VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 ISSN CETAK ISSN ONLINE PROFESIONALISME PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAHAKAM ULU Oleh : Nanik Pujiastuti Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda ============================================================== ABSTRACT The objectives of this study are as follows: . to determine the effect of employee professionalism on service quality at the Mahakam Ulu Regency Health Office . to find out what factors influence employee professionalism on the quality of public services at the Mahakam Ulu Regency Health Office The alleged problem in this study is that the Mahakam Ulu Regency Health Office has not provided demands in providing good service. The population in this study used the census method with a total of 20 people, while the sampling technique used a genus sample, which was 20 employees. Data collection in this study used observation techniques, questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis in this study used parametric statistical correlation, namely the correlation coefficient and simple linear regression analysis with a population of 20 respondents. The results showed that employee professionalism has a strong influence on service quality at the Mahakam Ulu Regency Health Office. This is in accordance with the simple linear regression analysis and the correlation coefficient obtained results that employee professionalism has a strong and significant influence on service quality. If the professionalism of employees increases, the quality of service produced will also increase. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------Keywords: Employee Professionalism. Service Quality ABSTRAK Tujuan penelitian ini sebagai berikut : . untuk mengetahui pengaruh profesionalisme pegawai terhadap kualitas pelayanan Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu . untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi profesionalisme pegawai terhadap kualitas pelayanan publik Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Dugaan masalah dalam penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu belum memberikan tuntutan dalam memberikan pelayanan yang baik. Populasi dalam penelitian ini menggunakan metode sensus dengan jumlah 20 orang, sedangkan teknik pengambil sampel menggunakan sampel jenus, yaitu sebanyak 20 orang pegawai. VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 ISSN CETAK ISSN ONLINE Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi statistik parametris, yaitu koefisien korelasi dan analisis regresi linear sederhana dengan jumlah populasi sebanyak 20 orang responden. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme pegawai mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kualitas pelayanan Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Hal ini sesuai dengan analisis regresi linear sederhana dan koefisien korelasi diperoleh hasil bahwa profesionalisme pegawai mempunyai pengaruh yang kuat serta signifikan terhadap kualitas pelayanan. Apabila profesionalisme pegawai meningkat maka kualitas pelayanan yangdihasilkan juga ikut meningkat. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------Kata Kunci : Profesionalisme Pegawai. Kualitas Pelayanan PENDAHULUAN Aparatur pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu khususnya pada bagian kepegawaian, salah satu cara yang ditempuh adalah mendayagunakan dan mengembangkan kemampuan aparatur melalui pendidikan dan pelatihan bukan saja untuk menangani pekerjaan mereka pada saat itu tetapi juga untuk pekerjaan-pekerjaan di masa yang akan datang terutama untuk mengarahkan pada pemberian pelayanan publik yang lebih professional. Sebelum Mahakam Ulu mekar menjadi kabupaten, kondisi dari 5 jangkauan pembangunan tidak sampai ke 5 kecamatan yang saat ini menjadi bagian terpenting dari Kabupaten Mahakam Ulu. Pada saat 14 tahun lalu Mahakam Ulu masih tergabung dalam pemerintah Kabupaten Kutai Barat sebagai Kabupaten induk yang juga merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai Kartanegara, anggaran pembangunan di seluruh sektor yang di peruntukkan untuk 5 kecamatan yang jumlahnyapaling tinggi sekitar 37 Milyar Rupiah. Dana pendidikan, pembangunan infrastruktur akses jalan darat, kesehatan, sarana dan prasarana, listrik, air bersih yang pastinya di seluruh bidang. Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam menjawab dan mengatasi masalah-masalah yang timbul terhadap pelayanan teknis maupun administratif bagi pegawai yang berhadapan langsung dengan masyarakat, maka sangat diperlukan aparatur yang professional dalam menjalankan roda pelayanan kepadamasyarakat. Upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme pegawai telah dimulai pada instansi atau lembaga dalam Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berlakunya Undang-Undang tentang Otonomi Daerah. Kondisi tersebut VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 ISSN CETAK ISSN ONLINE memberikan impilikasi pada sumber daya aparatur yang ada khususnya Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Realiability ( kepercayaan ) Respobsiveness ( tanggapan ) Assurance ( Jaminan ) Empathy ( perhatian ) METODE PENELITIAN Untuk menghasilkan kualitas data dan informasi serta analisis yang baik dan bermutu, penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data secara efektif dan efisien, yaitu: Library Research. Pengamatan . Wawancara (Intervie. Angket . , dan Dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk penelitian asossiatif dengan analisa kuantitatif. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan. Data kualitatif yang diangkakan . misalnya terdapat dalam skala pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Karena populasinya adalah 20 dengan menggunakan metode sensus. Ada dua Variabel Penelitian yaitu Variabel bebas . , yaitu variable yang variabel yang lain (Indrantoro. Adapun yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini adalah profesionalisme pegawai (X). Indikatornya adalah : Quality ( persamaan ) Equity ( keadilan ) Loyality ( kesetiaan ) Accountability . Variabel terikat . , yaitu tipe variabel yang dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel bebas (Indrantoro, 1. Adapun variabel terikat yang digunakan oleh peneliti adalah kualitas pelayanan (Y). Indikatornya adalah : Tagible ( bukti fisik ) Untuk menganalisis data variabel pimpinan dan prestasi kerja yang diperoleh melalui daftar pertanyaan penulis menggunakan rumus dari pendapat Sidney Siegel . 5 : 256. yaitu rumus koefisien Korelasi Rank Spearman . , dengan rumus sebagai berikut : Keterangan : rs = Koefisien Korelasi Rank Spearman di2 = Jumlah keseluruhan di2 di VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 mana di adalah harga masing-masing subjek yang didapat dari selisih antara ranking x dengan ranking y N = Banyaknya pasangan skor T = Faktor koreksi T = Banyaknya himpunan berangka sama 12 = Bilangan tetap Sedangkan untuk pengujian rumus uji t, dengan rumus sebagai t =r s = HASIL DAN PEMBAHASAN Profesionalisme Pegawai . Equality . Dari Tabel 1. dapat dilihat bahwa dari 20 orang responden, 7 orang . %) mengatakan sering, 9 orang . %) mengatakan kadang-kadang, dan 4 orang . %) mengatakan tidak Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa hampir setengah pelayanan kepada masyarakat tanpa diskriminasi atas status sosial kadang-kadang dilakukan oleh aparatur karena dari prosentase yang ada responden dominan menjawab kadang-kadang. Equity (Keadila. Dari Tabel 2. dapat dilihat bahwa dari 20 responden, 7 orang . %) mengatakan sering, 11 orang . %) mengatakan kadang-kadang, dan 2 %) yang menjawab tidak ISSN CETAK ISSN ONLINE Dengan disimpukan bahwa lebih dari setengahnya, responden menjawab kadang-kadang adil dalam pelayanan. Karena dari prosentase yang ada kadang-kadang. Loyality (Kesetiaa. Dari Tabel 3. dapat dilihat bahwa dari 20 orang responden,7 orang . %) mengatakan sering, 13 orang . %) mengatakan kadang-kadang, dan yang menjawab tidak pernah tidak ada sama sekali. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa sebagian besar reseponden kadang- kadang. Serta memiliki hubungan yang baik dengan pimpinan maupun rekan . Accountability (Tanggungjawa. Dari Tabel 4 tersebut dapat dilihat dari 20 orang responden, 11 orang . %) mengatakan sering dan 8 orang . %) mengatakan kadangkadang serta yang menjawab tidak pernah ada 1 orang . %). Dari data diatas dapat dikatakan respondan lebih dari setengahnya sering, jadi tanggung jawab atas apapun yang ia kerjakan dan tidak sekedar menerima perintah dari Kualitas Pelayanan Kemampuan fisik (Tagibl. Dapat kita ketahui jawaban responden dari 20 responden, 10 orang . %) mengatakan sesuai dan 10 orang . %) mengatakan cukup sesuai sedangkan yang menjawab tidak sesuai tidak ada sama Dari data tersebut VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 dapat disimpulkan bahwa responden menjawab bahwa peralatan kerja sudah sesuai dengan kebutuhan dalam pelaksanaan tugas. Keandalan (Reliabilit. Dapat diketahui jawaban dari 20 responden, 9 orang . %) mengatakan mampu dan 9 orang . %) mengatakan cukup mampu sedangkan yang menjawab tidak mampu ada 2 orang . %). Dari data tersebut dapat disimpulkan hampir setengah keandalan pegawai mampu dalam memudahkan teknis Responsibility (Daya Tangga. Dapat diketahui jawaban dari 20 responden, 13 orang . %) mengatakan baik dan 7 cukup baik yang menjawab tidak baik tidak ada sama Dari data responden menyatakan respon kebutuhan masyarakat baik. Assurance (Jamina. Dapat diketahui jawaban dari 20 responden, 13 orang . %) mengatakan cukup baik dan 7 orang . %) mengatakan baik yang menjawab tidak baik tidak ada sama sekali. Dari ISSN CETAK ISSN ONLINE data tersebut dapat disimpulkan bahwa setengah responden menyatakan keramahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat cukup baik. Emphaty (Perhatia. Dapat diketahui jawaban dari 20 responden, 9 orang . %) mengatakan baik, 10 orang . %) mengatakan cukup baik, yang menjawab tidak baik ada 1 orang . %). Dari data tersebut setengah responden menyatakan komunikasi pegawai dalam mekanisme kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan adalah cukup baik. Analisis yang akan dilakukan dalam penulisan ini yaitu melihat pengaruh antara profesionalisme pegawai sebagai variabel bebas terhadap kualitas pelayanan sebagai terikat, serta analisis keeratan kedua variabel tersebut. Regresi Sederhana Regresi sederhana merupakan alat profesionalisme pegawai terhadap kualitas pelayanan. Jadi r= 0,619214 artinya bahwa dikemukakan oleh Riduwan berada pada interval 0,60 - 0,799 yang termasuk dalam kategori tingkat hubungan yang kuat antara kinerja pegawai terhadap kualitas pelayanan Dinas Kesehatan VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 Kabupaten Mahakam Ulu. Persamaan Regresi Sederhana Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variable X terhadap variable Y maka digunakan rumus Y= a bx. Untuk mencari b, digunakan rumus sebagai berikut : Jadi, persamaan regresinya adalah : ISSN CETAK ISSN ONLINE yc = yca ycaycu yc = 13. 73106 0,503788ycu Keterangan : a = 13. 73106 adalah suatu konstanta yang mempengaruhi pelayanan publik pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu tanpa dipengaruhi oleh perubahan nilai professional pegawai. b = 0. 503788 adalah koefisien regresi profesionalisme pegawai pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu, artinya setiap perubahan nilai profesiomalisme pegawai maka pelayanan akan mengalami perubahan sebesar 0,503788 Dari tersebut dapat diambil suaru pengaruh antara profesiomalisme Kualitas pelayanan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Pembahasan Berikut membahas hasil penelitian terhadap profesiomalisme pegawai (X) dengan kualitas pelayanan (Y) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Dari hasil kuisoner yang dibagikan kepada responden sebanyak 20 orang, kuisoner yang terbagi menjadi 2 variabel yaitu kinerja pegawai dengan indikator perlakuan yang sama, keadilan, kesetiaan dan tanggung jawab serta pelayanan publik dengan indikator bukti langsung, keandalan, daya VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 tanggap, jaminan dan perhatian mendapatkan jawaban dari responden sehingga kemudian disajikan dalam perhitungan kedalam analisis data yang menggunakan analisis sederhana. Terkait hasil penelitian dari variabel kinerja pegawai menunjukkan masih ada beberapa indikator yang masih rendah diantaranya yaitu, masih adanya diskriminasi yang dilakukan pelayanan, masih rendahnya kesetiaan pegawai dalam menjunjung visi dan misi Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu, serta rendahnya tanggung jawab pegawai terutama Sehingga kinerja pegawai dinilai berdasarkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat masih termasuk Tentang pelayanan penulis menarik kesimpulan bahwa, kualitas pelayanan yang ada masih termasuk rendah berdasarkan keandalan yang dimiliki oleh pegawai dalam memudahkan teknis pelayanan yang sesuai prosedur yang mudah dan Ditambah lagi dengan masih adanya ketidak sesuaian antara tingkat pendidikan dan kemampuan dengan fungsi/tugas yang dimiliki Seperti yang dikemukakan Kasmir Pasolong pelayanan yang baik adalah kemampuan seseorang dalam memberikan pelayanan yang dapat pelanggan dengan standar yang Dari ISSN CETAK ISSN ONLINE didapatkan hasil bahwa pengaruh terhadap kualitas pelayanan ternyata positif dan kuat, hal ini di buktikan dengan r = 0, 619214 dimana pedoman untuk memberikan interpretasi yang dikemukakan oleh Riduwan berada pada interval 0,60- 0,799 yang termasuk dalam kategori tingkat hubungan yang kuat. Adapun analisis data yang diuraikan sebelumnya di dapat persamaan regresi sederhana Y = a bx, dimana a = 13,73106 dan nilai b = 0,503788 dan jika di masukkan kedalam persamaan regresi sederhana manjadi Y = 13,73106 0,503788x. Jadi interpretasinya adalah peningkatan profesionalisme kinerja pegawai akan diikuti dengan peningkatan kualitas informasi bahwa jika tidak ada kinerja pegawai maka nilai pelayanan publik sebesar 13,73106. Jika terjadi atau ada peningkatan kinerja pegawai maka kualitas pelayanan publik akan meningkat sebesar14,2348. Berdasarkan analisis-analisis tersebut, maka hipotesis yang peneliti ajukan yaitu terdapat pengaruh antara variabel kinerja pegawai (X) dengan variabel kualitas pelayanan (Y) di Dinas Kesehatan Kabupaten MahakamUlu. PENUTUP Profesionalisme mempunyai pengaruh yang kuat dan bernilai positif terhadap kualitas pelayanan publik pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Dengan menggunakan analisis product moment VOLUME 25 NO 2 DESEMBER 2024 ISSN CETAK ISSN ONLINE diperoleh hasil bahwa profesionalisme pegawai mempunyai pengaruh yang kuat dan bernilai positif serta signifikan terhadap kualitaspelayanan. DAFTAR PUSTAKA