ISSN: 2656-6125 PERSEPSI PENONTON TERHADAP TAYANGAN KONTEN YOUTUBE DEDDY CORBUZIER PERIODE 2022 Yandy Guntur SetiawanA. ImaddudinA 1,2Universitas Bhayangkara Jakarta Raya 19@mhs. 2imaddudin@dsn. ABSTRAK Konten kontroversi Deddy Corbuzier pada tahun 2022 menyebabkan dirinya banyak mendapatkan umpatan dan respon kurang baik dari masyarakat, namun konten Deddy Corbuzier masih bisa bertahan dan konsisten dengan jumlah penonton yang banyak. Peneliti ingin mengetahui bagaimana persepsi penonton terhadap konten YouTube Deddy Corbuzier pada periode 2022. bagaimana YouTube-nya bisa tetap bertahan dan konsisten memiliki penonton sangat banyak setelah Deddy Corbuzier beberapa kali melakukan kontroversi, apa saja yang membuat konten Deddy Corbuzier ini menjadi menarik, melalui persepsi dari para penontonnya secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa konten Deddy Corbuzier menurut persepsi mereka memiliki keberagaman konten yang variatif, adanya kebaruan narasumber, serta isi konten dan pembahasan yang menarik, hal itulah yang membuat konten Deddy Corbuzier ini tetap diminati oleh para penontonnya. Selain itu judul, thumbnail, dan tampilan awal konten Deddy Corbuzier juga terkesan clickbait sehingga membuat penasaran serta mampu menarik atensi lebih dari penontonnya. Dengan demikian, meskipun Deddy Corbuzier melakukan kontroversi pada tahun 2022, namun minat penonton terhadap kontennya tetap tinggi dikarenakan faktor-faktor tersebut. Kata kunci: Persepsi. Penonton. Konten. YouTube. Deddy Corbuzier PENDAHULUAN Pertumbuhan pengguna media sosial di setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan. Bahkan pada awal tahun 2022, pengguna media sosial di seluruh dunia telah mencapai 4,6 Data ini diambil dari VoA yang mengutip laporan Smart Insights dari Inggris (VoA Indonesia, 2. Sementara itu dalam laporan terbaru pada bulan januari 2022 lalu yang didapat melalui data We Are Social yang menjadi perusahaan media dari Inggris, pengguna media sosial di seluruh dunia telah mencapai 4,62 miliar. Ini berarti pengguna media sosial di dunia saat ini setara dengan 58,4% dari total populasi yang ada di dunia saat ini. Menurut laporan tersebut. Indonesia sendiri memiliki pengguna media sosial yang mencapai 68,9% dari total populasi penduduk di Indonesia, yang berarti pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 191,4 (WeAreSocial, 2. 138 | J u r n a l K o m u n i k a s i . M a s y a r a k a t d a n K e a m a n a n (KOMASKAM) Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Diterima: 7 Juni 2024. Direvisi: 11 Oktober 2024. Diterbitkan: 14 Oktober 2024 Gambar 1 Digital 2022 Global Overview Report Sumber: w. Di Indonesia, populix sebagai perusahaan penyedia layanan customer insight pernah membuat survei tentang media sosial pada tahun 2022 untuk memperingati hari media sosial yang jatuh setiap tanggal 10 juni, tujuan dari survei ini adalah untuk melihat kebiasaan masyarakat Indonesia dalam bermedia sosial. Dan hasil dari survei yang dikutip melalui CNBC Indonesia ini adalah bahwa Youtube masih menjadi raja media sosial di Indonesia dengan angka 94% paling sering digunakan oleh responden (CNBC Indonesia, 2. Konten-konten yang ada di media sosial saat ini sangatlah beragam, mulai dari konten hiburan, musik, edukasi, film, berita, olahraga, dan masih banyak lagi. Populix juga menerbitkan hasil survei mengenai 5 konten yang paling banyak dicari di media sosial pada tahun 2022, dalam surveinya tersebut, responden paling banyak dengan 22% mencari konten hiburan, 14% responden mencari musik, 12% film, 12% berita dan terakhir 10% mencari konten kuliner (CNBC Indonesia. Dari keberagaman konten yang ada di media sosial, tahun 2022 memiliki beragam konten yang kontroverisal. Contoh-contoh dari konten kontroversi yang ada di tahun 2022 misalnya adalah seperti konten prank KDRT Baim Wong di kanal Youtube-nya yang sempat menjadi sorotan pada . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Lalu ada konten flexing kekayaan dan konten penipuan berkedok trading yang dilakukan oleh Indra Kenz di akun youtube-nya. Selain konten kontroversi yang telah disebutkan di atas, ada beberapa konten kontroversi yang menyita perhatian masyarakat Indonesia yaitu kontroversi dari konten Youtube Deddy Corbuzier. Ada beberapa konten kontroversi Deddy Corbuzier yang telah penulis rangkum di tahun 2022 yang membuat kontennya banyak mendapatkan respon negatif dari masyarakat, yaitu: No. Judul Konten Tanggal Upload Keterangan Kontroversi AuTutorial Jadi G4y di 7 Mei 2022 Dalam konten ini Deddy Corbuzier membuat judul Indo!! Pindah Jerman Ragil Masyarakat Indonesia yang ingin menjadi gay. FredAy selain itu Deddy mengundang bintang tamu dari pasangan LGBT sehingga membuat kemarahan #unsubscribeDeddyCorbuzier "Bakal Ada yg Marah 10 November Podcast Ini TayangAa Dalam konten ini Deddy Corbuzier bersama dengan Agung Karmalogy Dari Jual P3r4wan menyinggung soal keperawanan, judul konten yang Sampe dibuat Deddy adalah sindiran untuk Meyden. Bebek- Agung Karmalogy" dari kontroversi yang dibuat Deddy ini adalah banyaknya komentar negatif dari netizen di kanal youtube-nya dan di sosial media lain. Ilmu Mastur8a5i dan 8 Januari 2022 Yang membuat peneliti mengkategorikan ini 0rgasm3ya - Inez sebagai kontroversi adalah penggunakan kata-kata Kristanti Deddy Corbuzier Podcast Judul thumbnail/cover gambar dari kontennya. Dalam cover/thumbnail kontennya bahkan tertulis kata Auboleh masturbasiAy dan Auboleh orgasmeAy dimana penggunaan kata tersebut sangat tidak pantas. Shin Tae-Yong 11 Januari 2022 Pada konten ini Deddy Corbuzier membuat Exclusive guyonan terhadap Shin Tae Yong pelatih Timnas Closethedoor Indonesia asal korea selatan dengan guyonan tentang korea utara. Deddy pun membuat video K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Deddy Corbuzier klarifikasi pada pembukaan di video yang diupload Podcast pada 16 Januari 2022 dengan judul AyBahaya Beda Agama- di SomasiAa- Boris Bokir - Deddy Corbuzier PodcastAy. Tabel 1 Kontroversi Deddy Corbuzier di tahun 2022 Sumber: Youtube. Ada dua kontroversi yang membuat Deddy Corbuzier menjadi perbincangan masyarakat di tahun 2022, yaitu konten dengan judul AuTutorial Jadi G4y di Indo!! Pindah ke Jerman Ragil dan FredAy dan AuBakal Ada Yg Marah Podcast Ini TayangAaDari Jual P3r4wan Sampe Bebek- Agung KarmalogyAy. Setelah meng-upload konten tersebut. Deddy Corbuzier mendapatkan tagar #UnsubscribePodcastDeddy di sosial media twitter yang menembus sampai trending topic Indonesia. Gambar 1 Tujuh konten Deddy Corbuzier yang kontroversi Sumber: w. Dampak dari kontroversi tersebut pada kanal youtube-nya adalah pengurangan jumlah Mengutip CNBC Indonesia Audampak #UnsubscribePodcastCorbuzier yang menjadi trending topic di Twitter. Deddy sudah kehilangan 000 subscribers di YoutubeAy (CNBC Indonesia, 2. K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Gambar 2 Konten kontroversi Deddy saat mengundang Ragil Sumber: w. Dan satu kontroversi lainnya adalah ketika Deddy Corbuzier membuat konten bersama Agung Karmalogy yang menyinggung soal keperawanan, konten ini sendiri diminta oleh Meyden untuk di-take down karena membahas soal Meyden yang pernah ditanyai apakah pernah menjual keperawanannya (IDN Times, 2. Gambar 3 Kontroversi Deddy bersama Agung Karmalogy dengan Meyden Sumber: w. Dari kontroversi yang pernah Deddy Corbuzier lakukan tersebut yang membuat dirinya banyak mendapatkan umpatan dan respon kurang baik dari masyarakat, dan sempat berdampak . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. pada kanalnya yang mengalami pengurangan jumlah subscribers. Namun konten Deddy Corbuzier masih bisa bertahan dengan jumlah penonton yang sangat banyak. Data yang diambil peneliti melalui kanal youtube-nya pada tanggal 20-30 Agustus 2022 bahkan menunjukkan semua kontennya melewati angka 2 juta viewers. Gambar 4 Viewers di kanal Youtube Deddy dari tanggal 20-30 Agustus 2022 Sumber:: w. Jika dibandingkan dengan kanal Youtube lain yang jumlah subscribers-nya lebih banyak dari Deddy Corbuzier seperti Atta Halilintar atau Rans Entertaintment milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, yang sama-sama diambil berdekatan di akhir tahun 2022, viewers Deddy Corbuzier bahkan jauh lebih banyak dan jauh lebih konsisten memiliki viewers di atas 1 juta. Saat ini kanal youtube Deddy Corbuzier telah memiliki jumlah subscribers yang mencapai 20,5 juta. Masih kalah jika dibandingkan dengan kanal youtube Rans Entertainment yang telah mencapai 25,1 juta dan kanal youtube Atta Halilintar yang telah mencapai 30,3 juta subscribers. Namun. Deddy Corbuzier bisa konsisten memiliki viewers di atas 1 juta dalam konten-konten youtube-nya. Berikut adalah perbandingan penonton dari 8 konten di Youtube Deddy Corbuzier dengan Youtube Rans dan Atta Halilintar yang paling berdekatan di bulan Desember: K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Gambar 5 Jumlah viewers konten Youtube Deddy Corbuzier dari tanggal 3-14 Desember 2022 Sumber: w. com/@corbuzier . Dari data yang diambil dari kanal youtube Deddy Corbuzier pada tanggal 3 Desember viewers Deddy adalah 1,2 juta penonton, dan hanya 1 konten dengan judul AuPernah Liat Setan Di Pohon Singkong!. Gautama vs PrazAy yang belum menembus angka 1 juta viewers yaitu 829 ribu penonton dari periode 3 Desember Ae 14 Desember 2022 tersebut. Gambar 6 Jumlah viewers konten Youtube Rans dari tanggal 10-13 Desember 2022 Sumber: https://w. com/@RansEntertainment . Sedangkan di atas merupakan data yang diambil melalui kanal Youtube Rans milik Raffi Ahmad, dari data yang diambil dari tanggal 10-13 Desember tersebut, dapat terlihat bahwa hanya . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. ada 3 konten dari 8 konten yang menembus angka 1 juta viewers, lumayan jauh jika dibandingkan dengan konten Youtube Deddy Corbuzier. Gambar 7 Jumlah viewers konten Youtube Atta Halilintar dari tanggal 6-13 Desember 2022 Sumber: w. com/@AttaHalilintar . Sementara itu gambar di atas adalah jumlah viewers milik Atta Halilintar. Dari 8 konten yang paling berdekatan dengan konten Deddy Corbuzier pada bulan desember tersebut, konten milik Atta Halilintar hanya mendapatkan viewers di atas 1 juta sebanyak 4 kali, masih kalah dibandingkan dengan Deddy Corbuzier yang memperoleh viewers di atas 1 juta sebanyak 7 konten dari 8 kontennya yang di upload. Ini menjelaskan bahwa jumlah viewers dari konten-konten Deddy Corbuzier lebih banyak dan konsisten mendapat jutaan views. Padahal seharusnya ketika seorang konten kreator melakukan banyak kontroversi, yang seharusnya terjadi adalah berkurangnya jumlah penggemar dan jumlah penonton, namun mengapa tidak dengan Deddy Corbuzier. Fenomena inilah yang membuat penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan karena peneliti melihat adanya kontradiksi . ntara apa yang seharusnya terjadi dan kenyataan yang ada, kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan kenyataa. TINJAUAN LITERATUR Persepsi Menurut Deddy Mulyana . persepsi adalah inti komunikasi, sedangkan penafsiran . adalah inti persepsi, yang identik dengan penyandian-penyandian . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. dalam proses komunikasi. Persepsi timbul di karenakan adanya respon terhadap stimulus yang di terima oleh seorang individu sangat komplek sehingga stimulus dapat masuk ke dalam otak, dan kemudian diartikan serta di tafsirkan untuk di berikan makna melalui proses yang rumit dan kemudian setelah itu menghasilkan suatu persepsi (Atkinson & Hilgard, 1. John R. Wenburg & William W. Wilmot . menjelaskan bahwa persepsi dapat didefinisikan sebagai cara organisme memberi makna . alam Mulyana 2. Sementara itu Cohen . mendefinisikan persepsi sebagai interpretasi bermakna atas sensasi sebagai representatif objek eksternal. persepsi adalah pengetahuan yang tampak mengenai apa yang ada di luar sana . alam Mulyana, 2. Dapat diambil kesimpulan bahwa persepsi merupakan proses penafsiran . sebuah informasi atas rangsangan yang diterima oleh panca indera dari objek eksternal atau dari apa yang ada di sekeliling kita. Pada dasarnya proses terbentuknya persepsi dibentuk dengan tiga tahapan menurut Dedy Mulyana . , yaitu: Sensasi: Merujuk pada pesan yang disampaikan ke otak melalui alat indra penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman dan pengecap. Berbagai rangsangan akan ditangkap oleh alat indra dan disampaikan ke otak. Makna yang sampai ke otak harus dipelajari. Namun manusia tidak dapat membuat persepsi hanya dengan proses sensasi. Setelah proses sensasi, makna dan informasi yang ada di dalam otak manusia akan masuk ke tahap atensi. Atensi: Merupakan proses penafsiran suau informasi yang telah sampai ke otak Dalam tahap ini seseorang akan mulai memperhatikan kejadian atau informasi dari luar. Interpretasi: Tahap terakhir dan yang paling penting dari proses persepsi. Dalam tahapan ini, kita tidak dapat menginterpretasikan makna setiap objek, akan tetapi kita dapat menginterpretasikan makna informasi yang dipercayai mewakili suatu objek. Jadi pengetahuan yang kita peroleh melalui persepsi bukan pengetahuan mengenai objek sebenarnya, melainkan pengetahuan mengenai bagaimana tampaknya objek tersebut. Tayangan Tayangan adalah konten audiovisual yang disajikan kepada audiens melalui berbagai media seperti televisi, film, radio, dan platform digital. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . , tayangan diartikan sebagai "segala sesuatu yang ditayangkan . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Sementara menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia . , tayangan adalah "yang ditayangkan, dipersembahkan". Pengertian tayangan dari berbagai kamus tersebut menunjukkan maksud dari tayangan konten adalah yang dipertunjukkan kepada penonton atau audiens. Dalam konteks media audiovisual. Badudu . juga menyampaikan definisi serupa mengenai tayangan, yang menjadi sarana utama dalam menyampaikan informasi, hiburan, dan pesan kepada masyarakat luas. Tayangan memiliki peran yang signifikan dalam membentuk opini, mengedukasi, menghibur, dan mempengaruhi persepsi audiens terhadap berbagai isu dan topik. Dengan kemajuan teknologi, platform digital seperti Youtube. Instagram, dan Tiktok telah menjadi wadah bagi tayangan konten yang diproduksi oleh individu maupun kelompok organisasi. Tayangan bukan hanya sebagai sarana hiburan semata, tetapi juga menjadi bentuk ekspresi kreatif, pembelajaran, dan media promosi bagi berbagai produk dan layanan di era digital saat ini. Penonton Penonton, baik dalam konteks pertunjukan langsung maupun konten digital seperti Youtube, memiliki peran yang penting dalam dinamika seni dan komunikasi modern. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, penonton adalah individu yang secara aktif menyaksikan pertunjukan atau karya seni dengan kesadaran penuh akan pengalaman yang mereka hadapi. Dalam arti sebuah pentas seni, penonton diartikan sebagai orang yang secara sadar dan aktif datang untuk menyaksikan suatu karya seni pertunjukan (Aji, 2. Penonton di dalam konten Youtube memiliki sebutan "viewer", merujuk kepada siapapun yang menonton konten yang diunggah di platform tersebut. Sebagai viewer di Youtube, individu memiliki peran yang penting dalam mengonsumsi konten, namun dalam konteks digital, interaksi antara pembuat konten dan viewer sering kali lebih langsung dan cepat melalui fitur-fitur seperti komentar, like, dan berlangganan. Dengan demikian, peran penonton dalam industri digital ini adalah sebagai ekosistem yang dinamis dalam seni dan komunikasi di era digital saat ini, penonton atau viewer tidak hanya menjadi pemirsa, melainkan juga bagian dari khalayak yang terlibat dalam proses berbagi, pertukaran ide, dan komunikasi dalam sebuah industri digital saat . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Media Sosial Menurut Nasrullah . , media sosial memiliki dimensi penting dalam memfasilitasi interaksi dan kerjasama antara pengguna secara virtual, mencakup aspek pengenalan, komunikasi, dan kerjasama. Sedangkan menurut Kottler dan Keller . , media sosial adalah media yang digunakan oleh konsumen untuk berbagi teks, gambar, suara, video, dan informasi dengan orang lain. Kottler dan Keller . menegaskan bahwa media sosial memainkan peran penting dalam memfasilitasi pertukaran informasi dan konten antarindividu melalui platform-platform digital. Taprial dan Kanwar . mendefinisikan media sosial ialah media yang digunakan seseorang untuk menjadi sosial, atau mendapatkan daring sosial dengan berbagi isi, berita, foto, dan lain-lain dengan orang lain. Dalam konteks ini, media sosial tidak hanya sekadar platform untuk berbagi konten memperjuangkan isu-isu sosial, dan membangun komunitas berbasis minat atau Dengan demikian, media sosial bukan hanya merupakan alat komunikasi, tetapi juga merupakan cermin dari kebutuhan akan konektivitas dan interaksi sosial di era digital ini. YouTube YouTube adalah sebuah platform yang memungkinkan pengguna untuk berbagi dan menonton video yang diunggah oleh berbagai pihak (Herminingsih. Nurdin, & Saguni. Sebagai salah satu bentuk media berbasis video. Youtube telah menjadi semakin populer dalam lima tahun terakhir. Statistik situs menunjukkan bahwa Youtube memiliki lebih dari satu miliar pengguna (David. Sondakh, & Harilama, 2017:. Selain sebagai platform berbagi video. Youtube juga dianggap sebagai media sosial yang memfasilitasi interaksi antara pengguna dan konten. Pengguna dapat menonton video langsung melalui situs web atau aplikasi YouTube yang tersedia di berbagai platform. Lebih dari itu, pengguna juga memiliki kemampuan untuk mengunggah konten video mereka sendiri ke platform ini, yang kemudian dapat dinikmati dan direspons oleh para pengguna lain melalui fitur seperti tombol like dan komentar. K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. YouTube bukan hanya menjadi sumber hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi berbagai jenis konten, mulai dari tutorial, ulasan produk, hingga diskusi keilmuan. Hal ini menjadikan Youtube sebagai salah satu platform yang sangat berpengaruh dalam memengaruhi budaya dan opini publik di era digital saat ini. Dengan adanya YouTube, individu dan organisasi memiliki akses yang lebih luas untuk menyebarkan informasi, menyampaikan pesan, dan memengaruhi pandangan masyarakat terhadap berbagai isu dan METODOLOGI PENELITIAN Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuannya adalah memberikan gambaran mengenai persepsi dari penonton terhadap tayangan konten Youtube Deddy Corbuzier. Menurut I Made Laut Mertha Jaya, . Penelitian kualititaf dapat digunakan untuk kegiatan tentang kehidupan masyarakat, ekonomi, dan aktivitas sosial. Penelitian yang menghasilkan beberapa pada temuan yang tidak dicapai dengan menggunakan prosedur statistic serta cara lain yang dari kuantifikasi . Pada penelitian ini, peneliti akan menggunakan pendekatan deskriptif yaitu suatu rumusan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi atau memotret situasi pada sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, meluas, serta mendalam. Penelitian deskriptif adalah sebuah penelitian untuk menggambarkan tentang suatu hasil pada penelitian dengan sesuai pada namanya, jenis penelitan deskriptif memiliki tujuan yaitu untuk memberikan deskripsi, validasi, dan juga penjelasan mengenai fenomena yang tengah diteliti. (Muhammad Ramdhan, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada hasil penelitian ini memaparkan temuan-temuan yang dibahas dan dikaji berdasarkan data-data yang dikumpulkan mengenai sudut pandanga dari persepsi penonton mengenai tayangan youtube Deddy Corbuzier dengan menggunakan konsep yang diambil melalui referensi dari Deddy Mulyana . yang menyimpulkan melalui teori persepsi yang ada dalam bukunya bahwa proses terbentuknya persepsi terbagi menjadi menjadi 3 tahapan yaitu sensasi, atensi dan interpretasi. Sensasi Sensasi yang dimaksud pada tahapan ini merujuk pada pesan yang dikirimkan ke otak melalui penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, dan pengecapan (Deddy Mulyana, . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Dalam proses sensasi pada tahap ini peneliti membuat pertanyaan yang berkaitan dengan proses penglihatan dari ketiga informan. Peneliti mendapatkan bahwa ada dua informan yang mempunyai sensasi yang positif terhadap tampilan awal . /Thumbnail, informan tersebut adalah Alif dan juga Fauzan sedangkan Candra menganggap bahwa thumbnail dari konten Deddy Corbuzier biasa saja. Sedangkan menurut Alif tampilan thumbnail atau cover dari konten Youtube Deddy Corbuzier yang dia lihat memancing rasa penasaran dengan tampilan yang menarik. Lalu ada Fauzan yang menyebutkan kalau thumbnail konten Deddy Corbuzier memang terlihat ramai pada teksnya, namun dia tidak men-denial bahwa teksnya juga bisa menjadi rekap baginya untuk mengetahui isi dari konten tersebut, selain itu foto yang ada di thumbnail menurutnya merupakan hal yang pertama kali dia lihat karena terdapat narasumber/bintang tamu yang sedang Deddy Corbuzier Selain itu ketiga informan memberikan pandangannya pada judul dari konten Deddy Corbuzier dari yang mereka lihat, dua informan Alif dan Fauzan merasa bahwa judul Deddy Corbuzier dapat berpengaruh terhadap minat menontonnya. Alif mengatakan bahwa judul bisa membuatnya penasaran untuk menonton, namun juga bisa membuatnya enggan jika judul tersebut terlalu vulgar, selain itu Fauzan berpendapat lebih positif bahwa meskipun judul tersebut terkesan clickbait, namun yang dia lihat bisa memberikan gambaran tentang konten yang mau dibahas, sedangkan satu informan lagi yaitu Candra menilai judul dari konten Deddy Corbuzier biasa saja dan tidak dilebih-lebihkan. Lalu peneliti juga mendapatkan bahwa dua infoman memberikan pandangan positif dari apa yang membuat tampilan dari konten-konten Deddy Corbuzier ini menjadi menarik jika dilihat, sekali lagi dua informan yaitu Alif dan Fauzan memberikan pandangannya pada tampilan yang ada di konten Deddy Corbuzier yaitu jika disimpulkan bahwa set-up dari tampilan yang ada di konten Deddy Corbuzier terlihat sangat rapih, niat, dan membuat kesan Jadi peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa beberapa informan memiliki sensasi yang positif terhadap konten dari Deddy Corbuzier. Ini berdasarkan wawancara yang peneliti lakukan dalam proses sensasi yang berkaitan dengan penglihatan informan terhadap tampilan awal . /thumbnail, judul, dan tampilan yang ada dalam konten Deddy Corbuzier. Hasilnya adalah Thumbnail dan judul konten Deddy Corbuzier dianggap menarik oleh Alif Mulya K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Pratama dan Fauzan Wiratama, tetapi Candra Wijaya menganggapnya biasa. Set-up studio dan tampilan konten Deddy Corbuzier dinilai menarik oleh Alif Mulya Pratama dan Fauzan Wiratama. Atensi Atensi merupakan proses penafsiran suatu informasi yang telah sampai ke otak manusia. Dalam tahap ini seseorang akan mulai memperhatikan kejadian atau informasi dari luar. Adapun faktor internal dan faktor eksternal yang bisa mempengaruhi atensi menurut pemaparan dari Deddy Mulyana (Mulyana, 2008:197-. Faktor internal yang mempengaruhi atensi : Atensi dipengaruhi oleh faktor-faktor internal seperti faktor biologis . apar, haus, dan faktor fisiologis . inggi, kurus, sakit, sehat, lelah, penglihatan atau pendengaran kurang sempurna dan sebagainy. dan faktor-faktor sosial budaya seperti gender, agama, tingkat pendidikan, pekerjaan dan penghasilan serta faktor psikologis seperti kemauan, keinginan, motivasi, pengharapan, dan sebagainya. Semakin besar perbedaan aspek-aspek tersebut secara antar individu, maka semakin besar juga perbedaan persepsi mereka mengenai realitas. Faktor eksternal yang mempengaruhi atensi : Atensi seorang individu pada suatu objek juga dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu atribu-atribut objek yang dipersepsi seperti gerakan, intensitas, kontras, kebaruan dan perulangan objek yang dipersepsi Pada tahap atensi berdasarkan faktor internal yang datang dari dalam diri informan, hanya satu informan bernama Fauzan, yang menyatakan bahwa ada faktor internal yang mempengaruhi atensinya, yaitu masuk kedalam faktor biologis, psikologis dan sosiologis, karena faktor yang mempengaruhi informan adalah kebutuhan dirinya sendiri untuk memvalidasi pendapatnya soal suatu fenomena di masyarakat. Lalu ada faktor eksternal yang berasal dari luar individu. Pada faktor eksternal ini ketiga informan memiliki kesamaan bahwa faktor yang mempengaruhi atensi/perhatian mereka untuk lebih tertarik menonton konten Youtube Deddy Corbuzier adalah narasumber/bintang tamu yang dihadirkan oleh Deddy Corbuzier, selain itu Alif dan Fauzan mengatakan kalau judul juga merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi mereka ingin lebih mau menonton konten Deddy Corbuzier, dan satu lagi Thumbnail menurut Alif juga adalah faktor yang selalu . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Dapat peneliti ambil kesimpulan, bahwa terdapat faktor internal berupa faktor biologis, psikologis dan sosiologis. Dan dari faktor eksternal memiliki faktor yang mempengaruhi seperti judul, thumbnail, dan yang paling mempengaruhi atensi informan dari faktor eksternal adalah faktor narasumber atau bintang tamu yang dihadirkan oleh Deddy Corbuzier. Interpretasi Menurut Deddy Mulyana . Interpretasi merupakan tahap terakhir dan yang paling penting dari proses persepsi. Dalam tahapan ini, kita tidak dapat menginterpretasikan makna setiap objek, akan tetapi kita dapat menginterpretasikan makna informasi yang dipercayai mewakili suatu objek. Jadi pengetahuan yang kita peroleh melalui persepsi bukan pengetahuan melalui mengenai objek sebenarnya, melainkan pengetahuan mengenai bagaimana tampaknya objek tersebut. Pada tahap interpretasi ini, peneliti mendapatkan pembahasan dari informan mengenai pertanyaan bagaimana menurut pandangan informan terhadap kontroversi yang pernah dilakukan Deddy Corbuzier pada tahun 2022, apakah berpengaruh terhadap konten-kontenya atau tidak. Pada pertanyaan ini Alif mulya memberikan jawaban bahwa dia menyayangkan kontroversi yang pernah Deddy Corbuzier lakukan di 2022, khususnya terkait LGBT, menurutnya sangat disayangkan karena dianggap menyinggung isu sensitif. Alif juga mengatakan bahwa kontroversi tersebut berpengaruh pada persepsi penonton, termasuk dirinya sendiri, yang mulai menurunkan intensitas untuk menonton konten-konten dari Deddy Corbuzier. Meskipun begitu. Alif Mulya masih mencari hiburan dalam beberapa konten tertentu milik Deddy Corbuzier yang dianggap menarik. Lalu ada Candra Wijaya yang memberikan jawaban sebagai informan kedua. Menurut Candra tidak semua konten yang ada di kanal Deddy Corbuzier mengandung kontroversi. Candra selalu mencoba untuk memahami isi konten dari Deddy Corbuzier. Candra hanya akan menonton jika menurutnya konten tersebut baik. Namun, jika menurutnya konten tersebut tidak menarik dan tidak baik, maka ia memilih untuk tidak menontonnya. Candra menegaskan bahwa dirinya sekarang harus lebih cerdas dalam menonton konten-konten Deddy Corbuzier dan dapat memilih konten-konten yang ingin ditontonnya dengan bijak. K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Setelah itu ada Fauzan yang memberi jawaban bahwa sebanyak apapun kontroversi yang Deddy Corbuzier lakukan pada tahun 2022, hal itu tidak akan merubah pandangannya terhadap konten Deddy Corbuzier. Baginya, konten Deddy Corbuzier banyak yang bagus, dan kontroversi yang sudah terjadi sebagian besar dikarenakan oleh miskomunikasi. Setelah menanyakan interpretasi dari kontroversi yang dilakukan Deddy Corbuzier, lalu peneliti menanyakan bagaimana pendapat tentang konten Youtube Deddy Corbuzier selama ini terutama pada periode 2022, menurut informan apa yang membuat Deddy Corbuzier ini tetap menarik dan bisa memiliki penonton sangat banyak walaupun Deddy Corbuzier beberapa kali melakukan kontroversi. Peneliti mendapatkan simpulan dari hasil interpretasi mengenai konten Youtube deddy Corbuzier di tahun 2022, apa yang membuatnya tetap menarik. Menurut ketiga informan yang membuat konten dari Deddy Corbuzier tetap menarik adalah karena konten-kontennya sangat beragam dan bervariatif sehingga penontonnya tetap tertarik, tema ataupum topik yang dibahas juga banyak yang menarik, selain itu konten Deddy Corbuzier juga memiliki persiapan set-up yang bagus mulai dari studio, audio, hingga videonya. Secara keseluruhan pada tahap interpretasi ini adalah semua informan mengatakan bahwa keberagaman kontenlah yang membuat Deddy Corbuzier tetap menarik meskipun beberapa kontroversi pernah dilakukannya di 2022, interpretasi mereka dipengaruhi oleh kualitas kontennya dan bukan dipengaruhi oleh kontroversi yang pernah dilakukan Deddy Corbuzier. Pada pembahasan mengenai persepsi penonton terhadap tayangan konten Youtube Deddy Corbuzier periode 2022 ini, peneliti mendapatkan hasil keseluhuan bahwa Sensasi sebagian informan memiliki sensasi yang positif terutama pada tamapilan awal dari konten Deddy Corbuzier dan juga set-up studio di konten Deddy Corbuzier. Lalu pada hasil keseluruhan atensi, peneliti mendapatkan hasil bahwa terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang sama-sama bisa mempengaruhi atensi informan terhadap tayangan konten Youtube Deddy Corbuzier. Dan hasil interpretasi informan terhadap kontroversi dan tayangan konten Youtube Deddy di 2022, peneliti menyimpulkan bahwa interpretasi informan terhadap tayangan Deddy Corbuzier menurut mereka memiliki konten-konten yang beragam dan variatif, selain itu memiliki kualitas yang baik pada produksi kontennya, mulai dari isi hingga set-up studionya, . K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. sehingga walaupun Deddy Corbuzier melakukan beberapa kontroversi, membuat kontennya tetap ramai dan menarik. Dari hasil tersebut peneliti mendapat beberapa kesamaan dengan penelitian terdahulu yang berjudul AuPersepsi Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Unisri Pada Tayangan Infotainment Silet RCTIAy yang mana pada penelitian ini diperoleh hasil yang sama yaitu bahwa informan mempunyai sensasi yang positif pada tayangan Silet RCTI, dan terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi minat menonton pada tayangan Silet RCTI, dan juga interpretasi yang baik terhadap informasi yang ditayangkan Silet RCTI. Sedangkan peneliti, dalam sensasi juga memperoleh sebagian besar informan mempunyai sensasi yang positif terhadap tayangan konten Youtube Deddy Corbuzier, dan mendapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi atensi penonton, selain itu dalam interpretasi hasil peneliti juga mendapatkan hasil yang baik karena penonton menilai keberagaman konten Deddy Corbuzier dan kesiapan produksi dinilai baik. Rekomendasi yang bisa dilakukan oleh peneliti selanjutnya yaitu membandingkan dengan beberapa metode lain, misalnya dengan menggunakan analisis konten terhadap tayangan konten Deddy Corbuzier dan membandingkan dengan hasil dari persepsi penonton terdahap tayangan konten Deddy Corbuzier ini dalam memenuhi kebutuhan informasi terhadap tayangan konten Youtube, selain itu penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan beberapa metode lainnya yang belum ada di dalam penelitian ini. KESIMPULAN Peneliti mendapatkan beberapa poin penting berdasarkan Bab IV bahwa penelitian ini memliki kesimpulan sebagai berikkut: Sensasi sebagian informan memiliki sensasi yang positif terutama pada tamapilan awal dari konten Deddy Corbuzier dan juga set-up studio di konten Deddy Corbuzier. terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang sama-sama bisa mempengaruhi atensi informan terhadap tayangan konten Youtube Deddy Corbuzier. Interpretasi informan terhadap tayangan Deddy Corbuzier menurut mereka memiliki kontenkonten yang beragam dan variatif, selain itu memiliki kualitas yang baik pada produksi kontennya, mulai dari isi hingga set-up studionya, sehingga walaupun Deddy Corbuzier melakukan beberapa kontroversi, membuat kontennya tetap ramai dan menarik. K O M A S K A M Persepsi Penonton Terhadap . Yandy Guntur Setiawan et al. Demikian bahwa dapat peneliti simpulkan bahwa persepsi penonton terhadap tayangan konten Deddy Corbuzier pada periode 2022 secara keseluruhan adalah positif, karena menilai konten Deddy Corbuzier memiliki keberagaman konten yang variatif dan kualitas produksi konten yang baik serta memberikan atensi dari faktor eksternal seperti narasumber, thumbnail, dan judul yang membuat lebih tertarik terhadap minat menonton. Sedangkan kontroversi yang terjadi di tahun 2022 tidak terlalu berpengaruh terhadap persepsi dan minat menonton kontennya. DAFTAR PUSTAKA