https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x Pendampingan pembuatan kerupuk Beras Organik: Pada Remaja/Dewasa Autism Spectrum Disorder Di Depok Jawa Barat Arneliza, 2Rudy Sutadi, 3Mugiatno Sumbodo 4Kuswanti, 5Dita Atikah Yudi Yulius, 1,2,3,4,5 Fakultas Psikologi. Universitas Persada Indonesia UPI YAI. Jakarta E-mail: arneliza@kidaba. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pembuatan kerupuk beras organik kepada remaja dan dewasa autism spectrum disorder (ASD) di depok, jawa barat. Pendampingan dilakukan sebagai upaya memberikan kesempatan pekerjaan yang layak bagi remaja/dewasa ASD yang belum dapat berfungsi seperti umumnya masyarakat. Remaja/dewasa ASD dilibatkan dalam proses produksi kerupuk beras organik ini sebelumnya sudah mendapatkan beberapa terapi, namun belum mendapatkan terapi yang benar. Untuk itulah Kid Aba Autism Centre hadir untuk memperbaiki berbagai hal terutama masalah perilaku dan kognitif dengan Smart ABA dan Smart BIT. Untuk selanjutnya pentingnya orangtua yang merawat anak ASD untuk menuntaskan terapi sejak dini, agar tidak menimbulkan masalah dimasa mendatang bagi remaja dan dewasa ASD. Metode pendampingan melibatkan Kid Aba Autism centre dan ibu-ibu dari komunitas Kode Special di Depok. Selama proses ini, digunakan alat masak kaca dan kayu yang bebas dari bahan kimia. Sebelas kali percobaan sudah dilakukan di Kid Aba Kitchen. Hasil pendampingan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi remaja/dewasa ASD di Indonesia. Selain itu, pendampingan ini juga akan diikuti dengan inovasi produk lainnya yang dibutuhkan oleh anak ASD, orangtua, dan profesional di bidang autisme. Implikasi dari penelitian ini adalah pendampingan pembuatan kerupuk beras organik memberikan lapangan pekerjaan bagi remaja/dewasa asd dan berpotensi untuk terus dikembangkan. Seiring dengan itu yang paling penting adalah proses perbaikan perilaku dan kognitif remaja/dewasa ASD ini akan terus dijalankan, berkerja sama dengan dokter-dokter yang mendalami Autisme. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi oleh remaja/dewasa ASD dalam mencari pekerjaan yang sesuai. Kata kunci: autism spectrum disorder, pendampingan, kerupuk beras organik, lapangan pekerjaan, remaja/dewasa asd Abstract This research aims to provide assistance in making organic rice crackers for teenagers and adults with autism spectrum disorder (ASD) in Depok. West Java. Mentoring is carried out as an effort to provide decent employment opportunities for teenagers/adults with ASD who are not yet able to function like the general population. ASD teenagers/adults involved in the production process of organic rice crackers have previously received several Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. therapies but have not received the correct therapy. For this reason. Kid Aba Autism Center is here to improve various things, especially behavioral and cognitive problems with Smart ABA and Smart BIT. Henceforth, it is important for parents who care for children with ASD to complete therapy from an early age so as not to cause problems in the future for teenagers and adults with ASD. The mentoring method involves the Kid Aba Autism Center and mothers from the Kode Special community in Depok. During this process, glass and wooden cooking utensils are used which are free from chemicals. Eleven trials have been carried out at Kid Aba Kitchen. Hopefully, this assistance's results will create employment opportunities for ASD youth/adults in Indonesia. Apart from that, this assistance will also be followed by other product innovations needed by ASD children, parents, and professionals in the field of autism. The implication of this research is that assistance in making organic rice crackers provides employment opportunities for ASD youth/adults and has the potential to continue to be developed. At the same time, the most important thing is that the process of improving the behavior and cognition of teenagers/adults with ASD will continue to be carried out in collaboration with doctors who study Autism. This research contributes to understanding and overcoming the challenges faced by ASD youth/adults in finding suitable employment. Keywords: autism spectrum