Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 KORELASI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUNGA MAWAR (Rosa damascena MILL. ) DAN LIMBAH AIR BUNGA MAWAR (Rose wate. SEBAGAI POTENSI TABIR SURYA Diyan Sakti Purwanto1*. Dewi Weni Sari1. Diana Tanafasa1. Vivin Nurkharimah1 Politeknik Indonusa Surakarta Email: diyansakti@poltekinodonusa. Artikel diterima:2025-03-11. Disetujui: 2025-10-27 DOI: https://doi. org/10. 36387/jiis. ABSTRAK Bunga mawar (Rosa damascena Mil. merupakan salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian lanjutan terkait dengan senyawa aktif yang terdapat dalam ekstrak dan limbah air bunga mawar yang dapat berpotensi sebagai tabir surya untuk kesehatan kulit manusia yang sesuai dengan standar dengan menunjukan uji yang sesuai. Proses yang dilakukan dimulai dengan ekstraksi, skrining fitokimia. KLT, penentuan kadar antioksidan, nilai SPF serta dilanjutkan pembuatan gel tabir suya dengan dilakukan uji fisik gel. Hasil penelitian menunjukkan antioksidan pada ekstrak bunga mawar adalah 47,82 A 0,09 AAg/ml dan termasuk dalam kategori sangat kuat sedangkan limbah air bunga mawar adalah 58,78 A 0,10*AAg/ml termasuk kategori kuat. Sedangkan pada ekstrak bunga mawar memiliki nilai SPF 34,64 A 0,08 dan dan pada limbah bunga mawar memiliki nilai SPF 36,84 A 0,05 yang termasuk dalam kategori perlindungan ultra, yaitu perlindungan paling tinggi dan tidak menyebabkan tanning. Terdapat korelasi antara antioksidan dan SPF yang dapat digunakan dalam membuat sediaan gel tabir surya bunga mawar dan memiliki uji fisik yang sesuai dengan ketentuan. Kata kunci: Ekstrak. Limbah air bunga mawar. Antioksidan. Vitamin C. Tabir surya ABSTRACT Roses (Rosa damascena Mil. are a commodity with economic value that has the potential to be a source of natural antioxidants. Further research related to the active compounds found in rose flower extract and waste water that can potentially be used as sunscreen for human skin health in accordance with standards by showing appropriate tests. The process begins with extraction, phytochemical screening. TLC, determination of antioxidant levels. SPF values, and continues with the manufacture of sunscreen gel with physical gel testing. The results showed that the antioxidant content in rose flower extract was 47. 82 A 0. 09 AAg/ml, which is classified as very strong, while rose flower water waste had an antioxidant content of 58. 10*AAg/ml, which is classified as strong. Meanwhile, rose flower extract has an SPF value of 34. 64 A 0. 08, and rose flower waste has an SPF value of 36. 84 A 0. 05, which falls into the ultra-protection category, meaning the highest level of protection and does not cause tanning. There is a correlation between antioxidants and SPF that can be used in making rose flower sunscreen gel preparations and has physical tests that Diyan Sakti Purwanto, dkk | 50 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 comply with the requirements. Keywords: Extract. Rose flower waste water. Antioxidant. Vitamin C. Sunscreen PENDAHULUAN Bunga mawar (Rosa damascena Mil. merupakan salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang mawar (Chain et al. , 2. Namun belum termanfaatkan secara maksimal, salah satunya potensi sebagai sumber antioksidan alami seperti flavonoid, antioksidan alami. Beberapa zat kimia vitamin C, betakarotin, dan lain-lain yang terkandung dalam bunga mawar sehingga dapat dilakukan eksplorasi diantaranya tannin, geraniol, nerol. Keberadaan antioksidan flavonoid, pektin polyphenol, vanillin, dalam