KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Fransisca Frolyn Tetelay1 Rita J. Atarwaman2 Alfrin Ernest Marthen Usmany3 email: siscafrolyntetelay@gmail. email: rita. atarwaman72@gmail. email: apino. ernesto22@gmail. Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pattimura. Ambon, 97233 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional terhadap Perilaku Disfungsional Audit (Studi Empiris Pada Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambo. Data diperoleh dengan menyebar kuesioner kepada auditor pemerintah yang bekerja di Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambon. Kuesioner disebar kepada 33 responden, analisis dalam penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program SPSS versi 26. Penelitian ini terdiri dari variabel dependen dan independen. Variabel dependen adalah Perilaku Disfungsional Audit, dan variabel independennya adalah Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Perilaku Disfungsional Audit. : Tekanan Anggaran Waktu. Komitmen Profesional. Perilaku Disfungsional Audit. Keandalan informasi keuangan sangat dibutuhkan dalam perkembangan perekonomian suatu negara, selain itu proses pengawasan dan pemeriksaan atas pengelolaan keuangan negara juga diperlukan. Di Indonesia proses tersebut dilakukan oleh auditor pemerintah yang terdiri dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang merupakan lembaga pemeriksa eksternal yang independen, sedangkan untuk pengawasan oleh pihak internal pemerintah dilakukan oleh APIP (Aparat Pengawasan Internal Pemerinta. yang beranggotakan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Inspektorat Jenderal/Inspektorat Utama. Inspektorat Pemerintah Provinsi, dan Inspektorat Pemerintah Kabupaten/Kota. Keberadaan APIP diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat menciptakan nilai tambah pada produk atau layanan instansi Berdasarkan standar audit intern pemerintah tahun 2014. APIP sebagai pengawas intern pemerintah merupakan salah satu unsur manajemen pemerintah yang penting untuk KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 pemerintahan/birokrasi yang bersih Oleh karena itu dalam melaksanakan tugas auditnya APIP dituntut untuk kompeten dan profesional sehingga dapat menghasilkan audit yang berkualitas. Saat ini makin banyak kasus korupsi yang terjadi di negara ini, hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan laporan dugaan korupsi pada semester 1 tahun 2022 yang diterima oleh KPK sebanyak 2. Angka tersebut sedikit mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan jumlah laporan pada periode yang sama pada tahun 2021 sebanyak 2. Kartika dan Provita . mengatakan bahwa penyebab utama tindak korupsi yang mungkin adalah karena adanya kelemahan dalam audit pemerintahan Negara ini. Terdapat beberapa kasus yang terjadi pada Inspektorat Provinsi Maluku antara lain. kasus dugaan penyimpangan dan penggunaan dana jasa BPJS pasien covid pada RS Dr H Ishak Umarela. Desa Tulehu pada tahun 2021 pihak Inspektorat Maluku dianggap tidak transparan dalam menyampaikan hasil audit kasus tersebut. Hal ini terlihat dengan adanya perbedaan pernyataan yang disampaikan oleh pihak Inspektorat Maluku tentang hasil audit dugaan penyimpangan dana covid RS Dr H Ishak Umarela telah diserahkan ke jaksa pada Oktober 2021, sedangkan pihak Kejaksaan Negeri Ambon menyampaikan bahwa masih menunggu hasil audit dari Inspektorat Maluku . Kasus kedua yang terjadi adalah Inspektorat Maluku penyimpangan anggaran di Provinsi Maluku seperti, kasus dugaan penyimpangan anggaran Pilpres dan Pemilu di KPU Seram Bagian Barat (SBB) tahun 2014, serta dua kasus korupsi di RSUD Haulussy. Proses penyidikan terkait kasus penyimpangan ini terlambat dituntaskan karena menunggu hasil audit Inspektorat Maluku yang dinilai tidak maksimal dan mengulur waktu . Dari kasus yang terjadi pada Inspektorat Provinsi Maluku ini menandakan sebagai auditor pemerintah telah melanggar kode etik dalam melakukan proses audit serta tidak menunjukkan