Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 PENGARUH E-TRUST TERHADAP E-CUSTOMER LOYALTY PADA PENGGUNA E-COMMERCE SHOPEE (Studi Kasus pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. Lenni Manalu* . Nadi Fikri Rijali lennymnl14@gmail. fr@gmail. Program Studi Administrasi Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung-Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 7012 Email: info@stiatabalong. ABSTRAK E-commerce merupakan suatu keadaan dimana proses jual beli produk dilakukan secara elektronik oleh konsumen serta dari perusahaan ke perusahaan dengan menggunakan komputer sebagai perantara dalam transaksi bisnis. Dalam konteks e-commerce loyalitas disebut . -customer loyalt. sebagai sikap pelanggan terhadap suatu situs online yang menghasilkan perilaku pembelian kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh e-trust terhadap e-customer loyalty pada pengguna e-commerce Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Pudak, berapa besar pengaruh E-trust terhadap Ecustomer loyalty pada pengguna e-commerce Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Pudak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengukur data variabel e-trust . dan variabel e-customer loyalty . Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang yang memenuhi kriteria yang ditentukan peneliti dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner. Tahapan pengujian yang dilakukan meliputi statistik deskriptif, uji instrumen yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji t, dan koefisien determinasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini dengan analisis regresi linear sederhana. Dari perhitungan diperoleh nilai t hitung < t tabel ( 0,930 < 1,. dengan signifikansi > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa e-trust tidak berpengaruh terhadap e-customer loyalty. Kata Kunci: E-trust. E-customer loyalty. E-commerce THE EFFECT OF E-TRUST ON E-CUSTOMER LOYALTY IN SHOPEE E-COMMERCE USERS ABSTRACT E-commerce is a situation where the process of buying and selling products is carried out electronically by consumers and from company to company using computers as intermediaries in business transactions. In the context of e-commerce, loyalty is referred to as . -customer loyalt. as a customer's attitude towards an online site which results in repurchase behavior. The purpose of this research is to find out whether there is an influence of e-trust on e-customer loyalty among Shopee e-commerce users in Swadarma Lestari Maburai Housing. Murung Pudak District, how much influence E-trust has on E-customer loyalty among Shopee ecommerce users in Housing. Swadarma Lestari Maburai. Murung Pudak District. The approach used in this research is a quantitative descriptive method which aims to measure data on the e-trust variable . and the e-customer loyalty variable . The sampling technique used in this research was purposive sampling. The sample in this study was 60 people who met the criteria determined by the researcher and the data collection technique used was by distributing questionnaires. The testing stages carried out include descriptive statistics, instrument tests, namely validity test, reliability test, normality test, t test, and coefficient of determination. The analysis used in this research is simple linear regression analysis. From the calculations, the calculated t value < t table (-0. 930 < 1. is obtained with a significance of > 0. 05, so it can be concluded that the research results show that e-trust has no effect on e-customer loyalty. Keywords: E-trust. E-customer loyalty. E-commerce JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 PENDAHULUAN Latar Belakang Perkembangan dunia digital saat ini sangatlah pesat, hal ini mempengaruhi semua sektor termasuk dunia bisnis. Salah satu sektor bisnis yang tumbuh dan berkembang adalah e-commerce. Perkembangan sektor e-commerce di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut (Kotler & Amstrong, 2. ecommerce adalah penggunaan website, biasa digunakan untuk melakukan aktivitas transaksi atau memberikan sarana penjualan untuk memasarkan produk ataupun jasa melalui perantara internet dengan bantuan fasilitas sistem komputer untuk menunjang efisiensi perusahaan secara Salah satu e-commerce yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah Shopee. Berdasarkan hasil survei persentasenya tercatat mencapai 48% sedangkan e-commerce lainnya yaitu Tokopedia. Lazada. Bukalapak dan JD. ID berada dibawah persentase tersebut. (DataIndonesia. id, 2. Shopee merupakan perusahaan yang didirikan oleh Forrest Li, yang sebelumnya memiliki perusahaan bernama Sea Limited yang berkantor pusat di Singapura. Shopee diluncurkan pertama kali di Singapura pada tahun 2015 dan sejak itu memperluas jangkauannya ke Indonesia. Malaysia. Thailand. Taiwan. Vietnam dan Filipina. Kegunaan shopee ialah platform yang bergerak pada bidang transaksi jual beli secara online dengan kemudahan akses melalui smartphone maupun perangkat Shopee menawarkan berbagai macam produk dari fashion hingga kebutuhan sehari-hari. Fitur yang disediakan sangat menarik mulai dari gratis ongkir, cashback dan voucher, shopee pay, layanan COD (Cash On Deliver. atau layanan bayar ditempat, shopee game dan shopeepay later . ayar (Kotler & Keller, 2. menyatakan bahwa kunci untuk keunggulan kompetitif dalam situasi yang penuh persaingan merupakan kemampuan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Dalam konteks e-commerce, loyalitas disebut sebagai sikap yang menguntungkan pelanggan terhadap suatu situs online yang menghasilkan perilaku JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 pembelian kembali. Loyalitas pelanggan akan menjadi kunci sukses dan keunggulan kompetitif perusahaan, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga dalam jangka panjang. Konsumen dengan e-loyalty yang kuat akan memberikan beberapa keuntungan bagi perusahaan, diantaranya meningkatkan penjualan perusahaan. Mengenai konsumen, para pelaku bisnis khususnya dalam ecommerce membangun kepercayaan konsumen. Kepercayaan