suatu bahan dapat dievaluasi eugenol, feniletil alkohol, vitamin B. E, dan K (Fitria et al. , 2. Dari mekanisme bahwa antioksidan akan berbagai manfaat bunga mawar maka bereaksi dengan DPPH sehingga akan perlu dilakukan uji lebih lanjut untuk menstabilkan radikal bebas. Reagen dapat dilakukan sebagi potensi dalam DPPH yang bereaksi dengan antioksidan pebuatan sediaan gel tabir surya yang akan mengalami perubahan warna ungu bermanfaat sebagai kesehatan. Perlunya sediaan gel tabir surya untuk kesehatan tergantung kemampuan antioksidannya. kulit tubuh manusia yang sesuai dengan Selanjutnya aktivitas antioksidan dapat standar dengan menunjukan uji serta peralatan yang harus disiapkan dalam Semakin tinggi nilai IC50 menunjukkan proses produksi sehingga dapat sebagai aktivitas antioksidan yang semakin pengembangan ekonomi dan menjaga kesehatan (Damayanti & Fitriana, 2. berdasarkan nilai IC50 yang didapat Pada bunga mawar selain memiliki pigmen antosianin tinggi juga memiliki Limbah merupakan salah satu jenis produk yang 1,1-difenil-2(DPPH) Penelitian IC50. 75,51 kandungan vitamin C tinggi yang Diyan Sakti Purwanto, dkk | 51 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 (Tristantini et al. , 2. Tujuan dari Farmasi Universitas Gadjah Mada penelitian ini untuk mengtahui potensi Yogyakarta. ekstrak dan limbah air bunga mawar Uji Pendahuluan Uji kosmetik, efektivitas ekstrak dan limbah air bunga mawar sebagai sediaan gel seobjektif mungkin. Uji organoleptik tabir surya serta efektivitas ekstrak dan dilakukan dengan pengamatan terhadap bentuk, rasa, warna dan bau (Fikri et al. melindungi kulit melalui sediaan tabir Dilatar belakangi bunga mawar Uji KLT (Kromatografi Lapis kaya senyawa bioaktif yang berpotensi Tipi. Uji dengan KLT (Kromatografi Lapis Tipi. antiokdisan ekstrak dan limbah air Aluminium Sheets Silica Gel Merck, mawar dari bunga sehingga nantinya standar -karoten dalam eluen n- dihasilkan air mawar yang memiliki heksana : etil asetat . Hasil profiling aroma kuat dan aktivitas antioksidan KLT kemudian disinari di bawah sinar yang tinggi serta memiliki potensi untuk uv 254 nm dan sinar uv 365 nm untuk gel tabir surya yang dapat meningkatkan dilihat laju noda terhadap titik awal dan dihitung nilai Rf. Skrining Fitokimia Skrining fitokimia yang dilakukan pada METODE PENELITIAN ekstrak dan limbah air mawar meliputi Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif eksperimental dengan Flavonoid dan Vitamin C. menggunakan ekstrak dan limbah air Uji Aktivitas Antioksidan bunga mawar sebagai zat aktif. Adapun Sebanyak 500 AAl sampel ditambahkan metode penelitiannya yaitu: dalam 500 AAl DPPH 0,15 mM kemudian Determinasi tumbuhan Alkaloid. Fenol. Fitosterol, divorteks lalu disimpan dalam ruang Bunga mawar dilakukan determinasi di tertutup . pada suhu 37AC Laboratorium Biologi Farmasi Fakultas selama rentang waktu 20 Ae 60 menit. Diyan Sakti Purwanto, dkk | 52 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 selanjutnya diukur absorbansinya pada masing-masing panjang gelombang 516,5 nm. Hasil dicatat dan kemudian dihitung nilai pengukuran yang baik memiliki serapan SPF. Perhitungan Nilai Sun Protection sebesar 0,2 Ae 0,8 di daerah ultraviolet Factor dianalisis Aktivitasnya menggunakan rumus: Vitamin ycIycEya = yaya y yuyaya. uI) y ya. uI ) sebagai standar. Nilai IC50 dihitung Keterangan: menggunakan persamaan regresi linier. EE : Spektrum efek eritema konsentrasi sampel sebagai sumbu x dan persen penghambatan (% inhibis. sebagai sumbu y. Dari persamaan y = a Abs: Penyerapan produk tabir surya bx dapat dihitung nilai IC50. IC50 CF : Faktor koreksi (=. Vitamin C dan sampel ekstrak dan Nilai EE X I adalah konstan dan limbah air bunga mawar masing- ditunjukkan pada Tabel 1 sebagai masing dihitung nilai standar deviasi (SD) dan koefisien variasi (CV) (Chain Spektrum Panjang EE x I Gelombang . 0,0150 0,0817 0,2874 ekstrak dianalisis menggunakan metode 0,3278 Manshur 2006 dimana ekstrak dan 0,1864 limbah air bunga mawar diambil 0,0837 0,0180 Total et al. , 2. SPF (Sun Protection Facto. Nilai SPF (Sun Protection Facto. sebanyak 20 mg kemudian diencerkan Spektrofotometer UV-vis dikalibrasi menggunakan etanol. Etanol sebanyak 1 ml dimasukkan ke dalam kuvet sebagai blangko. Hasil serapan dibaca pada panjang gelombang 290 Ae 320 nm Formula Sediaan Gel Tabir Surya Formula sediaan gel ditunjukkan pada Tabel 2 sebagai berikut: dengan interval 5 nm (Pratama & Zulkarnain, 2. Hasil absorbansi Diyan Sakti Purwanto, dkk | 53 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 Tabel 2. Formula Sediaan Gel Tabir Surya Nama Bahan (%) (%) (%) Zulkarnain, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Bunga mawar dilakukan proses penyulingan untuk memperoleh air Ekstrak Mawar Limbah Mawar HPMC Propilen Glikol menggunakan metode maserasi dengan Metil Paraben 0,05 0,05 pelarut etanol 96% selama 72 jam sedangkan simplisia bunga mawar yang dengan proses pngadukan pada suhu Propil Paraben 0,01 0,01 0,01 Natrium Dimatrium 0,05 EDTA Aquadest Metabisulfat kamar (Purwanto et al. , 2. Hasil maserasi dicek pengukuran kadar air dan didapatkan 8,88% yang berarti sesui dengan ketentuan kadar air mawar dan limbah air bunga mawar. Hasil dari penelitian adalah: Determinasi tumbuhan Bunga mawar dilakukan determinasi di Cara kerja: Departemen Biologi Farmasi Fakultas HPMC dikembangkan selama 24 jam hingga mengembang sempurna. Propil dan metil paraben dilarutkan dalam propilen glikol, natrium metabisulfit dan dinatrium EDTA dilarutkan dalam aquadst kemudian dihomogenkan ke mengembang (Susianti et al. , 2. Uji Sediaan Yogyakata. Hasil berdasarkan surat keterangan No. 5/UN1/FA. 2/BF/PT/2024 menunjukkan bahwa tanaman yang akan digunakan dalam adalah bunga mawar jenis Rosa x damascena Mill. Suku Rosaceae. Uji Pendahuluan Sediaan yang telah dibuat dievaluasi Farmasi Universitas Gadjah Mada homogenitas, viskositas, daya lekat, daya sebar serta pH (Pratama & Uji organoleptik pada ekstrak bunga mawar memiliki bentuk kental, rasa pahit, warna merah dan bau khas bunga Sedangkan pada limbah air Diyan Sakti Purwanto, dkk | 54 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 bunga mawar memiliki bentuk cair, rasa Uji Flavonoid pahit, warna merah dan bau khas bunga Vitamin C Uji KLT (Kromatografi Lapis Tipi. Skrining fitokimia yang dilakukan pada ekstrak dan limbah air mawar meliputi UV 254 UV 366 Alkaloid. Fenol. Fitosterol. Flavonoid dan Vitamin C. Skrining Ekstrak Bunga 0,98 Mawar fitokimia digunakan untuk mendeteksi adanya senyawa aktif pada ekstrak dan Limbah Air Bunga 0,76 0,96 limbah air bunga mawar. Uji Aktivitas Antioksidan Mawar Prinsip metode DPPH berdasarkan Uji dengan KLT (Kromatografi Lapis penangkapan hidrogen dari senyawa Tipi. antioksidan oleh DPPH menjadi DPP Aluminium Sheets Silica Gel Merck, yang kemudian disinari di bawah sinar berubahnya warna ungu menjadi warna uv 254 nm dan sinar uv 365 nm untuk Perubahan warna tersebut yang dilihat laju noda terhadap titik awal dan KLT menggunakan spektrofotometer UV- (Kromatografi Lapis Tipi. ekstrak dan Vis. Adapun nilai IC50 antioksidan disajikan