61 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI APLIKASI QRIS DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KEGIATAN TRANSAKSI JUAL BELI PADA UMKM DI KOTA LHOKSEUMAWE THE INFLUENCE OF THE USE OF QRIS APPLICATION TECHNOLOGY AND FINANCIAL LITERACY ON BUYING AND BUYING TRANSACTION ACTIVITIES IN MSMEs IN LHOKSEUMAWE CITY Hikalmi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lhokseumawe hikalmi@stie-lhokseumawe. Eka Chyntia Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lhokseumawe chyntia@stie-lhokseumawe. Maryana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lhokseumawe maryana@stie-lhokseumawe. Eko Gani PG Universitas Malikussaleh ekogani@unimal. Cut Nisrina Tazrin Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lhokseumawe cutnisrinatazrin01@gmail. Abstract The role of MSMEs in Indonesia is often linked to government efforts to reduce unemployment, fight poverty and equalize income. Collaboration between MSMEs and electronic money organizers will be able to advance the Indonesian economy. Quick Response Code Indonesian Standard or usually abbreviated as QRIS . ronounced KRIS) is a combination of various types of QR from various Payment System Service Providers (PJSP) using a QR Code. Currently QRIS is used in all payment applications which can be used in all shops, traders, stalls, parking lots, tourist tickets, donations . with the QRIS logo. Someone with good financial literacy can see money from a different perspective so they can control their financial condition. In its implementation. QRIS still has various obstacles, one of which is the level of financial literacy of the Lhokseumawe City MSME community which is still low so that people's understanding of digital finance is still lacking and not evenly distributed. This research aims to examine whether the QRIS application implemented by MSMEs influences the increase in buying and selling transactions in the community, as well as whether people's financial literacy influences transaction decisions using the QRIS application. The results of this research show that financial literacy and ease of use have a positive and significant influence on the choice of using QRIS by MSMEs in the city of Lhokseumawe. Financial literacy has a positive and significant impact on MSME transactional operations in the city of Lhokseumawe. This shows Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 62 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. how people, especially MSMEs, have strong knowledge and skills in terms of financial management, which influences their choice to use one of the financial technology products, namely QRIS. Keywords: Finance. QRIS application. MSME. Abstrak Peranan UMKM di Indonesia sering kali dikaitkan dengan upaya-upaya pemerintah dalam mengurangi pengangguran, memerangi kemiskinan, dan pemerataan pendapatan. Adanya Kerjasama antara para UMKM dengan pihak penyelenggara uang elektronik akan dapat memajukan perekonomian Indonesia. Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS . ibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. Saat ini QRIS digunakan pada seluruh aplikasi pembayaran yang dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi . berlogo QRIS. Seseorang dengan literasi keuangan yang baik dapat melihat uang dari sisi perspektif yang berbeda sehingga dapat mengendalikan kondisi keuangannya. QRIS dalam penerepannya masih terdapat berbagai kendala salah satunya yaitu tingkat literasi keuangan masyarakat UMKM Kota Lhokseumawe yang masih rendah sehingga pemahaman masyarakat mengenai keuangan digital masih kurang dan belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah aplikasi QRIS yang diterapakan oleh UMKM mempengaruhi peningktan transaksi jual beli pada masyarakat, serta apakah literasi keuangan masyarakat mempengaruhi keputusan bertransaksi dengan menggunakan aplikasi QRIS. Hasil penelitian ini menunjukkan literasi keuangan dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pilihan penggunaan QRIS oleh pelaku UMKM di kota Lhokseumawe. literasi keuangan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap operasional transaksional UMKM di kota Lhokseumawe. Hal ini menunjukkan bagaimana masyarakat, khususnya pelaku UMKM, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang kuat dalam hal pengelolaan keuangan, yang mempengaruhi pilihan mereka untuk menggunakan salah satu produk teknologi keuangan, yaitu QRIS. Kata kunci: Keuangan. Aplikasi QRIS. UMKM Penduhuluan Perkembangan teknologi informasi semakin meningkat seiring dengan Perkembangan pertumbuhan ekonomi digital karena akan lebih efektif dan efisien dari segi waktu. Salah satu bentuk implementasi antara teknologi informasi dengan pertumbuhan ekonomi digital adalah dengan adanya pembayaran transasksi non tunai. Implementasi uang elektronik yang telah digunakan untuk pembayaran secara online maupun offline dapat memudahkan para pedagang untuk bertransaksi, khususnya pada UMKM. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah sebuah industri penggerak kesejahteraan bagi Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 63 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. masyarakat daerah, juga merupakan usaha yang dapat membantu masyarakat kecil untuk memperoleh pekerjaan juga pendapatan bagi hidupnya. Peranan UMKM di Indonesia sering kali dikaitkan dengan upaya-upaya pemerintah dalam mengurangi pengangguran, memerangi kemiskinan, dan pemerataan Pengembangan UMKM di Indonesia sering dianggap secara tidak langsung sebagai redistribusi pendapatan (Tambunan, 2. Adanya Kerjasama antara para UMKM dengan pihak penyelenggara uang elektronik diharapkan akan dapat memajukan perekonomian di Indonesia. Penggunaan uang elektronik sebagai salah satu pilihan alat transaksi pembayaran digital semakin meningkat di tengah perkembangan zaman, terutama pada masa pandemi COVID-19. Uang elektronik/digital dianggap sebagai salah satu solusi yang tepat dalam situasi tersebut. Pemerintah telah resmi mengeluarkan QR Code Indonesia Standar (QRIS) sebagai alat transaksi pembayaran digital baru. Bank Indonesia sebagai regulator sistem pembayaran di Indonesia telah meluncurkan standar Quick Response (QR) Code pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesia Standar (QRIS) (Triutomo et al. , 2. QRIS adalah normalisasi dari Quick Reaction Code (QR Cod. sebagai inovasi strategi cicilan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sejak Januari 2020. Standar ini dibuat untuk memberikan strategi cicilan non tunai yang lebih sederhana dan produktif (Hutagalung et al. , 2. QRIS adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. Saat ini penggunaan QRIS pada seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara baik bank dan non bank yang digunakan masyarakat dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi . berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat, dengan menggunaka QRIS maka keuangan masyarakat dapat dikendalikan dengan baik. Data Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa 83 persen volume transaksi QRIS didominasi para pelaku Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM). Jumlah ini diklaim mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya (REPUBLIKA. CO. ID, 2. Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 64 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. QRIS di Indonesia merupakan inovasi gagasan produk baru, sebagai produk baru maka dibutuhkan pendapat masyarakat terutama pelaku usaha sebagai user mengenai faktor yang mempengaruhi keputusan menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran dalam trasaksi jual beli pada usahanya. Sebagian user berpendapat bahwa menggunakan layanan QRIS akan menambah rumit dan tidak memberi manfaat yang Sedangkan sebagian user yang mementingkan efisiensi dan efektivitas cenderung berpendapat bahwa penggunaan QRIS akan memberikan kemudahan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pekerjaan mereka. Kemudahan dan kegunaan yang ditawarkan produk QRIS berdampak pada peningkaan user-nya. Ketika suatu produk keuangan memiliki kemudahan dan kegunaan yang sangat membantu untuk transaksi perekonomian khususnya dalam sistem pembayaran, maka masyarakat memutuskan untuk menggunakan produk tersebut (Anastasia Anggi Palupi, 2. Selain dengan memanfaatkan QRIS, seseorang dengan literasi keuangan yang baik dapat melihat uang dari sisi perspektif yang berbeda sehingga dapat mengendalikan kondisi keuangannya. Seseorang dapat memanajemen keuangannya seperti, aktivitas pengelolaan, perencanaan, dan pengendalian keuangan, yang berguna untuk mengatur kesejahteraan finansial secara baik, serta memudahkan dalam bertransaksi. Literasi keuangan merupakan salah satu faktor yang penting dipahami oleh seseorang karena merupakan suatu hal bermanfaat untuk mengambil suatu keputusan keuangan dengan tepat. The Association Chartered Certified Accountants merumuskan bahwa konsep literasi keuangan mencakup pengetahuan mengenai kemampuan memahami keuangan pribadi/perusahaandan kemampuan melakukan keputusan keuangan dalam situasi tertentu (Aribawa, 2. Penggunaan QRIS dalam penerapannya masih terdapat berbagai kendala, salah satunya yaitu tingkat literasi keuangan masyarakat UMKM Khususnya Kota Lhokseumawe yang masih rendah, sehingga pemahaman masyarakat mengenai keuangan digital masih kurang dan belum merata. Berdasarkan data UMKM yang didapat dari Dinas Koperasi dan UKM Aceh, menyebutkan bahwa jumlah total UMKM seluruh Aceh yaitu sebesar 74. 810 UMKM, dan khusus untuk wilayah Kota Lhokseumawe pada tahun 2022 UMKM berjumlah 4. 502 UMKM (Prov. Aceh, 2. Berikut data perkembangan UMKM di Kota Lhokseumawe yaitu sebagai berikut: Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 65 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. UMKM Kota Lhokseumawe Tahun 2013-2022 Berdasarkan data grafik diatas dapat dilihat bahwa jumlah UMKM di Kota Lhokseumawe meningkat drastis dari Tahun 2013 hinga Tahun 2022, seharusnya dengan banyaknya jumlah UMKM Kota Lhokseumawe, maka akan banyak juga tingkat penggunaan QRIS akan tetapi jumlah UMKM yang menggunakan QRIS masih sangat Hal ini menarik perhatian peneliti untuk meneliti . apakah aplikasi QRIS yang diterapakan oleh UMKM mempengaruhi peningktan transaksi jual beli pada masyarakat, dan . apakah literasi keuangan masyarakat mempengaruhi keputusan bertransaksi dengan menggunakan aplikasi QRIS. Kerangka Teori Kemudahaan Penggunaan QRIS Quick Response Indonesian Standard (QRIS) adalah standar kode QR pembayaran yang diinisiasi oleh Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) yang diluncurkan mulai 1 Januari 2020 untuk memfasilitasi digital payment di Indonesia dan khususnya untuk mendukung perkembangan sektor UMKM. QRIS merupakan kombinasi dari banyak kode QR yang disediakan untuk membuat proses transaksi pembayaran jauh lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal (Sholihah & Nurhapsari, 2. Penelitian sebelumya terkait dengan pengaruh QRIS terhadap UMKM menyimpulkan bahwa QRIS dapat membantu pedagang UMKM berevolusi menjadi lebih baik lagi. Hal ini dikarenakan QRIS membantu pedagang dalam melakukan kegiatan transaksinya (Sihaloho et al. , 2. Penelitian lain yang dilakukan juga Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 66 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. mengungkapakan bahwa faktor yang mempengaruhi minat menggunakan QRIS selama masa pandemi covid-19 juga semakin meningkat, hal ini dilihat dari faktor-faktor yang perilaku konsumen menggunakan QRIS dan mengoptimalkan penggunaan QRIS dalam kegiatan komersial bisnis di masa pandemi COVID 19 (Triutomo et al. , 2. Kemudahan penggunaan . erceived easy of us. yaitu keyakinan seseorang bahwa menggunakan sistem teknologi informasi tidak akan membutuhkan usaha yang besar dan juga tidak merepotkan pada saat penggunaan. Sebuag study menunjukan bahwa kemudahan penggunaan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menggunakan uang elektronik berbasis QRIS (Restiani & Ima Amaliah, 2. Literasi Keuangan Literasi keuangan adalah gagasan untuk memahami konsep dan barang keuangan dengan bantuan pengetahuan dan bimbingan, serta memiliki kemampuan untuk mengenali dan memahami resiko keuangan untuk membuat keputusan keuangan yang bijak (Munawar et al. , 2. Literasi keuangan merupakan komponen sumber daya manusia dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki dalam mengelola pendapatan untuk kesejahteraan keuangan (Huston, 2. Penelitian yang dilakukan oleh (Anastasia Anggi Palupi, 2. menunjukan bahwa literasi keuangan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan menggunakan QRIS pada pelaku UMKM. Penelitian lain juga menyatakan bahwa menyatakan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan uang elektronik (Rahmawati & Dewi, 2. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif dengan sumber data yang digunakan adalah data primer. Data diperoleh secara langsung dari objek yang diteliti menyebarkan kuesioner menggunakan google form kepada pelaku usaha UMKM di Kota Lhokseumawe. Populasi penelitian ini adalah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di Kota Lhokseumawe sebanyak 2. UMKM, yang terbagi dari 4 Kecamatan di Kota Lhokseumawe yaitu sebagai berikut: Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 67 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Populasi UMKM Kota Lhokseumawe Sumber: Desperindakop. Provinsi Aceh tahun 2022 Teknik atau pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling dan Proportional Sampling. Penentuan sampel menggunakan rumus Solvin dengan batas toleransi 10%, jumlah sampel harus representative agar hasil penelitian dapat di generalisasikan. Pengambilan sampel yang diperoleh berdasarkan rumus solvin sebagai berikut: Berdasarkan perhitungan di atas, maka jumlah sampel yang akan digunakan adalah 99,57 yang digenapkan menjadi 100 responden. Variabel independen (X) pada penelitian ini adalah Literasi Keuangan dan Kemudahan Penggunaan QRIS. Variabel X1 adalah literasi keuangan dengan indikator. pengetahuan, kemampuan, sikap, dan kepercayaan. Variabel X2 adalah kemudahan penggunaan QRIS dengan indikator. mudah dipelajari, mudah digunakan, dan fleksibel. Sedangkan variabel dependen (Y) adalah Keputusan menggunakan QRIS dengan pengenalan masalah, pencarian informasi, penilaian alternatif, dan perilaku pasca penggunaan. Kerangka Pemikiran Penelitian Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 68 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Hipotesis penelitian sebagai berikut: H1: Literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap kegiatan transaksi di UMKM di Lhokseumawe . H2: Kemudahan penggunaan QRIS berpengaruh signifikan terhadap kegiatan transaksi di UMKM di Lhokseumawe H3: Literasi keuangan, kemudahan penggunaan QRIS berpengaruh signifikan terhadap kegiatan transaksi UMKM di Kota Lhokseumawe Lhokseumawe Penelitian ini menggunakan skala likert dengan skala 4 dan disebarkan kepada responden menggunakan google form, kemudian data yang masuk akan di olah menggunakan software SPSS versi 25. Sebelum kuesioner disebar dilakukan pre-test terhadap dua puluh responden diluar sampel guna memperoleh kepastian bahwa kuesioner penelitian yang digunakan valid dan reliabel sehingga dilakukan uji Dalam pre-test, dilakukan uji instrumen yang terdiri dari uji validitas dan uji Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji Uji hipotesis meliputi analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R. , uji signifikansi parsial T, dan uji signifikansi simultan F. Hasil Penelitian dan Pembahasan Penelitian ini menggunakan objek penelitian yaitu pelaku usaha UMKM di kota Lhokseumawe yang menggunakan transaksi QRIS. Peneliti menggunakan variabel literasi keuangan dan kemudahan penggunaan QRIS karena dua variabel tersebut diharapkan menjadi indikator meningkatnya fenomena kegiatan transaksi online di Data yang di peroleh peneliti merupakan jawaban dari responden melalui google form yang jumlahnya berdasarkan rumus solvin di dapat sebanyak 100 responden dengan menjawab 13 pertanyaan dari peneliti. Penyebaran quesioner dilakukan peneliti dengan cara menyebarkan google form baik secara langsung maupun melalui sosial media. Responden yang telah menjawab kuesioner . oogle for. memberikan gambaran karakteristik yang tertentu berikut hasil responden berdasarkan karakteristik yang telah ditetapkan. Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 69 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Usaha Sumber : Data yang telah diolah peneliti . Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Usaha Sumber : Data yang telah diolah peneliti . Karakteristik Responden Berdasarkan Pendapatan/Bulan Sumber : Data yang telah diolah peneliti . Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 70 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Hasil Penelitian Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah data yang digunakan dalam penelitian berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas pada penelitian ini diukur melalui analisis grafik Normal P-Plot sedangkan secara analisis statistik menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Adapun hasil pengukurannya sebagai berikut: Sumber : Pengolahan Data Primer, 2021 Pada analisis statistik menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov data berdistribusi normal jika nilai sig atau probabilitas > 0,05. Berdasarkan tabel di atas nilai yang diperoleh dari hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,306 , artinya lebih besar dari 0,05. Sehingga dapat dikatakan bahwa data berdistribusi normal dan memenuhi uji Pada analisis PPlot data dikatakan normal apabila titik-titik menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal. Uji Normalitas P-Plot Sumber : Pengolahan Data Primer, 2023 Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 71 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa titik-titik menyebar dan mengikuti arah garis diagonal. Sehingga dapat dikatakan bahwa data berdistribusi normal dan memenuhi uji normalitas. Uji Multikolinearitas Uji Multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas atau independen. Suatu model regresi menunjukkan tidak adanya multikolinearitas jika nilai tolerance >0,10 atau nilai VIF<10. Dapat dilihat bahwa nilai tolerance untuk variabel bebas Literasi keuangan dan kemudahan penggunaan QRIS sebesar 0,234 artinya nilai tolerance > 010. Nilai VIF variabel bebas Literasi keuangan dan kemudahan penggunaan QRIS sebesar 4,272, artinya nilai VIF < 10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat gejala multikolinearitas antar variabel. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi yang digunakan terjadi ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan ke Adapun heteroskedastisitas dengan menggunakan uji glejser adalah jika nilai Sig lebih besar dari 0,05 maka tidak terjadi gejala heteroskedastisitas dalam model regresi. Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 72 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Berdasarkan tabel diatas nilai Sig variabel Literasi keuangan dan kemudahan pengunaan QRIS sebesar 1,000 artinya nilai Sig > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala heteroskedastisitas dalam model regresi. Uji Analisis Regresi Berganda Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara variabel Literasi keuangan (X. dan Kemudahan penggunaan QRIS (X. terhadap Kegiatan transaksi di UMKM kota Lhokseumawe (Y). Adapun hasil regresi berganda dapat dilihat sebagai berikut ini. Berdasarkan hasil pengolahan data pada tabel diatas, dapat dirumuskan model persamaan regresi berganda sebagai berikut: Y = 3,189 0,694X1 0,044X2 e Kecenderungan pengaruh ketika variabel Literasi Keuangan memberikan kontribusi signifikan terhadap kegiatan transaksi di UMKM pada tiap penambahan 1% Literasi Keuangan akan mengakibatkan pelipatgandaan sebesar 69,4% kegiatan transaksi dan 4,4% dari Kemudahan Penggunan QRIS. Adapun nilai konstanta 3,189 Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 73 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. merupakan besaran pengaruh matematis dari variabel independen terhadap variabel Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji . Uji t dilakukan untuk mengetahui apakah variabel independen berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependen. Berdasarkan tabel uji parsial dapat dilihat pengaruh antar variabel secara parsial adalah sebagai berikut: n Variabel literasi keuangan (X. memiliki nilai t hitung 6,342 > t tabel 1,9847 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa H1 diterima. n Variabel kemudahan penggunaan QRIS (X. memiliki nilai t hitung 3,320 > t tabel 1,9847 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa H2 diterima. Uji Simultan (Uji F) Uji F menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimaksud dalam penelitian secara simultan atau keseluruhan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen. Pada penelitian ini jumlah sampel . sebesar 100 dan jumlah variabel . Formula menentukan f tabel: = k Ae 1 = 3 - 1 = 2 df . = n Ae k = 100 Ae 3 = 97 Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 74 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Sehingga pada tingkat signifikansi sebesar 5% diketahui nilai F tabel sebesar 3,09. Berdasarkan tabel uji simultan, diketahui bahwa Fhitung 80,610 > Ftabel 3,09 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, menunjukkan bahwa H3 diterima, artinya bahwa secara simultan variabel literasi keuangan (X. dan kemudahan penggunaan QRIS (X. berpengaruh signifikan terhadap Kegiatan transaksi di UMKM kota Lhokseumawe. Uji Koefisien Determinasi (R2 ) Uji koefisien determinasi dilakukan untuk menampilkan seberapa besar pengaruh antara kedua variabel yang diteliti. Jika R2 adalah 1 atau mendekati 1, maka semakin kuat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Berdasarkan tabel uji koefisien R2, nilai koefisien determinasi pada kolom R Square sebesar 0,79 artinya variabel Literasi keuangan dan Kemudahan penggunaan QRIS memiliki pengaruh sebesar 79% terhadap variabel Kegiatan transaksi di UMKM kota Lhokseumawe, sedangkan 21% . %-79%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 75 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. Pembahasan Aktivitas transaksi pada UMKM di kota Lhokseumawe secara signifikan dipengaruhi oleh literasi keuangan dan kegunaan QRIS. Koefisien positif dari kedua variabel independen menunjukkan bahwa peningkatan kegunaan variabel QRIS dan literasi keuangan akan meningkatkan aktivitas transaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kemudahan penggunaan QRIS merupakan 79% faktor yang mempengaruhi aktivitas transaksi pada UKM di kota Lhokseumawe, dengan 21% kategori tidak tercakup dalam penelitian ini. Temuan penelitian mengenai dampak literasi keuangan terhadap aktivitas transaksi pada penelitian ini sejalan dengan penelitian (Anastasia Anggi Palupi, 2. yang menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan dan kemudahan penggunaan sistem QRIS memiliki hubungan positif secara simultan dan parsial. dan berpengaruh signifikan terhadap pilihan untuk menggunakan sistem QRIS. Namun berbeda dengan penelitian (Safira & Susanti, 2. yang secara parsial menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan uang elektronik, sedangkan penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Usaha kecil dan menengah (UKM) yang gagal menyadari betapa pentingnya literasi keuangan untuk kemakmuran mereka akan terus belajar dan mengembangkan kemampuan manajemen keuangan mereka. Namun, pelaku UMKM akan kesulitan untuk mengelola usaha keuangannya jika mereka menganggap literasi keuangan tidak Para pelaku UMKM dalam penelitian ini berpendapat bahwa sistem QRIS mempermudah mereka dalam menyusun laporan keuangan karena transaksi pembayaran dapat tercatat secara otomatis, sehingga mereka memilih untuk menggunakan QRIS sebagai salah satu sistem pembayaran dalam transaksi jual beli di bisnis yang Menurut hasil penelitian ini, literasi keuangan berpengaruh secara signifikan dan menguntungkan seseorang memilih untuk menggunakan QRIS atau tidak. Hal ini menunjukkan bagaimana masyarakat, khususnya pelaku UMKM, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang kuat dalam hal pengelolaan keuangan, yang mempengaruhi pilihan mereka untuk menggunakan salah satu produk teknologi keuangan, yaitu QRIS. Pencatatan transaksi pembayaran secara otomatis menjadi salah satu keuntungan yang Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 76 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. dirasakan UMKM di Kota Lhokseumawe menggunakan penawaran QRIS untuk mengelola uangnya. Sejalan dengan penelitian (Widiyanti, 2. yang menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan OVO memiliki pengaruh yang baik dan signifikan terhadap keputusan penggunaan OVO E-wallet, hasil penelitian ini yang telah dilakukan juga menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan QRIS memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas transaksi pada UMKM di kota Lhokseumawe. Pelaku UMKM yang berkesimpulan bahwa sistem QRIS mudah dipahami dan digunakan akan selalu menggunakan QRIS saat memproses pembayaran untuk usaha yang dijalankannya. Sebaliknya, pelaku UMKM akan memutuskan untuk tidak menggunakan sistem QRIS jika dirasa membingungkan dan sulit dipahami. Mayoritas pelaku UMKM dalam survei ini setuju bahwa sistem QRIS mudah dipahami dan dioperasikan, dan mayoritas juga konsisten menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran dalam transaksi jual beli di perusahaan operasional. Kesimpulan Literasi keuangan dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pilihan penggunaan QRIS oleh pelaku UMKM di kota Lhokseumawe. literasi keuangan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap operasional transaksional UMKM di kota Lhokseumawe. Hal ini menunjukkan bagaimana masyarakat, khususnya pelaku UMKM, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang kuat dalam hal pengelolaan keuangan, yang mempengaruhi pilihan mereka untuk menggunakan salah satu produk teknologi keuangan, yaitu QRIS. Hasil rekapitulasi tanggapan responden terhadap variabel literasi keuangan (X. , sebagian pelaku UMKM di Kota Lhokseumawe belum memiliki kemampuan analisis yang kuat dalam hal pelaporan keuangan. Hasil tanggapan responden terhadap variabel kemudahan penggunaan QRIS (X. diketahui bahwa sebagian pelaku UMKM di kota Lhokseumawe kurang memahami skema biaya pelunasan yang berlaku pada pedagang. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat sebagai inspirasi dan bahan pertimbangan bagi Dinas Koperasi dan UKM untuk mendidik para pelaku UMKM agar memiliki keterampilan dalam mengelola usaha keuangan, mengingat para pelaku UMKM di kota Lhokseumawe belum semua teredukasi tentang pentingnya memiliki keterampilan dalam menyusun dan menganalisis laporan keuangan, serta tidak mampu Pengaruh Penggunaan Teknologi Aplikasi Qris dan Literasi Keuangan Terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Pada UMKM Di Kota Lhokseumawe Hikalmi, dkk 77 | J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol. 5 No 2. memahami sistem penyelesaian biaya dan membuka rekening QRIS secara mandiri melalui website. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Dengan demikian dapat meningkatkan sikap dan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan uang sehingga mampu memilih dan menggunakan lembaga keuangan, barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan. Daftar Pustaka