Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 Halaman : 32-35 Workload Calculation Medical Recording With The Wisn Methodat RSIA Andini Pekanbaru Perhitungan Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Dengan Metode Wisn Di RSIA Andini Pekanbaru Wen Via Trisna1. Anna Ulfatun Nur Ussisa2. Azzahra3. Efa Tri Rahmadani Risky4 STIKES Hang Tuah Pekanbaru1,2,3,4 azzahrarahadinda2001@gmail. Disubmit: 2 Juni 2023. Revisi : 20 Juni 2023. Terbit: 13 Juli 2023 ABSTRAK Rumah sakit perlu melakukan perencanaan kebutuhan SDM sesuai dengan kebutuhan baik segi jenis danjumlahnya. Kebutuhan tenaga harus dilakukan analisis, karena kelebihan tenaga akan mengakibatkan terjadinya penggunaan waktu kerja yang tidak produktif dan sebaliknya kekurangan tenaga akan mengakibatkan beban kerja yang berlebihan. Menurut wawancara yang dilakukan kepada kepala rekam medis RSIA Andini Pekanbaru diketahui bahwa di RSIA Andini Pekanabru karyawan merangkapbeberapa pekerjaan dan belum dilakukan perhitungan beban kerja. Hal tersebut menyebabkan tingginya beban kerja yang dirasakan oleh petugas karena belum diketahui apakah tenaga tersebut cukup untuk memenuhi tugas yang Oleh karna itu, dengan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan agar pihak rumah sakit menambahkan petugas dibagian rekam medis. Kata Kunci : Perhitungan. Beban Kerja. Tenaga. Rekam Medis. Metode WISN ABSTRACT Hospitals need to plan their HR needs according to their needs in terms of type and quantity. The need for labor must be analyzed, because excess energy will result in the use of unproductive working time andvice versa, a shortage of manpower will result in an excessive workload. According to an interview with the head of medical records at RSIA Andini Pekanbaru, it was found that at RSIA Andini Pekanbaru, employees held several jobs and the workload had not been calculated. This causes a high workload felt by officers because it is not yet known whether the workforce is sufficient to fulfill the tasks carried out. Therefore, by doing this community service, it is hoped that the hospital will add officers to the medical record section. Keywords: Calculation. Workload. Manpower. Medical Records. WISN Method Pendahuluan Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun yang terekam tentang identitas, anamnese, pemeriksaan fisik, laboratorium, diagnosa serta segala pelayanan dan tindakan medis yangdiberikan kepada pasien, dan pengobatan baik yang dirawat inap, rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat (DepkesRI, 2006:. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 81/MENKES/SK/I/2004 tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan ditingkat Propinsi. Optimalisasi Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Prima Pekanbaru Kabupaten/Kota serta Rumah Sakitmerupakan pedoman yang digunakan untuk penyusunan rencana penyediaan dan kebutuhan SDM di institusi pelayanan kesehatan . umah sakit. Pedoman tersebut menggunakan metode WISN (Work Load Indicators Staff Nee. , dimana metode tersebut adalah suatu metode perhitungan kebutuhan SDM kesehatan berdasarkan pada beban pekerjaan nyata yang dilaksanakan oleh tiap kategori SDM kesehatan pada tiap unit kerja difasilitas pelayanan kesehatan. Berdasarkan profil rumah sakit. RSIA Andini Pekanbaru. mulai beroperasi pada 16 April 2007 yang awalnya bernama Klinik Fetomaternal dan Neonatologi Andini. Pada tanggal 01 Mei 2009 seiringdengan perkembangannya menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak Andini. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan, disebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerahbertanggung jawab terhadap perencanaan, pengadaan dan pendayagunaan tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan. Sesuai dengan amanat pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, disebutkan bahwa tenaga kesehatan adalah komponen terpenting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan Indonesia yang setinggi-tingginya. Untuk itu, perencanaan sumber daya manusia kesehatan perlu ditatalaksanakan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan dinamika dan perkembangan serta kebutuhan masyarakat. Berdasarkan praktik kerja lapangan yang dilakukan pada tanggal 07-17 Februari 2022 yang dilakukan peneliti dengan wawancara kepada kepala rekam medis diketahui bahwa tenaga yang tersedia di RSIA Andini Pekanabru berjumlah 14 orang. Tenaga tersebut terdiri dari 1 orang Kepala ruangan rekam medis, 6 orang yang bertugas di bagian pendaftaran rawat jalan, rawat inap, dan IGD. 2 orang bertugas pada bagian assembling, koding, 3 orang bertugas dipelaporan,2 orang dibagian custormer service. Menurut