Jurnal CyberTech Vol. No. September 201x, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Human Capital Management System Menggunakan Kombinasi Metode AHP Dan TOPSIS Untuk Penilaian Kualitas Kinerja Karyawan Pada Syaamil QurAoan Cabang Medan Wahyudi Pratama Nasution*. Puji Sari Ramadhan**. Dedi Kurniawan*** * Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ** Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ***Teknik Komputer. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Jun 12th, 201x Revised Aug 20th, 201x Accepted Aug 26th, 201x Keyword: Human Capital AHP TOPSIS Sistem Pendukung Keputusan Human Capital Management ABSTRACT Human capital merupakan bidang penting dalam manajemen sumber daya manusia yang melatih kemampuan individu, kepemimpinan, dan efektifitas dalam kelompok kerja sehingga dapat mencapai kualitas kerja yang baik. Human capital management system mempunyai tujuan untuk pengontrolan kualitas kerja dan meminimalisir segala bentuk kelemahan dalam operasional Perusahaan. Syaamil QurAoan yang hingga saat ini memiliki 438 Mitra Toko dan 3. 872 Reseller di seluruh Indonesia perlu adanya pengontrolan kualitas kinerja secara konsisten dan objektif guna mengetahui perkembangan kualitas kerja yang berdampak langsung pada target penjualan produk. Metode AHP digunakan untuk pembobotan nilai kepentingan setiap kriteria penilaian, dan hasil pembobotan nilai kriteria tersebut dapat digunakan untuk menentukan penilaian kinerja karyawan dengan menggunakan metode TOPSIS sehingga dapat menghasilkan keputusan penilaian kualitas kerja yang konsisten. Sistem pendukung keputusan dibangun dengan penerapan kombinasi AHP dan TOPSIS untuk memudahkan dalam menganalisa dan mengevaluasi kualitas kinerja karyawan secara sistematis dan bersifat objektif. Sehingga dapat memberikan solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan penurunan kualitas kinerja karyawan dalam perusahaan. Copyright A 2019 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: Nama : Wahyudi Pratama Nasution Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Email: wahyudipratama3tkj1@gmail. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 PENDAHULUAN Human capital adalah bentuk baru yang di kembangkan dari human resource dan merupakan salah satu bidang penting yang memanajemen sumber daya manusia dalam perusahaan. Human capital merupakan kombinasi antara kemampuan individu, motivasi individu, kepemimpinan, suasana dalam organisasi dan efektifitas dari kelompok kerja sehingga karyawan mencapai kualitas kerja yang baik. PT Sygma Examedia Arkanleema cabang Medan atau disebut Syaamil QurAoan cabang Medan adalah perusahaan penerbit Al-QurAoan yang berdiri pada tahun 2008 di bandung. Karyawan syaamil qurAoan sebagai objek yang dianalisa akan dilakukan penilaian seberapa jauh kompetensi yang dimiliki dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam bekerja. Proses penilaian meliputi hasil kerja yang dicapai dan menjadi dasar perencanaan karir dalam pengembangan potensi karyawan yang bersangkutan secara sistematis dan terstruktur. Pada umumnya perusahaan melakukan penilaian kinerja hanya berdasarkan absensi dan target kerja yang dicapai sehingga menimbulkan permasalahan yaitu tidak adanya standar kerja yang telah Penilaian prestasi kerja yang terkesan subjektif dan tidak ada feedback . mpan bali. guna