Kelola: Journal of Islamic Education Management April 2025. Vol. 10 No. 1 Hal 91 - 99 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2019 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEUANGAN TERHADAP PEMENUHAN SARANA DAN PRASARNA PADA PONDOK PESANTREN AL-ISLAH TAJUG 1Hanim Husnal Khalidah, 2Muhamad Iqbal Al Baqih, 3Ridwan Ahmad Hidayat, 4Masdar Hilmy Universitas Islam Negri Syiber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) E-mail: husnaelhakiem@gmail. com, m. albaqih@gmail. ridwanahamdhidayat@gmail. com, masdar. hilmy@gmail. Abstract Implementation of financial management in fulfilling facilities and infrastructure at Al Islah Tajug Islamic Boarding School. The focus of the research includes the stages of budget preparation, the role of financial management, and sources of funding for Islamic boarding The method used is descriptive qualitative, with data collection through interviews, observations, and document studies. The results of the study indicate that budget preparation is carried out in stages, starting from identifying needs, planning expenditures, to allocating funds based on the priority of developing facilities and infrastructure. Financial management plays an important role in managing funds effectively to support the implementation of Islamic boarding school work programs. The sources of funding for Islamic boarding schools come from various parties, including contributions from students, community donations, government grants, and partnerships with other institutions. Good implementation of this financial management is able to increase the efficiency of fund use, support the fulfillment of adequate facilities, and create trust from internal and external parties in the management of Islamic boarding school finances. Keywords : Al-Islah. Management. Financing. Abstrak implementasi manajemen keuangan dalam pemenuhan sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Al Islah Tajug. Fokus penelitian meliputi tahapan penyusunan anggaran, peran manajemen pembiayaan, dan sumber pendanaan pesantren. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan anggaran dilakukan secara bertahap, dimulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan pengeluaran, hingga alokasi dana berdasarkan prioritas pembangunan sarana dan prasarana. Manajemen pembiayaan berperan penting dalam mengelola dana secara efektif untuk mendukung pelaksanaan program kerja pesantren. Adapun sumber pendanaan pesantren berasal dari berbagai pihak, termasuk kontribusi santri, donasi masyarakat, hibah pemerintah, dan kemitraan dengan lembaga lain. Implementasi yang baik dari manajemen keuangan ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan dana, mendukung pemenuhan fasilitas yang memadai, serta menciptakan kepercayaan dari pihak internal dan eksternal terhadap pengelolaan keuangan Kata Kunci : Al-Islah. Manajemen. Pembiayaan. Vol 10. No. April 2025 92 | Hanim Husnal Khalidah dkk. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam menyiapkan generasi muda agar menyambut dan menghadapi perkembangan zaman yang semakin kompetitif sehingga lembaga pendidikan bisa menjawab tantangan dan mampu menjawab permasalahan tersebut. Permasalahan yang dimaksud baik yang bersifat lokal, nasional dan perubahan keadaan global yang sangat Lembaga pendidikan yang berkualitas tentunya bermutu pada saat ini merupakan sebuah keperluan yang sangat krusial atau dikatakan penting dalam kehidupan manusia. Jatuh bangun nya suatu bangsa sangat tergantung pada pendidikan bangsa tersebut. Kita mengetahui bahwa pesantren merupakan bagian dari lembaga pengembangan pendidikan perannya membawa transformasi besar kepada persepsi masyarakat tentang arti agama dan pendidikan, pesantren sendiri sistem pendidikan yang tertua dan sudah di angap sebagai produk budaya Indonesia dan dinyatakan sebagai pendidikan asli Indonesia. Pesantren sebagai lembaga keagamaan dalam kaitannya dengan sistem pendidikan nasional yang merupakan salah satu jenis pendidikan dalam satuan pendidikan luar sekolah yang dilembagakan. Dalam