Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TEMA 7 SUBTEMA 2 PERISTIWA KEBANGSAAN SEPUTAR PROKLAMASI KEMERDEKAAN BAGI SISWA KELAS V SD NEGERI 100514 PURBATUA KECAMATAN AEK BILAH KABUPATEN TAPANULI SELATAN Oleh: Amin Ritonga1*. Sartika Rati Asmara Nasution2 1*,2 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan Sosial dan Bahasa. Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Email: aminritonga1110@gmail. Received: 27 Juni 2022 Article history: Revised: 09 September 2022 Published: 20 Mei 2023 Accepted: 18 Mei 2023 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model kooperatif tipe snowball throwing subtema peristiwa kebangsaan seputar proklamasi kemerdekaan bagi siswa kelas V SD Negeri 100514 Purbatua kecamatan Aek Bilah kabupaten Tapanuli Selatan. Subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri 100514 Purbatua kecamatan Aek Bilah kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data melalui lembar soal tes dan lembar observasi aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas belajar siswa dan guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 69% aktivitas siswa dan 71,4% aktivitas guru. Pada siklus II meningkat 83,6% aktivitas siswa dan 85,7% aktivitas guru. Hasil belajar siswa diukur melalui tes yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Siklus I mencapai 60% atau 9 orang siswa sudah mencapai KKM, 40% atau 6 siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 80% atau 12 orang siswa sudah mencapai KKM 20% atau 3 orang siswa belum mencapai KKM. Peningkatan hasil belajar mencapai 20%. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa peristiwa kebangsaan seputar proklamasi kemerdekaan bagi siswa kelas V SD Negeri 100514 Purbatua kecamatan Aek Bilah kabupaten Tapanuli Selatan. Kata-kata kunci: Hasil Belajar. Siswa. Model. Snowball Throwing. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Salah satu faktor yang mempengaruhi sistem pendidikan nasional adalah kurikulum. Oleh karena itu, kurikulum harus dapat mengikuti dinamika yang ada dalam masyarakat dan harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat luas dalam menghadapi persoalan yang dihadapi. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kepada guru kelas V SD Negeri 100514 Purbatua Kec Aek Bilah Kab Tapanuli Selatan dengan Ibuk Masdelina Harahap Pd. , menyatakan masih ada beberapa siswa yang belum tuntas pada pembelajaran yang dilakukan. Jumlah siswa 15 orang, yang tuntas hanya 8 orang dan yang belum tuntas sebanyak 7 orang dalam Permasalahan rendahnya pencapaian siswa dalam pembelajaran dipengaruhi banyak faktor. Sesuai dengan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti beberapa faktor penyebab rendahnya hasil Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. belajar siswa antara lain karena: motivasi siswa dalam belajar masih rendah, beragamnya karakteristik siswa sehingga tidak sama semua berkonsentrasi dalam pembelajaran, kuranganya persiapan siswa dalam mengikuti dalam pembelajaran, kurangnya latihan yang diberikan kepada siswa hanya kebanyakan mencatat atau belajar dari buku guru dan buku siswa. Kemudian faktor lain juga tidak kalah penting adalah ketersediaan sarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan, dan kemampuan guru dalam memilih model pembelajaran yang tepat. Masih banyak proses pembelajaran di sekolah yang menggunakan model yang kurang tepat sehingga membuat siswa merasa jenuh dan bosan dalam pembelajaran, sehingga guru sebagai tenaga pendidik yang profesional dituntut mampu menciptakan inovasi pembelajaran yang dapat menarik minat siwa dalam belajar, memberikan tantangan serta mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan uraian di atas rendahnya hasil belajar siswa tentu tidak bisa kita biarkan terus berlanjut, khususnya pada materi peristiwa seputar proklamasi kemerdekaan. Oleh karena itu, penulis mendorong dan berkeinginan untuk menggunakan suatu model pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Snowball throwing. Snowball throwing diterapkan dengan melempar segumpalan kertas untuk