Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember 2025 https://doi. org/10. 52060/mp. E-ISSN 2621-0703 P-ISSN 2528-6250 PENGEMBANGAN MEDIA E-BOOKLET BERBASIS FLIPBOOK MAKER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SEL Febby Zilvania Saragih. Gunaria Siagian. Gloria Sirait Jurusan Pendidikan Biologi. Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Indonesia e-mail: silvasaragih7@gmail. com , gunariasiagian5@gmail. Gloria. sirait@uhnp. ABSTRAK Pembelajaran biologi pada materi sel kerap menjadi tantangan bagi siswa karena konsepnya bersifat abstrak. sisi lain, media yang digunakan masih sederhana dan kurang interaktif sehingga tidak mampu menarik minat belajar secara optimal. Kondisi ini berpengaruh pada rendahnya capaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran e-booklet berbasis flipbook maker serta menilai kelayakan, respon siswa, dan pengaruh penggunaannya terhadap peningkatan hasil belajar. Metode penelitian yang dipakai adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas Vi MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya. Data diperoleh melalui lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan media e-booklet memperoleh rata-rata kelayakan 90% . ategori Ausangat layakA. dan respon siswa 88% . ategori Ausangat baikA. Selain itu, terdapat peningkatan hasil belajar setelah menggunakan media tersebut. Dengan demikian, e-booklet berbasis flipbook maker dinyatakan efektif serta layak diterapkan sebagai media alternatif pada pembelajaran biologi khususnya materi sel. Kata kunci: e-booklet, flipbook maker, hasil belajar, biologi, sel ABSTRACT Learning biology, particularly on the topic of cells, often poses challenges for students due to its abstract nature. addition, the instructional media commonly used in the classroom remain simple and less interactive, which reduces studentsAo interest and limits their understanding. This condition affects learning outcomes that tend to be This study aims to develop an e-booklet learning media based on flipbook maker and to evaluate its feasibility, studentsAo responses, and its effect on improving learning outcomes. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The subjects were eighth-grade students of MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya. Data were collected through expert validation sheets, student response questionnaires, and learning achievement tests. The results indicate that the developed e-booklet achieved an average feasibility score of 90% . ategorized as Auvery feasibleA. and received student responses of 88% . ategorized as Auvery goodA. Moreover, studentsAo learning outcomes improved after using the developed media. Therefore, the flipbook maker-based e-booklet is considered effective and feasible to be implemented as an alternative learning medium in biology, particularly in the topic of cells. Keywords: e-booklet, flipbook maker, learning outcomes, biology, cell PENDAHULUAN Pendidikan di era globalisasi berperan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Proses pembelajaran tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga harus mampu membentuk sikap, perilaku, serta meningkatkan hasil belajar siswa. Namun pada kenyataannya, capaian belajar siswa belum sepenuhnya optimal (Permana & Safitri, 2. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Wahyuni et al. menegaskan bahwa media yang inovatif dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar. Perkembangan teknologi saat ini menciptakan media digital yang interaktif. Menurut Maulidya dan Santoso . , penggunaan flipbook mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, mudah diakses, dan menyenangkan. Sejalan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21, media pembelajaran harus bersifat fleksibel, progresif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Salah satu inovasi yang potensial adalah ebooklet berbasis flipbook maker, yang menggabungkan keunggulan buku cetak dan Media ini tidak hanya praktis, tetapi juga dapat dilengkapi gambar, animasi, dan fitur interaktif untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Hasil observasi di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya menunjukkan bahwa minat baca siswa masih rendah, guru cenderung mengandalkan buku teks dan LKS, serta Dari 91 siswa kelas Vi, hanya 39,5% yang mencapai nilai di atas KKM, sementara 60,5% lainnya belum tuntas. Hal ini pembelajaran yang lebih efektif. https://ejournal. id/index. php/mp This is an open access article under the cc-by license | 332 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Penelitian mendukung efektivitas e-booklet dalam meningkatkan hasil belajar. Sani dan Pratama . melaporkan peningkatan sebesar 23% Ramadhani . membuktikan bahwa pemahaman konsep, sedangkan Wulandari . menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sebesar 20% melalui e-booklet berbasis PBL. Meski demikian, sebagian besar penelitian tersebut belum mengintegrasikan fitur digital interaktif yang sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini. Berdasarkan pengembangan e-booklet berbasis flipbook maker dipandang sebagai solusi yang relevan untuk mendukung pembelajaran sains, khususnya pada materi sel, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar METODE Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan. Model ini dipilih karena sesuai untuk mengembangkan serta menguji kelayakan media pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas Vi MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya, dengan kelas Vi-A sebagai kelas eksperimen dan Vi-B sebagai kelas kontrol. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Instrumen yang digunakan meliputi: . lembar validasi ahli, terdiri atas ahli materi, ahli media, dan guru mata pelajaran. tes hasil belajar siswa berupa pretest dan posttest. angket respon siswa. Data yang dikumpulkan mencakup aspek kelayakan media, peningkatan hasil belajar, dan tanggapan siswa terhadap media yang Analisis data dilakukan melalui beberapa Data validasi ahli dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase kelayakan. Hasil belajar siswa dianalisis menggunakan uji statistik komparatif untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah penggunaan media. Sementara itu, data angket respon siswa dianalisis dengan rata-rata E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 dikategorikan berdasarkan kriteria penilaian yang telah ditetapkan. Dengan diharapkan dapat menghasilkan media ebooklet berbasis flipbook maker yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sel. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Penelitian ini diawali dengan observasi di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya melalui wawancara dengan guru IPA. Hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran IPA masih didominasi buku paket dengan media yang kurang bervariasi, serta keterbatasan sumber belajar dan kegiatan praktikum. Kondisi tersebut menjadi dasar pengembangan media e-booklet berbasis flipbook maker sebagai alternatif pembelajaran yang interaktif. Produk e-booklet menggunakan model ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Tahap peserta didik, serta kurikulum. Hasil analisis menunjukkan perlunya media inovatif pada materi sel. Pada tahap perancangan, disusun struktur dan konten e-booklet berdasarkan kompetensi dasar dengan materi inti berupa konsep sel hewan dan sel tumbuhan. Produk yang dihasilkan kemudian divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru Hasil validasi menunjukkan skor ratarata 94,2% yang termasuk kategori sangat Selanjutnya, uji coba lapangan melibatkan siswa kelas Vi dan memperoleh respon positif dengan persentase 90% dalam kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa ebooklet berbasis flipbook maker layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA, khususnya pada materi sel, karena mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendukung ketercapaian tujuan Tahapan mengembangkan produk awal ini adalah penyusunan garis besar e-booklet berbasis flipbook maker penyusunan atau perancangan e-booklet berbasis flipbook maker dimulai dengan membuat struktur e-booklet berbasis flipbook maker yang dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 1. Susunan Struktur E-booklet berbasis Flipbook Maker Bagian Susunan Cover Cover depan Kompetensi dasar Kompetensi inti Tujuan pembelajaran Isi Kegiatan Belajar https://ejournal. id/index. php/mp | 333 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Penutup Glosarium Cover belakang E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 angket skala Likert sesuai kriteria BSNP. Instrumen isi/materi, penyajian, bahasa, dan desain. Selain memberikan penilaian kuantitatif, validator juga menyampaikan kritik dan saran untuk perbaikan produk. Hasil validasi pada aspek isi/materi menunjukkan persentase kelayakan sebesar 92% yang termasuk kategori sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa materi dalam ebooklet telah sesuai dengan standar menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik. Dengan demikian, produk dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran, meskipun berdasarkan masukan validator. Pada tahap akhir . , media ebooklet berbasis flipbook maker disimpan dalam bentuk tautan melalui fitur export pada Penyimpanan dalam format tautan bertujuan untuk mempermudah distribusi kepada peserta didik, sehingga media dapat diakses secara lebih praktis dan dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran. Uji Kelayakan Media Produk e-booklet berbasis flipbook maker pada materi sel yang telah dikembangkan kemudian divalidasi oleh ahli biologi dan guru IPA menggunakan instrumen SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG SANGAT KURANG Grafik 1. Skor Validasi Isi/Materi Keterangan: Hasil validasi pada aspek penyajian . Kesesuaian materi pembelajaran memperoleh skor rata-rata sebesar 97% . Kemutakhiran materi dengan kategori sangat layak. Temuan ini . Keakuratan ilustrasi menunjukkan bahwa isi dan tampilan e-booklet . Kelengkapan materi berbasis flipbook maker telah disajikan secara . Kemudahan memahami materi lengkap, sistematis, dan berkualitas, sehingga mendukung kelayakannya sebagai media pembelajaran di lapangan. SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG SANGAT KURANG Grafik 2. Skor Kelayakan Penyajian Keterangan: Validasi . Media komunikatif dan interaktif menunjukkan persentase rata-rata sebesar . Mudah diakses dan dioperasikan 94% dengan kategori sangat layak. Hal ini . Tidak butuh perawatan khusus . Bisa untuk belajar mandiri e-booklet . Fleksibel waktu, tempat dan bahan belajar maker telah komunikatif, interaktif, sesuai dengan perkembangan peserta didik, serta https://ejournal. id/index. php/mp | 334 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 mematuhi kaidah kebahasaan, sehingga mendukung keterbacaan dan pemahaman SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG SANGAT KURANG Grafik 3. Skor Validasi Bahasa kategori sangat layak. Hasil ini menunjukkan Bahasa bahwa tampilan visual e-booklet berbasis flipbook maker telah memenuhi standar Bahasa mudah dipahami kelayakan, baik dari segi pemilihan font. Penggunaan kata tepat, tidak menimbulkan kombinasi warna, kualitas gambar maupun tafsir ganda video, serta kemudahan pengoperasian. Selain Bahasa komunikatif itu, sampul dan elemen desain lainnya dinilai Bahasa sesuai tingkat intelektual SMP/MTs sudah menarik dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan Validasi pada aspek desain memperoleh motivasi belajar peserta didik. persentase rata-rata sebesar 94% dengan Keterangan: SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG SANGAT KURANG Grafik 4. Skor Kelayakan Desain Keterangan: Tahap pengembangan menghasilkan . Visual unik, menarik dan tidak klise produk akhir berupa e-booklet berbasis flipbook . Tata letak unsur visual rapi dan optimal maker pada materi sel yang dinyatakan layak . Visualisasi gambar sesuai tema . warna, audio dan video jelas serta sesuai Spesifikasi produk yang sudut pandang. dikembangkan meliputi: . aplikasi yang digunakan adalah Flipbook Maker, . dapat diakses dan dipelajari kapan pun sesuai Tabel 2. Rekap Data Uji Kelayakan E-booklet Berbasis Flipbook Maker kebutuhan peserta didik, . memuat materi sel Jumlah Skor Persentase Persentase sesuai dengan kurikulum, serta . berbasis Aspek Kelayakan Skor Maksimal Rata-rata Akhir teknologi flipbook maker yang interaktif. Isi/Materi 0,92 Tahap implementasi dilakukan setelah Penyajian 0,97 produk melalui proses validasi dan revisi sesuai Bahasa 0,92 masukan dari para ahli. Produk e-booklet Desain 0,94 berbasis flipbook maker kemudian diterapkan Respon Guru 0,96 dalam kegiatan pembelajaran di kelas Vi MTs Muhammadyah 25 Marubun Jaya. Uji coba dilaksanakan pada dua kelas dengan tujuan https://ejournal. id/index. php/mp | 335 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 untuk menilai keefektifan serta respon peserta proses pembelajaran di lapangan. Pemilihan didik terhadap media yang dikembangkan. sampel dilakukan menggunakan teknik random Hasil implementasi ini memberikan gambaran sampling dengan rincian sebagai berikut: mengenai sejauh mana produk dapat digunakan secara optimal dalam mendukung Tabel 3. Sampel Penelitian Kelas Vi-A Vi-B Kelompok Eksperimen Kontrol Pre-tets Pengimplementasian pada Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen Pada kelas kontrol, kemampuan awal siswa diukur melalui pemberian pre-test sebelum pembelajaran dimulai, kemudian diakhiri dengan post-test setelah pembelajaran Pemberian tes ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil belajar siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional tanpa menggunakan media e-booklet berbasis flipbook maker. Sementara itu, kelas eksperimen menerima perlakuan berupa penggunaan media e-booklet berbasis flipbook maker dalam proses pembelajaran. Tujuan implementasi ini adalah untuk mengetahui dan mengukur pengaruh media terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Pada kelas Vi-A MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya, media diterapkan secara penuh selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, sehingga perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol Perlakuan Post-test dan kelas eksperimen dapat dianalisis secara Pada kelas eksperimen, kemampuan awal siswa diukur melalui pemberian pre-test, sedangkan setelah proses pembelajaran diberikan post-test untuk melihat perubahan hasil belajar. Selama kegiatan pembelajaran, keanekaragaman hayati dengan menggunakan media e-booklet berbasis flipbook maker yang telah dikembangkan. Media tersebut diakses melalui tautan yang dibagikan oleh peneliti, sehingga siswa dapat mempelajari isi materi secara mandiri maupun berkelompok. Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif sesuai dengan rancangan dalam modul ajar, di mana peserta didik aktif membaca, mengamati, dan mendiskusikan isi e-booklet. Pada akhir kegiatan, siswa juga memberikan tanggapan terhadap media pembelajaran yang digunakan sebagai bentuk evaluasi kualitas implementasi. SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG SANGAT KURANG Grafik 5. Persentase Responden Siswa untuk aspek desain, dengan tambahan penilaian dari guru sebesar 96%. Jika Produk e-booklet berbasis flipbook diakumulasikan, rata-rata skor kelayakan maker telah divalidasi oleh para ahli yang terdiri media mencapai 94,2% dan termasuk dalam atas dosen, guru, serta peserta didik. Penilaian kategori Sangat Layak. dilakukan berdasarkan aspek isi/materi. Selain itu, respon peserta didik kelas Vi penyajian, bahasa, dan desain. Hasil validasi terhadap e-booklet berbasis flipbook maker menunjukkan persentase kelayakan sebesar materi sel juga sangat positif, dengan 92% untuk aspek isi/materi, 97% untuk aspek persentase sebesar 90% yang dikategorikan penyajian, 94% untuk aspek bahasa, dan 92% https://ejournal. id/index. php/mp | 336 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Sangat Baik. Hasil ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tidak hanya memenuhi standar kelayakan secara teoretis, tetapi juga mendapat penerimaan yang baik dari pengguna langsung. Dengan demikian, ebooklet berbasis flipbook maker dapat dinyatakan efektif sebagai media pembelajaran terhadap materi. Analisis data penelitian diawali dengan uji validitas instrumen tes hasil belajar. Uji validitas bertujuan untuk mengetahui sejauh mana butir soal dapat mengukur kompetensi yang seharusnya diukur secara tepat. Instrumen merepresentasikan kemampuan peserta didik sesuai dengan indikator pembelajaran yang Pengujian validitas dilakukan dengan melibatkan 31 responden yang telah mempelajari materi terkait. Perhitungan nilai r tabel menggunakan rumus NAe2, yaitu 31Ae2 = Berdasarkan hasil analisis terhadap 30 butir soal yang diuji, diperoleh sebanyak 25 butir soal yang memenuhi kriteria validitas, sedangkan 5 butir soal dinyatakan tidak valid. Dengan demikian, instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini dapat dinyatakan layak sebagai alat ukur hasil belajar peserta didik. Tabel 4. Hasil Uji Validitas Validasi Soal Kategori Jumlah Soal 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,15,16,17,18,19,20,21,25,26,27,28,29,30 VALID 14,22,23,24,27 TDK VALID Total E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Tabel 5. Uji Reliabilitas Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Uji daya pembeda dilakukan untuk mengetahui sejauh mana suatu butir soal mampu membedakan antara peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi dengan peserta didik yang berkemampuan rendah. Instrumen dengan daya pembeda yang baik akan memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai variasi kemampuan peserta didik dalam menguasai materi. Berdasarkan hasil analisis terhadap butir soal pada materi keanekaragaman hayati, diperoleh temuan bahwa sebanyak 6 butir soal termasuk dalam kategori sangat baik, 19 butir soal berada pada kategori baik, dan 5 butir soal berada pada kategori jelek. Dengan demikian, sebagian besar butir soal yang digunakan dalam penelitian ini memiliki daya pembeda yang baik hingga sangat baik, sehingga layak dipergunakan sebagai instrumen evaluasi hasil Tabel 6. Uji Daya Beda No Soal 3,11,12,20,28,29 1,2,4,5,6,7,8,9,10,13,15,16,17,18, 19,21,25,26,30 14,22,23,24,27 Kategori Sangat Baik Jumlah Soal Baik Jelek Uji mengetahui tingkat konsistensi instrumen tes hasil belajar apabila digunakan secara berulang pada kondisi yang sama. Reliabilitas dalam penelitian ini dianalisis terhadap 31 responden dengan menggunakan butir-butir soal yang sebelumnya telah dinyatakan valid melalui uji validitas. Pengujian aplikasi SPSS versi 26 dengan metode SplitHalf Spearman-Brown. Pada metode ini, butir soal dibagi ke dalam dua bagian yang sebanding, kemudian dianalisis tingkat korelasinya menggunakan rumus SpearmanBrown. Suatu instrumen dinyatakan reliabel apabila nilai koefisien korelasi yang diperoleh Ou 0,80. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen tes hasil belajar memiliki koefisien reliabilitas di atas kriteria minimum, sehingga dapat disimpulkan bahwa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini reliabel dan konsisten sebagai alat ukur hasil belajar peserta didik. Uji tingkat kesukaran soal hasil analisis menunjukkan bahwa dari total butir soal, terdapat 7 soal kategori mudah, 16 soal kategori sedang, dan 7 soal kategori sulit. Komposisi ini menunjukkan bahwa instrumen tes memiliki tingkat kesukaran yang seimbang serta layak digunakan dalam penelitian. Tabel 7. Uji Tingkat Kesukaran No Soal 13,14,15,22,23,24,27 1,3,6,7,9,10,11,12,26, 17,21,25,26,28,29,30 2,4,5,8,18,19,20 Interpretasi Sukar Jumlah Sedang Mudah Hasil indikator untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi sel setelah mengikuti e-booklet berbasis flipbook maker. Data diperoleh melalui pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 25 butir soal pada ranah kognitif C1AeC4 dengan tingkat kesukaran bervariasi. Skor maksimal adalah 100 dengan KKM 75. https://ejournal. id/index. php/mp | 337 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Hasil pretest pada kelas eksperimen menunjukkan hanya 5 siswa yang tuntas, sedangkan setelah mengikuti pembelajaran dan menjalani posttest, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan meningkat menjadi 26 Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media e-booklet berbasis flipbook meningkatkan hasil belajar siswa. Uji mengetahui apakah data hasil belajar berdistribusi normal. Pengujian menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov dengan kriteria: Sig. > 0,05 Ie data berdistribusi normal Sig. < 0,05 Ie data tidak berdistribusi normal Hasil analisis menunjukkan bahwa data pada pretest maupun posttest berada pada kategori berdistribusi normal, sehingga layak digunakan untuk uji statistik parametrik E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Tabel 9. Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic df1 Hasilbelajar Berdasarkan hasil uji KolmogorovSmirnov, nilai signifikansi . untuk pretest kelas eksperimen adalah 0,200, dan posttest kelas eksperimen sebesar 0,200. Sementara itu, pretest kelas kontrol memperoleh nilai 0,200 dan posttest kelas kontrol sebesar 0,179. Karena seluruh nilai signifikansi > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa data hasil belajar pada kedua kelas berdistribusi normal. Uji homogenitas digunakan untuk memastikan bahwa perbedaan hasil belajar antar kelompok tidak disebabkan oleh perbedaan varians internal, melainkan benarbenar akibat perlakuan pembelajaran. Dengan kata lain, data dianggap homogen apabila masing-masing kelompok memiliki rata-rata dan varians yang sebanding (Gunaria Siagian. Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa data pada pretest dan posttest, baik di kelas kontrol maupun eksperimen, memiliki nilai signifikansi > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa data penelitian ini bersifat homogen, sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan uji statistik parametrik lebih Sig. Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Analisis hasil belajar peserta didik dilakukan dengan menggunakan nilai N-Gain untuk mengukur selisih antara skor pre-test dan post-test, sekaligus menilai tingkat peningkatan hasil belajar. Berdasarkan perhitungan N-Gain, rata-rata peningkatan hasil belajar siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, menunjukkan efektivitas penggunaan media e-booklet berbasis flipbook maker dalam meningkatkan pemahaman materi sel. Tabel 10. Uji N-Gain Kelas Eksperimen Tabel 8. Uji Normalitas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Kelas Statistic Sig. Statistic df Sig. Hasilbelaja Pre-test Eksperimen Post-test Eksperimen Pre-test Kontrol Post-test Kontrol This is a lower bound of the true significance. Lilliefors Significance Correction Based on Mean Nilai Pretest Posttest Rata-rata 25,42 82,71 Minimum Maksimum N-Gain Score N-Gain Skor Persen 0,77 76,50 Tinggi Efektif Keterangan Kelas Kontrol N-Gain Score Nilai Pretest Posttest Rata-rata 32,26 Minimum Maksimum Keterangan N-Gain Skor Persen 0,60 59,53 Sedang Cukup Efektif Uji Paired Sample T-Test digunakan untuk mengetahui perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah Kriteria pengambilan keputusan adalah: jika nilai signifikansi . -taile. < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. jika nilai signifikansi . -taile. > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan analisis, nilai signifikansi . -taile. sebesar 0,00 (< 0,. , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media e-booklet berbasis flipbook maker dengan