsi Jawa Tengah ternyata banyak diminato oleh calon mahasiswa dari luar Jateng. Jarak yang harus ditempuh mahasiswa yang berasal dari luar Semarang tidak memungkinkan untuk pulang pergi antara rumah dengan kampus. Maka dari itu, mahasiswa yang berasal dari luar Semarang biasanya mereka menyewa kamar kos yang telah disediakan oleh induk semang di wilayah kampus UNNES. Berbagai fasilitas yang telah disediakan oleh induk semang untuk menarik mahasiswa agar menyewa kamar kos. Dimulai dari fasilitas yang sederhana sampai dengan memberikan Biasanya mahasiswa baru lebih memilih kos yang jaraknya tidak jauh dari fakultas. Tetapi banyak pula mereka yang memilih kos yang jaraknya jauh dari fakultas mereka. Faktor teman juga mempengaruhi mahasiswa untuk memilih kos yang akan disewanya. Biasanya pada mahasiswa baru, lebih memilih untuk kos bersama dengan teman-teman se-SMA tanpa memikirkan jarak yang harus ditempuh antar kos dengan fakultas. Selain itu, kenyamanan adalah faktor terpenting dalam sebuah kos. Banyak mahasiswa yang berpindah-pindah kos dikarenakan tidak nyaman berada di kos lama. Ketidaknyamanan seperti hubungan yang tidak harmonis antara teman satu dengan yang lain, suasana kos yang tidak nyaman untuk belajar Kenyamanan merupakan hal yang terpenting dalam sebuah kos, semakin mereka nyaman dengan suasana kos maka mereka akan tetap bertahan pada kos tersebut. Mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang akan menempati kos baru akan bertemu dengan penghuni kos sebelumnya. Penghuni kos sebelumnya adalah mahasiswa yang sudah lama mempati kos tersebut dimana sudah membentuk suatu kelompok dan dalam kelompok ini mereka mempunyai norma-norma yang berlaku pada kelompok tersebut. Menurut Baron & Bryne . alam Sarwono 2009: . mengatakan Imawati Fauziyah / Journal of Social and Industrial Psychology 3 . Bedasarkan disimpulkan bahwa konformitas yang dilakukan oleh mahasiswa baru berbeda dengan konformitas yang dilakukan oleh mahasiswa lama yang menempati kos baru. Meskipun terdapat perbedaan namun tujuan mereka sama yaitu ingin diterima dan diperlakukan yang sama oleh anggota kelompok yang lain, untuk itu mau tidak mau mereka berperilaku sesuai dengan norma-norma kelompok yang berlaku agar mereka bisa diterima. Namun pada kenyataannya banyak mahasiswa baru yang sulit untuk melakukan konformitas dibanding dengan mahasiswa lama. Hal ini dikarenakan mahasiswa baru masih memiliki sifat individual antara satu sama lain, sedangkan pada mahasiswa lama sudah memiliki pengalaman. Batasan mahasiswa yang akan diteliti oleh peneliti adalah mahasiswa baru yaitu mahasiswa semester satu dan tiga, sedangkan mahasiswa lama yaitu mahasiswa semester lima dan tujuh. Penelitian ini bertujan untuk membedakan konformitas antara mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti tentang konformitas mahasiswa pada kos baru antara mahasiswa baru dan mahasiswa lama di lingkungan UNNES. Mahasiswa UNNES Berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan Mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan isidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang secara kebetulan yaitu mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru di lingkungan UNNES. Peneliti menetapkan 104 mahasiswa baik mahasiswa baru maupun mahasiswa lama yang akan dijadikan sampel oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan try out tidak terpakai yaitu menguji cobakan skala Alasan peneliti menggunakan uji coba yidak terpakai karena peneliti ingin menguji cobakan skala sebelum dilakukan penelitian sesungguhnya dengan ketentuan item tidak valid akan dibuang dan tidak digunakan sebagai instrument. Uji coba ini dilakukan pada tanggal 10-20 Maret 2014. Setelah melakukan uji coba selanjutnya adalah mengolah hasil uji coba tersebut menggunakan SPSS 20,00 for windows dengan menggunakan Product Moment dari Pearson menunjukan dari 60 item yang diteliti menyatakan 57 item yang valid. Itemitem tersebut dinyatakan valid karena tingkat signifikansinya lebih kecil dari A = 0,05 atau A = 0,01 sementara ada 3 item yang tidak valid karena taraf signifikansinya lebih besar dari A = 0,05 atau A = 0,01. Reliabilitas penelitian ini menggunakan Alpha Cronbach, perhitungan teknik alpha di dasarkan pada pendekatan konsistensi internal yang dilakukan dengan menggunakan satu bentuk tes yang dikenalkan hanya sekali saja pada subjek. HASIL DAN PEMBAHASAN METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif komparatif karena bertujuan untuk konformitas antara mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru di lingkungan UNNES. Identifikasi variabel merupakan langkah penetapan variabel-variabel utama dalam penelitian dan fungsinya masingmasing (Azwar, 2003:. Pada dasarnya variabel yang akan diteliti dalam kegiatan penelitian ini adalah konformitas. Peneliti ingin mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang menempati kos baru di lingkungan UNNES. Populasi dalam penelitian ini adalah UNNES. Dengan mempunyai karakteristik sebagai berikut: Hasil Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif, dan untuk menganalisis hasil penelitian ini, peneliti menggunakan angka yang dideskripsikan dengan menuraikan kesimpulan yang didasari oleh angka yang diolah dengan menggunakan metode statistik. Metode statistik yang digunakan untuk mencari tahu besarnya Mean Hipotetik (Mean Teoriti. dan Standar Imawati Fauziyah / Journal of Social and Industrial Psychology 3 . Deviasi (E) dengan mendasarkan pada jumlah item dan skor maksimal serta skor minimal pada tiap alternatif Kategori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kategorisasi berdasarkan medel distribusi Menurut Azwar . 3: . Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan bantuan statistik dari data yang telah dianalisis yang (N) kemlompok, mean skor skala (M), skor minimum (Xmi. , skor maksimal (Xmka. , dan statistik-statistik yang lain yang dianggap perlu. Gambaran secara umum konformitas pada mahasiswa baru dan mahasiswa lama dimana jumlah item sebanyak 57, yang dinyatakan sebagai berikut: Skor tertinggi = 57 x 4 =228 Skor rendah = 57 x 1 =57 Mean Teoritik =jumlah item x 2 = 57 x 2 = 114 Standar Deviasi = . kor tertinggi Ae skor : 6 = . - . : 6 = 28,5 Gambaran . konformitas mahasiswa baru dan mahasiswa lama berdasarkan perhitungan di atas diperoleh M = 114 dan SD (E) = 28,5, maka diperoleh perhitungan sebagai berikut : Mean 1,5 SD = 114 . ,5 x 28,. = 156,75 Mean Ae 1,5 SD = 114 - . ,5 x 28,. = 71,25 Mean 0,5 SD = 114 . ,5 x 28,. = 128,25 Mean Ae 0,5 SD = 114 - . ,5 x 28,. = 99,75 Jumlah skor yang diperoleh pada skla konformitas mahasiswa baru dan mahaiswa lama berada padda interval 156,75< X berarti masuk pada kriteria sangat tinggi, artinya subjek mempunyai konformitas sangat tinggi. Jika skor berada pada interval 128,25