mencegah terjadinya penurunan performa karyawan sehingga sering terjadi pergantian karyawan yang berdampak seringnya divisi human resource melakukan perekrutan dalam jangka waktu dekat yang terkesan tidak efektif dan efisien. Sistem informasi menjadi solusi tepat yang sebaiknya dimiliki oleh perusahaan untuk mengevaluasi kinerja karyawan secara sistematis dan bersifat objektif. Sistem pendukung keputusan adalah bidang ilmu yang menerapkan metode dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan data yang relevan dan dapat digunakan secara interaktif. Output sistem pendukung keputusan berupa data yang menjadi pedoman dalam mengambil kebijakan apa yang harus di terapkan dalam mengatasi masalah operasional perusahaan. Penerapan sistem informasi penilaian kinerja karyawan pada syaamil qurAoan cabang medan menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penerapan metode AHP dalam sistem informasi berguna untuk menetukan standar penilaian kerja karyawan yang berfungsi sebagai representasi dari permasalahan yang kompleks berdasarkan tujuan perusahaan. Kelebihan metode AHP adalah tingkat consistency ratio yang diterapkan sehingga kriteria penilaian kinerja karyawan dapat dikatakan konsisten jika dibawah ketentuan 0,1% berdasarkan ketentuan yang sudah ditetapkan. Metode AHP terdapat batasan pada daftar indeks random consistency yang hanya sampai 15 kriteria penilaian, sehingga tidak dapat melakukan penilaian kinerja karyawan yang relatif banyak. Metode TOPSIS menggunakan prinsip Euclidean yaitu alternatif yang terpilih harus mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal positif dan terjauh dari solusi ideal negatif untuk menentukan kedekatan relative dari suatu alternatif dengan solusi yang optimal. Berdasarkan pemaparan kondisi tersebut maka penulis mengangkat judul penelitian yaitu: AuHuman Capital Management System Menggunakan Kombinasi Metode AHP Dan TOPSIS Untuk Penilaian Kualitas Kinerja Karyawan Pada Syaamil QurAoan Cabang MedanAy. METODE PENELITIAN Dalam proses pelaksanaan penelitian menggunakan 3 langkah pendekatan untuk mencari dan mendapatkan data yang valid yang dikembangkan dan dibuktikan yaitu: Pengamatan (Observatio. Dalam penelitian ini dilakukan tinjauan langsung ke PT. Sygma Examedia Arkanleema atau disebut Syaamil QurAoan Cabang Medan dengan meninjau aktivitas kerja karyawan sebagai objek yang akan diteliti. Wawancara (Intervie. Wawancara dilakukan untuk mendapatka informasi yang tepat dan terpercaya mengenai data kriteria penilaian yang diperlukan terkait dengan peraturan, evaluasi kerja dan kendala yang dihadapi. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Studi Keputakaan (Library Researc. Studi kepustakaan dilakukan untuk mengumulkan data dan informasi berdasarkan buku-buku, artikel, jurnal yang sudah resmi untuk memperoleh data secara teoritis yang dapat dijadikan sebagai acuan dan memperkuat hasil penelitian ANALISA DAN HASIL Adapun dalam analisa ini menggunaka kombinasi dua metode sistem pendukung keputusan yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) yang berguna untuk menentukan standar penilaian kerja karyawan dengan menerapkan tingkat consistency ratio dan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) yang berfungsi melakukan perhitungan hasil akhir dengan menentukan solusi yang optimal dengan prinsip bahwa alternatif penilaian