perkembangannya pesantren mulai menyediakan pendidikan formal yang turut merubah pola kepemimpinan yang semula menjadi karismatik menjadi rasionalistik dari otoriter paternalistis menjadi diplomatis parcipatif dan perubahan seperti termasuk dalam manajemen, organisasi, administrasi dan Akan tetapi dalam perkembangan dan perubahan tersebut tidak merata diseluruh pesantren dengan kata lain manajemen mempunyai arti yang berbeda-beda seperti pembinaan, pengelolaan, kepengurusan. Perkembangan pondok pesantren merupakan perwujudan dari kebutuhan masyarakat akan suatu pendidikan alternatif dan juga sebagai lembaga dakwan dalam penyiar islam serta sosial keagamaan. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, memiliki wawasan keislaman yang mendalam, dan mampu berkontribusi kepada Namun, dalam menjalankan fungsinya, pesantren sering menghadapi tantangan dalam manajemen pembiayaan dan pendanaan. Peran pondok pesantren di Indonesia tidak hanya menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan saja namun juga sebagai lemaga keagamaan yang menjadi pondasi negara, lembaga keilmuan, lembaga penelitian, pelatihan dan berfungsi sebagai sarana pengembangan Masyarakat dalam kehidupan sosial dan budaya. 1 A. Mansyuri. Patrisia. Karimah. Sari, & W. Huda. AuOptimalisasi Peran Pesantren dalam Lembaga Pendidikan Islam di Era Modern,Ay MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 4, no. 1, pp. 101Ae112, 2023. 2 R. Rindy. AuPengelolaan Manajemen Keuangan di Pondok Pesantren Abinnur AlIslami,Ay Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, vol. 2, no. 2, pp. 238Ae245, 2021. 3 T. Hidayat. Rizal, & F. Fahrudin. AuPeran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia,Ay TaAodib: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 7, no. 2, pp. 1Ae10, 2018. Kelola: Journal of Islamic Education Management Implemenjtasi Manajemen Keuangan . Manajemen keuangan pondok pesantren merupakan salah satu pokok manajemen lembaga pendidikan yang turut andil dalam kelancaran kegiatan pondok pesantren, sama halnya seperti yang terjadi ketika substasni manajemen pendidikan pada umumnya kegiatan manajemen keuangan pondok pesantren semestinya dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan, atau Melalui kegiatan manajemen keuangan maka kebutuhan pendanaan kegiatan pondok pesantren bisa direncanakan, diusahakan pengadaanya, dibukukan dengan transparan dan digunakan untuk kegiatan membiayai kegiatan pondok pesantren secara efektif dan efesien. Manajemen keuangan merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pengelolaan pondok pesantren, keberhasilan pengelolaan pondok pesantren dapat dilihat dari manajemen keuangannya mulai dari cara memperoleh dana sampai penggunaan dana untuk pengembangan pondok pesantren. Dalam segala upaya untuk memajukan pencapaian tujuan pendidikan peranan biaya tidak bisa diabaikan karena dikatakan bahwa tanpa biaya proses kegiatan pesantren belumbisa berjalan secara maksimal. Manajemen keuangan pada sebuah lembaga pesantren merupakan bagian dari salah satu pengelolaan pendidikan yang krusial. Pondok pesantren Al Islah Tajug memiliki sumber pendapatan dana yang berasal dari sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), bantuan operasional sekolah (BOS), dan unit unit usaha yang dikembangkan pondok pesantren sendiri. Unit usaha juga mempunyai pengaruh dalam menggerakan roda perekonomian dilingkungan pesantren bukan hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan santri, tetapi juga dalam untuk pengembangan pesantren seperti membangun fasilitas sarana dan prasarana, kegiatan Pengelolaan unit usaha santri diserahkan kepada ustad atau ustadzah yang dianggap mampu mengelola unit usaha tersebut. METODE Berdasarkan bentuknya penelitian ini memakai penelitian lapangan . ield researc. Pada penelitian kali ini menggunakan pendekatan kualitatif Penelitian kualitatif deskriptif penelitian yang bersifat deskriptif dan analisis, deskripftif berarti menceritakan dan menjabarkan kejadian, fenomena dan situasi sosial yang sedang diteliti. Pengertian penelitian kualitatif menurut Bogdan dan Taylor merupakan sebuah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata kata tertulis atau secara lisan dari orang orang dan perilaku yang diamati. Subjek yang diteliti yaitu bendahara pesantren dan kepala unit bagian keuangan. Penelitian ini mampu menangkap berbagai informasi kualitatif dengan deskriptif teliti, teknik 4 A. Suryana. AuPengelolaan Keuangan Pesantren,Ay Al-Mujaddid | Jurnal Ilmu-Ilmu Agama, vol. 2, no. 2, pp. 1Ae8, 2020. 5 A. Syahrizal & E. Anita. AuAnalisis Manajemen Keuangan Pondok Pesantren (Studi Pada Pondok Pesantren IstiAoDadul MuAoAllimien Jamb. ,Ay Finansha: Journal of Sharia Financial Management, vol. 2, no. 1, pp. 26Ae37, 2021. Vol 10. No. April 2025 94 | Hanim Husnal Khalidah dkk. analisis data yang digunakan pada penelitian dalam pengumpulan data menggunakan cara observasi mendalam, wawancara, dan studi HASIL DAN PEMBAHASAN Tahapan penyusunan anggaran pendidikan dapat berbeda-beda tergantung pada konteks dan prosedur yang diterapkan di suatu negara atau wilayah namun secara umum tahapan penyusunan anggaran pendidikan adalah sebagai berikut: Perencanaan awal: dalam tahapan ini akan melibatkan bagaimana visi, misi dan tujuan pendidikan yang akan dicapai seagai acuan dalam penyusunan anggaran sesuai dengan kebutuhan yang ada dan apa yang menjadi prioritas program yang akan dilakukan. Pengumpulan data: dalam tahapan ini data dan informasi terkait aktifitas pendidikan, data sekolah, pembiayaan yang sudah dilakukan kebutuhan infrastruktur, data anggaran sebelumnya akan dikumpulkan untuk dianalisis yang kemudian dijadikan sebagai dasar untukm identifikasi kebutuhan dan alokasi anggaran yang dibutuhkan Penyusunan rencana anggaran: dalam tahapan ini melibatkan penyusunan rencana anggaran yang mencakup alokasi dana mulai dari pembelian inventaris, gaji tenaga pendidik dan karyawan, pewrbaikan fasilitas, pengembangan dan lai sebagainya mana dalam penyusunan rencana anggaran perlu memperhatikan tujuan pendidikan, prioritas program, dan bagaimana ketersediaan sumber daya keuangan yang ada. Evaluasi dan validasi: Evaluasi dan validasi merupakan langkah penting dalam proses penyusunan anggaran pendidikan untuk memastikan bahwa anggaran yang disusun relevan, realistis, dan efektif dalam mendukung tujuan pendidikan. Peran Manajemen Pembiayaan Fungsi manajemen keuangan daalam pondok pesantren adalah untuk kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban agar tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien, manajemen keuangan pondok pesantren memiliki tiga fungsi :8 . Menetapkan pengalokasian dana, fungsi ini berfokus pada perencanaan dan pengelolaan sumber daya keuangan agar dapat 6 D. Charismana. Retnawati, & H. Dhewantoro. AuMotivasi Belajar Dan Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran PPKn Di Indonesia: Kajian Analisis Meta,Ay Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, vol. 9, no. 2, pp. 99Ae113, 2022. 7 R. Silangit. AuAnalisis Implementasi Manajemen Sumber Daya (Biaya dan Sarana Prasaran. di SDIT Bunayya,Ay INTIFA: Journal of Education and Language, vol. 1, no. 2, pp. 159Ae169, 2024. 8 Z. Muctar. AuManajemen Pembiayaan Operasional Pondok Pesantren Tahfizul Quran Imam Asy-Syaatibi Bantoabaddo Gowa,Ay Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (JKIP), vol. 2, pp. 158Ae179, 2018. Kelola: Journal of Islamic Education Management Implemenjtasi Manajemen Keuangan . dialokasikan secara efisien dan efektif sesuai kebutuhan dengan tujuan untuk memastikan dana tersedia untuk kebutuhan prioritas, seperti operasional harian, gaji staf, dan pengelolaan fasilitas pendidikan serta menyelaraskan alokasi dana dengan visi dan misi pesantren. contohnya adalah dana operasional dialokasikan untuk gaji ustaz, biaya listrik, makanan santri, dan pemeliharaan fasilitas dan Dana pembangunan digunakan untuk memperbaiki asrama atau membangun ruang kelas baru . Memutuskan Pesantren membutuhkan sumber pembiayaan tambahan untuk mendukung operasional atau proyek pengembangan. Fungsi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memilih sumber pembiayaan yang paling Dengan tujuan memastikan pesantren memiliki dana yang cukup untuk menjalankan program atau memenuhi kebutuhan mendesak serta meminimalkan risiko dan biaya dari setiap keputusan pembiayaan. Contohnya adalah Pesantren memilih menggunakan hasil unit usaha untuk mendukung pengembangan fasilitas dibandingkan meminjam dana dari pihak eksternal karena mempertimbangkan biaya bunga. Memanfaatkan hibah pemerintah untuk membangun fasilitas baru dengan syarat administratif yang dapat dipenuhi. Kebijakan pembagian keuntungan. Pesantren yang memiliki unit usaha atau program penghasilan mandiri perlu memiliki kebijakan yang jelas mengenai pembagian keuntungan. Fungsi ini memastikan bahwa keuntungan yang diperoleh digunakan dengan bijak untuk mendukung keberlanjutan pesantren. Sumber Pendanaan Kegiatan Pesantren . Iuran Santri Salah satu sumber pembiayaan pesantren adalah iuran syahriyah dari para santri untuk dapat menunjang aktifitas dan sarana dan prasarana yang ada di pesantren . Pemerintah Pemerintah menjadi tanggung jawab utama dalam ketersediaan ana bagi penyelenggaraan pendidikan. Peraturan pemerintah republic Indonesia nomor 48 tahun 2008 tentang pendanaan Pendidikan dijelaskan pada pasal 6 bahwa biaya pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah dialokasikan dalam anggaran pemerintah, dan yang merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dialokasikan dalam anggaran pemerintah daerah sesuai dengan system penganggaran dalam peraturan perundang-undangan. Wakaf dan Hibah Tauhid. Dianti. Syawalin, & R. Tambunan. Perspektif dalam pengantar ilmu pendidikan, vol. 3, pp. 12597Ae12603, 2024. Vol 10. No. April 2025 96 | Hanim Husnal Khalidah dkk. Wakaf dapat diartikan sebagai pemberian sejumlah harta benda seorang muakif yang diberikan secara Cuma-Cuma kepada seorang nazhie . engelola waka. untuk dikelola dan nantinya akan memberi manfaat kepada masyaakat luas. 10 Wakaf adalah pemberian harta yang bersifat tetap untuk kepentingan umum, di mana hasil dari pengelolaannya dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, termasuk pendidikan di pesantren. Harta wakaf dapat berupa tanah, bangunan, uang, atau aset lainnya. Hibah secara bahasa berarti bangun atau bangkit, lafadz hibah mengandung beberapa makna yaitu pemberian yang tidak terbatas, membebaskan dari hutang, shodaqoh, athiyah, dan hibah imbalan. Pemberian yang tidak terbatas ialah yang dimaksudkan sebagai perwujudan kasih sayang terhadap orang yang diberi hibah. Hibah adalah pemberian sukarela dari individu, lembaga, atau pemerintah kepada pesantren, yang tidak mengikat dan biasanya diberikan dalam bentuk dana, barang, atau jasa. Keuntungan Dari Unit Pesantren . Unit Koperasi Pesantren Koperasi pesantren, sebagai salah satu unit usaha, memiliki peran penting dalam memenuhi berbagai kebutuhan santri dan masyarakat sekitar. Koperasi pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelian barang, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan sikap kebersamaan dan kerjasama di antara anggotanya. Dalam mengelola koperasi, para santri juga dapat belajar tentang manajemen usaha, pengelolaan keuangan, dan keterampilan lainnya yang berguna untuk masa depan mereka. Koperasi pesantren menjadi salah satu wahana pendidikan informal yang berharga bagi para . Unit Kantin Kantin merupakan salah satu unit usaha yang sangat penting di pesantren, menyediakan berbagai macam produk seperti es, minuman, dan makanan basah bagi para santri dan pengunjung pesantren. Produk-produk yang dijual di kantin tidak hanya menjadi sumber penyegaran bagi penghuninya, tetapi juga menciptakan lingkungan sosial yang hangat dan ramah di antara anggota pesantren. Selain itu, kantin juga sering menjadi tempat pertemuan informal di mana santri dan staf pengajar dapat berinteraksi dan berbagi pengalaman . Unit Fotocopy 10 W. Munawar. AuProfesionalitas Nazir Wakaf: Studi Manajemen Wakaf Produktif di Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid,Ay Journal of Islamic Economics and Finance Studies, vol. 2, no. 1, p. 17, 2021. 11 N. Faizal. AuWasiat Wajibah terhadap Anak Angkat (Tinjauan Filsafat Hukum Islam Pasal 209 Kompilasi Hukum Isla. ,Ay Jurnal Ar Risalah, vol. 2, no. 2, p. 266, 2022. Kelola: Journal of Islamic Education Management Implemenjtasi Manajemen Keuangan . Fotocopy merupakan salah satu unit usaha yang penting di pesantren, menyediakan layanan fotokopi serta menyediakan berbagai kebutuhan tulis seperti alat tulis, buku, kamus, kitab, dan lain-lain. Kehadiran unit usaha fotocopy ini sangat membantu para santri dalam memenuhi kebutuhan mereka terkait dengan fotokopi dan kebutuhan tulis lainnya. Dengan adanya layanan fotokopi, para santri dapat dengan mudah mencetak materi pelajaran, tugas, dan referensi lainnya yang mereka butuhkan untuk kegiatan belajar-mengajar di . Unit Konveksi Unit usaha konveksi juga berperan penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar di Dengan memiliki seragam yang seragam dan layak, santri dapat merasa lebih percaya diri dan fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari di pesantren. Selain itu, layanan perbaikan pakaian yang rusak juga membantu santri untuk tetap menjaga penampilan yang rapi dan profesional, sehingga meningkatkan citra dan kesan positif pesantren di mata masyarakat selain itu juga unit usaha ini menjadi tempat belajar menjahit dan mendesain pola baju sebagai pengembangan pendidikan ketrampilan santri. Unit Laundry Unit jasa laundry dan setrika bagi santri dan ustadz merupakan fasilitas tambahan yang sangat berguna dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di pesantren. Layanan ini memberikan solusi praktis bagi para santri dan ustadz untuk mencuci dan menyetrika pakaian mereka dengan mudah tanpa harus repot mencari tempat laundry di luar pesantren. Selain itu, dengan adanya unit jasa laundry dan setrika ini, pesantren juga memberikan perhatian ekstra terhadap kesejahteraan dan kenyamanan para penghuninya, mengakui bahwa mereka membutuhkan dukungan dalam menjaga kebersihan dan kerapihan pakaian mereka selama menjalani aktivitas belajarmengajar di pesantren. Unit Air Minum RO Selain melakukan penjualan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) unit usaha ini juga memberikan layanan air minum gratis ini, pesantren tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para santri dan ustadz, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Dengan memastikan akses yang mudah terhadap air minum bersih, pesantren membantu melindungi kesehatan dan mencegah penyakit terutama di lingkungan yang padat seperti Selain itu, keberadaan air minum gratis ini juga membantu mengurangi beban biaya hidup bagi santri dan Vol 10. No. April 2025 98 | Hanim Husnal Khalidah dkk. ustadz, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam menjalankan aktivitas pendidikan dan keagamaan. KESIMPULAN Implementasi manajemen keuangan di Pondok Pesantren Al Islah Tajug memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai. Dengan pengelolaan keuangan yang terstruktur dan transparan, pondok pesantren mampu mengalokasikan anggaran secara efektif untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan, seperti ruang belajar, asrama, dan fasilitas penunjang lainnya. Penerapan prinsip-prinsip manajemen keuangan seperti dalam tahapan penyusunan anggaran pendidikan dilakukan dari perencanaan awwal, pengumpulan data, penyususnan anggaran dan evaluasi. Selain itu, implementasi manajemen keuangan yang baik juga turut meningkatkan kepercayaan para donatur dan pihak eksternal, yang pada akhirnya memperluas peluang pendanaan untuk pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana. Dengan pendekatan yang berorientasi pada transparansi dan akuntabilitas. Pondok Pesantren Al Islah Tajug dapat mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif bagi santri. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan keuangan serta pengembangan strategi jangka panjang guna menjamin kesinambungan pemenuhan sarana dan prasarana di masa mendatang. DAFTAR PUSTAKA