11 Bela Purnama Dewi. Dkk HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN IBU DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE DI POSYANDU KENANGA PUSKESMAS AIR SUGIHAN JALUR 25 Bela Purnama Dewi1. Yora Nopriani2. Italia3. Nuning Sutarti Rimbawati4 Program Studi S1 Keperawatan Stikes Mitra Adiguna Palembang1,2,4 Program Studi Di Keperawatan Stikes Mitra Adiguna palembang3 Komplek Kenten Permai Blok J No 9-12 Bukit Sangkal Palembang 30114 Email : 1belapurnamadewi@gmail. com, 2yoranopriani90@gnail. com, 3italia. effendi@gmail. 4nuningsutartirimbawati@gmail. Abstrak Ibu selama ini banyak yang menyadari bahwa dirinya akan menghadapi masa menopause. Tetapi ada pula ibu yang belum siap menghadapi menopause meskipun usianya sudah mulai terjadi penuaan. Banyaknya ibu yang belum siap menghadapi menopause membutuhkan informasi untuk meningkatkan pengetahuannya tentang menopause. Informasi yang dibutuhkan adalah pengetahuan yang memadai mengenai berbagai masalah menopause dan solusinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 43 responden dengan menggunakan tehnik penelitian total sampling. Hasil uji Fisher's Exact Test didapatkan nilai A value 0,000 kurang dari 0,05 maka hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Saran untuk pihak tenaga kesehatan yaitu lakukan penyuluhan secara rutin bagi ibu yang menghadapi premenopause sehingga ibu lebih siap menghadapi menopause. Kata Kunci : Pengetahuan. Kesiapan ibu. Menopause Abstract During this time many mothers realize that they will face menopause. But there are also mothers who are not ready to face menopause even though they are already aging. Many mothers who are not ready to face menopause need information to increase their knowledge about menopause. The information needed is adequate knowledge about various menopause problems and their solutions. The aim of this study was to determine the relationship between knowledge and mother's readiness to face menopause at Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalan 25. The method used in this study uses correlation analysis with a cross sectional The number of samples used was 43 respondents using a total sampling research The results of the Fisher's Exact Test obtained a A value of 0. 000 less than 0. 05, so it can be concluded that there is a significant relationship between knowledge and mother's readiness to face menopause at Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalan 25. Suggestions for health workers are to carry out routine counseling for mothers who are facing premenopause so that mothers are better prepared to face menopause. Keywords: Knowledge. Mother readiness. Menopause Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Bunga Soeharto, dkk PENDAHULUAN World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa tahun 2030 nanti ada sekitar 1,2 miliar perempuan yang berusia diatas 50 tahun. sebagian besar dari mereka sekitar 80% tingal di negara berkembang dan setiap tahunnya populasi perempuan menopause meningkat tiga persen. Artinya kesehatan perempuan khususnya patut mendapatkan perhatian sehingga akan meningkatkan angka harapan hidup dan tercapainya kebahagiaan serta kesejahteraan secara psikologis (Nurlina Menurut Pratiwi . permanen menstruasi yang kegagalan ovarium ini dapat didiagnosis setahun periode menstruasi terakhir dan bersifat retrospektif. Periode yang mengarah perubahan ini disebut perimenopause. Hal ini ditandai dengan perubahan biologis dan endokrin yang menyebabkan gejala dan pendarahan yang tidak teratur. Data menunjukkan sekitar 80% wanita memiliki setidaknya satu gejala menopause dan 45% ditemukan wanita menopause dalam masalah usia rata-rata saat menopause yaitu 52 tahun, atau dalam rentang usia 45-58 tahun (Pratiwi. Berdasarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI, 2. jumlah wanita yang berusia 40-44 tahun sebanyak 9. 929 orang, wanita usia 45-49 tahun sebanyak 8. 079 orang, wanita usia 50-54 tahun sebanyak 7. orang, wanita berusia 55-59 tahun sebanyak 503, wanita berusia 60-64 tahun 517 orang (Kemenkes RI. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan jumlah wanita yang berusia 40-44 tahun sebanyak 905 orang wanita usia 45-49 tahun 233 orang, wanita usia 50-54 tahun sebanyak 214. 077 orang, wanita berusia 55-59 tahun sebanyak 175. orang, wanita 60-64 tahun 101 orang (Dinkes Prov. Sumsel 2. Pada tahun 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang mencatat bahwa perempuan usia 40-44 tahun 681 orang, usia 45-49 tahun 455 orang, usia 50-54 tahun 507 orang dan usia 5 5-59 tahun sebanyak 40. 