yang terpilih harus mempunyai jarak terdekat dengan solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Analytical Hierarchy Process (AHP) Langkah Ae langkah metode AHP dalam menentukan konsistensi kriteria adalah sebagai berikut : Langkah pertama menentukan kriteria penilaian dan indikator penilaian kriteria terkait evaluasi yang Tabel Kriteria Penilaian No. Kode Kriteria Keterangan Communication Skill Benefit Knowledge Benefit Etitude Benefit Disiplin Benefit Kualitas Kerja Benefit Leadership Benefit Jaringan ( Networking ) Benefit Kehadiran Benefit Langkah kedua menentukan prioritas kriteria dengan mambuat matriks perbandingan berpasangan. KRITERIA Total 0,333 0,333 3,267 Tabel Matriks Perbandingan Berpasangan 0,333 0,333 0,333 0,767 0,333 0,333 0,333 0,333 0,333 9,933 24,667 0,333 27,333 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Tabel Perolehan Prioritas Kriteria KRITE RIA 0,306 0,153 0,153 0,102 0,102 0,061 0,061 0,061 0,419 0,209 0,104 0,069 0,069 0,041 0,041 0,041 0,317 0,317 0,158 0,079 0,031 0,031 0,031 0,031 0,302 0,187 0,302 0,187 0,201 0,312 0,100 0,187 0,033 0,062 0,020 0,020 0,020 0,020 0,020 0,020 Total 0,202 0,202 0,202 0,202 0,121 0,040 0,013 0,013 0,182 0,182 0,182 0,182 0,109 0,109 0,036 0,012 0,166 0,166 0,166 0,166 0,100 0,100 0,100 0,033 JUMLA RATA RATA 2,08497 0,26062 1,72212 0,21527 1,48282 0,18535 1,09180 0,13648 0,63115 0,07889 0,42619 0,05327 0,32600 0,04075 0,23494 0,02937 Langkah ketiga Menghitung Max dengan menjumlahkan nilai setiap kolom kriteria dengan rata Ae rata nilai setiap baris kriteria. ,267 * 0,. ,767 * 0,. ,3 * 0,. ,933 * 0,. ,0 * 0,. 24,667 * 0,053 ) ( 27,333 * 0,041 ) ( 30,0 * 0, 029 ) = 8,972073486 Langkah Keempat menghitung Consistency Index (CI) dengan rumus : yaya = ( yuI max Oe yc. cu Oe . dimana n adalah banyaknya data yaya = 8,972073486 Oe 8 8Oe1 = 0,138867641 Langkah kelima menghitung Consistency Ratio (CR) dengan rumus : CR = CI / IR 0,138867641 1,41 = 0,098487689 yaycI = Memeriksa perhitungan Consistency Ratio (CR) dikatakan akurat apabila bernilai kurang atau sama dengan 0,1. Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) Tehnique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) merupakan metode pengambilan keputusan multikriteria yang menggunakan prinsip bahwa alternatif yang terpilih harus memiliki jarak terdekat dari solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Langkah Ae langkah metode TOPSIS dalam menentukan penilaian kualitas kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Langkah pertama menyusun data karyawan sebagai alternatif penilaian. Tabel Data Karyawan Nama Jabatan Kode Hasan Asrori Sales Toko Edi Chandra Sales Toko Zulfahmi Abdillah Personal Selling Wahid Nasrudin Personal Selling Muhammad Arif Personal Selling Langkah kedua membangun matriks perbandingan berpasangan alternatif dan kriteria untuk memberi penilaian alternatif berdasarkan kriteria penilaian. Tabel Matriks Perbandingan Kriteria dan Alternatif KRITERIA ALTERNATIF Langkah ketiga membangun matriks ternormalisasi. Rumus : ycycnyc = ycuycnyc ycn=1 ycuycnyc Tabel Pembagi Matriks Ternormalisasi KRITERIA PEMBAGI 9,539392 8,660254 7,681146 6,480741 8,36660 7,81025 8,06226 8,12404 C1 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 9,539392 C2 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 8,660254 C3 