PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 Linggau Jurnal Language education and literature Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Permainan Rakyat Sebagai Salah Satu Folklor Sebagian Lisan pada Anak Usia SD di Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau Lisa Hati1. Nur Nisai Muslihah2. Dian Ramadan Lazuardi3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Lubuklinggau 1,2,3 Email: lisahati2017023@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam permainan rakyat sebagai salah satu folklor sebagian lisan pada anak usia SD di Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif-kualitatif. Objek/responden dalam penelitian ini adalah anak-anak di Kelurahan Watas dan yang menjadi responden diambil 21 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu mengunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan secara keseluruhan analisis nilai pendidikan karakter berjumlah 38 kutipan/pernyataan yang berkaitan dengan aspek nilai pendidikan karakter jujur 6, toleransi 4, kreatif 4, cinta damai 4, cinta tanah air 4, disiplin 4, kerja keras 4, tanggung jawab 4 dan bersahabat/ komunikatif 4. Kata kunci: Pendidikan karakter, permainan rakyat, folklor ABSTRACT This study aims to describe the value of character education in folk games as a part of oral folklore in elementary school age children in Watas Village. Lubuklinggau Barat District 1. Lubuklinggau City. This research uses descriptive-qualitative method. Objects/respondents in this study were children in Watas Village, and 21 children were taken as respondents. The data collection technique in this research is using observation, interview and documentation The results of the study can be concluded that the overall analysis of the value of character education is 38 quotes/statements relating to aspects of the value of honest character education 6, tolerance 4, creativity 4, love of peace 4, love for the homeland 4, discipline 4, hard work 4, responsibility 4 and friendly/ communicative 4. Keywords: Character education, folk games, folklore PENDAHULUAN Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan sesamanya dengan menggunakan bahasa. Oleh karena itu, manusia merupakan makhluk yang Kebudayaan merupakan suatu keseluruhan kompleks yang meliputi Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari manusia sebagai anggota masyarakat. Terkait dengan hal ini Muslihah . mengemukakan bahwa kebudayaan adalah nilai budaya yang dimiliki suatu masyarakat yang perlu diwariskan kepada generasi Cakupan nilai budaya ini merupakan cerminan diri manusia dalam kehidupan, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat yang perlu ditanamkan sebagai wujud manusia yang berbudaya. Salah satu bentuk dari kebudayaan termanifestasi berupa folklor. Permainan rakyat merupakan aset budaya yang perlu dipertahankan keberadaanya di tengah masyarakat mengingat permainan rakyat merupakan alat untuk menjaga hubungan dengan kenyamanan sosial selain untuk menghibur diri. Ironisnya, keberadaan permainan rakyat di tengah masyarakat sangat mengkhawatirkan. Pendidikan karakter mengandung nilai-nilai yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. Nilai-nilai pendidikan karakter yaitu meliputi, nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, besahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab (Zubaedi, 2012:74-. Salah satu tempat yang masih banyak memegang tradisi leluhur nenek moyang mereka adalah di Kelurahan Watas. Lubuklinggau Barat 1. Di Kelurahan ini masih diramaikan dengan permainan tradisional. Setiap hari anak-anak bermain di halaman rumah mereka. Dari beberapa hasil obsevasi dan wawancara kepada warga di Kelurahan Watas, permainan tradisional yang masih sering mereka mainkan adalah Congklak. Engklek. Karet, dan Tak Tik Bum Wer. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam permainan rakyat di Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau terintegrasi beberapa nilai pendidikan karakter. Adapun nilai pendidikan karakter yang ditemukan yaitu, nilai pendidikan karakter jujur, toleransi, cinta damai, cinta tanah air, disiplin, kerja keras, kreatif, tanggung jawab dan bersahabat atau komunikatif. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif-kualitatif. Melalui metode kualitatif ini data dan informasi yang diperoleh selanjutnya dianalisis guna mendapatkan gambaran . tentang objek Cara pengolahan data dan informasi yang demikian itu, kemudian diistilahkan dengan metode deskriptif analisis. Menganalisis data yang telah didapat, menyusun untuk mengetahui nilai pendidikan karakter dalam permainan rakyat. HASIL PENELITIAN Dalam penelitian ini penulis menganalisis nilai pendidikan karakter dalam permainan rakyat Ubang-Ubang (Congkla. Cak (Engkle. Lompat Tali (Kare. dan Tak Tik Bum Wer pada anak usia SD di Kelurahan Watas. Berikut ini uraian dari hasil analisis data: Kejujuran merupakan nilai pendidikan karakter yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter kejujuran dalam bentuk ungkapan secara verbal: (V. AuMaen lah Pek dak boleh ngiloh ya PekAy Pada kutipan tersebut menggambarkan karakter kejujuran yang terlihat disini yaitu ketika Mawar mengingatkan Agustin saat bermain agar tidak curang. Dari kutipan tersebut menanamkan sikap jujur dalam bermain dapat dilihat dari kutipan Mawar yang mengatakan kepada Agustin tidak boleh curang dalam bermain. Toleransi merupakan suatu sikap yang saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam masyarakat atau dalam lingkup tertentu. Hal itu sejalan dengan teori yang relevan, menurut Khalikin . alam Mayasari, 2019:. toleransi merupakan kesediaan dalam menghargai, menghormati dan menerima keberadaan umat beragama lain yang diaktualkan dalam tindakan dan perbuatan baik perorangan maupun kelompok orang tanpa ada paksaan. Salah satu nilai pendidikan karakter toleransi disini terdapat pada permainan rakyat Congklak yang terlihat pada Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 karakter Agustin saat memberi izin kepada Mawar untuk mengambilkan minum pada saat permainan akan berlangsung. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter toleransi dalam bentuk ungkapan secara verbal: (V. Autunggu dai ya Pek Ku ndak minom dai PekAy Pada kutipan tersebut menggambarkan karakter toleransi yaitu terlihat ketika saat permainan akan dimulai, dan Mawar meminta izin ingin mengambilkan minum maka Agustin pun mau menunggu Mawar hingga kembali. Dengan adanya toleransi, konflik dan perpecahan antar individu maupun kelompok tidak akan terjadi. Karakter kreatif adalah sikap yang ditunjukkan seseorang dengan selalu berusaha mencari-cari sesuatu yang baru baik ide-ide baru maupun hal-hal baru yang terkadang tidak terpikirkan oleh orang lain. Hal itu sejalan dengan teori yang relevan, menurut Utami . kreatif merupakan sebuah kinerja. Kinerja dalam mewujudkan ide dan gagasan melalui serangkaian kegiatan intensif untuk menghasilkan sebuah karya Salah satu nilai pendidikan karakter kreatif disini terdapat pada permainan rakyat Engklek, terlihat saat ingin melompat bentangan karet anak-anak terlebih dahulu memikirkan strategi agar tidak mengenai bentengan karet tersebut. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter kreatif dalam bentuk pernyataan karakter: (K. AuSaat anak bermain Engklek ketika ingin melompat garis mereka terlihat berpikir terlebih dahulu bagaimana menentukan strategi untuk melompat agar tidak mengenai garisAy. Pada pernyataan tersebut menggambarkan karakter kreatif dalam bermain kreativitas yang berkembang dengan baik akan melahirkan pola pikir yang solutif yaitu keterampilan dalam mengenali permasalahan yang ada, serta kemampuan membuat perencanaan-perencanaan dalam mencari pemecahan masalah. Nilai karakter cinta damai yaitu menghindari terjadinya perselisihan. Hal itu sejalan dengan teori yang relevan, menurut Nugroho (Agustian, 2018:. cinta damai merupakan sikap dan perilaku yang menggambarkan suasana damai, aman, tenang, dan nyaman atas kehadiran dirinya dalam komunitas. Salah satu nilai pendidikan karakter cinta damai disini terdapat pada permainan rakyat Congklak, yang terlihat pada karakter Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 Dina pada saat akhir permainan, walaupun ia kalah akan tetapi ia tidak marah dan menerima kekalahannya. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter cinta damai dalam bentuk pernyataan karakter: (K. AuTerlihat dari sikap Dina saat pada akhir permainan walaupun ia kalah Dina tidak marah dan menerima kekalahannyaAy. Pada pernyataan tersebut menggambarkan karakter cinta damai disini yaitu terlihat bahwa Dina menerima kekalahannya. Karakter cinta damai adalah suatu tindakan seseorang yang tidak melakukan sikap yang memacu timbulnya perkelahian. Cinta tanah air merupakan nilai pendidikan karakter yang cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Salah satu nilai pendidikan karakter cinta tanah air disini terdapat pada permainan rakyat Tak Tik Bum Wer, karena pada saat bermain Tak Tik Bum Wer anak-anak terlihat semangat dan antusias. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter cinta tanah air dalam bentuk pernyataan karakter: (K. AuKetika Sari bermain permainan Tak Tik Bum Wer maka ia telah memiliki karakter cinta pada tanah airAy. Pada pernyataan tersebut menggambarkan karakter cinta tanah air karena pada saat anak itu mau memainkan permainan rakyat maka ia telah memiliki karakter yang cinta pada tanah airnya. Sikap cinta tanah air ini juga dapat diartikan sebagai suatu bentuk bangga dan apresiasi kepada tanah air. Beragam cara dapat dilakukan sebagai upaya merealisasikan sikap cinta kepada tanah air. Karaker cinta tanah air ini juga menunjukkan sikap seseorang yang mencintai budaya dan melestarikannya. Disiplin merupakan sikap batin kita yang patuh dan taat pada peraturan atau hukum tujuan bersikap disiplin yaitu membuat kita mempunyai benteng, sejauh mana kita harus melangkah dan melakukan hal yang tidak merugikan diri kita dan orang lain. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter disiplin dalam bentuk pernyataan karakter: (K. AuTerlihat saat sebelum permainan dimulai semua anak sepakat membuat peraturan bermain dan mereka semua setuju dengan peraturan yang telah dibuat bersamaAy. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 Pada pernyataan tersebut menggambarkan karakter disiplin karena menunjukkan sikap atau perilaku yang yang menaati aturan/perintah. Disiplin merupakan tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh dalam mengatasi berbagai hambatan. Kerja keras merupakan nilai pendidikan karakter perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter kerja keras dalam bentuk pernyataan karakter: ((K. AuSaat seorang anak berupaya sekuat tenaga untuk melewati tantangantantangan yang secara bertahap dari bentangan karet terendah sampai bentangan karet tertinggiAy. Pada pernyataan tersebut menggambarkan karakter kerja keras karena saat bermain anak-anak dituntut untuk berusaha melompati bentangan karet dari yang terendah hingga sampai bentangan karet tertinggi. Pada permainan ini anak belajar melewati tantangan-tantangan yang dihadapi saat bermain. Tanggung jawab merupakan nilai pendidikan karakter sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan . lam, sosial, dan buday. , negara, dan Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu nilai pendidikan karakter kerja keras disini terdapat pada permainan rakyat Congklak, terlihat ketika permainan selesai anak-anak kembali membereskan permainannya. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter tanggung jawab dalam bentuk pernyataan karakter: (K. AuKetika saat selesai bermain mereka bersama-sama membereskan mainnyaAy. Pada pernyataan tersebut menggambarkan sikap yang bertanggung jawab yang menyadari kewajibannya. Tanggung jawab merupakan satu hal yang wajib dimiliki dan dipelajari oleh setiap anak. Karena dengan menjadi orang yang bertanggung jawab anak mampu menjadi orang yang dipercaya untuk menyelesaikan suatu hal yang dipercayakan kepada mereka. Karakter tanggung jawab adalah sikap tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut seseorang untuk memenuhi kewajiban dirinya dengan Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 sebaik-baiknya. Pemenuhan kewajiban terhadap diri sendiri akan menumbuhkan sikap tanggung jawab yang lebih besar. Bersahabat/komunikatif merupakan nilai pendidikan karakter tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan kerja sama dengan orang lain. Hal itu sejalan dengan teori yang relevan, menurut Yaumi . alam Apriani, 2020:. menyatakan karakter bersahabat/komunikatif merupakan karakter yang dapat mengantarkan seseorang untuk membangun hubungan baik antara suku, ras, agama, dan asal daerah. Salah satu nilai pendidikan karakter bersahabat/komunikatif disini terdapat pada permainan rakyat Tak Tik Bum Wer, saat bermain Tak Tik Bum Wer anakanak sebelumnya dituntut untuk tidak memiliki rasa dendam terhadap temannya, agar permainan dapat berjalan dengan baik. Berikut adalah contoh nilai pendidikan karakter bersahabat/komunikatif dalam bentuk ungkapan secara verbal: (V. AuDak usah maen dendam yoAy Pada kutipan tersebut menggambarkan karakter bersahabat/komunikatif yaitu terlihat dari ucapan Caca yang menggingatkan temannya agar bermain secara profesional tidak memiiki dendam berikut adalah kutipannya Audak usah maen dendam yoAy dalam kutipan tersebut Caca menginggatkan teman-temannya untuk tidak bermain secara kasar. Karakter adalah tindakan yang memperlihatkan sikap yang mudah bergaul dan berkomunikasi dengan orang lain. Mengenai nilai-nilai pendidikan karakter yang terintegrasi dalam permainan rakyat Ubang-Ubang (Congkla. Cak (Engkle. Lompat Tali (Kare. , dan Tak Tik Bum Wer perlu dipahami bahwa perkembangan karakter seorang anak meliputi empat komponen yaitu kongnitif, afektif, kemauan dan perilaku. Komponen kongnitif meliputi pengetahuan mengenai yang baik dan buruk. Dengan dasar rasional yang akan memproses secara kreatif sebagai bahan keputusan moral. Selanjutnya pengetahuan yang sudah tersimpan akan mempengaruhi nilai apa yang akan tertanam pada komponen afektif. Untuk menghasilkan moral atau etika. Kedua komponen ini selanjutnya akan mempengaruhi komponen kemauan berupa komitmen untuk memunculkan perilaku baik dan buruk. PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 16 - 24 Linggau Jurnal Language education and literature Dasar komitmen ini didasari pengetahuan untuk mengetahui nilai apa yang dipelajari berdasarkan pengetahuan yang telah tersimpan sebelumnya. Ketiga komponen tersebut mempengaruhi komponen terakhir yaitu, perilaku yang overt muncul ke permukaan. Perilaku overt memiliki dua aspek yaitu aspek personal virtues dan sosial virtues. Nilai karakter yang termasuk dalam aspek personal virtues disini yaitu kedisiplinan. Sedangkan yang termasuk dalam sosial virtues yaitu kejujuran. Jika hal ini terus berlangsung secara terus menerus, maka akan terbentuk kebiasaan yang akan menjadi karakter yang menetap. Berdasarkan hasil observasi di Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau dapat diketahui bahwa pembentukan karakter melalui permainan rakyat sangat efektif, dengan adanya permainan rakyat anak-anak sangat antusias dan mengikuti dengan baik setiap permainan yang ada. Karakter yang terbentuk dari anak juga dapat dilihat dari perilakunya, mereka mau bersabar menunggu giliran untuk melakukan permainan yang alat permainannya terbatas, menerima kekalahan dan membereskan mainan sesudah selesai digunakan. SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis penulis mengenai nilai pendidikan karakter dalam permainan rakyat Ubang-Ubang (Congkla. Cak (Engkle. Lompat Tali (Kare. , dan Tak Tik Bum Wer di Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau terintegrasi 38 nilai pendidikan karakter dalam bentuk kutipan/ pernyataan yang berkaitan dengan aspek nilai pendidikan karakter kejujuran, toleransi, bersahabat/komunikatif. DAFTAR PUSTAKA