JPAP 10 . ISSN (Ceta. : 2548-6233. ISSN (Onlin. : 2548-6241 Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan https://jurnalpasca. id/index. php/jpap/index Integrasi Nilai Kepedulian Lingkungan Melalui Model Project Based Learning Berbasis Ecopedagogy Dalam Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Melati Sukma1*. Dewi Anggraini1. Nofrahadi1. Delsy Arma Putri1 Program Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Padang. Padang. Indonesia. DOI: 10. 29303/jpap. Sitasi: Sukma. Anggraini. Nofrahadi, & Putri. Integrasi Nilai Kepedulian Lingkungan Melalui Model Project Based Learning Berbasis Ecopedagogy Dalam Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi. (JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan, 10. , 96Ae99. https://doi. org/10. 29303/jpap. *Corresponding Author: Melati Sukma. Program Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Padang. Padang. Indonesia. msukma011@gmail. Abstrak: Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk keterampilan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai karakter siswa. Salah satu nilai karakter yang relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran adalah kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ecopedagogy hadir sebagai upaya mengintergrasikan pendidikan lingkungan kedalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi nilai kepedulian lingkungan melalui ecopedagogy dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain two gruop experiment-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik Purposive Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas Vi C sebagai kelas eksperimen dan kelas Vi D sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Data dalam penelitian ini berupa skor dari hasil tes unjuk kerja menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh tanpa dan dengan menggunakan model pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 3 kesimpulan sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis teks laporan hasil observasi tanpa menggunakan model pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 55,33 yaitu berada pada tingkat penguasaan 46-55% pada kualifikasi Hampir Cukup (HC). Kedua, kemampuan menggunakan model pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 76,58 yaitu berada pada tingkat penguasaan 76-85% pada kualifikasi Baik (B). Ketiga, berdasarkan ujit disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap model pembelajaran project based learning berbasis ecopedagogy siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Karena thitung > ttabel . ,48>2,. Model pembelajaran project based learning berbasis ecopedagogy secara signifikan berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil obervasi. Kata Kunci: Ecopedagogy. Project Based Learning. Kepedulian Lingkungan. Teks Laporan Hasil Observasi. Pendahuluan Kurikulum Merdeka menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi, karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan. Pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya diarahkan pada penguasaan kaidah kebahasaan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan literasi yang mencakup menyimak, mempresentasikan, serta menulis (Kemendikbud, 2. Salah satu elemen penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah keterampilan menulis, karena menulis menuntut kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan. Keterampilan menulis memiliki peran strategis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengonstruksi pengetahuan dan menyampaikan hasil pemikiran A 2026 Published by Posgraduate University of Mataram. This open access article is distributed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4. 0 Internasional. Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan secara tertulis. Tarigan . menyatakan bahwa menulis merupakan kegiatan produktif yang memerlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, dalam praktiknya, keterampilan menulis masih menjadi salah satu keterampilan berbahasa yang paling sulit dikuasai oleh peserta didik. Abidin . mengungkapkan bahwa pembelajaran menulis sering dianggap membosankan dan sulit karena kurangnya keterlibatan aktif peserta didik serta minimnya pembelajaran kontekstual. Salah satu jenis teks yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas Vi SMP dalam Kurikulum Merdeka adalah teks laporan hasil observasi. Teks laporan hasil observasi merupakan teks yang menyajikan informasi faktual berdasarkan hasil pengamatan terhadap suatu objek atau fenomena secara sistematis dan objektif (Kosasih, 2. Melalui pembelajaran teks laporan hasil observasi, peserta didik dilatih untuk mengamati, mengelompokkan, menganalisis, dan menyajikan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan menulis secara terpadu. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Sungai Penuh, ditemukan beberapa permasalahan utama, yaitu peserta didik mengalami kesulitan dalam menuangkan ide ke dalam tulisan, belum mampu menyusun teks sesuai dengan struktur teks laporan hasil observasi, serta belum menerapkan kaidah kebahasaan secara tepat. Selain itu, pembelajaran menulis masih cenderung berfokus pada teori dan belum memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik. Permasalahan tersebut juga dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif dan belum mengaitkan pembelajaran dengan realitas kehidupan peserta didik, khususnya permasalahan lingkungan di sekitar mereka. Padahal, isu lingkungan merupakan konteks yang sangat dekat dengan kehidupan peserta didik dan relevan untuk dijadikan objek observasi dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Oleh karena itu, diperlukan meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga menumbuhkan nilai kepedulian lingkungan pada peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mengintegrasikan pembelajaran bahasa dengan isu lingkungan adalah ecopedagogy. Kahn . pendekatan pedagogis kritis yang mengaitkan Januari 2026. Volume 10. Nomor 1, 96-99 pembelajaran dengan realitas ekologis dan sosial, sehingga peserta didik memiliki kesadaran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui ecopedagogy, peserta didik tidak hanya belajar memahami teks, tetapi juga belajar mengamati merefleksikannya dalam bentuk tulisan yang faktual dan sistematis. Integrasi nilai kepedulian lingkungan melalui ecopedagogy dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Peserta didik diajak melakukan observasi langsung terhadap lingkungan sekitar, seperti kebersihan sekolah, pengelolaan sampah, atau kondisi fasilitas lingkungan, kemudian menuangkan hasil pengamatan tersebut ke dalam teks laporan hasil observasi. Pembelajaran semacam ini tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga membentuk sikap peduli lingkungan sejak dini. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain eksperimen yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis ecopedagogy, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional berbasis ecopedagigy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi antara peserta didik yang belajar melalui integrasi ecopedagogy dan peserta didik yang belajar tanpa pendekatan tersebut. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif karena data yang diolah berupa angka-angka yaitu, dalam bentuk skor kemampuan menulis teks laporan hasil observasi tanpa menggunakan model project based learning dan menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Menurut Sugiyono . metode penelitian eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Metode eksperimen bertujuan untuk mengontrol atau mengendalikan setiap gejala yang muncul dalam kondisi tertentu sehingga dapat diketahui sebab akibat dari gejala yang terjadi. Desain two gruop experiment-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Teknik pengambilan Sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas Vi C sebagai kelas eksperimen dan kelas Vi D sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Data dalam penelitian ini berupa skor dari hasil tes unjuk kerja menulis teks laporan hasil observasi tanpa menggunakan project based leraning dan menggunakan model project based leraning berbasis Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah memberikan tes unjuk kerja yaitu menulis teks laporan hasil observasi tanpa dan menggunakan project based leraning model project based learning berbasis ecopedagogy. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini tes diberikan satu kali masingmasing kelas kontrol-eksperimen. Pada kelas kontrol guru memberikan soal tes unjuk kerja menulis teks laporan hasil observasi berbasis ecopedagogy. Sedangkan pada kelas eksperimen guru memberikan treatmen . terlebih dahulu. Kemudian pada pertemuan selanjutnya guru memberikan tes unjuk kerja menulis teks laporan hasil observasi berbasis ecopedagogy. Analisis data dalam penelitian ini adalah skor dari hasil tes siswa yang diperoleh tanpa menggunakan project based leraning dan menggunakan model project menggunakan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, membaca hasil kerja siswa terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi. Kedua, mengoreksi dan memberikan skor sesuai dengan aspek yang diteliti. Ketiga, mengubah skor yang diperoleh siswa terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi tanpa dan dengan menggunakan model pembelajaran project based learning menjadi nilai. Hasil dan Pembahasan Pada bagian ini akan diuraikan tiga hal, yaitu . hasil tes keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh tanpa menggunakan model project based learning, . hasil tes keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy, dan . pengaruh penggunaan model pembelajaran project based learning berbasis ecopedagogy terhadap keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa SMPNegeri 1 Sungai Penuh. Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh Tanpa Menggunakan Model Project Based Learning Keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh Januari 2026. Volume 10. Nomor 1, 96-99 menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy dibuktikan dengan rata-rata skor keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy berada pada kualifikasi cukup (C) yaitu 64,90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar . %) skor keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh tanpa menggunakan model project based learning berada di bawah KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 75. Selain pembahasan secara umum, keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai penuh akan dibahas per indikator sebagai berikut. Pertama, indikator . struktur teks laporan hasil observasi dengan rata-rata hitung adalah 74,17 dan berada pada kualifikasi Lebih Dari Cukup (LDC). Kedua, indikator . isi teks laporan hasil observasi dengan rata hitung adalah adalah 55,69 dan berada pada kualifikasi Hampir Cukup (HC). Ketiga, indikator . kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi dengan rata-rata hitung adalah 34,58 dan berada pada kualifikasi Kurang Sekali (KS). Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh Menggunakan Model Project Based Learning Berbasis Ecopedagogy Keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy dibuktikan dengan rata-rata skor keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy berada pada kualifikasi Baik (B) yaitu 77,50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari sebagian . %) skor keterampilan menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy berada di atas KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 75. Selain pembahasan secara umum, keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai penuh akan dibahas per indikator sebagai berikut. Pertama, indikator . struktur teks laporan hasil observasi dengan rata-rata hitung a adalah 92,50 dan berada pada kualifikasi Baik Sekali (BS). Kedua, indikator . isi teks laporan hasil observasi dengan rata hitung adalah 76,75 dan berada pada kualifikasi Baik (B). Ketiga, indikator . kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi dengan ratarata hitung adalah adalah 56,67 dan berada pada kualifikasi Cukup(C). Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Pengaruh Penggunaan Model Project Based Learning Berbasis Ecopedagogy terhadap Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan hasil tes keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh tanpa menggunakan model project based learning dan menggunakan model project based learning berbasis ecopedagogy, terdapat peningkatan penilaian pada hasil tes ujuk kerja siswa. Peningkatan tersebut terdapat pada indikator . , . , dan . Berdasarkan hasil uji persyaratan analisis dan uji hipotesis, diperoleh bahwa data penelitian memenuhi kriteria statistik yang ditetapkan. Hasil uji normalitas menggunakan uji Liliefors menunjukkan bahwa data kelas kontrol dan kelas eksperimen berdistribusi normal pada taraf signifikan 0,05, karena nilai Lo masingmasing kelompok lebih kecil daripada Lt . elas kontrol . ,1557<0,. dan kelas eksperimen . ,1254<0,. Selanjutnya, hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa varians kedua kelompok bersifat homogen, ditunjukkan oleh nilai Fhitungttabel . ,48>2,. pada taraf signifikan 0,05, sehingga hipotesis alternatif (HCA) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning berbasis ecopedagogy berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Kesimpulan Januari 2026. Volume 10. Nomor 1, 96-99 ecopedagogy terhadap keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa. Data berdistribusi normal dan homogen, serta hasil uji-t menunjukkan thitung > ttabel . ,48 > 2,. pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, sehingga model Project Based Learning berbasis ecopedagogy terbukti efektif meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi. Daftar Pustaka