Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 EVALUASI STRATEGI PENERAPAN PENDIDIKAN MORAL DI MSI AL AMIN MATARAM Wiwien Kurniawati. Wayan Tamba Fakultas Ilmu Pendidikan. IKIP Mataram wiwienkurniawati@ikipmataram. id, wayantamba@ikipmataram. ABSTRAK Penelitian evaluatif ini dilakukan karena pentingnya menanamkan pendidikan moral sejak dini pada diri peserta didik. Dalam proses kegiatan belajar mengajar maupun diluar kelas pendidikan karakter perlu untuk di tanamkan karena untuk mengetahui dan mengerti mana hal yang baik untuk dilakukan dan mana hal yang tidak baik atau tidak boleh dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi penanaman pendidikan karakter MSI Al Amin Mataram. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, bahwa strategi penerapan pendidikan moral di MIS Al Amin melalui : 1. Program pengembangan diri meliputi kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan kepala sekolah dan guru dalam mendukung pelaksanaan pendidikan moral. Pengintegrasian dalam mata pelajaran atau pengembangan proses pembelajaran dilakukan guru dengan cara mengaitkan pendidikan moral dengan materi mata pelajaran. Pengembangan Luar sekolah dengan kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka. Berhitung Membaca dan Menulis untuk kelas 1, drumband, tahfidz, dan TIK serta mengadakan perkemahan bagi siswa kelas IV dan V setiap satu tahun sekali. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa pendidikan moral di MIS Al Amin sudah termasuk baik. Kata Kunci: Evaluasi. Pendidikan Moral siswa secara aktif mengembangkan potensi PENDAHULUAN Sejak lahir anak-anak memiliki banyak dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual potensi dan harapan untuk berhasil di dalam keagamaan, pengendalian diri, kepribadian. Pendidikanlah yang menjadi kecerdasan, ahklak mulia, serta keterampilan jembatan penghubung anak dengan masa yang diperlukan dirinya dan masyarakat Dilihat dari masa depan anak juga untuk bangsa dan Negara. Pentingnya suatu pendidikan moral di Keberhasilan ataupun kegagalan tanggung jawab orang tua terhadap anaknya akan dilakukan dan mana hal yang tidak baik atau menyaksikan kehidupan anaknya dewasa tidak boleh dilakukan. Guru merupakan sosok penting dalam pendidikan moral. Pendidikan dasar sebagai upaya untuk Tidak hanya cara menyampaikan nilai moral mewujudkan suasana belajar dan proses kegiatan pembelajaran dengan tujuan agar bagaimana sosok guru bisa menjadi contoh. Halaman | 32 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Peserta didik akan lebih jelas jika diberikan sekolah yang memiliki kepedulian yang contoh perilaku. Untuk tingkatan sekolah dasar guru memang menjadi sosok yang muslim yang berkualitas, maka MSI Al terpandang dan inilah pentingnya pendidikan Amin Mataram memiliki komitmen untuk Bermoral dalam artian tingkah laku, dapat memaksimalkan 3 potensi yang ada tutur kata, dan perbuatannya. dalam diri setiap anak didik, yaitu potensi Pendidik meupakan suatu penanggung jasmani, rohani, dan akal. jawab pendidikan. Peran utama pendidik Strategi penerapan pendidikan moral adalah sebagai model dan petunjuk arah merupakan upaya yang dilakukan untuk Pendidik menumbuhkan sikap, tingkah laku dan budi mempunyai peran penting dalam membentuk pekerti anak. Indikator keberhasilan strategi moral peserta didik. Tetapi pendidikan ini akan terlihat dari pergaulan anak sehari- Adapun strategi penerapan pendidikan peningkatan kemampuan, keterampilan, dan pembiasaan diri, peraturan dan tata tertib. Sehingga pembelajaran lebih mengutamakan proses aktivitas dan hobi. Akibatnya Konsep dasar dari sekolah MSI Al Amin Mataram mengimplementasikan konsep pendidikan Islam perilaku peserta didik yang kurang sopan dan Sunnah. Konsep operasional MSI Al Amin tidak menghormati orang yang lebih tua atau Mataram merupakan akumulasi dari proses Oleh karena itu. Diperlukan metode pembudayaan, pewarisan dan pengembangan penanaman moral yang terintegrasi dalam ajaran agama islam, budaya dan peradaban setiap mata pelajaran di sekolah dasar. islam dari generasi ke generasi. Melalui penanaman moral yang terintegrasi AlAoQuran memprihatikan, hal ini dibuktikan dengan Menurut Elis Ratnawulan dalam setiap mata pelajaran diharapkan Rusdiana . 