kualitasnya sebagai auditor serta menjadi bukti bahwa dalam melakukan tugasnya auditor sangat rentang terhadap perilaku disfungsional audit yang berdampak negatif terhadap kualitas audit dan terkikisnya kepercayaan masyarakat terhadap profesi auditor. Perilaku disfungsional audit merupakan perilaku yang bertentangan terhadap tanggung jawab yang seharusnya dilakukan oleh auditor independen yang dilakukan dengan cara tidak mematuhi standar audit dan tidak menerapkan kode etik profesi dalam audit (Mayang, 2. Perilaku disfungsional audit adalah perilaku auditor yang tidak sesuai dengan prosedur dan menyimpang dari standar yang berlaku dalam melaksanakan penugasan audit dan dapat mengurangi kualitas audit (Wahyudi, 2. Perilaku disfungsional audit dapat dipengaruhi oleh . aktor interna. aktor eksterna. Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi perilaku disfungsional audit adalah tekanan anggaran KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 waktu (Devy,N,A dan Solikhah,B, 2. Sedangkan faktor internal yang dapat mempengaruhi perilaku disfungsional audit adalah komitmen profesional (Wintari , 2. Tekanan anggaran waktu merupakan suatu kendala bagi auditor dalam melakukan tugasnya, dimana sumber daya berupa waktu yang dialokasikan untuk pelaksanaan tugas seorang auditor terbatas (Marfuah, 2. Penetapan anggaran waktu audit yang terlalu pendek maupun terlalu panjang akan berdampak pada efektivitas pelaksanaan audit. Akibat dari adanya tekanan atas waktu yang harus dipenuhi dalam penugasan audit menyebabkan auditor seringkali melewati beberapa proses atau langkah audit dalam rangka meminimalisir waktu penugasan audit (Devi & Ramantha, 2. Ketika auditor menghadapi tekanan anggaran waktu yang tinggi, maka akan semakin mendorong auditor untuk melakukan perilaku disfungsional (Suprianto,2. Hal ini didukung dengan penelitan sebelumnya yang dilakukan oleh (Winanda dan Wirasedana, 2. menjelaskan bahwa tekanan anggaran waktu berpengaruh secara positif pada perilaku disgungsional audit. Faktor selanjutnya yang dapat mempengaruhi perilaku disfungsional audit adalah komitmen profesional. Menurut (FaAoniansah 2. Komitmen profesional merupakan ciri khas yang melekat pada seseorang yang berkaitan dengan loyalitas atau kesetiaannya pada tujuan dan nilai profesinya. Sehubungan dengan kegiatan audit maka yang dimaksud dengan komitmen profesional adalah ciri khas yang melekat pada auditor yang menunjukan kesetiaannya pada etika profesi. Komitmen profesional sudah berkembang menjadi komitmen yang multidimensi, yang terdiri atas komitmen profesional afektif, komitmen profesional kontinu, dan komitmen profesional normatif. Menurut (Putra, 2. auditor yang taat dan komitmen terhadap profesi tidak disfungsional pada saat melaksanakan proses audit. Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Lobo, 2. yang menyatakan adanya pengaruh komitmen profesional terhadap perilaku disfungsional audit. Penelitian ini bertujuan untuk mennguji pengaruh Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional terhadap Perilaku Disfungsional Audit terhadap Perilaku Disfungsional Audit pada auditor yang bekerja di Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambon. Teori ini menjelaskan tentang bagaimana sikap seseorang dapat terbentuk dan bagaimana sikap itu dapat berubah melalui proses komunikasi serta bagaimana sikap tersebut dapat mempengaruhi tindakan atau tingkah laku seseorang. Teori perubahan sikap terdiri atas berbagai macam teori yang dinaunginya, contohnya menjelaskan bahwa ketidaksesuaian KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 memotivasi seseorang untuk mengurangi atau mengeliminasi ketidaksesuaian tersebut. Ketika seorang auditor memiliki ketidaksesuaian tuntutan terhadap tekanan ataupun keadaan yang berlawanan, auditor tersebut akan berupaya mengeliminasi ketidaksesuaian tersebut mungkin dengan membuat prioritas dan menghilangkan sesuatu yang dianggap tidak begitu penting. dari teori perubahan sikap menyatakan bahwa sikap berlaku untuk memenuhi kebutuhan seseorang (Siegel dan Marconi, 1. Berdasarkan seorang auditor dapat melakukan tindakan apapun termasuk perilaku menyimpang untuk memenuhi kebutuhannya (Fatimah, 2. Teori atribusi ini mengacu pada bagaimana seseorang menjelaskan penyebab perilaku orang lain atau dirinya sendiri yang ditentukan oleh kekuatan internal kekuatan eksternal Luthans . 