menunjuk siswa yang diharuskan menjawab soal dari guru. Strategi ini digunakan untuk memberikan konsep pemahaman materi yang sulit kepada siswa serta dapat juga digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan kemampuan siswa dalam materi tersebut. Penggunaan model Snowball throwing yaitu siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing kelompok diwakili seorang ketua kelompok untuk mendapat tugas dari guru. Kemudian, masing-masing siswa membuat pertanyaan diselebaran kertas yang dibentuk seperti bola . ertas pertanyaa. lalu dilempar ke siswa lain. Siswa yang mendapat lemparan kertas harus menjawab pertanyaan dalam kertas yang diperoleh. Sehubungan dengan masalah tersebut, maka penulis termotivasi mengadakan suatu penelitian dengan judul: AuUpaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing tema 7 subtema 2 Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan bagi siswa kelas V SD Negeri 100514 Purbatua Kecamatan Aek Bilah. Kabupaten Tapanuli SelatanAy. Belajar merupakan kegiatan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan melalui proses Melalui belajar prilaku dan sikap anak didik juga akan berubah. Menurut Santoso . Aubelajar merupakan suatu proses yang terjadi pada semua orang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku, pengetahuan, dan keterampilan yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik yang berlangsung terus menerusAoAo Sedangkan menurut Pane . Aupengertian belajar menunjukkan aktivitas yang dilakukan oleh seseorang yang disadari atau disengaja. Aktivitas ini menunjukan pada keaktivan seseorang dalam melakukan aspek mental yang memungkinkan terjadinya perubahan pada dirinyaAoAo. Berdasarkan pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan hasil belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Sedangkan menurut Sumarni . Auhasil belajar merupakan perubahan tingkah laku individu bukan saja mengenai perubahan pengetahuan, tetapi juga kecakapan, sikap, kebiasaan, pengertian, penguasaan yang semuanya harus dilakukan secara sadar dan memilki tujuan secara positif serta bersifat kontiniu dan permanenAy. Berdasarkan pengertian para ahli diatas dapat disimpulkan hasil belajar adalah Auhasil belajar merupakan perubahan tingkah laku individu bukan saja mengenai perubahan pengetahuan, tetapi juga kecakapan, sikap, kebiasaan, pengertian, penguasaan yang semuanya harus dilakukan secara sadar dan memilki tujuan secara positif serta bersifat kontiniu dan permanen. perubahan diri siswa terhadap penguasaan sejumlah bahan yang diberikan dalam proses belajar mengajar yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorikAy. Menurut Maryanto . pembacaan teks proklamasi kemerdekaan dilaksanakan pada hari jumAoat tanggal 17 Agustus 1945. Sejak pagi, telah dilakukan persiapan di rumah Ir. Soekarno, untuk menyambut Proklamsi Kemerdekaan Indonesia. Banyak tokoh pergerakan nasional beserta rakyat Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. berkumpul ditempat itu. Mereka ingin menyaksikan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sesuai kesepakatan yang diambil dirumah Laksamana Maeda, para tokoh Indonesia menjelang pukul 10. 30 waktu jawa zaman Jepang atau pukul 10. 00 Wib telah berdatangan kerumah Ir. Soekarno. Mereka hadir untuk menjadi saksi pembacaan teks Prolamasi Kemerdekaan Indonesia. Menurut shoimin . Aumodel pembelajaran snowball throwing merupakan pengembangan dari model pembelajaran diskusi dan merupakan bagian dari model pembelajaran Hanya saja, pada model ini, kegiatan belajar diatas sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan. Menurut Sudana . pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar. Keberhasilan ini disebkan dengan penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing siswa menjadi lebih aktif yang berarti cenderung positif dalam mengikuti proses belajar mengajar yang diberikan oleh guru maupun dalam melakukan diskusi didalam dan antar Berdasarkan pengertian para ahli diatas dapat diambil kesimpulan, model pembelajaran snowball throwing merupakan pengembangan dari model pembelajaran diskusi dan merupakan bagian dari model pembelajaran kooperatif. Hanya saja, pada model ini, kegiatan belajar diatas sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan. METODOLOGI PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data melalui lembar soal tes dan lembar observasi aktivitas siswa dan guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi hasil observasi dan hasil tes. Observasi dan Tes. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan dua teknik pengelohan data diantaranya data kualitatif . entuk kata-kat. dan data kuantitatif . entuk angk. data kualitatif dalam penelitian ini diambil dari lembear observasi untuk mengetahui kinerja guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran baik itu dikelompok eksperimen maupun di kelompok kontrol, dan respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model snowball throwing. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Tes Siklus I Rekapitulasi Nilai Siklus I Pada Tema 7 Subtema 2 Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan Kelas KKM Tuntas % Tidak Jumlah Sumber: hasil tes siklus I Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Pada tabel diatas, dapat dilihat siswa yang mencapai KKM yaitu 9 orang atau 60%, sedangkan jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 6 orang atau 40%. Berikut perbandingan hasil belajar siswa siklus I dan siklus II menggunakan model pembelajaran Snowball Trowing. Perbandingan Hasil Belajar Siklus I Dan Siklus II KKM Pelaksanaan Tuntas Tidak Siklus I 53,3% Siklus Sumber hasil observasi dan hasil tes siklus I 47,6% Jumlah Diagram Perbandingan Tingkat Keberhasilan Siklus I Dan Siklus II tidak tuntas Siklus I siklus II Hasil Pengamatan Data Lembar Observasi Siswa Siklus II Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas belajar siswa meningkat hal ini dapat dilihat pad tabel Perbandingan hasil pengamatan aktivitas belajar siklus I dan siklus II. Perbandingan Hasil Pengamatan Lembar Observasi Aktivitas Siswa Siklus I Dan II Pelaksanaan Skor Siklus I 69,0% Siklus II 83,6% Peningkatan 14,6% Dapat dilihat peningkatan aktivitas siswa 14,6%. Hal ini menunjukkan bahwa menggunaan model Snowball throwing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Berikut diagram perbandingan aktivitas belajar siswa selama siklus berlangsung. Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Diagram Perbandingan Hasil Pengamatan Lembar Observasi Siswa Pada Siklus I Dan II SIKLU Hasil Pengamatan Data Lembar Observasi Guru Siklus II Lembar observasi aktivitas guru bertujuan untuk mengamati peneliti dalam proses pembelajaran. Berdasarkan data hasil obsevasi yang diperoleh peneliti dari observer sebagai pengamat proses Hal ini dapat dilihat dari data hasil pengamatan. Berikut data hasil pengamatan lembar observasi guru siklus II. Data yang diperoleh berdasarkan tabel data diatas, aktivitas kegiatan guru dilakukan meningkat dari siklus I ke siklus II. Berikut perbandingan lembar aktifitas guru pada siklus I dan siklus II. Perbandingan Hasil Pengamatan Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus I Dan II Pelaksanaan Skor Siklus I 71,4% Siklus II 85,7% Peningkatan 14,3% Diagram Perbandingan Hasil Pengamatan Lembar Observasi Guru Pada Siklus I Dan II PENINGKATA SIKLUS II SIKLUS I Hasil Belajar Tes dilaksanakan pada akhir siklus II. Tes ini bertujuan untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tema 7 subtema 2 peristiwa kebangsaan seputar proklamasi kemerdekaan Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. menggunakan model snowball throwing. Setelah melaksanakan siklus I, peningkatan hasil belajar siswa meningkat pada siklus II. Hal ini dapat dilihat dengan hasil tes yang sudah dilaksanakan pada akhir pembelajaran siklus II. Berikut hasil rekapitulasi hasil belajar siswa pada siklus II. Rekapitulasi Nilai Tes Siklus II Pembelajaran Tema 7 Subtema 2 Dikelas V SD Negeri 100514 Purbatua Kelas KKM Tuntas % Tidak % Jumlah 3 20% Sumber hasil tes siklus II Dari tabel diatas, dapat dilihat ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 