Aksio:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Volume 1 Nomor 2. Hal, 89 - 104 https://jurnal. id/index. php/jas/index Pendampingan Dalam Meningkatkan Belajar Al-Qur'an Pada Anak Siti Asiah1 STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB dkbelief@gmail. Abstrak Era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan akses informasi yang begitu luas, keberadaan nilai-nilai spiritual dan keterampilan literasi Al-Qur'an menjadi penting, terutama bagi anak-anak dan remaja. Program ini dimulai dengan 10 peserta dan berkembang menjadi 15 peserta. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif dengan prinsip ABCD, menerapkan metode interaktif yang meliputi fun learning. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada motivasi belajar baca al qurAoan anak, kemampuan membaca dan menulis AlQurAoan. Program ini juga membantu pengajar mengembangkan metode yang lebih efektif dalam pembelajaran. Meskipun ada tantangan seperti waktu terbatas dan variasi pemahaman peserta, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan dapat diimplementasikan untuk meningkatkan literasi Al-QurAoan secara Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperbaiki kualitas pendidikan agama di masyarakat Kata Kunci: Pendampingan. Membaca Al-Quran. Menulis Al-QurAoan Abstract In the modern era, marked by technological advances and widespread access to information, the importance of spiritual values and Quranic literacy skills has become crucial, especially for children and adolescents. This program began with 10 participants and grew to 15. The approach used was descriptive, based on the ABCD principle, and interactive methods included fun learning. The results of the program showed positive changes in children's motivation to read the Quran, as well as their ability to read and write the Quran. The program also helped teachers develop more effective teaching methods. Despite challenges such as limited time and varying understandings among participants, the program successfully created a fun learning environment that can be implemented to continuously improve Quranic literacy. This activity is expected to make a significant contribution to improving the quality of religious education in the Keywords: Mentoring. Quranic Reading. Quranic Writing Pendahuluan Era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan akses informasi yang begitu luas, keberadaan nilai-nilai spiritual dan keterampilan literasi Al-Qur'an menjadi penting, terutama bagi anak-anak dan remaja. Al-Quran yang merupakan kitab Allah yang diturunkan dan diwahyukan kepada Rasul Allah saw. untuk dipedomani dan dijadikan landasan hidup dalam kehidupan manusia telah menjadi domain utama dalam diskursus pendidikan dan pembelajaran di lembaga-lembaga pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Membaca al-Quran merupakan ibadah1 apalagi mempelajari atau mentadabburinya tentu pahalanya berlipat ganda2 NurAoaini menyatakan bahwa Al-QurAoan merupakan sarana yang paling utama untuk bermunajat kepada Allah baik membaca, mempelajari, mengajarkan, serta Mempelajari Al-Qur'an adalah kewajiban. Oleh karena itu, mempelajari Al-Qur'an penting sekali dimulai sejak kanak-kanak, baik di sekolah, atau di luar sekolah3. Dalam konteks sosial, pendampingan dalam meningkatkan belajar AlQur'an bagi anak menjadi penting karena mencerminkan upaya masyarakat untuk memperkuat identitas keagamaan dan meningkatkan Iryanti. Shabah Shofariyani, and Fitri Liza. AuImplementasi Metode Kritik Intrinsik Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Di Madrasah Tsanawiyah Kota Metro. Ay Jurnal Pendiidkan Islam 10 . :81Ae91. Hakim. Luqman. AuEksistensi Metode Jibril Dalam Bina Baca Al-QurAoan Santri. Ay Jurnal Studi Pesantren 2 . :32Ae45. NurAoaini. Metode Pengajaran Alquran dan Seni Baca Alquran dengan Ilmu Tajwid. Semarang: Pilar Nusantara. pengetahuan agama di kalangan generasi muda 4 Desa Golong adalah salah satu Desa dari 21 Desa yang ada di kecamatan Narmada memiliki karakteristik sosial dan ekonomi yang mempengaruhi pendidikan agama di wilayah tersebut. Fakta sosial yang dapat diidentifikasi adalah bahwa Desa Golong memiliki populasi yang mayoritas Muslim. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam, khususnya pembelajaran Al-Qur'an, selayaknya memegang peranan sentral dalam kehidupan masyarakat setempat. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penghafalan Al-Qur'an di kalangan anak-anak menjadi relevan dalam konteks ini. Kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Golong juga dapat menjadi faktor penting dalam pendampingan belajar Al-Qur'an bagi anakanak. Adanya keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan 5, seperti buku-buku atau pengajar yang berkualitas, menjadi tantangan tersendiri dalam upaya meningkatkan pembelajaran Al-Qur'an di wilayah Kolaborasi antara masyarakat setempat dengan pihak luar seperti lembaga keagamaan atau sukarelawan juga menjadi faktor sosial yang signifikan dalam pendampingan belajar Al-Qur'an bagi anak-anak6. Masyarakat yang kuat nilai-nilai tradisionalnya lebih cenderung mengutamakan pendidikan agama sebagai bagian integral dari identitas dan kehidupan sehari-hari. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pendampingan dalam pembelajaran agama, termasuk Al-Qur'an, memiliki dampak positif Mukmin. Siswanto. Huzairi. Wijawati. Jannah. , & Azzuhro. Pendampingan Dalam Meningkatkan Belajar Al-QurAoan Bagi Anak Di Desa Tugu Sempurna. Jurnal Uluan : Pengabdian Kepada Masyarakat, 1 . Article 2. Fatimah. Kegiatan Baca Tulis QurAoan Bagi Anak-Anak Melalui KknDr di Masa Pandemi. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1 . Article 57. Tanjung. Lubis. , & Matondang. Kolaborasi Penyuluh Agama Islam dan Masyarakat dalam Mengentaskan Buta Aksara Alquran di Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara. ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7 . Article 2. terhadap pemahaman dan penghafalan materi agama tersebut 7. Ini didukung oleh teori pembelajaran sosial yang menekankan pentingnya model peran dan bimbingan dalam proses pembelajaran. Beberapa studi juga telah menyoroti pentingnya faktor-faktor kontekstual, seperti lingkungan sosial dan budaya, dalam mempengaruhi efektivitas pendampingan dalam pembelajaran Al-Qur'an8. Misalnya, karakteristik masyarakat setempat, akses terhadap sumber daya pendidikan, dan dukungan dari komunitas dapat memengaruhi tingkat partisipasi dan hasil pembelajaran anak-anak dalam konteks tertentu Untuk mengatasi tantangan ini, bersama dengan beberapa tokoh masyarakat menginisiasi menciptakan sebuah program pendampingan baca tulis al qurAoan, program ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan membaca Al-Qur'an anak-anak Desa Golong. Program ini dijalankan secara berkala, setiap sore setelah ashar. Anak-anak desa berkumpul di masjid desa, kegiatan dimulai dengan doa bersama kemudian anak-anak dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuan membaca Al-Qur'an Setiap kelompok akan mendapatkan waktu khusus dengan guru mereka untuk belajar. Mereka akan diberikan bacaan Al-Qur'an yang sesuai dengan tingkat kemampuan mereka Pendidikan baca tulis Al-QurAoan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman sejak usia Pada usia dini, anak berada pada tahap penerimaan yang sempurna, sehingga semua upaya positif dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai, keterampilan, dan elemen pertumbuhan dan perkembangan. Semua aspek pertumbuhan dan perkembangan anak harus didorong Taufiq. , & Murdiono. Pendampingan Pembelajaran Al-QurAoan Melalui Pendekatan Tafsir Tematik Di Masjid Asy-SyariAoah Kota Malang. BAKTIMAS : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5 . Article 4. Susilawati. Permana. Hidayati. , & Ayun. Implementasi Tadabbur Al-QurAoan di Kecamatan Jonggol (Studi Analisis Program PKM STIQ Ar-Rahman Tahun 2021-2. Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3 . Article 02 Maharani. Pembelajaran Baca Tulis Al-QurAoan Anak Usia Dini. Hidayah. Pendampingan Baca Tulis Al-QurAoan Di Tpq Al-Istiqomah Kedungurang Kecamatan Gumelar. Empowerment: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. pada usia dini. Pekembangan NAM (Nilai Agama dan Mora. adalah salah satu aspek perkembangan yang harus didorong sejak dini 11. Jika kita ingin menghasilkan generasi yang tangguh, beriman, berakhlak mulia, dan pandai bersyukur, kita harus memperhatikan pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak. Kita harus mendidik mereka dengan jiwa dan aksara AlQur'an, yaitu pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Al-Qur'an12 Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA) berperan sebagai lembaga nonformal yang membantu anak-anak dalam mengenal, membaca, dan memahami Al-QurAoan13. Namun, dalam pelaksanaannya, masih banyak anak yang mengalami kesulitan dalam belajar BTA, baik karena kurangnya motivasi, keterbatasan tenaga pengajar, maupun metode pembelajaran yang kurang efektif141516 (Astuti & Nugraheni, 2021. Burhanudin & Meihadi, 2019. Simatupang, 2. Pendampingan tidak hanya menargetkan pencapaian kemampuan baca tulis Al-QurAoan semata, tetapi juga menumbuhkan semangat dan minat anak dalam mempelajari Al-QurAoan sebagai bagian dari pembentukan karakter religius mereka. Oleh karena itu, diperlukan program pendampingan yang sistematis dan Sri Maharani. Pembelajaran Baca Tulis Al- Qur Ao an Anak Usia Dini. Sakti. Muizzah. , & Wachidah. Pentingnya Pendidikan AlQurAoan Guna Menumbuhkan Akhlak Terpuji Pada Anak Usia Dini Di Desa Bendunganjati Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Angranti. Penerapan Metode Pembelajaran Baca-Tulis Al-QurAoan (Studi Deskriptif-Analitik di SMP Negeri 2 Tenggaron. Intelegensia : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1 . Astuti. , & Nugraheni. Peran Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca AlQuran. Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 4 . , 194Ae207. Burhanudin. , & Meihadi. Kesulitan Siswa dalam Membaca Tulis Al-Quran Hubungannya dengan Motivasi Siswa dalam Keikutsertaan Pelajaran Pai. AlMau'Izhoh, 1 . , 293181. Simatupang. Kesulitan-kesulitan siswa dalam membaca al-Quran melalui pembelajaran baca tulis al-Quran dengan menggunakan buku panduan pembelajaran BTQ di Sekolah Dasar Negeri 200214 Kota Padangsidimpuan [Undergraduate. IAIN Padangsidimpua. inovatif guna meningkatkan motivasi serta kemampuan anak dalam belajar Al-QurAoan1718 Literasi al-Quran meliputi beberapa metode dalam mempelajarinya yaitu, membaca, menulis, menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti dan mengetahui keistimewaanya untuk tujuan mendekatkan diri dengan al-Quran, dan membuat kebiasaan anak-anak untuk membaca al-Quran19. Literasi al-Quran dapat dipandang sebagai keterampilan seseorang dalam penguasaan al-Quran yang indikatornya terdiri dari keahlian membaca dan menulis al-Quran, serta menganalisis pesan, tujuan, riwayat serta tafsirnya yang terkandung dalam al-Quran20. Wahid & Sulistyowati menjelaskan bahwa pendampingan yang dilaksanakan di SD IT Al-Qonita dalam bentuk pembelajaran yang intensif berhasil meningkatkan keterampilan membaca al-Quran siswa dan juga berdampak positif pada motivasi dan minat belajar mereka terhadap al-Quran21. Penelitian yang dilakukan oleh Mursidin & Hamkani menunjukan bahwa intensitas mempelajari al-Quran di desa tersebut semakin meningkat dan kesadaran akan pentingnya hal itu menjadi prioritas Halimah. Adriansah. , & Supendi. Pendampingan Belajar Tahsin AlQurAoan Untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-QurAoan Pada Anak Usia Smp Di Kampung Cihanjawar Kolot. Pedamas (Pengabdian Kepada Masyaraka. , 1 . Muniarty. Wulandari. Ansyarif. Nurchairunisyah. Sari. Lalung. Fitrianingsih. Zidan. Tupriatna. Supratman. Yuliantin. Hidayat. Islahulkhair. Nuraini. Agustina. Hermanto. Akbar. Amalia. Wahidah. A Lestari. Pendampingan Baca Tulis Al Quran bagi AnakAnak di Lokasi KKN Kelurahan Dodu Kota Bima. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 . Syarifuddin. Ummul Hidayatullah. Munir, and Hasyim Haddade. AuImplementasi Literasi Al-QurAoan Dlam Pembinaan Karakter Religiusitas Peserta Didik Pada Sma/Smk Di Kabupaten Sidenreng Rappang. Ay Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 6 . :30 Solehuddin. Solehuddin. AuKeefektifan Program Literasi Alquran Di SekolahSekolah Swasta Non-Agama Dalam Kerangka Penguatan Karakter (Kajian Di Jawa Bara. Ay AlBayan: Jurnal Studi Ilmu Al- QurAoan Dan Tafsir 3 . :168Ae88 Wahid. Abdul, and Sulistyowati. AuPendampingan Siswa Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Al-QurAoan Dengan Metode Tilawah Di SD IT Al Qonita. Ay HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3 . :145Ae52 pemerintah desa22. Diperkuat Nabila, dkk. , menunjukan bahwa melalui bentuk pendampingan Anak-anak mampu membaca dan menulis al-Quran dengan baik dan benar, memahami dan memperaktekkan makhArij alhuruf dan hukum-hukum tajwid dengan tepat dan benar, dan juga mengetahui beberapa pelajaran diniyah seperti: fiqih, bahasa arab, tauhid. Adapun penelitian ini merupakan kegiatan penelitian pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan untuk untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada anak-anak dalam memahami, menguasai dan meningkatkan keterampilan bacaan al-Quran sesuai dengan makhArij alhuruf dan kaidah tajwid sebagai bekal hidup mereka dikemudian hari Melalui pendekatan yang interaktif dan metode pembelajaran yang menarik, diharapkan anak-anak dapat lebih termotivasi dalam belajar, sehingga kualitas pembelajaran Al-QurAoan di lingkungan TPA semakin Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pengajar dalam mengembangkan metode yang lebih efektif. Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mampu membaca dan menulis Al-QurAoan dengan baik, tetapi juga memiliki semangat yang tinggi dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Mursidin. , and R. Hamkani. AuKontribusi Mahasiswa KKN Melalui Pendampingan Literasi Keagamaan Di Desa Karang Sidemen. Ay Al-Madai: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 3 . :69Ae76. Nabila. Syafiatun. Fitria Zulfa. Nour Kholid. Yuliana Yuliana, and Lusi Safitri. AuPendampingan Dan Pembinaan Kegiatan Baca Tulis Al QurAoan Di Musholah Baitul Maghfiroh Desa Mekarjaya. Ay Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 3 . : 90Ae95. Latif. Rodhi. Hapsari. Rahmadani. Durrotunnisa, & Wulandari. Pendampingan Belajar Untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-QurAoan Di TPQ Nurussalam Dusun Gamol Salatiga. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5 . Article 3. Nasution. Strategi Pembelajaran Baca Tulis Al-QurAoan. Analysis, 2 . Article 2 Metode Penelitian Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Golong Kecamatan Narmada. Metode pelaksanaan program pengabdian ini menggunakan pendekatan deksriptif dengan menerapkan prinsip-prinsip Asset-Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini dipilih karena fokus kegiatan adalah pada pemberdayaan potensi lokal, khususnya anak-anak dan tenaga pengajar di TPA Desa Golong. Kegiatan masyarakat ini dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan asset based community development (ABCD) yang berfokus pada penggunaan dan penguatan sumber daya lokal sebagai dasar dalam pengembangan masyarakat26 Metode Asset Based Community Development (ABCD) adalah metode yang mengedepankan pengembangan aset yang dimiliki oleh komunitas di suatu daerah. Strategi pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) digunakan untuk perbaikan kualitas kehidupan Tahapan dalam kegiatan ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Perencanaan Pada tahap ini dilakukan observasi menggunakan pendekatan kepada stake holders di Desa Golong yang meliputi kegiatan anakanak, tempat mengaji dan kegiatan di mushola. Pelaksanaan Pada tahap ini dilakukan pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu pendampingan baca tulis AlQurAoan, praktik sholat mulai dari wudhu hingga bacaan sholat, dan kegiatan fun learning dengan mengajak peserta bersantai dengan memakan es krim. Pendekatan ini dilakukan sebagai salah satu metode untuk menarik minat anak-anak dalam kegiatan proses kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan oleh tim pengabdian KKN-PPL di desa Golong. Tamam. Solihin. Al Akhro. Ilma. Wildan. Sholeh. , . Hamdani. Pendampingan Pengolahan Kopi Untuk Petani Kopi Hyang Argopuro Dengan Pendekatan Abcd (Asset Based Community Developmen. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 9 . Yuli Choirul Umah and Yuni Masrifatin. AuPemberdayaan Masyarakat Dalam Peningkatan Perekonomian Melalui Pengembangan Usaha Arang Kayu Di Desa Ketandan Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk. " Jurnal BISMA (Bimbingan Swadaya Masyaraka. 2, no. : 187Ae95 Evaluasi Deskriptif Evaluasi deskriptif dilakukan dengan cara mengajak peserta dalam sesi tanya jawab pada setiap tahapan pelaksanaan, serta dilakukan post praktik atau praktik sholat dan membaca AlQurAoan secara mandiri dan dilakukan penilaian secara langsung oleh tim pengabdian. Program ini difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis Al-QurAoan serta menumbuhkan semangat belajar anak-anak melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat deskriptif dengan pendekatan observasi dan pendampingan langsung2829 Hasil dan Pembahasan Dalam upaya merealisasikan program pendampingan dalam meningkatkan belajar al-qur'an pada anak. Hasil program menunjukkan peningkatan minat belajar al-qurAoan pada anak-anak. Program pengabdian masyarakat ini telah selesai dilaksanakan di TPA Desa Golong. Pada tahap perencanaan dimulai dengan observasi awal melalui pendekatan kepada stake holders desa setempat. Kegiatan ini diikuti oleh 15-20. Gambar 1 menunjukan kegiatan observasi awal yang dilakukan Gambar 1 Kegiatan Sosialisasi Pada tahap pelaksanaan terdapat 3 kegiatan yakni pendampingan TPQ, praktik sholat, dan fun learning. Gambar 2 merupakan proses kegiatan pelaksanaan pada tahap pendampingan yang diberikan kepada anak-anak dalam belajar membaca dan menulis Al-QurAoan sesuai dengan Fauziah. Pendampingan Belajar pada Bidang Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar di Masa Transisi. Jurnal Basicedu, 6 . , 2606Ae2615. Syifa. Setianingsih. , & Sulianto. Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Psikologi pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 3 . Article 4. tingkat kemampuan masing-masing. Anak-anak dibimbing dalam mengenal huruf hijaiyah, membaca Al-QurAoan secara bertahap, serta menulis huruf Arab dengan metode yang sistematis. Gambar 2 Kegiatan belajar baca tulis Al-QurAoan Pada tahap evaluasi, kegiatan pengabdian ini menerapkan fun learning yaitu cara belajar yang mengasyikkan dan menyenangkan. Gambar 3 merupakan kegiatan fun learning dalam kegiatan ini. Peserta didik dilakukan evaluasi informal secara lisan dengan cara diskusi, belajar pengetahuan umum sebagai upaya untuk menarik peserta disertai sesi tanya jawab, dan dilanjutkan dengan memberikan reward dengan memberikan es krim. Evaluasi informal ini dilakukan oleh fasilitator setelah setiap sesi untuk mengetahui pemahaman anak. Indikator keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama jumlah peserta yang aktif dalam sesi pendampingan dan belajar al-qurAoan meningkat dari 10 menjadi 15 peserta di minggu terakhir. Kedua, adanya perubahan perilaku dalam kedisiplinan menjalankan ibadah serta partisipasi dalam kegiatan keagamaan di lingkungan TPA. Ketiga keterampilan membaca dan menulis AlQur'an yang ditunjukkan melalui hasil bacaan yang lebih lancar serta tulisan yang lebih rapi pada setiap sesi pertemuan. Feedback dari peserta umumnya menunjukka ketertarikan dan kesenangan dalam mengikuti kegiatan, khususnya pada belajar huruf dan fun learning Gambar 3 Kegiatan Eavluasi Program pendampingan baca tulis Al-QurAoan di TPA Desa Golong merupakan bentuk implementasi ilmu dalam rangka meningkatkan minat belajar al-qurAoan pada anak-anak melalui pendekatan religius dan Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, seperti pengenalan huruf hijaiyah dan praktik membaca Al-QurAoan, tetapi juga menyentuh aspek afektif melalui aktivitas sosial yang membangun karakter3031. Program pengabdian ini didukung dengan penelitian serupa bahwa penerapan program pendampingan