e-ISSN: 2988-3660 SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA Volume 1, No 2, Juni 2023 DOI: http://doi.org/10.32832/jpmuj.v1i2 pp: 64-70 PERENCANAAN BANGUNAN MCK UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT DI KAMPUNG SETU TONGGOH Rizky Aulia Rahmah, Rulhendri Rulhendri Universitas Ibn Khaldun Bogor, INDONESIA E-mail: rizkyaulia@gmail.com Submited: 01 Juli, 2023 | Revision: 23 Juli 2023 | Accepted: 30 Juli 2023 |Published: 31 Juli 2023 Abstract MCK is one of the public facilities which are usually shared by several families to bathe, wash and defecate in a settlement which can be judges as a location with a fairly dense population and low economic. One of villages in Bogor Regency still uses MCK because it doesn’t have a private toilet in each house. The number of people who use the MCK is 25 people. The MCK used by the community is still not suitable for use, so that they are more flexible and comfortable when used, we plan to repair the MCK. For the sake of creating a suitable bathroom for use and realizing MCK that there are no proper repair facilities. This research contains that the availability of a new MCK design can help the community rebuild the MCK. Hopefully this MCK planning can be realized because with proper planning it can minimize bathroom problems faced by the community. Keywords: MCK planning, environmental degradation. Abstrak MCK adalah salah satu sarana fasilitas umum yang biasa dipakai bersama oleh beberapa keluarga untuk mandi, mencuci dan buang air di suatu permukiman yang bisa dinilai merupakan lokasi berpenduduk yang lumayan padat dan keadaan ekonomi yang rendah. Salah satu kampung di Kabupaten Bogor masih menggunakan MCK karena belum mempunyai WC pribadi di masing-masing rumah. Jumlah masyarakat yang memakai MCK tersebut berjumlah 25 jiwa. MCK yang dipakai oleh masyarakat masih kurang layak untuk dipakai, agar mereka lebih leluasa dan nyaman saat digunakan, kami rencanakan perbaikan MCK. Demi menciptakan kamar mandi layak pakai dan mewujudkan MCK yang belum ada fasilitas perbaikan sebagaimana semestinya. Penelitian ini mengandung bahwa dengan tersedianya perancangan MCK yang baru dapat membantu masyarakat membangun kembali MCK tersebut. Mudah-mudahan dapat terealisasikan perencanaan MCK ini karena dengan adanya perencanaan yang tepat dapat meminimalkan masalah kamar mandi yang dihadapi oleh masyarakat. 64 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/JPMUJ: SINKRON Rizky Aulia Rahmah, Rulhendri Rulhendri Perencanaan Bangunan Mck Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Kampung Setu Tonggoh Kata kunci: Perencanaan MCK, degradasi lingkungan, PENDAHULUAN Masyarakat Indonesia pedesaan ternyata masih banyak yang masih menggunakan toilet umum sebagai kebutuhan sehari hari, biasanya baiasa toilet umum seperti MCK. Mandi cuci kakus (MCK) merupakan sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kepentingan mandi, mencuci, kakus dan biasanya MCK ada di suatu daerah tertentu yang tingkat ekonomi nya rendah. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Kakus yang artinya tempat untuk buang air, baik itu air besar atau air kecil. Kakus biasa disebut dengan toilet. Masyarakat ekonomi rendah masih banyak yang belum mempunyai toilet pribadi sehingga MCK menjadi agenda pembangunan pemerintah. Salah satu fasilitas yang harus ada di ruang publik adalah toilet umum, karena toilet umum sangat penting bagi kebutuhan manusia. Akan tetapi, kebersihan yang kurang diperhatikan dan keadaan toilet yang masih jauh dari kata nyaman. Mayoritas publik menilai toilet umum yang masih belum memadai. Sedangkan masyarakat kurang adanya kesadaran kebersihan lingkungan sehingga MCK menjadi sarang penyakit yang dapat menular lewat toilet umum yang kotor, contoh penyakit yang sering terjadi akibat toilet kotor yaitu penyakit hepatitis. Fasilitas sanitasi yang sesuai dengan standar masih menjadi persoalan di Indonesia. Arahan kesehatan yang disarankan bertujuan untuk