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 7,681146 C4 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 6,480741 C5 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 8,36660 C6 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 7,81025 C7 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 8,06226 C8 = Oo(. ) . ) . ) . ) . )) = 8,12404 ALTERNA TIF 0,419314 0,34641 Tabel Matriks Ternormalisasi KRITERIA 0,30860 0,35856 0,390567 0,38411 0,24806 0,36927 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 0,314485 0,34641 0,390567 0,524142 0,46188 0,520756 0,419314 0,57735 0,390567 0,524142 0,46188 0,520756 0,46291 0,61721 0,30860 0,46291 E-ISSN : 2675-9802 0,23904 0,59761 0,47809 0,47809 A1 : C1 = 4/9,539392 = 0,419314 C2 = 3/8,660254 = 0,34641 C3 = 3/7,681146 = 0,390567 C4 = 2/6,480741 = 0,308607 C5 = 3/8,36660 = 0,358569 C6 = 3/7,81025 = 0,384111 C7 = 2/8,06226 = 0,248069 C8 = 3/8,12404 = 0,369274 A2 : C1 = 3/9,539392 = 0,314485 C2 = 3/8,660254 = 0,34641 C3 = 3/7,681146 = 0,390567 C4 = 3/6,480741 = 0,46291 C5 = 2/8,36660 = 0,239046 C6 = 2/7,81025 = 0,256074 C7 = 2/8,06226 = 0,248069 C8 = 4/8,12404 = 0,492366 A3 : C1 = 5/9,539392 = 0,524142 C2 = 4/8,660254 = 0,46188 C3 = 4/7,681146 = 0,520756 C4 = 4/6,480741 = 0,617213 C5 = 5/8,36660 = 0,597614 C6 = 4/7,81025 = 0,512148 C7 = 5/8,06226 = 0,620174 C8 = 4/8,12404 = 0,492366 A4 : C1 = 4/9,539392 = 0,419314 C2 = 5/8,660254 = 0,57735 C3 = 3/7,681146 = 0,390567 C4 = 2/6,480741 = 0,308607 C5 = 4/8,36660 = 0,478091 C6 = 4/7,81025 = 0,512148 C7 = 4/8,06226 = 0,496139 C8 = 3/8,12404 = 0,369274 A5 : C1 = 5/9,539392 = 0,524142 C2 = 4/8,660254 = 0,46188 C3 = 4/7,681146 = 0,520756 C4 = 3/6,480741 = 0,46291 C5 = 4/8,36660 = 0,478091 C6 = 4/7,81025 = 0,512148 C7 = 4/8,06226 = 0,496139 C8 = 4/8,12404 = 0,492366 0,25607 0,51214 0,51214 0,51214 0,24806 0,62017 0,49613 0,49613 Langkah keempat membangun matriks ternormalisasi dan terbobot. Rumus : vij = rij y wij dimana wij adalah bobot kriteria yang sudah ditentukan. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx 0,49236 0,49236 0,36927 0,49236 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Tabel matriks ternormalisasi dan terbobot ALTERNATI KRITERIA 0,10928 0,08196 0,13660 0,10928 0,13660 0,07457 0,07457 0,09942 0,12428 0,09942 0,07239 0,07239 0,09652 0,07239 0,09652 A1 : C1 = 0,419314 * 0,26062 = 0,109282 0,04211 0,06317 0,08423 0,04211 0,06317 0,02828 0,01885 0,04714 0,03771 0,03771 0,02046 0,01364 0,02728 0,02728 0,02728 0,01010 0,01010 0,02527 0,02021 0,02021 0,01084 0,01445 0,01445 0,01084 0,01445 C2 = 0,34641* 0,21527 = 0,07457 C3 = 0,390567 * 0,18535 = 0,072393 C4 = 0,308607 * 0,18535 = 0,042117 C5 = 0,358569 * 0,07889 = 0,028289 C6 = 0,384111 * 0,05327 = 0,020463 C7 = 0,248069 * 0,04075 = 0,010109 C8 = 0,369274 * 0,02937 = 0,010845 A2 : C1 = 0,314485 * 0,26062 = 0,081962 C2 = 0,34641 * 0,21527 = 0,07457 C3 = 0,390567 * 0,18535 = 0,072393 C4 = 0,46291 * 0,18535 = 0,063176 C5 = 0,239046 * 0,07889 = 0,018859 C6 = 0,256074 * 0,05327 = 0,013642 C7 = 0,248069 * 0,04075 = 0,010109 C8 = 0,492366 * 0,02937 = 0,014459 A3 : C1 = 0,524142 * 0,26062 = 0,136603 C2 = 0,46188 * 0,21527 = 0,099427 C3 = 0,520756 * 0,18535 = 0,096524 C4 = 0,617213 * 0,18535 = 0,084234 C5 = 0,597614 * 0,07889 = 0,047148 C6 = 0,512148 * 0,05327 = 0,027284 C7 = 0,620174 * 0,04075 = 0,025272 C8 = 0,492366 * 0,02937 = 0,014459 