Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 805-812 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 Aktivitas Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Pendidikan di Nagori Purbasari Zainal Arifin Purba1, Muhammad Walid2, Devi Fitriya Ningsih3, Vanya Aprilla4 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara zainalarifinpurba1968@gmail.com1 , Muhammad1212@gmail.com2, devifitriyaningsih678@gmail.com3, vanyaaprilla582@gmail.com ABSTRACT In an effort to make the nation's life more intelligent, one of the activities that KKN students need to carry out is activities in the field of education. KKN students are expected to be able to develop various community service activity programs, one of which also touches on educational aspects. One of the locations chosen was Purbasari Village, Tapian Dolok District, Simalungun Regency as a KKN location. Judging from the type of information, the research approach used in this research is a qualitative approach. This research shows that the KKN-32 group plays a good and influential role for village communities and for educational institutions in the village in improving children's education in the village and empowering the community. In this case, the KKN-32 group in Purbasari Village, Tapian Dolok District, Simalungun Regency has a good role in helping the community and village educational institutions in improving education. Keywords: Real Work Lectures, Education, Village Education ABSTRAK Dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa maka salah satu kegiatan yang perlu dilakukan oleh mahasiswa KKN adalah kegiatan dalam bidang pendidikan. Mahasiswa KKN diharapkan mampu menyusun program-program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang beragam dan salah satu juga menyentuh pada aspek pendidikan. Salah satu lokasi yang dipilih yaitu Desa Purbasari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun sebagai tempat KKN. Ditinjau dari tipe informasinya pendekatan riset yang dipakai dalam riset ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menghasilkan bahwa kelompok KKN-32 memberi peranan yang baik dan berpengaruh bagi masyarakat desa dan bagi lembaga pendidikan di Desa dalam meningkatkan pendidikan anak di Desa dan pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini kelompok KKN-32 Desa Purbasari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun memiliki peranan yang baik dalam membantu masyarakat dan lembaga pendidikan desa dalam meningkatkan pendidikan. Kata Kunci: Kuliah Kerja Nyata, Pendidikan, Pendidikan Desa 805 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 2240-2247 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 PENDAHULUAN Pendidikan memegang peranan penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan juga merupakan kunci bagi suatu bangsa untuk bisa meraih masa depan dengan segala potensi yang ada. Oleh karena itu hendaknya dikelola baik secara kualitas maupun kuantitas hal tersebut dapat tercapai apabila peserta didik dapat menyelesaikan tepat pada waktunya dengan hasil belajar yang baik. Berawal dari pemahaman tersebut, terdapat tekat untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya melalui proses pendidikan. Dengan pendidikan diharapkan dapat menghasilkan manusia yang berkualitas dan bertanggung jawab serta mampu menyongsong kemajuan pada masa mendatang. Sebagai salah satu lembaga yang mendirikan pendidikan secara formal, universitas mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan pendidikan melalui proses belajar mengajar. Pendidikan mempunyai fungsi yang perlu diperhatikan seperti dapat dilihat pada UU No.20 tahun 2003 Pasal 3 yang menyatakan: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri dan menjadi warga Negara yang demokrasi serta bertanggung jawab (RI, 2003: 12-13). Tujuan pendidikan nasional adalah mewujudkan masyarakat Indonesia memiliki keahlian, mampu bersaing, dan berwawasan maju dalam wadah Negara Republik Indonesia. Di samping itu pemerintah juga berupaya meningkatkan mutu pendidikan agar kelak memperoleh sumber daya manusia yang mampu menguasai keahlian dan keterampilan bekerja secara profesional serta dapat menghasilkan karya yang bermutu. Tujuan ini dapat terlaksana jika didukung manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman, bertakwa, cinta tanah air, sadar hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki produktivitas kerja yang tinggi serta memiliki disiplin yang tinggi. Mengingat pentingnya pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, maka pemerintah berusaha mengadakan perbaikan dalam bidang pendidikan. Perbaikan yang telah dilakukan oleh pemerintah tersebut misalnya, perubahan dibidang kurikulum universitas, penyediaan sarana dan prasarana universitas yang lebih memadai, peningkatan mutu tenaga pendidik dengan adanya penyetaraan tersebut. Semua usaha pemerintah tersebut ditujukan untuk memperlancar proses belajar mengajar sehingga tujuan pendidikan tercapai . Demikian dengan tercapainya kegiatan belajar di perguruan tinggi, tentu akan memperoleh hasil yang berupa hasil belajar. Belajar sebagai suatu proses akan menghasilkan perubahan yang berupa pengetahuan, sikap atau nilai dan keterampilan. 806 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 2240-2247 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 Poin ketiga yang terdapat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012 pasal 1 (11) tentang Pendidikan Tinggi disebutkan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan civitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan pengabdian mahasiswa diharapkan dapat menjadi pendorong dalam pengembangan riset terapan yang bertujuan membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat, selain itu dapat mengembangkan kepekaan rasa dan kondisi sosial mahasiswa (Syardiansah dalam Hariana, dkk, 2021:11). Menurut Melmambessy Moses pendidikan adalah proses pengalihan pengetahuan secara sistematis dari seseorang kepada orang lain sesuai standar yang telah ditetapkan oleh para ahli. Dengan adanya transfer pengetahuan tersebut diharapkan dapat mengubah sikap tingkah laku, kedewasaan berpikir dan kedewasaan kepribadian ke dalam pendidikan formal dan pendidikan informal.1 Kemudian, menurut Sugihartono, pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana yang dilakukan oleh pendidik untuk mengubah tingkah laku manusia, baik secara individu maupun kelompok untuk mendewasakan manusia tersebut melalui proses pengajaran dan pelatihan. Bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa adalah kuliah kerja nyata (KKN). KKN merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa jenjang Strata 1 (S1). Program KKN yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dilaksanakan pada semester VI bagi mahasiswa jenjang S1 selama kurang lebih 1 bulan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa berkontribusi dan bersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu, sebagai intelektual muda mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan diri sebagai agen atau pemimpin perubahan yang secara cerdas dan tepat menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakatnya (Yudiana dan Fitria, 2019:402). Dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa maka salah satu kegiatan yang perlu dilakukan oleh mahasiswa KKN adalah kegiatan dalam bidang pendidikan. Mahasiswa KKN diharapkan mampu menyusun program-program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang beragam dan salah satu juga menyentuh pada aspek pendidikan. Salah satu lokasi yang dipilih yaitu Desa Purbasari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun sebagai tempat KKN. Desa Purbasari merupakan sebuah desa yang secara geografis terletak di tepi desa dengan mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah bertani dan berladang. Masyarakat sekitar memanfaatkan kesuburan tanah untuk dijadikan mata pencaharian. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara yang dilakukan oleh mahasiswa KKN, diketahui bahwa pentingnya pendidikan dalam tingkatan Desa masih relatif rendah, masih terdapat permasalahan-permasalahan dalam kehidupan 807 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 2240-2247 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 yang menghambat pendidikan bagi anak, masih terdapat kurangnya minat belajar pada anak-anak di Desa. Dari hasil temuan ini maka mahasiswa KKN di Desa Purbasari diarahkan untuk membuat program kegiatan belajar tambahan bagi murid sekolah dasar dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Dalam hal ini mahasiswa KKN berkolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pemerintahan desa untuk melaksanakan program kegiatan belajar tambahan bagi murid sekolah dasar. Berdasarkan uraian di atas maka penulis melakukan penyuluhan kepada mahasiswa KKN dengan judul “Aktivitas Peran Mahasiswa Dalam Meningkatkan Pendidikan di Nagori Purbasari”. Diharapkan dengan kegiatan ini mahasiswa dapat menyusun program kegiatan KKN dalam bidang pendidikan yang dapat membantu meningkatkan minat belajar murid sekolah dasar. METODE PENELITIAN Ditinjau dari tipe informasinya pendekatan riset yang dipakai dalam riset ini adalah pendekatan kualitatif. Ada pula yang diartikan dengan riset kualitatif ialah riset yang berarti buat menguasai kejadian mengenai apa yang dirasakan oleh poin riset dengan cara holistik, serta dengan metode cerita dalam