wawancara kepada kepala rekam medis RSIA Andini Pekanbaru diketahuibahwa di RSIA Andini Pekanabru karyawan merangkap beberapa pekerjaan dan belum dilakukan perhitungan beban kerja. Hal tersebut menyebabkan tingginya beban kerja yang dirasakan oleh petugaskarena belum diketahui apakah tenaga tersebut cukup untuk memenuhi tugas yang dilaksanakan. Metode Metode pelaksanaan merupakan tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan solusi yangditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tahapan perencanaan, pelatihan atau penyuluhan, dan evaluasi. Uraian justifikasi pengusul bersama mitra dalam menentukan persoalan prioritas yangdisepakati untuk di selesaikan selama pelaksanaan program PKM, yaitu: Perencanaan kegiatan pelatihan Tim bersama mitra merumuskan permasalahan, solusi, dan membuat draf kegiatan serta jadwal pelatihan. adapun kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan yaitu pelatihan kegiatan pelatihan tersebut tim bersama- sama menyiapkan bahan materi yang akan di Pelatihan dan bimbingan Pelatihan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan oleh tim dan mitra. Evaluasi Tim pengusul melakukan proses pengukuran terhadap kegiatan pelaksanaan rekam medis yang adadi RSIA Andini Pekanbaru salah satunya dengan cara melakukan wawancara Hasil Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat dengan tema AuPerhitungan Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Dengan Metode WISN Di Rsia Andini Pekanbaru Tahun 2022Ay ini telah dilaksanakan sejak bulan Februari 2022. Adapun kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: Tim Pengusul melakukan Survey Awal dan wawancara terkait permaalahan yang akan di selesaikan dalam kegiatan penyuluhan kepada mitra pengabdian kepada masyarakat di Optimalisasi Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Prima Pekanbaru RSIA Andini Pekanbaru Tahun 2022 Gambar 1. Survey Awal PKM Tim Pengusul melakukan perumusan masalah untuk menemukan prioritas penyelesaian masalah,menyusun kerangka penyelesaian masalah berdasarkan masalah yang dipilih, dan merumuskan tahapan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh tim pengusul pada tanggal 7 Februari Tahun2022 Tim Pengusul melakukan penyuluhan tentang perhitungan beban tenaga kerja rekam medis dengan metode WISN oleh Wen Via Trisna A. Md. PK. SKM. MKM pada tanggal 18 februari 2022 di RSIA Andini Pekanbaru. Pada kegiatan penyuluhan oleh Wen Via Trisna A. Md. PK, SKM. MKM pada tanggal 18 februari 2022 di RSIA Andini Pekanbaru yang dihadiri oleh Karyawan bagian HRD dan Kepala Ruangan Rekam Medis. Gambar 2. Penyuluhan Mengenai Perhitungan Beban Tenaga Kerja Rekam Medis dengan metode WISN Tim Pengusul melakukan evaluasi kegiatan dengan wawancara dan observasi kepada petugas kesehatan untuk mengukur beban kerja tenaga rekam medis dengan metode WISN. Hasilnya ditemukan petugas yang merangkap beberapa pekerjaan dan dilakukan perhitungan berdasarkandengan tahapan menggunakan metode WISN. Penutup Jumlah tenaga dan kualifikasi SDM diketahui bahwa dari 14 petugas rekam medis, 6 diantaranyaberpendidikan Di RMIK, 2 SPd, 3 SE, 2 SH, dan 1 SIP. Semua petugas rekam medis Optimalisasi Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Prima Pekanbaru berjenis kelamin perempuan. Dengan 13 jenis kelamin perempuan dan 1 laki-laki. Waktu kerja tersedia di RSIA Andini Pekanbaru untuk sub bagian pendaftaran rawat jalan dan rawat inap 736 Jam/Tahun atau 104. 160 menit/tahun dengan jam kerja dibagi menjadi 3 shift pagi, siang, malam dengan masing-masing shift berjumlah 7 jam. Petugas memiliki hari kerja yang sama untuk bagian pendaftaran RJ. IGD dan RI. Assembling. Coding. Flling yaitu 6 hari kerja dari senin-sabtu, namun untuk sub bagian pendaftaran RJ dan RI sama 6 hari kerja, tetapi libur kerja Perhitungan beban kerja peneliti di RSIA Andini Pekanbaru untuk sub bagian pendafataran pasienrawat jalan baru 1. 608, pendaftaran rawat jalan lama 1. pendaftaran RI 895. 874, pengambilan 435. 471, pengembalian 306. 352, assembling 914. dengan jumlah pasien rawat jalan dalam setahun hanya 43,867 dan pasien rawat inap dalam 154 pasien. Menurut wawancara dengan beberapa petugas, bahwa setiap petugas mempunyai lebih dari satu pekerjaannamun pada hasil perhitungan penambahan untuk sub bagian Filling dan assembling, tidak diperlukan. Perhitungan standar waktu kelonggaran di RSIA Andini Pekanbaru yang telah di lakukan didapatkan bahwa standar kelonggaran di RSIA Andini terdiri dari rapat rutin bulanan yang dilaksanakan sebulan sekali dengan durasi waktu 1 jam sedangkan untuk waktu istirahat fleksibel saat suasana sedang sepi pasien diperbolehkan istirahat selama 1 jam Daftar Pustaka