MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 Pemanfaatan Media Sosial Snack Video Sebagai Media Dakwah (Studi pada Akun Snack Video @najwaainunnab. *Najwa Ainun Nabilah1. Muhammad RifaAoi Subhi2 Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan Email: najwa. nabilah@uingusdur. muhamadrifaisubhi@uingusdur. DOI: https://doi. org/10. 35878/muashir. Article Info Article history: Received : 23-06-2024 Revised : 28-11-2024 Accepted : 30-11-2024 ABSTRACT The development of the times that is increasingly turbulent in terms of technology and informatics makes Muslims more enthusiastic about spreading da'wah, they must be able to integrate with the changes. This study aims to analysis social changes in the use of social media which is used as a means of da'wah media to spread Islamic messages through mass media, one of which is Snack Video, a video content application. Through the method of study, study and literature, the results of this research show that the Snack Video account of najwaainunnabi conveys an Islamic message about tawadhuAo which is packaged in a language that is easy for the community to understand, such as in interpreting that when we are at the top, there is no need to be arrogant, while when we are at the bottom, do not be humble because Allah is easily able to turn the degree of human beings by turning the times and positions. Keywords: Social change. Social media. Snack Video ABSTRAK Perkembangan zaman yang semakin menggelobal dari sisi teknologi dan informatika membuat kaum muslimin lebih bersemangat untuk menyebarkan dakwah, mereka harus mampu berintegrasi dengan adanya perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial pada penggunaan media MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam. P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International (CC BY-SA 4. Copyright A2024 TheAuthor. MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 sosial yang dijadikan salah satu sarana media dakwah untuk menyebarkan pesan Islam melalui media massa salah satunya Snack Video aplikasi konten video. Melalui metode kajian studi dan literatur hasil penelitain ini menunjukkan bahwa pada akun Snack Video najwaainunnabi menyampaikan pesan Islam mengenai tawadhu yang dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat, seperti dalam mengartikan bahwa ketika kita berada di atas tidak perlu bersikap sombong, sedangkan ketika berada dibawah jangan bersikap rendah diri karena dengan mudahnya Allah mampu membolak-balikkan derajatnya manusia dengan berputarnya zaman dan kedudukan. Kata Kunci: Perubahan sosial, media Sosial. Snack Video. *Corresponding author : Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan Jl. Wirabangun No. Kajen. Pekalongan. Jawa Tengah Email : najwa. nabilah@uingusdur. Pendahuluan Setiap masyarakat pasti akan mengalami perubahan, baik masyarakat tradisional maupun masyarakat modern, karena masyarakat pada dasarnya bersifat dinamis. Perubahan terjadi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, seperti bidang sosial, pendidikan, ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, teknologi, pertanian dan lain sebagainya. Perubahan sosial yang terjadi memberi efek bagi masyarakat secara menyeluruh, perubahan di satu bidang akan diikuti perubahan di bidang lainnya. Salah satu bagian dari perubahan sosial terdapatnya pelapisan sosial dalam masyarakat. (Anjani & Maunah, 2. Efek yang ditimbulkan dari perubahan sosial masyarakat bisa berbentuk positif dan juga bisa berbentuk negatif. Dalam hal ini perlu ada benteng nilai dan norma yang bisa mengarahkan manusia dalam mengikuti perubahan sosial masyarakat yang terjadi dengan semakin pesat. Agama Vol. 2 No. November 2024 dalam konteks ini memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan sosial masyarakat dengan berbagai ragam fenomena dan fakta-fakta sosial, yang ada di dalamnya. Mampu