KOMITMEN ORGANISASI DAN KOMPENSASI DALAM MEMPENGARUHI TURNOVER INTENTION KARYAWAN PADA PERUSAHAAN PT BERSAMA ZATTA JAYA PASCA COVID-19 Gunawan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia Email: gunawan. lect@gmail. Received June 13th 2023 Revised Aug 17th 2023 Accepted Sept 30th 2023 ABSTRAK Challenges in the industrial world related to employee turnover continue to occur until after the Covid-19 pandemic. Early indications of employee turnover can be predicted from organizational commitment and employee competence. The purpose of this study is to obtain the results of an analysis of the effect of organizational commitment and compensation on employee turnover of PT Bersama Zatta Jaya (Elzatta Hija. both partially and simultaneously. This study uses quantitative research methods and uses path analysis as a hypothesis test, this is supported by data collection based on interviews, surveys and distribution of questionnaires to respondents. The population in this study were all employees of PT Bersama Zatta Jaya (Elzatta Hija. , with research sampling identifying employees who had an intention to leave the company. The population was too large using the slovin formula so that 211 respondents were obtained. The results showed that organizational commitment to turnover intention. in the Elzatta Hijab company was very low. Influencing factors include structured career development opportunities and a supportive work environment. Meanwhile, compensation has a fairly high influence, with the importance of fairness in salary and performance-based incentive Simultaneously, organizational competencies also play an important role in influencing turnover intention. Overall, reducing employee turnover is a challenge that companies must face. However, by paying attention to factors such as organizational commitment, compensation, and career development, companies can reduce turnoverrates and create a stable and productive work environment. keywords : Organizational Commitment. Compensation. Turnover Intention. Fashion PENDAHULUAN Sebelum Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pada tahun 2019 industri kreatif mencatatkan sebagai penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp 1. 153,4 Triliun PDB atau 7,3% terhadap total PDB Nasional, 15,2% tenaga kerja, dan 11,9% ekspor. Industri kreatif telah menjadi salah satu sektor yang paling berkembang di Indonesia, karena dalam industri ini dapat mendorong dan melakukan lompatan dari siklus perekonomian sebelumnya yang mengandalkan sumber daya alam, pertanian, industri dan teknologi informasi (Kominfo. Pasca Pandemi Covid-19, telah memberikan kesempatan bagi para pengusaha-pengusaha muda maupun perusahaan besar untuk andil dalam indsutri kreatif. Satu dari sekian banyak yang berperan dalam meningkatkan industri kreatif terdapat pada industri Media Mahardhika Vol. No. September 2023 fashion, seperti yang dilansir oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahwa terdapat dua event atau kegiatan yang bertaraf Internasional untuk mengusung industri fashion sebagai pemeran utama selama tahun 2023 (Nanik Indarti, 2. Potensi yang besar dan kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh berbagai macam para pengusaha serta perusahaan untuk berkontribusi dan mendapatkan Peluang dimanfaatkan oleh PT Lembur Sadaya Investama untuk mendanai senilai 300 Miliar terhadap PT Bersama Zatta Jaya (Elzatta Hija. yang bergerak pada bidang fashion busana muslim dan hijab Kondisi tersebut tidak dapat memberdayakan sumber daya manusia menjadi sebuah perhatian utama dalam mendapatkan peluang pada industri kreatif pasca Pandemi Covid-19. Elzatta Hijab sebelumnya telah memangkas karyawan dari A 1000 orang karyawan menjadi A 400 orang karyawan dan memberikan gaji hanya 60% pada masa Pandemi Covid-19 hingga awal tahun 2022 (Amalia Nur Fitri, 2. Permasalahan kembali dialami oleh Elzatta Hijab justru terjadi pada tahun 2022 dimana Perusahaan telah memiliki komitmen dengan investor dan kondisi Pandemi Covid-19 yang telah menurun serta dinyatakan menuju Endemi pada tahun 2023, akan tetapi tingkat turnover karyawan yang kunjung tidak menurun. Adapun tingkat turnover karyawan Elzatta Hijab pada akhir tahun 2022 ditengah perkembangan industri kreatif dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan pasca Pandemi Covid-19. Kesenjangan atas permasalahan ini kembali ditunjukan pada perusahaan Elzatta Hijab yang mendapatkan investor dengan nilai investasi ratusan miliar rupiah, hal tersebut memberikan ketegasan bahwa perusahaan Elzatta Hijab memiliki komitmen dalam melakukan bisnis dan keseriusan mengembangkan usahanya. Menurut (Meyer & Allen, 1. perusahaan menunjukkan komitmen terhadap karyawan mereka dengan memberikan peluang pengembangan, kebijakan manfaat yang baik, pengakuan atas kontribusi mereka, dan lingkungan kerja yang positif, hal ini dapat Karyawan yang merasa bersemangat dan memiliki loyalitas yang lebih tinggi terhadap perusahaan Akibatnya, mereka cenderung bertahan lebih lama di perusahaan, dan tingkat turnover intention. menjadi lebih Namun hal tersebut tetap terjadi dan dihadapi oleh perusahaan Elzatta Hijab walaupun telah menunjukan mempertahankan karyawannya (Meyer & Allen, 1. Indikasi permasalahan lainnya diberikan oleh perusahaan Elzatta Hijab kepada para karyawannya, dimana selama Pandemi Covid-19 hanya sampai dengan awal kuartal 2023 dapat dijelaskan pada Tabel 1. berikut ini. Pada tabel diatas. Elzatta Hijab mengalami tingkat turnover karyawan yang kunjung tidak menurun dari akhir tahun 2022 sampai dengan 2023 diberikan enam puluh persen dari total kompensasi atau gaji yang telah Namun pertengahan tahun 2022, perusahaan kembali memberikan kompensasi atas gaji secara penuh terhadap para Media Mahardhika Vol. No. September 2023 karyawannya. Hal tersebut kembali kondisi yang terjadi, dimana menurut (Gerhart & Milkovich, 1992. Nderitu, & Bula, n. Romadona, 2. ketika perusahaan memberikan tingkat gaji yang kompetitif dan sebanding dengan standar industri atau pasar, maka karyawan cenderung merasa dihargai dan dihormati atas kontribusi mereka. Karyawan akan lebih puas dengan gaji mereka dan kurang termotivasi untuk mencari pekerjaan di tempat lain dengan kompensasi yang lebih baik. Akibatnya, tingkat turnover intention. menurun karena karyawan merasa terikat dan memiliki insentif untuk bertahan di perusahaan (Gerhart & Milkovich, 1. Permasalahan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Faradila & Suryaman, 2. dimana proses kompensasi, budaya organisasi dan komitmen organisasi memiliki peran merealisasikan tujuan perusahaan yang didukung sumber daya manusia yang Berdasarkan observasi awal pada PT Krakatau Poschem Dongshu Chemical turnover intention. kondisi tinggi karena nilai rata-rata mencapai 36,3 diatas standar skor 35. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompensasi, budaya organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap turnover baik secara parsial maupun bersama-sama pada PT Krakatau Poschem Dongshu Chemical. Cilegon. Hasil penelitian merekomendasikan ditingkatkan terutama melalui budaya kewenangan hierarki formal (Faradila & Suryaman, 2. Penelitian yang dilakukan oleh (Santosa et al. , 2. dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh variabel komitmen, kompensasi, dan kepuasan kerja organisasi terhadap niat keluar dan menganalisis variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap niat keluar Hasil penelitian menunjukan bahwa komitmen berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, serta komitmen turnover intention, dan kompensasi kepuasan kerja, serta kompensasi turnover intention, selanjutnya kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap Dalam upaya mengurangi turnover , implikasi yang kompensasi yang diberikan kepada karyawannya, menumbuhkan kesadaran kepada karyawan bahwa karyawan memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan perusahaan (Santosa et al. , 2. Berdasarkan permasalahan dan penelitian sebelumnya tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan riset mengenai komitmen perusahaan dan kompensasi dalam mempengaruhi turnover intention. karyawan pada perusahaan Elzatta Hijab Pasca Pandemi Covid-19. TINJAUAN PUSTAKA Hubungan Komitmen Organisasi dengan Turnover Karyawan Menurut (Rodryguez-Synchez. , & Dries, 2. ketika karyawan merasa terhubung secara emosional dan berkomitmen pada visi, misi, dan nilainilai perusahaan, mereka cenderung berkontribusi secara maksimal. Hal ini berdampak positif pada kualitas pekerjaan, keterlibatan, dan retensi Karyawan yang memiliki cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka dan memiliki niat yang lebih rendah untuk meninggalkan perusahaan. Penelitian yang dilakukan oleh (Amalia, organisasi terhadap turnover intention. karyawan generasi milenial pada perusahaan The Rich Jogja Hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat komitmen organisasi Media Mahardhika Vol. No. September 2023 karyawan, semakin rendah tingkat turnover intention. Dalam penelitian ini, komitmen organisasi diukur melalui tiga dimensi, yaitu commitment, continuance Penelitian ini dapat meningkatkan komitmen organisasi karyawan dan mengurangi tingkat turnover intention. Penelitian yang dilakukan oleh (SuAoada et al. , 2. bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap turnover intention. karyawan pelaksana produksi PT Putra Albasia Mandiri Temanggung. Hasil menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan komitmen organisasi secara parsial berpengaruh negatif terhadap turnover Artinya, semakin tinggi tingkat kepuasan kerja dan komitmen organisasi karyawan, semakin rendah tingkat turnover intention. H1: Komitmen Organisasi dapat mempengaruhi Turnover Karyawan Hubungan Kompensasi Turnover Karyawan Menurut (Henderson. Radvila & ilingien, 2020. Titus Eguji & Paulinus Chigozie, 2. kompensasi termasuk gaji dan manfaat lainnya yang diberikan kepada karyawan, memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan, motivasi, dan loyalitas Kompensasi yang adil, kompetitif, dan sesuai dengan nilai pasar karyawan, karena mereka merasa dihargai atas kontribusi dan upaya mereka dalam perusahaan. Sebagai hasilnya, karyawan cenderung lebih bersemangat dan memiliki niat lebih rendah untuk meninggalkan perusahaan. Penelitian yang dilakukan oleh (Astuti & Dewi, 2. bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap turnover karyawan pada PT Distributor Motor Indonesia di Jakarta Selatan. Hasil penelitian berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover karyawan, sedangkan motivasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover karyawan. Artinya, kompensasi yang diterima karyawan, semakin rendah tingkat turnover karyawan, sedangkan semakin tinggi tingkat motivasi karyawan, semakin rendah tingkat turnover karyawan. H2: Kompensasi dapat mempengaruhi Turnover Karyawan Hubungan Komitmen Organisasi dan Kompensasi Turnover Karyawan Hubungan organisasi dan kompensasi dengan turnover karyawan adalah dua faktor yang saling terkait dan memiliki dampak yang signifikan terhadap tingkat pergantian karyawan dalam suatu Penelitian oleh (Santoso et , 2. bertujuan untuk menganalisis kompensasi, dan kepuasan kerja organisasi terhadap niat keluar dan menganalisis variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap niat keluar. Hasil penelitian menunjukan bahwa terhadap kepuasan kerja, kompensasi turnover intention, kepuasan kerja turnover intention. Dalam upaya mengurangi turnover implikasi yang kompensasi karyawannya. H3: Kompensasi Organisasi dan Kompensasi Turnover Karyawan. Media Mahardhika Vol. No. September 2023 Paradigma Penelitian Paradigma penelitian berdasarkan uraian kajian teori dan penelitian penelitian, dapat dijelaskan pada gambar berikut ini. didalam penelitian ini ditentukan dengan melakukan wawancara terlebih dahulu apakah memiliki niat keluar dari Adapun variabel penelitian yang diduga menjadi permasalahan didalam penelitian ini adalah komitmen organisasi, kompensasi dan turnover pada karyawan PT Bersama Zatta Jaya (Elzatta Hija. Batasan waktu didalam penelitian ini adalah dari bulan Februari tahun 2023 sampai dengan Juli 2023. Gambar 1. Paradigma Penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Profil Responden Responden didalam penelitian ini merupakan karyawan Perusahaan Elzatta Hijab yang memiliki jumlah karyawan perempuan, dari 211 responden terdapat 154 responden dengan jenis kelamin perempuan sedangkan sisanya adalah laki-laki. Rata-rata karyawan Elzatta Hijab dibawah sebesar 000,hal menerangkan bahwa lokasi produksi Elzatta Hijab berada pada wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Purwakarta dengan nilai Upah Minimum Regional yang tidak jauh dengan nilai Rp 000,-. Sedangkan merupakan karyawan yang mengemban jabatan struktural didalam perusahaan atau mendapatkan penghasilan tambahan diluar bekerja dari Elzatta Hijab. Usia responden didalam penelitian ini didapatkan diantara kisaran 18 sampai dengan 28 tahun dengan jumlah 117 responden, untuk usia 29 sampai dengan 38 tahun sebanyak 59 responden, usia 39 sampai dengan 48 tahun sebanyak 31 responden, dan sisanya untuk usia diatas 49 tahun sebanyak 4 responden. Rentang usia tersebut menerangkan kembali bahwa masa kerja para responden tersebut yang hampir merata, dari masa kerja dibawah 1 tahun sampai dengan masa kerja diatas 5 tahun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa responden didalam penelitian ini merupakan rata-rata dengan jenis dibawah Rp 4. 000,-, dengan usia rata-rata dibawah 38 tahun dan masa METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan menggunakan analisis jalur melalui software Lisrel for Windows. Dimana digunakan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara variabel yang dirancang pada suatu model teoritis. Dalam metode ini, pengumpulan data melalui survei dan pembagian kuesioner untuk variabel-variabel yang ingin diuji koefisien determinasi yang dijelaskan pada tabel berikut ini (Sugiyono, 2. Tabel 2. Interpretasi Koefisien Determinasi Nilai Koefisien Determinasi 82% Ae 100% 49% Ae 81% 17% Ae 48% 5% Ae 16% 0% Ae 4% Tingkat Keeratan Hubungan / Pengaruh Sangat Erat / Tinggi Hubungan / Pengaruh Erat / Tinggi Hubungan / Pengaruh Cukup Erat / Tinggi Hubungan / Pengaruh Tidak Erat / Tinggi Hubungan / Pengaruh Sangat Tidak Erat / Tinggi Adapun populasi didalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Bersama Zatta Jaya (Elzatta Hija. dengan total karyawan sebanyak 450 karyawan, karena jumlah populasi terlalu besar maka ditentukan sampel penelitian dengan teknik penentuan menggunakan rumus slovin dengan estimasi error sebesar 5% (Sugiyono, 2. , maka jumlah sampel didalam penelitian ini adalah sebesar 211 responen. Respoden Media Mahardhika Vol. No. September 2023 kerja diantara satu tahun sampai dengan diatas lima tahun. Hal tersebut juga responden memiliki usia yang tergolong dalam usia muda dan usia produktif. Hasil Uji Hipotesis Adapun hasil matriks korelasi menggunakan uji statistik analisis jalur dengan software Lisrel for Windows, dapat dijelaskan pada tabel berikut ini. Tabel 3. Matriks Korelasi Variabel Turnover Organizational Commitment Compensation Turnover Organizational Commitment Compensation 1,000 0,777 1,000 0,839 0,749 1,000 Sumber: Hasil Olah Data. Lisrel for Windows, 2023 Tabel diatas dapat menjelaskan bahwa: Hubungan antara variabel komitmen organisasi dengan turnover intention. sebesar 0,777 atau 77,7%, hal ini dapat menjelaskan bahwa hubungan kedua variabel adalah erat. Hubungan sebesar 0,839 atau 83,9%, hal ini dapat menjelaskan bahwa hubungan kedua variabel adalah sangat erat. Hubungan organisasi sebesar 0,749 atau 74,9%, hal ini dapat menjelaskan bahwa hubungan kedua variabel adalah erat. Selanjutnya, dapat menerangkan persamaan struktural atas uji statistik menggunakan analisis jalur dengan menggunakan Lisrel for Windows. parsial dapat dijelaskan pada tabel berikut ini. Tabel 4. Hasil Uji Hipotesis secara Parsial Hipotesis Hasil Komitmen Elzatta Hijab. 6,540 1,652 Signifikan Kompensasi Elzatta Hijab. 11,312 1,652 Signifikan Kesimpulan Statistik H0 ditolak. Komitmen organisasi dapat Elzatta Hijab. H0 ditolak. Kompensasi Elzatta Hijab. Tabel selanjutnya menerangkan hasil uji hipotesis secara simultan. Tabel 5. Hasil Uji Hipotesis secara Simultan Hipotesis Fhitung Ftabel Hasil Komitmen organisasi dan Elzatta Hijab. 10,223 3,04 Signifikan Kesimpulan Statistik H0 ditolak. Komitmen organisasi dan Elzatta Hijab. Sumber: Hasil Olah Data. Lisrel for Windows, 2023 Tabel diatas menerangkan bahwa seluruh uji hipotesis yang diajukan didalam penelitian ini dapat diterima dan Selanjutnya, pengaruh dari setiap variabel dapat ditunjukan oleh tabel berikut ini. Tabel 6. Besaran Koefisien Jalur PYX1 : 0,338 Pengaruh secara Parsial PYX2 : 0,585 Pengaruh secara R2Y (X1X. : 0,754 Simultan Koefisien Residu PYe : 0,246 Sumber: Hasil Olah Data. Lisrel for Windows, 2023 Berdasarkan matriks korelasi, hasil uji hipotesis dan besaran koefisien jalur, maka pengaruh antar variabel dapat dijelaskan dengan gambar berikut ini. Sumber: Hasil Olah Data. Lisrel for Windows, 2023 Berdasarkan persamaan struktural diatas, maka hasil uji hipotesis secara Gambar 2. Pengaruh antar Variabel Media Mahardhika Vol. No. September 2023 Gambar diatas dapat menjelaskan Pengaruh langsung secara parsial dalam mempengaruhi turnover adalah sebesar 0,338 atau sebesar 0,114 . sama dengan 11,4%, dengan persentase ini maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh tidak tinggi. Pengaruh langsung secara parsial mempengaruhi turnover intention. adalah sebesar 0,585 atau sebesar 0,342 . sama dengan 34,2%, dengan persentase ini maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh cukup tinggi. Pengaruh langsung secara simultan variabel komitmen organisasi dan kompensasi dalam mempengaruhi turnover intention. adalah sebesar 0,754 atau sebesar 75,4%, dengan Adapun variabel penelitian yang tidak diteliti didalam penelitian ini dijelaskan pada faktor residu sebesar 24,6%. Berdasarkan gambar 2 mengenai pengaruh antar variabel, maka pengaruh langsung dan tidak langsung hasil penelitian ini dapat dijelaskan pada tabel berikut ini. Tabel 7. Besaran Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Hubungan Komitmen Organisasi Turnover Kompensasi Turnover Total Faktor Residu Koefisien Korelasi Langsung Besaran Pengaruh Tidak Langsung Total 0,338 0,114 0,149 0,263 0,585 0,342 0,149 0,491 0,754 0,246 Pembahasan Berdasarkan hasil uji hipotesis yang telah diuraikan diatas, maka pembahasan terhadap hasil uji hipotesis tersebut dapat diuraikan sebagai berikut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi dalam mempengaruhi turnover intention. karyawan perusahaan Elzatta Hijab sangat tidak tinggi, dimana singkat dengan para responden sejumlah faktor yang relevan. Salah satu faktor yang memainkan peran dimana para karyawan memberikan pandangan bahwa prospek karir mereka terstruktur dan terdapat ruang untuk pertumbuhan secara profesional serta dapat merasa cenderung tidak ada keinginan mencari kesempatan yang lebih baik di tempat lain. Selain itu, faktor lingkungan kerja yang mempengaruhi tingkat komitmen Perusahaan Elzatta Hijab memiliki budaya kerja yang sudah baik dan nyaman, seperti adanya keadilan dalam penilaian kinerja, tidak terdapat konflik antar rekan kerja, atau didukungnya dukungan dari atasan, maka karyawan akan merasa termotivasi perusahaan, sehingga komitmen organisasi tidak mempengaruhi secara tinggi terhadap turnover Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang cukup tinggi karyawan perusahaan Elzatta Hijab, maka terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hal tersebut. Tingkat mempengaruhi kepuasan karyawan terhadap gaji dan tunjangan yang mereka terima. Karyawan yang merasa bahwa mereka diberi imbalan yang setimpal dengan Media Mahardhika Vol. No. September 2023 kontribusi dan kinerja mereka cenderung lebih puas dan terikat dengan organisasi. Program insentif dan bonus berdasarkan kinerja juga mempengaruhi tingkat turnover Ketika Elzatta Hijab menerapkan sistem insentif yang memberikan imbalan atas pencapaian target atau hasil kerja yang bagus, hal ini dapat meningkatkan motivasi karyawan untuk tetap berada di perusahaan agar dapat memperoleh manfaat Manfaat karyawan seperti program asuransi kesehatan, cuti yang fleksibel, dan dukungan kesejahteraan lainnya juga berperan turnover intention. Perusahaan Elzatta Hijab yang memberikan kesejahteraan dan keseimbangan kehidupan kerja-karyawan akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan dapat mengurangi keinginan karyawan untuk mencari kesempatan di tempat lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmet organisasi dan kompensasi memiliki pengaruh yang tinggi dalam mempengaruhi perusahaan Elzatta Hijab ketika diuji hipotesis secara simultan. Kompetensi organisasi yang tinggi dapat mencakup aspek kebijakan perusahaan, struktur organisasi, dan kemampuan manajerial. Perusahaan Elzatta Hijab yang memiliki kebijakan yang jelas, prosedur yang terstruktur, serta manajemen yang lingkungan kerja yang stabil dan Karyawan yang merasa kompeten cenderung memiliki tingkat kepuasan dan komitmen yang lebih tinggi, sehingga mencari peluang kerja di tempat Kompensasi yang memadai dan kompetitif juga menjadi faktor turnover intention. Karyawan yang merasa dihargai dan diberikan imbalan yang setimpal dengan kinerja dan kontribusi mereka akan merasa lebih termotivasi untuk tetap tinggal dalam perusahaan. Selain gaji yang adil, program insentif berbasis kinerja dan manfaat karyawan yang baik juga dapat meningkatkan kepuasan dorongan untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Terdapat pengaruh dari variabelvariabel lainnya yang tidak diteliti didalam penelitian ini sebesar 0,246 atau 24,6%. Dugaan variabelvariabel lainnya yang dapat diteliti sebagai pengembangan penelitian dapat dimulai dari pengembangan karir, lingkungan kerja, motivasi mempengaruhi tingkat turnover yang menjadi permasalahan untuk dihadapi oleh perusahaan Elzatta Hijab. Selanjutnya mengenai peran mempengaruhi permasalahan untuk dapat menjadi variabel mediasi, pengaruh tidak langsung yang menjadi pengaruh antar variabel yang diduga menjadi permasalahan didalam penelitian ini sehingga menambahkan variabel mediasi meningkatkan kualitas dan hasil penelitian ini. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dari uji sebelumnya, maka peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa: Hasil penelitian menunjukkan tingkat mempengaruhi turnover intention. karyawan perusahaan Elzatta Hijab sangat rendah. Faktor-faktor yang Media Mahardhika Vol. No. September 2023 mempengaruhinya ditemukan bahwa kesempatan yang besar dalam pengembangan karir, lingkungan kerja yang baik, memiliki terhadap kompensasi, perusahaan memberikan perhatian terhadap dengan nilai perusahaan. Perusahaan telah melakukan komitmen untuk mengembangkan perusahaan dimana dalam meningkatkan peluang yang ditunjukan bahwa perusahaan mampu mendatangkan investor dengan nilai investasi miliaran rupiah. Oleh karena itu perusahaan mendukung menciptakan lingkungan kerja yang positif, memberikan kompensasi yang sesuai, serta memperkuat nilainilai meningkatkan keterikatan karyawan pada organisasi dalam upaya mengurangi turnover intention. Hasil kompensasi memiliki pengaruh yang cukup tinggi terhadap turnover karyawan perusahaan Elzatta Hijab. Faktor-faktor yang mempengaruhi termasuk tingkat kompensasi yang adil, program insentif berbasis kinerja, manfaat karyawan yang baik, serta kejelasan dan transparansi dalam kebijakan Dengan memahami dan faktor-faktor lingkungan kerja yang lebih menarik bagi karyawan dan mengurangi tingkat pergantian karyawan. Hasil komitmen organisasi dan kompensasi memiliki pengaruh yang tinggi dalam mempengaruhi turnover intention. karyawan perusahaan Elzatta Hijab ketika diuji hipotesis secara simultan. Faktor-faktor yang mempengaruhi termasuk kebijakan perusahaan, manajemen yang efektif, kompensasi yang adil, budaya perusahaan yang mendukung, dan peran manajemen Dengan faktor-faktor perusahaan Elzatta Hijab dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih menarik dan meminimalisasi tingkat pergantian karyawan. SARAN