dalam Tabel Rf. Uji (Rosa . on damascena Mil. digunakan untuk mendeteksi adanya senyawa aktif pada Tabel 3. Nilai IC50 Antioksidan Ektrak dan Limbah Bunga Mawar ekstrak dan limbah air bunga mawar Sampel yang ditunjukkan pada nilai Rf (Lestyo. Ekstrak Bunga Mawar Skrining Fitokimia Ekstrak Bunga Mawar Limbah Air Bunga Mawar Limbah Bunga Mawar Nilai IC50 (AAg/m. A 47,82 A 0,09* 58,78 A 0,10* (%) 0,18 0,18 Pengg Sangat Uji Alkaloid Persen penangkapan radikal bebas Uji Fitosterol Diyan Sakti Purwanto, dkk | 55 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 aktivitas penangkapan radikal bebas Tabir surya dengan SPF menyatakan DPPH dengan sampel sedangkan IC50 lamanya kulit seseorang berada di merupakan konsentrasi efektif senyawa bawah sinar matahari tanpa mengalami luka bakar, sedangkan angka SPF penangkapan radikal bebas DPPH menyatakan berapa kali daya tahan sebesar 50%. Berdasarkan Tabel 3 alami kulit seseorang dilipatgandakan diketahui bahwa abtioksidan ekstrak sehingga aman dibawah matahari tanpa bunga mawar adalah 47,82 A 0,09 terkena luka bakar. Kisaran SPF mulai AAg/ml dan termasuk dalam kategori dari 2 sampai lebih dari 50 (Alfa sangat kuat sedangkan limbah air bunga Salsabila et al. , 2. Nilai SPF mawar adalah 58,78 A 0,10*AAg/ml dan disajikan dalam tabel 4 sebagai berikut: termasuk dalam kategori kuat sehingga Tabel 4. Nilai SPF Ekstrak dan Limbah Bunga Mawar ekstrak dan limbah air bunga mawar berpotensi sebagai antioksidan (Kiki Maesaroh & Anshori, 2. Perbedaan aktivitas antioksidan antara ekstrak dan Sampel Ekstrak Bunga Mawar Limbah Bunga Mawar Nilai SPF A 34,64 A 0,08* (%) 0,24 Tipe Proteksi 36,84 A 0,05* 0,15 dijelaskan oleh kompleksitas skrining Berdasarkan data nilai SPF pada tabel 4. fitokimia, yang menunjukkan spektrum diketahui bahwa pada Ekstrak Bunga senyawa bioaktif lebih luas. Kandungan Mawar memiliki nilai SPF 34,64 A 0,08 alkaloid dan fitosterol pada ekstrak dan dan pada limbah bunga mawar memiliki nilai SPF 36,84 A 0,05 termasuk dalam kategori perlindungan penetralan radikal. Hal ini mendukung ultra, yaitu perlindungan paling tinggi dan tidak menyebabkan tanning. Bunga senyawa bioaktif menentukan kekuatan Mawar memiliki nilai SPF tertinggi antioksidan bahan. juga disebabkan oleh adanya senyawa fenol yang terkandung di dalamnya. SPF (Sun Protection Facto. Facto. dimana senyawa fenolik khususnya merupakan ukuran kemampuan tabir flavonoid mempunyai potensi sebagai surya untuk mencegah kerusakan kulit. tabir surya karena adanya gugus SPF (Sun Protection kromofor . katan rangkap terkonjugas. Diyan Sakti Purwanto, dkk | 56 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 yang mampu menyerap sinar UV A/ peningkatan kadar antioksidan, nilai intensitasnya pada kulit (Daud et al. SPF relatif stagnan. Fenomena ini Korelasi Antioksidan dan Nilai SPF Tabel 5. Korelasi Nilai SPF Ekstrak dan Limbah Bunga Mawar Korelasi Antioksidan dan Nilai SPF Ekstrak dan limbah bunga mawar antioksidan dalam ekstrak dan limbah langsung terhadap peningkatan SPF dan kemungkinan terdapat senyawa lain efektivitas proteksi UV. Formula Sediaan Gel Tabir Surya Pembuatan gel ini terdapat 3 formula, y = -21. RA = 1 dengan variasi konsentrasi zat aktif yang berbeda tiap formula. Tujuan variasi konsentrasi zat aktif pada Berdasarkan analisis regresi antara antioksidan dan nilai SPF, diperoleh efektivitas sediaan gel tabir surya. persamaan regresi y = -21,94x 80,72 Uji Sediaan dengan RA=1, menunjukkan bahwa Sediaan gel dibuat dengan 2 formulasi hubungan antioksidan dan nilai spf yaitu F1 . kstrak