APLIKASI SimDif (Simple Differen. : MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA INGGRIS SIMDIF (Simple Differen. APPLICATION: INTERACTIVE WEB- BASED LEARNING MEDIA TO ENHANCE ENGLISH LEARNING INTEREST Novika Ayu Ardhianti SMKS Pancasila 3 Baturetno Email: novikaardhianti71@guru. Diterima: 14 Mei 2025 Direvisi: 23 Mei 2025 Disetujui: 26 Mei 2025 ABSTRAK Studi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar Bahasa Inggris siswa di SMKS Pancasila 3 Baturetno dan bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan aplikasi SimDif sebagai media pembelajaran interaktif berbasis website terhadap peningkatan motivasi dan partisipasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan variabel bebas berupa penggunaan aplikasi SimDif dan variabel terikat berupa minat serta partisipasi siswa dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah implementasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik persentase untuk melihat perubahan minat dan partisipasi siswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa. Nilai rata-rata kelas naik 20%, dan partisipasi aktif siswa dalam diskusi serta tugas daring meningkat Siswa juga lebih mudah memahami konsep berkat tampilan visual dan fitur kuis interaktif. Penggunaan SimDif menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan serta membangun keterampilan digital siswa, sejalan dengan tuntutan era industri 4. Integrasi teknologi dalam pembelajaran terbukti memperkaya proses belajar-mengajar, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendukung pembelajaran mandiri. Evaluasi berkala dan pengembangan lebih lanjut direkomendasikan agar aplikasi ini dapat diterapkan secara konsisten di berbagai mata pelajaran untuk manfaat yang lebih luas. Kata Kunci: SimDif, media pembelajaran interaktif, minat belajar, website builder. Bahasa Inggris, keterampilan digital ABSTRACT This study was prompted by the low level of student interest in learning English at SMKS Pancasila 3 Baturetno. The purpose of this research is to examine the impact of utilizing the SimDif application as an interactive, website-based learning medium on enhancing studentsAo motivation and participation in English learning. A descriptive quantitative approach was employed, with the independent variable being the use of the SimDif application and the dependent variables comprising studentsAo learning interest and participation. Data were collected through classroom observations and the administration of questionnaires before and after the intervention. The data were analyzed descriptively using percentage analysis to determine changes in studentsAo motivation and participation levels. The findings indicate a positive shift in both variables following the implementation of SimDif as a learning tool. The results show a significant improvement in students' motivation to learn. The class average score increased by 20%, and the active participation of students in discussions and online tasks increased by 30%. Students also found it easier to understand concepts due to the visual display and interactive quiz features. The use of SimDif not only creates a more enjoyable learning experience but also builds students' digital skills, in line with the demands of the 4. 0 industrial era. The integration of technology in learning has proven to enrich the teaching and learning process, enhance student engagement, and support independent learning. Regular evaluation and further development are recommended so that this application can be consistently applied across various subjects for broader benefits. Keyword: SimDif, interactive learning media, learning interest, website builder. English language, digital skill Media Pembelajaran Interaktif. Novika Ayu Ardhianti PENDAHULUAN Perubahan zaman dan kemajuan teknologi menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi dalam metode dan media Di era digital seperti saat ini, siswa lebih akrab dengan teknologi informasi dan cenderung menyukai cara belajar yang interaktif dan menarik. Namun, berdasarkan observasi awal di SMKS Pancasila 3 Baturetno, ditemukan bahwa minat belajar siswa masih tergolong rendah dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Hal ini tercermin dari kurangnya partisipasi aktif siswa di kelas, rendahnya antusiasme dalam menyelesaikan tugas, dan kecenderungan siswa untuk cepat bosan saat mengikuti proses pembelajaran. Beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar tersebut antara lain metode pembelajaran konvensional yang masih dominan, seperti ceramah dan pemberian tugas tanpa variasi media, membuat siswa kurang terlibat aktif. Terbatasnya penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar sehingga siswa tidak mendapatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan preferensi mereka di era digital. Kurangnya akses terhadap bahan ajar yang interaktif dan fleksibel, yang dapat diakses di luar kelas untuk mendukung pembelajaran mandiri. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibutuhkan inovasi dalam media dan metode pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dan gaya belajar siswa SMKS Pancasila 3 Baturetno. Salah satu alternatif yang relevan adalah pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis Dalam hal ini, guru memilih menggunakan website builder dengan Aplikasi SimDif (Simple Differen. Dengan fitur-fitur seperti kuis interaktif, video pembelajaran, dan tampilan yang menarik, aplikasi SimDif berhasil mengubah proses belajar Bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dan Selain itu, website juga memungkinkan siswa belajar kapan saja dan di mana saja, sehingga mereka lebih termotivasi untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran. LANDASAN TEORI Media pembelajaran berperan penting dalam mendukung proses belajar mengajar dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif dan menarik bagi Menurut Sudjana dan Rivai . , media pengajaran adalah segala sesuatu menyampaikan pesan atau pembelajaran kepada peserta didik sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat belajar Penggunaan media yang tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran serta membantu siswa memahami materi secara lebih mendalam. Motivasi Santrock . menjelaskan bahwa berperan sebagai penggerak utama yang mempengaruhi seberapa besar usaha dan perhatian yang diberikan siswa selama belajar. Selain itu. Slavin . menekankan pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman dan pencapaian Oleh karena itu, media pembelajaran yang interaktif dan menarik dapat membantu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa secara signifikan. Pembelajaran Interaktif Pembelajaran interaktif mengacu pada pendekatan di mana siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran melalui penggunaan teknologi dan berbagai jenis media. Menurut Mayer . , penggunaan multimedia dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep secara lebih efektif. Pembelajaran interaktif melibatkan siswa dalam proses pemecahan masalah, diskusi, dan kolaborasi, yang membuat mereka lebih terlibat dan Sejalan dengan itu. Bonk & Graham . memungkinkan pengalaman belajar Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 11 Nomor 1 Juni 2025 yang lebih personal dan fleksibel, sehingga siswa dapat mengakses materi sesuai dengan kebutuhan mereka. Penggunaan elemen interaktif seperti kuis, simulasi, dan permainan edukatif juga dapat membantu siswa memahami konsep yang kompleks dengan lebih Selain itu, pembelajaran interaktif berbasis konstruktivisme, di mana siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga berperan aktif dalam sendiri (Jonassen, 2. Dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris, pendekatan ini memungkinkan siswa untuk berlatih keterampilan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis melalui interaksi langsung dengan materi dan sesama peserta didik. Dengan adanya perkembangan teknologi, pembelajaran interaktif kini semakin mudah diimplementasikan melalui berbagai platform digital yang mendukung pembelajaran berbasis multimedia, seperti video interaktif, aplikasi pembelajaran, dan website edukatif (Garrison & Vaughan, 2. Hal ini menjadikan pembelajaran lebih menarik dan relevan bagi siswa, keterampilan berbahasa mereka secara Peran Media dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Penggunaan Inggris memainkan peran penting dalam motivasi siswa. Harmer . menjelaskan bahwa media visual, audio, memudahkan siswa dalam memahami struktur bahasa secara lebih efektif. Media yang menarik dapat membantu siswa menghubungkan bahasa dengan konteks kehidupan nyata, sehingga mereka lebih mudah memahami makna kata dan ekspresi dalam penggunaan sehari-hari. Selain Brown teknologi dalam pembelajaran bahasa, seperti video interaktif dan aplikasi berbasis web, dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan mendorong partisipasi aktif siswa. Dengan adanya elemen audiovisual, siswa dapat melihat dan mendengar contoh penggunaan bahasa yang autentik, yang sangat berguna dalam pengembangan keterampilan berbicara dan mendengarkan. Menurut Richards . & Renandya . , penggunaan media dalam pembelajaran bahasa Inggris juga keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Ketika siswa berinteraksi dengan konten multimedia, pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai situasi komunikasi. Di era digital, media berbasis teknologi seperti aplikasi pembelajaran online, podcast edukatif, dan platform interaktif semakin banyak dimanfaatkan dalam pengajaran bahasa. Menurut Yunus et al. , integrasi teknologi dalam pengajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan efisiensi pembelajaran, konsep, dan memperluas akses siswa terhadap materi yang lebih beragam. Selain Kustini . menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris berkontribusi dalam pengembangan Teknologi memungkinkan penyajian materi yang lebih dinamis dan interaktif, membantu siswa memahami materi secara lebih mendalam dan meningkatkan partisipasi mereka dalam Media Pembelajaran Interaktif. Novika Ayu Ardhianti Dengan demikian, pemanfaatan media dalam pembelajaran bahasa Inggris tidak hanya motivasi siswa, tetapi juga mendukung perkembangan keterampilan berbahasa secara lebih komprehensif melalui pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Aplikasi SimDif SimDif adalah aplikasi pembuat penggunanya untuk membuat website pembelajaran secara mudah dan cepat. Menurut Prensky . , penggunaan teknologi yang sederhana namun efektif seperti SimDif mengembangkan keterampilan digital yang sangat dibutuhkan di abad ke-21. Aplikasi ini juga memungkinkan pengintegrasian berbagai jenis media seperti teks, video, kuis, dan gambar dalam satu platform yang dapat diakses kapan saja oleh siswa. Pembelajaran Berbasis Teknologi (Technology-Enhanced Learnin. Teori ini berfokus pada penggunaan teknologi sebagai alat utama dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi Menurut teori ini, teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi sebagai komponen yang terintegrasi dalam desain pembelajaran. Dengan teknologi, seperti aplikasi pembuatan website, pembelajaran menjadi lebih fleksibel, adaptif, dan memungkinkan aksesibilitas yang lebih baik untuk Prensky . AuDigital Natives are the students of the 21st century who need to engage with technology to make learning more relevant to themAy. Dalam konteks ini, penggunaan aplikasi SimDif sebagai pembelajaran interaktif sejalan dengan teknologi, yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri dengan akses yang mudah dan kapan saja. Penelitian Kuantitatif Penelitian kuantitatif berfokus pada pengumpulan dan analisis data fenomena yang sedang diteliti secara Creswell . menyatakan bahwa penelitian kuantitatif bertujuan untuk menguji teori atau hipotesis melalui pengumpulan data yang dapat dihitung dan dianalisis secara statistik. Dalam konteks pendidikan, penelitian kuantitatif sering digunakan untuk mengukur pengaruh dari berbagai intervensi pembelajaran terhadap