AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM PERAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DALAM PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH GUNA MENDUKUNG PENDIDIKAN BERKUALITAS (SDG . DI MI MAMBAUL ULUM BONDOWOSO Yeni Endiana UIN Sunan Ampel Surabaya yeniendiana02@gmail. NiAomatus Sholihah UIN Sunan Ampel Surabaya nickssholihah@yahoo. Mukhlishah AM UIN Sunan Ampel Surabaya bki@gmail. Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran manajerial kepala madrasah dalam mengelola dan memberdayakan perpustakaan sekolah di MI Mambaul Ulum Bondowoso dan bagaimana dampaknya terhadap pendidikan berkualitas (SDG . Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan field research. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan Hasil penelitian, menunjukkan peran manajerial kepala madrasah dilakukan melalui tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring & evaluasi. Adapun kegiatan dalam rangka pemberdayaan perpustakaan sekolah, diantaranya kreasi mading perpustakaan, program giat literasi serta sinergi kolaborasi kepala madrasah dan guru. Dari kegiatan tersebut berdampak positif bagi siswa terutama dalam mendukung pendidikan berkualitas (SDG . , seperti meningkatnya prestasi belajar siswa, menumbuhkan minat literasi siswa, menumbuhkan minat siswa berkunjung ke perpustakaan, mendukung kreativitas siswa, dan mendukung proses Temuan ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga pendidikan Islam, khususnya tingkat Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah dalam mendukung pendidikan berkualitas melalui kegiatan pemberdayaan perpustakaan sekolah. Keywords: peran manajerial, kepala madrasah, pemberdayaan perpustakaan sekolah, pendidikan berkualitas. SDG 4 Halaman 476 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM PENDAHULUAN Pendidikan berkualitas merupakan salah satu dari tujuh belas tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG. yang diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015. Tujuan ini berkelanjutan pada tahun 2030. Tujuan keempat, disebut tujuan pembangunan berkelanjutan 4 atau SDG4, adalah Aupendidikan berkualitas" bertujuan untuk memastikan bahwa semua orang memiliki akses terhadap pendidikan yang inklusif, adil dan berkualitas serta kesempatan belajar sepanjang hayat. SDG4 mencakup berbagai aspek pendidikan, termasuk akses yang setara terhadap pendidikan dasar, menengah dan tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan, membangun keterampilan dan menghapus kesenjangan gender dalam Upaya menciptakan pendidikan berkualitas sangat bergantung pada individu-individu yang memiliki kemampuan untuk memimpin dan para ahli dalam bidang pendidikan. Kepemimpinan di sekolah menjadi tanggung jawab utama kepala sekolah. Kepala sekolah adalah sosok yang memiliki keterampilan dalam memimpin, bertanggung jawab atas kelangsungan operasional sekolah, serta mampu mengelola sumber daya yang tersedia untuk mencapai tujuan dan cita-cita sekolah. Berdasarkan AuPeraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah atau Madrasah, kompetensi yang harus dimiliki kepala sekolah atau madrasah meliputi: kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi kewirausahaan, kompetensi supervisi, dan kompetensi sosial. Ay2 Kelima kompetensi dasar ini harus dikuasai oleh kepala sekolah bila ingin tetap menjaga mutu sekolah agar tetap berjalan baik serta peningkatan mutu peserta Kemampuan manajerial kepala sekolah sangat penting untuk meningkatkan keahliannya dalam memimpin sekolah. Dengan kompetensi manajerial yang baik, kepala sekolah dapat membimbing stafnya dan meningkatkan kinerja organisasi secara efektif dan efisien. Sebaliknya, lembaga pendidikan yang dikelola dengan baik akan berfungsi secara optimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kompetensi manajerial kepala sekolah Astin Lukum et al. Kebijakan Pendidikan: Konsep & Analisis (Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2. 2 AuPeraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah,Ay 2007. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 477 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM mencakup keterampilan teknis yang diperlukan untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai manajer pendidikan. 3 Menurut Budi Suhardiman, kompetensi manajerial kepala sekolah adalah kemampuan dasar dalam memahami pengelolaan sekolah dengan baik. Kompetensi manajerial mencakup pengelolaan sarana dan prasarana sekolah atau madrasah agar dapat digunakan secara maksimal. Terkait dengan hal ini, pemimpin sekolah harus mampu mengelola dan menciptakan lingkungan belajar yang efektif bagi semua siswa. Salah satu faktor yang mendukung hal tersebut adalah tersedianya perpustakaan yang dapat memperlancar proses pembelajaran sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan Sebagai penyelenggara pendidikan, sekolah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan perpustakaan yang dibutuhkan oleh seluruh warga 5 Karena perpustakaan merupakan salah satu fasilitas yang penting yang perlu dikelola dengan baik untuk meningkatkan mutu pendidikan. Menurut Darmono, perpustakaan memegang peranan penting sebagai sumber belajar dan unsur pendidikan. Selain itu, perpustakaan juga merupakan sumber informasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran, serta berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran di mana siswa dapat meningkatkan dan mengembangkan keterampilan membaca, menulis, berpikir, dan komunikasi. Tugas utama perpustakaan sekolah adalah menunjang proses pendidikan dengan menyediakan bahan bacaan dan tambahan pengetahuan lainnya sesuai dengan kurikulum. Tujuannya untuk membantu memastikan proses pendidikan berjalan lancar dan berhasil. 8 Perlu adanya peningkatan fungsi dan peran perpustakaan agar dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien sebagai sarana prasarana pendidikan. Perpustakaan sangat perlu menjadi pusat kegiatan membaca bagi warga sekolah khususnya siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan aksesibilitas, keragaman, daya tarik bahan bacaan dan Abuddin Nata. Manajemen Pendidikan. Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam Di Indonesia (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2. 4 Budi Suhardiman. Studi Pengembangan Kepala Sekolah (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2. 5 Dwi Fitrianti. AuPeranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pengelolaan Perpustakaan Di SMK Negeri 1 BatanghariAy (Jambi. Universitas jambi, 2. 6 Galuh Eknasia Hapsari. AuKemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Efektivitas Perpustakaan Sekolah,Ay Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana 10, no. 6 (November 2. : 520Ae26. 7 Darmono darmono. Perpustakaan Sekolah: Pendekatan Aspek Manajemen Dan Tata Kerja, 1st ed. (Jakarta: PT. Grasindo, 2. 8 Rode Ester Frida Mangapeng. AuPeranan Pengelola Perpustakaan Dalam Meningkatkan Pelayanan Bagi Siswa SMP Negeri Empat Manado,Ay 2016. Halaman 478 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM layanan bacaan. Serta tak kalah pentingnya, hal ini membuat penggunaan perpustakaan menjadi lebih mudah. Kemudahan penggunaan layanan perpustakaan dapat mengurangi keengganan siswa untuk menggunakan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 yang mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan di Indonesia menyatakan bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan, setiap institusi pendidikan harus mematuhi peraturan dan standar yang berlaku. Namun, kenyataannya banyak sekolah yang belum sepenuhnya melaksanakan ketentuan yang ditetapkan pemerintah, terutama dalam hal pengelolaan perpustakaan. Masih banyak sekolah dan lembaga pendidikan yang belum memenuhi standar tersebut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Pendidikan tahun 2023/2024, 758 Sekolah Dasar Negeri/Swasta yang tersebar di Indonesia. Kemudian berdasarkan Portal Data Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi tahun 2023/2024, menggambarkan ketersediaan perpustakaan sekolah belum merata. Hanya terdapat 116. 331 SD yang memiliki perpustakaan sedangkan sisanya dengan jumlah 32. 427 SD belum memiliki Selain itu hanya 45. 935 SD yang memiliki perpustakaan sekolah dalam kondisi fisik yang baik, sedangkan sisanya mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat. Dari data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwasannya meskipun Indonesia memiliki banyak Sekolah Dasar (SD), namun ketersediaan dan kondisi perpustakaan sekolah masih tidak merata. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dalam pemerataan dan perbaikan fasilitas perpustakaan di SD di Indonesia untuk mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik. Menurut penelitian Lisa Linati dan Ardoni, adapun faktor penyebab perpustakaan yang tidak berfungsi dengan baik khususnya di lembaga pendidikan sekolah dasar yakni: . koleksi buku yang tidak sesuai dengan kurikulum, . koleksi buku yang tersedia kebanyakan koleksi lama dan koleksi Hapsari. AuKemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Efektivitas Perpustakaan Sekolah. Ay 10 Badan Pusat Statistik. AuJumlah Sekolah. Guru. Dan Murid Sekolah Dasar (SD) Di Bawah Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset. Dan Teknologi Menurut Provinsi, 2023/2024,Ay Https://w. Bps. Go. Id/ . February 21, 2024. 11 Portal Data Kemendikbudristek. AuJumlah Perpustakaan Menurut Kondisi Tiap Provinsi (Indonesi. Tahun 2023/2024 SD/MI/Sederajat,Ay Https://Data. Kemdikbud. Go. Id/ . November 30, 2023. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 479 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM baru yang sangat sedikit, . guru cenderung menugaskan murid mencari tugas di internet, . ruang perpustakaan tidak nyaman, . pendanaan ruang perpustakaan tidak digunakan secara tepat. MI Mambaul Ulum Bondowoso merupakan Madrasah Ibtidaiyah Swasta yang terletak di Desa Tegalmijin. Kecamatan Grujugan. Kabupaten Bondowoso. Provinsi Jawa Timur. MI Mambaul Ulum menghadapi tantangan dalam memaksimalkan fungsi perpustakaan di tengah keterbatasan sumber daya dan Menurut hasil observasi. MI Mambaul Ulum memiliki ruang perpustakaan yang cukup luas, namun ruang perpustakaan tersebut belum digunakan secara efektif dan efisien. Adapun beberapa faktor yang melatarbelakangi hal tersebut diantaranya: . kurangnya tenaga pustakawan. kuranganya koleksi buku, seperti buku cerita, dongeng, dan pengetahuan umum lainnya. Minimnya pendanaan untuk merevitalisasi ruangan . belum adanya program kegiatan teratur dan tertulis. belum ada penyelenggaraan layanan perpustakaan sekolah, seperti peminjaman buku, jadwal kunjung perpustakaan, dan lain sebagainya. Melihat kondisi yang ada tersebut, kepala madrasah dan para guru selalu berupaya memaksimalkan pengelolaan dan pemberdayaan perpustakaan sekolah. Beberapa kegiatan rutin perpustakaan seperti, kreasi mading perpustakaan dan giat literasi merupakan kegiatan utama dalam mendukung minat literasi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana peran manajerial kepala madrasah dalam mengelola dan memberdayakan perpustakaan sekolah guna mendukung pendidikan Peneliti memilih objek penelitian ini mengingat keberadaan dan fungsi perpustakaan, terutama perpustakaan sekolah di SD pada umumnya jarang dimanfaatkan keberadaannya oleh segenap civitas sekolah khususnya siswa-siswi di sekolah yang bersangkutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panutan bagi lembaga pendidikan Islam dalam mendukung pencapaian SDG4. PERAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH Kompetensi manajerial kepala madrasah merupakan kemampuan kepala madrasah untuk mengelola dan memimpin sekolah melalui penguasaan pengetahuan, keterampilan, serta sikap yang dapat diamati dan dikembangkan. 12 Lisa Linalti and Ardoni Ardoni. AuFaktor Penyebab Kurangnya Minat Guru Memanfaatkan Perpustakaan SDN 09 Air Tawar Barat,Ay Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan 2, no. Halaman 480 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM Kompetensi ini mencakup kemampuan teknis yang diperlukan untuk melaksanakan tugas manajerial dalam konteks pendidikan, yang melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam operasional sekolah. Menurut penelitian Maya Ayu Komalasari dkk, bahwa fungsi manajerial kepala madrasah dalam menciptakan madrasah efektif melalui beberapa tahapan, yakni: tahap perencanaan . , tahap pengorganisasian . , tahap pengarahan . , tahap pengendalian . Peran kepala madrasah dalam mengelola dan memberdayakan perpustakaan sekolah sangat diperlukan dan tak terlepas juga dari peran guruguru yang ada di MI Mambaul Ulum. Mengingat MI tersebut belum memiliki tenaga pustakawan, maka kolaborasi antara kepala madrasah dan guru sangat penting dalam meningkatkan pemberdayaan perpustakaan sekolah. Menurut Widya Setyaningrum dkk, peran kepala madrasah dalam pengelolaan perpustakaan antara lain, . mengalokasikan sumber daya yang ada, . menggalakkan program kerja perpustakaan, . melakukan pengawasan dan evaluasi, dan . mendukung kerjasama antar guru dan perpustakaan, . mendukung pemanfataan perpustakaan sekolah. Untuk mengetahui peran manajerial kepala madrasah dalam pemberdayaan perpustakaan sekolah di MI Mambaul Ulum Bondowoso, maka perlunya dilakukan suatu penelitian yang berdasar pada tujuan penelitian yang telah dirumuskan. Sehubungan dengan masalah penelitian, dalam usaha dipertanggungjawabkan, maka peneliti melakukan wawancara dengan informan terkait yaitu kepala madrasah MI Mambaul Ulum Bondowoso, para guru dan siswa. Selain itu peneliti juga melakukan observasi dan studi Kemudian diperoleh hasil dan pembahasan tentang peran manajerial kepala madrasah dalam pemberdayaan perpustakaan sekolah di MI Mambaul Ulum Bondowoso. Bahwasannya peran manajerial kepala madrasah dilakukan melalui beberapa tahap yakni, perencanaan . , tahap pengorganisasian . , tahap pelaksanaan . , tahap monitoring & evaluasi . ontrolling & evaluatio. Maya Ayu Komalasari. Andi Warisno, and Nur Hidayah. AuFungsi Manajerial Kepala Madrasah Dalam Menciptakan Madrasah Efektif Di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung SelatanAy 7, no. 14 Widya Setyaningrum Bagyoastuti and Wiwik Wijayanti. AuPeran Kepala Sekolah Dan Pustakawan Dalam Pemberdayaan Perpustakaan SD Muhammadiyah Sapen Dan SD Negeri Giwangan,Ay Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan 4, no. 1 (April 29, 2. : 131, https://doi. org/10. 21831/amp. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 481 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM Perencanaan (Plannin. Perencanaan berkaitan dengan masa depan perpustakaan, yaitu apa yang akan dilakukan pada masa yang akan datang. Hal ini memungkinkan berpikir ke depan tentang hal-hal yang perlu dilakukan, serta metode pelaksanaannya. Perencanaan berkaitan dengan visi besar organisasi yang berusaha akan Di sinilah fungsi manajer merancang apa-apa saja yang akan dicapai oleh perpustakaan dan bagaimana cara mencapainya. Termasuk penyesuaian pada masa transisi dari posisi saat ini dengan posisi yang diharapkan di masa Secara teori, menurut Median Efrina dkk, dalam merencanakan program kerja perpustakaan sekolah, penekanannya adalah pada penyusunan program kerja yang selaras dengan visi dan misi perpustakaan. Program kerja dibedakan menjadi empat jenis yaitu program kerja harian, jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Program kerja yang dibuat oleh kepala perpustakaan berkaitan dengan visi dan misi perpustakaan. Rencana program kerja disusun dan ditargetkan agar perpustakaan sekolah berhasil memenuhi misi dan perannya. 16 Deskripsi tersebut diperkuat oleh Raisatul Hasanah yang AuSaya sebagai kepala madrasah bersama para guru menyusun visi misi dan tujuan perpustakaan sekolah. Kemudian dalam rangka mencapai visi misi tersebut, kami menyusun program kerja perpustakaan yang tertuang di dalam RKM (Rencana Kerja Madrasa. RKM tersebut akan dilaksanakan selama empat tahun ke depan. Di dalamnya juga memuat perencanaan program kerja operasional perpustakaan. Ay 17 Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti, peran manajerial kepala madrasah dalam pemberdayaan perpustakaan sekolah dimulai dari tahap perencanaan. Perencanaan perpustakaan sekolah tertuang di dalam RKM (Rencana Kerja Madrasa. Dalam penyusunan RKM tersebut, terdapat beberapa kendala bahwasannya belum ada program kegiatan yang teratur dan tertulis. Program kerja yang dimaksud yakni kegiatan yang dapat menunjang pembelajaran siswa. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa keterbatasan dalam penyusunan program kerja. Perpustakaan MI Mambaul 15 Koko Srimulyo. Change Management: Era Baru Pengelolaan Perpustakaan (Surabaya: Airlangga University Press, 2. 16 Median Efrina. Taba Penanjung, and Rambat Nur Sasongko. AuPengelolaan Perpustakaan Sekolah,Ay Manajer Pendidikan, 11, no. 6 (July 2. 17 Raisatul Hasanah. Wawancara dengan Bu Raisatul Hasanah selaku Kepala Sekolah MI Mambaul Ulum. July 20, 2024. Halaman 482 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM Ulum belum memiliki tenaga pustakawan, sehingga seluruh aktivitas perpustakaan dikelola oleh kepala madrasah dan para guru. selain itu juga minimnya pengetahuan tentang ilmu pustakawan. Hal ini menjadi suatu akibat dalam proses penyusunan program kerja perpustakaan tidak terpenuhi disebabkan dengan tugas tambahan lain yang cukup besar. Pengorganisasian (Organizin. Dalam menjalankan fungsi kedua, kepala sekolah harus menetapkan struktur kepegawaian perpustakaan yang di dalamnya mengatur pembagian Seperti menentukan posisi masing-masing staff perpustakaan dan menempatkannya pada bagian yang merupakan bakatnya. Termasuk mengatur struktur dan fungsi dengan menyesuaikan keperluan dalam menyelesaikan pekerjaan dan memudahkan komunikasi antar unit. Menurut Rohmy Afriatin dkk, tahap pengorganisasian sangat penting dalam pelaksanaan pengelolaan perpustakaan, karena untuk mengetahui tugas-tugas apa saja yang diperlukan untuk melaksanakan rencana yang telah ditentukan agar dapat dilaksanakan secara optimal dan terstruktur. Kegiatan pelaksanaan pengelolaan akan berjalan baik dengan memahami beberapa prinsip pengelolaan perpustakaan, antara lain pembagian kerja dan 19 Deskripsi tersebut diperkuat oleh Raisatul Hasanah yang AuSaya selaku kepala madrasah telah membagi jadwal piket guru perpustakaan beserta tugas-tugas yang akan dibebankan kepada tenaga Perlu diketahui bahwasannya perpustakaan kami belum memiliki tenaga pustakawan, maka seluruh guru turut serta dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan. Para guru telah bersedia merangkap jabatan, selain sebagai guru kelas juga sebaga tenaga perpustakaan. Ay20 Berdasarkan fakta di lapangan, kepala sekolah telah membagi jadwal piket guru perpustakaan. Beberapa tugas yang dibebankan kepada guru piket perpustakaan diantaranya, . membimbing dan mengawasi siswa, . mengadakan sesi bacaan pada kegiatan giat literasi, . menjadi fasilitator dalam 18 Srimulyo. Change Management: Era Baru Pengelolaan Perpustakaan. 19 Rohmy Afriatin and Danusiri Danusiri. AuPengelolaan Perpustakaan Sekolah di MTs Negeri 7 Kebumen,Ay Jawda: Journal of Islamic Education Management 1, no. 1 (May 24, 2. : 47Ae55, https://doi. org/10. 21580/jawda. 20 Hasanah. Wawancara dengan Bu Raisatul Hasanah selaku Kepala Sekolah MI Mambaul Ulum. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 483 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM kegiatan giat literasi, . mengelola layanan peminjaman buku pelajaran, . mendokumentasikan kegiatan. Kemudian kepala madrasah bersama para guru juga melakukan penataan buku perpustakaan. Buku-buku yang ada di perpustakaan tersebut telah dikelola dengan baik. Saat peneliti melakukan observasi, didapati bahwasannya buku-buku tertata rapi di rak buku. Didapati juga semua buku telah memiliki kode unik yang telah disesuaikan dengan standar perpustakaan. Namun buku-buku yang ada di perpustakaan tersebut hanya terdapat koleksi buku pelajaran dan beberapa buku cerita, terdapat kurang lebih 60 buku cerita Hasil wawancara dengan salah satu guru MI Mambaul Ulum menyatakan AuKoleksi buku di sini masih sangat minim sekali, buku di sini hanya ada buku pelajaran seperti buku paket tema dan LKS serta beberapa buku cerita Namun tahun ajaran ini akan kami alokasikan dana untuk menambah buku pengetahuan umum agar anak-anak bisa membaca buku-buku cerita Untuk pengelolaan kode buku, telah kami sesuaikan standar, seluruh buku di sini telah ada kodenya masing-masingAy21 Keterbatasan alokasi buku disebabkan karena minimnya pendanaan untuk pengadaan koleksi buku. Alokasi dana untuk MI Mambaul Ulum menurut wawancara dengan kepala madrasah hanya berasal dari dana BOS dan dana komite sekolah. Kemudian beberapa kendala juga dihadapi oleh para guru karena bertambahnya beban kerja merangkap sebagai tenaga Untuk menanggulangi hal tersebut, kepala madrasah akan mengusahakan alokasi dana untuk pengadaan buku dan open recruitment tenaga pustakawan. Pelaksanaan (Actuatin. Pelaksanaan perpustakaan sekolah berkaitan dengan proses, metode dan sarana pelaksanaan . erencanaan, keputusan, dan lain-lai. Pelaksanaan mengacu pada keseluruhan proses manajemen. Pelaksanaan merupakan fungsi manajemen yang paling penting. Fungsi pelaksanaan terfokus pada aktivitas yang berhubungan langsung dengan orang-orang di dalam lembaga. Tahap pelaksanaan didasarkan pada rencana yang dikembangkan oleh kepala sekolah dan pengelola perpustakaan. 21 Nur Fatimah. Wawancara dengan Bu Nur Fatimah selaku Guru MI Mambaul Ulum. July 21, 22 Ahmad Sofyan. AuPengelolaan Perpustakaan Sekolah,Ay Jurnal Administrasi. Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan [JAK2P] 3, no. 1 (June 2. Hal: 14 Halaman 484 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM Secara teori, menurut Cut Putroe Yuliana dkk, pelaksanaan program kerja perpustakaan sekolah dapat dilihat dari pengorganisasian atau pembagian tugas, serta pelaksanaan beberapa program kerja yang telah disusun Diantara beberapa program kerja operasional perpustakaan, adalah membuat buku tamu, membuat buku pengunjung, membuat kartu anggota perpustakaan, membuat kartu peminjaman, menghitung dan mengagendakan buku, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan program kerja perpustakaan MI Mambaul Ulum Bondowoso, diantaranya masih pada pelaksanaan program kerja operasional saja. Seperti, membuat buku tamu, melayani peminjaman dan pengembalian buku pelajaran, menghitung dan mengagendakan buku, menstempel buku baru, menomori buku, menyampul buku, membuat katalog buku. Hasil wawancara dengan salah satu guru MI Mambaul Ulum Bondowoso menyatakan bahwa: AuLayanan peminjaman dan pengembalian buku dikhususkan untuk peminjaman buku pelajaran saat awal semester, biasanya bersama para wali Kami belum menyediakan layanan peminjaman buku untuk siswa dikarenakan minimnya buku di siniAy24 Dapat disimpulkan bahwasannya pelaksanaan program kerja operasional telah terlaksana dengan baik, namun beberapa layanan belum tersedia seperti peminjaman buku untuk siswa dikarena sangat minimnya koleksi buku di perpustakaan tersebut. Monitoring dan Evaluasi (Controlling & Evaluatio. Peran kepala sekolah sangat penting dalam fungsi monitoring dan evaluasi untuk mengukur hasil yang dicapai perpustakaan sekolah sesuai rencana awal. Kepala sekolah berperan sebagai pengawas dan evaluator Kepala sekolah merupakan pemimpinan utama setelah kepala Oleh karena itu, tugas kepala sekolah adalah memantau dan mengevaluasi kinerja pustakawan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga tercapainya tujuan perpustakaan. Kepala sekolah akan Cut Putroe Yuliana et al. AuManajemen Kinerja Guru Pustakwan Dalam Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah Pada SMAN 2 Meulaboh,Ay LIBRIA 11, no. 1 (June 2. 24 Astutik. Wawancara dengan Bu Astutik selaku Guru MI Mambaul Ulum. July 22, 2024. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 485 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM melakukan evaluasi kinerja terhadap staf perpustakaan dan kepala perpustakaan dalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Secara teori, menurut Hernawan Satya Kurnia, monitoring dan evaluasi dapat dilakukan oleh kepala sekolah dan para guru dengan cara melihat langsung kondisi perpustakaan. Pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah dapat dilaksanakan setiap hari agar dapat mengetahui perkembangan dan kemajuan perpustakaan. Berdasarkan fakta lapangan, monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan perpustakaan MI Mambaul Ulum dilakukan oleh pihak internal sekolah dan pihak eksternal sekolah. Untuk pengawasan internal biasanya dilakukan oleh kepala sekolah dan dibantu para guru dengan melakukan pengecekan setiap hari. Kemudian pengawasan eksternal biasanya bersamaan dengan evaluasi kinerja sekolah yang dilakukan setiap satu tahun sekali. Monitoring dan evaluasi MI Mambaul Ulum dilakukan oleh lembaga eksternal sekolah yakni pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso. Monev ini dilakukan secara offline, jadi pihak pengawas datang langsung ke lapangan untuk melihat bagaimana kinerja sekolah yang ada di MI mambaul Ulum. PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH Pengelolaan perpustakaan MI Mambaul Ulum masih terlihat belum berjalan optimal, namun kepala madrasah dan guru MI Mambaul Ulum Bondowoso terus mengupayakan berbagai hal dalam mendukung pemberdayaan perpustakaan sekolah. Adapun beberapa kegiatan dalam rangka pemberdayaan perpustakaan sekolah berupa diadakannya kegiatan kreasi mading perpustakaan, program giat literasi serta sinergi kolaborasi kepala sekolah dan guru. Kreasi Majalah Dinding Perpustakaan Majalah dinding perpustakaan bertujuan untuk merangsang kreativitas siswa dan memberikan ide-ide inovatif. Selain itu, majalah dinding memungkinkan siswa menghabiskan waktu sebanyak mungkin untuk membaca dan menulis karya yang dapat ditempel di mading perpustakaan. 25 Asma Sari Rambe. AuPeran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Manajemen Perpustakaan Di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Jambi Kabupaten Batang HariAy (Jambi. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, . Hal: 27 26 Hernawan Satya Kurnia. AuPengelolaan Perpustakaan Di Sekolah Dasar Negeri Panggang Sedayu Kabupaten Bantul,Ay Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 7, no. Halaman 486 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM Hal ini menanamkan rasa bangga pada siswa karena karyanya dapat dilihat dan dibaca oleh para pengunjung perpustakaan. Secara teori, menurut Asichul InAoam dkk, bahwasannya pengelolaan perpustakaan dan visioner mading di pondok pesantren dapat menangani permasalahan santri, seperti minat baca santri yang lebih memilih untuk menonton televisi daripada membaca buku di perpustakaan. Dengan adanya mading perpustakaan, para santri berlomba-lomba dalam menghasilkan karya untuk menjadi pajangan di mading perpustakaan. Selain itu, reward juga diberikan pada santri yang telah mengirimkan karyanya kepada petugas Ditemukan di lapangan bahwasannya mading perpustakaan MI Mambaul Ulum berisikan visi misi perpustakaan, tata tertib perpustakaan agar para siswa disiplin saat berada di dalam perpustakaan, kata kata motivasi agar para siswa bersemangat dalam membaca buku serta cerpen . erita pende. karya siswa. Menurut hasil wawancara, majalah dinding ini akan diperbaharui setiap satu bulan sekali. Tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah agar para siswa aktif berkreasi dan mengunjungi perpustakaan serta dapat menumbuhkan sikap gemar membaca sejak dini pada siswa Sekolah Dasar. Menurut hasil wawancara dengan salah satu siswa, bahwasannya dengan adanya mading perpustakaan, para siswa sangat senang dan antusias untuk membuat karya-karya yang akan ditempel di mading perpustakaan. AuSaya sangat senang dengan adanya mading perpustakaan, karya puisi saya ditempel di mading perpustakaan, saya senang karena puisi saya dapat dibaca oleh teman-temanAy29 Beberapa siswa yang lain juga merasa senang dengan adanya mading perpustakaan, yang mana mading tersebut secara khusus diadakan untuk para siswa agar gemar ke perpustakaan dan bisa lebih banyak menghasilkan karya. Program Giat Literasi Secara teori, menurut Dwi Agus Setiawan dkk, gerakan literasi sekolah bertujuan untuk menumbuhkan minat baca yang tinggi pada siswa. Strategi 27 AuMading Perpustakaan Disekolah Tumbuhkan Kreativitas Siswa,Ay Https://Smkn5batam. Sch. Id/ . June 13, 2019, https://smkn5batam. id/2019/06/13/mading-perpustakaandisekolah-tumbuhkan-kreativitas-siswa/. 28 Asichul InAoam. Vilasofia Yustikasari, and Moh Yaziidul Khoiiri. AuPelatihan Pemberdayaan Perpustakaan dan Mading Assalam Magazine di Pondok Pesantren Miftahul Mubtadiin PutriPutri Ar Ridlo Krempyang Tanjunganom Nganjuk,Ay Janaka: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4, no. 29 Zulfa. Wawancara dengan Zulfa selaku siswa MI Mambaul Ulum, n. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 487 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM gerakan literasi sekolah ini yakni melalui tahap pembiasan. Adapun tahap pembiasaan tersebut diantaranya melalui kegiatan 15 menit membaca . embaca dalam hati dan atau membacakan nyarin. yang dilakukan setiap hari . i awal, tengah, atau menjelang akhir pelajara. Kemudian guru juga menjadi model dalam kegiatan 15 menit membaca dengan ikut membaca selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan fakta lapangan, program giat literasi merupakan salah satu program penunjang yang ada di perpustakaan MI Mambaul Ulum. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan minat berkunjung siswa di Program giat literasi ini dilaksanakan setiap hari Sabtu pagi diikuti oleh seluruh siswa yang ada di MI tersebut mulai dari kelas 1 SD hingga 6 SD, kegiatan ini dilaksanakan di ruang perpustakaan dan biasanya dimulai 30 berakhir pukul 08. Adapun konsep pelaksanaan program giat literasi diantaranya, diawali dengan para siswa membaca buku yang telah dibagikan oleh guru piket perpustakaan yang mendampingi kegiatan tersebut. Kemudian para siswa duduk melingkar dan membentuk kelompok sesuai kelas masing-masing. Kemudian mulai membaca dan dilanjutkan dengan menceritakan kembali isi Kegiatan tersebut berlangsung selama 30 menit. Dampak dari kegiatan ini yakni, berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa siswa pengunjung perpustakaan, diantaranya mengungkapkan perasaan senang dengan adanya program giat literasi ini. Para siswa sangat antusias mengunjungi perpustakaan dan mengikuti kegiatan ini. Menurut hasil wawancara dengan kepala sekolah, program ini baru berjalan beberapa bulan dan para siswa menunjukkan sikap giat datang ke perpustakaan. Meskipun kegiatan ini hanya dilaksanakan pada hari Sabtu saja namun para siswa setiap hari terlihat mengunjungi perpustakaan dan membaca beberapa buku saat jam istirahat sekolah. Kolaborasi Antara Kepala Sekolah dan Guru Secara teori, menurut Widya Setyaningrum Bagyoastuti dkk, pemberdayaan perpustakaan sekolah dasar bertujuan untuk, . meningkatkan kolaborasi antara pustakawan dan guru, . mengembangkan keterampilan literasi informasi yang terintegrasi dalam pembelajaran, dan . meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam pengembangan perpustakaan. Kolaborasi 30 Dwi Agus Setiawan and Farida Nur Kumala. AuOptimalisasi Program GLS (Gerakan Literasi Sekola. dalam membiasakan Budaya Membaca dan Menulis Sekolah Dasar,Ay JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 5, no. Halaman 488 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM dapat diartikan sebagai suatu proses interaksi antar pemangku kepentingan, dalam hal ini pustakawan dan guru. Kegiatan kolaborasi pustakawan dan guru bertujuan untuk mengumpulkan dan menyediakan buku-buku yang diperlukan untuk pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa bentuk kegiatan kolaborasi antara kepala sekolah dan guru yang telah berjalan selama ini adalah pertama, kepala sekolah dan guru bersama melaksanakan program operasional perpustakaan, seperti membuat buku tamu, melayani peminjaman dan pengembalian buku, menghitung dan mengagendakan buku, menstempel buku baru, menomori buku, menyampul buku, membuat katalog buku. Kedua, kepala sekolah dan guru melaksanakan pengawasan perpustakaan yang dilakukan setiap hari secara bergantian. Ketiga, kepala sekolah dan jajarannya berkomitmen melaksanakan dan mendukung program giat literasi serta mading perpustakaan. Dampak Pemberdayaan Perpustakaan Terhadap Pendidikan Berkualitas (SGD . di MI Mambaul Ulum Bondowoso Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian SDGs melalui penyediaan akses edukasi dan informasi. Perpustakaan dapat berperan dalam membangun dasar pendidikan yang kuat dengan fokus pada literasi siswa sekolah dasar. Program literasi siswa di perpustakaan membantu membentuk minat membaca sejak dini. Pemberdayaan perpustakaan memiliki dampak yang signifikan terhadap pencapaian tujuan pendidikan berkualitas (SDG . Tujuan SDG 4 adalah memastikan pendidikan yang inklusif, setara, dan berkualitas, serta meningkatkan kesempatan pembelajaran seumur hidup bagi semua. Beberapa dampak pemberdayaan perpustakaan telah diuraikan dalam hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, implikasi pemberdayaan perpustakaan sekolah yakni . adanya peningkatan terhadap prestasi belajar siswa, berbagai koleksi buku yang tersedia di perpustakaan dapat meningkatkan minat baca dan kemampuan belajar siswa, yang kemudian berdampak pada hasil akademik siswa. Menumbuhkan minat literasi siswa, program kegiatan yang telah dijalankan seperti program giat literasi, siswa jadi gemar membaca dan juga melalui program tersebut siswa dapat memahami isi bacaan serta dapat menceritakan kembali apa yang telah dibaca dan dipahami. 31 Bagyoastuti and Wijayanti. AuPeran Kepala Sekolah Dan Pustakawan Dalam Pemberdayaan Perpustakaan SD Muhammadiyah Sapen Dan SD Negeri Giwangan. Ay Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 489 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM . Menumbuhkan minat siswa berkunjung ke perpustakaan, para siswa menjadikan perpustakaan sebagai tempat nyaman untuk singgah, dikala jam istirahat atau jam pulang para siswa masih menyempatkan datang ke . Mendukung kreativitas siswa, melalui program kegiatan kreasi mading perpustakaan, perpustakaan memberikan wadah bagi siswa untuk berkreasi hingga menghasilkan karya yang menarik. Mendukung proses pembelajaran, guru menggunakan perpustakaan untuk mendapatkan materi tambahan dan referensi sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih variatif dan menarik. Selain itu, guru dan siswa memanfaatkan perpustakaan untuk pengayaan materi pelajaran, hal ini tidak hanya meningkatkan pengalaman belajar tetapi juga memfasilitasi pengajaran yang lebih efektif. Hasil penelitian tersebut didukung oleh data Kajian Program 2020-2021 yang dilakukan oleh Markplus Institute. Perpustakaan berperan nyata dan memberikan manfaat nyata di beberapa aspek kehidupan literasi. Berikut adalah data hasil kajian tersebut, 85% orang membaca di perpustakaan, 96% orang mengalami peningkatan minat baca, 85% prestasi akademik seseorang Data tersebut menunjukkan bahwa peran perpustakaan sangat diperlukan dalam peningkatan literasi dan mendukung Pembangunan Berkelanjutan. 32 Data tersebut juga didukung oleh penelitian Suparman dkk bahwa dampak yang dirasakan dengan adanya pengelolaan perpustakaan yang baik dan professional dapat meningkatkan minat baca siswa. 33 Dengan meningkatnya minat baca siswa maka pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Kegiatan perpustakaan berkaitan erat dengan program SDG 4, dibuktikan juga oleh penelitian Muhammad Juniadi dan Heriyanto bahwa perpustakaan mendukung program SDGs dilakukan melalui layanan berbasis aktivitas dan layanan berbasis koleksi. Dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengelolaan dan pemberdayaan perpustakaan di jenjang sekolah dasar memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah, khususnya guna mendukung pendidikan berkualitas (SDG . Kepala sekolah dan para guru bersinergi agar pusat belajar seperti Riki Arianto. AuPeningkatan Literasi Melalui Perpustakaan: Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,Ay Https://Dipersip. Riau. Go. Id/ . October 24, 2023, https://dipersip. id/post/peningkatan-literasi-melalui-perpustakaan-mendukungtujuan-pembangunan-berkelanjutan. 33 Suci Okta Piyana et al. AuPengaruh Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa : Sebuah Kajian Pustaka,Ay n. 34 Muhammad Juniadi and Heriyanto Heriyanto. AuStrategi Perpustakaan Umum dalam Mendukung Program Sustainable Development Goals,Ay Anuva: Jurnal Kajian Budaya. Perpustakaan. Informasi (December 569Ae78, https://doi. org/10. 14710/anuva. Halaman 490 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Peran Manajerial Kepala Madrasah dalam Pemberdayaan Perpustakaan Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM perpustakaan ini program kegiatannya terus dilestarikan agar kehadiran perpustakaan selalu dirasakan oleh siswa. KESIMPULAN Dari hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwasannya peran manajerial kepala madrasah dimulai dari tahap perencanaan . pada tahap ini pengelolaan perpustakaan sekolah tertuang di dalam RKM (Rencana Kerja Madrasa. untuk empat tahun kedepan. Namun sampai saat ini belum ada program kerja yang teratur dan tertulis terhadap perpustakaan Dikarenakan beberapa kendala seperti kurangnya tenaga pustakawan serta minimnya pendanaan. Kemudian tahap selanjutnya yakni pengorganisasian . , pada tahap ini kepala sekolah membagi jadwal piket guru perpustakaan, dikarenakan tidak adanya pustakawan, maka seluruh guru di MI Mambaul Ulum turut serta dalam kegiatan pengelolaan Tahap selanjutnya pelaksanaan . , pada tahap ini pelaksanaan program kerja perpustakaan MI Mambaul Ulum Bondowoso, diantaranya masih pada pelaksanaan program kerja operasional saja. Seperti, membuat buku tamu, melayani peminjaman dan pengembalian buku, menghitung dan mengagendakan buku, menstempel buku baru, menomori buku, menyampul buku, membuat katalog buku. Terakhir yakni tahap monitoring & evaluasi . ontrolling & evaluatio. , perpustakaan MI Mambaul Ulum melalui dua tahap monev, yang pertama dilakukan oleh internal sekolah seperti kepala sekolah dan guru, yang kedua dilakukan oleh eksternal sekolah, yakni pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso setiap satu tahun sekali. Beberapa kegiatan dalam rangka pemberdayaan perpustakaan sekolah berupa diadakannya kegiatan kreasi mading perpustakaan, program giat literasi serta sinergi kolaborasi kepala sekolah dan guru. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwasannya pengelolaan perpustakaan MI Mambaul Ulum belum dapat dikatakan optimal dikarenakan beberapa hal seperti kurangnya tenaga pustakawan dan minimnya pendanaan. Namun kepala sekolah dan para guru berkomitmen untuk bersinergi dalam rangka pemberdayaan perpustakaan sekolah dengan memaksimalkan beberapa kegiatan yang telah Pemberdayaan perpustakaan sekolah berdampak positif bagi siswa guna mendukung pendidikan berkualitas (SDG . diantaranaya, meningkatnya prestasi belajar siswa, menumbuhkan minat literasi siswa, menumbuhkan minat siswa berkunjung ke perpustakaan, mendukung kreativitas siswa. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 491 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Yeni Endiana. NiAomatus Sholihah. Mukhlishah AM mendukung proses pembelajaran. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga pendidikan Islam lainnya khususnya di Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah dalam mendukung pendidikan berkualitas (SDG . melalui kegiatan pemberdayaan perpustakaan sekolah. DAFTAR PUSTAKA