80% dengan jumlah siswa 15 orang. Sedangkan 20% atau 3 orang siswa belum mencapai KKM yang sudah ditentukan. Pembahasan Penerapan model snowball throwing Pelaksanaan model pembelajaran snowball throwing ini merupakan hal baru bagi siswa. Dalam pelaksanaan pembelajaran peneliti menemukan masalah dalam pembelajaran seperti halnya menyampaikan pendapat yang kurang pada siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti melakukan tahap perencanaan dan pelaksanaan menggunakan model pembelajaran snowball throwing. Model snowball throwing merupakan model yang dilaksanakan dengan membentuk kelompok, kemudian masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada teman sekelompoknya, masing-masing siswa diberikan lembar kerja, kemudian kertas dibuat seperti bola. Aktivitas Siswa Lembar observasi bertujuan untuk melihat aktivitas siswa dalam belajar. Aktivitas siswa merupakan interaksi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru. Interaksi yang baik akan menunjang tingginya hasil belajar. Berikut hasil pengamatan observasi selama pembelajaran. Hasil Pengamatan Lembar Observasi Aktivitas Siswa Pada Siklus I Dan Siklus II Pelaksanaan Skor Siklus I 69,0% Siklus II 83,6% Peningkatan 14,6% Berdasarkan tabel diatas, peningkatan aktivitas belajar siswa mencapai 14,6%. Pada siklus I aktivitas belajar siswa masih masuk kategori cukup 69%. Siklus II meningkat mencapai 83,4% atau dalam kategori baik. Aktivitas Guru Keberhasilan siswa dalam pembelajaran pada umumnya dilihat juga dari pengelolaan pelaksanaan pembelajaran pada presentase aktivitas guru. Dalam hal ini terlihat peningkatan dari siklus I ke siklus II. Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Hasil Pengamatan Lembar Observasi Aktivitas Guru Pada Siklus I Dan Siklus II Pelaksanaan Skor Siklus I 71,4% Siklus II 85,7% Peningkatan 14,3% Berdasarkan tabel diatas, bahwa menggunakan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan aktivitas guru dalam mengajar. Pada siklus I aktivitas guru mencapai 71,4% atau masuk dalam kategori cukup. Pada siklus II meningkat menjadi 85,7% atau kategori baik. Peningkatan aktivitas guru pada siklus I dan II mencapai 14,3%. Hal ini menunjukkan menggunakan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan aktivitas guru akan berpengaruh pada hasil belajar siswa meningkat. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing Hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh dari kegiatan hasil belajar mengajar. Hasil belajar akan meningkat apabila aktivitas belajar mengajar terlaksana dengan baik. Tujuan dilaksanakannya tes untuk mengukur sejauh mana tingkat pemahaman siswa dalam memahami materi yang disampaikan Berikut tabel hasil belajar siklus I dan siklus II. Presentase Peningkatan Hasil Belajar Siswa Siklus I Dan Siklus II KK Pelaksa Tunt % % Jumlah Sikluis Siklus Peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II Dari tabel diatas, dapat dilihat hasil belajar siswa mulai meningkat. Pada siklus I meningkat 6,7% menjadi 60% atau 9 orang siswa tuntas, dan pada siklus II menjadi 80% atau 12 orang siswa yang SIMPULAN Berdasakan penelitian yang telah dilakukan pada kelas V SD Negeri 100514 Purbatua tahun ajaran 2021/2022 maka dapat disimpulkan: Gambaran pembelajaran di SD Negeri 100514 Purbatua sebelum dilakukan tindakan model snowball throwing, peneliti menggunakan dua siklus yang dilaksanakan selama penelitian dimana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Dalam proses pembelajaran, peneliti memiliki tiga tahapan kegiatan yaitu awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir atau penutup. Dengan penerapan model snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa terbukti dengan diperolehnya pada setiap siklusnya. Peningkatan hasil belajar sebelum siklus hasil belajar mencapai 53,3% atau 8 orang siswa tuntas, pada siklus I menjadi 60% atau 9 orang siswa tuntas, dilaksanakan tes pada siklus II menjadi 80% atau 12 orang siswa yang tuntas. Vol. 3 No. 2 Edisi Mei 2023 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. DAFTAR PUSTAKA