dapat diartikan sebagai keyakinan atau kredibilitas yang dimaksud adalah sejauh mana pelaku bisnis dapat membuat konsumen percaya pada apa yang mereka tawarkan (Choi & Mai, 2. Dalam dunia bisnis elektronik . -commerc. kepercayaan konsumen dikenal sebagai e-trust. Etrust dapat dikatakan berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap suatu situs untuk melakukan pembelian secara online. Untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, penjual online harus memberikan informasi yang jelas, lengkap dan akurat agar customer merasa bahwa toko online mengutamakan kualitas layanan online, sehingga kepercayaan pelanggan terhadap situs Namun, pada kenyataannya salah satu masalah yang dihadapi oleh e-commerce adalah perihal kepercayaan. Adanya risiko penipuan, barang yang tidak dapat dilihat secara langsung, barang yang diterima oleh konsumen tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Menurut keterangan Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pengaduan terkait e-commerce telah masuk 3 besar selama 5 tahun terakhir yang dominan menyangkut barang yang tidak sampai padahal konsumen sudah Dalam laporan YLKI pada tahun 2022 laporan terkait e-commerce ada 4 hal yaitu barang yang tidak sesuai . %), refund . %), pembatalan sepihak . %) dan barang tidak sampai . %). (Sumber: CNCB Indonesi. Hal tersebut merupakan masalah yang mungkin saja dialami oleh konsumen pada saat berbelanja secara online atau melakukan transaksi di e-commerce. Berdasarkan survey yang dilakukakan oleh permasalahan saat melakukan pembelian di ecommerce juga terjadi pada konsumen e-commerce Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 di Perumahan Swadarma Lestari Maburai. Kecamatan Murung Pudak. Dari 337 jiwa penduduk yang tinggal di Perumahan Swadarma Lestari Maburai sebagian besarnya adalah pengguna e-commerce Shopee dan dari keterangan yang didapatkan peneliti jenis masalah yang dialami adalah barang yang datang . tidak sesuai dengan deskripsi dan lambatnya proses pengembalian dana . Masalah ini tentunya menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh Shopee, terutama untuk tetap memenangkan persaingan di industri layanan serupa. Karena apabila terus kepercayaan konsumen terhadap Shopee. Penelitian (Kartono & Halidah, 2. menyatakan bahwa semakin tinggi E-trust atau tingkat kepercayaan konsumen akan menimbulkan loyalitas yang kuat terhadap pihak penjual. Karena tanpa adanya kepercayaan akan sulit tercipta transaksi bisnis yang sehat. Hal ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Nurkomaria. Chamidah, & Wahyuningtias, 2. AuPengaruh Etrust. E-Service Quality, dan E-Satisfaction Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Shopee (Studi Kasus Pada Pengguna Shopee di Ponorog. menyatakan bahwa E-trust berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Yang menunjukkan bahwa semakin tinggi E-trust terhadap perusahaan akan meningkatkan loyalitas Sebaliknya, penelitian (Berliana & Sanaji, 2. AuPengaruh E-Service Quality. E-trust, dan Commitment Terhadap E-Loyallty Dengan ESatisfaction Sebagai Variabel MediasiAy. menunjukkan bahwa hasil uji hubungan variabel Etrust tidak berpengaruh signifikan terhadap eloyalty. Hasil menunjukkan bahwa kepercayaan yang dirasakan oleh pengguna tidak mampu mendorong pengguna aplikasi meditasi dan konseling online Riliv untuk loyal terhadap layanan. Serta penelitian (Kolonio & Soepeno, 2. AuPengaruh Service Quality. Trust dan Consumer Loyalty pada CV. Sarana Marine FiberglassAy. Hasilnya menunjukkan secara parsial Trust tidak berpengaruh signifikan terhadap Consumer Loyalty pada CV. Sarana Marine Fiberglass. JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Berdasarkan latar belakang masalah dan data yang telah dikemukakan sebelumnya, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul Pengaruh E-trust terhadap E-customer loyalty pada Pengguna E-commerce Shopee (Studi Kasus pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. Rumusan Masalah Apakah ada pengaruh E-trust terhadap Ecustomer Loyalty pada pengguna e-commerce Shopee (Studi Kasus pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. ? Seberapa besarkah pengaruh E-trust terhadap E-customer Loyalty pada pengguna ecommerce Shopee (Studi Kasus pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. ? Tujuan Penelitian Untuk Untuk mengetahui apakah ada pengaruh E-trust terhadap E-customer Loyalty pada pengguna e-commerce Shopee (Studi Kasus pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Etrust terhadap E-customer Loyalty pada pengguna e-commerce Shopee (Studi Kasus pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. Manfaat Penelitian Manfaat Teoritis Diharapkan penelitian ini dapat memperdalam dan memberikan pengembangan mengenai teori e-trust . dibidang pemasaran dan menambah wawasan tentang e-customer loyalty pada e-commerce. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya agar memperbaiki kekurangan penelitian ini dalam bidang serupa. Manfaat Praktis Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dan pengetahuan bagi perusahaan dan juga sebagai alternatif pilihan untuk perkembangan strategi Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 pemasaran perusahaan dalam pengaruhnya terhadap loyalitas. Dapat mengetahui dan menambah wawasan peneliti tentang bagaimana pengaruh E-trust terhadap E-customer loyalty pada pengguna e-commerce Shopee. TINJAUAN PUSTAKA Pemasaran Menurut (Kotler & Keller, 2. pemasaran adalah tentang mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia dan sosial. Secara singkat dapat didefinisikan pemasaran adalah memenuhi kebutuhan secara menguntungkan. (Yulianti. Lamsah, & Periyadi, 2. mengemukakan pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi, dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan Menurut (Yulianti. Lamsah, & Periyadi, 2. terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi Konsep Produksi Konsep konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efisiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas denngan daya beli mereka. Konsep