ANALISIS PERSEPSI INDUSTRI PELAYARAN TERHADAP KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM DIKLAT ELECTRO TECHNICAL OFFICER DI POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA Hariyono. Antonius Edy Kristiyono. Saiful Irfan Politeknik Pelayaran Surabaya Jl. Gunung Anyar Boulevard No. 1 Surabaya 50294 poltekpel-sby. ABSTRAK Dalam pelaksanaan penelitian ini tujan yang akan dicapai adalah mendapatkan data empiris tentang persepsi industry pelayaran nasional terhadap kompetensi diklat Electro Technical Officer (ETO). Dalam penelitian ini variabel yang akan diteliti adalah persepsi konsumen tentang variabel kompetensi lulusan Diklat Electro Technical Officer (ETO). Variabel ini terdiri dari lima subvariabel: . Fungsi I yaitu kelistrikan, elektronika dan teknik kontrol ada level pelaksana . lectrical, electronic and control engineering at the operation leve. Fungsi II yaitu perawatan dan perbaikan pada level pelaksana . aintainance and repair at the operation leve. Fungsi i yaitu pengendalian kapal dan kepedulian terhdap personel yang ada di kapal (Controlling the Operation of the Ship and Care for Persons on Board at the Operational Level Dari hasil perhitungan dan pembahasan maka hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : . Persepsi perusahaan pelayaran terhadap fungsi I ETO dapat disimpulkan bahwa 28,57% sangat setuju, 65,75% setuju dan sisanya 5,71% kurang setuju terhadap kompetensi fungsi I ETO terhadap pengoperasian kapal-kapal mereka, . Persepsi perusahaan pelayaran terhadap fungsi II ETO dapat disimpulkan bahwa 36% sangat setuju, 58% setuju dan sisanya 6% kurang setuju terhadap kompetensi fungsi II ETO terhadap pengoperasian kapal-kapal mereka. Persepsi perusahaan pelayaran terhadap fungsi i ETO dapat disimpulkan bahwa 63,33% sangat setuju dan 36,66% setuju terhadap kompetensi fungsi i ETO terhadap pengoperasian kapalkapal mereka PENDAHULUAN Latar Belakang Politeknik Pelayaran Surabaya dalam tahun akademik 2013/ 2014 telah membuka prodi baru yaitu elektro pelayaran yang mendidik taruna untuk mendapatkan ijasah diploma i elektro pelayaran dan kompetensi Electro Technical Officer (ETO) untuk bekerja sebagai perwira elektro pada industri pelayaran kapal niaga. Pembukaan Prodi Elektro Pelayaran tersebut adalah salah satunya untuk mengakomodasi STCW 1978 amandemen 2010 pada regulasi i/ 6 dan Code Section A-i/ tentang Electro Technical Officer (ETO). Dalam perkembangannya setelah 4 tahun berjalan diklat kompetensi ETO dilaksanakan, terdapat kendala yang terkait dengan penyerapan hasil Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya 59 lulusan diklat ETO. Hal tersebut sangat terkait erat dengan para pemangku kepentingan . take holde. yaitu Pusbang SDM Laut. Ditkapel (Ditjenl. dan industry pelayaran sebagai pengguna lulusan diklat kompetensi ETO. Permasalah tersebut adalah sangat krusial untuk segera dicarikan solusinya yaitu melakukan revisi terhadap KM 70 tahun 1998 tentang pengawakan kapal niaga, agar industri pelayaran sebagai pengguna jasa lulusan diklat kepelautan mengakomodasi lulusan diklat ETO dalam pengawakan kapal yang mereka operasikan. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian pada latar belakang permasalahan, maka peneliti menetapkan perumusan masalah adalah Aubagaimanakah persepsi industri pelayaran kompetensi yang dihasilkan dari diklat Electro Technical Officer Officer (ETO) Politeknik Pelayaran SurabayaAy Tujuan Penelitian Dalam pelaksanaan penelitian ini tujan yang akan dicapai adalah mendapatkan data empiris tentang persepsi industry pelayaran nasional terhadap kompetensi diklat Electro Technical Officer (ETO) Manfaat Penelitian Manfaat penelitian yang didapatkan dari penelitian ini adalah hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan rujukan untuk dilaksanakannya diskusi lebih lanjut untuk mengusulkan agar lulusan Electro Technical Officer (ETO) dapat diwadahi dalam regulasi pengawakan kapal niaga nasional. II. KAJIAN PUSTAKA Perilaku konsumen Perilaku konsumen didefinisikan sebagai tindakan-tindakan individu yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh dan menggunakan barang barang dan jasa ekonomi termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahuluidan menentukan tindakantindakan tersebut. Menurut Swastha dan Irawan . perilaku konsumen adalah kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. Organisasi atau institusi penghasil produk barang atau jasa, yang dalam lingkup penelitian ini adalah Politeknik Pelayaran Surabaya, perlu memahami perilaku konsumen dalam hal ini adalah industry pelayaran nasional. karena pada dasarnya suatu produk dan jasa diperuntukkan bagi konsumen, maka dari itu studi perilaku konsumen sangatlah Keputusan pembelian atau penggunaan prduk barang atau jasa merupakan suatu bagian pokok dalam perilaku konsumen yang mengarah kepada pemakaian produk barang atau jasa dan memilih salah satu atau lebih alternatif yang diperlukan berdasarkan pertimbangan pertimbangan tertentu. Kerangka Konseptual Peneitian Penting kiranya bagi institusi pendidikan seperti Politeknik Pelayar Surabaya untuk menganalisis persepsi konsumen yaitu industri pelayaran nasional sebagai pengguna dari proaduk lulusan diklat di Politeknik Pelayaran Surabaya. Dalam dalam menganalisis persepsi konsumen pada penelitian ini yang menjadi fokus perhatian peneliti adalah adalah variabel kompetensi diklat ETO yang terbagi menjadi 3 sub variabel 60 Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya yaitu fungsi I, fungsi II dan fungsi i. Sehingga dapat dibuat kerangka konseptual sebagai berikut : Kompetensi ETO Atribut Kompetensi : Fungsi I Persepsi Industri Pelayaran Terhadap Kompetensi Diklat ETO dilakukan (Umar, 2004 : . Penelitian deskriptif ini mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang Penelitian ini dilakukan pada kalangan industri pelayaran nasional. Fungsi II Fungsi i Gambar. 1 Kerangka konseptual penelitian Persepsi Persepsi dapat didefinisikan sebagai suatu proses dimana individu mengorganisasikan dan memaknakan kesan-kesan indera untuk dapat memberikan arti terhadap lingkungannya. Apa yang seseorang persepsi terhadap sesuatu dapat berbeda dengan kenyataan dengan kenyataan yang objektif (Vania. Secara etimologi persepsi berasal dari bahasa latin perceptio yang berarti menerima atau mengambil. Persepsi adalah suatu proses dengan mana berbagai stimuli dipilih, diorganisir, dan diinterpretasi menjadi informasi yang Kompetensi Electro Technical Officer Berdasarkan pada STCW 1978 amandemen 2010 pada regulasi i/6 dan Code section A-i/6 kompetensi Electro Technical Officer (ETO) terbagi menjadi 3 fungsi yaitu fungsi I, fungsi II dan fungsi i. METODE PENELITIAN Desain Penelitian Rancangan penelitian merupakan suatu rencana kegiatan yang dibuat oleh peneliti untuk memecahkan masalah, sehingga akan diperoleh data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian mengenai presepsi produk merupakan penelitian deskriptif, metode ini bertujuan untuk menggambarkan sifat sesuatu yang tengah berlangsung pada saat penelitian Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 1 Variabel Penelitian Dalam penelitian ini variabel yang akan diteliti adalah persepsi konsumen tentang variabel kompetensi lulusan Diklat Electro Technical Officer (ETO). Variabel ini terdiri dari lima subvariabel: Fungsi I yaitu kelistrikan, elektronika dan teknik kontrol ada level pelaksana . lectrical, electronic and control engineering at the operation leve. Fungsi II yaitu perawatan dan perbaikan pada level pelaksana . aintainance and repair at the operation Fungsi i yaitu pengendalian kapal dan kepedulian terhdap personel yang ada di kapal (Controlling the Operation of the Ship and Care for Persons on Board at the Operational Level Definisi Operasional Variabel Berdasarkan perumusan masalah yang diangkat maka variabel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah persepsi oleh industri pelayaran terhadap variabel kompetensi lulusan diklat ETO dengan indikator pengukurannya adalah sebagai berikut : Sub variabel Fungsi I yaitu kelistrikan, elektronika dan teknik kontrol ada level pelaksana . lectrical, electronic and control engineering at the operation level Sub variabel Fungsi II yaitu perawatan dan perbaikan pada level operasional. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah industri pelayaran nasional. Teknik Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya 61 pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling yaitu dengan cara purposive sampling. Pengambilan sampel non probability merupakan teknik sampel yang tidak memberikan peluang yang sama bagi semua elemen populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Menurut (Umar, 2004:. , purposive sampling merupakan pemilihan sampel berdasarkan pada karakteristik tertentu yang dianggap mempunyai sangkut paut dengan karakteristik populasi yang sudah diketahui sebelumnya Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Data Primer, data ini dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Data primer ini diperoleh berdasarkan pandangan, tanggapan dan persepsi Data primer terdiri dari jawaban responden pada kuesioner Data Sekunder, diperoleh dari literatur maupun pihak-pihak yang terkait dengan penelitian ini misalnya artikel, brosurbrosur, internet dan hasil penelitian sebelumnya yang sejenis. Data sekunder terdiri dari jurnal, buku atau sumber data lainnya yang terkait dengan penelitian. 1 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Kuesioner yaitu pengumpulan data dengan menyebarkan daftar pertanyaan tertulis kepada responden untuk diisi. 2 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah industri pelayaran nasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling yaitu dengan cara purposive sampling. Pengambilan sampel non probability merupakan teknik sampel yang tidak memberikan peluang yang sama bagi semua elemen populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Pada penelitian ini dengan pertimbangan keterbatasan waktu dan sumber daya, jumlah responden yang diambil sebanyak 10 peusahaan pelayaran nasional yang berkantor di Surabaya. Identifikasi dan Definisi Operasional Variabel 1 Identifikasi Variabel Dalam penelitian ini variabel yang akan diteliti adalah persepsi konsumen tentang variabel kompetensi lulusan Diklat Electro Technical Officer (ETO). Variabel ini terdiri dari lima subvariabel: Fungsi I yaitu kelistrikan, elektronika dan teknik kontrol ada level pelaksana . lectrical, electronic and control engineering at the operation leve. Fungsi II yaitu perawatan dan perbaikan pada level pelaksana . aintainance and repair at the operation leve. Fungsi i yaitu pengendalian kapal dan kepedulian terhdap personel yang ada di kapal (Controlling the Operation of the Ship and Care for Persons on Board at the Operational Level Lokasi Penelitian Penelitian dilaksanakan di Politeknik Pelayaran Surabaya, dengan mengambil sampel penelitian pada perusahaan pelayaran nasional Teknik Pengumpulan Data Te k n i k p e n g u k u r a n y a n g digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Skala likert merupakan skala yang dapat memperlihatkan tanggapan konsumen terhadap karakteristik suatu produk . angat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju, dan sangat tidak setuj. (Durianto, dkk 2001 : . Informasi yang diperoleh dengan skala likert berupa skala pengukuran ordinal dimana, skala ini mengurutkan data dari tingkat yang paling rendah ke tingkat yang paling tinggi 62 Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya atau sebaliknya dengan interval yang tidak sama (Umar, 2004 : . Kriteria dalam skala likert yang digunakan bersifat ordinale scale. 3 fungsi yaitu fungsi I. II dan II ETO yang mengacu pada STCW 1978 amandemen Yaitu mengacu pada regulasi i/ 6 dan code section A-i/6. Teknik Pengujian Instrumen Penelitian Uji Validitas Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur itu mampu mengukur apa yang ingin diukur (Umar, 2003 : . Jadi dengan kata lain validitas menunjukkan ketepatan suatu alat pengukur itu untuk mengukur apa yang diinginkan serta dapat mengungkapkan data dan variabel yang diteliti secara tepat. Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah istilah yang dipakai untuk menunjukkan sejauh mana suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran dilakukan dua kali atau lebih (Umar, 2003 : . Dikatakan variabel apabila dipergunakan beberapakali untuk mengukur obyek yang sama akan menghasilkan data yang sama (Sugiono, 2006 : . Hasil Uji Instrumen Instrument yang baik yaitu instrument yang memiliki 2 . kriteria, yaitu valid . dan reliabel . apat Validitas dan reliabilitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kesahihan suatu instrument. Teknik Analisis Data Analisis deskriptif bertujuan untuk menjabarkan sesuatu dengan cara mendeskripsikan, mencatat, menganalisis dan menginterprestasikan kondisi yang saat ini terjadi. Analisis data mengenai profil responden AuPersepsi Terhadap Kompetensi Lulusan Diklat ETOAy dapat dilakukan dengan cara mentabulasi data yang diperoleh dan membuat Tabel frekuensi sesuai dengan kelompok IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Diklat Electro Technical Officer adalah diklat yang diperuntukkan bagi para calon perwira electro di kapal (Electro Technical Office. Dimana dari lulusan diklat tersebut diharapkan peserta diklat akan memperoleh kompetensi dari 1 Hasil Uji Validitas Uji validitas adalah sejauhmana suatu alat pengukuran itu mengukur apa yang ingin Instrument yang valid berarti instrument itu dapat mengukur apa saja yang seharusnya diukur. Uji validitas data bertujuan untuk mengetahui kevalidan data yang diperoleh dari penyebaran Dalam pengujian ini digunakan asumsi bahwa nilai korelasi dengan metode Pearson Product Moment tinggi maka dikatakan valid. Kriteria validitas untuk setiap item adalah jika r > 0,30 berarti item tersebut valid (Sugiono,2008:. Hasil uji validitas secara lengkap diuraikan pada Tabel 4. Tabel 4. 1 Rekapitulasi Hasil Uji Validitas Variabel Indikator Koefisien Korelasi Product Moment Sig Keputusan Validitas > 30 Fungsi I ETO (X. 0,716 0,551 0,421 0,492 0,651 0,564 0,563 0,419 0,550 0,565 0,611 0,652 0,616 0,508 0,577 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Fungsi II ETO (X. 0,562 0,418 0,559 0,622 0,613 0,528 0,704 0,512 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Fungsi i ETO (X. 0,647 0,559 0,616 0,477 0,000 0,000 0,000 0,000 Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya 63 Seluruh butir pertanyaan yang tersaji dalam Tabel 4. 1 berstatus valid, karena masing-masingitem memiliki nilai r > 0,30 dan memiliki nilai signifikansi < 0,05, sehingga keseluruhan skor indikator-indikator dapat memberikan representasi yang baik dan dapat digunakan sebagai instrument dalam mengukur variabel yang ditetapkan dalam penelitian ini. 2 Hasil Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah derajat ketepatan, ketelitian atau keakuratan yang ditunjukan oleh instrument pengukuran. Dalam uji reliabilitasnya mempunyai tingkat reliabilitas yang akurat . atau reliabel yaitu koefisien nilai y > 0,20, maka seluruh butiran pertanyaan adalah Dengan kata lain layak dan dapat Tabel 4. 2 Rekapitulasi Hasil Uji Reliabilitas Variabel Koefisien Alpha Keputusan reliabilitas > 0,20 Fungsi I ETO 0,679 Reliabel (X. Fungsi II ETO (X. Fungsi i ETO (X. 0,664 Reliabel 0,669 Reliabel Tabel 4. 2 menunjukan pada masingmasing variabel menunjukan cronbach's alpha diatas nilai > 0,20, jadi menunjukan reliabel semua. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap item pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner penelitian adalah reliabel, artinya kuesioner dapat dipercaya dan dapat diandalkan sehingga walaupun digunakan kuesioner berkalikali akan tetap memberikan hasil yang 3 Hasil Analisis Data Persepsi Perusahaan Pelayaran Terhadap Fungsi I ETO Hasil perhitungan disajikan dalam tabel berikut : Monitor pengoperasian listrik, elektronika dan sistem kontrol Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Monitor sistem kontrol otomasi pada propulsi dan mesin bantu Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden 64 Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya Pengoperasian generator Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Jumlah responden Pengoperasian sistem daya di atas 1000 V Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Pengoperasian komputer dan jaringan komputer di kapal Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Jumlah responden Tabel 4. Proporsi Respon Perusahaan Pelayaran terhadap Kompetensi Fungsi I ETO Dari hasil perhitungan didapatkan data untuk indikator monitor pengoperasian listrik, elektronika dan sistem kontrol didapatkan data bahwa 70% responden menyatakan setuju, 30% menyatakan setuju. Untuk indikator monitor sistem kontrol pada propulsi dan permesinan bantu didapatkan hasil bahwa 80% responden setuju dan 20% sangat setuju bahwa kompetensi tersebut dibutuhkan di atas kapal. Pada indikator pengoperasian generator diperoleh hasil bahwa responden menyatakan 60& setuju dan 40% setuju. Sedangkan untuk indikator pemeliharaan dan pengoperasian 30 % sangat setuju terhadap perlunya kompetensi tersebut dalam pengoperasian kapal mereka. Untuk indikator pengoperasian komputer dan jaringan komputer di kapal, didapatkan hasil bahwa 10% responden kurang setuju, 60% setuju dan 30% sangat Pada indikator penggunaan bahasa inggris maritim secara tulis maupun lisan, diperoleh hasil bahwa 89% responden setuju dan 20% sangat setuju. Sedangkan untuk indikator kemampuan menggunakan peralatan komunikasi internal di kapal diperoleh hasil 70% dan 30% sangat setuju. Dari perhitungan di atas diperoleh hasil bahwa persepsi konsumen yaitu perusahan pelayaran terhadap perlunya kompetensi fungsi I ETO terhadap pengoperasian kapal-kapal mereka diperoleh hasil 28,57% sangat setuju, 65,71% setuju dan sisanya 5,71% kurang Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya 65 2 Hasil persepsi perusahan pelayaran terhadap fungsi II kompetensi ETO Hail perhitungannya disajikan pada tabel berikut : Tabel 4. Proporsi Respon Perusahaan Pelayaran terhadap Kompetensi Fungsi II ETO Pemeliharaan dan perbaikan peralatan listrik dan elektronika Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Pemeliharaan dan perbaikan sistem kontrol otomasi pada propulsi dan permesinan bantu Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Pemeliharaan dan perbaikan peralatan navigasi anjungan dan sistem komuniklasi kapal Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Pemeliharaan dan perbaikan listrik, elektronika dan kontrol pada mesin d bongkar muat Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden eck dan alat Pemeliharaan dan perbaikan sistem kontrol dan keselamatan peralatan hotel Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Jumlah responden 66 Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya Pada indikator pemeliharaan dan perbaikan peralatan listrik dan elektronika didapatkan hasil bahwa 60% responden setuju dan 40% sangat setuju bila kompetensi tersebut dibutuhkan di kapal Pada indikator pemeliharaan dan perbaikan sistem kontrol propulsi dan permesinan bantu didapatkan hasil bahwa 70% responden setuju dan 30% sangat setuju bila kompetensi tersebut dibutuhkan di kapal mereka. Pada indikator pemeliharaan dan perbaikan peralatan navigasi anjungan dan peralatan komunikasi didapatkan hasil bahwa 50% responden setuju dan 50% sangat setuju. Pada indikator pemeliharaan dan perbaikan listrik, elektronika dansistem kontrol pada permesinan dek dan peralatan bongkar muat diperoleh hasil 60% responden setuju dan 40% responden sangat setuju. Sedangkan pada indikator pemeliharaan dan perbaikan peralatan hotel didapatkan data bahwa 20% responden sangat setuju, 50% responden setuju dan 30% responden kurang setuju. Dari hasil perhitungan tentang respon perusahaan pelayaran terhadap fungsi II diklat ETO didapatkan hasil bahwa 36% responden sangat setuju, 58% responden setuju dan 6% kurang setuju bahwa kompetensi fungsi II dibutuhkan dalam pengoperasian kapal-kapal mereka. 3 Hasil hitung persepsi perusahaan pelayaran terhadap fungsi i ETO Dari hasil perhitungan diperoelh data yang disajikan pada tabel berikut : Tabel 4. Proporsi Respon Perusahaan Pelayaran terhadap Kompetensi Fungsi i ETO Pencegahan polusi di laut Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Pencegahan dan pengendalian kebakaran di kapal Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Jumlah responden Pengoperasian peralatan penolong Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya 67 Melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Kurang Setuju Setuju Sangat setuju Total Jumlah responden Lanjutan tabel 4. Proporsi Respon Perusahaan Pelayaran terhadap Kompetensi Fungsi i ETO Kepemimpinan dan kerjasama tim Kriteria jawaban Sangat tidak setuju Tidak setuju Jumlah responden Dari hasil perhitungan sebagaimana yang dipaparkan pada tabel 4. 5 maka dapat dijelaskan hasil sebagai berikut yaitu pada indikator pencegahan polusi dan kepedulian lingkungan laut diperoleh hasil bahwa 30% responden menyatakan setuju dan 70% menyatakan sangata Pada indikator pencegahan dan pengendalian kebakaran di kapal didapatkan data responden yang setuju sebanayak 70% dan yang sanagat setuju sebanyak 30%. Pada indicator kemampuan pengoperasian peralatan penolong diperoleh hasil bahwa responden sebanyak 30% menyatakan setuju dan sisanya 70% menyatakan sangat setuju. Pada indikator kemampuan melakukan pertolongan pertama bila terjadi kecelakaan di laut didapatkan hasil bahwa 50% responden setuju dan sisanya 50% responden sangat setuju. Untuk indikator kepemimpinan dan ketrampilan kerjasama tim didapatkan hasil responden yang setuju adalah 20% dan yang sangat setuju sebanyak 80%. Sedangkan untuk indicator keselamatan personel di kapal dan pengendalian kapal didapatkan hasil 10% setuju dan sisanya 90% responden menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan pada tabel 4. dapat disimpulkan persepsi responden terhadap fungsi i ETO adalah 36,66% responden menyatakan setuju dan 63,33% menyatakan sangat setuju bahwa kompetensi pada fungsi i ETO diperlukan dalam pengoperasian kapalkapal mereka Kesimpulan dan Saran Dari hasil perhitungan dan pembahasan maka hasil penelitian dapat disimpulkan Persepsi perusahaan pelayaran terhadap fungsi I ETO dapat disimpulkan bahwa 28,57% sangat setuju, 65,75% setuju dan sisanya 5,71% kurang setuju terhadap kompetensi fungsi I ETO terhadap pengoperasian kapal-kapal mereka. Persepsi perusahaan pelayaran terhadap fungsi II ETO dapat disimpulkan bahwa 36% sangat setuju, 58% setuju dan sisanya 6% kurang setuju terhadap kompetensi fungsi II ETO terhadap pengoperasian kapalkapal mereka. Persepsi perusahaan pelayaran terhadap fungsi i ETO dapat disimpulkan bahwa 63,33% sangat setuju dan 36,66% setuju 68 Jurnal 7 Samudra Politeknik Pelayaran Surabaya terhadap kompetensi iETO terhadap pengoperasian kapal-kapal mereka. Saran Dari pelaksanaan penelitian saran yang perlu disamapaikan bagi pelaksanaan penelitian selanjutnya adalah : Disebabkan oleh keterbatasan waktu penelitian terbatas dilaksanakan terhadap perusahaan pelayaran di Surabaya, ke depan pelaksanaan penelitian responden yang diambil harus mencakup skala nasional Dalam pengambilan sampel penelitian dari populasi perusahaan pelayaran, untuk penelitian berikutnya sampel harus sudah diklasifikan perusahaan pelayaran menurut jenis kapal yang dioperasikan. Tindak lanjut hasil penelitian Tindak lanjut yang bisa dilakukan pada masa mendatang adalah pengambilan sampel dari populasi yang diperluas dal. am cakupan jumlah dan wilayah. DAFTAR PUSTAKA Basu Swastha dan Irawan, . Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta : Liberty Bilson Simamora, 2002. Panduan Riset Perilaku Konsumen. Surabaya: Pustaka. Utama Engel. James F. Roger. Blacwell. and Minsard. Paul W. Perilaku Konsumen. Jakarta: Bainarupa Aksara IMO Model Course 7. 08 Electro Technical Officer. London. IMO Publish Karren Keegan, 1997. Manajemen Pemasaran Global. Jakarta : Pren heallindo. Kotler. Philip. Manajemen Pemasaran Edisi Milenium Jilid 2. Jakarta: PT. Prenhallindo. Permanasari. Skripsi : Persepsi Konsumen . terhadap atribut produk Simamora. Bilson. Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama. Supranto. Metode Riset Aplikasi Dalam Pemasaran. Jakarta : PT. Rineka Cipta. Santoso. Singgih. Menggunakan SPSS dan Excel Untuk Mengukur Sikap dan Kepuasan Konsumen. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo. Sekaran Uma. Research Methods For Business. A Skill - Bulding Approach. Third Edition. John Wiley & Sons. Inc Sugiono. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : CV Alfabeta. Umar. Husein. Riset Pemasaran Dan Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum