Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Pages 552-565 ISSN: 2830-5868 (Onlin. ISSN: 2614-7831 (Printe. Journal Homepage: http://ejournal. stit-alkifayahriau. id/index. php/arraihanah Islamic Values Integration in Early Childhood Islamic Education: A Systematic Review within the ESD Framework Agus Suprijanto1. Sri Purwanti Nasution2 Info Artikel Abstract Keywords: ESD. Islamic Values. Sustainable Development. Early Chilhood Education. This study conducts a systematic literature review to examine the integration of Islamic values in Early Childhood Islamic Education (PIAUD) within the framework of Education for Sustainable Development (ESD). Employing the PRISMA protocol, this review analyzes 12 peer-reviewed articles published between 2020 and 2024 and indexed in reputable databases, including Scopus. Google Scholar, and DOAJ. The findings demonstrate that core Islamic values such as tawhid . neness of Go. , amanah . , akhlaq . thical conduc. , and rahmatan lil Aoalamin . ercy for all creatio. are conceptually aligned with the social, environmental, and economic pillars of ESD. These values are operationalized in PIAUD through thematic learning, nature-based activities. QurAoanic value integration, and project-based pedagogical approaches that foster spiritual, social, and ecological awareness from an early age. The theoretical contribution of this study lies in the development of an integrative conceptual framework that systematically connects Islamic educational values with ESD principles in early childhood education, an area that has remained fragmented in previous research. Practically, this review provides evidence-based insights for curriculum developers, teachers, and policymakers to design sustainability-oriented Islamic learning models at the PIAUD level. The novelty of this study resides in its comprehensive synthesis of Islamic value-based education and ESD through a systematic review approach, offering a structured mapping of concepts, pedagogical strategies, and research gaps that have not been explicitly articulated in earlier studies. This study thus positions PIAUD as a strategic foundation for cultivating sustainability-oriented character grounded in Islamic epistemology. Kata kunci: Abstrak ESD. Penelitian ini merupakan systematic literature review yang mengkaji Nilai Islami. integrasi nilai-nilai Islami dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Pembangunan dalam kerangka Education for Sustainable Development (ESD). Kajian ini Berkelanjutan. menggunakan protokol PRISMA dengan menganalisis 12 artikel peerPendidikan Anak Usia reviewed yang diterbitkan pada rentang tahun 2020Ae2024 dan bersumber Dini. dari basis data bereputasi, yaitu Scopus. Google Scholar, dan DOAJ. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai inti Islam, seperti tawhid . eesaan Tuha. , amanah . anggung jawa. , akhlaq . , dan rahmatan lil Aoalamin . ahmat bagi seluruh ala. , memiliki keselarasan konseptual yang kuat dengan tiga pilar utama ESD, yaitu keberlanjutan sosial, lingkungan, dan ekonomi. Nilai-nilai tersebut diimplementasikan dalam konteks PIAUD melalui pembelajaran tematik, kegiatan berbasis alam, integrasi nilai-nilai 1 UPBJJ Universitas Terbuka Bandar Lampung. Indonesia Email: suprijanto@ecampus. 2 Pendidikan Matematika. UIN Raden Intan Lampung. Lampung. Indonesia Email: sripurwantinasution@radenintan. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Al-QurAoan, serta pendekatan project-based learning yang mampu menumbuhkan kesadaran spiritual, sosial, dan ekologis anak sejak usia Kontribusi teoretis penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka konseptual integratif yang secara sistematis mengaitkan nilainilai pendidikan Islam dengan prinsip-prinsip ESD dalam konteks pendidikan anak usia dini, yang selama ini masih dibahas secara terpisah dan fragmentaris dalam literatur. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan rujukan berbasis bukti bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam merancang model pembelajaran PIAUD yang berorientasi pada keberlanjutan berbasis nilai Islami. Kebaruan . penelitian ini terletak pada sintesis komprehensif antara nilai-nilai Islami dan kerangka ESD melalui pendekatan systematic literature review, yang menghasilkan pemetaan konseptual, strategi pedagogis, serta identifikasi kesenjangan penelitian yang belum diungkap secara eksplisit dalam studi-studi sebelumnya. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan posisi PIAUD sebagai fondasi strategis dalam pembentukan karakter anak yang berkelanjutan dan berlandaskan epistemologi Islam. Artikel Histori: Disubmit: Direvisi: Diterima: Dipublish: 19 November 2025 19 Desember 2025 23 Desember 2025 27 Desember 2025 Cara Mensitasi Artikel: Suprijanto. , & Nasution. Islamic Values Integration in Early Childhood Islamic Education: A Systematic Review within the ESD Framework . Jurnal ArRaihanah, 5 . , 552-565, https://doi. org/10. 53398/arraihanah. Korenpondensi Penulis: Agus Suprijanto, 16agustus1956@gmail. DOI : https://doi. org/10. 53398/arraihanah. PENDAHULUAN Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, kepribadian, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi dasar perkembangan manusia di masa depan (Cahyaningrum et al. , 2017. Harun et al. , 2021. Kasmiati, 2025. Sinaga, 2. Dalam Islam, masa anak usia dini dikenal sebagai masa fitrah, ketika potensi spiritual, moral, sosial, dan intelektual anak berkembang pesat dan memerlukan arahan yang tepat (Satriyadi et al. , 2022. Setiyowati, 2020. Wahyuni Murniati et al. , 2. Melalui pendidikan Islam anak usia dini (PIAUD), nilai-nilai fundamental seperti tawhid . engesaan Alla. , akhlaq karimah . khlak muli. , amanah . anggung jawa. , serta ihsan . erbuat kebaika. dapat ditanamkan sejak dini melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan (Guswita & RuAoiya, 2024. Hasna KobaAoa et al. , 2024. Salimah et al. , 2. Pendidikan Islam pada tahap awal ini berperan penting dalam membangun pondasi spiritual dan moral yang akan menuntun anak menjadi individu yang beriman, berilmu, dan berperilaku berkelanjutan dalam kehidupan sosial dan lingkungan (Pahrudin et al. , 2025. Tilotama & Usman, 2025. Zaini et al. Secara teoretis, prinsip Education for Sustainable Development (ESD) memiliki keterkaitan yang kuat dengan nilai-nilai dasar dalam ajaran Islam. Literatur global menunjukkan bahwa ESD tidak hanya berakar pada paradigma pembangunan modern, tetapi juga memiliki korespondensi dengan sistem nilai keagamaan yang menekankan keseimbangan, tanggung jawab moral, dan keberlanjutan kehidupan (Marouli, 2021. UNESCO, 2. Dalam perspektif Islam, konsep keberlanjutan tercermin dalam prinsip khalifah fil ardh, yang menempatkan manusia sebagai penjaga dan pengelola bumi secara bertanggung jawab, bukan sebagai pihak yang mengeksploitasi alam secara berlebihan. Prinsip ini sejalan dengan tujuan ESD dalam membangun kesadaran etis terhadap relasi manusia, lingkungan, dan pembangunan ekonomi yang berkeadilan (Gada, 2024. Rakhmat, 2. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Dalam konteks global, dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan besar berupa krisis lingkungan, degradasi moral, kesenjangan sosial, dan ketidakadilan ekonomi (Marouli, 2021. Nur & Tamam, 2. Kondisi ini menuntut pendidikan Islam untuk tidak hanya berorientasi pada pembentukan akhlak semata, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai keberlanjutan yang tercermin dalam Education for Sustainable Development (ESD) (Alghifari et al. , 2025. Hajar, 2024. Mukhlis et al. Ningtyaz et al. , 2. UNESCO . menegaskan bahwa ESD bertujuan menumbuhkan kesadaran, nilai, dan keterampilan yang mendukung keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kemajuan ekonomi secara berkelanjutan. Prinsip-prinsip ESD seperti tanggung jawab, keadilan, kepedulian, dan kolaborasi memiliki keselarasan yang kuat dengan ajaran Islam tentang khalifah fil ardh . anusia sebagai penjaga bum. dan rahmatan lil Aoalamin . ahmat bagi seluruh ala. (Ridwan. Solihin et al. , 2. Oleh karena itu, pengintegrasian nilai-nilai Islami dengan ESD dalam konteks PIAUD menjadi sangat relevan dan strategis untuk melahirkan generasi yang religius sekaligus memiliki kesadaran ekologis dan sosial yang tinggi (Nasution, 2. Beberapa penelitian terdahulu telah menyoroti berbagai pendekatan nilai Islami dalam pendidikan anak usia dini. Misalnya, penelitian oleh Nayyiroh & Diana . menekankan pentingnya integrasi nilai keislaman dalam kurikulum PAUD untuk membentuk karakter spiritual anak. Sementara penelitian oleh Fransisca . menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis nilai Islami dapat memperkuat pembiasaan moral dan perilaku prososial anak. Namun, sebagian besar kajian tersebut masih membahas nilai Islam dan ESD secara terpisah, tanpa mengaitkannya secara sistematis dalam konteks pendidikan Islam anak usia dini. Penelitian yang mencoba menggabungkan perspektif Islam dengan kerangka ESD masih sangat terbatas, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Sebagai contoh, studi oleh Aksan et al. di Malaysia mencoba mengembangkan konsep Islamic-based sustainability education, tetapi fokusnya masih pada tataran pendidikan tinggi. Demikian pula, penelitian oleh Hajar . menyoroti pentingnya nilai Islam dalam pembelajaran keberlanjutan, namun belum menguraikan model implementasinya pada anak usia dini. Sementara di Indonesia, penelitian mengenai integrasi nilai Islam dan ESD pada PIAUD masih jarang ditemukan secara eksplisit dalam literatur ilmiah. Sebagian besar penelitian hanya membahas nilai-nilai religius anak, tanpa mengaitkan pada kesadaran ekologis, sosial, atau ekonomi berkelanjutan. Kesenjangan inilah yang menunjukkan perlunya sintesis literatur yang lebih sistematis untuk memahami keterpaduan nilai-nilai Islam dengan prinsip ESD dalam konteks PIAUD. Dengan demikian, terdapat research gap yang cukup jelas: . belum adanya kajian sistematis yang memetakan keterkaitan antara nilai-nilai Islami dan ESD dalam pendidikan Islam anak usia dini. terbatasnya model implementasi pembelajaran yang menggabungkan nilai religius dan keberlanjutan secara konkret di tingkat PAUD. lemahnya integrasi antara kerangka konseptual ESD dengan perspektif keislaman yang holistik. Di sisi lain, peluang pengembangan penelitian di bidang ini sangat besar, mengingat prinsip Islam memiliki relevansi tinggi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG. , terutama dalam hal pendidikan berkualitas, kesetaraan, dan pelestarian Kebaruan . dari penelitian ini terletak pada pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai integrasi nilai-nilai Islami dan ESD dalam konteks PIAUD. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang bersifat parsial, kajian ini akan menelusuri literatur akademik secara sistematis dengan mengacu pada standar PRISMA untuk menemukan pola konseptual, arah penelitian, serta strategi implementasi yang telah dan belum dilakukan. Melalui pendekatan ini, penelitian diharapkan dapat membangun kerangka konseptual baru yang mengaitkan nilai-nilai inti Islam seperti Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 tawhid, amanah, dan akhlaq dengan tiga dimensi utama ESD, yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya wacana pendidikan Islam, tetapi juga membuka ruang bagi inovasi pedagogis dalam pembelajaran anak usia dini yang berorientasi pada keberlanjutan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meninjau secara komprehensif literatur yang membahas integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan Islam anak usia dini dengan perspektif Education for Sustainable Development. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana nilai-nilai Islami dikonseptualisasikan dalam kerangka ESD, menganalisis strategi pedagogis yang digunakan dalam penerapannya di lembaga PIAUD, serta mengidentifikasi kesenjangan konseptual dan praktis yang masih perlu dikembangkan. Secara eksplisit, penelitian ini diharapkan menghasilkan peta konseptual integrasi Islam dan ESD pada pendidikan anak usia dini yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum, model pembelajaran, dan kebijakan pendidikan Islam yang relevan dengan tantangan keberlanjutan abad ke-21. Dengan demikian, artikel ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pendidikan Islam, khususnya dalam konteks pendidikan anak usia dini yang adaptif terhadap isu Integrasi nilai-nilai Islam dan ESD bukan hanya memperkaya dimensi spiritual pembelajaran, tetapi juga memperluas makna pendidikan Islam sebagai upaya membentuk generasi rahmatan lil Aoalamin, generasi yang tidak hanya saleh secara ritual, tetapi juga bertanggung jawab sosial dan ekologis terhadap keberlangsungan kehidupan di muka bumi. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk meninjau secara mendalam berbagai publikasi ilmiah yang membahas integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan Islam anak usia dini (PIAUD) dalam kerangka Education for Sustainable Development (ESD). Pendekatan ini dipilih karena mampu memberikan pemahaman yang komprehensif, objektif, dan berbasis bukti terhadap tren penelitian, konsep kunci, serta kesenjangan ilmiah yang ada. SLR juga memungkinkan peneliti untuk mensintesis temuan dari berbagai sumber akademik dengan metode yang transparan dan dapat direplikasi (Fadilla et al. , 2025. Muis, 2025. Snyder, 2. Tahapan pelaksanaan SLR mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Prosedur ini mencakup empat tahap utama, yaitu identifikasi, penyaringan . , penilaian kelayakan . , dan inklusi. Pada tahap identifikasi, penelusuran literatur dilakukan melalui empat basis data utama, yaitu Scopus. Google Scholar, dan Garuda, dengan menggunakan kombinasi kata kunci: AuIslamic valuesAy. AuEarly Childhood Islamic EducationAy. AuEducation for Sustainable DevelopmentAy. AuESD in Islamic EducationAy, dan AuPAUD nilai IslamiAy. Penelusuran difokuskan pada artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024, dengan pertimbangan bahwa periode tersebut merepresentasikan perkembangan signifikan isu sustainable education dan integrasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks global maupun nasional. Dari proses pencarian awal, diperoleh sebanyak 500 artikel. Seluruh artikel yang ditemukan kemudian melalui tahap penyaringan berdasarkan kesesuaian judul, abstrak, dan kata kunci dengan fokus penelitian. Artikel duplikat, laporan non-ilmiah, dan publikasi yang tidak memiliki relevansi langsung dengan pendidikan anak usia dini atau nilai keislaman dikeluarkan. Setelah tahap penyaringan, tersisa 28 artikel yang dibaca secara penuh untuk menilai kesesuaian isi dan kualitas Artikel yang tidak memenuhi kriteria konseptual atau metodologis kemudian dieliminasi, hingga tersisa 12 artikel akhir yang memenuhi seluruh kriteria inklusi untuk dianalisis secara mendalam. Kriteria inklusi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: . artikel ilmiah yang membahas pendidikan anak usia dini berbasis nilai Islam. artikel yang mengaitkan nilai-nilai Islam dengan konsep Education for Sustainable Development. publikasi dalam jurnal peer-reviewed baik nasional . erakreditasi Sint. maupun internasional bereputasi. artikel yang tersedia dalam bahasa Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Inggris atau Indonesia. Adapun kriteria eksklusi mencakup artikel yang bersifat opini, editorial, prosiding tanpa penelaahan sejawat, serta penelitian yang hanya membahas ESD atau pendidikan Islam secara terpisah tanpa keterkaitan konseptual antara keduanya. Seluruh hasil sintesis disajikan dalam tiga fokus utama, yaitu: . pemetaan konseptual keterpaduan nilai-nilai Islam dan prinsip Education for Sustainable Development (ESD) dalam konteks PIAUD. identifikasi strategi pedagogis dan model pembelajaran berbasis keberlanjutan. analisis kesenjangan penelitian dan arah pengembangan masa depan. Hasil temuan divisualisasikan melalui diagram PRISMA, grafik tren publikasi, dan model konseptual integrasi nilai Islami Education for Sustainable Development (ESD) untuk meningkatkan keterbacaan dan kejelasan kontribusi akademik penelitian ini. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Prosedur seleksi artikel dalam tinjauan ini dilakukan melalui beberapa tahap screening untuk menjamin relevansi dan kualitas, dengan penekanan pada penelitian yang secara khusus mengkaji kesejahteraan sosial perempuan. Hasil dari proses seleksi dan evaluasi tersebut disajikan pada diagram PRISMA berikut : Included Screening Identification Islamic Values Integration in Early Childhood Islamic Education: A Systematic Review within the ESD Framework Aticels identified from : Google Scholar through publish or perish with the keywords science learning and steam approach n = 500 Schoolar n = 472 Scopus n = 28 Articles published within a 5 year Filtered Articles n = 493 Screening by publication type resulted in the exclusion of n = 7 not title Filtered Articles n = 53 Screening based on topic relevance led to the exclusion of n = 440 not Filtered Articles n = 28 Articles filtered based on criteria n = 25 do not match Final article that can be analyzed n = 12 Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Gambar 1. Tahapan Seleksi Artikel Menggunakan Alur PRISMA Tahap Proses seleksi artikel mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) secara ketat dan disesuaikan dengan fokus artikel, yaitu integrasi nilai-nilai Islam dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam kerangka Education for Sustainable Development (ESD). Pada tahap Identification, penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus dan Google Scholar dengan bantuan perangkat Publish or Perish. Pencarian menggunakan kombinasi kata kunci: Islamic values. Early Childhood Islamic Education. PIAUD. Education for Sustainable Development, dan ESD in Islamic Education. Dari proses ini diperoleh 500 artikel (Google Scholar = 472. Scopus = . Tahap Screening dilakukan dengan menghapus duplikasi dan menyeleksi jenis publikasi, sehingga 7 artikel dieliminasi karena bukan artikel jurnal ilmiah. Selanjutnya, penyaringan berdasarkan judul dan abstrak mengeluarkan 440 artikel yang tidak relevan secara langsung dengan fokus integrasi nilai Islam. PIAUD, dan ESD. Pada tahap Eligibility, sebanyak 53 artikel dibaca secara penuh . ull-text revie. Dari jumlah tersebut, 25 artikel dieliminasi karena tidak memenuhi kriteria konseptual atau kelemahan metodologis. Tahap akhir Inclusion menghasilkan 12 artikel yang memenuhi seluruh kriteria inklusi dan dinilai layak untuk dianalisis secara kualitatif. Diagram PRISMA yang telah direvisi merepresentasikan alur seleksi ini secara ringkas, logis, dan konsisten dengan fokus kajian. Tabel 1. Hasil Tinjauan Jurnal Berdasarkan Kriteria Inklusi Title Authors Journal Effects of Environmental Education on Shimpei Iwasaki MDPI Young ChildrenAos Water-Saving Behaviors in Japan An Environmental Education Learning Akhmad Mukhlis. Al-Athfal: Jurnal Model for Early Childhood: Achieving Pendidikan Anak Sustainable Development Integration of Islamic Values in Early Vika Fransisca Journal of Early Childhood Education: A Comprehensive Childhood Islamic Framework Education Transforming Islamic Education for Andi Hajar SINERGI: Journal of Environmental and Social Sustainability Islamic Studies Education For Sustainable Development Elvia Ivada IJORER: International in Preservice Teacher Program: A Journal of Recent Bibliometric Method Educational Research Caring For The Earth With Education: Miftah Ulya, dkk Al-Mutharahah: Integrating Qur'anic Values In Early Jurnal Penelitian Dan Childhood Education Kajian Sosial Keagamaan Integration of Islamic Values and Local Muh Ibnu Sholeh. Jurnal Al Burhan Culture in Early Childhood Education Curriculum The Significance Of Islamic Education Asdlori Asdlori. International Journal Integration In Sustainable Development Muhammad Slamet of Graduate of Goals In Purwokerto Yahya Islamic Education Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Title The Importance of Islamic Values in the Early Childhood Education Curriculum: A Character Education Approach Internalization of Islamic Values in Children within Families in the Digital Era Integration of Islamic Education into Early Childhood Education Education Curriculum: Building Character in the Digital Era Synergy of Islamic Communication in Building Environmental Love Character in Early Childhood No. Authors Lukman Arsyad Journal Journal La Edusci Thorik Aziz Nak-Kanak: Journal of Child Research ABSORBENT MIND: Journal of Psychology and Child Development Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Iva Nur Ainnin & Ismail Diah Feriana, dkk Tabel 2. Data Extraction Studi Terpilih Research Objective Country Authors (Year. Shimpei Iwasaki . Mengkaji pendidikan lingkungan pada anak usia Jepang Akhmad Mukhlis, . Mengembangkan model pembelajaran ESD berbasis nilai Islam Indonesia Vika Fransisca Menganalisis nilai Islami dalam pendidikan anak usia Indonesia Andi Hajar Mengkaji hubungan Islam dan pendidikan Indonesia Elvia Ivada Memetakan tren riset ESD Global Miftah Ulya, dkk Mengkaji nilai QurAoani dalam pendidikan lingkungan Indonesia Muh Ibnu Sholeh, . Asdlori Asdlori. Muhammad Slamet Yahya Mengkaji kurikulum PIAUD berbasis Islam Indonesia Menganalisis Islam dan SDGs Indonesia Key Findings Pembelajaran ekologis anak Integrasi nilai Islami efektif Nilai Islam berperan sebagai Prinsip Islam selaras dengan dimensi sosial dan ekologis ESD Riset ESD meningkat namun minim integrasi nilai agama Nilai QurAoani ekologis anak Kurikulum masih bersifat implisit dalam ESD Islam dapat menjadi kerangka etis SDGs Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 No. E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Authors (Year. Lukman Arsyad Research Objective Country Mengkaji pendidikan karakter Islami Indonesia Thorik Aziz Mengkaji peran keluarga dalam pendidikan Islam Iva Nur Ainnin & Ismail Menganalisis nilai Islam di era digital