Produk Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, perfomansi dan ciri-ciri terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri-ciri terbaik. Konsep Penjualan Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja. JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi agresif. Konsep Pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara efektif dan lebih efisien dibandingkan para pesaing. Konsep Pemasaran Sosial Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripada para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. Konsep Pemasaran Global Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktorfaktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang Tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan. Perilaku Konsumen Perilaku konsumen merupakan suatu proses yang berkaitan erat dengan adanya suatu proses pembelian, pada saat itu konsumen melakukan aktivitas seperti melakukan pencarian, penelitian, dan pengevaluasian produk dan jasa . roduct and Perilaku konsumen merupakan sesuatu yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan dalam pembelian (Firmansyah, 2. Ketika memutuskan akan membeli suatu barang atau produk dan jasa, konsumen memikirkan terlebih dahulu barang yang akan Mulai dari harga, model, bentuk, kemasan, kualitas, fungsi atau kegunaan barang tersebut dan Aktivitas mempertimbangkan, dan mempertanyakan barang sebelum membeli merupakan atau termasuk ke dalam perilaku konsumen. Perilaku konsumen didefinisikan sebagai studi tentang unit pembelian . uying uni. dan proses pertukaran yang melibatkan suatu perolehan, konsumsi berbagai produk, jasa dan pengalaman serta ide-ide. Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Perilaku konsumen adalah tindakan yang terkait langsung dan terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan ini. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : Budaya, faktor-faktor budaya memberikan pengaruhnya paling luas pada keinginan dan perilaku konsumen. Budaya . adalah penyebab paling mendasar teori keinginan dan perilaku seseorang. Sub budaya, setiap kebudayaan mengandung sub kebudayaan yang lebih kecil, atau sekelompok orang yang mempunyai sistem nilai yang sama. Sub kebudayaan meliputi: kewarganegaraan, agama, ras, dan daerah Kelas Sosial, hampir setiap masyarakat memiliki beberapa bentuk struktur kelas sosial. Kelas-kelas sosial adalah bagian-bagian masyarakat yang relatif permanen dan tersusun rapi yang anggota-anggotanya mempunyai nilai-nilai, kepentingan dan perilaku yang Keputusan orang ingin membeli juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup dan kepribadian serta konsep diri. Selain dari beberapa faktor diatas yang faktor-faktor seseorang, yang meliputi motivasi, persepsi, pengetahuan dan keyakinan serta sikap. E-commerce Menurut (Gao, 2. e-commerce adalah penggunaan jaringan komputer untuk melakukan komunikasi bisnis dan transaksi komersial. Ecommerce . erdagangan elektroni. merupakan kegiatan jual dan beli barang atau jasa serta transmisi dana atau data dengan menggunakan jaringan elektronik yaitu internet. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi, transaksi yang biasanya dilakukan secara konvensional pun dapat dilakukan secara elektronik dengan menggunakan website yang saat ini telah menjadi pengganti toko offline. Fungsi dari website ecommerce adalah sebagai sarana dalam melakukan pembelian dan penjualan secara online. JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Istilah e-commerce muncul sekitar tahun 1990an dengan adanya perubahan proses transaksi jual beli yang dulunya secara konvensional lalu kemudian berubah menjadi digital elektronik yang berbasiskan jaringan internet dan komputer. zaman yang modern ini teknologi berkembang dengan sangat pesat, terutama dalam bidang Untuk menghadapi persaingan di dalam dunia bisnis maka dapat memanfaatkan teknologi informasi berupa internet yang sudah berpengaruh di kalangan para masyarakat. Internet menjadi faktor utama berkembangnya e-commerce karena dapat digunakan sebagai media transaksi yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun tidak terbatas oleh waktu dan jarak. Saat ini e-commerce merupakan hal yang sedang berkembang di masyarakat. E-commerce merupakan suatu keadaan dimana proses jual beli produk dilakukan secara elektronik oleh konsumen serta dari perusahaan ke perusahaan dengan menggunakan komputer sebagai perantara dalam transaksi bisnis. E-commerce dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut: Business to Consumer (B2C), merupakan penjualan suatu produk serta layanan dan eceran kepada pembeli secara individu. Business to Busines (B2B), merupakan penjualan suatu produk dan layanan yang dilakukan antar perusahaan. Customer to Consumer (C2C), merupakan penjualan yang dilakukan secara langsung antara konsumen dengan konsumen. Berdasarkan penjelasan tersebtut dapat disimpulkan bahwa E-commerce atau perdagangan elektronik merupakan suatu media yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli suatu produk atau jasa secara online atau daring dimanapun dan kapanpun dengan menggunakan jaringan komputer atau internet sehingga dapat memberikan kemudahan bagi para penggunanya dalam bertransaksi. E-trust (Kepercayaan Elektroni. (Kotler & Amstrong, 2018:. Au A belief is a descriptive thought that a person holds about Beliefs may be based on real knowledge, opinion, or faith and may not carry an emotional chargeAy. Kepercayaan ialah sebuah Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 pemikiran deskriptif dari seseora tentang sesuatu. Kepercayaan pengetahuan nyata, pendapat, atau keyakinan yang nyata dan mungkin atau mungkin tidak membawa muatan emosional. Kepercayaan didefinisikan sebagai kemungkinan subyektif yang diharapkan konsumen pada penjual untuk menyelesaikan suatu transaksi berdasarkan harapan dan kepercayaan konsumen (Romindo et al , 2. Dalam konteks e-commerce, kepercayaan pelanggan didefinisikan sebagai kesediaan pelanggan untuk menempatkan dirinya pada kemungkinan rugi yang dialami dalam transaksi berbelanja melalui internet, didasarkan harapan bahwa penjual menjanjikan transaksi yang akan memuaskan konsumen dan mampu untuk mengirim barang atau jasa yang telah dijanjikan. Etrust dapat diartikan sebagai hal dasar dari suatu hubungan antara pelanggan dan penjual online. (Adyanto & S. B, 2. menjelaskan bahwa kepercayaan konsumen terhadap merek merupakan variabel yang sangat penting yang menghasilkan komitmen pelanggan terhadap suatu produk atau perusahaan dan membuahkan keterlibatan yang tinggi serta memiliki efek yang kuat terhadap perusahaan. Suatu transaksi bisnis antara dua pihak atau lebih akan terjadi apabila masing-masing saling mempercayai. Kepercayaan . ini tidak begitu saja dapat diakui oleh pihak lain atau mitra bisnis, melainkan harus dibangun mulai dari awal dan dapat dibuktikan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi (Granito, menjelaskan bahwa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepercayaan konsumen yaitu info produk, harga yang kompetitif dan jasa Info produk Perlu ada informasi tentang barang yang jelas dan cukup rinci, karena calon konsumen tidak bisa melihat dan memegang secara langsung barang yang akan dibeli. Informasi ini mencakup foto produk, pilihan warna, info ukuran produk, harga produk, info bahan dan info pengecekan stok barang . umlah baran. yang tersedia. Harga yang kompetitif JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Konsumen online shop biasanya akan lebih mudah membandingkan harga di suatu online shop dengan online shop yang lain atau toko Jasa Pengiriman Jasa pengiriman/ekspedisi seperti TIKI. JNE. J&T. POS Indonesia termasuk beberapa jasa pengiriman barang yang direkomendasikan, karena calon pembeli dapat mengecek sendiri ongkos kirim, cek keberadaan barang dengan nomor resi pengiriman dan estimasi waktu pengiriman hingga sampai ditangan konsumen melalui website yang telah disediakan oleh Menurut (Mayer, et al. , 2. terdapat indikator-indikator yang membentuk kepercayaan seseorang diantaranya adalah sebagai berikut. Benevolence . esungguhan/ketulusa. Kesungguhan/ketulusan kemauan penjual dalam memberikan kepuasan yang saling menguntungkan antara dirinya dengan konsumen. Profit yang diperoleh penjual dapat dimaksimumkan, tetapi kepuasan konsumen juga tinggi. Penjual bukan sematamata mengejar profit maksimum semata, melainkan juga memiliki perhatian yang besar dalam mewujudkan kepuasan konsumen. Ability (Kemampua. Kemampuan mengacu pada kompetensi dan karakteristik penjual/organisasi dalam mempengaruhi dan mengotorisasi wilayah yang Dalam hal ini, bagaimana penjual mampu menyediakan, melayani, sampai mengamankan transaksi dari gangguan pihak Artinya bahwa konsumen memperoleh jaminan kepuasan dan keamanan dari penjual dalam melakukan transaksi. Integrity (Integrita. Integritas berkaitan dengan bagaimana perilaku atau kebiasaan penjual dalam menjalankan bisnisnya. Persepsi konsumen bahwa perusahaan mengikuti prinsip-prinsip yang dapat diterima seperti tindakan perusahaan yang sesuai dengan janji dan kata-kata yang diucapkan perusahaan, berperilaku sesuai etika dan jujur sehingga konsumen dapat mempercayai penjual tersebut. E-customer Loyalty Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 (Kotler & Keller, 2016:. AuLoyalty has been defined Aua deeply held commitment to rebuy or repatronize a preferred product or service in the future despite situational influences and marketing efforts having the potential to cause switching behaviourAy. Loyalitas pelanggan ialah komitmen yang dipegang secara mendalam untuk membeli dan mendukung sebuah produk atau jasa yang disukai pada masa depan meski pengaruh situasi dan usaha pemasaran berpotensi menyebabkan pelanggan beralih. Loyalitas dapat diartikan sebagai kesetiaan pelanggan untuk membeli dan menggunakan produk perusahaan, dimana kecil kemungkinan pelanggan yang lama berpindah ke produk perusahaan yang lain . dan akan tetap setia menjadi pelanggan perusahaan yang bersangkutan. Loyalitas pelanggan dapat ditunjukkan melalui kesetiaan terhadap produk atau merek atau perusahaan dan merekomendasikan kepada pihak lain karena merasa puas. Loyalitas pelanggan dalam e-commerce adalah perilaku pelanggan dalam memutuskan untuk melakukan pembelian ulang pada suatu merek, produk atau perusahaan tertentu dimasa yang akan datang (Narvanen, et al. , 2. Loyalitas didasari oleh kepercayaan dan keamanan website dan teknologi. Dalam konteks e-commerce, kepercayaan pelanggan berdampak pada loyalitas pelanggan dalam bentuk kunjungan berulang. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pelanggan yang loyal adalah pelanggan yang memiliki kepercayaan kepada suatu marketplace atau perusahaan dan membeli secara berulang serta berkomitmen terhadap produk atau perusahaan yang ditawarkan meskipun telah dihadapkan pada beberapa pilihan Selain itu, pelanggan yang loyal akan mereferensikan produk kepada lingkungan (Gaffar, 2. ada lima faktor yang mempengaruhi loyalitas yaitu: Satisfaction . , perbandingan antara harapan sebelum melakukan pembelian dengan kinerja yang Emotional Bonding (Ikatan emos. , dimana konsumen dapat terpengaruh oleh sebuah JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 merek yang memiliki daya Tarik tersendiri sehingga konsumen dapat diidentifikasikan dalam sebuah merek. Ketika konsumen merasakan ikatan yang kuat dengan konsumen lain yang menggunakan produk yang sama. Trust (Kepercayaa. , yaitu kemauan seseorang untuk percaya pada perusahaan atau sebuah merek untuk melakukan atas menjalankan sebuah fungsi. Choice Reduction and Habit (Kemudaha. , yaitu jika konsumen akan merasa nyaman dengan sebuah merek ketika situasi mereka melakukan transaksi memberi kemudahan. History With The Company, yaitu sebuah pengalaman seseorang pada perusahaan dapat membentuk perilaku Menurut (Kotler & Keller, 2. loyalitas pelanggan memiliki beberapa indikator yakni: Repeat Purchase Yaitu melakukan pembelian ulang terhadap produk. Retention Memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif mengenai toko/perusahaan. Referrals Mereferensikan secara total eksistensi toko/perusahaan. Kerangka Konseptual Kerangka