A4 : C1 = 0,419314 * 0,26062 = 0,109282 C2 = 0,57735 * 0,21527 = 0,124283 C3 = 0,390567 * 0,18535 = 0,072393 C4 = 0,308607 * 0,18535 = 0,042117 C5 = 0,478091 * 0,07889 = 0,037719 C6 = 0,512148 * 0,05327 = 0,027284 C7 = 0,496139 * 0,04075 = 0,020217 C8 = 0,369274 * 0,02937 = 0,010845 A5 : C1 = 0,524142 * 0,26062 = 0,136603 C2 = 0,46188 * 0,21527 = 0,099427 C3 = 0,520756 * 0,18535 = 0,096524 C4 = 0,46291 * 0,18535 = 0,063176 C5 = 0,478091 * 0,07889 = 0,037719 C6 = 0,512148 * 0,05327 = 0,027284 C7 = 0,496139 * 0,04075 = 0,020217 C8 = 0,492366 * 0,02937 = 0,014459 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A Menentukan solusi ideal positif untuk nilai maksimal dan solusi ideal negatif untuk nilai minimal. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Tabel Nilai Max dan Min Matriks Ternormalisasi dan Terbobot Max 0,136603 0,124283 0,096524 0,084234 0,047148 0,027284 0,025272 0,014459 Min 0,081962 0,074570 0,072393 0,042117 0,018859 0,013642 0,010109 0,010845 Rumus: ycI = ( yc1 yc2 U ycycu ) ycI Oe = ( yc1 Oe yc2 Oe U ycycu ) Dengan i = 1, 2, . m, dan j = 1, 2, . ycyc adalah : max ycycnyc jika j adalah nilai atribut keuntungan min ycycnyc jika j adalah nilai atribut biaya ycycOe adalah : min ycycnyc jika j adalah nilai atribut keuntungan max ycycnyc jika j adalah nilai atribut biaya Menentukan jarak ideal positif dan jarak ideal negatif. Rumus : yaycn = ocyco yc=1. cycn Oe ycycnyc ) . ycn = 1, 2. A , yco yaycnOe = oc yco yc=1 . cycnyc Oe ycycnOe )2 . ycn = 1, 2. A , yco ycycn adalah elemen dari matriks solusi ideal positif ycycnOe adalah elemen dari matriks solusi ideal negatif ycycnyc adalah elemen dari matriks normaliasasi terbobot Tabel Jarak Ideal Positif Alternatif Hasan Ansori 0,0788618 Edi Chandra 0,0877447 Zilfahmi Abdillah 0,0248567 Wahid Nasrudin 0,0568340 Muhammad Arif 0,0342897 ((. ,136603 Oe 0,109. 2 ) (. ,124283 Oe 0,07. 2 ) (. ,096524 Oe 0,072. 2 ) (. ,084234 Oe 0,042. 2 ) A1 : (. ,047148 Oe 0,028. 2 ) (. ,027284 Oe 0,020. 2 ) (. ,025272 Oe 0,010. 2 ) (. ,014459 Oe 0,010. 2 ) ) Oo = 0,0788618 Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 ((. ,136603 Oe 0,081. 2 ) (. ,124283 Oe 0,07. 2 ) (. ,096524 Oe 0,072. 2 ) (. ,084234 Oe 0,063. 2 ) A2 : (. ,047148 Oe 0,018. 2 ) (. ,027284 Oe 0,013. 2 ) (. ,025272 Oe 0,010. 2 ) (. ,014459 Oe 0,014. 2 ) ) Oo = 0,0877447 ((. ,136603 Oe 0,136. 2 ) (. ,124283 Oe 0,099. 2 ) (. ,096524 Oe 0,096. 2 ) (. ,084234 Oe 0,084. 2 ) A3 : (. ,047148 Oe 0,047. 2 ) (. ,027284 Oe 0,027. 2 ) (. ,025272 Oe 0,025. 2 ) (. ,014459 Oe 0,014. 2 ) ) Oo = 0,0248567 ((. ,136603 Oe 0,109. 2 ) (. ,124283 Oe 0,124. 2 ) (. ,096524 Oe 0,072. 2 ) (. ,084234 Oe 0,042. 2 ) A4 : (. ,047148 Oe 0,037. 2 ) (. ,027284 Oe 0,027. 2 ) (. ,025272 Oe 0,020. 2 ) (. ,014459 Oe 0,010. 2 ) ) Oo = 0,0568340 ((. ,136603 Oe 0,136. 2 ) (. ,124283 Oe 0,099. 2 ) (. ,096524 Oe 0,096. 2 ) (. ,084234 Oe 0,063. 2 ) A5 : (. ,047148 Oe 0,037. 2 ) (. ,027284 Oe 0,027. 2 ) (. ,025272 Oe 0,020. 2 ) (. ,014459 Oe 0,014. 2 ) ) Oo = 0,0342897 Tabel Jarak Ideal Negatif Alternatif Hasan Ansori 0,0296961 Edi Chandra 0,0213666 Zulfahmi Abdillah 0,0847881 Wahid Nasrudin 0,0621433 Muhammad Arif 0,0727070 ((. ,109282 Oe 0,081. 2 ) (. ,07457 Oe 0,074. 2 ) (. ,072393 Oe 0,072. 2 ) (. ,042117 Oe 0,042. 2 ) A1 : (. ,028289 Oe 0,018. 2 ) (. ,020463 Oe 0,013. 2 ) (. ,010109 Oe 0,010. 2 ) (. ,010845 Oe 0,010. 