374 orang (BPS Kota Palembang, 2. Banyaknya ibu yang belum siap Informasi pengetahuan yang memadai mengenai berbagai masalah menopause dan solusinya. Wanita yang mengetahui tentang menopause serta dapat berpikir secara wajar tentang menopause, dapat menerima hal-hal yang berhubungan dengan menopause secara Wanita tersebut tentu dapat menerima kenyataan bahwa dengan bertambahnya umur, setiap wanita akan mengalami berbagai peristiwa dalam hidupnya, seperti menstruasi, mengandung, melahirkan dan menopause. Apabila dirinya mengalami gangguangangguan atau perubahan-perubahan baik fisik, psikologis atau perubahan baik fisik, psikologis atau perubahan perilaku seksual yang biasa terjadi pada masa menjelang menopause, individu tersebut akan berusaha menetralisir gangguan yang timbul dengan hal-hal yang produktif (Rusmeirina 2. Pengetahuan sendiri merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah seseorang mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan yang telah melalui panca indera manusia, yaitu indera penglihatan, pendengaraan, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga (Notoatmodjo 2. Dalam penelitian ini yang dimaksud yaitu pengetahuan tentang menopause pada ibu. Kesiapan ibu dalam mengahadapi menopause mempengaruhi psikologis ibu Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Bunga Soeharto, dkk Pasca mengalami menopause wanita akan terjadi penurunan kualitas hidup (Quality of Life ) wanita menopause dipengaruhi seberapa Penurunan kualitas hidup para wanita menopause dikarenakan kurangnya berdampak negatif terhadap psikologis dan Dampak negatif secara psikologis yaitu wanita menopause akan mengalami depresi dan secara fisik akan terjadi pada gangguan fungsi fisiknya serta peningkatan risiko untuk terkena penyakit osteoporosis kardiovaskuler, kanker, obesitas, asam urat, kencing manis dan demensia hal ini karena akibat berkurangnya hormon estrogen. Hormon estrogen bertugas melindungi sejumlah sistem dalam tubuh seperti otak, kulit, vagina, tulang dan jantung (Nurlina. Data pengetahuan tentang kesiapan mengahadapi menopause sesuai dengan penelitian Asifah . dengan judul AuPengetahuan Wanita Dalam Menghadapi Menopause di Pedukuhan Gowok Kabupaten SlemanAy. Hasil analisa data menunjukkan menghadapi menopause dengan pengetahuan baik sebanyak 13 responden . ,7%), pengetahuan cukup 12 responden . %) dan pengetahuan kurang 35 responden . ,3%). Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh simpulan bahwa pengetahuan wanita dalam menghadapi menopause di Pedukuhan Gowok Kabupaten Sleman yaitu berada dalam ketegori kurang. Data yang diperoleh dari Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 bahwa kunjungan ibu premenopasue yang berusia 40-50 tahun bulan Agustus 2022 sebanyak 42 ibu. Bulan September 2022 sebanyak 39 ibu dan bulan Oktober 2022 sebanyak 46 ibu. Rata-rata setiap bulan ibu premenopasue usia 40-50 tahun mengunjungi Posyandu Kenanga sebanyak 43 ibu, dari 10 ibu yang dilaksanakan studi pendahuluan, sebanyak 9 . %) belum siap menghadapi Ibu selama ini banyak yang menyadari bahwa dirinya akan menghadapi masa menopause. Tetapi ada pula ibu yang belum siap menghadapi menopause meskipun usianya sudah mulai terjadi penuaan (Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti didapatkan dari 10 ibu yang menjalani kunjungan di Posyandu Kenanga, sebanyak 9 . %) ibu menyatakan belum siap menghadapi menopasue. Hal tersebut dapat dilihat dari komunikasi ibu yang menyatakan bahwa ibu masih merasa belum tua, masih dapat menstruasi lebih lama dan ibu menyatakan gairah seksualitasnya masih sama seperti yang dulu. Sedangkan sebanyak 1 . %) ibu menyatakan sudah siap jika harus mengalami menopause. Ibu sadar akan penuaan yang dialaminya dan merasa terjadi menjadikan mudah lelah, terjadi migrain, nyeri sendi serta gairah seksual menurun. Kesiapan ibu dalam menghadapi menopause tersebut harus didukung dengan pengetahuan yang baik tentang menopause sehingga ibu tidak salah mempersepsikan menopause serta siap dan menerima kedatangan menopause pada ibu. Berdasarkan uraian di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul penelitian AuHubungan Pengetahuan Dengan Kesiapan Ibu Dalam Menghadapi Menopause Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25Ay. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Rancangan yang digunakan adalah penelitian analitik korelasi artinya penelitian atau penelaahan hubungan antara dua variabel pada suatu situasi atau kelompok subjek (Notoatmodjo 2. Penelitian ini dimaksudkan untuk meneliti hubungan pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Bunga Soeharto, dkk menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Pada menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Peneliti menggunakan pendekatan cross sectional dikarenakan penelitian ini dilakukan dengan pengukuran variabel independen dan variabel dependen hanya satu kali, pada satu saat (Nursalam 2. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian adalah di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Penelitian ini dilakukan peneliti pada bulan Januari Ae Februari 2023. Target/Subjek Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah Rata-rata setiap bulan ibu premenopasue usia 40-50 tahun mengunjungi Posyandu Kenanga sebanyak 43 ibu (RM Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan, 2. Mengingat jumlah populasi yang sedikit dan masih bisa dijangkau oleh peneliti maka prosedur dan tehnik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan mengambil semua populasi untuk dijadikan Studi ini sering disebut juga sebagai (Sastroasmoro & Ismael 2. Jadi sampel diambil 43 responden. Data. Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Data Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari jawaban atas pertanyaan yang disediakan melalui pengisian kuesioner pengetahuan responden dan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause Data sekunder dalam penelitian ini Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 berupa jumlah data ibu yang akan menghadapi menopause, buku terkait serta jurnal Teknik Analisis Data Analisis data menggunakan program SPSS dikumpulkan dengan bentuk distribusi frekuensi dan variabel umur responden, pendidikan responden, pekerjaan responden, pengetahuan . engetahuan baik 56-100% dan pengetahuan kurang < 56%) dan kesiapan ibu menghadapi menopause . iap nilai 23-30 dan tidak siap nilai 15-. Analisis bivariat yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS IDM versi 22. 0 adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 dengan menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan tabel 2 x 2. Untuk menentukan kemaknaan hasil perhitungan statistik digunakan batas kemaknaan 0,05. Dengan demikian jika p value < 0,05 maka hasil perhitungan secara statistik bermakna dan jika p Ou 0,05 maka hasil perhitungan statistik tidak bermakna antara pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Untuk mengetahui besar/kekuatan hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen digunakan Prevalence Ratio (PR) dengan 95% CI (Confidence Interva. HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN DAN Hasil Penelitian Tabel 1 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Umur Responden di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Umur Frekuensi Usia Dewasa Akhir Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Bunga Soeharto, dkk Usia Lansia Awal Jumlah Tabel 2 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pendidikan Responden Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Pendidikan SD Sederajat SLTP Sederajat SLTA Sederajat Jumlah Frekuensi Tabel 3 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pekerjaan Responden Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Pekerjaan Frekuensi Tidak Bekerja Buruh Wiraswasta Jumlah Tabel 4 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pengetahuan Ibu Tentang Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Pengetahuan Pengetahuan Baik Pengetahuan Kurang Jumlah Frekuensi Tabel 5 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kesiapan Ibu Dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Kesiapan Siap Tidak Siap Jumlah Frekuensi Tabel 6 Hubungan Pengetahuan Dengan Kesiapan Ibu Dalam Menghadapi Menopause Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Pembahasan Analisa Univariat Pengetahuan Ibu Tentang Menopause Hasil penelitian diperoleh bahwa responden paling banyak mempunyai pengetahuan tentang menopause kurang sebanyak 22 . ,2%) responden dan paling sedikit sebanyak 21 . ,8%) responden. Hal ini dibuktikan banyak responden yang menjawab salah tentang perubahan yang terjadi pada wanita, gejala-gejala yang timbul pada masa menjelang menopause, faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya menopause, perubahan fisik pada wanita menopause, gejala hot flashes . asa panas pada tubu. , perubahan kejiwaan ibu atau perubahan emosi dan minuman yang penting untuk mempersiapkan fisik. Menurut berpengetahuan kurang mempunyai pendidikan kurang yaitu Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama sehingga akan berpengaruh menopause yang kurang pula pula. Hasil penelitian tentang pendidikan Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Bunga Soeharto, dkk mempunyai mempunyai pendidikan SD sederajat sebanyak 9 . ,9%) responden dan pendidikan SLTP sederajat sebanyak 16 . ,2%) Penelitian dilaksanakan oleh Asifah . AuPengetahuan Wanita Dalam Menghadapi Menopause Pedukuhan Gowok Kabupaten SlemanAy. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan menopause dengan pengetahuan baik sebanyak 13 responden . ,7%), pengetahuan cukup 12 responden . %) dan pengetahuan kurang 35 responden . ,3%). Kesiapan Ibu Dalam Menghadapi Menopause Hasil penelitian diperoleh bahwa responden paling banyak siap sebanyak 23 . ,5%) responden dan paling sedikit tidak siap dalam mengahapi menopause sebanyak 20 . ,5%) responden. Menurut kesiapan ibu dalam menghadapi menopause harus disertai dengan informasi yang cukup tentang Informasi ini bisa didapat dari petugas kesehatan dan kader kesehatan yang ada di Dengan informasi yang meningkatkan pengetahuan dan ibu lebih siap menghadapi menopause. Hasil diatas sesuai dengan teori Rusmeirina . bahwa ibu yang belum siap menghadapi menopause tentang menopause. Informasi yang dibutuhkan adalah pengetahuan yang masalah menopause dan solusinya. Wanita yang mengetahui tentang menopause serta dapat berpikir secara wajar tentang menopause, dapat menerima hal-hal yang berhubungan dengan menopause secara wajar. Wanita tersebut tentu dapat menerima kenyataan bahwa dengan bertambahnya umur, setiap wanita akan mengalami berbagai peristiwa dalam hidupnya seperti menstruasi, mengandung, melahirkan dan menopause. Apabila dirinya mengalami gangguan-gangguan atau perubahan-perubahan baik fisik, psikologis atau perubahan baik fisik, psikologis atau perubahan perilaku seksual yang biasa terjadi pada masa menjelang menopause, individu tersebut akan berusaha menetralisir gangguan yang timbul dengan halhal yang produktif. Penelitian dilaksanakan oleh Misrina . AyHubungan Karakteristik Dengan Kesiapan Ibu Menghadapi Menopause Di Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang Tahun 2021Ay. Hasil penelitian ada hubungan pekerjaan premenopause dengan kesiapan ibu menghadapi menopause di Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang tahun 2020 dengan nilai p value . < . Ada premenopause dengan kesiapan ibu menghadapi menopause di Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang tahun 2020 dengan nilai p value . < . Analisa Bivariat Hasil uji Fisher's Exact Test . abel 2x. didapatkan nilai A value 0,000 kurang dari 0,05 maka hasil tersebut Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Bunga Soeharto, dkk dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Hasil tersebut menunjukan bahwa kesiapan ibu dalam menghadapi menopause dapat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu tentang Responden diberikan leaflet tentang menopause setelah penelitian pengetahuan responden lebih baik dilihat dari segi pengertian, perubahan fisik, gejala menopause terjadi, perubahaan kejiwaan dan upaya mentasinya lebih baik lagi. Hasil ini didukung dari hasil data tabulasi silang yaitu pengetahuan baik sebanyak 21 . ,0%), dimana responden yang siap dalam menghadapi menopause sebanyak 18 . ,7%) dan tidak siap sebanyak 3 . ,3%). Pengetahuan kurang sebanyak 22 . ,0%), dimana responden yang siap dalam menghadapi menopause sebanyak 5 . ,7%) dan tidak siap sebanyak 17 . ,3%). Hasil diatas sesuai dengan teori Notoatmodjo . faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan antara lain salah satunya yaitu pengetahuan. Pengetahuan merupakan suatu hasil informasi yang telah didapatkan dan ini terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap objek tertentu. Penginderaan terjadi dengan melalui penghlihatan, penciuman pendengaran. Sebagian pengetahuan manusia didapat dengan melalui pendengaran serta penglihatan. Pengetahuan yang cukup akan membantu wanita yang akan mengalami menopause lebih memahami dan mempersiapkan dirinya menghadapi menopause dengan Diperlukan sebuah persiapan dan pengetahuan yang memadai dalam Pemahaman wanita tentang menopause diharapkan wanita dapat melakukan upaya pencegahan sedini mungkin untuk siap memasuki usia menopause tanpa harus mengalami keluhan yang berat. Pendidikan serta pengetahuan yang baik dapat membuat seorang wanita premenopause lebih menghadapi menopause diantaranya menghadapi menopause dan menerima psikologis dan tidak menganggap bahwa proses penuaan merupakan hal yang harus dihindari. Penelitian pendukung dilaksanakan oleh Wulan . dengan judul AuFaktor yang Berhubungan Dengan Kesiapan Menghadapi Menopause Pada Ibu PramenopauseAy. Hasil uji Chi-square untuk pengetahuan diperoleh p value 0,000 < 0,05. Untuk dukungan keluarga diperoleh p value 0,002 > 0,05. Untuk sikap A value 0,000 > 0,05. Untuk Tingkat Stres p value 0,001 < 0,05. Ada hubungan antara faktor . engetahuan, sikap, dukungan keluarga dan tingkat stre. dengan kesiapan menghadapi menopause di Kel. Gundaling 1 Kec. Berastagi Tahun 2019. Hasil penelitian diatas sejalan dengan penelitian ini mempunyai hubungan dengan kesiapan menghadapi menopause pada ibu KESIMPULAN Hasil penelitian diperoleh bahwa responden paling banyak mempunyai pengetahuan tentang menopause kurang sebanyak 22 . ,2%) responden. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden paling banyak siap dalam mengahapi menopause sebanyak 23 . ,5%) responden. Hasil uji Fisher's Exact Test . abel 2x. didapatkan nilai A value 0,000 kurang Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Bunga Soeharto, dkk dari 0,05 maka hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. SARAN