JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 3. No 1. April 2020 JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 DEWAN REDAKSI Jurnal Manager Wire Bagye. Kom. ,M. Kom (STMIK Lombok. SINTA ID : 5992. Reviewer : Resad Setyadi. ,S. ,S. Si. ,MMSI. ,Ph,D . - Institut Teknologi Telkom Purwokerto SCOPUS ID : 57204172534 SINTA ID : 6113570 Yesaya Tommy Paulus. Kom. MT. Ph. - STMIK Dipanegara Makassar SCOPUS ID : 57202829909 SINTA ID : 6002004 Dr. Cucut Susanto. Kom. MSi. - STMIK Dipanegara Makassar SINTA ID : 6138863 Muhamad Malik Mutoffar. ST. MM. CNSS- Sekolah Tinggi Teknologi Bandung SINTA ID : 6013819 David. Cs. ,M. Kom - STMIK Pontianak SCOPUS ID : 57200208543 SINTA ID : 5977352 Indo Intan. STMIK - Dipanegara Makassar SCOPUS ID : 57200209088 SINTA ID : 6127241 I Wayan Agus Arimbawa. ST. ,M. Eng. - Universitas Mataram SINTA ID : 5973017 Muhammad FauziZulkarnaen. ST. ,M. Eng. - STMIK Lombok SINTA ID : 6663733 Yunanri. Kom - UniversitasTeknologi Sumbawa (U. SINTA ID : 6723103 Sitti Aisa. Kom. ,M. T - STMIK Dipanegara Makassar SINTA ID : 6153893 Sanjaya Pinem. Kom. Sc . - Universitas Efarina SINTA ID : 6689679 Zamah Sari. - Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka SINTA ID : 6145745 Fredy Windana. Kom. MT - Sekolah Tinggi Teknologi Stikma Internasional SINTA ID : 5974460 Hijrah Saputra. ST. Sc. - STMIK Lombok SINTA ID : 6667974 Hairul Fahmi. Kom. - STMIK Lombok SINTA ID : 5983160 Sofiansyah Fadli. Kom. ,M. Kom. - STMIK Lombok SINTA ID : 6073057 Editor : Wire Bagye. Kom. ,M. Kom- STMIK Lombok. SINTA ID : 5992010 Saikin. Kom. ,M. Kom. - STMIK Lombok Halena Muna Bekata. Pd. - Universitas Tribuana Kalabahi. SINTA ID : 6168815 Desain Grafis& Web Maintenance Jihadul Akbar,S. Kom. - STMIK Lombok Secretariat Ahmad Susan Pardiansyah. Kom - STMIK Lombok ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 DAFTAR ISI KLASIFIKASI ARITMIA DENGAN HEART RATE VARIABILITY MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION ANALISIS Wayan Rimba Bazudewa1. I Putu Satwika2. I Gede Putu Krisna Juliharta3 IMPLEMENTASI METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI PAKAIAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS: UD. DARMAWAN DESA SELAGEK) DETEKSI KUALITAS BERAS MENGGUNAKAN SEGMENTASI BERDASARKAN PECAHAN BULIR DAN SEBARAN WARNA CITRA PERMODELAN VISUAL TINGKAT KETAKUTAN PADA SIMULASI EVAKUASI KEBAKARAN 3D MENGGUNAKAN SELF ASSASSEMENT MANIKIN Mohammad Taufan Asri Zaen1. Siti Fatmah2. Khairul Imtihan3 Eko Supriyadi1. Achmad Basuki2 . Riyanto Sigit3 Iqbal Sabilirrasyad1. Achmad Basuki2. Tri Harsono3 SISTEM KEAMANAN PEMANTAUAN CCTV ONLINE BERBASIS ANDROID PADA RUMAH CANTIK SYIFA MASBAGIK Ahmad Tantoni1. Mohammad Taufan Asri Zaen2 KOMPARASI ALGORITMA MACHINE LEARNING DAN DEEP LEARNING UNTUK NAMED ENTITY RECOGNITION : STUDI KASUS DATA KEBENCANAAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN RESIKO KEMUNGKINAN TERJADI REAKSI DARAH Nuli Giarsyani1. Ahmad Fathan Hidayatullah2. Ridho Rahmadi 3 Abd. Halim1. Sri Kusumadewi2. Linda Rosita3 MONITORING PENGATUR KECEPATAN KIPAS ANGIN MENGGUNAKAN SISTEM FUZZY BERBASIS WEB DI SMP BAKTI KELUARGA LUBUKLINGGAU Novi Lestari2. Nelly Khairani Daulay1. Armanto3 IMPLEMENTASI JARINGAN INTER-VLAN ROUTING BERBASIS MIKROTIK RB260GS DAN MIKROTIK RB1100AHX4 Ahmad Tantoni1. Khairul Imtihan2. Wire Bagye3 PERANCANGAN APLIKASI CETAK DOKUMEN ONLINE BERBASIS ANDROID DI BINER JOMBANG Fauzan Adhim1. Ali Murtadho2. Chandra Sukma A3 ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 IMPLEMENTASI JARINGAN INTER-VLANROUTING BERBASIS MIKROTIK RB260GS DAN MIKROTIK RB1100AHX4 Ahmad Tantoni1. Khairul Imtihan2. Wire Bagye3 1,3Teknik InformatikaSTMIK LOMBOK 2Sistem Informasi STMIK LOMBOK Jalan Basuki Rahmat No. 105 Praya Lombok Tengah NTB tantoni@students. 2khairulimtihan31@gmail. com, 3wirestmik@gmail. Abstract In fact when designing a computer network is sometimes not in accordance with the original purpose of the For example in network design too many unmanageable switches that result in decreased network performanceand also the quality of network security has decreased, this is caused by broadcast domain and collision domain. The use of inter-vlan routing networks, it is expected to reduce the broadcast domain and collision domain, centralized network and well-organized using switch manageable as a connector. In this study using mikrotik rb1100ahx4 as a router, the rb260gs as a manageable switch, the network development life cycle method as a research method and the speedtest. net as an internet connection test. Keywords: Implementation. Computer Networks. Manageable Switches. Inter-Vlan. Mikrotik. Abstrak Pada kenyataannya saat perancangan jaringan komputer terkadang tidak sesuai dengan tujuan awal dari perancangan tersebut. Salah satu contoh dalam perancangan jaringan misalnya terlalu banyak menggunkan switch unmanageable yang mengakibatkan performa jaringan menurun dan juga kualitas keamanan jaringan mengalami penurunan, ini disebabkan karna broadcast domain dancollision domain. Dengan penggunaan jaringan inter-vlan routing diharapkan menurunkan broadcast domain dancollision domain, jaringan yang terpusat serta tertata dengan baik menggunakan switch manageable sebagai Dalam penelitian ini menggunakan mikrotik rb1100ahx4 sebagai router, switch rb260gs sebagai switch manageable, metode network development life cycle sebagai metode penelitian dan situs net sebagai pengujian koneksi internet. Kata kunci: Implementasi. Jaringan Komputer. Switch Manageable. Inter-Vlan. Mikrotik. Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi semakin cepat sudah menjadi suatu kebutuhan untuk Termasuk jaringan komputer menjadi hal penting, dengan adanya jaringan ini berkomunikasi serta mendapatkan informasi diperoleh lebih mudah dan hemat waktu. Jaringan yang kompleks menuntut dapat membuat sistem jaringan yang mudah diakses dan juga perawatan yang mudah. Perancangan jaringan komputer terkadang tidak sesuai dengan tujuan awal dari perancangan tersebut, asalkan dapat terkoneksi ke internet tetap dibiarkan yang menyebabkan semakin hari semakin jauh dari perancangan. Salah satu contoh dalam perancangan jaringan misalnya terlalu banyak menggunkan switch unmanageable yang mengakibatkan performa jaringan menurun dan juga kualitas keamanan jaringan mengalami penurunan, ini disebabkan ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. karna broadcast domain dan collision domainsesuaidilangsir dari penelitian(Yani. Jusia, & Rohayani, 2. mengatakan semakin besar jumlah user dan alat mengakibatkan semakin banyak paket broadcast domain yang harus ditangani sebuah switch danpenurunan tingkat kualitas keamanan antar user. Dengan penggunaan jaringan inter-vlan routing dapat menurunkan broadcast domain dan collision domain, jaringan yang terpusat serta tertata dengan baik menggunakan switch Dalam rb1100ahx4 sebagai router, switch rb260gs sebagai switch manageable, metode NDLC (Network Development Life Cycl. sebagai metode penelitian dan situs speedtest. net sebagai pengujian koneksi internet. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Tinjuan Pustaka Dan Teori Penelitian (Tantoni, 2. bertemakan jaringan inter-vlan routing menggunakan model hirarki desain jaringan membahas inter-vlan dengan model hirarki desain jaringan dimana disesuaikan dengan kebutuhan desain layout gedung kampus yang baru. Dari hasil penelitian ini membagi 3 layer yaitu core layer sebagai switch layer 3backbound jaringan, distribution layer pada switch setiap gedung dan access layer pada access point serta komputer untuk civitas Persamaan penelitian yang dilakukan menggunakan model hirarki desain jaringan serta inter-vlan routing. Penelitian yang dilakukan (Tantoni. Setyanto, & Pramono, 2. bertemakan perancangan blueprint infrastruktur jaringan komputer untuk mendukung implementasi sistem informasi. Membahas perancangan blueprint infrastruktur jaringan yang menggunakan inter-vlan routing dengan mengkombinasikan dengan model hirarki desain jaringan. Penelitian ini berfokus pada perbandingan performa jaringan komputer antara desain jaringan sebelumnya dengan desain jaringan yang sudah implementasi intervlan routing. Hasil penelitian mendapatkan desain jaringan yang sudah implementasi intervlan routing lebih baik dari segi throughput, delay, packet loss dan jitter serta mendukung inter-vlan mendukung impelentasi sistem informasi Persamaan penelitian ini menggunakan alat router yang diujikan performanya. Perbedaan penelitian yang akan dilakukan lebih berfokus pada performa setelah implementasi. Penelitian yang dilakukan (Sulaiman, 2. bertemakan simulasi perancangan sistem jaringan inter-vlan routing di universitas negeri Membahas pengguna jaringan internet terbanyak adalah diarea universitas dari proses belajar mengajar, absensi online. KRS online, elearning dimana sistem jaringan kampus disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan. Hasil penelitianadalah menggunakan sistem inter-vlan routing maka manage akan lebih mudah dan dengan fitur vlan trunk maka tidak dibutuhkan router untuk menangani setiap Persamaan penelitian menggunakan inter-vlan routing. Perbedaan penelitian yang routermikrotik dan alat switch manageable mikrotik, sedangkan penelitian yang dilakukan sebelumnya hanya simulasi pada cisco packet Penelitian yang dilakukan (Saiyar & Noviansyah, 2. bertemakan implementasi spanning tree protocol (STP), virtual lan (VLAN) dan access list (ACL) pada jaringan komputer balai besar pelatihan kesehatan jakarta. ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 3. No 1. April 2020 Membahas adanya sebuah redundancynetwork, belum ada pembagian hak akses bagi karyawan dan bebasnya penggunaan server tanpa ada keamanan/monitoring. Hasil dengan menggunakan STP, looping yang terjadi dapat dihentikan. Dengan penerapan VLAN user yang tidak dizinkan, tidak dapat mengakses bagian jaringan. Dengan mengaktifkan fitur access list dapat membatasi vlan10 dan vlan20 yang menggunakan server dan mencegah user mengambil data dari divisi lain. Persamaan inter-vlan Perbedaan dilakukan ini menggunakan alat routermikrotik dan alat switch manageable mikrotik, sedangkan penelitian yang dilakukan sebelumnya hanya simulasi pada cisco packet tracer Jaringan komputer Jaringan komputermerupakan koneksi 2prangkat atau lebih yang terhubung secara fisik dan logika sehingga dapat bertukar data. Jaringan komputer dapat diartikanterkoneksi apabila device yang ada dalam jaringantersebut dapat saling bertukar data dan saling berbagi sumber daya yang dimiliki. id, n. Broadcast Domain dan Collision Domain Istilah broadcast address jangan samakan Broadcast domainartinya sebagai semua device yang dapat mendengar sinyal yang berasal dari perangkat tertentu dalam satu segmen. Contohnyabroadcast domain seperti orangberbicara didalam rumah. Siap yang dapat mendengarnya suaranya