yang tidak menggunakannya. PEMBAHASAN Penelitian mengetahui kelayakan e-booklet berbasis flipbook maker berdasarkan penilaian dosen dan guru pada materi keanekaragaman hayati kelas Vi di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya, serta untuk menganalisis pengaruh penggunaannya terhadap hasil belajar peserta https://ejournal. id/index. php/mp | 338 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . didik dibandingkan dengan pembelajaran tanpa media tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi tanggapan peserta didik terhadap penggunaan e-booklet berbasis flipbook maker. Bahan dikembangkan dalam bentuk e-booklet berbasis flipbook maker menggunakan platform aplikasi yang sesuai, disusun berdasarkan kebutuhan guru dan peserta didik di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya. Media pembelajaran ini berisi informasi, alat, dan teks yang disusun secara sistematis untuk mencerminkan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik, sekaligus mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Bagi pendidik, media pembelajaran berfungsi untuk mengubah peran dari pengajar menjadi fasilitator, sekaligus sebagai pedoman dalam mengarahkan aktivitas pembelajaran. Bagi peserta didik, media ini memungkinkan belajar secara fleksibel kapan saja dan di mana saja, mendukung pembelajaran mandiri, serta menjadi pedoman dalam mengarahkan seluruh proses belajar mereka. Berdasarkan pengembangan media pembelajaran terbukti sangat penting untuk menunjang efektivitas proses belajar mengajar. Media ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar peserta didik, terutama untuk materi abstrak seperti materi sel, sehingga lebih Selama ditemukan bahwa sebagian siswa di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya mengalami kesulitan memahami materi sel karena pembelajaran di kelas masih konvensional, seperti hanya mendengarkan penjelasan guru dan mencatat, yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar, bahkan beberapa siswa tidak fokus atau tertidur saat pembelajaran berlangsung. Permasalahan lain yang ditemukan adalah belum tersedianya media pembelajaran yang bervariasi dan interaktif, meskipun sekolah memiliki fasilitas teknologi seperti proyektor dan laptop. Pemanfaatannya dalam pembelajaran masih belum maksimal. Untuk mengatasi hal ini, peneliti mengembangkan media e-booklet berbasis Flipbook Maker yang mudah diakses kapan saja dan mendukung pembelajaran mandiri di luar kelas. Pengembangan e-booklet ini menyajikan materi sel dalam bentuk visual menarik, terdiri dari animasi ringan, teks ringkas dan informatif, serta kombinasi warna yang nyaman bagi Media ini memungkinkan peserta didik belajar mandiri di mana saja dan kapan saja. Meskipun belum diterapkan secara luas di kelas, e-booklet telah melalui beberapa tahap E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 validasi yang menunjukkan tingkat kelayakan tinggi sebelum digunakan dalam skala lebih Media e-booklet berbasis flipbook maker diterapkan pada siswa kelas Vi MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya untuk materi sel, dengan tujuan mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang Respon peserta didik muncul melalui perhatian terhadap media, pengamatan terhadap objek yang disajikan, serta penerimaan stimulus visual melalui pancaindra. Data dikumpulkan menggunakan angket yang diisi setelah penggunaan media. Angket ini menilai empat aspek, yaitu cakupan materi, penyajian, kebahasaan, serta desain dan tampilan ebooklet berbasis flipbook maker. Hasil analisis menunjukkan bahwa media e-booklet berbasis flipbook maker termasuk dalam kategori Ausangat layakAy, dengan rata-rata persentase skor sebesar 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan diterima dengan sangat baik oleh peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas Vi MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya memberikan respon positif terhadap penggunaan e-booklet berbasis flipbook maker pada pembelajaran materi sel di mata pelajaran biologi. KESIMPULAN Berdasarkan disimpulkan bahwa: . Media e-booklet berbasis Flipbook Maker untuk materi sel dinilai sangat layak digunakan dalam pembelajaran, dengan persentase rata-rata kelayakan 90%, mencakup aspek desain . %), isi/materi . %), bahasa . %), dan penyajian . %). Penggunaan media e-booklet berbasis Flipbook Maker meningkatkan hasil belajar siswa kelas Vi MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya, dari 25,42% sebelum 82,71% penggunaan media. Respon peserta didik terhadap media e-booklet berbasis Flipbook Maker sangat positif, dengan rata-rata skor 90%, menunjukkan media ini diterima dengan baik dan mendukung proses pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA