Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP KELENGKAPAN FASILITAS RUANGAN DI RUMAH SAKIT Silvia Adi Putri*. Vio Fransisca. Marizki Putri Fakultas Kesehatan Program Studi D-i Administrasi Rumah Sakit UM Sumatera Barat. Jl. By Pass Aur Kuning No. Kota Bukittinggi e-mail: silviaadiputri86@gmail. com ,viofransisca1998@gmail. Artikel Diterima : 02 Februari 2023. Direvisi : 21 Maret 2023. Diterbitkan : 28 Maret 2023 ABSTRAK Pendahuluan: Kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap rumah sakit Muhammad Natsir Solok masih ada ditemukan beberapa fasilitas yang tidak terawat dengan baik, jika hal tersebut tidak segera di atasi maka kepuasan pasien terhadap rumah sakit bisa menurun. Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah hubungan kepuasan pasien rawat inap terhadap kelengkapan fasilitas ruangan di Rumah Sakit M. Natsir Solok Tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang berada di ruangan rawat inap mengunakan metode Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden terdapat 13 responden . ,3%) yang menyatakan bahwa fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit sudah memadai dan sebagian besar responden yaitu 17 responden . ,7%) sisanya menyatakan bahwa fasilitas yang diberikan oleh pihak rumah sakit kurang lengkap yang mana hal tersebut berhubungan terhadap kepuasan pasien di ruangan rawat inap, yang mana hal tersebut menunjukkan bahwa kelengkapan fasilitas berhubungan terhadap kepuasan pasien di ruangan rawat inap. Kepuasan pasien di ruangan rawat inap Rumah Sakit Muhammad Natsir Solok dikatakan masih baik karena dari 30 responden terdapat 15 responden . %) yang puas dengan pelayanan yang diberikan. Diskusi: Kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap dikatakan belum memenuhi kebutuhan pasien karena dari 30 responden terdapat lebih dari sebagian yaitu 17 responden . ,7%) menyatakan bahwa fasilitas tidak lengkap. Terdapat hubungan antara kepuasan pasien dan kelengkapan fasilitas karena hasil p value kecil dari 0,05% yaitu 0,027%. Rumah sakit perlu menambahkan fasilitas berupa tempat duduk di ruangan rawat inap, mengendalikan vektor atau serangga pengganggu. Melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak atau perlu di ganti dan pembersihan rutin terhadap kamar mandi karena masih ada beberapa ruangan yang kamar mandinya kotor. Kata kunci : kepuasan, pasien, fasilitas, rawat inap Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 252 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ABSTRACT Background: Complete facilities in the inpatient room of the Muhammad Natsir Solok hospital, there are still some facilities that are not well maintained, if this is not resolved immediately, patient satisfaction with the hospital can decrease. Objective: The aim of this study is the relationship between inpatient satisfaction and the completeness of room facilities at M. Natsir Solok Hospital in Method: The research method used is descriptive with a quantitative approach, with a total sample of 30 respondents who are in the inpatient room using Chi-Square method. Result: The results showed that out of 30 respondents there were 13 respondents . 3%) who stated that the facilities provided by the hospital were adequate and most of the respondents namely 17 respondents . 7%) the rest stated that the facilities provided by the hospital incomplete which is related to patient satisfaction in the inpatient room, which shows that the completeness of the facility is related to patient satisfaction in the inpatient room. Patient satisfaction in the inpatient room of Muhammad Natsir Solok Hospital is said to be still good because out of 30 respondents there were 15 respondents . %) who were satisfied with the services provided. Discussion: The completeness of the facilities in the inpatient room is said to have not met the needs of the patients because of the 30 respondents there were more than half, namely 17 respondents . 7%) stated that the facilities were not complete. There is a relationship between patient satisfaction and the completeness of the facilities because of the p value results smaller than 0. 05%, namely 0. Hospitals need to add facilities in the form of seats in inpatient rooms, controlling vectors or annoying insects. Make repairs to facilities that are damaged or need to be replaced and routine cleaning of bathrooms because there are still several rooms where bathrooms are dirty. Keywords : satisfaction, patients, facilities, hospitalization Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 253 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index PENDAHULUAN Rumah sakit adalah organisasi sosial dan kesehatan yang berfungsi utamanya penyedia pelayanan paripurna, penyembuhan penyakit, dan pencegahan penyakit kepada Rumah sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pusat penelitian medic (World Health Organizatio. Rumah sakit adalah lembaga pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat (Undang-Undang No. 47 tahun 2. Salah satu jenis pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit adalah pelayanan rawat inap. Pelayanan rawat inap merupakan salah satu unit pelayanan di rumah sakit yang memberikan pelayanan secara komprehensif untuk membantu menyelesaikan masalah yang dialami oleh pasien, dimana unit rawat inap merupakan salah satu revenew center rumah sakit sehingga tingkat kepuasan pelanggan atau pasien bisa dipakai sebagai salah satu indikator mutu pelayanan (Safrida. Pelayanan untuk Pasien dan Keluarga Tamu Rumah sakit mempengaruhi jumlah atau frekuensi pasien yang datang ke rumah sakit tahun demi tahun di rumah sakit, di mana tren pelayanannya berikan pasien dan keluarga pasien apa yang menurut mereka baik dan memuaskan kunjungan akan Sama dengan sarana dan prasarana pendukung yang memadai Sumber Daya Manusia atau tenaga kesehatan yang berkualitas baik spesialis medis dan paramedis di bidanganya, namun pada kenyataannya ketersediaan sarana dan prasarana tidak berbanding lurus dengan tingkat kepuasan pasien yang tentunya berpengaruh terhadap angka kunjungan JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 pasien ke rumah sakit tersebut (Dezolla. Kepuasan sebagai tingkat keadaan yang dirasakan seseorang merupakan hasil dari membandingkan penampilan atau outcome produk yang dirasakan dalam hubungan dengan harapan seseorang. Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien diharapkannya (Safrida, 2. Aspek kepuasan pasien harus mendapat Perbedaan-perbedaan dimensi sering menimbulkan kekecewaan pasien, meskipun petugas sudah menerapkan standar operasional prosedur dengan baik. Sebagai penyedia jasa yang memberikan berbagai macam pelayanan bagi konsumen, maka kepuasan konsumen merupakan tujuan utama yang harus dipenuhi perusahaan. Jadi untuk meningkatkan kepuasan pasiennya, pihak rumah sakit, peranan dokter, dan perawat baik medis dan non medis sangat menentukan persepsi pasien terhadap pelayanan yang diberikan (Safrida, 2. Rumah Sakit Nasional yang ada di Indonesia merupakan Rumah Sakit rujukan tertinggi . op reveral hospita. , yang telah memakai kelengkapan fasilitas ruang rawat inap kelas 1, 2 dan kelas 3 sesuai dengan standar kemenkes, diantaranya sebagai berikut (Direktorat Pelayanan Kesehatan, 2. Kelas 1: Jumlah tempat tidur maksimal 2 TT dengan pengaman, 2 crank manual atau otomatis, satu tempat duduk per tempat tidur, 1 buah kamar mandi pasien, satu nakas pertempat tidur, satu over bad table pertempat tidur, satu unit TV atau ruangan, menu makanan sesuai yang ditetapkan rumah Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 254 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 sakit, ukuran minimal 2,4 m x 3 m untuk 1 tempat tidur. Adapun tujuan umum dari penelitian ini yaitu Diketahuinya Hubungan Kepuasan Pasien Rawat Inap terhadap Kelengkapan Fasilitas Ruangan di Rumah Sakit. Kelas 2: Jumlah tempat tidur maksimal 4 TT dengan pengaman, 2 crank manual atau otomatis, satu tempat duduk per tempat tidur, 1 buah kamar mandi pasien, satu nakas pertempat tidur, satu over bad table pertempat tidur, menu makanan sesuai yang ditetapkan rumah sakit, ukuran minimal 2,4 m x 3 m untuk 1 tempat tidur. Kelas 3: Jumlah tempat tidur maksimal 6 TT dengan pengaman, satu tempat duduk per tempat tidur, 1 buah kamar mandi pasien, satu nakas pertempat tidur, satu unit TV atau ruangan, menu makanan sesuai yang ditetapkan rumah sakit, ukuran minimal 2,4 m x 3 m untuk 1 tempat tidur. Berdasrkan hasil penelitian Lestari . di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, dalam skripsinya terkait dengan faktor penentu tingkat kepuasan pasien didapatkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat inap di Rumah Sakit berdasarkan perhitungan dikategorikan belum sesuai harapan, tangibles 50 %, reliabiality 56,67%, responsiveness 60 %, assurance 56,7 % dan emphaty 53, 3 %. Survey awal yang penulis lakukan pada bulan Maret 2022 di Rumah Sakit M. Natsir Solok, ditemukan bahwa untuk kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap sudah memenuhi standar peraturan yang berlaku akan tetapi dibeberapa ruangan masih ditemukannya fasilitas yang tidak terawat dengan baik dan perlu diganti. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, penulis tertarik untuk melakukan AuHubungan Kepuasan Pasien Rawat Inap terhadap Kelengkapan Fasilitas Ruangan di Rumah SakitAy. Tujuan Khusus penelitian ini yaitu untuk mengetahui distribusi frekuensi kepuasan pasien rawat inap kelas 3 sebagai Diketahuinya distribusi kepuasan pasien rawat inap kelengkapan fasilitas Rumah Sakit M. Natsir Solok. Diketahuinya distribusi kelengkapan fasilitas Rumah Sakit M. Natsir Solok. Diketahuinya hubungan antara kepuasan dan kelengkapan fasilitas. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif dengan pendekatan Penelitian telah dilaksanakan di Rumah Sakit M. Natsir Solok, dan waktu penelitian di lakukan pada tanggal 11 Ae 17 April Tahun 2022. Dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang berada di ruangan rawat inap mengunakan metode ChiSquare. Sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah berupa data primer seperti, hasil penyebaran kusioner yang disebarkan dan data sekunder pada penelitian ini yaitu jumah kunjungan pasien Rawat Inap Rumah Sakit M. Natsir Solok Tahun 2022 dalam kurun waktu 3 bulan terakhir yaitu sebanyak 286 pasien dan profil rumah sakit. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data univariat dan bivariat. Data yang telah diperoleh diolah secara manual dan dianalisa secara kuantitatif yaitu analisa data univariat dan bivariat, dimana data yang digunakan dalam penelitian ini berkaitan dengan data Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 255 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index HASIL Hasil Analisa Univariat Karakteristik Pasien Rawat Inap di RS M. Natsir Solok 2022 Tabel 1 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Karakteristik Usia >60 Pendidikan SMP SMA Tidak Sekolah Pekerjaan IRT Buruh Tani Pensiunan Wiraswasta Mahasiswa 10, 0 Karyawan Total Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa dari total 30 responden, diketahui pasien yang berumur 17-25 tahun sebanyak 7 orang . ,3%), pasien yang berumur 26-35 tahun sebanyak 6 orang . ,0%), pasien yang berumur 36-45 tahun sebanyak 3 orang ( 10,0% ), pasien yang berumur 46-55 tahun sebanyak 1 orang ( 3,3% ), pasien yang berumur 56-60 tahun sebanyak 7 orang ( 23,3% ), dan pasien yang berumur >66 tahun sebanyak 6 orang ( 20,0% ). Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa dari total 30 responden, diketahui pasien dengan pendidikan SD sebanyak 11 JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 orang . ,7%), pasien dengan pendidikan SMP sebanyak 4 orang . ,3%), pasien dengan pendidikan SMA sebanyak 12 orang . ,0%), pasien dengan pendidikan PT sebanyak 2 orang . ,7%), pasien dengan pendidikan tidak sekolah sebanyak 1 orang . ,3%). Berdasarkan tabel di atas bisa dilihat bahwa dari total 30 responden, diketahui pasien dengan pekerjaan IRT sebanyak 12 orang . ,0%), pasien dengan pekerjaan Buruh/Tani sebanyak 4 orang ( 13,3% ), pasien dengan pekerjaan Pensiunan sebanyak 6 orang ( 20,0% ), pasien dengan pekerjaan Wiraswasta sebanyak 4 orang ( 13,3% ), pasien dengan kategori Mahasiswa sebanyak 3 orang ( 10,0% ), pasien dengan pekerjaan Karyawan sebanyak 1 orang ( 3,3% ). Kepuasan pasien Kepuasan pasien meliputi Kelengkapan saran prasarana seperti tempat parkir, ruang tunggu yang nyaman, dan ruang rawat inap, sehingga rumah sakit juga perlu memberikan perhatian terhadap fasilitas di rumah sakit (Niranjan Banik. Adam Koesoemadinata. Charles Wagner. Charles Inyang, 2. Tabel 2 Kepuasan Pasien Rawat Inap Di RS M. Natsir Solok Tahun 2022 Kepuasan pasien Kurang puas Puas Total Berdasarkan tabel di atas bisa dilihat bahwa dari total 30 responden, diketahui kepuasan pasien yang kurang puas sebanyak 15 orang . ,0% ), kepuasan pasien yang puas sebanyak 15 orang ( 50,0% ). Kelengkapan Fasilitas Kelengkapan fasilitas merupakan segala sesuatu yang mempermudah pasien dalam memperoleh jasa yang diberikan oleh rumah Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 256 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Tabel 3 Kelengkapan Fasilitas Ranap Di RS M. Natsir Solok Tahun 2022 Kelengkapan Fasilitas Kurang Lengkap 56,7% Lengkap 43,3% Total Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa dari total 30 responden, diketahui sebanyak 17 orang menyatakan fasilitas kurang lengkap ( 56,7% ), dan sebanyak 13 orang menyatakan fasilitas lengkap . ,3%). Hasil Analisa Bivariat Tabel 4 Hubungan Kepuasaan Pasien Terhadap Kelengkapan Fasilitas Di RS M. Natsir Solok Tahun 2022 Kelengkapan fasilitas Total Kepuasan Lengkap Tidak lengkap Puas 0,027 Tidak puas Total Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 30 responden . %) terdapat 13 . ,3%) responden yang menyatakan bahwa fasilitas yang diberikan rumah sakit lengkap dan terdapat 17 responden . ,7%) yang menyatakan bahwa fasilitas tidak lengkap. Kemudian berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 15 responden . %) yang kurang puas terdapat 12 responden . %) yang menyatakan bahwa fasilitas ruangan rawat inap tidak lengkap,lalu dari 15 responden . %) yang menyatakan puas terdapat 5 responden . ,7%) menyatakan bahwa fasilitas tidak lengkap. maka dapat merupakan salah faktor yang sangat berpengaruh terhadap kepuasan pasien di ruangan rawat inap RS M. Natsir Solok. Nilai P value yang didapatkan pada hasil penelitian berfungsi untuk melihat apakah terdapat hubungan antara variabel yang satu dengan variabel lainnya, penelitian dikatakan berhubungan jika hasil dari P value nya < 0,05 (Ghozali, 2. PEMBAHASAN Pembahasan Analisa Univariat Kepuasan pasien Berdasarkan tabel 5. 