dikatakan sebagai satu broadcast domain. Sedangkan tetangganya tidak mendengar Istilahcollision domain biasanya terjadi Ethernet half-duplex. Collision domaindiartikan sebagai segmen network yang perangkat-perangkatnya Idealnya, broadcast domain dan collision domain harus diperkecil dengantujuan untuk meningkatkan performa jaringan. (Sofana. VLAN VLAN atau Virtual-LAN merupakan sebuah cara untuk memecah network menjadi beberapa network . yang lebih kecil. Tujuan Utama VLAN adalah untuk memperkecil jumlah trafficbroadcast pada masing-masing subnet. Sehingga setiap subnetakan memiliki broadcast JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire domain sendiri. VLAN sangat baik diterapkan dalam merombak jaringan yang performanya belum maksimal, contoh dalam lapangan memindahkan kabel atau perangkat network sangat tidak fleksibel untuk dilakukan. Oleh karena itu penerapan VLAN merupakan cara yang baik dengan mengatur ulang menggunakan (Sofana, 2. Manfaat Penerapan VLAN, antara lain : C Meningkatkan performa jaringan komputer dengan cara memblok packet/frame yang tidak perlu. C Desain fleksibel,VLAN berpindah-pindah merombak ulang device jaringan dengan caramelakukan konfigurasi software. C Pada saat ingin mengubah VLAN tidak memerlukan biaya instalasi. C VLAN menjaga keamanan jaringan dengan caramembatasi user yang boleh mengakses suatu aplikasi berdasarkan access list. Link VLANdibangun menggunakan berbagai :switch. Tentunya diantara perangkat tersebut. Ada 2 jenis link yang digunakan, yaitu : C Access link merupakan tipe yang umumnya dimiliki oleh hampir semua jenis switch VLAN. Access linkbiasanya untuk menghubungkan komputer dengan switch. Access link merupakan port switch yang sudah Selama switchakan membuang informasi tentang VLAN. Anggota VLAN tidak dapat komunikasi dengan anggota VLAN yang lain, kecuali jika dihubungkan oleh router. C Trunk linkdigunakan menghubungkan switch dengan switch danswitch dengan router. Jadi port yang telah dikonfigurasi untuk dilalui berbagai VLAN . idak hanya sebuah VLAN). Sebab trunk linkbiasanya dihubungkan Routing Routing adalah proses pemilihan jalur yang akan ditempuh oleh sebuah paket pada Dalam proses routing, sebuah ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 3. No 1. April 2020 jaringandigambarkan sebagai sebuah graf berbobot dimana setiap interkoneksi antar titik dalam jaringanmemiliki bobot atau nilai tertentu. Nilai ini dapat berupa bandwith, network delay, hopcount, pathcost, loaddan reliability. Setiap router harus mencari rute dengan biaya (Nugroho, 2. Mikrotik Mikrotik adalah sebuah merek dari perangkat jaringan, pada awalnya Mikrotik hanyalah sebuah software yang diinstall dalam komputer yang digunakan untuk mengontrol jaringan, tetapi dalam perkembangannya saat ini menjadi sebuah device dan harga yang terjangkau, serta banyak digunakan pada level ISP. (Athailah, 2. METODE PENELITIAN NDLC(Network Development Life Cycl. merupakan metode penelitian yang digunakan, dimana penjelasan dari NDLC sebagai Gambar 1. Metode NDLC Network Development Lifecyle (NDLC) merupakan suatu metode yang digunakan dalam perancangan topologi jaringan. Pada penelitian ini tahapan NDLC hanya sampai pada tahap simulasi prototipe. Metode NDLC memiliki 6 tahap dalam penyelesain penelitian atau proyek jaringan komputer (Goldman & Rawles, 2. , antara lain : Tahap Analisis Tahap ini dilakukan analisa kebutuhan nonfungsional dan analisa topologi jaringan yang sudah ada saatini. Tahap Design Tahap ini membuat desain topologi jaringan yang akan dibangun, diharapkan Tahap desain dapat berupa desain topologi,desain akses data dan desain layout perkabelanyangakan memberikan gambaran tentang proyek JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Tahap Simulasi Prorotyping Pada tahap ini ada beberapa teknisi jaringan membuat dalam bentuk simulasi jaringan seperti GNS3. Packet Tracert. Netsim. Dimaksudkan untuk melihat kinerja dari jaringanyang dibangun dan juga sebagai bahan presentasi dan sharing dengan team work. Tahap Implementasi Tahap ini manghabiskan waktu lebih lama dari tahap-tahapan sebelumnya. Dalam tahap implementasi, teknisi jaringan akanmelaksanakan semua yang telah direncanakan pada desain sebelumnya. Tahap Monitoring Tahap ini merupakan tahap penting supaya jaringan komputer berjalan sesuai dengan yangdinginan dan tujuan pada tahap analisis, maka dari itu perlu dilakukan Tahap Management Tahap ini salah satu menjadi perhatian khusus dalam masalah aturan, kebijakan agarsistem yang telah dibangun berjalan dengan baik dapat berlangsung lama. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Tahap Analisis Tahap mempersiapkan analisa kebutuhan sistem seperti analisis kebutuhan fungsional, analisis kebutuhan non fungsional dan analisis kebutuhan SDM. Tahap analisis akan ada hubungan dengan tahap desain, simulasi prototyping dan impelentasi. Analisis Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional pada jaringan inter-vlan routing adalah meningkatkan performa dan keamanan jaringan dengan cara mengelompokan jaringan berdasarkan VLAN ID. Volume 3. No 1. April 2020 mm. Operating License Level6 System RouterOS. RouterOS Gambar 2. Router Mikrotik RB1100AHx4 SwitchManageableRB260GS. Spesifikasi RB260GS antara lainCPU Taifatech TF470 NAT accelerator (RISC, 50MH. RAM embedded 96K SRAM. Architecture RISC. LAN ports 5. Gigabit Yes. SFP Port 1. Dimensions 113x89x28mm. Operating System MikroTik SwOS. Gambar RB260GS SwitchManageable Kabel UTP (Unshilded Twister Pai. digunakan untuk menghubungkan device network ke device network yang lain. Laptop berfungsi untuk analisis dan pengambilan data yang diperlukan. Perangkat lunak . yang digunakan dalam penelitian, diantaranya : Windox digunakan untuk mengkonfigurasi Mikrotik RouterOS menggunakan GUI (Graphical User Interfac. Google Chrome digunakan untuk mengkonfigurasi Mikrotik SwOs menggunakan webfig (Website Configuratio. 2 Tahap Desain Tahap desain merupakan tahap pembuatan model topologi jaringan dirancanakan. konfigurasi sistem jaringan yang dirancang sebagai berikut : 2 Analisis Kebutuhan Non Fungsional Kebutuhan non fungsional pada sistem jaringan inter-vlan routing, sebagai berikut : Perangkat keras . yang digunakan dalam penelitian, diantaranya. Router Mikrotik RB1100AHx4. pesifikasi RB1100AHx4 antara lainArchitecture ARM. CPU Alpine AL21400 1. 4GHz Quad Core. Main Storage/NAND 128MB. RAM 1GB. LAN Ports 13. Gigabit Yes. Memory Card TypemicroSD. POE Input20-57VDC. Serial PortDB9/RS232. Dimentions 1U case: 444x148x47 ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Gambar 4. Alur Konfigurasi Sistem jaringan JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Rancangan Topologi Jaringan Gambaran rancangan topologi jaringan yang sudah didesain dengan model inter-vlan routing sebagai berikut : Volume 3. No 1. April 2020 Pembagian portinterface untuk VLAN yang diswitch S2 RB260GS beserta masing-masing network dan default gatewaypada tabel 3 sebagai berikut : Tabel 3. Konfigurasi PortInterfaceSwitch S2 Interface VLAN Network Default Gateway Eth0/1 VLAN 101trank S2 VLAN 102-pbe m5 timur VLAN 103-pbe m5 barat VLAN 104-fo VLAN 105-zte 0/24 Eth0/2 Eth0/3 Eth0/4 Eth0/5 Gambar 5. Rancangan Topologi Jaringan