menumbuhkan rasa kesadaran terhadap lingkungan, kemampuan hidup sehat dan kemauan setiap orang untuk hidup sehat agar terwujud standar kesehatan masyarakat yang semestinya, sebagai pembangunan investasi SDM yang produktif secara ekonomi dan sosial. Kampung Setu Tonggoh merupakan kampung yang terletak di Desa Leuwimekar, Kecamatan Bogor Barat, Kabupaten Bogor. Masyarakat setempat umumnya tidak mempunyai kamar mandi sendiri sehingga hanya mengandalkan MCK yang terdapat di salah satu lahan yang dimiliki warga dan sungai. MCK ini sudah dibangun sejak 3 tahun terakhir oleh 20 jiwa. Namun di MCK tersebut masih terbuat dari bambu dan terpal sehingga banyak lumut yang membuat kamar mandi terlihat kotor dan banyak nyamuk membuat MCK tersebut terlihat tidak nyaman. Penjelasan diatas kita dapatkan rumusan masalah kemudian dapat kita beri ide atau gagasan untuk memecahkan permasalahan tersebut, yaitu akan merencanakan bangunan MCK agar layak pakai dan tidak menjadi sarang penyakit. METODE PELAKSANAAN 65 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/JPMUJ: SINKRON Rizky Aulia Rahmah, Rulhendri Rulhendri Perencanaan Bangunan Mck Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Kampung Setu Tonggoh Gambaran Umum Penelitian ini disusun menggunakan metode perencanaan yang memperkirakan perbaikan apa saja yang dibutuhkan dalam perencanaan MCK. Penelitian ini membahas dari awal hasil survey ke lokasi dan mencari apa saja permasalahan yang terdapat di sekitar daerah tersebut. Dan memperkirakan apa saja perbaikan yang dibutuhkan untuk merencanakan MCK ini, agar tujuan penelitian ini tercapai dibutuhkan sebuah metode penelitian dari perumusan masalah hingga penarikan kesimpulan. Kerangka Penelitian Kerangka ini disusun untuk memudahkan melaksanaan penelitian sampai hasil akhir. Adanya kerangka penelitian bisa meminimalisir kesalahan sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Berikut merupakan kerangka penelitian yang digunakan dan gambar peta lokasi: Perumusan Masalah Perencanaan Membuat MCK Luaran Laporan dan Artikel Kegiatan Kesimpulan Kesimpulan dan saran-saran Gambar 1. Bagan Alir Penelitian 66 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/JPMUJ: SINKRON Rizky Aulia Rahmah, Rulhendri Rulhendri Perencanaan Bangunan Mck Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Kampung Setu Tonggoh Gambar 2. Peta Lokasi Penelitian Kp. Setu Tonggoh RT03/RW05 Desa Leuwimekar Kecamatan Leuwiliang Lokasi MCK berdekatan dengan rumah penduduk sekitar dan akses lokasi bukan daerah yang rawan bencana. Kebutuhan MCK dan bagian sanitasi dihitung sesuai dengan masyarakat yang belum mempunyai kamar mandi sendiri. Desain terdiri dari satu kakus dan satu tempat cuci. Luas bangunan utama MCK adalah 6m2. Dalam perencanaan ini material yang digunakan disesuaikan oleh kemudahan pelaksanaan dan disesuaikan dengan anggaran yang ada, dengan cara mengambil bahan bangunan daerah setempat. Pondasi dengan bahan batu kali dan kolom-balok yang menggunakan bahan hebel dengan ukuran panjang 60cm, lebar 20cm dan tebal10 cm. Hebel digunakan sebagai dinding bangunan MCK dan bak mandi. Kayu menjadi bahan bagian dari rangka atap dan asbes digunakan sebagai bagian penutup. Gambar 2 menampilkan gambar bagian-bagian dari MCK. 67 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/JPMUJ: SINKRON Rizky Aulia Rahmah, Rulhendri Rulhendri Perencanaan Bangunan Mck Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Kampung Setu Tonggoh Gambar 3. Gambar Bagian-Bagian MCK Jaringan Sanitasi akan dibuat dengan perhitungan kuantitas air yang disesuaikan untuk kesatuan MCK, yaitu: 15 liter/orang/hari untuk cuci, 20 liter/orang/hari untuk mandi, 10 liter/orang/hari untuk kakus. Pipa air hujan dan pipa air tanah mendapatkan air hujan dari bagian sistem plambing. Sistem plumbing penyediaan air bersih berasal dari toren disamping MCK, pipa yang akan dipasang berguna untuk sirkulasi udara ke seluruh bagian dari sistem pembuangan dan mencegah terjadinya kerja sifon. Di bagian septitank akan dibuat sumur resapan dan bagian air pembuangan kloset akan diarahkan langsung ke septitank. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Kondisi Lingkungan dan Kebersihan Lokasi Kampung Setu Tonggoh mempertahankan 50% lahanya untuk berkebun dan 50% sisa lahan digunakan sebagai daerah pemukiman, bagian lahan pemukiman cukup padat karena rumah warga yang sangat berdekatan dan ukuran ruman sekitar 20-50m2. Akses jalan warga hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua saja karena ukuran gang hanya berukuran 11,5meter saja. Kemiringa lahan sampai 50º membutuhkan pengaliran sistem drainase agar tidak ada genangan sehingga mengganggu akses kendaraan. Karena keadaan warga yang padat sehingga menggunakan sungai sebagai pembuangan akhir. Perilaku buruk yang dilakukan oleh warga yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan akhir perlu 68 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/JPMUJ: SINKRON Rizky Aulia Rahmah, Rulhendri Rulhendri Perencanaan Bangunan Mck Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Kampung Setu Tonggoh ada teguran, akibatnya sungai mulai tercemar karena limbah yang dihasilkan oleh masyarakat itu sendiri. Analisis MCK untuk memperbaiki Cultural Heritage Kondisi MCK yang berada di pemukiman warga kurang diperhatikan dan perlu mendapatkan perawatan yang baik agar terhindar dari berbagai penyakit. Harus ada waktu dan sosialisasi kepada warga setempat agar memperbaiki sikap warga yang masih menggunakan sungai sebagai pembuangan akhir. Warga yang kurang mampu salah satu hal yang memicu ketidakmampuan untuk membangun MCK pribadi sehingga warga beralih ke sungai dan mata air. KESIMPULAN Hasil penelitian ini adalah membuat program Perencanaan MCK di Kampung Setu Tonggoh Desa Leuwimekar yang dimana program ini dapat membantu masyarakat setempat. Adanya perancangan bangunan meningkatkan warga setempat untuk melakukan perbaikan MCK dan mengurangi limbah sungai agar tidak semakin tercemar. Pengarahan kepada warga akan pentingnya kebersihan lingkungan, agar selalu menjaga MCK agar tetap selalu bersih dengan menyertakan masyarakat setempat salah satunya membersihkan MCK setelah digunakan dan tidak menggunakan sungai sebagai pembuangan akhir agar sungai tidak semakin tercemar. Demikianlah yang dapat penulis paparkan di penelitian ini, penulis mengucapkan terimakasih, terima kasih juga penulis sampaikan kepada pihak yang terlibat dalam penelitian ini yang tidak dapat penulis sebutkan semua. Masih banyak kekurangan dalam tulisan ini, penulis menyadari masih banyak kurangnya dan masih belum bisa dibilang sempurna, oleh karena itu penulis menerima kritik yang membangun dan saran sangat diharapkan agar penelitian ini baik kedepanya. DAFTAR PUSTAKA Miller, G.T., Spoolman, S.E. 2012. Living in The Environment. Brooks/Cole. USA. Heston, Y.P. dan Ayuningtyas, Y.R. 2007. Water and Sanitation Technology Citizen Needs Assessment in Kolorai Island. IOP Science. 152. DOI: 10.1088/17551315/152/1/012007. Pratminingsih, S.A., Rudatin, C.L., T.Rimenta. 2014. Role of Motivation and Destination Image in Predicting Tourist Revisit Intenstion: A Case of bandungIndonesia. International Journal of Innovation, Management and Technology. 5(1). 19-24. Standar Nasional Indonesia (SNI). 2002. Tata Cara Perencanaan Bangunan MCK Umum. SNI 03-2399-2002. ICS 27.180. Badan Standardisasi Nasional. 69 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/JPMUJ: SINKRON Rizky Aulia Rahmah, Rulhendri Rulhendri Perencanaan Bangunan Mck Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Kampung Setu Tonggoh Wirawan, P., Razak, A., Dewata, I. 2017. Hubungan Pendidikan, Penghasilan, Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dengan Pemanfaatan MCK Komunal. Promotif Jurnal Kesehatan Masyarakat. 7(2). 135-145. ISSN 2503-1139. Website, https://jurnal.pnj.ac.id/index.php/mak/article/view/1979/1085 70 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/JPMUJ: SINKRON