2 ) ) Oo = 0,0296961 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. 10 A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 ((. ,081962 Oe 0,081. 2 ) (. ,07457 Oe 0,074. 2 ) (. ,072393 Oe 0,072. 2 ) (. ,063176 Oe 0,042. 2 ) A2 : (. ,018859 Oe 0,018. 2 ) (. ,013642 Oe 0,013. 2 ) (. ,010109 Oe 0,010. 2 ) (. ,014459 Oe 0,010. 2 ) ) Oo = 0,0213666 ((. ,136603 Oe 0,081. 2 ) (. ,099427 Oe 0,074. 2 ) (. ,096524 Oe 0,072. 2 ) (. ,084234 Oe 0,042. 2 ) A3: (. ,047148 Oe 0,018. 2 ) (. ,027284 Oe 0,013. 2 ) (. ,025272 Oe 0,010. 2 ) (. ,014459 Oe 0,010. 2 ) ) Oo = 0,0847881 ((. ,109282 Oe 0,081. 2 ) (. ,124283 Oe 0,074. 2 ) (. ,072393 Oe 0,072. 2 ) (. ,042117 Oe 0,042. 2 ) A4 : (. ,037719 Oe 0,018. 2 ) (. ,027284 Oe 0,013. 2 ) (. ,020217 Oe 0,010. 2 ) (. ,010845 Oe 0,010. 2 ) ) Oo = 0,0621433 ((. ,136603 Oe 0,081. 2 ) (. ,099427 Oe 0,074. 2 ) (. ,096524 Oe 0,072. 2 ) (. ,063176 Oe 0,042. 2 ) A5 : (. ,037719 Oe 0,018. 2 ) (. ,027284 Oe 0,013. 2 ) (. ,020217 Oe 0,010. 2 ) (. ,014459 Oe 0,010. 2 ) ) Oo = 0,0727070 Menentukan nilai preferensi dan hasil. Rumus : ycaycn = yaycnOe Oe yaycn yaycn i = 1, 2 . A, m Tabel Preferensi dan Hasil Keputusan KODE NAMA PREFERENSI RANGKING Hasan Ansori 0,273550873 Edi Chandra 0,195824125 Zulfahmi Abdillah 0,77329811 Wahid Nasrudin 0,522312299 Muhammad Arif 0,679525539 Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A1 : 0,0296961 = 0,273550873 ,0296961 0,0788. A2 : 0,0213666 = 0,195824125 ,0213666 0,0877. A3 : 0,0847881 = 0,77329811 ,0847881 0,0248. A4 : 0,0621433 = 0,522312299 ,0621433 0,0568. A5 : 0,0727070 = 0,679525539 ,0727070 0,0342. KESIMPULAN Berdasarkan perumusan dan pembahasan pada bab-bab sebelumnya dapat ditarik kesimpulan sebagai Untuk menerapkan kombinasi metode Analytical Hierachy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam sistem pendukung keputusan adalah dengan menentukan Consistency Index (CI) dan Consistency Ratio (CR) untuk memastikan konsistensi hierarki data Membuat matriks perbandingan kriteria dan alternatif, kemudian membangun matriks ternormalisasi . cycnyc ), selanjutnya menentukan pembobotan matriks ternormalisasi . cOycnyc ), menentukan solusi ideal positif dan negatif . cI dan ycI Oe ), menentukan jarak ideal positif dan negatif . aycn yccycaycu yaycnOe ) , dan terakhir menentukan nilai preferensi . aycn ) . Human Capital Management System dengan menggunakan kombinasi metode AHP dan TOPSIS dapat memberikan penilaian kualitas kinerja karyawan secara objektif dan dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kinerja karyawan Syaamil QurAoan Cabang Medan. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) terdapat penilaian rasio konsistensi untuk melakukan pemberian bobot nilai kriteria dengan nilai rasio yang konsisten, namun penilaian tersebut sangat tidak efektif apabila digunakan untuk penilaian kinerja karyawan sebagai alternatif. Metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dapat dikombinasikan dengan alasan dapat menyelesaikan pengambilan keputusan secara praktis, dan mampu mengukur kinerja dari alternatif keputusan dengan menerapkan kaidah Cost dan Benefit untuk menentukan keputusan penilaian kualitas kinerja karyawan. UCAPAN TERIMA KASIH Berisikan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang mendukung penyelesaian artikel ilmiah ini dan dijelaskan dalam sebuah narasi. REFERENSI