bunga mawa. dan F2 bersifat linear, sehingga seluruh variasi . imbah air mawa. dalam nilai SPF dapat dijelaskan oleh Hasil Uji Fisik Sediian Gel Tabir Surya perubahan antioksidan dalam sampel. Ekstrak Bunga dan Limbah Mawar Namun, dapat dilihat pada tabel 6 dan tabel 7. menunjukkan bahwa hubungan antara Tabel. Hasil Uji Sifat Fisik Sediaan Gel Ekstrak Bunga Mawar kadar antioksidan dan nilai SPF bersifat Formula Parameter Coklat Kental Coklat Kental Khas Khas Khas peningkatan kadar antioksidan diikuti Organoleptis oleh penurunan nilai SPF. Dalam Warna penelitian ini, perbedaan nilai SPF pada Tekstur Coklat Kental Bau Homogenitas Homogen Homogen Homogen ekstrak dan limbah bunga mawar sangat Diyan Sakti Purwanto, dkk | 57 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 4,94A0,01 5,06A0,01 4,99A0,01 20,12A1,02 16,50A2,14 10,58A1,75 3,61A0,37 4,25A0,45 4,15A0,63 20152,8A1, 20150,5A1, 20168,8A6, Daya lekat Daya sebar Viskositas Tabel. Hasil Uji Sifat Fisik Sediaan Gel Limbah Bunga Mawar Tekstur Bau Homogenitas Daya lekat Daya sebar Viskositas uji statistik menggunakan uji ANOVA. Coklat Kental Coklat Kental Coklat Kental signifikan antara variasi konsentrasi Khas Khas Khas daya lekat. Sedangkan, untuk gel menunjukkan nilai sig 0,447 > 0,05 yang berarti tidak ada pengaruh yang Homogen Homogen Homogen 4,96A0,04 4,83A0,05 4,75A0,03 29,45A10,4 20,56A14,7 17,18A8,12 3,75A0,05 3,95A0,09 3,36A0,20 20182,9A1, 20173,1A2, 20166,1A4, Hasil Uji Organoleptis Pengujian Berdasarkan data uji daya lekat, hasil Organoleptis Warna Hasil Uji Daya Lekat untuk sediaan gel limbah bunga mawar Formula Parameter terhadap hasil uji pH. limbah bunga mawar terhadap hasil uji ekstrak bunga mawar menunjukkan nilai sig 0,001 < 0,05 yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara variasi terhadap hasil uji daya lekat. mengetahui karakteristik gel tabir surya Hasil Uji Daya Sebar meliputi warna, konsistensi, dan bau Beradasarkan data uji daya sebar gel dari gel yang dibuat (Herawati et al. ekstrak bunga mawar, hasil uji statistik dengan analisis uji ANOVA didapatkan Hasil Uji Homogenitas nilai sig 0,311 > 0,05 artinya tidak Tujuan dilakukannya uji homogenitas terdapat pengaruh yang signifikan memastikan komponen tiap antara variasi konsentrasi ekstrak bunga bahan pada sediaan gel tercampur mawar terhadap hasil uji daya sebar. dengan merata (Thomas et al. , 2. Lalu, berdasarkan data uji daya sebar Uji pH gel limbah bunga mawar, hasil uji Berdasarkan data uji pH, hasil uji statistic dengan analisis uji Kruskal- statistik menggunakan uji Kruskal Wallis didapatkan nilai sig 0,026 < 0,05. Wallis diperoleh nilai sig 0. 027 < 0,05 signifikan antara variasi konsentrasi signifikan antara variasi konsenstrasi limbah bunga mawar terhadap hasil uji ekstrak dan limbah bunga mawar gel daya sebar. Diyan Sakti Purwanto, dkk | 58 Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 10. Oktober 2025, 50-61 p-ISSN: 2502-647X. e-ISSN: 2503-1902 Hasil Uji Viskositas mawar juga terdapat pengaruh yang Berdasarkan data uji viskositas gel signifikan terhadap uji viskositas, uji dengan analisis uji Kruskal-Wallis daya sebar, dan uji pH. didapatkan nilai sig gel ekstrak bunga mawar yaitu 0,032, sedangkan nilai sig UCAPAN TERIMA KASIH gel limbah bunga mawar yaitu 0,031. Ucapan terima kasih diberikan kepada nilai kedua sig < 0,05. Artinya, terdapat Dirjen Vokasi atas pendaan yang pengaruh yang signifikan antara variasi konsentrasi ekstrak dan limbah bunga penelitian PDP ini hingga selesai. mawar terhadap hasil uji viskositas. DAFTAR PUSTAKA