Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan Volume 14. No. April 2023 ISSN:2086-3861 E-ISSN: 2503-2283 Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk Enhancement The Number of Eggs And Larvas of African Catfish (Clarias gariepinu. THROUGH THE FEEDING OF TURMERIC FLOUR (Curcuma domestic. and Hormone Thiroxine in Parent Feed Awaludin . Santi . Diana Maulianawati Akuakultur. FPIK Universitas BorneoTarakan. Jl. Amal Lama. No. 01,Tarakan Korespondensi : email : awaludin@borneo. (Diterima November 2022 /Disetujui Maret 2. ABSTRACT Catfish production is often hampered in hatchery activities, which is caused by the high mortality rate of larvae in the first weeks after hatching because the yolk in the eggs which serves as a food reserve is low causing the larvae to have food reserve deficiencies. Therefore, intensive efforts are needed to increase catfish seed production. This study aimed to increase the number of eggs and larvae of catfish by using turmeric flour and thyroxine hormone in feed. This study used 4 treatments with doses of P1 . ontrol or without giving turmeric flour and thyroxine hormon. P2 . ddition of turmeric 4. 8 g/kg fee. P3 . ddition of thyroxine 0. 1 mg/kg fee. and P4 . ddition of 8 g/kg feed and thyroxine 0. 1 mg/kg fee. The results showed that the weight of the broodstock at the and of the study was P1 . P2 . P3 . , and P4 . The fecundity of eggs produced in this study were P1 . 493 egg. P2 . 242 egg. P3 . , and P4 . 081 egg. The diameters of fish eggs from the treatment were P1 . 041 m. P2 . 042 m. P3 . 041 m. and P4 . 043 m. The number of larvae produced was P1 . 151 individual. P2 . 320 individual. P3 . 503 individual. and P4 . 485 individual. Based on the studyAos results, it can be concluded that the adding turmeric flour and thyroxine hormone to feed can improve the quality of catfish eggs and larvae. Keywords: catfish parent, egg diameter, fecundity, vitelogenin. ABSTRAK Produksi ikan lele sering kali terhambat di kegiatan pembenihan yaitu disebabkan oleh tingginya tingkat kematian larva pada minggu-minggu pertama setelah penetasan karena yolk pada telur yang berfungsi sebagai cadangan makanan sedikit sehingga menyebabkan larva kekurangan cadangan makanan. Oleh karena itu diperlukan usaha yang intensif dalam meningkatkan produksi benih ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah telur dan larva ikan lele dengan penggunaan tepung kunyit dan hormon tiroksin pada pakan. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan dosis P 1 (Kontrol atau tanpa pemberian tepung kunyit dan hormon tioksi. P2 . enambahan kunyit 4. 8 g/kg paka. P3 . enambahan tiroksi 0,1 mg/kg paka. dan P4 . enambahan kunyit 4,8 g/kg pakan dan tiroksi 0,1 mg/kg paka. Hasil penelitian menunjukkan berat induk pada akhir penelitian P1 . P2 . P3 . dan P4 . Fekunditas telur yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu P1 . 493 buti. P2 . 242 buti. P3( 27. 648 buti. dan P4 . ,081 buti. Diameter telur ikan hasil perlakuan yaitu P1 . ,041 m. P2 . ,042 m. P3 . ,041 m. dan P4 . ,043 m. Jumlah larva yang dihasilkan P1 . 151 individ. P2 . P3 . ,503 individ. dan P4 . 485 individ. Berdasarkan hasil penelitian dapat To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. disimpulkan bahwa dengan penambahan tepung kunyit dan hormon tiroksin pada pakan dapat meningkatkan kualitas telur dan larva ikan lele. Kata kunci: induk lele, diameter telur, fekunditas, vitelogenin. PENDAHULUAN Ikan lele dumbo (Clarias gariepinu. memiliki beberapa keunggulan yaitu pertumbuhan yang cepat, mudah dipelihara, ketahanan terhadap kondisi air yang buruk serta memiliki nilai gizi dan ekonomi yang tinggi. Selain itu, ikan lele memiliki rasa yang enak dan kandungan gizi yang cukup tinggi (Sunarma, 2. Komposisi gizi ikan lele per 100 gramnya adalah 17,7% protein, 4,8% lemak, 1,2% mineral, 0,3% karbohidrat dan 7,6% air (Astawan, 2. Ikan lele merupakan komoditas pangan yang bergizi tinggi dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan . , konsumsi produk ikan lele di Indonesia mengalami penurunan setiap tahunnya dari tahun 2018 hingga 2020. Volume produksi ikan lele dari sentrasentra budidaya pada tahun 2019 yaitu 981. 623,40 ton mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar 1. 146,46 ton. Nilai produksinya pun terus mengalami penurunan hingga 511,48 ton (KKP, 2. Ketersediaan benih dalam kualitas dan kuantitas yang baik merupakan faktor mutlak yang akan menentukan keberhasilan usaha budidaya ikan lele. Keberhasilan suatu usaha pemijahan ikan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kematangan ikan yang akan dipijah, pakan yang diberikan selama pemeliharaan dan kondisi lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan yang muncul dan untuk meningkatkan produksi khususnya pembudidaya ikan lele dumbo perlu ditingkatkan upaya budidaya yang lebih intensif. Salah satu kendala dalam produksi ikan yang menyebabkan permintaan pasar tidak terpenuhi adalah kurangnya pasokan benih yang baik yang disebabkan oleh tingginya angka kematian larva pada minggu-minggu pertama setelah menetas karena kuning telur dalam telur yang berfungsi sebagai cadangan makanan tidak mencukupi, sehingga menyebabkan larva kekurangan cadangan makanan (Subandiyono, 2. Efrizal . menjelaskan bahwa kendala utama dalam meningkatkan hasil budidaya ikan secara intensif adalah kurangnya ketersediaan benih yang berkualitas dan kuantitas yang baik, serta teknik perangsangan telur stadium akhir. Izquerdo et al. , menjelaskan bahwa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi benih adalah dengan mempercepat waktu pematangan gonad induk dan ovulasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat pematangan dan ovulasi gonad adalah dengan pemberian nutrisi pada pakan induk. Pakan yang berfungsi sebagai sumber energi dan bahan untuk pertumbuhan ikan, sehingga perlu disediakan pakan yang berkualitas dan efisien. Pakan buatan merupakan campuran beberapa bahan baku hewani dan bahan tambahan . itamin, mineral, garam dapur, perekat dan antioksida. , sehingga memiliki nilai gizi tertentu yang mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan ikan lele (Amalia et al. , 2. Kualitas telur sangat dipengaruhi oleh kesehatan induk dan kandungan nutrisi pakan induk selama reproduksi (Izquerdo et al. , 2. Kuning telur merupakan sumber nutrisi dan energi untuk memperoleh makanan dari lingkungan luar, oleh karena itu larva sangat bergantung pada suplai kuning telur pada tahap ini. Vitelogenesis adalah proses sintesis, transportasi dan penyerapan vitellin, yang merupakan prekursor . kuning telur. Proses vitelogenesis melibatkan estradiol (E. sebagai hormon yang diproduksi oleh oosit folikel untuk merangsang sel hati mensintesis Saat memasuki masa transisi dari penggunaan pakan endogen berupa kuning telur kemudian ke penggunaan pakan eksogen, terjadi kematian larva yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memperoleh penyediaan benih bermutu dengan produktivitas budidaya yang tinggi, berkelanjutan, dan tepat waktu. Salah satu upaya untuk mendapatkan benih ikan yang maksimal dapat dilakukan dengan meningkatkan performa atau kinerja reproduksi melalui suplementasi nutrisi pada pakan induk dan larva untuk meningkatkan performa reproduksi. Dalam hal ini, penggunaan tepung kunyit dan hormon tiroksin diketahui memiliki kemampuan untuk meningkatkan performa reproduksi (Rawung, 2. Kunyit memiliki kandungan kurkumin yang merupakan zat aktif utama yang memiliki aktivitas antioksidan yang efektif, mencegah kerusakan jaringan atau memperbaiki sel hati dan oviduk. To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. meningkatkan nafsu makan dan telah terbukti melindungi fisiologis organ hati (Sumiati dan Ketut. Studi lain yang memperlajari tentang kandungan kurkumin yaitu Ravindran et al. , . menunjukkan bahwa kurkumin mengandung fitoestrogen yang memiliki kesamaan dengan estradiol dalam tubuh, peran estradiol adalah merangsang hati untuk mensintesis vitelogenin. Kurkumin memicu hati untuk memetabolisme nutrisi yang digunakan sebagai vitelogenin, sehingga