5: . , mengemukakan bahwa mampu meminimalisir fenomena kekerasan evaluasi adalah berbagai aspek kehidupan di kalangan peserta didik. manusia sehari-hari. Tanpa disadari evaluasi MSI Amin Mataram, sering dilakukan, baik untuk diri sendiri, sekolah swasta Islam yang memiliki visi orang lain maupun kegiatan social lainnya. melahirkan siswa yang berjiwa pemimpim. Hal ini dapat dilihat dari hal yang sederhana, cerdas, dan berakhlak mulia. Sebagai sebuah misalnya bercermin merupakan evaluasi Halaman | 33 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 pada penampilan fisik. Jadi evaluasi adalah berkaitan dengan nilai, norma dan tata aturan suatu cara untuk meningkatkan hasil dari yang berakar pada pengendalian dari dalam diri sendiri . elf contro. Sedangkan kata moral sendiri berasal dari kata AumoresAy mendapatkan hasil yang lebih baik. Pendidikan berasal dari kata AudidikAy yang artinya bina, mendapat awalan AupenAy dalam bahasa latin yang berarti tata cara dalam kehidupan, adat istiadat, kebiasaan. dan akhir AuanAy, yang maknanya sifat dari Strategi adalah aksi potensial yang perbuatan membina atau melatih, atau membutuhkan keputusan manajemen puncak mengajar dan mendidik itu sendiri. Waini dan sumber daya perusahaan dalam jumlah Rasyidin . 4: . Oleh karena itu yang besar. Menurut David . 2: . pendidikan merupakan pembinaan, pelatihan. Sedangkan menurut Cahyononim dalam J. pengajaran dan semua hal yang merupakan Badudu dan Sultan Mohammad Zain . penerapan adalah hal, cara atau hasil. meningkatkan kecerdasan dan keterampilan. Strategi pendidikan sikap moral adalah Pendidikan ialah rangkaian kegiatan pendekatan atau upaya yang dilakukan untuk dan upaya memengaruhi melalui pertemuan menumbuh-kembangkan, tingkah laku dan antara manusia dewasa . ang bertanggung budi pekerti anak. Indicator keberhasilan jawab/selaku pendidi. dan anak yang belum strategi ini akan terlihat dari pergaulan anak dewasa . nak didi. , diamana yang pertama sehari-hari. membantu anak didik dalam usaha yang penerapan pendidikan moral perlu adanya terakhir itu untuk mencapai kedewasaan program dan kebijakan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan sasaran apa yang ingin kemungkinan-kemungkinan Untuk dunia bersama . ada konteks sosio cultura. pendidikan telah memiliki hal tersebut dan kedewasaannya dan kemandiriannya kearah sudah diterapkan di lingkungan keluarga, kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. sekolah dan lingkungan masyarakat. Dalam Menurut Sudarsono . 0: . Moral salahnya suatu tindakan manusia sebagai Pemerintah hal ini adalah pembinaan moral anak kearah yang lebih baik. METODE PENELITIAN manusia, bukan untuk mengukur betul Sesuai dengan tujuan penelitian, jenis salahnya tindakan manusia yang berkaitan penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian dengan kecakapan atau keterampilannya Penelitian evaluasi Mohammad Nazir . 