konsep adalah suatu hubungan yang akan menghubungkan antara variabe-variabel penelitian secara teoritis yaitu, antara variabel independen dengan variabel dependen yang akan di amati atau di ukur melalui penelitian yang akan Adapun kerangka konseptual dari penelitian ini adalah: Gambar 1: Kerangka Konseptual Sumber: Data Diolah, 2023 Hipotesis Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah, maka dapat dikemukakan hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Ha: Ada pengaruh E-trust terhadap E-customer loyalty pada pengguna E-commerce Shopee (Studi Kasus Pada Pengguna Shopee di Perumahan Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. Ho: Tidak ada pengaruh E-trust terhadap Ecustomer loyalty pada pengguna E-commerce Shopee (Studi Kasus Pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, karena dalam pelaksanaannya meliputi data, analisis dan interpretasi tentang arti dari data yang diperoleh (Sugiyono, 2. , mendefinisikan metode kuantitatif sebagai metode penelitian yang didasarkan pada filsafat positivisme yang dipakai untuk melakukan penelitian pada sebuah populasi ataupun beberapa sampel tertentu. Metode ini bertujuan untuk mengukur data variabel X (E-trus. dan variabel Y (E-customer Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui penyebaran kuisioner kepada pengguna Shopee, dan data yang dianalisis bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah Populasi dan Sampel Penelitian Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari, objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan (Sugiyono. Penelitian ini mengambil populasi pengguna e-commerce Shopee yang tinggal di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Pudak yang pernah melakukan pembelian. Sampel dan Metode Penelitian Sampel Sampel yaitu sebagian jumlah dan karakteristik yang dimiliki populasi dengan memiliki karakter serta sifat yang representatif sehingga dapat mewakili semua populasi yang nantinya akan diteliti (Sugiyono, 2. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan purposive sampling yaitu teknik penentuan JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2. Di dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling karena untuk menjadi responden, sampel diberikan pertimbangan dengan adanya kriteria khusus agar mendapatkan hasil yang representatif. Syarat sebagai responden harus terpenuhi agar dapat mengumpulkan data yang akurat dari tempat penelitian. Adapun kriteria dalam pemilihan sampel dalam penelitian ini adalah responden yang pernah berbelanja di Shopee serta tinggal di Komplek Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Pudak. Dikarenakan jumlah populasi dalam penelitian ini tidak diketahui secara pasti, maka untuk menentukan besarnya sampel (Ferdinand, 2. Ukuran sampel adalah 510 kali jumlah indikator dari keseluruhan Dalam penelitian ini, jumlah indikator penelitian sebanyak 6 item, sehingga jumlah sampel maksimum 10 kali jumlah indikator atau sebanyak 10 x 6 = 60, untuk itu penelitian ini menggunakan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi kesimpulannya (Sugiyono, 2. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah: Variabel bebas . ariabel independe. Variabel bebas merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen . Variabel E-trust (X) Variabel terikat . ariabel depende. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel E-customer loyalty (Y) Lokasi Penelitian Lokasi penelitian adalah pada Perumahan Swadarma Lestari Maburai. Kecamatan Murung Pudak. Jenis Data Penelitian Data Primer Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Data primer adalah data utama yang digunakan peneliti untuk memperoleh jawaban atas masalah penelitian yang sedang diuji dimana informasi yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian. Dalam penelitian ini data primer diperoleh secara langsung dengan memberikan kuisioner kepada responden. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan dan disatukan oleh studi-studi sebelumnya atau yang diterbitkan oleh berbagai instansi lain. Data sekunder dalam penelitian ini diambil dari berbagai sumber, seperti website, buku literatur serta artikel yang berkaitan dengan variabel penelitian. Metode Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan sebaran angket atau kuisioner. Kuesioner adalah teknik dalam pengumpulan data seperti memberikan pertanyaan atau pernyataan tertulis berhubungan dengan topik penelitian kepada responden untuk nantinya dijawab (Sugiyono, 2. Peneliti kuisioner kepada konsumen yang pernah berbelanja di aplikasi Shopee. Skala yang dipakai dalam penyusunan adalah skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam pengukurannya, setiap responden diminta pendapatnya mengenai suatu pertanyaan dengan skala penilaian sebagai berikut: Tabel 1 Pemberian Skor Untuk Kuisioner No. Notasi STS Pertanyaan Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Sumber: (Sugiyono, 2. determinasi dengan bantuan software SPSS versi HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase Laki-Laki 26 orang 43,3% Perempuan 34 orang 56,7% Total 60 orang Sumber: Data Diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 26 orang dengan persentase 43,3%, sedangkan responden perempuan sebanyak 34 orang dengan persentase 56,7%. Usia Responden Berikut data yang terkumpul dari 60 orang berdasarkan usianya: Tabel 3 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Usia Jumlah Responden 15 Ae 25 tahun 26 Ae 35 tahun 36 Ae 45 tahun Total Persentase 28,3% 16,7% Sumber: Data Diolah, 2023 Frekuensi Pembelian Berikut data frekuensi pembelian responden melalui e-commerce Shopee dalam penelitian Tabel 4 Karakteristik responden berdasarkan intensitas pembelian di e-commerce Shopee Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas Kormogolov Smirnov, analis regresi linear sederhana, uji hipotesis . dan koefisien JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Jumlah Responden Frekuensi 1 kali 9 orang 2 kali 16 orang > 2 kalli 35 orang Total Persentase 26,7% 58,3% Sumber: Data Diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa responden yang melakukan pembelian melalui e-commerce Shopee sebanyak 1 kali sebesar 15%, 2 kali sebesar 25,7 %, dan lebih dari 2 kali sebesar 58,3%. Analisis Data Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah gambaran tentang tingkat dan nilai suatu pernyataan dari responden terhadap item dari masing-masing Tabel 5 Descriptive Statistic E-trust (X) Tabel 6 Descriptive Statistic E-customer loyalty Y1. Y1. Y2. Y2. Y3. Y3. Descriptive Statistics Minimum Maximum Sum Mean Std. Deviation X1. X1. X2. X2. X2. X2. X3. X3. X3. X3. Valid N . Sumber: Data Diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, mengenai statistik deskriptif variabel E-trust (X) dapat diketahui bahwa item pernyataan X1. 1 AuSaya Shopee bersungguh-sungguh menguntungkan antara penjual dengan konsumenAy memiliki nilai tertinggi yaitu dengan mean 4,3167. Dan nilai terendah pada item pernyataan X2. 4 AuSaya merasa bahwa Shopee memiliki kemampuan yang JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 baik dalam mengamankan transaksi dari gangguan pihak lainAy yaitu dengan skor 3,7833. Berdasarkan tabel 4. 4 dibawah ini, dapat diketahui pada item pernyataan Y1. AuSaya berkomitmen melakukan pembelian kembali di ShopeeAy memiliki nilai paling tinggi yaitu dengan mean 4,8000. Sedangkan nilai paling rendah pada item pernyataan Y2. 2 AuSaya tidak tertarik membeli di toko online lain walaupun dengan kualitas produk yang samaAy yaitu 3,8167. Valid . istw Descriptive Statistics Mini Maxim Su Mea Std. Devi (Y) Sumber: Data Diolah, 2023 Uji Validitas Uji Validitas Variabel E-trust Pernyataan pada variabel ini akan dinyatakan valid apabila r hitung lebih besar dari r tabel dan taraf signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dalam penelitian ini dilakukan terhadap 60 responden. Uji validitas untuk instrumen variabel E-trust (X) menggunakan r tabel sebesar 0,2542, untuk df = n Ae k yaitu 60-2 = 58 dan taraf signifikansi lebih kecil dari 0,05. Sehingga hasil dari uji validitas E-trust (X) disajikan pada tabel dibawah ini: Tabel 7 Uji Validitas E-trust (X) Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Indikator Pernyataan Hitung Tabel 0,461 0,2542 0,551 0,2542 0,568 0,2542 0,547 0,2542 0,377 0,2542 0,523 0,2542 0,547 0,2542 0,414 0,2542 0,374 0,2542 0,452 0,2542 Keterangan Valid Valid Valid Variabel Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tabel 8 Uji Validitas E-customer loyalty (Y) Pernyataan Hitung Tabel Keterangan 0,519 0,2542 Valid 0,724 0,2542 Valid 0,787 0,2542 Valid 0,799 0,2542 Valid 0,600 0,2542 Valid 0,822 0,2542 Valid Sumber: Data Diolah, 2023 Uji validitas untuk instrumen variabel Ecustomer loyalty (Y) menggunakan r tabel sebesar 0,2542, untuk df = n Ae k yaitu 602 = 58 dan taraf signifikansi lebih kecil dari 0,05. Sehingga hasil dari uji validitas Ecustomer loyalty (Y) disajikan pada tabel diatas adalah valid. Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas Variabel E-trust (X) Tabel 9 Uji Reliabilitas Variabel E-trust (X) Variabel CronbachAo s Alpha N of 0,636 Keterangan Reliable Sumber: Data Diolah, 2023 Pada kolom CronbachAos Alpha terdapat angka 0,636 untuk variabel E-trust (X) yang artinya hasil perhitungan reliabilitas lebih besar dari 0,60 . ,636 > 0,. , sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Tabel 10 Uji Reliabilitas Variabel E-customer loyalty (Y) Valid Sumber: Data Diolah, 2023 Uji Validitas Variabel E-customer Loyalty (Y) Indikator pernyataan dalam variabel E-trust (X) adalah reliabel. Uji Reliabilitas Variabel E-Customer Loyalty (Y) CronbachAos Alpha 0,804 N of Keterangan Reliable Sumber: Data Diolah, 2023 Pada kolom CronbachAos Alpha terdapat angka 0,804 untuk variabel E-customer loyalty (Y) yang artinya hasil perhitungan reliabilitas lebih besar dari 0,60 . ,804 > 0,. , sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh pernyataan dalam variabel Ecustomer loyalty (Y) adalah reliabel. Uji Normalitas Adapun uji normalitas dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 11 Hasil Uji Normalitas dengan Kormogolov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. c Monte Carlo Sig. Sig. Confidence Interval Unstandardized Residual Lower Bound Upper Bound Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Lilliefors' method based on 10000 Monte Carlo samples with starting seed 2000000. Sumber: Data Diolah, 2023 Berdasarkan hasil uji normalitas diatas diketahui bahwa nilai signifikansi 0,062 lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Analisis Regresi Linear Sederhana Penelitian ini menggunakan uji analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh dari variabel bebas (E-trust (X) terhadap variabel terikat E-customer loyalty (Y) dengan rumus. Y = a Bx dimana Y adalah variabel terikat . X adalah variabel bebas . , a adalah konstanta, b adalah koefisien regresi . Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 yang ditimbulkan oleh predictor. Perhitungan uji ini dilakukan dengan bantuan software SPSS versi Adapun hasil dari uji analisis regresi linear sederhana dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 12 Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error (Consta Dependent Variable: Y Standardiz Coefficient Beta Sig. <,00 Sumber: Data Diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas, diketahui nilai constant . sebesar 30,160 sedangkan nilai b sebesar -0,111 sehinga persamaan regresinya dapat ditulis: Y = a bX Y = 30,160 (-0,. X = 30,049 Persamaan regresi linear diatas dijelaskan sebagai berikut: Konstanta sebesar 30,160, mengandung arti bahwa nilai konsisten variabel Ecustomer loyalty adalah sebesar 30,160. Koefisien regresi X sebesar -0,111 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai E-trust, maka nilai partisipasi berkurang sebesar 0,111. Koefisien regresi tersebut bernilai negatif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X dan Y adalah negatif. Uji Hipotesis . Pengujian hipotesis secara parsial dilakukan dengan menggunakan rumus uji t. Uji t adalah pengujian hipotesis yang digunakan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan yang meyakinkan dari dua mean Uji t digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari variabel independen dalam menerangkan variabel Apabila nilai signifikansi (Si. lebih kecil dari 0,05 maka suatu variabel dikatakan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel yang lain. Adapun kriteria penerimaan dan penolakan hipotesis adalah: JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Jika nilai t hitung t hitung > t tabel pada taraf signifikansi < 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima . Jika t hitung < t tabel pada taraf signifikansi > 0,05 artinya H0 diterima dan Ha ditolak . idak berpengaru. Nilai t tabel dengan alpha 5% dan df = n Ae k Ae 1, dimana n adalah jumlah sampel dan k adalah jumlah variabel. Nilai t tabel sebesar 1,672 untuk df = n Ae 2 Ae 1 yaitu . Ae 2 Ae . = Tabel 13 Hasil Uji t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error (Consta Dependent Variable: Y Standardize Coefficients Beta Sig. <,00 Sumber: Data Diolah, 2023 Pada tabel 13 diketahui bahwa nilai t hitung sebesar -0,930 lebih kecil dari nilai t tabel yaitu 1,672 pada tingkat signifikansi > 0,05 , sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tidak ada pengaruh variabel E-trust (X) terhadap variabel E-customer loyalty (Y) pada pengguna e-commerce Shopee di Perumahan Swadarma Maburai Kecamatan Murung Pudak, karena nilai t hitung lebih kecil dari nilai t tabel dan nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 sehingga Ha ditolak dan H0 Koefisien Determinasi Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh E-trust (X) terhadap E-customer loyalty (Y) dilakukan perhitungan statistik dengan menggunakan koefisien Tabel 14 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Model R Square Predictors: (Constan. E-trust Adjusted R Square Std. Error Estimate Sumber: Data Diolah, 2023 Dari hasil tabel 14 dapat diketahui bahwa besarnya nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,121 dan menjelaskan besarnya presentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang disebut koefisien Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 pengkuadratan R. Dari output tersebut diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,002 yang mengandung pengertian bahwa besarnya pengaruh E-trust (X) terhadap Ecustomer loyalty pada pengguna e-commerce Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Pudak adalah 0,2%. Adjusted Square dibandingkan dengan tabel hubungan kekuatan koefisien versi (De Vaus, 2. sebagai Tabel 15 Kekuatan Hubungan Koefisien Nilai Koefisien 0,00 0,01 Ae 0,09 0,10 Ae 0,29 0,30 Ae 0,49 0,50 Ae 0,69 0,70 Ae 0,89 >0,90 Kekuatan Hubugan Tidak ada hubungan Hubungan kurang berarti Hubungan lemah Hubungan moderat Hubungan kuat Hubungan sangat kuat Hubungan mendekati sempurna Sumber: (De Vaus, 2. Berdasarkan determinasi dan tabel hubungan kekuatan koefisien nilai Adjusted R Square sebesar 0,002 atau -0,02% artinya variabel e-trust (X) mempengaruhi variabel e-customer loyalty (Y) sehingga kekuatan hubungan pengaruh X terhadap Y adalah tidak ada hubungan. Pembahasan Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan 60 responden yang merupakan pengguna e-commerce Shopee di Perumahan Swadarma Maburai Kecamatan Murung Pudak. Peneliti menyebarkan kuesioner sebagai media pengambilan data guna mengetahui pengaruh E-trust terhadap E-customer Dari 60 orang responden terdapat 56,7 % berjenis kelamin perempuan lebih banyak 43,3% laki-laki, menunjukkan bahwa perempuan lebih tertarik berbelanja di e-commerce Shopee hal ini didukung oleh banyak jenis produk khusus wanita, baik itu pakaian wanita, produk kecantikan, produk ibu dan bayi, hingga fashion muslim yang disediakan. Adapun pengguna terbanyak berada di rentang usia 17-25 tahun dengan persentase sebanyak 55% dimana kelompok usia tersebut masuk ke kalangan muda yang berstatus pelajar atau sudah bekerja. Pada rentang usia ini erat dengan teknologi dan internet dan lebih tertarik dengan trend belanja saat JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Frekuensi pembelian terbanyak yaitu lebih dari 2 kali dengan persentase 58,3% dapat diketahui bahwa intensitas pembelian yang dilakukan oleh pengguna e-commerce Shopee di Perumahan Swadarma Maburai Kecamatan Murung Pudak cukup tinggi dalam memenuhi kebutuhannya. Berdasarkan distribusi frekuensi pada setiap kategori pernyataan dari indikator variabel E-trust (X) dan Variabel E-customer loyalty (Y) dapat diketahui nilai persentase jawaban dari 60 orang responden pada setiap pernyataan. Pada variabel Etrust (X) nilai tertinggi adalah pada indikator benevolence pernyataan X1. 1 AuSaya merasa bahwa Shopee bersungguh-sungguh kepuasan yang saling menguntungkan antara penjual dengan konsumenAy dengan persentase 40% . menjawab sangat setuju, 51,7% . setuju dan 8,3% . kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai sudah memiliki kepercayaan yang baik kepada ecommerce Shopee, interaksi yang terpercaya sangat penting karena membentuk persyaratan mendasar antara konsumen online dan perusahaan. Sedangkan nilai terendah jawaban pernyataan variabel E-trust X) adalah pada indikator ability pernyataan X2. 4 AuSaya merasa bahwa Shopee memiliki kemampuan yang baik dalam mengamankan transaksi dari gangguan pihak lainAy sebanyak 2 orang . ,3%) sangat setuju, 43 orang . ,7%) setuju dan 15 orang . %) kurang setuju. Pengguna e-commerce Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai masih ada yang mengalami produk yang dipesan mengalami kerusakan dalam pengiriman seperti contohnya produk parfum yang pecah, produk makanan yang rusak dan produk aksesoris. Distribusi frekuensi jawaban pada variabel Ecustomer loyalty (Y) nilai tertinggi ada pada indikator repeat purchase pernyataan Y1. 1 AuSaya berkomitmen melakukan pembelian kembali di ShopeeAy sebanyak 80% . sangat setuju, 20% . Sedangkan nilai terendah jawaban pernyataan variabel E-customer loyalty (Y) adalah pada indikator retention pernyataan Y2. 2 AuSaya tidak tertarik membeli di toko online lain walaupun dengan kualitas produk yang samaAy Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 sebanyak 5 orang . ,3%) sangat setuju, 39 orang . %) setuju, dan 16 orang . ,7%) kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna ecommerce Shopee di Perumahan Swadarma Maburai Kecamatan Murung Pudak masih menggunakan e-commerce lain dalam berbelanja memenuhi kebutuhannya, hal ini dikarenakan banyak promo menarik dan serta produknya juga Penelitian ini telah dilakukan serangkaian uji terhadap data yang telah didapat yakni uji validitas dan reliabilitas, uji nornalitas dan regresi. Uji validitas yang telah dilakukan menyatakan bahwa semua item pernyataan variabel E-trust (X) dan Ecustomer loyalty (Y) adalah valid. Pada uji reliabilitas yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa variabel E-trust (X) dan variabel E-customer loyalty (Y) dinyatakan reliabel karena r nilai pada Cronbach Alpha E-trust sebesar 0,636 dan E-customer loyalty (Y) sebesar 0,804. Selanjutnya, menggunakan persamaan regresi linear sederhana yaitu Y = 30,160 (-0,. X yang menunjukkan bahwa jika semakin besar nilai variabel X (E-trus. maka nilai variabel Y (E-customer loyalt. semakin berkurang. Koefisien regresi terssebut bernilai negatif yaitu sebesar Ae 0,111 sehingga dapat dikatakan arah pengaruh E-trust terhadap Ecustomer loyalty adalah berlawanan. Dan berdasarkan nilai signifikansi yang diperoleh dari tabel hasil uji regresi sebesar 0,356 lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh variabel E-trust (X) terhadap E-customer loyalty (Y). Dengan tidak adanya pengaruh variabel E-trust terhadap variabel E-customer loyalty pada pengguna e-commerce Shope di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Pudak menunjukkan bahwa, konsumen yang memiliki kepercayaan kepada e-commerce Shopee tidak berarti menjadi loyal. (Gaffar, 2. terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi loyalitas yaitu Satisfaction (Kepuasa. , emotional bonding . katan emos. , choice reduction and habit . , dan history with the company . aitu seseorang pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Pudak akan JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 melakukan pembelian kembali dan menjadi loyal apabila mereka merasa puas dengan produk atau layanan pada pembelian sebelumnya. Hasil pada penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh (Kolonio & Soepeno, 2. yang menunjukkan secara parsial trust tidak berpengaruh signifikan terhadap consumer loyalty pada CV. Sarana Marine Fibreglass. Dan penelitian (Berliana & Sanaji, 2. bahwa E-trust tidak berpengaruh signifikan terhadap e-loyalty. Dan tidak mendukung penelitian yang dilakukan oleh (Nurkomaria dkk, 2. AuPengaruh E-trust. E-Service Quality, dan E-Satisfaction Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada ShopeeAy (Studi Kasus Pada Pengguna Shopee di Ponorog. dengan hasil E-trust berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Juga penelitian (Wilis & Nurwulandari, 2. yang menunjukkan bahwa E-trust berpengaruh positif terhadap eloyalty pelanggan Traveloka. Dan penelitian (Kartono & Halidah, 2. AuPengaruh E-trust Terhadap E-loyalty (Studi Pada Seller Bukalapa. Ay yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif yang signifikan antara E-trust dan E-loyalty. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, dan seperti yang dijelaskan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan sebagai Tidak ada pengaruh E-trust terhadap Ecustomer loyalty pada pengguna e-commerce Shopee (Studi Kasus Pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. Besarnya pengaruh E-trust terhadap Ecustomer loyalty pada pengguna e-commerce Shopee (Studi Kasus Pada Pengguna Shopee di Perumahan Swadarma Lestari Maburai Kecamatan Murung Puda. adalah -0,2%. SARAN Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian diatas, maka saran dari penulis adalah sebagai Bagi perusahaan Pada E-trust . etulusan/kesungguha. Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 nilai tertinggi pada pernyataan AuSaya merasa bahwa Shopee bersungguhsungguh memberikan kepuasan yang saling menguntungkan antara penjual dengan konsumenAy Shopee diharapkan agar dapat terus mempertahankan konsumen dapat tetap terjaga. Pada variabel E-trust indikator ability . nilai terendah yaitu pernyataan AuSaya merasa bahwa Shopee memiliki kemampuan yang baik dalam mengamankan transaksi dari gangguan pihak lainAy. Disarankan agar Shopee agar lebih mengedukasi para seller nya agar meningkatkan standar packing produk terutama produk yang mudah pecah atau rusak perlu ekstra seperti penambahan bublewrap dan diberi lakban fragile. Pihak mengkomunikasikannya terhadap jasa kirim yang bekerja sama dengan Shopee agar lebih berhati-hati lagi selama pengiriman barang hingga sampai di tangan konsumen dengan aman. Adapun nilai jawaban tertinggi responden pada variabel E-customer loyalty (Y) nilai tertingg i ada pada indikator repeat Y1. AuSaya kembali di ShopeeAy. Diharapkan agar Shopee tetap memberikan pengalaman belanja yang baik kepada konsumen sehingga konsumen akan terus melakukan pembelian kembali di Shopee. Nilai terendah jawaban pernyataan variabel E-customer loyalty (Y) adalah pada indikator retention pernyataan AuSaya tidak tertarik membeli di toko online lain walaupun dengan kualitas produk yang samaAy meskipun memiliki nilai yang rendah namun diantara responden masih ada yang menggunakan toko online lain, diharapkan Shopee meningkatkan promo atau diskon sesuai dengan trend dan tetap menjaga kualitas serta memperhatikan kepuasan konsumennya supaya tidak JAPB : Volume 6 Nomor 2, 2023 Bagi peneliti Selanjutnya Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian serupa yang dilakukan lebih mendalam dengan objek penelitian dan populasi yang berbeda untuk memvalidasi hasil penelitian ini. Peneliti selanjutnya sebaiknya dapat menambahkan variabel lain diluar variabel yang telah diteliti seperti e-satisfaction . , e-service quality . ualitas layana. sebagai variabel intervening atau mengidentifikasi e-trust . dan e-customer loyalty . oyalitas pelangga. secara lebih mendalam untuk mengungkap memberikan temuan yang lebih baru lagi. DAFTAR PUSTAKA