Inter-Vlan Routing Gambar 5. Menunjukan gambaran rancangan topologi jaringan yang didesain dengan model inter-vlan routing, pada router menggunakan mikrotik RB100AHx4 dan switch manageable RB260GS. Konfigurasi IP Addressdan port Jaringan InterVlan RoutingKonfigurasi IP address untuk pengalamatan jaringan agar dapat mengakses internet ke jaringan publik sebagai berikut : Konfigurasi IP address pada topologi jaringan sebagai berikut : Tabel 1. Konfigurasi IP Address Device Interface IP Address Subnetmask RB1100AH Eth0/1-Internet DHCP Client dari ISP Eth0/2-Trunk VLAN 88 Eth0/3-Trunk VLAN 88 Eth0/4-null Eth0/5-null RB260GS RB260GS VLAN 88 VLAN 88 0/25 0/25 0/24 0/25 Konfigurasi portSub-interface routerRB1100AHx4dan konfigurasi IP address pada tabel 4 sebagai berikut : Tabel 4. Konfigurasi PortSub-Interface router Interface VLAN IP Address Ether0/1 Internet 1/24 Ether0/2. VLAN 10-trunk S1 0/24 Ether0/2. VLAN 20-zte 0/25 Ether0/2. VLAN 30-zte 0/25 Ether0/2. VLAN 40-fo utara 0/25 Ether0/2. VLAN 50-fo barat 0/25 Ether0/3. VLAN 101-trank S2 0/24 Ether0/3. VLAN 102-pbe m5 timur 0/25 Ether0/3. VLAN 103-pbe m5 barat 0/25 Ether0/3. VLAN 104-fo timur 0/24 Ether0/3. VLAN 105-zte 0/25 Ether0/4 Ether0/5 3Tahap Simulasi Prototyping Tahap Simulasi Prototyping merupakan simulasi sebelum melakukan implementasi supaya hal yang ingin dicapai dapat berjalan sesuai yang diingkan. Dalam penelitian ini menggunakan software simulasi Cisco Packet Tracer sebagai berkikut : Pembagian PortInterfaceSwitch RB260GSPembagian portinterface VLAN yang di switch S1 RB260GS beserta masing-masing gatewaypada tabel 2 sebagai berikut : Tabel 2. Konfigurasi PortInterfaceSwitch S1 Interface VLAN Network Default Gateway Eth0/1 VLAN 10trunk S1 VLAN 20zte VLAN 30zte VLAN 40fo utara VLAN 50fo barat 0/24 Eth0/2 Eth0/3 Eth0/4 Eth0/5 0/25 0/25 0/25 0/25 ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Gambar 6. Simulasi Prototyping JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Gambar 6. menujukansoftware simulasi Cisco Packet Tracer dengan implementasiinter-vlan routingmenggunakan jaringan lokal. 4Tahap Implementasi Tahap impementasi bertujuan untuk menerapkan rancangan jaringan inter-vlan routingsebagai berikut : Konfigurasi IP Address pada RB260GS Konfigurasi IP address pada manageable switch RB260GS menggunakan web browser dan sesuai dengan rencana IP address di Tabel 1 sebagai berikut : Gambar 7. Konfigurasi IP address pada SwitchS2 Pada gambar 7. menujukan IP address yang berfungsi untuk mengakses atau mengkonfigurasi manageable switch RB260GS melalui browser. Membuat VLAN ID pada RB260GS Setelah konfigurasi IP address, langkah selanjutnya adalah cara untuk membuat VLAN ID pada RB260GS sebagai berikut : Volume 3. No 1. April 2020 Aunot a memberAy. Pada VLAN 104 merupakan anggota dari port4 dengan memberikan perintah Auleave as isAy. Sedangkan yang tidak menjadi anggota VLAN 104 adalah port2,port3 dan port5 dengan memberi perintah Aunot a memberAy. Pada VLAN 105 merupakan anggota dari port4 dengan memberikan perintah Auleave as isAy. Sedangkan yang tidak menjadi anggota VLAN 105 adalah port2, port3 dan port5 dengan memberi perintah Aunot a memberAy. Mendaftarkan VLAN ID pada RB260GS Pada switch manageable RB260GS adanya Ingress Filtering berfungsi mengatur traffic yang datang dan Egress Filtering mengatur traffic yang keluar. Vlan forward policy yang digunakan yang pertama adalah VLAN Mode = Enabled adalahmendrop packet dengan VLAN ID yang ada pada VLAN Sedangkan yang kedua VLAN Mode = Strict adalah sama dengan Enabled tetapi sebelum mendrop packet terlebih dahulu memeriksa packet tersebut. Pengaturan pada Egress filter policyakan menunjukkan fungsi dari port itu. Pada port1 di RB260GS bertindak sebagai Trunk port maka policy yang digunakan adalah "add if missing", sedangkan pada port2 dan Port3 bertindak sebagai access port maka digunakan policy "always strip". Gambar 9. Pendaftaran VLAN ID pada Switch Gambar 8. Membuat VLAN ID pada SwitchS2 Pada gambar 8. menunjukan VLAN 101 pada port1 sebagai mode trunk dan meneruskan traffic data dari VLAN 102. VLAN 103. VLAN 104 dan VLAN 50 dengan memberikan perintah Auleave as isAy. Pada VLAN 102 merupakan anggota dari port2 dengan memberikan perintah Auleave as isAy. Sedangkan yang tidak menjadi anggota VLAN 102 adalah port3, port4 dan port5 dengan memberi perintah Aunot a memberAy. Pada VLAN 103 merupakan anggota dari port3 dengan memberikan perintah Auleave as isAy. Sedangkan yang tidak menjadi anggota VLAN 103 adalah port2, port4 dan port5 dengan memberi perintah ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Gambar 9. menujukan Jika ada traffic dari router dengan VLAN ID 101 maka akan diteruskan ke port2 sesuai dengan VLAN table yang sudah dibuat. pada saat traffic meninggalkan port2. VLAN header tersebut akan dihilangkan di egress policy port2 sesuai dengan perintah "always strip". Sebaliknya jika ada traffic balas yang datang dari port2 menuju ke router maka akan diforward ke port1, dan akan ditambahkan VLAN header sesuai dengan VLAN header yang di port2 pada saat traffic meninggalkan port1 sesuai dengan perintah Auadd if missingAy. Konfigurasi Sub-Interface VLAN ID pada RB1100AHx4 Konfigurasi selanjutnya adalah membuat sub-interface yang ada pada routerRB1100AHx4 JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 3. No 1. April 2020 Setelah sub-interface, konfigurasi selanjutnya mengkonfigurasi IP address pada sub-interface tersebut sesuai dengan tabel 2, tabel 3 dan tabel 4 yang telah Konfigurasi IP address dapat dilihat di gambar 13sebagai berikut : Gambar 10. Konfigurasi Sub-Interface VLAN 101- Trunk Gambar 13. Konfigurasi IP Address 5 Tahap Monitoring Tahap monitoring melakukan percobaan mengecek apakah jaringan sudah terkoneksi ke Dalam tahap monitoring ini melakukan percobaan ping dan speedtest sebagai berikut : Percobaan Ping Percobaan perintah Ping sebagai berikut : Gambar 11. Konfigurasi Sub-Interface VLAN Konfigurasi sub-interface digunakan untuk menghubungkan atau membawa informasi VLAN ID yang berbeda-beda supaya dapat saling berkomunikasi atau bertukar informasi. Pada gambar 11 diatas menujukan bahwa VLAN 102 berada di interfaceether3-trunkS2 artinya masuk dalam sub-interfaceEther0/3. Pada gambar 10 diatas menunjukan bahwa VLAN 101 berfungsi sebagai mode trunk untuk terkomunikasi antar switch ke switch atau switch ke router dengan kata lain disebut intervlan, perintah yang d gunakan dengan mencentang AuUse Service TagAy. Gambar 14. Pingpada inter-vlan routing Gambar 14. menujukan percobaan ping untuk jaringan lokal ke internet terhubung. Speedtest. Percobaan mengetes kecepatan akses internet sebagai berikut : Gambar 15. Speedtest. net pada Inter-Vlan Gambar speedtestuntuk mencoba koneksi internet. Gambar 12. Sub Interface VLAN ID Konfigurasi RB1100AHx4 Address ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. KESIMPULAN Berdasarkan dilakukandapat disimpulkan sebagai berikut : Dengan diterapkannya inter-vlan routing dapat berjalan pada rb260GS sebagai switch manageable dan rb1100ahx4 sebagai router. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Dapat menjadi solusi untuk meningkatkan performa jaringan. Inter-vlan routing dapat memecah broadcast Daftar Pustaka