Vol 2 No. 3 Mei 2025 P-ISSNn: 3047-2792nE-ISSNn: 3047-2032. Haln123 - 128 JURNALnILMIAHnMANAJEMEN DANnAKUNTANSI HalamaniJurnaln: https://journal. id/index. php/jimat HalamaniUTAMAiJurnaln:nhttps://journal. DOI: nhttps://doi. org/10. 69714/bpfdzf10 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP NIAT BERKELANJUTAN DALAM PENGGUNAAN E-WALLET SHOPEEPAY Nike Ferani a*. Suhesti Ningsih b. LMS Kristiyanti c a Ekonomi / Akuntansi , nikeeferanni@gmail. ITB AAS Indonesia. Sukoharjo b Ekonomi, hesti. hegi@gmail. ITB AAS Indonesia. Sukoharjo Ekonomi, lms. kristiyanti@yahoo. ITB AAS Indonesia. Sukoharjo Korespondensi ABSTRACT This study aims to analyze the influence of perceived ease of use, financial literacy, and perceived usefulness on the continuous intention to use ShopeePay as an e-wallet in shopping activities. The research employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through an online questionnaire distributed to 100 active ShopeePay users in the Solo Raya region, selected using purposive Data analysis was conducted using multiple linear regression with the help of SPSS software. The results indicate that, partially, all three variablesAiperceived ease of use, financial literacy, and perceived usefulnessAihave a positive and significant influence on the continuous intention to use ShopeePay. The Adjusted RA value of 0. 437 suggests that 43. 7% of the variability in continuous usage intention can be explained by the three independent variables. Keywords: Easebof Use. FinancialbLiteracy. Perceived Usefulness. Continued bIntention. ShopeePay. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kemudahan penggunaan, literasi keuangan, dan persepsi manfaat terhadap niat berkelanjutan dalam pemanfaatan ShopeePay sebagai dompet digital dalam kegiatan belanja. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 100 responden yang merupakan pengguna aktif ShopeePay di wilayah Solo Raya, dengan teknik penarikan sampel secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabelAikemudahan penggunaan, literasi keuangan, dan persepsi manfaatAiberpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkelanjutan dalam penggunaan ShopeePay. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,437 menunjukkan bahwa sebesar 43,7% variasi dalam niat berkelanjutan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut. KatanKunci: Kemudahan Penggunaan. Literasi Keuangan. Persepsi Manfaat. Niat Berkelanjutan. ShopeePay. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi dalam sistem pembayaran di Indonesia. Sebagai contoh bentuk inovasi tersebut diantaranya dompetndigitaln . -walle. , yang memungkinkannpengguna melakukan transaksintanpa uangntunai dengan cepat dan mudah. ShopeePay merupakan salah satu e-wallet yang berkembang pesat karena terintegrasi langsung dengan platform belanja Shopee serta menawarkan berbagai kemudahan dan keuntungan dalam bertransaksi. Received May 27, 2025. Revised June 25, 2025. Accepted July 17, 2025. Published July 22,2025 Nike Ferani dkk / Jurnal IlmiahinManajemen dannAkuntansi Voln2 No. 123 Ae 128 Kemudahan penggunaan menjadi salahnsatu faktor utama yang berpengaruh terhadap keputusan seseorang untuknterus menggunakannaplikasi e-wallet. Semakin sederhana dan mudah dipahami fitur yang ditawarkan, semakin besar kemungkinan pengguna merasa nyaman dan mempertahankan penggunaan layanan tersebut. ShopeePay menghadirkan antarmuka yang ramah pengguna serta sistem pembayaran yang efisien, menjadikannya pilihan yang menarik bagi masyarakat. Selain faktor teknis, literasi keuangan juga turut menentukan sikap dan perilaku pengguna dalam menggunakan e-wallet. Individu dengan tingkat ketertarikan membaca keuangannyang baik akan lebih memahaminmanfaat, risiko, sertancara pengelolaan keuangan digital secara bijak. Hal ini penting agar penggunaan ShopeePay tidak hanya didorong oleh promosi, tetapi juga kesadaran pengguna dalam mengatur keuangan pribadi secara bertanggung jawab. Persepsi terhadap kebermanfaatan layanan juga menjadi aspek penting dalam mendorong keberlanjutan Ketika pengguna merasa bahwa ShopeePay memberikan manfaat nyata seperti efisiensi waktu, kemudahan akses, dan berbagai penawaran menarik maka mereka akan cenderung terus menggunakannaplikasi tersebut dalamnjangkanpanjang. Persepsi positif ini akan membentuk loyalitas dan memperkuat intensi penggunaan berkelanjutan. Melihat pentingnya ketiga variabel tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nseberapa besar pengaruhnkemudahannpenggunaan, literasi keuangan, dannpersepsi manfaat terhadap niatnberkelanjutan penggunaan ShopeePay. Penelitian ini mengambil studi kasus pada pengguna aktif ShopeePay di wilayah Solo Raya, karena daerah ini memiliki jumlah pengguna layanan digital yang cukup banyak dan mewakili karakteristik masyarakat perkotaan yang aktif menggunakan teknologi. TINJAUAN PUSTAKA 1 KemudahannPenggunaan Kemudahannpenggunaan merupakan keyakinan bahwannsuatu sistemnteknologi dapat dipahami dan digunakan tanpa menimbulkan beban atau kesulitan bagi penggunanya. Ayuningrum dan Sadiyah . berpendapat bahwa kemudahan penggunaan merupakan sejauhnmana seseorangnpercaya bahwanteknologi tidak sulit untuk digunakan, dipahami, dan dijalankan. Dalam konteks aplikasi keuangan digital seperti ShopeePay, kemudahan penggunaan mencakup navigasi antarmuka, akses terhadap fitur, serta kecepatan dalam menyelesaikan transaksi. Brahmanta dan Wardhani . menegaskan bahwa persepsi terhadap kemudahan penggunaan memengaruhi sikap dan minat seseorang untuk menggunakan aplikasi secara berkelanjutan. Jika pengguna merasa aplikasi mudah digunakan, maka akan muncul rasa nyaman dan kecenderungan untuk terus menggunakannya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, kemudahan teknis menjadi elemen penting dalam mendorong keberlanjutan penggunaan e-wallet. 2 LiterasinKeuangan Literasinkeuangan yaitu kemampuan untuk memahamininformasi keuangan, mengelolankeuangan pribadi, serta membuat keputusan yang tepat terkait pengeluaran dan tabungan. Menurut Susanti dan Susanti . , seseorang dengan literasi keuangan nyangnbaik mampu membedakan kebutuhan dan nkeinginan, mengatur anggaran, serta meminimalkan risiko dalam aktivitas keuangan. Hal ini sangat penting dalam penggunaan layanan digital yang membutuhkan kehati-hatian dalam pengelolaan dana. Apriani et al. menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki hubungan positif dengan perilaku penggunaan teknologi keuangan digital. Pengguna ShopeePay yang memiliki tingkat literasi keuangan tinggi cenderung lebih cermat dalam memanfaatkan fitur dan promosi serta mampu menghindari pengeluaran berlebih. Dengan demikian, literasi keuangan menjadi faktor yang mendasari keputusan pengguna dalam menggunakan e-wallet secara bertanggung jawab dan berkelanjutan 3 Persepsi Kebermanfaatan Persepsi manfaat merujuk pada keyakinan individu bahwa suatu sistem akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam aktivitasnya. Brahmanta dan Wardhani . berpendapat bahwa persepsinmanfaat merupakannpenilaian pengguna terhadapnseberapanbesar keuntungan atau nilai tambah yang diberikan oleh sistem teknologi yang digunakan. Dalam konteks ShopeePay, persepsi manfaat mencakup kecepatan transaksi, efisiensi waktu, kemudahan pembayaran, dan akses terhadap berbagai program diskon. JURNAL ILMIAH MANAJEMENbDANbAKUNTANSI Vol. No. Meib2025, pp. 123 - 128 Nike Ferani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 123 Ae 128 Semakin tinggi persepsi pengguna terhadap manfaatnyang diberikan, makansemakin kuat pula keinginannya untuk mempertahankan penggunaan aplikasi tersebut. Jika pengguna merasa ShopeePay memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah dan menguntungkan dibandingkan metode lain, maka niat untuk terus menggunakannya akan meningkat. Oleh karena itu, persepsi manfaat menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan loyalitas pengguna. 4 Keputusan Menggunakan Keputusan menggunakan adalah tahapan akhir dari proses pengambilan keputusan yang melibatkan pertimbangan terhadap berbagai alternatif untuk memenuhi suatu kebutuhan. Menurut Ningsih . , keputusan menggunakan merupakan hasil dari evaluasi terhadap berbagai informasi dan pengalaman yang dimiliki individu, yang kemudian menghasilkan pilihan untuk menggunakan nsuatu produknatau layanan. Dalamnhal ini. ShopeePay sebagai layanan e-wallet menjadi salah satu alternatif yang dipilih oleh pengguna karena pertimbangan kemudahan, manfaat, dan pengalaman sebelumnya. Pengambilan keputusan untuk menggunakan aplikasi seperti ShopeePay juga dipengaruhi oleh faktor psikologis dan lingkungan sosial. Jika pengguna merasa puas dan percaya terhadap layanan yang diberikan, maka keputusan untuk terus menggunakan akan semakin kuat. Dengan demikian, keputusan menggunakan tidak hanya bersifat rasional, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi, pengalaman, dan tingkat kenyamanan pengguna terhadap sistem yang digunakan. METODOLOGI PENELITIAN Dalam hal ini mengenai Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Dalam Niat Berkelanjutan Penggunaan E-Wallet Shopeepay. Gambar 1. Kerangka Berpikir Penelitiannini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui npenyebaran Teknik penentuan sampelndilakukan secara non-probability sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri atas 20 item pertanyaan. Proses analisis ndata mencakup uji validitasndan reliabilitasninstrumen, pengujian asumsi klasik, serta analisisnregresi liniernberganda dengan bantuannperangkat lunaknSPSS versi 23. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Uji Analisis Regresi Linier Berganda Uji regresi liniernberganda dilakukan untuk mengetahuinseberapa besar pengaruh variabelnindependen kemudahan penggunaan ( X. , literasi keuangan (X. , dan persepsi kebermanfaatan (X. terhadap variabel dependen yaitu penggunaan shopeepay (Y. Pengujian ini dilakukan untuk membentuk model persamaan yang dapat digunakan untuk memprediksi variabel dependen berdasarkan variabel-variabel independenya. Uji ini akan menghasilkan data seberapa besar pengaruh variabel yang digunakan yaitu kemudahan penggunaan, literasi keuangan, dan persepsi manfaat terhadap niat berkelanjutan penggunaan e-wallet Data ini diolah menggunakan software SPSS versi 23 dan memperoleh hasil sebagai berikut: Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Niat Berkelanjutan Dalam Penggunaan EWallet Shopeepay (Nike Feran. Nike Ferani dkk / Jurnal IlmiahinManajemen dannAkuntansi Voln2 No. 123 Ae 128 Tabel 1. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Unstandardizedn Coefficientsn -5,563 (Constan. 0,398 Kemudahan Penggunaan Literasi Keuangan 0,444 0,327 Persepsi Kebermanfaatan Sumber Data: Hasilnolah datanSPSS 23 Model nStandardizedn nnCoefficientsn StdnError nnBetann 2,878 0,078 0,399 0,131 0,279 0,100 0,267 BerdasarkannTabel 1ndiatas, dirumuskan persamaan Uji RegresinLinier Bergandansebagainberikut: Y = an nb1. X1n b2. X2n nb3. X3n ne = -5,563 0,398X1 0,444X2 0,327X3 e 2 Hasil Uji F Berdasarkannhasil uji F yang digunakan untuk menguji kelayakan model, diperoleh nilai F nhitungnsebesar 26,599 dengan tingkatnsignifikansi sebesarn0,000. Karena F hitungnlebih besar dari Fntabel . ,599 > 2,. dan nilainsignifikansi berada dinbawah ambang 0,05 . ,000 < 0,. , maka dapat ndisimpulkan bahwa ketiga variabel independent yaitunkemudahan penggunaan, literasinkeuangan, dan persepsinkebermanfaatan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap niat berkelanjutan dalam menggunakan ShopeePay pada pengguna di wilayah Solo Raya. Dengan demikian, model regresi yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan valid dan layak untuk dianalisis lebih lanjut. 3 Hasil Uji t Tabel 2. HasilnUjint 5 Modeln (Constan. tnHitung tnTabel Kemudahan Penggunaan 1,985 0,000 Berpengaruh Literasi Keuangan 1,985 0,001 Berpengaruh 0,002 Berpengaruh Persepsi Kebermanfaatan Sumber Data: Hasil olah data SPSS 23 1,985 nSig. nKeterangann Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. , diketahui bahwa variabel kemudahan penggunaan memiliki nilai t hitung sebesar 5,113 dengan tingkat signifikansi 0,000. Karena t hitung melebihi t tabel . ,113 > 1,. dan signifikansi berada di bawah 0,05 . ,000 < 0,. , maka hipotesis H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat berkelanjutan dalam menggunakan ShopeePay. Selanjutnya, variabel literasi keuangan menunjukkan nilai t hitung sebesar 3,396 dengan nilai signifikansi 0,001. Mengingat t hitung lebih besar dari t tabel . ,396 > 1,. dan signifikansi < 0,05 . ,001 < 0,. , maka hipotesis H2 diterima. Dengan kata lain, literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkelanjutan dalam penggunaan ShopeePay. Adapun variabel persepsi kebermanfaatan memperoleh nilai t hitung sebesar 3,268 dengan signifikansi sebesar 0,002. Karena nilai tersebut memenuhi syarat . hitung > t tabel dan signifikansi < 0,. , maka hipotesis H3 juga diterima. Artinya, persepsi kebermanfaatan turut memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan niat penggunaan ShopeePay. 4 Koefisien Determinasi (R. Ujinkoefisien determinasindilakukan untuk mengukurnseberapa besar kemampuannvariabel-variabel independenndalam menjelaskan variasi dari variabelndependen dalamnsatuan presentase. Nilainkoefisien determinasinberkisar antarannol dan satu. Nilai yangnmendekati satu menunjukkannbahwa variabel JURNAL ILMIAH MANAJEMENbDANbAKUNTANSI Vol. No. Meib2025, pp. 123 - 128 Nike Ferani dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No. 123 Ae 128 independennmempunyai kekuatannyang lebih besar untuknmempengaruhi variabelndependen. Berikutnhasil ujinkoefisien determinasinyang dilakukannmenggunakannSPSS 23: Tabel 3. HasilnUji KoefisiennDeterminasi Modelb RbSquare 0,674 0,454 Sumber Data: HasilbolahbdatabSPSS 23 Adjusted RbSquare Std. ErrorbofbthebEstimate 0,437 Berdasarkannhasil ujinkoefisien determinasinyang disajikan dalam Tabel 3, diperolehnnilai AdjustednR Squarensebesar 0,437. Nilai ini menunjukkan bahwa secara simultan, variabel kemudahan penggunaan (XCA), literasi keuangan (XCC), dan persepsi kebermanfaatan (XCE) mampu nmenjelaskan sebesarn43,7% variasi dari variabelnniat berkelanjutan dalam penggunaan ShopeePay (Y). Sementara itu, sisanya nsebesar 56,3% dipengaruhinoleh faktornlain yang tidakndibahas dalamnpenelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwanmodel regresi yangndigunakan dalamnpenelitian ini memiliki tingkat kekuatan yang memadai, di mana ketiga variabel independen memberikan kontribusi nyang signifikan dalamnmenjelaskan perilaku keberlanjutan penggunaan ShopeePay oleh pengguna. 5 Pembahasan Penelitian Dalamnpenelitian ininhasil uji t menunjukkannbahwa variabel kemudahan penggunaannmemiliki t hitung sebesarn5,113 dengan nilainsignifikansi 0,000 jauh dibawah 0,05. Makandapat disimpulkannbahwa kemudahannpenggunaan berpengaruhnsecara positif danisignifikan terhadap niat berkelanjutan penggunaan Hasil ini sejalan dengan temuan Eko Sandy . Brahmanta dan Wardhani . Giriani dan Susanti . Sarah dan Nadeak . Hawari dan Harahap . Dalamnpenelitian ini, hasilnuji t menunjukkan bahwanvariabel literasi keuangannmemiliki nilai tnhitung sebesar 3,396 denganntingkat signifikansi 0,001, yangnberada dinbawah ambangnsignifikansi 0,05. Temuan ininmengindikasikan bahwanliterasi keuangan berpengaruhnsecara positif dannsignifikan terhadapnniat berkelanjutan dalamnmenggunakan ShopeePay. Hasilntersebut konsisten dengannpenelitian yang dilakukan olehnVeronica Ong danuryasman . , yangnjuga menunjukkan adanyanhubungan positif antara tingkatnliterasi keuanganndan keberlanjutan penggunaan layanan keuangan digital. Hasilnuji t menunjukkannbahwa variabel ininmemiliki t hitungnsebesar 3,268 dan nilainsignifikansi 0,002, yang juga < 0,05. Maka, dapatndisimpulkan bahwa persepsinkebermanfaatan berpengaruhnsignifikan terhadapnniat berkelanjutan penggunaan ShopeePay. Hasil ini sejalan dengan temuan Brahmanta dan Wardhani . Anjani dan Pamikatsih . KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkannhasil penelitian yangndilakukan terhadap penggunanShopeePay di wilayah Solo Raya, dapat disimpulkannbahwa kemudahannpenggunaan, literasi keuangan, dan persepsinkebermanfaatan berpengaruh positifndan signifikan terhadapnniat berkelanjutan penggunaan ShopeePay, baik secaranparsial maupun Variabelnkemudahan penggunaannmemiliki pengaruhnpaling dominan, diikuti oleh persepsi kebermanfaatan dan literasi keuangan. Temuan ini menunjukkan pentingnya desain aplikasi yang mudah digunakan, pemahaman keuangan yang memadai, serta persepsi manfaat nyata dalam mendorong loyalitas Oleh karena itu, disarankan agar pihak ShopeePay terus meningkatkan antarmuka aplikasi agar lebih ramah pengguna, menyediakan fitur edukatif untuk meningkatkan literasi keuangan, serta mempertahankan manfaat yang relevan dan kompetitif. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan model dengan mempertimbangkan variabel tambahan seperti persepsi risiko, kepercayaan, atau kualitas layanan. DAFTAR PUSTAKA