memposisikan persebaran ajarannya mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan kemajuan teknologi melalui media massa. Di era informasi yang semakin terhubung ini, perubahan sosial menjadi menjadi keharusan. Media sosial, yang merupakan komponen penting dalam interaksi kontemporer, tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk berkomunikasi dan berbagi informasi, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan terhadap dinamika sosial. Dengan fenomena ini, kami membutuhkan pemahaman yang lebih baik tentang cara media sosial dapat digunakan untuk tujuan yang lebih mendalam, seperti dakwah. Snack Video, sebuah platform media sosial yang berkembang pesat, memiliki potensi besar untuk berfungsi sebagai alat dakwah dalam masyarakat yang semakin digital. Snack Video adalah cara kreatif dan inovatif untuk menyampaikan pesan keagamaan kepada khalayak yang lebih besar, terutama generasi muda yang aktif menggunakan media sosial. (AlAoAlim et , 2. Studi sebelumnya telah menunjukkan berbagai aspek penggunaan media sosial dalam dakwah. Studi ini sebagian besar berkonsentrasi pada analisis konten dari platform yang lebih umum digunakan, seperti YouTube. Instagram, dan Twitter. Snack Video, di sisi lain, masih belum dipelajari secara menyeluruh tentang penggunaan sebagai media dakwah. Ini terutama karena cara Snack Video digunakan dan fitur-fiturnya yang singkat yang membedakannya dari platform lain. (Ummah, 2. Snack Video, platform media sosial yang khusus digunakan untuk dakwah, adalah subjek penelitian inovatif ini. Studi ini akan menyelidiki bagaimana fitur khusus Snack Video, seperti format video yang singkat dan MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 algoritma yang mendukung viralitas konten, dapat digunakan secara optimal untuk menyebarkan pesan keagamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat konten dakwah yang tersedia di platform Snack Video, menilai seberapa efektif dan resonansi pesan dakwah yang disampaikan melalui platform tersebut, dan memahami persepsi dan respons pengguna terhadap penggunaan Snack Video sebagai media dakwah. Mengidentifikasi kemungkinan perubahan sosial yang terjadi sebagai akibat dari penggunaan Snack Video dalam pengajaran. (Kushardiyanti et al. , 2. Media sosial adalah sekumpulan aplikasi berbasis internet, berasaskan pada ideologi dan teknologi Web 2. 0 sehingga sangat dimungkinkan terjadinya penciptaan dan pertukaran konten oleh penggunanya. (Saleh, 2. Media sosial atau lebih sering didengar dengan kata AumedsosAy telah menjadi bagian erat dari kehidupan manusia yang sangat sulit untuk dipisahkan. Medsos ibarat kehidupan kita dibalik layar smartphone. Medsos merupakan salah satu hasil kemajuan teknologi di bidang komunikasi dan informasi yang berbentuk aplikasi komunikasi virtual. Dengan media sosial, seseorang dapat membagikan informasi, berpartisipasi dan membuat konten sesuai keinginan dan passion yang dimilikinya. Bentuk dari media sosial ini bermacam-macam, mulai dari blog, jejaring sosial, dan ruang dunia maya yang didukung oleh teknologi multimedia yang semakin canggih. Kejaring sosial, blog, dan ruang virtual merupakan media sosial yang paling sering digunakan dan paling cepat berkembang hingga saat ini. Semangat kaum muslim untuk menuntut ilmu agama islam melonjak akhir-akhir tahun ini. Kecenderungan untuk mencari referensi ilmu keagamaan di medsos pun ikut meningkat sebagai dampak positif dari arus globalisasi yang terus mengalir. (Syarifuddin, 2. Akun-akun dakwah mulai bermunculan sebagai respon atas fenomena ini. Kaum muslimin berintegrasi dengan adanya perubahan sosial bukan hanya sekedar Vol. 2 No. November 2024 menyebarkan agama melalui tatap muka dalam pertemuan. Tetapi juga memanfaatkan media sosial. Perubahan sosial, fenomena yang terus berubah seiring dengan kemajuan teknologi dan interaksi manusia, dipengaruhi oleh berbagai Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai platform untuk interaksi sosial, tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk menyebarkan pesan penting dalam berbagai bidang, seperti dakwah. Snack Video, sebuah platform media sosial yang populer, memiliki potensi besar untuk berfungsi sebagai media dakwah dalam situasi ini. Snack Video memungkinkan penggunanya untuk menyampaikan pesan agama secara kreatif dan menarik melalui fitur sederhananya. Dengan menggunakan Snack Video sebagai alat dakwah, dapat menjangkau khalayak yang lebih luas, terutama di kalangan generasi muda yang sering menggunakan media sosial sebagai sumber utama informasi mereka. Oleh karena itu, penelitian tentang penggunaan Snack Video sebagai media dakwah sangat penting untuk memahami bagaimana teknologi mempengaruhi dinamika sosial serta potensi media sosial untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan dan moral dalam masyarakat modern yang semakin terhubung dengan teknologi. (Tsoraya et al. , 2. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif karena akan memungkinkan peneliti untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengalaman dan pemikiran pengguna tentang menggunakan Snack Video sebagai media Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dan berfokus pada mengevaluasi konten video dakwah yang tersedia di platform Snack Video serta bagaimana pengguna melihat konten tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui survei literatur terkait dan analisis video terkait tema-tema utama, teknik komunikasi, dan tingkat keberhasilan MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 pesan dakwah yang disampaikan, analisis konten video dakwah akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. (Fiantika, 2. Analisis data dalam penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pencarian menggunakan kata kunci terkait dakwah. Islam, atau topik terkait lainnya di dalam platform Snack Video. Setelah mengidentifikasi video dakwah, langkah berikutnya adalah mengklasifikasikan video berdasarkan tema atau topik yang dominan disampaikan dalam konten tersebut. Setiap video akan dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan, seperti gaya penyampaian, narasi, visual, dan musik yang digunakan untuk memperkuat pesan dakwah. Evaluasi ini mencakup bagaimana efektivitas pesan dakwah yang disampaikan dalam video tersebut dalam mencapai tujuannya, seperti memotivasi perubahan perilaku atau memberikan pemahaman baru terkait nilai-nilai agama. Metodologi penelitian yang digunakan dalam ini menggunakan kajian pustaka atau studi literatur. kajian pustaka berarti mendalami. menelaah, dan mengidentifikasi bahan kepustakaan. Kajian pustaka ini penting karena akan memberikan jaminan bahwa penelusuran tersebut melalui alur logika yang koherensif. Analisis data dalam penelitian tentang "Perubahan Sosial: Pemanfaatan Media Sosial Snack Video Sebagai Media Dakwah" akan melibatkan pendekatan utama analisis konten video dakwah yang ada di Snack Video. (Abdussamad, 2. Tujuan metodologi ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang luas tentang bagaimana media sosial seperti Snack Video dapat mengubah masyarakat dengan menggunakannya sebagai media dakwah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dinamika perubahan sosial modern yang dipengaruhi oleh teknologi digital dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menerapkan teknik pengumpulan data yang relevan. (Fadli, 2. Vol. 2 No. November 2024 Hasil dan Pembahasan Perubahan Sosial dan Media Sosial Perubahan sosial adalah perubahan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat yang termasuk perubahan sistem nilai dan norma sosial, sistem pelapisan sosial, struktur sosial, proses-proses sosial, pola dan tindakan sosial warga masyarakat serta lembaga-lembaga kemasyarakatan. Perubahan sosial adalah proses di mana terjadi perubahan struktur dan fungsi suatu sistem sosial. Perubahan tersebut terjadi sebagai akibat masuknya ide-ide pembaruan yang diadopsi oleh para anggota sistem sosial yang bersangkutan. Proses perubahan sosial tediri dari tiga tahap, yaitu : Invensi, yakni proses di mana ide-ide baru diciptakan dan Difusi, yakni proses di mana ide-ide baru itu dikomunikasikan ke dalam sistem sosial Konsekuensi, yakni perubahan-perubahan yang terjadi dalam sistem sosial sebagai akibat pengadopsian atau penolakan inovasi Dalam perubahan sosial di era modern. Giddens mengungkapkan bahwa proses peningkatan ketergantungan antar masyarakat di seluruh dunia yang dikenal sebagai globalisasi ditandai oleh ketimpangan yang signifikan dalam hal kekayaan dan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat negara-negara berkembang. Selain itu perubahan juga dapat dilihat dari kemajuan perkembangan teknologi komunikasi yang semakin mutakhir. (Mashis et al. , 2. Dalam hal ini pemanfaatan media sosial sebagai adanya perubahan dalam sistem sosial bukti dari pengadopsian inovasi. Bisa kita amati hampir dari seluruh masyarakat dibumi ini merupakan pelaku aktif dalam bermedia MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 Dengan itu sebagian kaum muslimin juga memanfaatkan media sosial sebagai penyebaran dakwah yang bisa mampu menjangkau masyarakat hingga seluruh lapisan ujung dunia. Media sosial merupakan sebuah media online yang mana penggunanya dapat secara mudah untuk berpartisipasi, berbagi, menciptakan konten serta membuat forum dan dunia virtual. (Nasrullah et , 2. Misi Utama Al-QurAoan Tentang Perbaikan Individual dan Sosial Al-QurAoan turun tentulah berhubungan dengan masalah sosial kemasyarakatan, moral, dan keagamaan. Syariat yang diturunkan Allah sejatinya memiliki cakupan tujuan yang sangat luas. Meski begitu, sejatinya syariat bertujuan mengatur hubungan antar manusia dengan Allah, kemudian mengatur hubungan sesama manusia, lalu, hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian maka sebuah syariat tidak bisa terlepas dengan yang namanya akhlak yang baik . khlaqul karima. (Saputra, 2. Terciptanya akhlaqul karimah nantinya akan membentuk pribadi lebih baik, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat dena Dengan timbulnya hal demikian maka sebuah kemaslahatan nantinya akan terasa untuk diri dan sekitar. Hal-hal diatas nantinya bisa membentuk persaudaraan yang lebih erat antar satu sama lain. Ketika hal tersebut terjadi maka nantinya akan menjadi sebuah kebaikan. Kebaikan ini pun telah dijelaskan dalam Al-QurAoan surah Al-Hujurat/49: 10: acEEa EaaEac aE eI ea a aIOIA e a AuaIac aI eE aIe Ia IaOIa ua e aOU a ca AA aE aO a eOIa a a aO eO aE eI aOacCaOA AuSesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu . ang berselisi. dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat. Ay Vol. 2 No. November 2024 Al-Raghib al-Asfahani memaknai kata al-shulhu itu Aulawan dari alfasad dan alsayyiAoahAy, yaitu berbuat baik dengan tidak mengganggu orang lain dan dapat menjauhkan keburukan. Ayat ini dengan gamblang berisi perintah yang memerintahkan umat Islam untuk menjaga perdamaian sesama Muslim serta tidak mengembangkan konflik antara satu dengan yang lain. Seperti untuk kepentingan politik, ekonomi, ataupun persoalan sosial-sosial yang Ayat ini juga mengandung perintah sebuah keharusan menghindari keretakan sosial akibat perbedaan paham keagamaan. Melakukan kebaikan seperti melakukan amar maAoruf nahi munkar, saling menasihati antar sesama dalam kebaikan sesuai ajaran agama. Hal tersebut juga termasuk perbuatan alshulhu, karena melakuakan kebaikan dan dapat menghindarkan seseorang dari keburukan. (Shihab, 2. Dalam tafsir jalalain dijealaskan sebagai berikut (Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah saudar. dalam seagama . arena itu damaikanlah antara kedua saudara kalia. apabila mereka berdua bersengketa. Menurut qiraat yang lain dibaca Ikhwatikum, artinya saudara-saudara kalian . an bertakwalah kepada Allah supaya kalian mendapat rahma. (As-Suyuthi & Al-Mahalli, 2. Masalah perbaikan individu dan sosial ini juga dijelaskan dalam surah Ar-RaAod ayat 11: a aAEaNa aIa aCaU Ia eI aO aeI Oa a eO aN aOIa eI a eE aA aN Oae AA A aN eI aOua a acEEa aE OaaOa a aI aCa eO sI aacO OaaOa aO aI a a eIAA ca cacEEa uaIA ca AOIaNa Ia eI a eI aA AO U aE aI a ac EaNa aO aI Ea aN eI Ia eI aOIa aN Ia eI aO sEA a AacEEa aCa eO sIA ca A a a aA AuBaginya . ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia. Ay Ayat ini mengandung Aubahwa Allah tidak akan merubah suatu kaum, jika manusia tidak mau berusaha merubah dirinya sendiri. Perubahan MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 tersebut bisa meliputi perubahan sosial, ekonomi, sikap, sifat, dan lain-lain. Adapun ketika melihat sisi historis ataupun asbabun nuzul ayat ini maka akan bisa dijadikan sebuah pelajaran untuk kita sebagai perbaikan bagi individu maupun sosial. Sebab turunya surat Ar-RaAod ayat 11 ini ialah adanya peristiwa yang melatar belakangi, peristiwa ini diceritakan dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Arbad bin Qais dan Amir bin Ath-Thufail menghadap Rasulullah SAW. di Madinah. AoAmir berkata: AuHai Muhammad! Jabatan apa yang akan engkau berikan kepadaku apabila aku masuk Islam?Ay Rasul menjawab: AuHakmu sama dengan hak kaum muslimin, dan kewajibanmu serupa dengan kewajiban mereka. Ay Ia berkata lagi: AuApakah engkau akan menjadikanku pimpinan setelahmu?Ay Nabi menjawab: AuItu bukan urusanmu dan juga bukan urusan kaummu. Ay Kemudian mereka berdua keluar. Berkatalah AoAmir kepada Arbad: AuAku akan mengajak bicara Muhammad SAW sehingga ia tidak memperhatikan kamu, dan di saat itulah kamu penggal lehernya. Ay Kemudian mereka kembali lagi kepada Rasulullah SAW. AoAmir berkata: AuHai Muhammad! Mari kita bicarakan Ay Maka berdirilah Rasulullah SAW. bersamanya dan bercakap-cakap Pada waktu itu Arbad telah siap-siap memegang hulu pedang untuk mencabutnya, akan tetapi tangannya tidak berdaya. Rasulullah SAW berpaling dan melihat perbuatannya. Kemudian Rasulullah SAW meninggalkan kedua orang tua itu, dan mereka pulang. Ketika sampai ke kampung Ar-Raqm, dikirimkan lah petir untuk menyambar Arbad sampai mati oleh Allah SWT. Allah SWT menurunkan Ayat ini sebagai penegasan bahwa Allah SWT maha mengetahui segala sesuatu, termasuk yang masih dalam kandungan, dan Maha Kuasa Mengatur hidup dan mati Makhluk-Nya. (Khikmah Ikhwatun, 2. Kemudian dalam surat lain, seperti pada surah Al-Anfal ayat 53: AEaO UIA a AacEEa aIa O UA a AacEEa Ea eI OaEa aIaOa U Ia e aIU a eIa aINaA a aAEaO Ca eO sI aacO OaaOa aO aI a a eIAA ca caA aN eI aOaIA ca ca aEEa aaIA Vol. 2 No. November 2024 AuYang demikian itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah diberikan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Sungguh. Allah Maha Mendengar. Maha Mengetahui,Ay Kata A EEApada surat Al-Anfal menunjukkan siksaan, yaitu menunjuk hubungan ayat dengan sebelumnya yang menceriterakan siksaan orangorang kafir. Kata A EI OEApada surah yang sama pada mulanya berbunyi AEI OEIA Penghapusan huruf nun untuk mempersingkat sekaligus mengisyaratkan bahwa peringatan dan nasehat yang dikandung ayat tersebut hendaknya segera disambut dengan tidak mengulur-ulur, karena mengulur dan memperpanjang hanyalah mempercepat siksa. Demikian kesan yang diperoleh Al-Niqai. Kata A IOAberarti AupengubahAy, kalimat ini berarti Auarti Allah tidak mencabut nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada sesuatu kaum, selama kaum itu tetap taat dan bersyukur kepada Allah. (Nuhung. Pemanfaatan Media Sosial Snack Video Sebagai Media Dakwah (Analisis pada akun @najwaainunnab. Dengan adanya pemanfaatan media sosial sebagai meda dakwah merupakan bukti akan adanya perubahan sosial. Kelebihan media sosial dalam media dakwah ialah ia mampu menjangkau luas diseluruh lapisan masyarakat tanpa terbatas ruang dan waktu. Melalui konten yang dibuat oleh akun @najwaainunnabi dalam kontennya yang berisi : Aujangan merasa tinggi ketika sedang ada diatas karena tidak selamanya kita berada diatas, boleh jadi dengan begitu mudahnya Allah membalikan keadaanya yang tadinya diatas seketika menjadi berada yang paling dibawa. Dan jangan merada rendah diri ketika berada dibawa karena tak selamanya kita berada dibawah, boleh jadi Allah merubahnya Allah tinggikan drajatnya. Dan kini ia berada di Atas. Allahu akbar walillahilham zaman itu berputarAy MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 Identitas Video Nama Akun : najwaaninnabi Durasi : 32 Detik Desain : Jam Black Soundtrack : (Maudy Ayund. Teks :share_dakwah. Snack Video, dengan format video pendek yang dinamis dan fitur-fitur yang mendukung viralitas konten, memberikan kesempatan luar biasa bagi para pendakwah untuk membuat konten yang kreatif dan menarik. Platform ini memungkinkan mereka untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama di kalangan generasi muda, dengan memanfaatkan Snack Video sebagai media dakwah. Snack Video juga menawarkan keunggulan dalam hal interaktivitas dan kemampuan untuk membangun komunitas yang didasarkan pada minat yang sama. Pengguna dapat berinteraksi dengan konten dakwah melalui like, komentar, dan berbagi, yang dapat mempercepat penyebaran pesan. Snack Video lebih dari sekadar menyediakan platform untuk berbagi informasi. juga menciptakan lingkungan di mana orang dapat berbicara dan berpikir tentang nilai-nilai keagamaan bersama-sama, yang berpotensi memperkuat hubungan sosial antar individu dan membangun komunitas digital yang lebih Najwaainunnabi diakses langsung pada tanggal 27 April 2024 pada aplikasi media snack Vol. 2 No. November 2024 Terlepas dari beberapa kelebihan di atas, penggunaan Snack Video sebagai alat dakwah menghadirkan beberapa kesulitan. Misalnya, pengaruh konten yang disampaikan perlu dipertimbangkan dengan cermat untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan sesuai dengan prinsip keagamaan yang tepat dan tidak menyimpang dari konteks. Selain itu, pengguna harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam persaingan untuk menarik perhatian, yang dapat menghilangkan pesan dakwah itu sendiri karena tampilan platform yang sangat visual dan cepat berubah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami audiens dengan baik dan menggunakan strategi komunikasi yang tepat untuk menggunakan Snack Video sebagai media dakwah dalam menghadapi masalah ini. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial Snack Video sebagai media dakwah merupakan bentuk adaptasi dakwah terhadap perubahan sosial di era digital. Platform ini memiliki potensi besar dalam menyebarkan pesan-pesan keislaman secara luas, cepat, dan efektif, khususnya kepada generasi muda. Konten dakwah yang disampaikan melalui akun @najwaainunnabi menunjukkan bahwa pesan akhlak, seperti nilai tawadhuAo, dapat dikemas secara sederhana, singkat, dan komunikatif sehingga mudah dipahami serta relevan dengan realitas kehidupan masyarakat saat ini. Selain itu, penggunaan Snack Video sebagai media dakwah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kesadaran individu dan sosial sesuai dengan nilai-nilai Al-QurAoan. Meskipun demikian, diperlukan kehati-hatian dalam pengemasan konten agar substansi dakwah tetap terjaga dan tidak tereduksi oleh tuntutan visualisasi dan viralitas. Dengan strategi komunikasi yang tepat. Snack Video dapat menjadi media dakwah alternatif yang efektif dalam mendorong perubahan sikap dan perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik. MuAoashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 November 2024 P-ISSN: 2987-7814. E-ISSN: 2987-7806 Daftar Pustaka