disorder, mentoring, organic rice crackers, employment. ASD teenagers/adults Pendahuluan Autisme merupakan gangguan perkembangan nerobiologis yang berat terjadinya masalah dalam berkomunikasi dan berelasi . dengan orang lain atau lingkungannya, dimulai sejak 3 tahun pertama kehidupannya, dan jika tidak dilakukan intervensi, maka masalah ini akan terus berlanjut. Autisme terjadi karena adanya gangguan perkembangan pada saraf dengan tanda-tanda antara lain terganggunya interakasi dan komunikasi sosial serta pengulangan perilaku (Bommangoudar, 2018. Jones et al. , 2014. Van Laarhoven et al. , 2. Penyandang Autisme (ASDAutism Spectrum Disorde. yang sudah remaja/dewasa, namun belum bisa berfungsi seperti masyarakat pada umumnya, tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan mereka kesempatan berupa lapangan pekerjaan yang layak. Tidak mudah bagi penyandang Autisme yang belum sembuh untuk bisa bekerja disektor formal, karena masih banyak hal-hal yang harus diperbaiki, terutama dalam hal perilaku dan kognitif. Namun tentu saja selalu ada jalan, jika kita mau berikhtiar sesuai kesanggupan kita. Lapangan pekerjaan tentunya tidak hanya disektor formal saja, namun banyak sektor-sektor Menurut Warsiti . sumbangan lapangan pekerjaan sektor informal semakin berkembang dan memberikan lapangan pekerjaan, walaupun awalnya belum mendapat sambutan yang baik, mendapatkan sambutan yang baik dalam Hal ini tentunya juga mampu mengatasi persoalan-persoalan bagi tenaga kerja di Indonesia. Tak terkecuali bagi remaja/dewasa ASD ini, lapangan pekerjaan sektor informal, tentunya dapat memberikan mereka lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kemamampuan mereka saat ini. KID ABA Autism Centre memberikan pelatihan pembuatan kerutpuk beras organik kepada beberapa orang remaja Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. dan dewasa Autisme ini, yang nantinya akan dipasarkan kepada orangtua yang memiliki anak ASD, atau masayarkat Proses seleksi remaja/dewasa ASD ini bekerja sama dengan komunitas KODE Special, yaitu komunitas orangtua dan professional anak berkebutuhan khusus di Kota Depok, yang secara berkala mengadakan kegiatan seminar dan sharing bagi orangtua anak berkebutuhan khusus. Kode Special juga memfasilitasi remaja dan dewasa ASD ini dalam proses recruitmen untuk beberapa Perusahaan memberikan kesempatan kerja bagi remaja/dewasa ASD ini. Ibu Lumi Dewi Sekarsasi, sebagai Pembina Komunitas KODE Special Penanggungjawab pada projek ini. Insyaa Allah kerupuk beras organik ini akan dipasarkan melalui komunitas Autisme diseluruh Indonesia. KID ABA Autism Centre memfasilitasi semua bahan baku, peralatan masak, antara lain alat masak kaca, peralatan masak dari kayu dan bambu yang tidak menggunakan vernis . ebas bahan kimi. Semua proses pembuatan kerupuk beras organik ini, sudah dilakukan uji coba di KID ABA Kitchen Bekasi. Sejak dimulai proses uji coba sampai berhasilnya pembuatan kerupuk beras organik ini, sudah dilakukan sebelas kali uji coba. Beberapa percobaan gagal karena terlalu banyak air, beberapa percobaan gagal karena terlalu lama waktu mengukus, dan beberapa percobaan gagal karena curah hujan yang tinggi, sehingga lama dalam proses pengeringan. Alhamdulillah pada percobaan ke sebelas, semua proses berjalan lancar. Produksi kerupuk beras organik ini adalah dalam kondisi mentah. Selanjutnya pembeli bisa menggoreng sesuai minyak yang disarankan pada menu harian anak ASD. Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x Permasalahan Mitra Karena semua tenaga kerjanya nantinya adalah remaja/dewasa ASD yang belum sepenuhnya mampu mandiri, maka setiap harinya akan disupervisi oleh ibuibu dari KODE Special. Foto 1: Pertemuan perencanaan program Setiap hari ibu-ibu ini akan akan bergantian melakukan supervisi pembuatan kerupuk beras organik ini oleh remaja/dewasa ASD ini. Supervisi sangat penting untuk memastikan semua prosedur pembuatan kerupuk beras organik sesuai proses-proses pada saat uji Supervisi juga dimaksudkan untuk kesalahan-kesalahan selama proses pembuatan kerupuk beras Menurut Sulismadi et al . peran supervisor dalam mensupervisi karyawan sangat penting, agar jika terjadi masalah, dapat segera diselelesaikan sehingga tidak menggangu proses Metode Pelaksanaan