Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Penggunaan Web Sebagai Upaya Peningkatan Penjualan UMKM Pisau Desa Hadipolo Kudus Pratomo Setiaji *1, Arif Setiawan 2, Supriyono 3 1,2 Sistem Informasi, Universitas Muria Kudus 3 Manajemen, Universitas Muria Kudus Jl. Lingkar Utara UMK, Gondangmanis, Bae, Kudus - 59327, +62291-438229 e-mail: *1 pratomo.setiaji@umk.ac.id , 2 arif.setiawan@umk.ac.id, 3supriyono@umk.ac.id Abstrak Kecamatan Jekulo merupakan wilayah yang memiliki keunggulan daerah berupa Pisau di wilayah Kabupaten Kudus dan bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Kudus serta UMKM pisau desa Hadipolo. Produk pisau yang telah dihasilkan oleh UMKM telah merambah di pulau jawa bahkan keluar negeri hal ini merupakan potensi besar yang harus segera di tangkap sebagai peluang untuk meningkatkan penghasilan warga di daerah Kecamatan Jekulo. Sampai saat ini penghasilan dari penjualan UD Hasil Logam memilikit omzet penjualan hingga 175 juta per tahun dan ditargetkan akan meningkat sebesar3%-4%. Kondisi pasar yang masih terbuka luas akan sangat disayangkan jika para pelaku UMKM belum bisa memanaatkannya, yang dibutuhkan dalam meningkatkan omzet penjualan tersebut adalah sebuah sistem yang bisa menjangkau dari pasar yang dituju, dari hal tersebut dibuatlah sebuah sistem informasi dengan platform Sofware as a Services (SAAS) dengan menggunakan Object oriented design sebagai pemodelannya. Tujuan dari analisa dan perancangan Optimalisasi dan peningkatan Penjualan Pisau Gagang Plastik Pada UMKM Industri Kreatif Logam Di Desa Hadipolo berbasis Sofware as a Services (SAAS) bisa membantu para pengusaha UMKM dalam memasarkan produknya menggunakan teknologi informasi Kata kunci Penjualan, Pisau, SAAS, 1. PENDAHULUAN Kerajinan pisau adalah sebuah industri yang termasuk dalam salah satu industri kreatif dan tidak boleh dipandang sebelah mata karena memiliki nilai ekonomis yang cukup baik dalam menyumbangkan pertumbuhan ekonomi. Perkembangan tersebut dapat dilihat dan dibuktikan sektor kerajinan pisau di Kabupaten Kudus dimana dalam lima tahun berkembang sebesar 1,7% dan diikuti oleh peningkatan jumlah produksi oleh pengrajin UMKM sebesar 3,2%. Kerajinan pisau merupakan produk unggulan kudus, yang di produksi oleh komunitas UMKM Logam di desa Hadipolo Kabupaten Kudus. Industri logam di desa Hadipolo sudah berjalan turun temurun, di desa ini menghasilkan beraneka ragam hasil logam, seperti pisau, cangkul, sabit, dan mesin perontok padi, salah satu UMKM Industri hasil logam adalah UD. Hasil Logam gambar 1. Gambar 1. Tempat produksi UD Hasil Logam 118 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Pada tahun 2019, UD. Hasil Logam menghasilkan aset 175 juta dan omzet 175 juta per tahun. pada tahun 2020 produksi pisau di desa Hadipolo ditargetkan meningkat sekitar 4%-5%. Kinerja pasar kerajinan pisau di desa Hadipolo pada tahun 2019, menurut data Kudus dalam angka , pertumbuhannya mencapai 9%. Nilai perdagangan pisau di Kudus ini terbilang masih sangat kecil, bahkan kurang dari 1% dibandingkan permintaan kerajinan pisau di Indonesia. Bahkan dibandingkan sejumlah kabupaten/kota kabupaten Kudus juga tercatat masih jauh tertinggal. Kondisi ini seakan kontradiktif bila melihat potensi Kudus terhadap produk-produk kerajinan tangan daerah yang sangat besar. Potensi kerajinan pisau adalah salah satu andalan UMKM yang dihasilkan masyarakat Kudus di desa Hadipolo. Bahan pisau dari baja dan tingkat ketajaman pisau menjadikan produk logam ini mempunyai ciri khas yang unik di Desa Hadipolo Kudus. Semua proses pembuatan kerajinan logam menggunakan keahlian tangan (hand made). Ketrampilan yang dimiliki merupakan karakteristik sehingga menjadi keunggulan dari pengrajin, UMKM yang ada yang memiliki sifat padat karya, sehingga serapan tenaga kerja merupakan hal yang utama terutama pada saat kondisi ekonomi saat ini. Pengrajin pisau di kabupaten Kudus selain diserap pedagang grosir lokal , juga dipasarkan ke Semarang, Kendal, Magelang, dan Wonosobo, bahkan sampai ke Jawa Timur dan Jawa Barat. Pembangunan industri pisau sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah, ditujukan untuk memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha, menyediakan produk logam yang bermutu dengan harga yang bersaing baik di pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri. Pembangunan industri pisau terus dikembangkan, hingga tahun 2019 Kabupaten Kudus memiliki 726 unit usaha logam yang tersebar di 1 kecamatan (Kudus Dalam Angka 2019). Usaha Mikro Kecil Menengah pisau tergabung dalam klaster industri kerajinan logam. Dewasa ini telah banyak industri yang memanfaatkan teknologi software as a services (SaaS) sebagai alat untuk memudahkan aplikasi bisnisnya, dengan teknologi ini biaya dapat dibuat sangat minim dan meningkatkan kualitas operasional dalam industri yang mana berakibat inovasi meningkat dengan mudah cepat serta murah [1]. Penyempurnaan desain Software-as-a-Service (SaaS) terus ditingkatkan. Tujuan dari penyedia cloud adalah untuk mengurangi biaya dengan menjaga kualitas layanan dan efisiensi, yang merupakan topik terpenting dalam teknologi cloud dan biaya dapat dikurangi hingga 40% per jam [2]. 2. METODE Ciri-ciri sistem informasi dijelaskan dengan [3] membuat pendekatan baru berdasarkan permasalahan pelanggan, sistem yang dibuat merupakan masalah nyata yang dialami oleh masyarakat sehingga arus logistik menjadi optimal. Proses pemulihan sistem di perusahaan yang terjadi karena kejadian yang tidak terduga dan membuat sistem di perusahaan kritis yang dapat mempengaruhi Recovery Time Effort (RTE) dapat dilakukan dengan langkah-langkah yang dijelaskan dalam Business Continuity Plan, masalah yang merupakan Pertimbangan yang sangat penting salahsatunya memperhitungkan bagaimana memperkirakan deviasi yang dibutuhkan dalam suatu waktu dibandingkan dari pemulihan waktu saat awal yang telah direncankan oleh sebuah fungsi dalam bisnis. Pemodelan yang dikembangkan merupakan dasar teori Risk Management Risk Composite Index [4]. Penelitian tentang Software as a services (SaaS) di suatu perusahaan menjadi topik yang menarik untuk mengukur kinerja perusahaan dan kemampuan dalam menggunakan suatu aplikasi [5]. Sumber daya digunakan sebagai dasar teori strategi bersaing, dalam makalahnya menjelaskan pengaruh kinerja perusahaan yang didukung oleh SaaS EA dan menjelaskan peran bisnis dan strateginya sebagai mediator. 258 survei telah dilakukan pada tingkat manajer perusahaan di beberapa negara Eropa Selatan yang memprioritaskan pentingnya. mediator dalam kinerja suatu perusahaan Kemajuan layanan IT yang banyak ini dinilai akan menambah nilai positif bagi berbagai perusahaan, dalam meningkatkan IT service management (ITSM) [6], terdapat saransaran sebagai penilaian pada perangkat lunak yang terbagi menjadi empat proses yaitu 119 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X identifikasi, penilaian , pengukuran kapabilitas dan peningkatan. Penilaian proses telah menjadi standar internasional untuk mengukur kemampuan proses. Metode ini telah diuji di dua organisasi di Australia dan telah dievaluasi dengan hasil yang positif terkait dengan perdagangan valuta asing di AS. Hasil analisis dan perancangan yang telah dilakukan di terapkan dalam penelitian akan bermanfaat dan lebih tepat jika dalam penerapannya di gunakan secara praktis dalam kegiatan harian. Permasalah pemasaran yang dihadapi oleh pengrajin pisau dapat diselesaikan. 2.1 Pengembangan Sistem Metode Linear Sequential atau metode Waterfall merupakan metode yang sudah popular dan banyak digunakan oleh banyak peneliti dan metode tersebut di terapkan dalam penelitian ini karena metode tersebut memiliki lngkah yang sistematis 2.2 Desain Perancangan sistem dilaksanakan mulai mengumpulkan data yang berkaitan dengan semua yang berkaitan dalam sistem secara lengkap, pada proses ini dilakukan beberapa tahapan yaitu pemodelan yang dilanjutkan dengan perancangan basis data yang dibutuhkan dan perancangan antar muka untuk yang sesuai dengan user. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Perancangan memerlukan perencanaan yang baik karena penggunaan sistem yang akan diterapkan akan di pakai tidak hanya dalam jangka pendek saja tetapi akan digunakan dengan jangka panjang, perancangan yang baik tentunya akan mempengaruhi proses dan hasil yang akan menjadi tujuan utamanya yang berkaitan dengan sistem informasi, yang didalamnya ada terdapat perancangan baik itu database maupun desain input, proses dan output yang mana sistem tersebut harus bisa dipakai oleh pengguna dengan baik, perubahan sistem secara tiba – tiba dan banyak akan menimbulkan banyak faktor. Selama implementasi, pemantauan dan pengevaluasian sistem harus dilaksanakan secara terus menerus hal ini di sebabkan karena memungkinkan adanya perubahan dan penyesuaian dari pengguna jika sistem diharapakn bisa berjalan dengan baik dan bisa berkesinambungan. Kunci utama dalam pengembangan sistem adalah fleksibilitasnya karena dalam sistem yang berjalan bisa terjadi perubahan yang cukup banyak atau sedikit tergantung dari kebutuhan penggunanya Kebutuhan perancangan dan perencanaan sistem mulai dari analisa, desain, sampai testing sistem yang baik harus dilakukan secara hati – hati dan cermat sehingga dalam pembuatan dan implementasi yang dihasilkan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhannya. 3.1 Desain Permasalahan yang telah dikumpulkan melalui observasi dan pengamatan ditemukan beberapa permasalahan yang terkait dengan perencanaan sistem yang berkaitan dengan pemasaran pisau diantaranya adalah: 1. Produk yang dikelola oleh para pengrajin pisau yang selama ini dilaksanakan masih bersifat lokal daerah dan terbatas dalam wilayah Jawa Tengah dengan demikian diperlukan sebuah metode dalam memasarkan produknya menjadi lebih luas 2. Mengelola banyaknya order yang datang dari luar daerah masih sangat sulit 3. Kurangnya pemasaran di daerah potensial karena tidak ada agen di daerah yang memiliki potensi dalam penjualan produk 3.2 Identifikasi Kebutuhan Informasi Permasalahan dari observasi yang telah dikumpulkan dapat disimpulkan untuk mendapatkan solusi permasalahan tersebut perlu adanya sebuah sistem informasi yang dapat 120 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X menjangkau dan melayani pembeli dan tidak terbatas dalam jarak dan waktu sehingga pembeli tidak perlu ke toko atau tempat produksi selain itu dengan adanya sistem informasi akan lebih mudah dalam melakukan promosi produk bahkan sampai ke luar negeri dengan biaya yang relatif lebih murah. Hasil penjualan setiap saat dapat diketahui dengan adanya sistem informasi ini baik itu dari area Kudus, Jawa Tengah, Nasional bahkan Internasional, dan dapat di ketahui juga produk apa saja yang paling diminati oleh pengguna sehingga bisa di optimalkan lagi untuk melakukan promosi ke daerah yang masih sedikit peminatnya sehingga pemilik dapat melakukan pemetaan dan pengambilan keputusan berdasarkan data yang di sajikan oleh sistem informasi. 3.3 Solusi Alternatif Sistem Informasi dan permasalahan yang telah dikumpulkan menghasilkan alternatif solusi dengan membuat sistem informasi berbasis web yang dapat digunakan oleh pengrajin pisau, sistem ini memiliki kelebihan semua pengguna dapat menggunakannya sesuai dengan aturan oleh sistem. Perancangan sistem merupakan awal dari implementasi sistem informasi ini sehingga dapat berjalan dengan baik selain itu perlu adanya infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan sistem sehingga dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna, desain web dalam sistem disajikan dalam Gambar 1. . Gambar 2. Desain Web 121 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 3.4 Hasil Implementas Sistem Hasil implementasi sistem yang telah dilaksanakan ini juga berdampak di bidang sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar Desa Hadipolo, khususnya UD. Hasil Logam. Dampak peningkatan pada mitra UD. Hasil Logam direpresentasikan pada gambar 3. Gambar 3. Peningkatan produksi 4. KESIMPULAN Optimalisasi dan Peningkatan Penjualan Pisau gagang Plastik pada UMKM Industri Kreatif Logam di Desa Hadipolo berbasis Web dengan Software as a Services (SAAS) telah diproduksi di kabupaten Kudus, sehingga hasil ini dapat membantu pengrajin dalam memperluas wilayah pemasaran produk pisau melalui layanan pemasaran dan penjualan online melalui internet. 5. SARAN Perlu dilakukan untuk meningkatkan kecepatan akses tiap halaman pada sistem dan perlu peningkatan dari sisi keamanan dari sistem yang telah ada. UCAPAN TERIMA KASIH Kami ucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya atas dukungan dari Ristek-BRIN Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, LLDIKTI Wilayah VI, LPPM Universitas Muria Kudus. DAFTAR PUSTAKA [1] E. Loukis, M. Janssen, and I. Mintchev, “Determinants of software-as-a-service benefits and impact on firm performance,” Decis. Support Syst., vol. 117, no. October 2018, pp. 38–47, 2019, doi: 10.1016/j.dss.2018.12.005. [2] W. H. Liao, P. W. Chen, and S. C. Kuai, “A Resource Provision Strategy for Software-as-a-Service in Cloud Computing,” Procedia Comput. Sci., vol. 110, pp. 94– 101, 2017, doi: 10.1016/j.procs.2017.06.123. [3] H. Lahmidani and O. E. L. Beqqali, “Improving supply chain management information systems in public administration using a new theory,” vol. 11, no. 6, pp. 102–108, 2014. 122 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X [4] A. Podaras, “Calculation of Unpredictable Time Deviation from Defined Enterprise Information System Recovery Effort in Emergency Situations,” vol. 11, no. 4, pp. 80– 83, 2014. [5] J. Rodrigues, P. Ruivo, and T. Oliveira, “Mediation role of business value and strategy in firm performance of organizations using software-as-a-service enterprise applications,” Inf. Manag., no. September 2017, p. 103289, 2020, doi: 10.1016/j.im.2020.103289. [6] A. Shrestha, A. Cater-Steel, M. Toleman, S. Behari, and M. M. Rajaeian, “Development and evaluation of a software-mediated process assessment method for IT service management,” Inf. Manag., vol. 57, no. 4, 2020, doi: 10.1016/j.im.2019.103213. 123