hasil belajar siswa, seperti peningkatan motivasi atau keterampilan bahasa. Selain itu, penelitian kuantitatif memiliki karakteristik utama, yaitu objektivitas, sistematis, dan replikasi (Neuman, 2. Objektivitas dicapai dengan memastikan bahwa data yang dikumpulkan dapat diukur secara akurat tanpa adanya bias subjektif. Proses penelitian dilakukan secara sistematis melalui tahap-tahap yang jelas, mulai dari perumusan masalah, pengumpulan data, analisis statistik, hingga penarikan Sementara itu, sifat replikasi memungkinkan penelitian untuk diuji kembali dengan metode konsistensi hasil. Dalam konteks pembelajaran bahasa, pendekatan kuantitatif sering digunakan untuk mengukur efektivitas media pembelajaran, seperti aplikasi berbasis web dalam meningkatkan keterampilan siswa (Gass & Mackey, 2. Misalnya, penelitian dapat dilakukan dengan mengumpulkan data pre-test dan post-test guna melihat peningkatan pemahaman siswa sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi. Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 11 Nomor 1 Juni 2025 METODE PENELITIAN Penelitian pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain observasional, sesuai pedoman metodologi penelitian pendidikan yang dijelaskan oleh Borg dan Gall . Pendekatan pengamatan langsung terhadap perubahan minat dan partisipasi siswa tanpa intervensi eksperimen, serta pengumpulan data yang sistematis dan objektif. Desain observasi dipilih karena peneliti akan mengamati dan mencatat perubahan minat belajar siswa yang terjadi selama penerapan aplikasi SimDif dalam proses pembelajaran, tanpa melakukan intervensi langsung yang bersifat eksperimen. Desain Penelitian Desain penelitian observasi ini dilakukan dengan mengamati aktivitas siswa selama Bahasa Inggris menggunakan aplikasi SimDif dan mengukur minat belajar mereka sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi. Peneliti akan melakukan observasi langsung terhadap perilaku siswa di kelas dan menggunakan instrumen kuesioner untuk mengukur tingkat minat belajar siswa terkait dengan pembelajaran Bahasa Inggris. Proses observasi ini dilakukan selama beberapa pertemuan kelas, yang mendapatkan data yang lebih representatif mengenai perubahan minat belajar siswa. Langkah-langkah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pengumpulan Data Awal (Preobservas. Sebelum aplikasi SimDif, peneliti akan melakukan observasi awal terhadap perilaku siswa, serta memberikan kuesioner untuk mengukur minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Inggris. Data ini akan digunakan sebagai baseline untuk perbandingan setelah penggunaan Pelaksanaan Pembelajaran: Siswa akan mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan aplikasi SimDif, di mana mereka dapat materi pembelajaran secara interaktif melalui website yang telah disiapkan oleh guru. Pengumpulan Data Selama Pembelajaran: Selama pembelajaran dengan SimDif, peneliti akan melakukan observasi terhadap tingkat partisipasi siswa, interaksi dengan materi pembelajaran, dan tingkat keterlibatan mereka dalam aktivitas Observasi ini akan dilakukan secara berkala selama beberapa sesi Pengumpulan Data Akhir (Postobservas. : Setelah penerapan aplikasi SimDif melakukan observasi lanjutan untuk menilai perubahan dalam minat belajar siswa. Siswa juga akan diminta untuk mengisi kuesioner yang sama yang diberikan pada pre-observasi untuk mengukur perubahan minat belajar mereka. Analisis Data: Data yang terkumpul dari observasi langsung dan kuesioner akan dianalisis secara deskriptif dan statistik untuk melihat apakah terdapat perubahan yang signifikan dalam minat belajar siswa sebelum dan setelah penerapan aplikasi SimDif. Prosedur Penelitian Penelitian dimulai dengan analisis pembelajaran menggunakan SimDif, pengujian website, dan pelaksanaan menggunakan aplikasi SimDif. Data dikumpulkan melalui kuis, observasi kelas, dan wawancara dengan siswa. Hipotesis Berdasarkan permasalahan yang ada, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat perubahan signifikan dalam minat belajar Bahasa Inggris siswa setelah penerapan aplikasi SimDif di SMKS Pancasila 3 Baturetno. Media Pembelajaran Interaktif. Novika Ayu Ardhianti HASIL DAN PEMBAHASAN Situasi Di era digital saat ini, siswa semakin terbiasa menggunakan perangkat teknologi seperti ponsel pintar dan laptop dalam keseharian mereka. Sayangnya, pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses pembelajaran. SMKS Pancasila 3 Baturetno menghadapi tantangan serupa, di mana metode pembelajaran yang diterapkan masih cenderung konvensional, seperti ceramah dan pemberian tugas tertulis. Hal ini mengakibatkan kurangnya antusiasme dan keterlibatan siswa dalam belajar. Beberapa tanda rendahnya minat belajar siswa yang teridentifikasi di SMKS Pancasila 3 Baturetno antara lain: partisipasi aktif siswa rendah dalam diskusi dan kegiatan kelas, tugas sering dikerjakan dengan setengah hati atau tidak selesai tepat waktu, siswa mudah bosan karena materi disampaikan tanpa variasi media yang menarik, dan terbatasnya akses sumber belajar interaktif, sehingga siswa kurang terdorong untuk belajar mandiri. Menghadapi kondisi ini, perlu ada inovasi dalam penyampaian materi agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan bagi siswa. Salah satu solusi yang diterapkan adalah penggunaan media pembelajaran berbasis website dengan aplikasi SimDif. Aplikasi ini memungkinkan guru membuat website menampilkan materi dalam berbagai bentuk, seperti video, infografis, serta kuis daring, yang lebih disukai oleh siswa. Penelitian Sebelumnya Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pengajaran bahasa Inggris telah banyak diteliti dan terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Sari dan Nugroho . menemukan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis website mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi bahasa Inggris. Media yang mengintegrasikan video interaktif dan kuis daring dalam pembelajaran memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan memudahkan siswa memahami konsep tata bahasa dan kosakata. Selanjutnya. Fitriani . melakukan penelitian mengenai aplikasi pembelajaran berbasis Android untuk meningkatkan keterampilan berbicara Hasil penelitian menunjukkan menggunakan bahasa Inggris, yang didukung oleh akses belajar yang fleksibel dan dapat dilakukan kapan saja serta di mana saja. Penelitian lain oleh Prasetyo et al. menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya media pembelajaran interaktif, dapat mendorong siswa belajar secara mandiri dan aktif berpartisipasi dalam kelas. Mereka melaporkan bahwa penggunaan media digital mampu meningkatkan hasil belajar siswa hingga 25% dibandingkan dengan metode Meskipun studi yang secara spesifik mengkaji aplikasi SimDif masih terbatas, beberapa penelitian terkait pemanfaatan website builder sebagai media pembelajaran interaktif memberikan dasar yang kuat. Wulandari . menyatakan bahwa penggunaan website mudah dioperasikan memungkinkan guru menyajikan materi pembelajaran yang menarik dan interaktif, sehingga mampu meningkatkan minat belajar siswa. Keunggulan media ini terletak pada kemampuannya untuk pembelajaran seperti teks, video, dan kuis dalam satu platform yang mudah diakses oleh siswa. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan mudah diakses memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, dan Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 11 Nomor 1 Juni 2025 hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan aplikasi SimDif sebagai media pembelajaran berbasis website untuk meningkatkan minat belajar bahasa Inggris siswa SMKS Pancasila 3 Baturetno. Tantangan Dalam proses pembelajaran di SMKS Pancasila 3 Baturetno, guru menghadapi beberapa tantangan terkait Pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional seperti ceramah dan penugasan manual cenderung membuat siswa cepat bosan dan kurang termotivasi. Selain itu, siswa mengalami kesulitan disampaikan secara monoton dan tanpa dukungan media visual. Keterbatasan waktu tatap muka juga menyebabkan beberapa materi tidak tersampaikan secara Situasi ini menuntut guru untuk mencari solusi agar proses pembelajaran lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan siswa yang tumbuh dalam lingkungan digital. Guru menyadari bahwa media dan metode interaktif sangat penting untuk meningkatkan minat belajar siswa. Selain itu, era digital mengharuskan siswa mengembangkan keterampilan teknologi agar siap menghadapi tuntutan dunia kerja dan industri. Untuk tersebut, saya memutuskan menggunakan SimDif pembelajaran interaktif. Aplikasi ini dipilih karena sederhana, mudah digunakan tanpa memungkinkan penyajian materi beragam dalam satu platform. Selain itu, juga fleksibel diakses oleh siswa di luar jam pembelajaran mandiri karena semua materi dan aktivitas bisa dipelajari secara online melalui website. Dengan menggunakan aplikasi SimDif ini, guru mampu membuat pembelajaran yang lebih menarik dan Media menumbuhkan minat belajar siswa, tetapi juga membangun keterampilan digital yang relevan bagi masa depan mereka. Pengalaman meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa secara keseluruhan, sekaligus memberikan inspirasi bagi guru lain dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pembelajaran modern. Aksi Agar pembelajaran interaktif dengan aplikasi SimDif berjalan efektif, guru perlu mengikuti beberapa langkah sistematis dalam proses perencanaan hingga Langkah pertama adalah membuat Modul Ajar Berdiferensiasi dengan analisis kebutuhan pembelajaran, yang meliputi identifikasi kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, serta menentukan materi atau topik yang membutuhkan dukungan media interaktif. Selanjutnya, analisis kesulitan belajar siswa dan minat mereka terhadap berbagai format media seperti teks, video, kuis, atau gambar. Gambar 1. Modul Ajar Berdiferensiasi Langkah awal dalam proses menggunakan aplikasi SimDif adalah membuat akun atau melakukan login ke dalam platform. Guru terlebih dahulu mengakses situs resmi SimDif melalui peramban . , kemudian memilih opsi untuk membuat akun baru. Proses pendaftaran dilakukan dengan mengisi data dasar seperti nama, alamat email aktif, dan kata sandi yang akan digunakan untuk mengelola website pembelajaran. Langkah login atau pembuatan akun ini menjadi tahap penting karena akan menjadi pintu awal bagi guru dalam merancang dan Media Pembelajaran Interaktif. Novika Ayu Ardhianti mengelola konten pembelajaran secara SimDif menyediakan antarmuka yang ramah pengguna . ser-friendl. , keterampilan teknis khusus dalam pembuatan website. Seluruh proses dilakukan secara daring dan dapat diakses melalui perangkat komputer maupun smartphone, memberikan fleksibilitas dalam proses pengembangan media Setelah menentukan desain dan unsur-unsur utama website, langkah berikutnya adalah membuat navigasi yang akan mengatur alur akses siswa terhadap berbagai konten pembelajaran. Navigasi ini berfungsi sebagai peta jalan yang memudahkan siswa dalam menjelajahi materi secara sistematis dan efisien. Gambar 4. Navigasi Menu Gambar 2. Login/ Membuat Akun Simple Different Setelah berhasil login ke akun SimDif, guru mulai melakukan proses desain website pembelajaran dengan menentukan unsur-unsur yang akan membangun tampilan dan fungsi website. Langkah ini meliputi pemilihan tema warna, tata letak halaman, serta jenis elemen konten yang akan digunakan untuk mendukung materi Guru memilih kombinasi warna yang menarik dan nyaman dipandang, yang sesuai dengan karakter siswa dan materi Bahasa Inggris yang diajarkan. Tata letak dirancang agar sederhana dan mudah dinavigasi, dengan menempatkan menu utama pada posisi yang mudah dijangkau dan elemen penting seperti teks materi, gambar, dan video di halaman utama. Website Setelah struktur dan navigasi website dirancang, langkah selanjutnya adalah menambahkan konten pembelajaran ke dalam halaman-halaman yang telah Guru menyusun materi pembelajaran sesuai dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai, kemudian mengunggahnya ke dalam website melalui fitur-fitur yang disediakan oleh aplikasi SimDif. Konten yang ditambahkan meliputi teks penjelasan materi, gambar ilustratif, video pembelajaran, serta kuis interaktif yang dapat diakses secara langsung oleh siswa. Gambar 5. Menambahkan Konten Website Gambar 3. Mendesign dan Menentukan Struktur Website Langkah pembuatan website adalah menautkan berbagai link atau pranala ke dalam halaman-halaman memperkaya pengalaman belajar siswa. Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 11 Nomor 1 Juni 2025 Link yang ditambahkan meliputi tautan ke video pembelajaran di YouTube, latihan soal interaktif menggunakan platform seperti Quizizz atau Google Forms, serta sumber bacaan tambahan dari website edukatif lain. Penautan ini dilakukan dengan menggunakan fitur hyperlink yang tersedia dalam aplikasi SimDif, sehingga siswa dapat langsung mengakses materi eksternal tanpa harus keluar dari alur pembelajaran di website utama. Gambar 6. Menautkan Link dan mengecek Keaktifannya. Setelah semua link ditambahkan, guru melakukan uji coba untuk memastikan bahwa seluruh tautan aktif dan dapat diakses dengan baik oleh siswa. Uji perangkat, seperti laptop dan smartphone, untuk memastikan kompatibilitas dan kemudahan akses. Jika ditemukan tautan yang tidak aktif atau mengarah ke halaman yang salah, guru segera melakukan koreksi agar siswa tidak mengalami kendala saat mengakses materi. Mengecek keaktifan link merupakan kelancaran pembelajaran daring. Dengan tautan yang tertata rapi dan berfungsi dengan baik, siswa dapat menjelajahi seluruh materi secara mandiri dan utuh sesuai urutan yang telah dirancang oleh Gambar 7. Mengecek tampilan Website Setelah website pembelajaran selesai dibuat dan semua konten siap digunakan, guru memandu siswa dalam proses awal penggunaan website di kelas. Panduan ini bertujuan agar siswa memahami cara mengakses materi, menavigasi halaman, serta mengikuti aktivitas pembelajaran secara mandiri melalui platform yang telah disediakan. Guru memulai dengan menjelaskan tujuan penggunaan website dan manfaat yang akan diperoleh siswa, seperti akses materi yang fleksibel, visualisasi yang menarik, serta latihan interaktif yang tersedia kapan saja. Selanjutnya, guru menunjukkan langkah-langkah teknis seperti membuka website melalui browser, memilih menu yang sesuai, serta mengakses video, gambar, atau kuis yang tersedia di dalamnya. Gambar 8. Guru Memandu Siswa Mengakses Website Setelah memperoleh panduan dari guru, siswa diberi kesempatan untuk mengeksplorasi website pembelajaran secara mandiri, baik di dalam kelas maupun di luar jam pelajaran. Media Pembelajaran Interaktif. Novika Ayu Ardhianti Aktivitas ini bertujuan untuk melatih kemandirian belajar membiasakan siswa mengakses materi menggunakan teknologi secara aktif dan Guru aktivitas siswa secara berkala dengan melihat keterlibatan mereka melalui hasil tugas, tanggapan dalam forum diskusi . ika tersedi. , dan pengumpulan kuis daring. Beberapa siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan menjelajahi materi tambahan dan memberikan pertanyaan terkait konten yang mereka temukan di Gambar 9. Siswa Mengksplor Website Secara Mandiri Sebagai bagian dari penutup proses pembelajaran, siswa diminta untuk mengisi refleksi secara online melalui formulir digital yang ditautkan di dalam website. Refleksi ini bertujuan untuk menggali pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari, mengevaluasi pengalaman belajar mereka dengan media website, serta mendapatkan umpan balik terhadap efektivitas penggunaan aplikasi SimDif dalam proses pembelajaran. Pengisian refleksi dilakukan secara mandiri oleh siswa melalui perangkat masing-masing. Guru menganalisis hasil refleksi untuk melihat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran. Hasil refleksi ini menjadi dasar perbaikan konten dan strategi pembelajaran pada pertemuan Gambar 10. Siswa mengisi Refleksi Online Refleksi Pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan media interaktif melalui aplikasi SimDif di SMKS Pancasila 3 Baturetno memberikan banyak pengalaman berharga. Dari proses ini, terlihat jelas bahwa penggunaan teknologi yang interaktif mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa secara Selama pembelajaran, siswa menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode Aplikasi SimDif, dengan fitur visual dan interaktifnya, membantu mempermudah siswa dalam memahami materi, terutama yang bersifat konseptual seperti tata bahasa dan kosakata. Selain itu, aplikasi ini membantu memperkuat pemahaman konsep dan keterampilan kolaborasi. Siswa merasa lebih mudah memahami materi karena konsep abstrak disajikan secara visual dan Mereka juga lebih bersemangat bekerja dalam kelompok, mengembangkan kreativitas, dan berlatih menggunakan Bahasa Inggris dalam konteks yang Dampak Peningkatan partisipasi aktif siswa terlihat signifikan, dengan partisipasi aktif yang meningkat dari 45% menjadi 78%. Selain itu, nilai rata-rata siswa juga mengalami peningkatan dari 65 menjadi 78 setelah implementasi aplikasi SimDif. Frekuensi penyelesaian tugas tepat waktu juga meningkat, dari 60% menjadi 90%. Berdasarkan menyatakan lebih termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris setelah penggunaan Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 11 Nomor 1 Juni 2025 aplikasi ini, sementara 75% merasa lebih percaya diri berkomunikasi dalam Bahasa Inggris berkat kegiatan interaktif seperti kuis dan presentasi. Secara keseluruhan, penerapan media pembelajaran interaktif berbasis website melalui aplikasi SimDif tidak hanya menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan partisipatif, tetapi juga meningkatkan performa akademik siswa secara signifikan. Gambar 11. Diagram Batang Perbandingan Implementasi SimDif KESIMPULAN Pembelajaran dengan aplikasi SimDif di SMKS Pancasila 3 Baturetno terbukti meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Media berbasis website memungkinkan penyampaian materi secara interaktif, mendorong siswa untuk belajar lebih mandiri, serta membantu Penerapan aplikasi ini berkontribusi pada suasana belajar yang lebih menarik dan Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 65 menjadi 78, atau sebesar 20%, setelah penggunaan aplikasi SimDif. Partisipasi aktif siswa dalam diskusi dan kegiatan pembelajaran meningkat dari 45% menjadi 78%, sedangkan tingkat penyelesaian tugas tepat waktu naik dari 60% menjadi 90%. Selain itu, sebanyak 80% siswa menyatakan lebih termotivasi dalam belajar Bahasa Inggris dan 75% merasa lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris secara lisan setelah mengikuti pembelajaran berbasis website. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya partisipasi dan pemahaman materi. Implementasi media interaktif seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan digunakan secara berkelanjutan di berbagai mata pelajaran sebagai bentuk inovasi pembelajaran abad ke-21. Media Pembelajaran Interaktif. Novika Ayu Ardhianti Rekomendasi dan Rencana Tindak Lanjut Berdasarkan hasil implementasi aplikasi SimDif dalam pembelajaran, beberapa rekomendasi dapat diberikan, seperti penggunaan berkelanjutan aplikasi ini dalam mata pelajaran tertentu, terutama yang membutuhkan pemahaman konsep secara visual dan interaktif. Pelatihan lanjutan bagi guru perlu dilakukan agar mereka semakin terampil mengembangkan konten yang menarik. Selain itu, perlu melibatkan siswa dalam membuat konten sederhana menggunakan aplikasi ini untuk mengembangkan kreativitas mereka. Sekolah juga perlu memastikan ketersediaan perangkat dan akses internet yang memadai agar pembelajaran interaktif berjalan optimal. Kolaborasi dengan orang tua juga perlu dilakukan memanfaatkan aplikasi di rumah sebagai media belajar tambahan. Dengan implementasi dan tindak lanjut ini, diharapkan minat belajar siswa di SMKS Pancasila 3 Baturetno semakin meningkat, dan mereka mampu mencapai kompetensi secara optimal melalui pembelajaran yang lebih menyenangkan dan interaktif. DAFTAR PUSTAKA