1: . menyatakan bahwa dalam teori atribusi terdapat dua tipe penyebab perilaku seseorang, yaitu atribusi internal dan atribusi eksternal Atribusi internal menjelaskan bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh faktor internal dan lebih mengacu pada perilaku individual atau sesuatu yang ada pada diri seseorang, seperti kepribadian, persepsi diri, kemampuan, dan motivasi. Sedangkan atribusi eksternal menjelaskan bahwa perilaku seseorang dihubungkan dengan faktor eksternal dan lebih mengacu pada lingkungan yang mempengaruhi perilaku tersebut, seperti pengaruh kondisi sosial, nilai sosial, dan pandangan masyarakat. Pemeriksaan adalah suatu proses yang dilakukan secara kritis dan sistematis, oleh pihak yang independen terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen, beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut (Sukrisno, 2. Boynton dan Johnson . 6: . mengungkapkan bahwa adalah suatu proses sistematik memperoleh dan mengevaluasi bukti mengenai asersi-asersi tentang aktivitas dan peristiwa ekonomi untuk memastikan tingkat kesesuaian antara asersi-asersi tersebut dengan kriteria yang ditetapkan dan mengomunikasikan hasilnya kepada para pihak berkepentingan. Perilaku disfungsional audit ialah setiap tindakan perilaku yang dilakukan oleh auditor yang dimana pada saat melakukan penugasan audit tidak mengikuti standar audit yang ditetapkan dan akibat dari perilaku ini adalah penurunan kualitas audit (Donnely KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Dalam penelitian ini, perilaku disfungsional audit ada 3 yaitu , yang membahayakan kualitas audit secara langsung, mempengaruhi kualitas secara tidak langsung (Lina dan Basuki, 2011:. Tekanan anggaran waktu adalah proses suatu keadaan yang menunjukkan auditor dituntut untuk melakukan efisiensi terhadap anggaran waktu yang telah ditetapkan atau terdapat pembatasan waktu dalam anggaran yang cenderung ketat dan kaku (Rohman, 2. Tekanan melaksanakan prosedur audit karena ketidaksesuaian antara waktu yang tersedia dengan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses audit, dan selanjutnya kondisi tersebut dapat memotivasi auditor untuk melakukan tindakan disfungsional audit (Kelley dan Seiler, 1982. Cook dan Kelley, 1. Ketika tekanan anggaran waktu meningkat, maka perilaku disfungsional audit juga akan meningkat. Hal tersebut sejalan dengan teori perubahan sikap, yang menjelaskan bagaimana ketidaksesuaian akan memotivasi seseorang untuk mengeliminasi ketidaksesuaian tersebut, saat seseorang mengalami tekanan maka ada kemungkinan respon dari auditor untuk berperilaku menyimpang lebih tinggi. Menurut (Wahyuni, 2. komitmen profesional merupakan sikap yang dimiliki oleh seorang individu yang ditandai dengan kesetiaanya terhadap suatu organisasi profesi di mana ia bekerja dan berikrar pada dirinya untuk mencapai tujuan dan keberhasilan organisasi karena dia adalah bagian dari organisasi tersebut. Komitmen profesional yang tinggi akan mengarahkan auditor terhadap perilaku dengan tujuan untuk kepentingan umum serta jauh dari perilaku yang berpotensi merusak profesi. Sedangkan, auditor dengan komitmen profesional yang lebih rendah akan cenderung untuk melakukan berperilaku disfungsional (Alkatausar, 2. Hal ini sejalan dengan teori atribusi, dalam teori atribusi, komitmen professional dapat digolongkan sebagai yaitu penyebab internal yang menyebabkan perubahan pada perilaku seseorang. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel bebas . terhadap variabel terikat . yaitu pengaruh Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional Perilaku Disfungsional Audit. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik (Sugiyono, 2012:. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja pada Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambon. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara menyebar kuesioner kepada responden (Sugiyono, 2008:. Kuesioner yang disebarkan berupa daftar pernyataan kepada responden mengenai Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional terhadap Perilaku Disfungsional Audit pada Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambon. Hasil jawaban kemudian dihitung dengan menggunakan skala interval bernilai lima. adalah Perilaku disfungsional audit merupakan perilaku yang bertentangan terhadap tanggung jawab yang seharusnya dilakukan oleh auditor yang dilakukan dengan cara tidak mematuhi standar audit dan tidak menerapkan kode etik profesi dalam audit (Mayang, 2. adalah suatu keadaan yang menunjukkan auditor dituntut untuk melakukan efisiensi terhadap anggaran waktu yang telah disusun atau terdapat pembatasan waktu dalam anggaran yang sangat ketat dan kaku (Sososutikno, 2. merupakan ciri khas yang melekat pada seseorang yang berkaitan dengan loyalitas atau kesetiaannya pada tujuan dan nilai profesinya (FaAoniansah KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda digunakan untuk membuat model matematika yang dapat menunjukkan hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam penelitian ini hanya terdiri dari tiga variabel yaitu satu variabel dependen (Y) dan dua variabel independen (X1 dan X. , sehingga persamaan regresi dengan menggunakan rumus Sugiyono . Keterangan: : Perilaku Disfungsional Audit : konstanta : koefisien dari variabel bebas : Tekanan Anggaran Waktu : Komitmen Profesional Uji normalitas dilakukan guna menguji apakah variabel dependen, independen, atau bahkan keduanya berdistribusi normal atau tidak. Model regeresi dinilai baik apabila data berdistribusi normal atau mendekati normal (Imam Ghozali, 2. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Sumber : Data diolah, 2023 KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Berdasarkan pada tabel diatas bahwa nilai sebesar 0,200 yang dimana nilai tersebut memenuhi sig. > 0,05 Sehingga dikatakan bahwa data berdistribusi normal. Sumber : Data diolah, 2023 Berdasarkan gambar pada gambar Grafik Normal P-Plot berdistribusi normal karena titik-titik yang menyebar disekitar garis diagonal serta penyebarannya mengikuti arah garis diagonal tersebut sehingga memenuhi asumsi normalitas. Menurut Imam Ghozali . , uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam suatu model regresi terdapat korelasi antar setiap variabel bebas. Suatu model regeresi dikatakan baik apabila tidak terdapat korelasi diantara variabel bebas. Hal tersebut dapat dilihat pada nilai O 0,10 dan nilai tolerance value dibawah 0,10 atau nilai Ou 10. Apabila di atas 10 maka terjadi multikolinieritas (Ghozali, 2011:. Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Sig. Statistics Beta Toleran Error 1 (Constan. VIF Collinearity KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Tekanan Anggaran Waktu Komitmen Profesional Dependent Variable: Perilaku Disfungsional Audit Sumber : Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, hasil perhitungan nilai variabel bebas yang memiliki nilai menunjukkan tidak ada O 0,10 dan perhitungan nilai tidak ada variabel bebas yang memiliki nilai juga menunjukkan Ou 10 yang berarti tidak ada korelasi antar variabel bebas. Uji heterokedastisitas bertujuan untuk menguji ada atau tidaknya ketidaksamaan varians antara residual suatu pengamatan dengan pengamatan lainnya dalam suatu model Model regresi yang baik adalah yang Homoskedastisitas atau tidak terjadi Heteroskesdatisitas (Ghozali, 2. Sumber : Data diolah, 2023 Berdasarkan gambar grafik scatterplot di atas tampak bahwa sebaran data tidak membentuk pola yang jelas, titik-titik data menyebar di atas dan di bawah angka 0 . pada sumbu Y. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada model regresi tidak terjadi Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Sig. Beta KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 (Constan. Tekanan Anggaran Waktu Komitmen Profesional Dependent Variable: Abs_UT Sumber: Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa nilai signifikansi variabel Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional memiliki nilai signifikansi masing-masing secara berurutan sebesar 0,103 dan 0,278 dimana hasilnya menunjukkan tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi Heterokedastisitas pada variabel Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Analisis regresi berganda dipakai untuk mengukur seberapa erat hubungan antar dua variabel atau lebih, dan menunjukkan arah koneksi antara variabel Y dan variabel X. Untuk menentukan persamaan regresi dapat dilihat pada tabel dibawah ini . Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients (Constan. Std. Error Sig. Beta Tekanan Anggaran Waktu Komitmen Profesional Dependent Variable: Perilaku Disfungsional Audit Sumber : Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai koefisien dari persamaan regresi dari nilai output didapatkan model persamaan regresi : KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Keterangan : = Perilaku Disfungsional Audit = Standard Error = Kontanta = Tekanan Anggaran Waktu = Komitmen Profesional e1 = Koefisien regresi variabel Tekanan Anggaran Waktu 2 = Koefisien regresi variabel Komitmen Profesional Hasil dari persamaan regresi, nilai konstanta sebesar -41,268 artinya apabila Tekanan Anggaran Waktu (X. dan Komitmen Profesional (X. , dianggap konstan maka nilai Y sebesar 41,268. Nilai koefisien regresi variabel Tekanan Anggaran Waktu (X. sebesar 0,855, artinya jika variabel lain nilainya tetap dan Tekanan Anggaran Waktu (X. mengalami kenaikan 1%, maka Perilaku Disfungsional Audit (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,855. Nilai koefisien regresi variabel Komitmen Profesional (X. sebesar 0,846, artinya jika variabel lain nilainya tetap dan Komitmen Profesional (X. mengalami kenaikan 1%, maka Perilaku Disfungsional Audit (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,846. Uji statistik t berguna untuk menguji pengaruh dari masing-masing variabel indepen terhadap variabel dependen. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh masing-masing variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen dapat dilihat pada tingkat signifikansi 0,05 (Imam Ghozali, 2. Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients (Constan. Std. Error Sig. Beta Tekanan Anggaran Waktu Komitmen Profesional Dependent Variable: Perilaku Disfungsional Audit Sumber : Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui tingkat signifikansi dari masing-masing variabel bebas. Dari kedua variabel bebas tersebut yang dimasukkan dalam model regresi menghasilkan nilai signifikansi < 0,05. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Untuk variabel bebas pertama yaitu Tekanan Anggaran Waktu diperoleh hasil signifikansi menunjukkan nilai 0,016 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan Perilaku Disfungsional Audit. Untuk variabel bebas kedua yaitu Komitmen Profesional diperoleh hasil signifikansi menunjukkan nilai 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Disfungsional Audit. Uji koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa besar kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen (Imam Ghozali, 2. Model Summary Adjusted R Model R Square Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Komitmen Profesional. Tekanan Anggaran Waktu Sumber : Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel diats, hasil uji koefisien determinasi diatas menunjukkan nilai sebesar 0,755 atau 75,5%. Nilai ini menunjukkan bahwa variabel Perilaku Disfungsional Audit dapat dijelaskan sebesar 75,5% oleh variabel bebas Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional. Sedangkan sisanya 24,5% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang diteliti. Hasil Tekanan Anggaran Waktu menunjukkan bahwa variabel Tekanan Anggaran Waktu berpengaruh positif terhadap Perilaku Disfungsional Audit. Menurut Hartanto . menyatakan bahwa Tekanan Anggaran Waktu adalah keadaan yang mengharuskan auditor untuk melakukan efisiensi terhadap anggaran waktu yang telah disusun dan terdapat pembatasan waktu anggaran yang sangat ketat dan Tekanan yang dihasilkan oleh anggaran waktu yang ketat berhubungan dengan perilaku disfungsional audit. Teori perubahan sikap khususnya bagaimana ketidaksesuaian memotivasi seseorang untuk mengeliminasi ketidaksesuaian tersebut, saat seorang auditor mengalami tekanan ada kemungkinan respon untuk berperilaku disfungsional semakin tinggi. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Pada konteks ini, auditor Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambon yang menjadi responden memberikan jawaban di dalam pengisian kuesioner nilainya berada pada poin 4 . yang menggambarkan kondisi faktual Tekanan Anggaran Waktu mereka berada pada posisi setuju. Sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan antara Tekanan Anggaran Waktu dengan Perilaku Disfungsional Audit, bahwa seorang auditor yang diperhadapkan dengan tekanan anggaran waktu yang tinggi atau ketat dapat menyebabkan auditor merasakan adanya tekanan dan meningktkatkan stres auditor maka akan besar kemungkinan adanya perilaku disfungsional dalam penugasan audit. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh penelitian Akhmad Rohman . dan penelitian Arienda Novianne Devy. Badingatus Solikhah . yang menyatakan bahwa Tekanan Anggaran Waktu berpengaruh positif terhadap Perilaku Disfungsional Audit. Hasil pengujian untuk variabel Komitmen Profesional pada tabel diatas, menunjukkan bahwa variabel Komitmen Profesional berpengaruh positif terhadap Perilaku Disfungsional Audit. Hal ini dapat dibuktikan melalui analisis regresi berganda dengan nilai signifikansi lebih kecil dari . ,000 < 0,. Hal ini menunjukkan bahwa jika Komitmen Profesional semakin tinggi maka Perilaku Disfungsional Audit juga akan semakin tinggi, sehingga dapat dikatakan bahwa Dalam teori atribusi, komitmen profesional dapat digolongkan sebagai atau faktor internal yang menentukan perilaku seseorang. Hal ini disebabkan tinggi atau rendahnya sikap loyalitas yang dimiliki auditor terhadap profesinya tidak berpengaruh disfungsional, karena loyalitas atau kesetiaan auditor terhadap kode etik dimana auditor harus menaati setiap aturan profesi tidak selalu berkesinambungan dan dengan pelaksanaannya atau Loyalitas yang dimiliki auditor terhadap profesinya masih berupa pemahaman atau teori sedangkan perilaku disfungsional yang dilakukan oleh auditor biasanya terjadi setelah dalam pelaksanaanya. Sehingga ketika auditor dihadapkan pada situasi yang sulit, tertekan, komitmen yang mereka miliki tidak dapat menjamin untuk tidak berperilaku disfungsional. Penelitian yang dilakukan oleh Wintari . yang menyatakan bahwa Komitmen profesional adalah kekuatan kemauan untuk mengerahkan terhadap keterlibatan individu dalam profesi tertentu, serta keinginan keanggotaan di dalamnya. Menurut (Maharani, 2. dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa seorang auditor rela untuk melakukan tindakan apapun, termasuk KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 melakukan perilaku disfungsional audit demi mempertahankan keanggotaannya dalam suatu Mereka menganggap bahwa perilaku disfungsional audit dapat digunakan sebagai suatu hal yang efektif untuk menunjukkan komitmen dan memiliki potensial untuk memperoleh promosi (Maryanti, 2. Hal ini didukung oleh salah satu teori perubahan sikap yang menyatakan seorang auditor dapat melakukan tindakan apapun termasuk perilaku menyimpang untuk memenuhi kebutuhannya (Fatimah, 2. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis, maka kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah : Tekanan Anggaran Waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Disfungsional Audit pada Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambon. Komitmen Profesional Perilaku Disfungsional Audit pada Inspektorat Provinsi Maluku dan Inspektorat Kota Ambon. Keterbatasan dalam penelitian ini, yaitu penelitian ini dilaksanakan pada saat auditor mengalami tingkat kerja yang tinggi sehingga waktu yang dibutuhkan dalam proses pengumpulan data memakan waktu yang cukup lama. Saran untuk peneliti selanjutnya agar untuk menambah variabel-variabel yang berpengaruh terhadap kinerja auditor yang dapat dipengaruhi oleh beberapa variabel lain dan kepada peneliti selanjutnya disarankan dalam mengumpulkan data dapat melengkapi dengan proses wawancara atau pertanyaan lisan sehingga data penelitian benar-benar menunjukkan pernyataan yang Boynton. William C and Raymond N Johnson. Au Ay, eight edition. John Wiley & Sons. Inc. America Devi. , & Ramantha. Tekanan Anggaran Waktu. Sifat Pelatihan Auditor Sebagai Anteseden Perilaku Disfungsional Auditor. FaAoniansah. Mursalim, & Amiruddin. Pengaruh Komitmen Profesionalisme, . Etika Profesi Terhadap Perilaku Disfungsional Auditor. , 3. , 43Ae56. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Fatimah. Annisa. Ay Karakteristik Personal Auditor Sebagai Anteseden Perilaku Disfungsional Auditor dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Hasil Audit. Ghozali. Imam. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. ISBN 979. Ghozali. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang: Edisi 8. Semarang: Hartanto. Ongky. Pengaruh Tekanan anggaran waktu. Komitmen profesional Terhadap Perilaku Disfungsional Auditor. Kartika. I dan Provita W. Simposium Nasional Akuntansi. Makassar, 26-28 Juli. Kelley. Tim dan Seiler. Robert E. Auditor Stress and Time Budget. Lobo. Pengaruh Tekanan Anggaran Waktu dan Komitmen Profesional Terhadap Perilaku Disfungsional Auditor. Skripsi Maharani. C dan Nasikin, 2019. Pengaruh Tekanan Waktu. Kinerja, dan Komitmen Organisasi Auditor Terhadap Perilaku Disfungsional Audit serta Dampaknya Terhadap Kualitas Audit. Marfuah. Siti. York: McGraw-Hill Company. New Mayang. Puspa. Tyas. Pengaruh Kompleksitas Tugas. Tekanan Anggaran Waktu, dan Aktivitas Pelatihan Auditor Terhadap Perilaku Disfungsional Audit. Okezone. KPK Terima 2. 173 Laporan Dugaan Korupsi Semester I pada 2022. https://nasional. com/amp/2022/08/20/337/2651059/kpk-terima-2-173laporan-dugaan-korupsi-semester-i-pada-2022?page=2 . iakses 20 September 2. Putra. Rahman. Pengaruh Kompetensi Auditor. Komitmen Profesional, dan Etika Profesi Terhadap Perilaku Disfungsional Audit. Vol. No. Rohman. Akhmad. Pengaruh Kompleksitas Tugas. Tekanan Anggaran Waktu, dan Independensi Auditor Terhadap Perilaku Disfungsional Auditor dan Implikasinya Pada Kualitas Audit. Vol. 03 No. Siwalima. Inspektorat & Jaksa Diminta Transparan Usut Dana Covid Rp12M. https://siwalimanews. com/inspektorat-jaksa-diminta-transparan-usut-dana-covid-12-m/ . iakses pada 28 Februari 2. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Sososutikno. Christina. Hubungan Tekanan Anggaran Waktu dengan Disfungsional Audit Serta Pengaruhnya Terhadap Kualitas Audit. Perilaku Spektrum. Kinerja Inspektorat Lambat. Kasus Jumbo Tertahan di Pidsus Kejati. https://spektrumonine. com/kinerja-inspektorat-lambat-kasus-jumbo-tertahan-di-pidsuskejati/ . iakses pada 28 Februari 2. Sugiyono, 2008. CV Alfabeta Bandung : Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta Sugiyono. Bandung: CV. Alfabeta. Sukrisno. Agoes. Auditing. Edisi 4. Jakarta:Salemba Empat Suprianto. Edy. Pengaruh Terhadap Perilaku Disfungsional Auditor. Wahyudi. Eko. Pengaruh Kinerja. Komitmen Organisasi, dan Terhadap Penyimpangan Perilaku Dalam Audit. Winanda. , & Wirasedana. Pengaruh Tekanan Anggaran Waktu. Sifat dan Kompleksitas Tugas Terhadap Perilaku Audit Disfungsional. Wintari. Sukartha. , dan Badera. Pengaruh Tekanan Anggaran Waktu, dan Komitmen Profesional Pada Perilaku Penurunan Kualitas Audit.