2 bisa dilihat bahwa dari total 30 responden, diketahui pasien yang kurang puas terhadap kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap sebanyak 15 orang . ,0%), dan pasien yang menyatakan puas terhadap fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit sebanyak 15 orang . ,0%). Dari 15 responden yang menyatakan tidak puas pada umumnya menyatakan ketidakpuasan nya terhadap kelengkapan perabot di ruang perawatan seperti lemari yang tidak tersedia, tempat duduk kurang, kipas angin perlu diganti, dan kamar mandi yang tidak bersih. Dalam hal ini, fasilitas yang dimaksud mengarah ke memudahkan pasien dalam memperoleh jasa yang di berikan oleh rumah sakit dan kelengkapan peralatan medis sehingga pasien tidak di rujuk ke rumah sakit lain. Kepuasan perasaan yang muncul dari pasien baik itu Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 257 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 membandingkan persepsi atau kesan terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapannya ( Rizky Wahyudi, 2. Kepuasan Kelengkapan saran prasarana seperti tempat parkir, ruang tunggu yang nyaman, dan ruang rawat inap, sehingga rumah sakit juga perlu memberikan perhatian terhadap fasilitas di rumah sakit. Apabila rumah sakit menyediakan fasilitas yang memadai bagi konsumennya lalu konsumen merasa puas dan nyaman dengan jasa yang diberikan mempengaruhi minat pasien dalam melakukan pembelian, artinya salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien adalah fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit sehingga fasilitas yang diberikan mempermudah konsumen dalam proses pembelian jasa, apabila pasien merasa nyaman dan mudah mendapatkan jasa yang diberikan oleh rumah sakit maka pasien akan merasa puas (Niranjan Banik. Adam Koesoemadinata. Charles Wagner. Charles Inyang, 2. Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Ritonga, 2. yang mendapatkan hasil bahwa secara parsial salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien di RSUD Rantauprapat adalah kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap. Berdasarkan penelitian di atas peneliti berasumsi bahwa kepuasan pasien di ruangan perawatan kelas 3 di RS M. Natsir Solok tergolong baik karena dari 30 responden . %) terdapat 15 responden . %) yang menyatakan puas terhadap kelengkapan fasilitas di ruangan. Kelengkapan fasilitas Berdasarkan tabel di 5. 3 dapat dilihat bahwa dari total 30 responden, diketahui sebanyak 17 orang menyatakan fasilitas kurang lengkap ( 56,7% ), dan sebanyak 13 orang menyatakan fasilitas lengkap . ,3%). Dari 17 responden yang meyatakan tidak puas terhadap fasilitas yang berikan di ruangan perawatan pada umunya menyatakan ketidakpuasan nya terhadap fasilitas seperti Kamar mandi tidak ada. Kipas angin tidak ada, tempat duduk yang tersedia hanya 1 untuk setiap bed sehingga jika ada kelurga yang membesuk kadang berdiri atau duduk di luar dan pemeliharaan terhadap fasilitas yang telah disediakan seperti kipas angin yang rusak, lantai kamar mandi yang kotor, serangga dan lalat yang masih banyak dan beberapa lemari perlu diganti. Kelengkapan fasilitas merupakan segala sesuatu yang mempermudah pasien dalam memperoleh jasa yang diberikan oleh rumah sakit berupa tempat parkir, ruang tunggu, dan ruang rawat inap. Apabila rumah sakit menyediakan fasilitas yang memadai bagi konsumennya lalu konsumen merasa puas dan nyaman dengan jasa yang diberikan maka hal tersebut akan dapat mempengaruhi minat pasien dalam melakukan pembelian, artinya salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien adalah fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit sehingga fasilitas yang diberikan mempermudah konsumen dalam proses pembelian jasa, apabila pasien merasa nyaman dan mudah mendapatkan jasa yang diberikan oleh rumah sakit maka pasien akan merasa puas (Niranjan Banik. Adam Koesoemadinata. Charles Wagner. Charles Inyang, 2. Kelengkapan fasilitas rumah sakit merupakan suatu sarana prasarana dan peralatan yang terdiri dari alat medis, non medis dan mebel air, beban cost secara keseluruhan operasional rumah sakit akan bertambah jika pengelolaan fasilitas yang ada tidak dilakukan dengan baik ( Rizky Wahyudi, 2. Hasil penelitian yang peneliti lakukan di RS M. Natsir Solok Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 258 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 mendapatkan hasil bahwa kelengkapan fasilitas mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan pasien di ruangan rawat inap sebesar 6,8% yang mana hal tersebut menunjukkan terdapat hubungan antara kelengkapam fasilitas dengan kepuasan Hasil penelitian ini didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Wahyuningrum tahun 2011 di RSUD Ungaran bahwa fasilitas mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan pasien sebesar 6,81%, yang mana hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara fasilitas dengan kepuasan pasien di RSUD Ungaran yaitu jika semakin memadai fasilitas yang diberikan terhadap pasien maka akan membuat pasien merasa puas (Wahyuningrum, 2. Berdasarkan penelitian di atas peneliti berasumsi bahwa kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap kelas 3 RS Natsir Solok masih belum memadai karena dari 30 responden . %) terdapat lebih dari sebagian yaitu 17 responden . ,7%) menyatakan bahwa fasilitas di ruangan rawat inap tidak lengkap dan masih terdapat beberapa ruangan yang tidak dilengkapi dengan fasilitas. Pembahasan Analisa Bivariat Hubungan kepuasan pasien terhadap kelengkapan fasilitas Berdasarkan tabel 5. 4 dapat dilihat bahwa dari 15 responden yang kurang puas terhadap fasilitas yang diberikan terdapat 3 responden . %) yang menyatakan bahwa fasilitas di rumah sakit lengkap dan 12 responden . %) menyatakan bahwa fasilitas yang diberikan di ruangan rawat inap tidak lengkap, lalu dari 15 responden . %) yang menyatakan puas terhadap fasilitas terdapat 10 responden . ,3%) yang menyatakan bahwa fasilitas di rumah sakit lengkap dan 5 responden . ,7%) menyatakan bahwa fasilitas tidak lengkap. Penelitian yang peneliti lakukan di ruangan rawat inap kelas 3 rumah sakit M. Natsir Solok mendapatkan hasil bahwa 15 responden merasa puas dan 15 sisanya merasa tidak puas terhadap fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit di ruangan rawat Dari 15 responden yang merasa puas terdapat 5 responden yang tidak puas dan menyatakan bahwa fasilitas yang diberikan masih belum sesuai dengan harapan, seperti kamar rawat inap yang tidak ada kipas angin dan kamar mandi yang tidak bersih. Kemudian dari 15 responden yang merasa tidak puas terhadap fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit terdapat 12 responden diantaranya yang menyatakan tidak puas dengan fasilitas yang telah diberikan. Pada umumnya kelengkapan fasilitas merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kepuasan pasien dalam menerima jasa dari rumah sakit dan dari 12 responden tersebut tidak merasa puas karena beberapa fasilitas yang tidak tersedia seperti tidak tersedia kamar mandi di ruangan rawat inap, tidak tersedia AC atau kipas angin, tidak terdapat lemari, hanya terdapat 1 kursi untuk setiap bed, ruangan rawat inap masih terdapat nyamuk kenyamanan dan administrasi yang lamban. Kepuasan perasaan yang muncul dari pasien baik itu membandingkan persepsi atau kesan terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapannya ( Rizky Wahyudi, 2. Kelengkapan fasilitas merupakan segala sesuatu yang mempermudah pasien dalam memperoleh jasa yang diberikan oleh rumah sakit berupa tempat parkir, ruang tunggu, dan ruang rawat inap. Apabila rumah sakit menyediakan fasilitas yang memadai bagi konsumen nya lalu Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 259 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 konsumen merasa puas dan nyaman dengan jasa yang diberikan maka