3: . kegiatan penelitian untuk Moral mengumpulkan data, menyajikan informasi Halaman | 34 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 yang akurat dan objektif mengenai Evaluasi dalam penelitian ini antara lain. Strategi Penerapan Pendidikan Moral MSI Al Kegiatan pembelajaran baik di dalam Amin. Berdasarkan akurasi dan objektivitas maupun luar kelas. Kegiatan rutin di informasi yang diperoleh selanjutnya dapat menentukan nilai atau tingkat keberhasilan strategi yang diterapkan dalam penerapan pendidikan moral, sehingga bermanfaat untuk yang dihadapi mempertimbangkan apakah strategi tersebut . Kegiatan . Keteladanan dari guru. Pengkondisian fisik maupun non fisik. Interaksi antar siswa dan guru, siswa dan kepala sekolah, serta siswa dan warga sekolah yang lain . isalnya karyawan sekola. perlu dilanjutkan atau dimodifikasi. Sumber data dalam penelitian ini Teknik keabsahan data adalah suatu dibagi menjadi dua, yaitu sumber data teknik yang digunakan untuk membuktikan primer dan sumber data skunder. Sumber apakah penelitian tersebut benar-benar data primer dalam penelitian ini adalah semua jenis buku yang digunakan sebagai menetapkan keabsahan . sumber untuk melengkapi keperluan bahan data yang diperlukan teknik pemeriksaan. dan informasi dalam penelitian ini. Data Pelaksanaan teknik pemeriksaan didasarkan skunder merupakan data yang berhubungan pada sejumlah kriteria tertentu. Ada empat dengan penelitian yang dilakukan. Sumber kriteria yang digunakan yaitu derajat- data skunder dalam penelitian ini adalah data berupa artikel dan tulisan yang . , terdapat dari media internet . Adapun teknik-teknik . , pelaksanaan dalam keabsahan data yaitu Pada dengan menggunakan Triangulasi. antara lain: observasi, wawancara dan HASIL Peneliti melakukan observasi PEMBAHASAN secara langsung di MSI Al Amin. Dari Program Pengembangan Diri Untuk PENELITIAN DAN Kegiatan Rutin Sekolah secara langsung. Peneliti melihat dan MIS Al Amin dalam mengamati sendiri kemudian mencatat penanaman moral siswa adalah tadarus peristiwa yang terjadi. Objek observasi Jus 30, murojain. QurAoan murni, sholat Kegiatan Halaman | 35 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 duha dan sholat zuhur berjamaah. melakukan tindakan kurang sopan atau Berdasarkan hasil observasi selama perilaku yang tidak baik. Selain guru, pengamatan diperoleh hasil bahwa para siswa juga sering mengingatkan sesama teman agar tidak melakukan tersebut mulai pagi sebelum pelajaran dimulai dari kelas I sampai kelas VI. perbuatan yang kurang sopan. Keteladanan Tadarus juz 30 dimulai setiap pukul Bentuk keteladanan kepala sekolah dan 15 WITA kemudian dilanjutkan guru kepada peserta didik sebagai dengan Murojain, membaca QurAoan berikut: Kepala sekolah dan guru Murni dan yang terakhir sebelum selalu datang ke sekolah tepat waktu, masuk kelas melaksanakan sholat duha bahkan kepala sekolah sering datang berdoAoa. Siswa yang datang 30 WITA terlambat menunggu di luar kelas kegiatan selesai. Kemudian seharusnya adalah 07. 00 WITA. Guru pun selalu datang ke sekolah kurang masuk tapi berdoa sendiri di depan dari pukul 06. 45 WITA. Guru dan Untuk sanksi yang bersifat mendidik. Sanksi itu misalnya diminta untuk sholat dhuha di mushola sekolah, menghafal membuang sampah pada tempatnya surat pendek, membuang sampah, dsb. mengucapkan salam saat memasuki Kegiatan Spontan Guru membantu dan memberi contoh pada tersebut tertulis upaya yang dilakukan siswa kelas I bagaimana mengerjakan guru dalam menyikapi siswa yang tugas piket. Guru dan kepala sekolah berperilaku kurang baik atau tidak senantiasa menjalin keakraban dengan Berdasarkan hasil wawancara, para siswa. Pengintegrasian dapat diperoleh hasil bahwa kegiatan Mata Pelajaran spontan yang dilakukan guru adalah Pengintegrasian strategi penerapan dengan memberi teguran, nasihat dan pelajaran dilakukan guru dengan Guru Moral Halaman | 36 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 cara mengintegrasikan nilai Ae nilai bertujuan untuk membelajarkan yang berkaitan dengan moral dalam Pengintegrasian nilai moral dalam materi pembelajaran terutama dalam Guru pada aturan bersama. Sekolah Sekolah senantiasa memberikan nasihat dan mengadakan kegiatan- kegiatan himbauan yang berkaitan dengan dalam rangka pendidikan moral. moral kepada siswa. Nasihat moral Setiap kali melakukan upacara bendera di sekolah, pembina upacara selalu menyampaikan Kegiatan seperti Tahfiz menghargai barang milik orang lain, s o r e yang diadakan tiap hari dan berbuat jujur. Pengembangan Proses pesan-pesan kerja sama antara sekolah dan Pembelajaran orangtua serta penyuluhan terkait Kelas cara-cara Sekolah, khususnya guru sudah Pertemuan diadakan sekolah sebagai media pembelajaran di kelas dalam komunikasi timbal balik antara sekolah dan wali murid. Selain itu setiap satu tahun sekali. Pembelajaran dikembangkan guru antara lain siswa, pemberian pesan-pesan narkoba untuk siswa kelas VI moral, dan membuat kesepakatan yang akan memasuki bangku bersama dengan siswa. Guru SMP. Luar Sekolah memberikan pesan moral kepada Terkait pembelajaran siswa yang dikaitkan dengan materi yang ada. Kesepakatan hasil bahwa bersama dibuat guru dan siswa sekolah telah berupaya untuk Halaman | 37 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 memfasilitasi siswa mengikuti Total mereka minati. Ektrakulikuler Berdasarkan tabel Pengembangan Diri di yang ada di sekolah mendukung atas dapat kita lihat jumlah nilai yang didapat pelaksanaan pendidikan moral 00 sebanyak 2 dan nilai 3 sebanyak 2 bagi siswa. Ektrakulikuler itu juga dengan rincian penjelasannya: Mean antara lain: Pramuka. Berhitung nya = 2. N . umlah total nilai yang Membaca dan Menulis untuk 00, 2. 00, 3. 00, dan 4. yakni = 4, kelas 1, drumband, tahfidz, dan sedangkan Std. Deviation = 1. Nilai Tes * Pengintegrasian Dalam Kelas TIK. Nilai Tes Berdasarkan hasil SPSS bahwa: Case Processing Summary Dalam Kelas Cases Included Excluded Percent Percent Mean Deviation Percent Total Std. Total Nilai Tes Pengemb Pengintegrasian Berdasarkan tabel Pengintegrasian Dalam Kelas ini diperoleh jumlah yang Diri Nilai Tes mendapat nilai 1. 00 sebanyak 1 dengan mean 0000, yang mendapat nilai 2. 00 sebanyak 1 Penginte dengan mean 1. 0000, yang mendapat nilai 00 sebanyak 1 dengan mean 4. 0000, yang Dalam Kelas mendapat nilai 4. 00 sebanyak 1 dengan mean Nilai Tes 0000, total mean seluruhnya 2. N = 4 dan Std. Deviation = 1. Pengemb Nilai Tes * Pengembangan Luar Sekolah Luar Nilai Tes Sekolah Pengembangan Luar Nilai Tes * Pengembangan Diri Nilai Tes Pengemba Std. ngan Diri Mean Deviation Sekolah Std. Mean Deviation Total Halaman | 38 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Berdasarkan Pengmbangan Luar Pada saat Sekolah yang mendapat nilai 1. 00 sebanyak berlangsung, guru hendaknya tidak 3 dengan mean = 2. 3333 Std. Deviation = terus berada di depan kelas tetapi 52753, yang mendapat nilai 4. 00 sebanyak 1 dengan mean = 3. 0000, sehingga total memperhatikan perilaku siswa. mean = 2. 5000 dan Std. Deviation = 1. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan Kepala dan kontrol terhadap ini dapat melakukan hal-hal yang melanggar pendidikan moral di MIS Al Amin melalui : Program pengembangan diri meliputi Sekolah perlu membuat sanksi yang kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan tegas bagi semua warga sekolah kepala sekolah dan guru dalam mendukung Pengintegrasian dalam mata pelajaran atau Kepala dilakukan guru dengan cara mengaitkan dan menghimbau Pengembangan Luar sekolah tempatnya sesuai dengan jenis sampah Pramuka. Berhitung Membaca dan Menulis untuk kelas 1, drumband, tahfidz, dan TIK serta mengadakan perkemahan bagi siswa kelas IV dan V setiap satu tahun sekali. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa DAFTAR PUSTAKA