wujud perkata serta bahasa, pada sesuatu kondisi spesial yang alami serta dengan menggunakan bermacam tata cara objektif (Moleong, 2007: 6). Ada pula tipe pendekatan riset ini merupakan deskriptif. Riset deskriptif ialah riset yang berupaya buat mengatakan jalan keluar permasalahan yang terdapat saat ini bersumber pada data- data. Tipe riset deskriptif kualitatif yang dipakai pada riset ini dimaksudkan buat mendapatkan data hal peningkatan pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa kelompok KKN di Desa Purbasari. Riset ini memakai poin riset yang dimana Poin riset ialah pangkal informasi yang dimintai datanya cocok dengan permasalahan riset. Ada pula yang diartikan pangkal informasi dalam riset merupakan poin dari mana informasi didapat( Suharsimi Arikunto, 2002: 107). Buat menemukan informasi yang pas hingga butuh ditetapkan informan yang mempunyai kompetensi serta cocok dengan keinginan informasi (purposive) (Hadi, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh informasi mengenai peningkatan bidang pendidikan yang ada di desa dan menganalisis bagaimana peranan kelompok KKN dalam membantu peningkatan pendidikan yang ada di Desa Purbasari. Informan sebagai subjek penelitian merupakan informan yang sudah ditentukan dengan kriteria tertentu yang sudah ditetapkan oleh tim peneliti. Dan dalam teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu, dengan melakukan teknik wawancara dan juga observasi. Yang dimana, dalam metode ataupun teknik wawancara yang digunakan yaitu metode wawancara ini digunakan untuk memperoleh keterangan informasi atau penjelasan seputar permasalahan secara mendalam sehingga diperoleh data yang akurat dan terpercaya karena 808 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 2240-2247 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 diperoleh secara langsung tanpa perantara. Dengan metode wawancara tidak terstruktur (Hadi, 2016). Dalam tata cara observasi, yang dimana tata cara observasi ini ialah metode ataupun pendekatan buat memperoleh informasi pokok dengan metode mengubah langsung obyek informasinya. Bagi Sugiyono (2016: 310) mengklasifikasikan pemantauan jadi pemantauan ikut serta, pemantauan berterus terang serta tersamar, serta pemantauan yang tidak bersistem. Riset ini tercantum ke dalam pemantauan partisipatif, di mana periset ikut serta dengan aktivitas tiap hari orang lagi dicermati ataupun yang dipakai selaku pangkal informasi riset. HASIL DAN PEMBAHASAN Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada waktu dan wilayah tertentu (Lestari, Ardian and Harahap, 2021). Tema yang diangkat pada kegiatan KKN UINSU tahun 2022 yaitu “Aktivasi Peran Civitas UIN Sumatera Utara Medan Yang Moderat Dalam Merawat Jagar Membangun Peradaban”. Teknis pelaksanaan KKN 2022 dilakukan secara kelompok dengan jumlah setiap kelompok adalah kurang lebih 25 orang. Adapun pelaksanaan KKN kelompok kami berlokasi di Desa Purbasari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Waktu pelaksanaan kegiatan KKN Reguler 2022 kelompok kami dilaksanakan selama 1 bulan mulai dari tanggal 18 Juli s/d 18 Agustus 2022. Dengan subjek pengabdian mencakup SD Negeri, PAUD, Kantor kepala desa, Mesjid dan Posyandu. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kelompok kami salah satunya melalui kegiatan-kegiatan dalam bidang pendidikan melalui upaya peningkatan mutu pendidikan khususnya di desa Purbasari (Aliyyah et al., 2021). Sasaran kegiatan yang ingin dicapai dari kegiatan KKN adalah mampu mengembangkan potensi peserta didik dan mampu meningkatkan pendidikan anak-anak Desa Purbasari. Realisasi Peran Mahasiswa Melalui Kegiatan KKN Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan mahasiswa melalui kegiatan KKN. Salah satunya dalam meningkatkan mutu dan mengatasi permasalahan yang ada di Desa lokasi KKN tersebut. Dalam hal ini mahasiswa KKN dapat membuat suatu program yang berhubungan dengan desa tersebut (Nugraha Wahyudi et al., 2021). Begitu pun dengan kelompok KKN kami yang merencanakan dan merealisasikan program kerja yang berhubungan dengan permasalahan desa Purbasari yaitu pendidikan. Pendidikan di desa Purbasari dapat dikatakan harus mendapat perhatian lebih sebab dari segi fasilitas dan tenaga pengajarnya juga kurang memadai. Hal tersebutlah yang mendasari kami untuk berperan sebagai tenaga pengajar di Desa Purbasari melalui kegiatan KKN tersebut. Mengetahui pentingnya pendidikan, kelompok KKN 32 melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar Desa Purbasari, maka dari itu pendidikan untuk Anak Usia Dini juga dibarengi dengan pendidikan agama sebagai sarana dasar 809 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 2240-2247 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 dalam pembentukan akhlakul karimah bagi anak-anak di desa Purbasari. Kehadiran mahasiswa KKN di sekolah tersebut adalah untuk membantu pengajar dalam menertibkan murid di lapangan ketika senam dan ikut menjadi instruktur senam. Pada saat pembelajaran di kelas, mahasiswa juga membantu para pengajar dalam mengajarkan materi kepada setiap murid yang sulit memahami materi yang diberikan. Setelah pembelajaran di sekolah selesai, para mahasiswa KKN juga membantu membersihkan sekolah seperti menyapu ruang kelas, merapikan bangku dan meja para murid, memungut dan membuang sampah yang ada di lingkungan sekitar sekolah. Gambar 1. Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas Oleh Mahasiswa KKN 32 Gambar 2. Kegiatan Interaktif Pembelajaran di Kelas Oleh Mahasiswa KKN 32 Pada minggu terakhir KKN, seluruh mahasiswa KKN menghampiri setiap lembaga pendidikan yang menjadi target program kerja selama sebulan. Para mahasiswa berkumpul dengan para murid dan guru, Ketua dari Kelompok KKN menyampaikan kata perpisahan dan berpamitan untuk meninggalkan Desa Purbasari. Setelah itu, para mahasiswa bersalam-salaman dengan seluruh murid di 810 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 2240-2247 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 sekolah dan juga bersalam-salaman dengan para pengajar. Sehingga, berdasarkan pembahasan di atas, kita bisa simpulkan bahwa pendidikan adalah faktor yang paling memengaruhi manusia. Pendidikan merupakan kegiatan yang dirancang untuk mewujudkan proses pembelajaran. Agar terciptanya manusia yang sejahtera pendidikan di Indonesia maka pendidikan di Indonesia juga harus diselenggarakan dengan baik. Mahasiswa KKN dengan pengabdian masyarakat di Desa Purbasari telah menciptakan salah satu program kerja yaitu berperan dalam pendidikan anak-anak di Desa Purbasari. KESIMPULAN Dari hasil dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kelompok KKN32 memberi peranan yang baik dan berpengaruh bagi masyarakat desa dan bagi lembaga pendidikan di Desa dalam meningkatkan pendidikan anak di Desa dan pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini kelompok KKN-32 Desa Purbasari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun memiliki peranan yang baik dalam membantu masyarakat dan lembaga pendidikan desa dalam meningkatkan pendidikan. Sehingga, dengan kehadiran mahasiswa kelompok KKN-32 mampu memberikan dedikasi dan implikasi yang nyata dalam kemajuan pendidikan di Desa, khususnya di Desa Purbasari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun. DAFTAR PUSTAKA Aliyyah, R.R. et al. (2021). Kuliah Kerja Nyata: Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kegiatan Pendampingan Pendidikan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(2), pp. 663–676. Hasil pengamatan anggota KKN https://galang.deliserdangkab.go.id/ https://nasional.sindonews.com/read/108742/18/meningkatkankualitaspendidikan-di-indonesia1595336851 Kepala Desa dan Sekretaris desa Bandar Kuala. Ariyanti, Tatik. (2016). Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Bahi Tumbuh Kembang Anak (The Importance of Childhood Educatiaon for Development). Jurnal Dinamika Pendidikan Dasar, 8(1). Hariana, DKK. (2021). Peranan Mahasiswa KKN dalam Melaksanakan Kegiatan Tambahan di Lokasi Pengabdian Desa Botuwombato. JAT, 1(1). Lestari, S., Ardian, N. and Harahap, N. (2021). ‘Implikasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam Mendidik Generasi Qurani di Masa Pandemi Covid-19’, Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(2), pp. 81– 86. doi:10.33487/edumaspul.v5i2.20 45. Lestari, Sri DKK. (2021). Implikasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam Mendidik Generasi 811 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 (2024) 2240-2247 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10.47476/reslaj.v6i2.5223 Qur’ani di Masa Pandemi Covid-19” Muslim, A.H. and Zulbaidah. (2021). Pemberdayaan Pendidikan Pengetahuan Dasar dan Keagamaan Masyarakat di Dusun Kaduheleut Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang. Proceeding UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(19), pp. 1–10. Nugraha Wahyudi, D. et al. (2021). KKN DR Sisdamas: Pelaksanaan Pendidikan Islam di Kampung Cibiru Beet’, (Desember). Available at: https://proceedings.uinsgd.ac.id/i ndex.php/Proceedings. Riadi, Akhmad. (2016). Pendidikan Karakter di Madrasah/Sekolah. Ittihad Jurnal Kompertais Wilayah XI Kalimantan, 14(2). Y., Ni’am, K. and Lubis, F.A. (2019). Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Pendidikan di Desa Cibanteng. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(4), p. 401. doi:10.32832/abdidos.v3i4.46. 812 | Volume 6 Nomor 2 2024