Diah Feriana, dkk Mengkaji karakter cinta lingkungan anak Key Findings Pendidikan Islam dominan pada aspek moral Indonesia Keluarga berperan penting dalam internalisasi nilai Malaysia Literasi digital Islami mendukung Indonesia Pembiasaan dini berpengaruh pada sikap prolingkungan Tabel tinjauan jurnal memperlihatkan tiga kategori besar dalam 12 artikel tersebut: artikel yang menyoroti pendidikan lingkungan untuk anak usia dini, artikel yang membahas integrasi nilai Islam ke dalam kurikulum atau praktik pembelajaran, serta artikel yang menghubungkan perspektif Islam dengan konsep keberlanjutan atau SDGs. Pada kategori pertama, artikel seperti karya Iwasaki, . serta Mukhlis dkk. menekankan peningkatan perilaku pro-lingkungan anak melalui model pendidikan berbasis pengalaman alam. Kategori kedua didominasi studi Fransisca . Arsyad . , dan Ainnin . , yang menyoroti peran nilai Islam dalam pembentukan karakter dan internalisasi akhlak anak. Kategori ketiga mencakup penelitian Hajar . Asdlori & Yahya . yang secara eksplisit menghubungkan nilai atau ayat Al-QurAoan dengan isu keberlanjutan dan Kombinasi ketiga kategori menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dan ESD telah muncul dalam berbagai bentuk, namun belum banyak penelitian yang menggabungkan keduanya secara langsung dalam konteks PIAUD. Untuk menjamin kredibilitas dan kekuatan sintesis, setiap artikel yang terinklusi dievaluasi menggunakan Quality Appraisal berbasis kriteria adaptif dari CASP dan JBI, yang meliputi: . kejelasan tujuan penelitian. relevansi dengan topik integrasi Islam. ESD. PIAUD. ketepatan desain dan metode. kejelasan temuan dan implikasi. kontribusi teoretis atau Tabel 3. Quality Appraisal Artikel Terpilih Authors Topic Methodological Clarity of Contribution Quality (Year. Relevance Quality Findings to ESD and Category Early Implications Childhood Islamic Education Shimpei Sedang Tinggi Tinggi Dimensi Tinggi Iwasaki . erilaku pro Akhmad Tinggi Tinggi Tinggi Integrasi Tinggi Mukhlis, dkk. PAUD ESD Vika Fransisca Tinggi Sedang Sedang Nilai Islami & Sedang . Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Authors (Year. Andi Hajar Tinggi Tinggi Tinggi Elvia Ivada Miftah Ulya, . Muh Ibnu Sholeh, dkk Asdlori Asdlori. Muhammad Slamet Yahya Lukman Arsyad Thorik Aziz Iva Nur Ainnin & Ismail Diah Feriana, . Sedang Tinggi Sedang Tinggi Sedang Tinggi Tinggi Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Topic Methodological Relevance Quality Clarity of Findings Implications Contribution to ESD and Early Childhood Islamic Education Islam & Pemetaan riset ESD Nilai QurAoani & Integrasi nilai Islam & budaya lokal Islam & SDGs Quality Category Sedang Pendidikan karakter Islami Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Internaliasi nilai Islami Nilai Islam di era digita Tinggi Sedang Sedang Karakter cinta Sedang Tinggi Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sintesis dari tabel menunjukkan adanya keselarasan antara nilai-nilai inti Islam seperti tawhid, amanah, akhlaq, dan rahmatan lil Aoalamin dengan tiga pilar ESD. Kajian-kajian pendidikan lingkungan menegaskan bahwa konsep khalifah fil ardh selaras dengan orientasi ESD terhadap pelestarian Kajian nilai dan kurikulum menegaskan kesesuaian amanah, ihsan, dan akhlaq dengan dimensi sosial ESD berupa kerja sama, empati, dan tanggung jawab sosial (Ibrahim et al. , 2024. Uddin et al. , 2024. Zuhdi et al. , 2. Kajian tentang SDGs dan pendidikan Islam menunjukkan bahwa prinsip anti israf . idak berlebiha. serta keseimbangan dalam Islam sejalan dengan dimensi ekonomi ESD. Dengan demikian, meskipun tidak semua studi mengkaji ESD secara eksplisit, sebagian besar nilai Islam yang digunakan dalam praktik pendidikan anak usia dini memiliki implikasi langsung terhadap keberlanjutan (Hajar, 2024. Megasari & Noviani, 2025. Tok et al. , 2. Pembahasan Analisis hasil menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dalam PIAUD memiliki potensi besar untuk mendukung tujuan Education for Sustainable Development. Temuan ini konsisten dengan penelitian Fransisca, . yang menegaskan pentingnya internalisasi akhlak dalam praktik Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 pembelajaran untuk membentuk karakter prososial anak. Namun, kajian ini melampaui temuan tersebut dengan menunjukkan bagaimana akhlak tidak hanya berkaitan dengan interaksi sosial, tetapi juga membentuk landasan moral bagi kesadaran ekologis dan sosial yang merupakan inti dari ESD. Hal ini sejalan dengan karya Mukhlis dkk. , . yang menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan berbasis pengalaman langsung dapat meningkatkan partisipasi anak dalam pelestarian alam, tetapi kajian ini memperluas perspektif itu dengan menambahkan dimensi spiritual Islam sebagai fondasi pembelajaran lingkungan. Keterhubungan antara ajaran Islam dan keberlanjutan diperjelas melalui penelitian Ulya dkk. yang menunjukkan bahwa nilai ekologis dapat diintegrasikan melalui ayat-ayat Al-QurAoan dalam pembelajaran anak usia dini. Kajian ini memperkuat temuan tersebut dengan menunjukkan bagaimana ayat tersebut dapat diposisikan bukan hanya sebagai sumber nilai, tetapi juga sebagai kerangka interpretatif untuk memahami konsep keberlanjutan pada tingkat anak (Bahri et al. , 2025. Dewi, 2025. Farhana & Prameswari, 2. Kajian Sholeh dkk. , . tentang integrasi nilai lokal dan nilai Islam dalam kurikulum memberikan bukti bahwa integrasi semacam ini memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak, namun penelitian ini memperluas diskusi dengan menunjukkan bagaimana integrasi nilai tersebut dapat diarahkan pada pembelajaran keberlanjutan. Selain itu, studi bibliometrik Ivada dkk. , . mengungkapkan bahwa penelitian ESD dalam pendidikan Islam secara global masih terfragmentasi dan belum memiliki kerangka teoretis yang kuat. Kajian ini menjawab fakta tersebut dengan menghadirkan sintesis konseptual yang lebih terstruktur. Telaah komparatif terhadap keseluruhan studi yang dianalisis menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dan prinsip keberlanjutan dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini memiliki arah yang sejalan, tetapi dikembangkan melalui fokus yang berbeda-beda. Penelitian yang menekankan internalisasi akhlak dan religiusitas (Fransisca, 2024. Solihin et al. , 2. cenderung memprioritaskan dimensi moral dan sosial, sementara studi yang berorientasi pada pendidikan lingkungan berbasis pengalaman langsung (Mukhlis et al. , 2024. Ulya dkk. , . lebih menonjolkan dimensi ekologis. Perbandingan lintas artikel ini mengindikasikan bahwa meskipun seluruh pendekatan tersebut mendukung tujuan Education for Sustainable Development, integrasi antara dimensi spiritual, sosial, dan ekologis masih berlangsung secara parsial dan belum dirumuskan dalam satu kerangka pedagogis yang terpadu. Jika dikaitkan dengan kerangka global, temuan-temuan tersebut menunjukkan korespondensi yang kuat dengan pilar Education for Sustainable Development yang dikembangkan UNESCO, khususnya pada pembentukan nilai, tanggung jawab etis, dan kesadaran keberlanjutan lintas generasi. Nilai-nilai inti Islam seperti amanah, khalifah fil ardh, dan mizan memiliki keselarasan konseptual dengan agenda Sustainable Development Goals (SDG. , terutama dalam dimensi pendidikan berkualitas, perlindungan lingkungan, dan keadilan sosial, sehingga menegaskan bahwa Pendidikan Islam Anak Usia Dini tidak hanya relevan dalam konteks lokal-religius, tetapi juga memiliki potensi kontribusi yang signifikan terhadap diskursus global pendidikan berkelanjutan. Temuan keseluruhan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun integrasi nilai Islam dan konsep Education for Sustainable Development (ESD) dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini telah mulai diimplementasikan, pendekatan yang digunakan masih bersifat parsial dan belum dirumuskan dalam model implementatif yang eksplisit, komprehensif, dan terukur. Tinjauan pustaka sebelumnya mengenai pendidikan Islam anak usia dini dan pendidikan keberlanjutan umumnya menempatkan integrasi nilai sebagai upaya pembentukan akhlak atau karakter religius semata, tanpa mengaitkannya secara sistematis dengan dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang menjadi inti ESD (Hafizi & Wiyono, 2023. Hajar, 2024. Megasari & Noviani, 2. Kajian ini memperluas perspektif tersebut dengan menunjukkan bahwa keterbatasan integrasi bukan semata persoalan praktik, tetapi juga akibat ketiadaan kerangka konseptual yang menghubungkan nilai-nilai Islam dengan pilar ESD secara terpadu Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Berbeda dari previous reviews yang cenderung membahas pendidikan karakter Islami atau pendidikan keberlanjutan secara terpisah, kebaruan utama kajian ini terletak pada kemampuannya menyusun sintesis konseptual lintas penelitian yang secara eksplisit memetakan keterkaitan nilai-nilai inti Islam dengan kerangka Education for Sustainable Development. Melalui pemetaan studi yang sistematis, kajian ini tidak hanya mengidentifikasi pola dan kecenderungan penelitian, tetapi juga menunjukkan bagaimana nilai Islam dapat berfungsi sebagai landasan etis dan pedagogis bagi pembelajaran keberlanjutan pada anak usia dini. Dengan demikian, artikel ini menghadirkan narasi teoretis baru yang memosisikan Pendidikan Islam Anak Usia Dini sebagai basis moral strategis dalam agenda keberlanjutan global, sebuah pendekatan yang belum banyak diartikulasikan secara eksplisit dalam literatur internasional. Implikasi dari penelitian ini mencakup perlunya pengembangan kurikulum PIAUD berbasis nilai Islam yang secara langsung mengadopsi prinsip ESD. Guru dan lembaga PIAUD dapat mengembangkan strategi pembelajaran berbasis proyek, pengalaman alam, atau integrasi ayat Al-QurAoan yang relevan dengan topik lingkungan dan sosial. Pembuat kebijakan dapat memanfaatkan temuan ini untuk merumuskan standar pembelajaran yang tidak hanya fokus pada kompetensi keagamaan anak, tetapi juga orientasi keberlanjutan. Secara teoretis, temuan ini membuka arah baru penelitian hubungan antara pendidikan Islam, karakter keberlanjutan, dan pedagogi anak usia dini. Keterbatasan penelitian ini terutama terletak pada jumlah artikel yang relatif kecil karena kriteria inklusi yang ketat dan minimnya penelitian eksplisit mengenai integrasi Islam dan ESD dalam PIAUD. Analisis juga bergantung pada studi yang sebagian besar berfokus pada konteks Indonesia sehingga generalisasi ke negara lain perlu dilakukan dengan hati-hati. Selain itu, sebagian besar temuan penelitian bersifat konseptual sehingga efektivitas praktik integrasi nilai Islam dan ESD belum diuji secara empiris pada tingkat implementasi kelas. Penelitian lanjutan perlu mengembangkan desain pembelajaran berbasis ESD-Islamic values yang terukur serta melakukan uji implementasi pada kelas PIAUD secara langsung. KESIMPULAN Hasil systematic literature review ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) memiliki kesesuaian konseptual yang kuat dengan prinsip Education for Sustainable Development (ESD), terutama melalui nilai inti seperti tawhid, amanah, akhlaq, dan rahmatan lil Aoalamin yang selaras dengan pilar keberlanjutan sosial, lingkungan, dan Meskipun praktik integrasi nilai Islam dalam pembelajaran anak usia dini telah banyak diterapkan, implementasinya masih bersifat parsial dan belum dirumuskan secara konsisten dalam kerangka pedagogis ESD yang komprehensif. Sintesis terhadap dua belas artikel terpilih menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis alam, pembelajaran berbasis proyek, serta integrasi ayat-ayat Al-QurAoan yang relevan berpotensi signifikan dalam menumbuhkan kesadaran keberlanjutan sejak usia dini, sekaligus menegaskan kontribusi teoretis kajian ini melalui pemetaan konseptual yang menghubungkan nilai Islam dan ESD serta memosisikan PIAUD sebagai fondasi moral bagi pembangunan berkelanjutan. Namun demikian, kajian ini memiliki keterbatasan berupa jumlah artikel yang terbatas, dominasi konteks Indonesia, dan minimnya bukti empiris implementasi di kelas, sehingga penelitian lanjutan perlu mengembangkan dan menguji model pembelajaran PIAUD berbasis ESDAeIslamic values yang terukur serta instrumen penilaiannya di berbagai konteks. Secara praktis dan kebijakan, guru dan lembaga PIAUD disarankan mengintegrasikan prinsip ESD ke dalam kurikulum melalui pembelajaran berbasis proyek dan eksplorasi alam yang dikaitkan secara kontekstual dengan nilai-nilai Islam, sementara pembuat kebijakan perlu merumuskan panduan dan standar PIAUD yang tidak hanya Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 berorientasi pada kompetensi keagamaan, tetapi juga pada pembentukan karakter keberlanjutan yang selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDG. DAFTAR KEPUSTAKAAN Ainnin. Integration of Islamic Education into Early Childhood Education Education Curriculum : Building Character in the Digital Era. ABSORBENT MIND: Journal of Psychology and Child Development, 4. , 267Ae283. https://doi. org/10. 37680/absorbent Aksan. Zein. , & Saumur. Islamic Educational Thought on STEM (Science. Technology. Engineering. Mathematic. : Perspectives and Implementation. International Journal Trends Mathematics Education Research, 6. , 378Ae386. https://doi. org/10. 33122/ijtmer. Alghifari. NafiAoa. , & Affandi. Relevansi Kurikulum Merdeka dengan Pendidikan Islam Melalui Pendekatan Education For Sustainable Develompment (ESD). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8. , 7832Ae7839. https://doi. org/10. 54371/jiip. Arsyad. The Importance of Islamic Values in the Early Childhood Education Curriculum: A Character Education Approach. Journal Edusci, 03. , 443Ae449. https://doi. org/10. 37899/journallaedusci. Asdlori, & Yahya. THE SIGNIFICANCE OF ISLAMIC EDUCATION INTEGRATION IN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS IN PURWOKERTO. International Journal of Graduate of Islamic Education, 4. , 191Ae201. Bahri. Abidin. Komara. , & Maryati. Ecological Piety : A Qur Ao anic Conceptual Review of Green Islamic Character Education. Indonesian Values and Character Education Journal, 8. , 60Ae83. Cahyaningrum. Sudaryanti. , & Purwanto. Pengembangan Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Dan Keteladanan. Jurnal Pendidikan Anak, 6. , 203Ae213. https://doi. org/10. 21831/jpa. Dewi. The Relevance of Ecological Values in the Qur Ao an to the Modern Environmental Crisis. LENTERNAL: Learning Teaching Journal, 6. , 83Ae92. https://doi. org/10. 32923/lenternal. Fadilla. Mumtaza. Fauzi. , & Afifi. Pemetaan Tren Riset dan Dampak Pedagogis Augmented Reality dalam Pembelajaran Fisika : Analisis Bibliometrik dan Systematic Literature Review. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 5. Farhana. , & Prameswari. The Integration Of Islamic Values In Learning to Conserve Natural Resource: An Effort to Strengthen Students Ecological Awareness. AL-WIJDyAN: Journal of Islamic Education Studies. VII. Fransisca. Integration of Islamic Values in Early Childhood Education: A Comprehensive Framework. Al-Banat: Journal of Early Childhood Islamic Education , 1. , 1Ae7. https://doi. org/10. 59784/albanat. Gada. Islam and Environmental Ethics. Cambridge University Press. https://doi. org/10. 1017/9781009308236 Guswita. , & RuAoiya. Srategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini. Akhlaqul Karimah: Jurnal Pendidikan Agama Islam , 3. , 51Ae61. https://doi. org/10. 58353/jak. Hafizi. , & Wiyono. THE IMPORTANCE OF MORAL EDUCATION IN THE FORMATION OF CHILDREN Ao S CHARACTER Moral education is becoming a major focus in building children Ao s character , especially as we witness shifts in evolving social and cultural dynamics . Amid global IJGIE-International Journal Of Graduated Of Islamic Education , 4. , 345Ae350. Hajar. Transforming Islamic Education for Environmental and Social Sustainability. Sinergi International Journal of Islamic Studies , 2. , 82Ae95. https://doi. org/10. 61194/ijis. Harun. Jaedun. Sudaryanti. , & Manaf. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini dalam Dimensi Berketuhanan. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran , 4. , 357Ae368. https://doi. org/10. 21831/jk. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Hasna KobaAoa. Sahrul Salingkat, & Tri Endang Jatmikowati. Penerapan Pendidikan Islam untuk Mengembangkan Akhlak Mulia pada Anak Usia Dini. JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI, 7. 154Ae162. https://doi. org/10. 32529/al-ilmi. Ibrahim. Islam. Zohriah. , & Azid. Addressing contemporary ethical and moral issues through islamic education. Journal on Islamic Studies, 1. , 36Ae51. Ivada. Maret. Info. Method. , & Teachers. Education For Sustainable Development in Preservice Teacher Program : A Bibliometric Method. IJORER : International Journal of Recent Educational Research, 5. , 1290Ae1310. Iwasaki. Effects of Environmental Education on Young Children Ao s Water-Saving Behaviors in Japan. Sustainability, 14. Kasmiati. Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membangun Fondasi Karakter dan Kognitif Anak. JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8. , 5458Ae5461. https://doi. org/10. 54371/jiip. Marouli. Sustainability Education for the Future? Challenges and Implications for Education Pedagogy Century. Sustainability, 13. , https://doi. org/10. 3390/su13052901 Megasari. , & Noviani. World Journal of Islamic Learning Integration of Islamic Education in the Sustainable Development Goals Approach ( SDGs ). World Journal of Islamic Learning and Teaching, 2. Muis. Pemetaan Literatur tentang Layanan Prima di Perguruan Tinggi : Analisis Tematik Berbasis PRISMA. Jurnal Siber Multi Disiplin, 3. , 12Ae24. Mukhlis. Elvira. , & Santoso. An Environmental Education Learning Model for Early Childhood: Achieving Sustainable Development. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Ank, 10. , 19Ae35. http://dx. /10. 14421/al-athfal. Nasution. Integrasi Nilai-Nilai Etika Islam dalam Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini: Sebuah Kajian Konseptual. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 4. , 277Ae287. https://doi. org/10. 54297/seduj. Nayyiroh, & Diana. Implementasi Metode Keteladanan dalam Meningkatkan Moral Anak Usia Dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini , 3. , 69Ae76. https://doi. org/10. 19105/kiddo. Ningtyaz. Aslamiah. , & Darmiyati. Islamic Values Integration in Early Chilhood Education: A Multi-Site Case Study of Curriculum Practices in Banjarmasin. Indonesia. Asatiza : Jurnal Pendidikan, 6. , 250Ae267. Nur. , & Tamam. Transforming Education To Prepare Future Generations To Face Global Challenges. Proceeding of International Conference on Education. Society and Humanity , 02. , 1539Ae1545. Pahrudin. Irwandani. Aridan. , & Barata. Teacher Readiness for Deep Learning in Islamic Education: A Rasch Model Analysis of Challenges and Opportunities. Journal of Teaching and Learning, 19. https://doi. org/10. 22329/jtl. Rakhmat. Islamic Ecotheology: Understanding the Concept of Khalifah and The Ethical Responsibility of the Environtment. Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy, 3. , 1Ae24. https://doi. org/10. 22515/ajipp. Ridwan. Internalization of Pragmatic Education in Rahmatan Lil AoAlamin Islamic Religious Culture for Students in Educational Institutions. Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4. , 62Ae71. https://doi. org/10. 36835/au. Salimah. Al-Kautsar. Aisya. , & Al-Kautsar. Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Dalam Mengembangkan Kecerdasan Spiritual. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1. , 39Ae56. https://doi. org/10. 37092/bouseik. Satriyadi. Hemawati, & Parinduri. Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Hadis Riwayat Bukhari (Setiap Anak Dilahirkan Dalam Keadaan Fitra. Jurnal Generasi Tarbiyah, 1. , 44Ae63. Setiyowati. Pembentukan Kepribadian Islami Pada Anak Usia Dini. Al-Mabsut, 14. , 159. Sholeh. Habibulloh. , & Farisy. Al. Integration of Islamic Values and Local Culture in Early Childhood Education Curriculum. Jurnal Al Burhan, 5. , 126Ae142. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Sinaga. Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini. Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 5. , 180. https://doi. org/10. 33550/sd. Snyder. Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333Ae339. https://doi. org/10. 1016/j. Solihin. Ahmad. , & Suhartini. Konsep Rahmatil Alamin dan Implikasinya pada Pendidikan Islam. Aksioma Ad-Diniyah, 9. https://doi. org/10. 55171/jad. Tilotama. , & Usman. Pendidikan Dasar Islam: Peran Al-QurAoan Dalam Pengembangan Kecerdasan Spiritual Anak. AN NAJAH: Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Agama, 4. , 1Ae5. Tok. Yesuf. , & Mohamed. Sustainable Development Goals and Islamic Social Finance : From Policy Divide to Policy Coherence and Convergence. Sustainability, 14. Uddin. Khondoker. , & Abuzar. Ethical Curriculum Development : Insights From Islamic Epistemology Towards Sustainable Development Goals ( SDGs ). Profetika Jurnal Studi Islam, 25. , 273Ae286. Ulya. Masyhuri. Chairunnisa. Moh. Bakir, & Muchammad. Caring For The Earth with Education:Integrating QurAoanic Values in Early Childhood Education. Al-Mutharahah:Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 22. , 106Ae121. https://doi. org/10. 46781/almutharahah. UNESCO. Education for the Future: Global Trends and Challenges. UNESCO Publishing. Wahyuni Murniati. Nursehan, & Nani Husnaini. Konsep Fitrah Based Education pada Pendidikan Anak Usia Dini. Islamic EduKids, 4. , 99Ae110. https://doi. org/10. 20414/iek. Zaini. Zakariya. , & Samporno. Pondasi Pendidikan Akhlak Dalam Membangun Pendidikan Anak Usia Dini Prespektif Islam. Journal of Early Chilhood Education Studies , 2. , 367Ae403. https://doi. org/10. 54180/joeces. Zuhdi. Bilhaq. , & Putri. Islamic Philosophy Ao s Approach to Environmental Ethics : An Analysis of the Teachings of the Qur Ao an and Hadith. Journal of Noesantara Islamic Studies, 1. , 198Ae213.