hal tersebut akan dapat mempengaruhi minat pasien dalam melakukan pembelian, artinya salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien adalah fasilitas yang diberikan oleh rumah (Niranjan Banik. Adam Koesoemadinata. Charles Wagner. Charles Inyang, 2. Penelitian yang peneliti lakukan di ruangan rawat inap tentang hubungan kelengkapan fasilitas terhadap kepuasan pasien di RS M. Natsir Solok mendapatkan hasil p value sebesar 0,02 menggunakan uji chi-square test yang mana jika hasil penelitian tidak melewati nilai 0,05 maka penelitian tersebut di katakan berhubungan, maka berdasarkan hal tersebut peneliti berasumsi bahwa penelitian yang dilakukan terdapat hubungan antara kelengkapan fasilitas terhadap kepuasan pasien. Hasil penelitian ini didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Wahyuningrum tahun 2011 di RSUD Ungaran bahwa fasilitas mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan pasien sebesar 6,81%, yang mana hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara fasilitas dengan kepuasan pasien di RSUD Ungaran yaitu jika semakin memadai fasilitas yang diberikan terhadap pasien maka akan membuat pasien merasa puas (Wahyuningrum, 2. Kemudian dilakukan oleh Hariani pada Tahun 2019 dengan judul Analisis pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan fasilitas terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat pelayanan, harga dan fasilitas secara bersama Ae sama berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap di RSUD Rantauprapat (Ritonga, 2. Berdasarkan penelitian di atas peneliti berasumsi bahwa kelengkapan fasilitas merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien di ruangan rawat inap, dapat dilihat bahwa pasien yang merasa tidak puas di ruangan rawat inap disebabkan oleh fasilitas yang tidak lengkap dan tidak terawat dengan baik, sehingga terdapat hubungan antara kepuasaan pasien dengan kelengkapan KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dari tanggal 25 Mei Ae 7 Juni 2022 tentang AuHubungan Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Kelengkapan Fasilitas Ruangan di Rumah Sakit M. Natsir Solok tahun 2022Ay diperoleh kesimpulan yaitu: kepuasan pasien di ruangan rawat inap kelas 3 Rumah Sakit M. Natsir Solok dikatakan masih baik karena dari 30 responden terdapat 15 responden . %) yang puas dengan pelayanan yang diberikan. Kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap kelas 3 Rumah Sakit M. Natsir Solok dikatakan belum memenuhi kebutuhan pasien karena dari 30 responden terdapat lebih dari sebagian yaitu 17 responden . ,7%) menyatakan bahwa fasilitas tidak lengkap. Terdapat hubungan antara kepuasan pasien terhadap kelengkapan fasilitas di ruangan rawat inap kelas 3 Rumah Sakit M. Natsir Solok. Untuk nilai p value yang didapatkan pada penelitian ini yaitu kecil dari 0,05 yang mana hal tersebut menunjukkan bahwa variabel penelitian memiliki hubungan. SARAN Rumah sakit perlu menambahkan fasilitas berupa tempat duduk di ruangan rawat inap, menambahkan kipas angin bagi ruangan yang belum terdapat penyejuk Pihak rumah sakit harus mengendalikan vektor atau serangga pengganggu dengan cara memastikan bahwa Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 260 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 serangga berupa nyamuk atau lalat tidak ada di ruangan karena hal tersebut sangat mengganggu kenyamanan pasien. Perlu dilakukan pengecekan berkala terhadap pendingin ruangan yang rusak sehingga bisa diperbaiki dengan cepat karena udara yang panas dapat mengganggu kenyamanan Perlu dilakukan pembersihan rutin terhadap kamar mandi karena masih ada beberapa ruangan yang kamar mandi nya Charles Wagner. Charles Inyang. No Title CIAa AIAa (AU AI). https://doi. org/10. 1190/segam20130137. KEPUSTAKAAN