Pendampingan ini dimulai dari uji coba produk di KID ABA Kitchen di Grand Wisata Bekasi. Dalam uji cob ini berlangsung sebelas kali percobaan. Pada percobaan kesebelas proses uji coba Proses pembuatan kerupuk beras organik ini dimulai dari perendaman beras pencetakan, penjemuran sampai paking. Semua alat masak yang digunakan adalah alat masak kaca dan kayu . anpa Begitu juga takaran air dan lama P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x mengaron, mengukus disesuaikan waktunya. https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. Pengenalan dan pelatihan ini dilakukan secara langsung, dengan merekam proses pembuatan dan paking, sehingga rekaman ini bisa dilihat sewaktu-waktu untuk mencocokkan dengan alur pembuatan yang sudah Proses training ini berlangsung selama 1 hari, dengan durasi 6 jam Foto 2: Pengaronan dengan panci kaca Hal ini harus diperhatikan, mengingat yang akan mengkomsumsi nantinya adalah adalah anak ASD, yang sedang menjalankan program pengaturan pola Semua proses pembuatan berbagai makanan untuk anak ASD, harus menggunakan alat masak kaca Foto 4: Penjemuran Hasil dan pembahasan Foto 3: Pengukusan dengan alat masak kaca dan bambu Remaja dan dewasa ASD ini akan bergantian melakukan alur proses produksi ini, sehingga diharapkan nantinya mereka mampu mengerjakan keseluruan proses produksi kerupuk beras organik ini. Selama proses produksi mereka didampingi oleh ibu-ibu dari Komunitas Kode Special Depok. Pendampingan pembutan kerupuk beras organik oleh remaja/dewasa autisme ini didampingi ibu-ibu dari KODE Special yang nantinya akan secara langsung mensupervisi remaja/dewasa ASD ini. Pendampingan ini akan terus berlanjut dengan berbagai inovasi produk lainnya yang sangat diperlukan oleh anak ASD, orangtua serta professional yang bergerak dalam bidang Autisme. Pendampingan ini diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi remaja/dewasa ASD lainnya diseluruh Indoensia. Supervisi oleh ibu-ibu dari KODE Special Depok juga sangat membantu dalam mengarahkan remaja/dewasa ASD ini selama proses produski kerupuk beras Untuk selanjutnya adalah desain kemasan untuk kerupuk beras organik, karena kemasan juga memegang peranan penting dalam sebuah produk. Kemasan produk tidak hanya berperan sebagai wadah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi produk tersebut (Sarbeni et , 2022. Yan, 2. Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. Kesimpulan Temuan penting dari penelitian ini adalah tersedianya lapangan pekerjaan bagi remaja/dewasa ASD, sehingga mereka bisa berkarya ditengah-tengah Namun penting diingat adalah untuk terus memperbaiki perilaku dan kognitif remaja/dewasa ASD ini melalui kolaborasi dengan team dokter untuk mengatur pola makan mereka. Ucapan terima kasih Terimakasih kepada KID ABA Kitchen yang telah melakukan uji coba pembuatan kerupuk beras organik, sampai bisa diduplikasi oleh remaja/dewasa ASD. Ibu-ibu dari KODE Special Depok yang telah menyediakan tempat untuk training pendampingan pembuatan kerupuk beras P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x Menjaga Etos kerja Karywan PT Aneka Jasa Teknik Group Gresik. 77Ae88. Van Laarhoven. Stekelenburg. Eussen. , & Vroomen. Atypical visual-auditory predictive coding in autism Electrophysiological evidence from stimulus omissions. Autism, 24. , 1849Ae1859. https://doi. org/10. 1177/1362361320 Warsiti. Eksistensi Sektor Informal Dan Upaya Pembinaannya. 2, 93Ae101. Yan. Consumer Perspectives. April. https://doi. org/10. 3390/pr10040747 Daftar pustaka Bommangoudar, . Management of Autistic Patients in Dental Office: A Clinical Update. International Journal of Clinical Pediatric Dentistry, 11. , 219Ae227. https://doi. org/10. 5005/jp-journals10005-1515 Jones. Gliga. Bedford. Charman. , & Johnson. Developmental pathways to autism: A review of prospective studies of infants at risk. Neuroscience and Biobehavioral Reviews, 1Ae33. https://doi. org/10. 1016/j. Sarbeni. Ramdhani. , & Soeteja, . Urban Portrait Film : Critical Perspective Expression of Students Ao Information Literacy on City Portrait. 1Ae6. https://doi. org/10. 4108/eai. Sulismadi. Sulistyowati. , & Vinedal. Peran Supervisor Dalam Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan