NATAR (Jurnal Prodi Seni Murn. Vol. 1 No. 1 Maret 2022. Page 97 - 112 DOI : MENAPAK JEJAK SANG PESINDEN Wina Luthfiyya Ipnayati1. Walid Basmalah2. Agoes Salim3 luthfiyyabyun@gmail. com1, walid@senirupaikj. id2, agoesalim@senirupaikj. Prodi Seni Rupa Murni. Fakultas Seni Rupa. Institut Kesenian Jakarta ABSTRAK Kajian ini fokus pada peran perjuangan seniman yaitu Marni, seorang pesinden dari Desa Beber. Ligung. Majalengka, dalam mengembangkan dua kesenian daerah, yaitu Kliningan dan Tarling, yang saat ini sudah jarang terdengar. Kegigihan Marni perupa visualisasikan dengan instalasi benda-benda arsip peninggalan Marni, yang perupa kembangkan kembali ke dalam bentuk baru. Selain itu, ada juga ilustrasi cerita penting tentang sosok Marni yang dikemas dalam bentuk paper Metode penelitian yang perupa lakukan merupakan metode penelitian kualitatif, yaitu pengumpulan data yang diperoleh dari studi literatur, buku, jurnal dan wawancara kepada narasumber yang kompeten di bidangnya. Melalui sebuah Project Seni ini perupa berharap masyarakat dapat mengambil pesan yang ingin perupa sampaikan. Kata Kunci: Marni. Kliningan. Tarling. Arsip. Ilustrasi. Paper Cutiing. Project Seni ABSTRACT This study focuses on the role of the struggle of the artist. Marni, a singer from Beber Village. Ligung. Majalengka, in developing two regional arts, namely Kliningan and Tarling, which are now rarely heard. Marni's persistence, the artist visualizes with the installation of archival objects left by Marni, which the artist redevelops into a new form. In addition, there is also an illustration of an important story about the figure of Marni which is packaged in paper cutting form. The research method that the artist uses is a qualitative research method, namely collecting data obtained from literature studies, books, journals and interviews with competent sources in their Through this Art Project, the artist hopes that the public can take the message that the artist wants to convey. Keywords: Marni. Kliningan. Tarling. Archives. Illustration. Paper Cut. Art Project Pendahuluan Provinsi Jawa Barat memiliki ragam jenis musik tradisional yang beragam. Beberapa di antaranya adalah kliningan dan tarling, dua jenis musik yang dipopulerkan di Majalengka oleh seorang pesinden bernama Marni. Kliningan itu sendiri adalah seperangkat gamelan berlaras slendro, diiringi oleh Juru Sekar yang terdiri dari Sinden dan Wira Swara (Rohayati: 2. Kesenian tradisional ini berasal dari daerah Pantai Utara. Jawa Barat, dan lebih populer di Cirebon dan Indramayu sebelum Marni, melalui grup kliningan-nya yang bernama Warna Sari, memopulerkannya di Majalengka. Marni dan suaminya kemudian mengubah nama grup Warna Sari menjadi Marni Group, dan mengganti konsep grup tersebut menjadi grup Campuran atau Campursari. Genre Campuran yang Marni Grup usung yaitu: Tarling. Dangdut. Jaipong. Kliningan. Bodoran dan lain sebagainya. Berdasarkan cerita dari Marni sendiri, ia pernah menjalani proses rekaman album sebanyak 27 kali. Sayang, saat ini keluarga Marni hanya memegang satu album saja, yaitu album Golet Pasangan. Melalui penelusuran internet, perupa pun kemudian menemukan beberapa album lainnya, yaitu Kiser Saedah. Sunjawa. Engko dan Istri Kiwari. Sebagai mahasiswa Seni Rupa Murni, perupa ingin memperkenalkan Sinden Marni melalui sebuah proyek seni rupa. Proyek ini terdiri dari visualisasi Sinden Marni, yang direpresentasikan melalui arsip, dan ilustrasi dengan media paper cutting yang menggambarkan perjalanan hidup serta perjuangan Sinden Marni dalam mengembangkan kesenian di daerah Majalengka dan sekitarnya. Metode Penelitian Gagasan tugas akhir ini berawal dari hal yang paling dekat dengan perupa. Perupa memiliki tokoh idola yang menurut perupa memiliki prestasi yang patut dikenang. Beliau merupakan pesinden pertama di Majalengka yang memiliki album studio Kliningan. Tarling dan Genjring, yang pernah dirilis pada sekitar 1970-1980-an. Pada saat ini, sudah sedikit sekali masyarakat yang peduli terhadap seni musik tradisional tersebut. Bahkan, kesenian tradisional tersebut bisa jadi sudah tidak diingat lagi karena telah terkikis oleh musik-musik masa kini. Kesadaran ini kemudian mendorong perupa untuk membuat sebuah proyek seni rupa. Pembahasan Arsip peninggalan Marni menjadi obyek temuan . ound objec. yang disajikan atau dipamerkan di ruang pamer bersama karya mural dan cat air. Kajian ini juga menggunakan pendekatan Mind Maping Proses Pembuatan Karya IDE Asistensi Dosen Pembimbing Mencari Data Pencarian Benda Arsip Wawancara -Sketsa Sketsa Pada Kertas -Mengumpulkan Bahan -Memulai Proses Membuat Alur Ruang Instalasi -Sketsa -Mengumpulkan Bahan Ilustrasi -Memulai Proses Proses Kreatif Biografi -Sketsa -Mengumpulkan Bahan Finishing Karya Mural -Memulai Proses -Sketsa -Mengumpulkan Bahan Display -Memulai Proses Pameran AuDiagram Mind Maping Proses Pembuatan KaryaAy Dalam penempatan proyek Benda Arsip ini perupa memilih Rumah Marni sebagai ruang pamer. Perupa ingin masyarakat sekitar kembali mengingat tokoh Marni sebagai salah satu tokoh kesenian Kliningan dan Tarling di Majalengka. AuDenah Ruang PamerAy Project I (Mural Linimas. Desain untuk Linimasa dikerjakan dengan aplikasi PictArt dari ponsel, dengan hasil sebagai berikut : AuDesain Project IAy Linimasa Marni mengembangkan kesenian di Majalengka. Linimasa ini dibuat dengan teknik mural di atas bidang tembok di rumah Marni. Linimasa ini berada di ruang A, ruangan pertama di rumah Marni. Isi linimasa perupa dapatkan melalui proses wawancara dan pencarian album-album studio Marni, yang kemudian dilanjutkan dengan penelusuran melalui internet. Dalam penelusuran tersebut, perupa menemukan kanal Youtube bernama Ranggon Seni, sebuah kanal yang sering mengunggah lagu-lagu Tarling. Dari situ, perupa mewawancarai pemilik kanal hingga kemudian menemukan empat album studio Marni: Kiser Saedah. Sunjawa. Engko dan Istri Kiwari. Project II (Instalasi Pakaia. AuSketsa Project IIAy Karya AuProject IAy merupakan bagian dari rangkaian proyek instalasi benda Fokus utama karya ini terletak pada pakaian Marni, yang digantung dengan tali tambang putih dan kenur. Dalam proses pengumpulan pakaian ini, perupa membutuhkan waktu yang cukup lama karena pakaian atau kostum yang pernah Marni kenakan di sepanjang karirnya sebagai pesinden tidak berada di satu Project i (Foto Perjalanan Manggun. Sketsa AuProject iAy Pada karya AuProject i,Ay terdapat dua sisi, pada sketsa bagian kiri perupa menggunakan perentang . bekas sebagai bingkai potret-potret Marni, yang kemudian dikomposisikan sedemikian rupa berdasarkan ukurannya. Potretpotret Marni yang perupa sajikan dalam karya ini menggambarkan masa kejayaan pesinden asal Majalengka tersebut. Kemudian pada sketsa bagian kanan perupa menggunakan bingkai berwarna putih dengan ukuran 5R . ,7 x 17,8 c. dan memanfaatkan lempengan kayu jati yang disusun membentuk sebuah tangga. Kemudian bingkai-bingkai putih tersebut di tempelkan pada kayu jati tersebut hingga membentuk sebuah komposisi yang menarik, terdapat 18 bingkai foto yang berisi potret perjalanan manggung Marni beserta grupnya. Project IV (Mural Marn. Sketsa AuProject IVAy Karya AuProject IVAy merupakan sebuah karya mural dengan media cat akrilik di atas GRC (Glass Reinforce Concret. yang menampilkan potret Marni. Project V (Instalasi Ruang Kerj. Sketsa AuProject VAy AuProject VAy merupakan representasi ruang kerja Marni. Di dalamnya, terdapat mesin ketik, buku jangjawokan, kaset-kaset, buku penghitungan kalender Jawa, tape recorder, buku catatan bon, cangkir, teko dan lain sebagainya. Selain itu semua, ada pula logo Marni Group di dinding sebelah kiri. Project VI (Rak Buk. Sketsa AuProject VIAy AuProject VIAy merupakan menampilkan buku-buku peninggalan Marni, yang di antaranya berisikan buku catatan pentas dan beberapa buku agama. dekat AuProject VIAy juga terdapat papan bertuliskan. KLININGAN, yang merupakan replika logo Kliningan pada masa grup Warna Sari yang dikelola oleh Marni masih aktif berkarya. Project VII (Pusak. Sketsa AuProject VIIAy Beberapa benda yang ditampilkan pada karya ini di antaranya adalah batubatu koleksi Marni, telur ular, dan beberapa pusaka seperti Keris, taring hewan dan juga pakinangan. Project Vi (Ruang Pribadi / Kama. Sketsa AuProject ViAy Ruang pribadi ini merupakan visualisasi kamar tidur Marni sekaligus ruang pribadi. Di sini terdapat buku agenda, selembar kertas bertuliskan lirik AuIstri Kiwari,Ay foto Marni bersama sang suami, serta foto anak semata wayang mereka. Proyek paper cutting ini terdiri dari 20 karya ilustrasi berukuran 21 cm x 29,7 cm, adapun alat dan bahan yang digunakan diantaranya: Kertas Canson 200 g, pensil mekanik dan pensil 2B, karet penghapus dan penggaris. Kemudian, memasuki tahapan pewarnaan. Perupa menggunakan cat air de Goya. Proses sketsa Proses pewarnaan dengan cat air Proses paper cutting Pada proyek ini. Perupa mengilustrasikan 20 cerita. Setiap cerita terdiri dari lima layer, sehingga jumlah layer yang Perupa buat berjumlah 100 layer. Setelah itu. Perupa melakukan percobaan pencahayaan dengan menggunakan lampu terlebih dahulu dengan contoh sebagai berikut: Contoh paper cutting dengan lampu Setelah semuanya cocok. Perupa memasukan masing-masing ilustrasi ke dalam kotak yang sudah disiapkan untuk ukuran kertas A4. Sketsa tata letak kotak 1 Proyek Benda Arsip Judul: AuProject I (Linimas. Ay Ukuran: 300 cm x 140 cm Medium: Mural Tahun: 2021 Bentuk linimasa yang dibuat dengan teknik mural berisi sejumlah informasi mengenai perjalanan karier Marni, yang beberapa di antaranya dilengkapi dengan dokumentasi foto. Linimasa ini menvisualisasikan jejak perjalanan hidup Marni, yang dimulai dari titik terendah sampai ke puncak kejayaannya, hingga pada akhirnya ia vakum. Berbagai peristiwa yang dialami oleh Marni dan juga pencapaiannya dapat dibaca oleh pengunjung melalui karya Judul: AuProject II (Pakaia. Ay Ukuran: 300cm x 300 cm Medium: Instalasi Tahun : 2021 Pakaian yang digantung rapi Perupa gunakan untuk menyimbolkan saksi perjalanan Marni dalam mengembangkan Kliningan dan Tarling dari panggung ke Tambahan bentuk lingkaran dan segitiga memiliki arti kesempurnaan . dan tujuan . Judul: AuProject i (Foto Perjalanan Manggun. Ay Ukuran: 500 cm x 300 cm Medium: Instalasi Tahun: 2021 Judul: AuProject IV (Mural Marn. Ay Ukuran: 120 cm x 120 cm Medium: Mural Tahun: 2021 Foto Marni, foto perjalanan manggung dan mural, berfungsi untuk menggarisbawahi perjalanan Marni dalam mengembangkan kesenian di Foto adalah objek yang sering kita temui di mana pun. Biasanya, aktivitas memotret dilakukan untuk mendokumentasikan peristiwa tertentu. Karya ini memiliki tujuan untuk menghadirkan kenangan yang mengekspresikan kerinduan terhadap sosok Marni, terutama bagi kerabat dan teman-temannya. Judul: AuProject V (Ruang Kerj. Ay Ukuran: 300cm x 300cm Teknik: Instalasi Tahun: 2021 Ruang kerja yang tampak lusuh karena termakan usia dalam karya instalasi ini merepresentasikan ruang kerja Marni. Setelah vakum dari dunia hiburan. Marni sempat membangun toko dan berdagang bersama suaminya. atas meja, terdapat buku-buku yang digunakan untuk mencatat bon utang. Selain itu, ada juga buku tata cara penghitungan kalender Jawa, mesin tik, buku jangjawokan dan lain sebagainya. Judul: AuProject VI (Rak Buk. Ay Ukuran: 300cm x 200cm Teknik: Instalasi Tahun: 2020 Pada saat ini, segala hal menjadi lebih mudah berkat perkembangan Dengan adanya gadget dan internet, semua informasi bisa didapatkan dengan mudah. Segala kemudahan yang kita rasakan pada saat ini tidak dialami oleh Marni, yang berkarya pada 1980-an. Kumpulan buku-buku dalam karya ini merepresentasikan kegigihan Marni dalam memperoleh pengetahuan dan hiburan pada masa ketika internet belum ada. Terdapat pula buku catatan manggung yang menjadi saksi perjalanan Marni Group. Judul: AuProject VII (Pusak. Ay Ukuran: 200cm x 150cm Teknik: Instalasi Tahun: 2021 Benda-benda pusaka merupakan beberapa koleksi Marni. Koleksi ini Marni dapatkan dengan tidak mudah. Kebanyakan dari pusaka tersebut berupa batu-batuan, telor, keris dan lain-lain. Judul: AuProject Vi (Ruang Pribad. Ay Ukuran: 250cm x 250cm Teknik: Instalasi Tahun: 2021 Ruang pribadi atau kamar tidur merupakan tempat beristirahat Marni dan tempat ia mengeluarkan keluh kesah baik melalui puisi atau buku agenda yang ada di ruangan tersebut. Keseluruhan karya dalam proyek Benda Arsip ini ditata di rumah Marni dan hampir memenuhi seluruh ruangannya. Proyek ini dibedakan berdasarkan kesesuaiannya dengan ruang. Di sisi lain. Perupa juga ingin menimbulkan kesan kenangan dengan mengingat isi benda arsip yang ada pada ruang ini, yaitu pakaian, potret Marni, foto manggung dan mural. 2 Project Paper Cutting Judul: AuProject IX (Paper Cuttin. Ay Ukuran: 300cm x 300cm Teknik: Mix Media Tahun: 2021 Ilustrasi ini dibuat dengan medium cat air dan paper cutting yang terdiri dari lima layer, yang jika disusun secara berurutan akan membentuk sebuah Karya ilustrasi ini akan menjadi satu kesatuan dengan karya instalasi di rumah Marni. Dari total 20 light box yang berisikan ilustrasi paper cutting, semuanya memiliki latar belakang dan cerita tersendiri, yang mana dari setiap cerita merupakan moment penting dalam perjalanan karier Marni. Simpulan Proyek seni ini mengangkat seorang tokoh bernama lahir Sutiah, atau yang lebih akrab disapa Marni. Ia lahir di Desa Beber. Ligung. Kecintaannya terhadap seni tradisional diikuti usaha kerasnya dalam menggeluti profesi sebagai pesinden Melalui karya proyek seni ini. Perupa mendapat banyak sekali pengalaman, dari mulai proses pengumpulan benda arsip, wawancara dan mengobrol bersama masyarakat di sekitar Marni tinggal. Perupa ingin mengangkat kembali sosok Marni serta mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya upaya pelestarian seni tradisi. Dengan pameran, karya ini diharapkan dapat membangun kembali kenangan tentang Marni dan menjadi ruang nostalgia bagi kerabat terdekat, baik itu keluarga maupun teman-teman Marni. Sumber Referensi Bujono. Bambang. AuRumpang dan GagasanAy. Jakarta: Dewan Kesenian Jakarta. Fercility Jiang. AuChinese Paper Cutting. Popular for Its Low Cost and ArtistryAy. China Highlight, 27 Juli 2021. Moelyono. AuSeni Rupa PenyadaranAy . Tahun 1997 Rusidi. Perbedaan Arsip Dan Bahan Perpustakaan (Buk. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, 23 januari 2017. Thabroni. Gamal. AuSeni Instalasi Ae Pengertian. Sejarah. Kategori (Lengka. Ay, di akses pada Juni 2021, dari https://serupa. id/seni-instalasipengertian-sejarah-kategori-lengkap/ Tabroni. Gamal AuMusik Tradisional: Pengertian. Ciri. Fungsi. Jenis & ContohAy https://serupa. id/musik-tradisional/ Unilubis. AuKisah Di Ipb : Menjadi Sunda Dan BanondariAy http://unilubis. com/2015/01/01/kisah-di-ipb-menjadi-sunda-dan-banondari/ Wawanaca Pribadi Wawancara dengan Sarmi kaka dari Marni di Desa Beber. Ligung pada bulan Wawancara dengan Bpk. Ketut Didin Muhidin sebagai Kasi Kebudayaan Kabupaten Majalengka, pada bulan Januari 2021. Wawancara dengan Bpk. Ujang salah satu pemusik dari Marni Group, pada bulan Januari, di Desa Beber. Wawancara dengan Yayat Rohayati, putri sulung Marni, pada bulan Februari 2021, di Desa Randegan Wetan. Jatitujuh. Wawancara dengan akun Ranggon Seni pada bulan Maret 2021, via WhatsApp.