Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Pengembangan E-Book Interaktif Panduan Desain Feed Instagram untuk Meningkatkan Engagement pada UMKM di Kota Bogor Fanji Aditia1. Rizky Fitria Hakim. BA. MFA. Wahyu Kurniawan. Pd. Pd2 1,2,3 Universitas Sains Indonesia. Bekasi Email : fanjiaditia05671@gmail. Abstrak Pemasaran digital melalui Instagram merupakan peluang besar bagi UMKM di Kota Bogor, mengingat tingginya jumlah pengguna platform ini. Namun, pelaku UMKM menghadapi kendala dalam menciptakan tata letak . feed yang konsisten akibat keterbatasan pemahaman strategi visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis e-book sebagai panduan perancangan feed Instagram dan menguji tingkat kelayakannya. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi hingga tahap Development dan Expert Validation. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara kebutuhan awal terhadap lima UMKM (Temu Degayu. Dawoon Tea. Dehaga. Lasagna Gulung, dan Kanakala Kop. dan kuesioner validasi ahli. Luaran penelitian ini adalah prototipe e-book interaktif yang dinyatakan valid/layak oleh ahli materi dan ahli media bidang desain komunikasi visual. Produk ini diharapkan menjadi solusi praktis bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas visual branding secara mandiri tanpa memerlukan sumber daya desain yang mahal. Kata Kunci: E-Book Interaktif. Desain Feed. Engagement. UMKM Abstract Digital marketing through Instagram presents a significant opportunity for Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. in Bogor City, given the high number of users on this platform. However. MSME practitioners face challenges in creating consistent feed layouts due to a limited understanding of visual This research aims to develop interactive e-book-based learning media as a guide for designing Instagram feeds and to assess its feasibility. The research method employs Research and Development (R&D) adapting the ADDIE model, restricted to the Development and Expert Validation Data collection techniques include preliminary needs assessment interviews with five MSMEs (Temu Degayu. Dawoon Tea. Dehaga. Lasagna Gulung, and Kanakala Kop. and expert validation The output of this research is an interactive e-book prototype which is declared valid/feasible by material experts and media experts in the field of visual communication design. This product is expected to serve as a practical solution for MSMEs to independently enhance their visual branding quality without requiring expensive design resources. Keywords: Interactive E-Book. Feed Design. Engagement. MSMEs Pendahuluan Di era modern ini, paradigma pemasaran global mengalami pergeseran drastis akibat kemajuan teknologi, dengan media sosial yang kini berfungsi sebagai sarana krusial untuk berinteraksi dengan konsumen secara masif. Salah satu platform yang paling dominan adalah Instagram, yang mengandalkan kekuatan visual untuk membangun koneksi dengan konsumen. Berdasarkan laporan "Digital 2025" kuartal pertama dari We Are Social. Indonesia menempati peringkat keempat dunia sebagai pasar Instagram terbesar dengan jangkauan iklan mencapai 103,4 juta pengguna (Kemp, 2. Angka ini setara dengan 48,7% dari total pengguna internet di Indonesia, menjadikan Instagram sebagai arena strategis yang tidak bisa diabaikan dalam ekosistem bisnis digital. Peluang tersebut memiliki signifikansi tinggi terhadap perkembangan sektor bisnis mikro dan menengah, terlebih di wilayah Bogor yang dikenal sebagai hub industri kreatif yang aktif. Mengacu pada data Dinas Koperasi dan UMKM, terdapat 15. 638 UMKM yang tersebar di enam kecamatan, dengan dominasi pada Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 sektor usaha mikro (Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, 2. Namun, di tengah besarnya peluang tersebut, pelaku UMKM menghadapi tantangan teknis yang signifikan. Masalah utama yang sering ditemui adalah inkonsistensi tata letak . dan kurangnya pemahaman strategi visual pada feed Instagram. Banyak pelaku usaha yang sekadar mengunggah foto produk tanpa memperhatikan aspek estetika, padahal elemen tersebut krusial untuk membangun citra merek . rand imag. yang profesional (Handayani et al. , 2. Penelitian ini berpijak pada penelusuran studi terdahulu . tate of the ar. yang relevan. Studi yang dilakukan menunjukkan bahwa desain post Instagram memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli, di mana konsistensi tema, warna, dan tipografi berperan vital dalam membentuk persepsi konsumen (Prajarini & Sayogo, 2. Terdapat kesenjangan . kebutuhan akan media pembelajaran yang mampu membimbing UMKM merancang visual secara mandiri (Putra & Astuti, 2. Target luaran riset ini adalah merancang media pembelajaran berupa e-book Interaktif tentang panduan visual Instagram menggunakan alur pengembangan ADDIE. Prosedur penelitian dibatasi pada tahap Development dan penilaian validitas oleh validator ahli untuk menjamin bahwa produk layak digunakan, baik dari segi konten maupun media (Sugiyono, 2. Tinjauan Pustaka Instagram dan Pemasaran Digital UMKM. Saat ini, integrasi strategi pemasaran digital di jejaring sosial telah bertransformasi menjadi urgensi utama bagi entitas bisnis yang ingin melakukan ekspansi pasar secara masif. Instagram, sebagai platform berbasis visual, menempati posisi strategis dalam lanskap pemasaran global. Berdasarkan data laporan digital global Februari 2025. Indonesia menempati peringkat keempat dunia sebagai pasar Instagram terbesar dengan jangkauan iklan mencapai 103,4 juta pengguna, yang setara dengan 48,7% dari total pengguna internet di tanah air (Kemp, 2. Potensi audiens yang besar ini menuntut UMKM untuk menerapkan strategi konten yang tepat, seperti penggunaan hashtag, penjadwalan posting, dan analisis interaksi guna meningkatkan volume penjualan secara efektif (Purnomo & Lestari, 2. Estetika Visual Feed Instagram. Dalam upaya membangun branding yang kuat di Instagram, aspek visual memegang peranan yang sangat menentukan. Terdapat korelasi yang substansial antara estetika feed Instagram dengan intensitas pembelian pelanggan, di mana elemen desain memberikan kontribusi dampak sebesar 29,4% bagi keberhasilan produk UMKM (Prajarini & Sayogo, 2. Konsistensi visual atau kohesi pada feed Instagram terbukti mampu menciptakan persepsi merek yang profesional dan meningkatkan kepercayaan audiens terhadap kredibilitas usaha (Wijaya, 2. Media interaktif berbasis e-book hadir sebagai solusi yang lebih unggul dibandingkan media cetak konvensional karena kemampuannya mengintegrasikan elemen multimedia seperti video tutorial, audio, dan teks dalam satu Putra dan Astuti . menyatakan bahwa e-book interaktif terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis pengguna secara mandiri. Engagement Instagram. Engagement merupakan salah satu indikator kunci dalam mengukur efektivitas konten di platform media sosial, khususnya Instagram. Secara konseptual, engagement didefinisikan sebagai tingkat interaksi aktif yang dilakukan oleh audiens terhadap konten yang diunggah, yang mencerminkan sejauh mana konten tersebut mampu menarik perhatian, membangun koneksi emosional, dan mendorong respons nyata dari pengguna (Dessart et al. , 2. Dalam konteks Instagram, engagement diukur melalui likes, comments, shares, dan saves. Rumus yang umum digunakan: Engagement Rate (ER) = (Likes Comments Shares Save. / Reach x 100 (Hootsuite, 2. Penelitian oleh Utami dan Firdaus . menegaskan bahwa kualitas desain visual feed Instagram berkorelasi positif dengan tingkat engagement akun UMKM. Metode Research and Development (R&D) Model ADDIE. Kerangka kerja ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. diterapkan sebagai basis pengembangan dalam penelitian ini. Model tersebut dipilih lantaran memiliki sistematika yang koheren dan mendalam, sehingga efektif dalam mengarahkan alur produksi media edukasi (Mulyatiningsih, 2. Penelitian sebelumnya oleh Anggraini, dkk. membuktikan bahwa penggunaan model ADDIE mampu menghasilkan produk media interaktif yang valid dan layak digunakan sebagai sarana pelatihan. Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Model Penelitian Kerangka berpikir penelitian ini berangkat dari permasalahan utama yang dihadapi UMKM di Kota Bogor, yaitu minimnya kemampuan . desain visual, feed Instagram yang tidak konsisten, serta dampaknya berupa lemahnya branding dan rendahnya kredibilitas usaha di mata konsumen digital. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan Media Pembelajaran berupa "E-Book Interaktif Panduan Desain Feed Instagram" dengan menggunakan metode R&D Model ADDIE. Proses pengembangannya dilaksanakan melalui tiga tahap: . Analysis, yaitu analisis kebutuhan materi desain UMKM melalui wawancara mendalam. Design, yaitu perancangan struktur materi dan fitur interaktif e-book. Development, yaitu produksi e-book beserta video tutorial pendukung. Produk yang telah dikembangkan kemudian diserahkan kepada Validasi Ahli Materi . idang Pemasaran Digita. dan Validasi Ahli Media . idang Desain Komunikasi Visua. untuk dinilai kelayakannya. Luaran akhir yang diharapkan adalah sebuah Produk E-Book Interaktif yang dinyatakan Valid & Layak sebagai panduan mandiri bagi UMKM. Bagan 1. Kerangka Berpikir Metodologi Penelitian Penelitian ini mengadopsi strategi Research and Development (R&D), sebuah metode riset yang difokuskan pada kreasi produk dan pengujian kegunaannya (Sugiyono, 2. Alur pengembangannya mengikuti sintaks model ADDIE. Mengingat keterbatasan waktu dan fokus penelitian pada penyusunan skripsi strata satu, tahapan penelitian ini dimodifikasi dan dibatasi hingga tahap Development (Pengembanga. yang mencakup uji kelayakan oleh para ahli (Expert Judgmen. , revisi produk berdasarkan masukan validator, dan finalisasi produk. Penyesuaian tahapan ini diperbolehkan dalam penelitian R&D untuk memfokuskan studi pada kelayakan produk sebelum dilakukan uji coba lapangan yang lebih luas (Gustiani, 2. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Bogor. Penentuan partisipan dilakukan melalui pendekatan purposive sampling (Sugiyono, 2. Subjek analisis kebutuhan terdiri dari lima pelaku UMKM di Kota Bogor, yaitu Temu Degayu. Dawoon Tea. Dehaga. Lasagna Gulung, dan Kanakala Kopi, yang aktif menggunakan Instagram namun mengalami kendala dalam pengelolaan visual feed. Subjek validasi . terdiri dari lima orang ahli materi dan media dari kalangan praktisi pemasaran digital dan akademisi desain komunikasi visual. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen yang disesuaikan dengan tahapan pengembangan. Pada tahap analisis, digunakan pedoman wawancara semi-terstruktur untuk menggali masalah mendalam dan kebutuhan riil UMKM, serta studi dokumentasi berupa tangkapan layar . akun Instagram UMKM dan portofolio desain peneliti. Pada tahap validasi, digunakan instrumen lembar validasi ahli berupa kuesioner Skala Likert . yang mencakup 11 indikator penilaian. Pengolahan data memadukan Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 pendekatan kualitatif . odel Miles & Huberman, 2014 untuk analisis saran perbaika. dan kuantitatif . ilai rata-rata skor ahli yang diklasifikasikan ke dalam interval kelayakan berdasarkan adaptasi dari Widoyoko, 2. Hasil dan Pembahasan Tahap Analisis Tahap analisis bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan . antara kondisi ideal dengan kondisi faktual di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam . n-depth intervie. kepada lima pelaku UMKM di Kota Bogor yang aktif menggunakan Instagram. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling untuk mewakili karakteristik masalah yang berbeda. Tabel 1. Profil Subjek Penelitian (UMKM) Nama UMKM Kategori Bisnis Masalah Utama Temu Degayu F&B Inkonsistensi visual feed akibat pergantian admin/desainer Dawoon Tea F&B Akun vakum karena keterbatasan SDM yang memiliki kemampuan desain Dehaga F&B Dilema antara mengejar viralitas instan versus membangun konsistensi brand Lasagna Gulung F&B Inkonsistensi visual feed. belum ada pedoman warna dan font yang baku Bukti Feed Instagram Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Nama UMKM Kanakala Kopi Kategori Bisnis F&B Masalah Utama Bukti Feed Instagram Tidak ada pedoman visual baku. sulit dikontrol karena banyak karyawan Sumber: Data Primer, 2025 Berdasarkan hasil wawancara dengan kelima narasumber, ditemukan lima temuan utama terkait analisis kebutuhan (Needs Analysi. Pertama, terkait masalah inkonsistensi visual, narasumber dari Temu Degayu menyatakan bahwa feed Instagram mereka menjadi tidak senada setiap kali terjadi pergantian admin atau desainer freelance. Kedua, terkait kendala SDM, pada kasus Dawoon Tea ditemukan bahwa akun Instagram menjadi vakum karena keterbatasan SDM yang memiliki kemampuan desain. Ketiga, terdapat dilema antara estetika dan viralitas seperti yang dialami oleh DehagaAianggapan bahwa membuat desain feed yang rapi itu rumit dan mahal. Keempat, narasumber dari Lasagna Gulung mengungkapkan bahwa konsistensi tampilan feed Instagram sulit dipertahankan karena pergantian tim kreatif yang membawa selera desain berbeda-beda. Kelima, pada kasus Kanakala Kopi, kendala utama adalah sulitnya mengontrol konsistensi konten ketika banyak karyawan membuat konten secara mandiri tanpa panduan yang jelas. Tabel 2. Temuan Utama Analisis Kebutuhan Narasumber Masalah Utama Kebutuhan Temu Degayu Feed tidak senada saat terjadi pergantian admin Panduan baku desain visual yang dapat diikuti siapa saja tanpa bergantung SDM Dawoon Tea Akun vakum akibat keterbatasan SDM berkemampuan desain Solusi desain yang cepat dan tidak memerlukan skill desain tingkat tinggi Dehaga Lebih memilih mengejar viralitas instan daripada konsistensi visual Panduan yang membuktikan desain bagus bisa dilakukan mudah dan murah menggunakan Canva Lasagna Gulung Konsistensi feed sulit dipertahankan akibat pergantian tim kreatif Pedoman baku warna dan tipografi yang dapat digunakan siapa pun yang mengelola konten Kanakala Kopi Sulit mengontrol konsistensi konten karena banyak karyawan mandiri Panduan konten standar . -boo. sebagai acuan bersama bagi seluruh karyawan Sumber: Data Primer, 2025 Tahap Perancangan Pada tahap perancangan, peneliti merancang struktur materi dan konsep visual e-book untuk menjawab permasalahan yang ditemukan pada tahap analisis. Materi dalam e-book disusun dengan alur yang sistematis, dimulai dari pemahaman dasar hingga praktik teknis dengan judul "Rahasia Feed Instagram Cantik & Laris". Konsep desain visual e-book dirancang menggunakan gaya ilustrasi modern dengan warna-warna cerah . untuk memberikan kesan ramah, tidak membosankan, dan mudah dipahami oleh pembaca awam. Ukuran halaman diatur menggunakan format kertas A5 . mm x 210 m. dengan orientasi portrait agar proporsional sebagai buku panduan yang nyaman dibaca, baik dalam format cetak maupun digital. Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Tabel 3. Struktur Materi E-Book Judul Tujuan/Masalah yang Dijawab Bagian Pengantar Memulai Perjalanan: Dari Feed Biasa ke Brand Juara Membangun konteks dan urgensi materi bagi pembaca Bab 1 Kenali Tujuan & Pelanggan Anda Membangun fondasi strategi konten sesuai target pasar Bab 2 Menciptakan Identitas Visual Merek Menjawab masalah inkonsistensi visual . arna & Bab 3 Senjata Rahasia: Desain Cepat Dengan Template Canva Menjawab kendala SDM Ai solusi desain cepat & mudah Bab 4 Trik Menata Layout Feed Agar Terlihat Profesional Menjawab masalah tata letak feed yang tidak konsisten Bab 5 Tips Fotografi Produk Keren Hanya Dengan HP Menjawab kendala keterbatasan alat fotografi UMKM Gambar Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Bagian Judul Tujuan/Masalah yang Dijawab Bab 6 Membuat Konten Video & Reels Yang Sedang Tren Mengakomodasi kebutuhan tren konten viral Bab 7 Membaca 'Rapor' Akun (Memahami Instagram Insight. Menjawab kebutuhan analitik & evaluasi konten Bab 8 Konsisten Tanpa Pusing (Merancang Kalender Konte. Menjawab kebutuhan konsistensi jadwal postingan Bab 9 Kolaborasi Cerdas Dengan Influencer KOL Strategi perluasan jangkauan audiens UMKM Penutup Menjaga Api Tetap Menyalah Memotivasi keberlanjutan penerapan ilmu Bonus Kamus Istilah & Kumpulan Alat Bantu Nilai tambah berupa referensi praktis untuk UMKM Sumber: Data Primer, 2025 Gambar Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Tahap Pengembangan Tahap pengembangan adalah proses merealisasikan rancangan menjadi produk nyata. Produk yang dihasilkan adalah e-book setebal 55 halaman yang dilengkapi dengan fitur interaktif untuk mendukung pemahaman pengguna. Salah satu fitur unggulan adalah integrasi QR Code video tutorial yang disematkan pada halaman materi teknis. Pembaca dapat memindai kode tersebut untuk menonton video tutorial praktik secara langsung, seperti cara membuat template di Canva dan tutorial editing foto di HP. Untuk memudahkan implementasi, di dalam materi Bab 3 disediakan panduan langkah-langkah penggunaan template desain yang tersedia di platform Canva, disertai video tutorial yang dapat diakses melalui QR Code. Gambar 1. Tampilan Cover dan Daftar Isi E-Book Sumber: Data Primer, 2025 Gambar 2. Tampilan Halaman Materi dan Fitur QR Code Sumber: Data Primer, 2025 Uji Validasi Ahli Setelah produk E-Book Interaktif selesai dikembangkan, dilakukan tahap uji validasi oleh para ahli (Expert Judgmen. untuk memastikan bahwa produk memenuhi standar kelayakan dari sisi materi maupun media. Validasi melibatkan 5 orang validator dari kalangan praktisi pemasaran digital dan akademisi bidang desain komunikasi visual. Instrumen validasi menggunakan kuesioner berbasis Skala Likert . yang mencakup 11 indikator penilaian. Pengkategorian tingkat kelayakan produk dilakukan berdasarkan konversi skor rata-rata ke dalam interval kelayakan yang diadaptasi dari Widoyoko . Tabel 4. Interval Konversi Skala Likert dan Kategori Kelayakan Interval Skor Kategori 4,20 - 5,00 Sangat Layak 3,40 - 4,19 Layak 2,60 - 3,39 Cukup Layak 1,80 - 2,59 Kurang Layak 1,00 - 1,79 Tidak Layak Sumber: Adaptasi Widoyoko . Tabel 5. Rekapitulasi Skor Validasi Ahli Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Nama Validator Instansi/Jabatan Ratarata Novan Saleh Fachrezy Tamankota. id / Head Creative 4,73 Sangat Layak Layak dengan revisi Siti Nurhayati Tamankota. id / Head Medsos 4,36 Layak Layak dengan revisi Bobby Muscar BP Film Studio / Head Creative 4,73 Sangat Layak Layak dengan revisi Dessy Ratnasari BP Film Studio / Social Media Specialist 4,27 Layak Layak dengan revisi Rizky Fitria Hakim Universitas Sains Indonesia / Dosen 4,91 Sangat Layak Layak dengan revisi 4,60 Sangat Layak Rata-rata Keseluruhan Kategori Kesimpulan Sumber: Data Primer, 2025 Tabel 6. Detail Penilaian Per Aspek/Indikator Indikator Rata-rata Kategori Relevansi materi untuk masalah UMKM 4,60 Sangat Layak Susunan materi logis dan 4,80 Sangat Layak Gaya bahasa empatik & 5,00 Sangat Layak Desain layout, warna, dan ilustrasi menarik 4,40 Layak Font mudah dibaca di 4,20 Layak Efektivitas tugas kecil & lembar catatan 4,40 Layak Panduan 3 warna & 2 font 4,40 Layak Panduan Canva & pola layout feed membantu 5,00 Sangat Layak QR Code video tutorial efektif 5,00 Sangat Layak Kalender konten realistis 4,20 Layak E-book memungkinkan belajar 5 elf-hel. 4,60 Sangat Layak 4,60 Sangat Layak Rata-rata Keseluruhan Sumber: Data Primer, 2025 Analisis Hasil Validasi Ahli Berdasarkan hasil pengolahan data validasi ahli yang melibatkan lima validator, diperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,60 dari skala maksimal 5,00. Nilai ini berada pada kategori "Sangat Layak", yang menandakan bahwa produk E-Book Interaktif "Rahasia Feed Instagram Cantik & Laris" telah memenuhi standar kelayakan sebagai media pembelajaran mandiri bagi pelaku UMKM. Dari sisi materi, aspek gaya bahasa yang empatik dan komunikatif memperoleh skor sempurna 5,00 dari seluruh validator, menunjukkan bahwa pendekatan penulisan yang digunakan berhasil menyampaikan materi secara hangat dan mudah dipahami oleh pembaca awam. Penyusunan materi yang logis dan bertahap memperoleh skor Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 4,80 (Sangat Laya. , mengindikasikan bahwa alur pembelajaran dapat diikuti dengan baik oleh pelaku UMKM tanpa latar belakang desain sekalipun. Dari sisi media, integrasi QR Code video tutorial memperoleh skor sempurna 5,00 dan dinilai sangat efektif dalam mendukung pemahaman materi teks secara praktis. Panduan penggunaan fitur desain Canva yang disajikan secara bertahap juga memperoleh skor sempurna 5,00. Adapun aspek yang memperoleh skor paling rendah adalah Kalender Konten dan keterbacaan font pada smartphone, masing-masing dengan skor 4,20 (Laya. , dengan saran agar resolusi beberapa ilustrasi diperbesar agar tetap tajam saat ditampilkan di layar perangkat mobile. Revisi Produk Setelah memperoleh hasil penilaian dari seluruh validator, peneliti melakukan serangkaian revisi produk berdasarkan kritik dan saran yang diberikan: . Penambahan materi psikologi warna berdasarkan saran Novan Saleh Fachrezy, agar pembaca UMKM dapat memilih warna yang sesuai dengan karakter . Penambahan materi hook 3 detik pertama pada konten Reels berdasarkan saran Siti Nurhayati, agar konten tidak hanya estetis tetapi juga mampu mempertahankan perhatian penonton. Perbaikan resolusi gambar ilustrasi berdasarkan saran Bobby Muscar. Penambahan halaman Ide Caption berdasarkan saran Dessy Ratnasari sebagai pelengkap materi konten dari sisi copywriting. Perbaikan menyeluruh aspek tipografi, koreksi penulisan . , dan penyelarasan konsistensi visual antar halaman berdasarkan masukan Rizky Fitria Hakim. BA. MFA. Gambar 3. Tampilan Halaman Revisi Dari Masukan Ahli Sumber: Data Primer, 2025 Finalisasi Produk Setelah seluruh proses revisi selesai dilaksanakan, produk E-Book Interaktif "Rahasia Feed Instagram Cantik & Laris" dinyatakan final dan siap digunakan. Produk akhir mengalami penambahan tiga halaman materi baru hasil revisi, sehingga jumlah halaman materi bertambah dari 55 halaman menjadi 58 halaman, dengan total keseluruhan 61 halaman termasuk cover, daftar isi, dan daftar pustaka. Produk final ini telah memenuhi standar kelayakan berdasarkan penilaian ahli dengan skor rata-rata keseluruhan 4,60 dari skala 5,00 . ategori Sangat Laya. E-Book berformat A5 ini dilengkapi dengan fitur interaktif berupa QR Code video tutorial yang siap digunakan sebagai panduan mandiri bagi pelaku UMKM dalam merancang feed Instagram yang konsisten, estetis, dan profesional. Gambar 4. Tampilan Halaman E-Book Final Sumber: Data Primer, 2025 Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Pembahasan Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa e-book Interaktif "Rahasia Feed Instagram Cantik & Laris" memperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,60 dari skala 5,00 dengan kategori "Sangat Layak". Capaian ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Prajarini dan Sayogo . yang menyatakan bahwa konsistensi elemen visual seperti warna, tema, dan tipografi berpengaruh signifikan terhadap persepsi profesionalisme sebuah brand. Melalui panduan penggunaan fitur desain Canva yang dijelaskan secara bertahap di dalam e-book, hambatan teknis yang dialami UMKM seperti Dawoon Tea dan Temu Degayu dapat diminimalisir. Aspek yang memperoleh skor tertinggi dalam validasi adalah gaya bahasa yang empatik dan komunikatif, panduan Canva, serta integrasi QR Code video tutorial, masing-masing memperoleh skor sempurna 5,00. Tingginya skor pada aspek gaya bahasa mengindikasikan bahwa pendekatan penulisan yang digunakan berhasil menjembatani kesenjangan antara konten akademis dengan kebutuhan praktis pelaku UMKM. Hal ini selaras dengan temuan Putra dan Astuti . yang menyatakan bahwa e-book interaktif terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis pengguna secara mandiri. Skor sempurna pada fitur QR Code video tutorial membuktikan bahwa integrasi multimedia dalam e-book mampu meningkatkan nilai guna produk secara signifikan (Lestari & Wibowo, 2. Jika dibandingkan dengan penelitian terdahulu, hasil penelitian ini memiliki keunggulan komparatif. Rahmawati dan Huda . yang mengembangkan e-modul flipbook untuk pelatihan digital marketing UMKM memperoleh penilaian layak dari validator, namun media yang dikembangkan dinilai kurang interaktif dibandingkan e-book yang mengintegrasikan multimedia secara penuh. Penelitian ini melampaui keterbatasan tersebut dengan mengintegrasikan QR Code video tutorial yang memungkinkan pengalaman belajar yang lebih dinamis. Selain itu, dibandingkan dengan Astuti dan Purwanto . yang hanya berfokus pada satu jenis media berupa video tutorial, penelitian ini menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif dengan menggabungkan panduan tertulis, ilustrasi visual, dan video tutorial dalam satu produk terintegrasi. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengembangan E-Book Interaktif "Rahasia Feed Instagram Cantik & Laris" sebagai panduan desain feed Instagram bagi UMKM di Kota Bogor berhasil menjawab permasalahan utama terkait minimnya keterampilan visual, inkonsistensi feed, dan ketiadaan panduan praktis yang terstruktur. Permasalahan tersebut teridentifikasi melalui tahap analisis kebutuhan terhadap lima UMKM, yaitu Temu Degayu. Dawoon Tea. Dehaga. Lasagna Gulung, dan Kanakala Kopi. Berdasarkan hasil validasi ahli menggunakan instrumen kuesioner Skala Likert yang melibatkan 5 validator dari kalangan praktisi kreatif dan akademisi, produk memperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,60 dari skala 5,00. Nilai ini berada pada kategori "Sangat Layak", menunjukkan bahwa desain antarmuka, struktur materi, dan fitur interaktif e-book dinilai mudah dipahami, komunikatif, serta sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM. Dengan demikian, e-book Interaktif ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut ke tahap implementasi dan evaluasi guna mengukur efektivitasnya secara langsung terhadap peningkatan kualitas visual branding UMKM. Keterbatasan penelitian meliputi: . penelitian dibatasi hingga tahap validasi ahli, sehingga belum mencakup uji coba lapangan skala luas. subjek analisis kebutuhan dibatasi pada lima pelaku UMKM F&B di Kota Bogor. aspek aksesibilitas untuk pengguna disabilitas belum dievaluasi. Penelitian lanjutan disarankan untuk melangkah ke tahap Implementation dan Evaluation, memperluas cakupan subjek ke berbagai sektor UMKM, serta mengembangkan materi ke format konten video pendek (Reel. sesuai tren algoritma Instagram terkini. Communication & Design Journal e- ISSN: 3089-1523 Vol. 2 No. 2 | Mei 2026 Daftar Pustaka