mendorong perkembangan folikel ovum. Sifat fitoestrogen kurkumin dapat merangsang hati untuk mensintesis vitelogenin. Dewi et al. , . melaporkan bahwa aplikasi kunyit untuk reproduksi ikan lele menunjukkan aktivitas hepatoprotektif kurkumin yang dapat digunakan untuk meningkatkan sintesis vitelogenin, sehingga meningkatkan deposisi nutrisi dalam telur. Mizan et , . melaporkan bahwa menambahkan tepung kunyit ke pakan dapat meningkatkan hormon estrogen pada ikan, yang diangkut ke hati dan merangsang untuk mensintesis vitelogenin, yang didistribusikan ke folikel yang penting untuk produksi kuning telur, yang merangsang pertumbuhan sel telur. Hormon tiroksin merupakan wujud hormon tiroid yang terbanyak dalam plasma. Hal ini terjadi karena T4 memiliki afinitas yang tinggi terhadap protein pengangkutnya dalam plasma darah. Salah satu fungsi utama hormon tiroksin adalah meningkatkan kuantitas dan aktivitas mitokondria, yang pada gilirannya meningkatkan kecepatan pembentukan adenosin trifosfat (ATP) untuk energi seluler (Guyton and Hall 2. Pada perkembangan embriogenesis dibutuhkan energi dalam jumlah yang cukup banyak, energi tersebut dapat diperoleh dari hormon tiroksin. Rawung, . melaporkan bahwa induk ikan lele yang disuplementasi bersama dengan tiroksin mampu meningkatkan kelangsungan hidup pada larva. Berdasarkan hal berikut tersebut perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan performa reproduksi dengan pemberian tepung kunyit dan hormon MATERI DAN METODE Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan yaitu pada bulan Juli sampai dengan September 2021. Penelitian dilaksanakan di Mini Hatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Alat dan Bahan Alat yang digunakan dalam proses pembuatan pakan yang dimodifikasi dengan penambahan tepung kunyit dan tiroksin yaitu, timbangan digital, mixer, toples, gelas ukur dan baskom. Sedangkan alat yang digunakan untuk pemeliharaan dan pemijahan yaitu, bak fiber, baskom, seser, timbangan digital, syring, akuarium, kakaban, kain lap, tisu, alat tulis dan kamera (H. Bahan yang digunakan dalam pemeliharaan yaitu pakan komersil berupa pellet (FF-. , tepung kunyit, hormon tiroksin, putih telur, air dan induk ikan lele dumbo. Bahan yang digunakan pada proses pemijahan yaitu hormon ovaprim, larutan fisiologis, dan akuades. PROSEDUR PENELITIAN Prosedur kerja pada penelitian ini terdapat beberapa tahap yaitu persiapan wadah pemeliharaan, pembuatan tepung kunyit, modifikasi pakan, pemeliharaan induk ikan lele dumbo, pemijahan, dan analisis data. Perlakuan induk P1 (Kontrol atau 0 gram kunyit/kg pakan dan 0 mg tiroksin/kg paka. P2 . gram kunyit/kg pakan dan 0,1 mg tiroksin/kg paka. (Rawung, 2. P3 . ,8 g kunyit/kg pakan dan 0 mg tiroksin/kg paka. (Dewi dkk. , 2. dan P4 . ,8 g kunyit/kg pakan dan 0,1 mg tiroksin/kg paka. Pembuatan tepung Kunyit Kunyit dicuci lalu dipotong kecil, kemudian dikering anginkan pada suhu ruang dan diblender hingga halus. Modifikasi pakan Pakan yang digunakan pada penelitian ini ialah pakan komersil berupa pellet yang dikombinasikan dengan tepung kunyit dan tiroksin sesuai dengan dosis perlakuan. Adapun cara pembuatan pakan yang akan dikombinasi dengan tepung kunyit dan tiroksin yaitu dengan cara mempersiapkan alat dan bahan terlebih dahulu . ellet, putih telur, tepung kunyit, hormon tiroksin, air, mixer, baskom dan timbangan digita. , perbandingan telur dengan pakan yaitu 1 butir telur per To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. 1 kg pakan. Putih telur terlebih dahulu dikocok dan ditambahkan dengan 100 ml air, kemudian ditambahkan tepung kunyit dan tiroksin sesuai dengan dosis perlakuan lalu dikocok hingga menyatu, setelah itu ditambahkan pakan pellet 1 kg lalu diaduk menggunakan mixer hingga merata, setelah itu dikering anginkan. Selama pemeliharaan induk, pakan yang diberikan yaitu pakan pellet yang telah dimodifikasi dengan penambahan tepung kunyit selama 2 . Selama pemeliharaan, akan selalu dimonitoring kondisi kesehatan induk ikan lele. Pemeliharaan indukan lele dumbo Induk ikan lele dumbo yang digunakan masih dara dengan ukuran 300 g. Wadah yang digunakan berupa kolam dengan ukuran diameter 3 m. Ikan di isi sebanyak 3 ekor dalam 1 kolam. Pakan diberikan sebanyak 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari dengan dosis 5% dari berat tubuh (Agus, 2. Sebelum dilakukan perlakuan, induk ikan lele dumbo terlebih dahulu diaklimatisasi selama seminggu dan diberi pakan pellet. Pemijahan Pasca pemeliharaan selama 2 . bulan dengan pemberian pakan yang mengandung tepung kunyit dan hormon tiroksin kemudian dilakukan pemijahan. Pemijahan dilakukan secara buatan dengan menggunakan hormon ovaprim. Dosis hormon ovaprim 0,5 ml/kg pada betina dan 0,3 ml/kg pada jantan (Agus, 2. Parameter Pengujian Adapun parameter pengujian yang akan diamati pada penelitian ini meliputi: Pertumbuhan Berat Mutlak Induk Ikan Lele Dumbo Pengukuran pertumbuhan berat mutlak dilakukan dengan menghitung selisih antara berat awal dan berat akhir, dengan menggunakan rumus yang dikemukakan Effendie . , yaitu: iW = Wt Ae Wo Keterangan : iW = Pertumbuhan berat mutlak . Wt = Berat ikan akhir . Wo = Berat ikan awal . Diameter telur Hasil histologi gonad dikuantifikasi dengan mengukur diameter oosit yang terbentuk pada Pengkuran diameter oosit pada preparat dilakukan dibawah mikroskop dengan pembesaran 10x yang dihubungkan dengan komputer. Ukuran diameter oosit yang semakin membesar mengidentifikasikan oosit pada tingkat yang lebih mature . Data diameter telur dari dihasilkan dengan menggunakan rumus sebagai berikut: ya = ycc y 0,025 ycoyco Keterangan: : Diameter telur . : Diameter telur yang diamati menggunakan mikroskop Fekunditas Fekunditas total dihitung dengan menggunakan metode gravimetric, telur yang dihasilkan dari indukan betina ikan lele diambil lalu ditimbang secara keseluruhan. Kemudian Sebagian telur diambil dan ditimbang menggunakan timbangan elektrik dan dihitung . hasil sampel telur kemudian dikalikan dengan berat total keseluruhan telur ikan lele. Perhitungan pendugaan jumlah telur berdasarkan rumus Bagenal . ycOyci ya=( )xN ycOyc : Fekunditas . umlah telur dalam satuan gonad/ika. : Bobot gonad . : Bobot sub sample . : Jumlah telur dalam sub sample To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Jumlah larva Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung jumlah larva ikan lele yaitu: y n Keterangan: : Jumlah total larva : Volume air total : Volume sampel air : Jumlah sampel larva Parameter Kualitas Air Pengukuran parameter kualitar air yang diamati pada penelitian ini adalah suhu, pH dan Untuk pengukuran suhu dan pH diamati setiap hari sedangkan untuk parameter amoniak diukur pada akhir penelitian. Suhu dan pH diukur dengan menggunakan water cheaker sedangkan amoniak diukur menggunakan saltwater master test kit. HASIL DAN PEMBAHASAN Bobot Induk Ikan Lele Dumbo Penambahan tepung kunyit dan hormon tiroksin pada pakan untuk meningkatkan performa reproduksi mengalami perbedaan bobot tubuh. Bobot tubuh induk ikan lele pada akhir penelitian dapat dilihat pada Gambar 1. Bobot Induk . Kontrol Tepung kunyit Tiroksin Tepung Kunyit & Tiroksin Perlakuan Gambar 1. Bobot Induk Ikan Lele Dengan Pemberian Tepung Kunyit dan Hormon Tiroksin Berdasarkan Gambar 1 menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit dan hormon tiroksin memberikan perbedaan pada setiap perlakuan. Dimana pada perlakuan kontrol . , tepung kunyit . , hormon tiroksin . , dan kombinasi antara tepung kunyit dan hormon tiroksin . Nilai bobot tertinggi terdapat pada perlakuan penambahan tepung kunyit dan hormon tiroksin pada pakan, dalam hal ini sesuai dengan pendapat Rawung . bahwa penggunaan tepung kunyit dan hormon tiroksin memiliki kemampuan dalam meningkatkan performa reproduksi. Kunyit memiliki kandungan kurkumin merupakan zat aktif utama yang memiliki aktivitas antioksidan yang efektif, mencegah kerusakan jaringan atau memperbaiki sel hati dan oviduk, meningkatkan nafsu makan dan telah terbukti melindungi fisiologis organ hati (Sumiati dan Ketut, 2. Prabowoet al. , . melaporkan bahwa pakan yang disuplementasi kunyit mampu meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng. Sehingga diduga kunyit dapat dijadikan sebagai bahan baku pakan Kunyit mengandung minyak atsiri, suskuiterpen, tumeron, protein, karbohidrat, lemak dan vitamin C serta garam-garam mineral seperti zat besi, fosfor dan magnesium (Asai dan Miyasawa. To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. Salah satu fungsi utama hormon tiroksin adalah meningkatkan jumlah dan aktivitas mitokondria, yang selanjutnya akan meningkatkan kecepatan pembentukan adenosin trifosfat (ATP) untuk energi seluler (Guyton dan Hall, 2. Pemberian T4 eksogen pada dosis optimal dapat membantu meningkatkan produksi vitelogenin. Hormon tiroksin berperan penting dalam proses metabolisme, perkembangan dan pertumbuhan jaringan. Di dalam tubuh hormon ini berperan untuk meningkatkan laju oksidasi komponen pakan dalam sel dan mengatur metabolisme secara keseluruhan (Affandi et al. , 2. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penambahan hormon tiroksin pada pakan dapat memacu pertumbuhan ikan air tawar. Seperti yang dilakukan oleh Pahlawan et al. , . , pemberian hormon tiroksin secara oral dapat memacu pertumbuhan dan kelulushidupan ikan platy koral (Xiphophorus maculatu. Selain itu penambahan hormon tiroksin juga dapat memacu pertumbuhan ikan air laut seperti yang dilakukan oleh Tantowi . , penambahan hormon tiroksin pada pakan menunjukkan pengaruh nyata terhadap ikan bawal bintang (Trachinotus bloch. Pertambahan bobot ikan dapat dipengaruhi oleh kandungan protein pakan, karena protein merupakan sumber energi yang digunakan oleh ikan. Peningkatan bobot badan ikan disebabkan oleh respon terhadap pakan dan pengaruh kandungan asam amino yang berkontribusi terhadap pertambahan bobot badan ikan. Hal ini karena pembentukan protein yang terdiri dari berbagai asam amino esensial dan non esensial, dan jumlah protein mempengaruhi pertumbuhan ikan dan meningkatkan berat badan ikan. Kadar protein dalam pakan dipengaruhi oleh kandungan energi non protein dari karbohidrat dan lemak (Mudjiman, 2. Fekunditas Ikan Lele Dumbo Fekunditas yang dihasilkan oleh induk ikan lele dumbo dari perlakuan pakan dengan penambahan tepung kunyit dan hormon tiroksin memiliki nilai fekunditas lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Nilai fekunditas ikan lele pada akhir penelitian dapat dilihat pada Gambar 2. Fekunditas (Buti. Kontrol Tepung Kunyit Tioksin Tepung Kunyit & Tiroksin Perlakuan Gambar 2. Fekunditas Ikan Lele dengan pemberian tepung kunyit dan hormon tiroksin Berdasarkan Gambar 2 menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit dan tiroksin memberikan perbedaan fekunditas ikan lele pada setiap perlakuan. Fekunditas yang diperoleh pada perlakuan kontrol . 493 buti. , tepung kunyit . 242 buti. , tiroksin . 648 buti. dan tepung kunyit dan tiroksin . 081 buti. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa perlakuan pemberian tepung kunyit dan tiroksin pada pakan memiliki nilai fekunditas yang berbeda, perlakuan dengan penambahan hormon tiroksin pada pakan memiliki nilai lebih tinggi hal ini diduga dengan bobot ikan lele dengan perlakuan tiroksin lebih tinggi maka jumlah fekunditas yang dihasilkan juga tinggi. Fekunditas sering dikaitkan dengan bobot ikan, karena bobot ikan lebih mendekati kondisi ikan dibandingkan dengan panjang tubuh ikan (Effendie, 1. Jika dibandingkan dengan perlakuan lain, kombinasi tepung kunyit dan hormon tiroksin dalam pakan ikan lele menghasilkan nilai fekunditas yang lebih To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. tinggi, hal ini disebabkan adanya pengaruh dari pemberian pakan kombinasi antara tepung kunyit dan tiroksin. interaksi antara kedua zat tersebut selama makan. Jumlah nutrisi dalam pakan, seperti lemak, protein, dan karbohidrat, juga dapat menyebabkan peningkatan fekunditas. Peningkatan jumlah fekunditas juga dapat disebabkan oleh kandungan nutrisi seperti lemak, protein dan karbohidrat yang terdapat pada pakan (Murtejo, 2. , sehingga perbedaan nilai fekunditas bisa terjadi karena masing-masing pakan mengandung protein dan lemak yang berbeda (Effendie. Kurkumin merupakan senyawa fenol yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan dapat melindungi hati (Anand et al. , 2008. Sharma et al. , 2. Hati berperan sebagai tempat berlangsungnya sintesis vitelogenin. Perlindungan pada organ hati dipercaya dapat meningkatkan aktivitas sintesis vitelogenin sehingga dapat memenuhi kebutuhan setiap oosit yang sedang berkembang. Penelitian yang dilakuakan oleh Dewi . , menjelaskan bahwa pemberian tepung kunyit dengan dosis 240 mg/100 g pakan dapat meningkatkan fekunditas pada ikan patin 81%. Pada penelitian ini nampak bahwa pemberian tiroksin mampu meningkatkan kandungan vitelogenin dalam telur dan meningkatkan jumlah telur walaupun masih lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan yang diberikan kurkumin. Kemampuan tersebut diduga oleh karena adanya aktivitas tiroksin yang meningkatkan perlindungan terhadap hati melalui mekanisme aktivitas antioksidan (Salami et al. Baskol et al. , 2. Hormon tiroksin (T. merupakan salah satu jenis hormon tiroid yang memiliki fungsi utama dalam meningkatkan jumlah aktivitas mitokondria, yang pada giliranya akan meningkatkan kecepatan pembentukan adenosin trifosfat (ATP) untuk menopang semua kebutuhan energi seluler selama pertumbuhan dan perkembangan embrio (Guyton and Hall, 2. Rawung . melaporkan bahwa induk ikan lele yang disuplementasi bersama dengan tiroksin mampu meningkatkan kelangsungan hidup pada larva. Diameter Telur Ikan Lele Dumbo Diameter telur yang dihasilkan induk ikan lele dumbo dari perlakuan pakan dengan penambahan tepung kunyit dan hormon tiroksin memiliki jumlah diameter telur lebih besar dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Diameter telur ikan lele pada akhir penelitian dapat dilihat pada Gambar 3. 0,044 0,043 Diameter Telur . 0,043 0,043 0,042 0,042 0,042 0,041 0,041 0,041 0,041 0,040 Kontrol Tepung Kunyit Tiroksin Tepung Kunyit & Tiroksin Perlakuan Gambar 3. Diameter Telur Ikan Lele dengan Pemberian Tepung Kunyit dan Hormon Tiroksin Berdasarkan Gambar 3 dapat dilihat bahwa dengan pemberian tepung kunyit dan tiroksin memberikan perbedaan diameter telur ikan lele pada setiap perlakuan. Dimana pada kontrol . ,041 m. , tepung kunyit . ,042 m. , tiroksin . ,041 m. dan tepung kunyit dan tiroksin . ,043 m. Diameter telur terbesar yang diukur pada penelitian ini adalah 0,043 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dibandingkan dengan perlakuan kontrol tanpa penambahan tepung kunyit To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. pada pakan, pemberian tepung kunyit pada pakan dapat mempengaruhi ukuran diameter telur ikan lele dumbo (C. Diduga bahwa diameter telur yang lebih besar ini mengandung lebih banyak vitelogenin, yang akan memberikan nutrisi dan energi yang cukup untuk memaksimalkan pembuahan dan penetasan telur lele, hal ini diduga peranan kurkumin dalam meningkatkan kinerja hati yang memicu peningkatan vitelogenin pada telur yang memberikan kandungan nutrisi pada telur sehingga ukuran telur lebih besar (Rawung, 2. Komponen biokimiawi telur ikan terdiri dari protein, karbohidrat, lipid dan mineral, dengan konsentrasi protein paling tinggi diantara komposisi biokimiawi telur (Akarte dan Mudgal, 2. Kelompok perlakuan yang disuplementasi kurkumin cenderung memiliki kadar vitelogenin dalam telurnya yang lebih besar dibandingkan kelompok perlakuan yang tidak disuplemenntasi kurkumin. Kandungan vitelogenin telur hasil pemijahan yang cenderung lebih tinggi pada kelompok perlakuan yang diberikan kurkumin dan tiroksin menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sehingga nilai derajat pembuahan dan penetasan dari kelompok perlakuan tersebut cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Ukuran telur yang lebih besar ini memiliki kandungan vitelogenin yang lebih banyak sehingga menyediakan nutrisi dan energi yang cukup untuk selanjutnya mengoptimalkan proses embriogenesis ikan lele. Hal yang sama juga ditunjukkan oleh Sunarma . pada induk ikan lele C. gariepinus yang diberi pakan berprotein 45% menghasilkan tingkat pembuahan dan penetasan telur yang tinggi. Jumlah Larva Ikan Lele Dumbo Jumlah larva ikan lele dumbo yang dihasilkan dari pakan dengan pemberian tepung kunyit dan hormon tiroksin lebih banyak di bandingkan dengan perlakuan lainnya, dapat dilihat pada Gambar Jumlah Larva (Individ. Kontrol Tepung Kunyit Tiroksin Tepung Kunyit & Tiroksin Perlakuan Gambar 4. Jumlah Larva Ikan Lele Dumbo Berdasarkan Gambar 4 dapat dilihat bahwa dengan pemberian tepung kunyit dan tiroksin memberikan perbedaan jumlah larva ikan lele pada setiap perlakuan. Dimana pada kontrol . , tepung kunyit . 320 individ. , tiroksin . 503 individ. dan tepung kunyit dan tiroksin . 485 individ. Nilai jumlah larva yang hidup tertinggi terdapat pada perlakuan kombinasi penambahan tepung kunyit dan hormon tiroksin, hal ini disebabkan juga karena ukuran induk ikan lele setelah pemeliharan lebih besar dibandingkan dengan perlakuan lainnya maka jumlah larva yang dihasilkan juga tinggi. Pada perlakuan kontrol, tepung kunyit dan hormon tiroksin jumlah larva lebih sedikit dikarenakan ukuran induk yang lebih kecil dibandingkan dengan perlakuan kombinasi tepung kunyit dan hormon tiroksin. Hal ini dapat disebabkan karena konsentrasi vitellogenin pada telur kelompok yang tidak disuplementasi kurkumin cenderung lebih tinggi jika dikaitkan dengan energi yang tersedia selama embriogenesis hingga penetasan. Kunyit memiliki sifat hepatoprotektif To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. yang membantu mencegah dan mengobati kerusakan hati. Hati merupakan organ tempat mensintesis vitelogenin yang distimulasi oleh estradiol untuk dideposisi oleh oosit. Sehingga jika kondisi hati sehat maka produksi vitelogenin dapat maksimal untuk perkembangan oosit yang nantinya akan menghasilkan jumlah persentase telur yang tinggi dan jumlah larva yang hidup juga akan tinggi. Setelah terjadi fertilisasi, maka akan terjadi serangkaian proses embriogenesis di dalam sel telur. Proses embriogenesis ini terus berlangsung sampai telur tersebut menetas, selama perkembangan embrio dalam telur. Kuning telur yang terdiri dari protein, karbohidrat, lipid, dan mineral, digunakan sebagai energi selama pertumbuhan dan perkembangan embrio (Dayal et , 2. Rendahnya nilai jumlah larva ikan lele pada perlakuan kontrol diduga karena adanya jarak antara pemanfaatan pakan endogen dengan pakan eksogen sehingga mudah terjadi kematian pada larva. Hal tersebut didukung dengan volume kuning telur yang mengalami penyusutan dengan cepat sehing dibutuhkan energi yang berasal dari pakan eksogen untuk kelangsungan hidup larva ikan lele yang berasal dari induk yang disuplementasikan kurkumin dan tiroksin yang memiliki ketahanan hidup . yang lebih baik diawal kehidupannya (Rawung, 2. Hormon tiroksin berperan penting dalam proses metabolisme, perkembangan dan pertumbuhan jaringan. Di dalam tubuh hormon ini berfungsi meningkatkan laju oksidasi bahan pakan di dalam sel dan melakukan kontrol metabolisme secara keseluruhan (Affandi et al. , 2. Kualitas Air Parameter kualitas air yang diamati pada penelitian ini yaitu suhu, pH dan amonia. Kualitas air didefinisikan sebagai kemampuan suatu badan air untuk mempertahankan kehidupan akuatik dan pertumbuhannya, dengan nilai yang berada dalam kisaran tertentu (Safitri, 2. Kualitas air sangat penting diperhatikan dalam proses budidaya ikan karena dapat meningkatkan kerentanan atau mencegah ikan terserang penyakit. Tabel 1. Parameter kualitas air yang diamati pada media pemeliharaan Parameter Suhu (C) Amoniak . Nilai Kisaran Kualitas Air 27 Ae 29 6Ae8 Berdasarkan hasil penelitian parameter kualitas air yaitu suhu dan pH yang dilakukan setiap hari, pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa suhu pada setiap perlakuan berkisar antara 27-29 C, seperti yang dijelaskan oleh Cahyono . bahwa suhu air yang optimal bagi ikan lele adalah 24-30 EE. Budiardi et al. , . berpendapat bahwa untuk kesuksesan pemijahan dan penetasan telur sebaiknya penyediaan air harus bersuhu 27-30 C. Pada penelitian ini juga kisaran suhu masih mencukupi persyaratan dalam proses pemijahan ikan lele dengan nilai pengukuran pada setiap perlakuan berkisar antara 25-29 EE. Sedangkan nilai pH setiap perlakuan berkisar 6-8 kisaran, pH tersebut masih dalam kisaran yang optimal bagi kelangsungan hidup ikan lele, hal ini sesuai dengan pernyataan Barus . nilai pH yang ideal bagi kehidupan organisme air pada umumnya terdapat antara 6,5-9. pH yang baik untuk ikan lele adalah 6-8, pH yang kurang dari 5 sangat buruk bagi ikan lele karena bisa menyebabkan pengumpulan lendir pada insang. Sedangkan pada pH 9 keatas akan menyebabkan berkurangnya nafsu makan ikan lele (Himawan, 2. Hasil pengukuran amoniak pada setiap perlakuan berkisar 0,8 . , nilai kisaran amoniak dari hasil pengamatan masih memenuhi kisaran yang layak untuk pemeliharaan ikan lele dumbo yaitu kurang dari 1 mg/l (Mahyudin, 2. Amoniak merupakan hasil akhir metabolisme protein dan dalam bentuknya tidak terionisasi dan merupakan racun bagi ikan, sumber amoniak di perairan dipengaruhi oleh adanya proses pemecahan nitrogen organik dan anorganik yang terdapat di dalam tanah dan air yang berasal dari dekomposisi bahan organik termasuk diantaranya hasil ekskresi biota . dan sisa pakan yang tidak termakan (Efendi, 2. KESIMPULAN Hasil penelitian dapat disimpulkan dengan penggunaan tepung kunyit dan hormon tiroksin pada pakan yang diberikan untuk induk ikan lele dumbo (C. dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas telur yang dihasilkan dan meningkatkan kuantitas larva ikan lele. To Cite this Paper: Awaludin. Santi. Maulianawati. Peningkatkan Jumlah Telur Dan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Melalui Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma domestik. dan Hormon Tiroksin pada Pakan Induk. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 14 . : 54-65. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI http://dx. org/10. 35316/jsapi. DAFTAR PUSTAKA Affandi. R, dan U. Tang. Fisiologi Hewan Air. UNRI Press. Riau. 217 p. Akarte. Mudgal. Biochemical composition of fish eggs from local water reservoirs around Amravati Amri. dan Khairuman. Buku Pintar Budidaya 15 Ikan Konsumsi. Agromedia. Jakarta Amalia R. Subandiyono & A Endang. Pengaruh Penggunaan Papain Terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan dan Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias gariepinu. Journal of Aquaculture Management and Technology 2 . : 136-143. Anand. Sundaram. Jhurani. Kunnumakkara. Aggarwal. Curcumin and cancer: An Auold-ageAy disease with and Auage-oldAy solution. Cancer letters, 267, 133-164. Arfandi. Agus. Percepatan Perkembangan Gonad Induk Betina Ikan Gurami (Osphronemeus gouram. Dengan Pemberian Pakan Kombinasi Ekstrak Daun Katuk Dan Tepung Kunyit. Tesis . idak dipublikas. Program Studi Akuakultur Universitas Borneo Tarakan. Tarakan Asai A. Miyasawa T. Dietary curcuminoids prevent high fat diet induced lipid accumulation in rat liver and epididymal adipose tissue. The Journal of Nutrition, 131. : 2932-2935. Astawan. Made. Sehat dengan hidangan hewani. Jakarta: Penebar Swadaya. Bagenal. Aspect of Fecundity in: Ecology of Freshwater Fish Production. Blacwell Scientific Publication. Oxford. Barus. Pengantar Limnology. Universitaa Sumatra Utara. Medan Baskol. Atmaca. Tanriverdi. Baskol. Kocer. Bayram. Oxidative stress and enzymatic antioxidant status in patients with hypothyroidism before and after Experimental and Clinical Endocrinology & Diabetes 115. :522-526. Budiardi. Effendi. Efesiensi Pemanfaatan Kuning Telur Embrio Dan Larva Ikan Maanvis (Pterophyllum scalar. Pada Suhu Inkubasi Yang Berbeda. Jurnal Akuakultur Indonesia, 4 . : 57-61 Brown. CL. Elisabeth. CU. Weimin. Shannon BB,. Michelle. Maternal thyroid and glucocorticoid hormone interacion in larva fish develoment, and their application in Rev Fish Sci Aquac. : 207-220. Cahyono. Budidaya Lele dan Betutu (Ikan Langka Bernilai Tingg. Pustaka Mina.