dengan baik dan benar sangat membantu dalam meningkatkan kedisplinan anak-anak32 Pendekatan fun learning yang diterapkan dalam kegiatan ini sejalan dengan teori pembelajaran yang menyatakan bahwa lingkungan belajar yang menyenangkan akan meningkatkan motivasi dan efektivitas pemahaman peserta didik33. Dari perspektif sosial, kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan sekitar. Anak-anak yang sebelumnya kurang termotivasi dalam belajar AlQur'an menjadi lebih bersemangat, sementara orang tua dan masyarakat setempat juga mulai menunjukkan dukungan yang lebih besar terhadap pendidikan agama di TPA. Hal ini menunjukkan bahwa pengabdian ini telah berkontribusi dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pendidikan agama sejak dini Hal yang perlu diperhatikan dalam kontes membaca al-Quran bagi para pendidik dan pengajar adalah melakukan serangkaian tahapan Hasriadi. Sholehan. , & Musdianti. The implementation of innovative AuKantong SholatAy media to enhance studentsAo learning motivation at integrated Islamic elementary schools. Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 11 . , 99Ae109. Kartika. Rahelli. Ayunira. Fitriyana. , & Sapruddin. PENDAMPINGAN BACA TULIS AL-QURAoAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI TPA MARGOREJO. Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3 . , 203-212. Faruq. Sarah. Qomariyah. Agustin. Aini. Wilujeng. , & Febrianto. Peningkatan Taman Pendidikan Al-QurAoan Melalui Penguatan Sdm Di Darul Muhibbin. Ngampelrejo. Jombang. Jember. Pandalungan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3 . Article 1. Titin. Yuniarti. Shalihat. Amanda. Ramadhini. , & Virnanda. Memahami Media Untuk Efektifitas Pembelajaran. JUTECH : Journal Education and Technology, 4 . Article 2. Salah satu tahapannya adalah ketika seorang anak dianggap mampu membaca al-Quran saat ia telah memahami hurufhuruf hijaiyah dari bentuk hingga cara menyeimbangkannya dengan baik, maka setelah anak-anak perlu dipandu dalam praktek membaca hurufhuruf tersebut dengan benar, sesuai dengan tempat keluarnya masing-masing huruf . akhArij al-huru. Tahap selanjutnya adalah memberikan pemahaman dan latihan dalam membaca ayat per ayat dalam Al-Quran sesuai dengan prinsip-prinsip tajwid34 (Nabila et al. Hal inilah yang menjadi dasar dalam serangkaian pendampingan literasi bacaan al-Quran pada anak-anak Kesimpulan Program pendampingan dalam meningkatkan belajar al-qur'an pada anak Desa Golong Kecamatan Narmada dengan pendekatan asset based community development (ABCD) telah berhasil meningkatkan minat baca al-qurAoan anak-anak. Kegiatan pendampingan baca tulis AlQurAoan di TPA memberikan kesan positif terhadap perkembangan kemampuan anak-anak dalam membaca dan menulis Al-QurAoan. Hal ini tercermin dari antusiasme, keterlibatan aktif, dan semangat belajar yang ditunjukkan peserta selama kegiatan berlangsung. Pendekatan yang digunakan dan fun learning, dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membangun motivasi anak-anak. Kegiatan praktik belajar al-qurAoan serta momen kebersamaan seperti makan es krim turut memberikan pengalaman spiritual dan emosional yang berkesan bagi peserta. Meski demikian, kegiatan ini masih menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu dan beragamnya tingkat pemahaman anakanak terhadap materi. Pelaksanaan kegiatan pendampingan perlu dilanjutkan secara terstruktur dengan frekuensi yang lebih rutin, misalnya dua kali dalam satu pekan, guna membentuk pola belajar yang konsisten pada peserta didik. Metode pembelajaran hendaknya diperluas dengan mengintegrasikan pendekatan yang variatif dan menarik, seperti permainan edukatif berbasis nilai-nilai Islami, media visual. Keterlibatan orang tua, partisipasi aktif dari pengurus TPA dan tokoh masyarakat Jufri. Kartika. , & Jumaydin. Pendampingan Literasi Al-Quran Pada Anak-Anak Taman Baca Al-Quran Desa Bungi Buton Tengah. Journal Of Human And Education (JAHE), 5 . , 185-191. setempat juga diperlukan sebagai upaya memperkuat keberlangsungan program secara menyeluruh. Daftar Pustaka