Volume II No. 1 (Januari 2. : SRODJA Kemandirian Keuangan Daerah: Studi Kasus Kontribusi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023 Tata Andriyani 1. Dwi Ratna Dilla 2. Ricky Okta Prayoga 3 Program Studi Administrasi Negara Fakultas ilmu Sosial dan Politik Universitas Moch. Sroeji Jember Email: 22140912187@umsj. 22140912157@umsj. 22140912137@umsj. Abstrak Bojonegoro adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur penghasil migas. Sektor migas menjadi penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daera. Meski begitu, ada sektor lain yang yang butuh diperhatian yang menjadi pundi-pundi PAD yakni bidang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sumber PAD Kabupaten Bojonegoro. Selain itu. Kontribusi PAD Kabupaten Bojonegoro dan Dana Pusat Terhadap APBD Kabupaten Bojonegoro. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui tahap studi kasus dan studi kepustakaan hingga mendapat analisis data yang jenuh. Hasil penelitian kontribusi PAD terhadap APBD Bojonegoro tahun 2023 Berdasarkan data yang diperoleh, kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 sebesar 62,3%. Hal ini menunjukkan bahwa PAD merupakan sumber pendapatan utama bagi daerah Adapun kontribusi dana pusat terhadap total pendapatan daerah Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 sebesar 37,7%. Dana pusat ini terdiri dari dana bagi hasil (DBH) migas, dana alokasi umum (DAU), dan dana otonomi khusus (DOK). Namun ada sektor pariwisata dan hunian hotel yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi jika mendapat perhatian lebih khusus dari semua pihak utamanya pemerintah kabupaten Bojonegoro. Kata Kunci . PAD. Dana Pusat. APBD. Bojonegoro Abstract Bojonegoro is one of the regencies in East Java that produces oil and gas. The oil and gas sector is the largest contributor to PAD (Regional Original Incom. Even so, there are other sectors that need attention that become PAD coffers, namely the sector. The purpose of this study is to determine the source of PAD for Bojonegoro Regency. In addition, the Contribution of PAD for Bojonegoro Regency and Central Funds to the Bojonegoro Regency APBD. The researcher used a descriptive qualitative research method through the case study and literature study stages to obtain saturated data analysis. The results of the study on the contribution of PAD to the Bojonegoro APBD in 2023 Based on the data obtained, the contribution of PAD to the total regional income of Bojonegoro Regency in 2023 was 62. This shows that PAD is the main source of income for the region. The contribution of central funds to the total regional income of Bojonegoro Regency in 2023 was 37. This central fund consists of oil and gas revenue sharing funds (DBH), general allocation funds (DAU), and special autonomy funds (DOK). However, there are tourism and hotel occupancy sectors that can boost economic growth if they receive more special attention from all parties, especially the Bojonegoro district government. Keywords. PAD. Central Fund. APBD. Bojonegoro Pendahuluan Kemandirian PAD (Pendapatan Asli Daera. yaitu Keuangan Daerah adalah suatu sistem baik pendapatan maupun pengeluaran keuangan yang diatur memaksimalkan pajak daerah dan potensi secara mandiri tanpa campur tangan alam yang dimiliki oleh suatu daerah ataupun intervensi dari pihak manapun tersebut (Padang, 2. Menurut Purnomo (Wahyuni dan Ali, 2024. Zakiah, 2022. dan Danuta Pendapatan Asli Daerah dan Puspitasari dan Salisa, 2. Tujuan merupakan salah satu sumber penerimaan dari kemandirian keuangan daerah agar daerah yang mempunyai peranan penting setiap daerah memiliki kemandirian yang dalam pembangunan . 2, hal . Dana mampu membantu keuangan pusat dengan Pusat ialah suatu dana khusus yang (Anggaran Pendapatan APBN Belanja pengembangan potensi yang ada di daerah. Negar. Kemandirian keuangan daerah. APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja menurut Halim . dalam Anzwar 2023. Daera. pendapatan baik dari dana pusat maupun pendapatan asli daerah dan penggunaan Undang-undang masyarakat, yang telah membayar pajak No. 32 tahun 2014. Tentang Pemerintah dan retribusi sebagai sumber pendapatan Daerah menjelaskan bahwa Anggaran daerah yang diperlukan. Besar kecilnya Pendapatan Asli Daerah (APBD) adalah rencana kerja pemerintah daerah yang dengan pendapatan dari sumber lain, seperti ditetapkan dengan peraturan daerah. APBD bantuan pemerintah pusat dan pinjaman, hakekatnya adalah satu instrument yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan Dalam APBD bisa dijadikan alat ukur untuk disuatu daerah. Menurut Halim . megetahui keberhasilan satu daerah di dalam Nasir 2019 PAD adalah penerimaan dalam meningkatkan perekonomian daerah. daerah yang diperoleh dari sumber-sumber Artinya, dalam wilayahnya sendiri yang dipungut dengan peraturan perundanganundangan peningkatan pendapatan daerah (PAD), yang berlaku. khususnya penerimaan pajak-pajak daerah. Pertumbuhan ekonomi akan meningkatkan Daerah (PAD) Pendapatan Asli Anggaran belanja masyarakat yang itu akan sejalan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selama ini, pelaksanaan UU No. 5 Tahun kesanggupan membayar pajak. Berkembangnya perekonomian daerah di berbagai sektor juga akan berpengaruh membantu daerah dalam meningkatkan positif pada penciptaan lapangan kerja baru, kemandirian keuangan daerah. Hal ini oleh karena itu kegiatan ekonomi rakyat disebabkan UU No. 5 Tahun 1974 daerah . akan turut berkembang juga (Udin Rinaldi, 2. membatasi berbagai kewenangan daerah Faktor kemandirian keuangan daerah diantaranya yang penting . 2, hal . Menurut Badan Pusat adalah potensi yang ada di daerah, kinerja Kabupaten ekonomi Kabupaten Bojonegoro Tahun Indonesia 2023 sebesar 2,47 %. Pertumbuhan PDRB merupakan negara hukum yang segala Non Migas Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023 sebesar 5,17 %. Perekonomian hukum yang berlaku begitupun mengenai Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023 yang PAD. Dana Pusat dan APBD. Kebijakan yang mengatur ketiga hal ini terdapat pada Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 berlaku mencapai Rp 97. 522,15 miliar, tentang Pemerintahan Daerah dan Undang- sedangkan PDRB atas dasar harga konstan Undang No. 25 Tahun 1999 tentang mencapai Rp 63. 310,69 miliar. Ekonomi Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Kabupaten Daerah. Lebih lanjut dalam revisi Undang- tumbuh sebesar 2,47 persen. Jika dilihat Undang No. 22 Tahun 1999 yang menjadi dari PDRB non migas pertumbuhan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tetang ekonomi Kabupaten Bojonegoro tumbuh Pemerintahan Daerah menegaskan tentang sebesar 5,17 persen. Dari sisi produksi landasan yang menjadi latar belakang pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor mengenai hubungan antara Pemerintah Transportasi dan Pergudangan sebesar Pusat dan pemerintahan daerah. 14,40 persen. Dari sisi pengeluaran. Menurut Udin Rinaldi Hubungan Bojonegoro Statistik Produk Bojonegoro Domestik Tahun Komponen keuangan pusat dan daerah yang berlaku Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non sebelumnya membawa dampak pada relatif Profit yang Melayani Rumah Tangga (PKLNPRT) sebesar 8,93 persen. Struktur Kabupaten Selain itu. Firda Rizky Amalia dan Ida Bojonegoro Bagus Putu Purbadharmaja pada tahun Tahun 2023 dari sisi produksi masih 2014 menulis paper tentang Pengaruh Kemandiria Keuangan Lapangan Usaha Daerah Dan Pertambangan dan Penggalian sebesar Keserasian Alokasi Belanja Terhadap 48,77 persen, diikuti oleh Pertanian. Indeks Pembangunan Manusia. Hasil Kehutanan, dan Perikanan sebesar 12,13 persen. Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar kabupaten/kota di Provinsi Bali secara rata- 8,83 persen. Konstruksi sebesar 7,05 persen, rata sebesar 24,38 persen, sedangkan rata- serta Industri Pengolahan sebesar 6,45 rata alokasi dana untuk belanja publik persen. Informasi dan Komunikasi sebesar sebesar 41,43 persen. Hasil regresi linear 6,09 persen. Peranan enam lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Kabupaten simultan kemandirian keuangan daerah dan Bojonegoro mencapai 89,33 persen. keserasian alokasi belanja berpengaruh Dalam penelitian Kontribusi PAD dan signifikan terhadap IPM. Secara parsial. Dana Pusat Terhadap APBD dari berbagai keserasian alokasi belanja berpengaruh Penelitian milik Sodik Dwi Purnomo dan Krisnhoe Sukma Danuta pada tahun 2022 positif dan signifkan terhadap IPM. Di samping itu, penelitian milik Analisis Nehemiah J. Sembor. Hendrik Gamaliel Kemampuan Keuangan Daerah terhadap dan Lidia M. Mawikere juga berfokus pada Kemiskinan: Studi Empiris di Sumatera Analisis Sistem Dan Prosedur Penerimaan Utara. Pajak Restoran Pada Badan Pendapatan bahwa rasio kemandirian keuangan daerah Daerah Kota Manado. Hasil penelitian dan Derajat Desentralisasi Fiskal memiliki hubungan negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis rumah makan dan Pengeluaran Pemerintah di restoran di Kota Manado yang terdaftar Bidang Kesehatan memiliki hubungan yang pada Badan Pendapatan Daerah Kota negatif signifikan terhadap kemiskinan. Manado sejak tahun 2018 hingga tahun Temuan ini mengimplikasikan pemerintah 2022 mengalami fluktuatif dan Realisasi daerah harus meningkatkan pelayanan penerimaan pajak restoran paling tinggi kesehatan secara menye. uruh di semua terdapat pada tahun 2018 dan realisasi kabupaten/kota di provinsi Sumatera Utara. pajak restoran paling rendah terdapat pada Hasil tahun 2020. Sedangkan faktor-faktor yang Pelaksanaan menjadi penghambat utama di Badan penelitian menggambarkan pertumbuhan Pendapatan Daerah Kota Manado dalam Bengkayang Kabupaten Bojonegoro Otonomi Daerah. Hasil restoran yakni kurangnya pemberdayaan perkembangan dan pertumbuhannya tends pada Sumber Daya Manusia (SDM), to decline. (PAD) mengalami tren kenaikan kualitas pelayanan masih belum maksimal, secara riil, namun tidak diikuti dengan dan data potensi pajak yang belum akurat, penurunan perkembangan pertumbuhan. serta ketersediaan sarana dan prasarana Total belum memadai. Pendapatan Daerah (TPD) Penelitian lain yang dilakukan oleh Derajat Otonomi Fiskal (DOF) rata-rata Ari Mulianta Ginting. Muhammad Zilal 3,19% yang relatif rendah karena peran Hamzah dan Eleonora Sofilda pada tahun PAD sangat kecil dan tidak sebanding Dana dengan TPD yang terus meningkat. Rasio Kemandirian Rasio Dana Alokasi Umum (RDAU) rata- Keuangan Daerah. Hasil analisa regresi rata 69,94% yang masih cukup tinggi, panel ini sejalan dengan analisa kuadran sehingga ketergantungan dana dengan bahwa dari data kabupaten/kota yang ada pemerintah pusat masih sangat tinggi. baik di kluster I-IV, hampir 91,3 persen Sementara itu. IKR rata-rata sebesar 147,82% kabupaten/kota yang ada berada di kuadran yang sangat baik, yaitu kemampuan IV. Hasil ini menunjukkan bahwa secara rata-rata Perimbangan Pengaruh Terhadap kabupaten/kota Rasio memiliki dana perimbangan yang realtif keuangan daerah mengalami penurunan rendah dengan kemandirian keuangan yang juga relatif rendah untuk kluster I, i dan memiliki potensi yang cukup besar untuk IV. Berdasarkan hasil tersebut maka menurunkan angka ketergantungan pemerintah daerah kabupaten/kota harus mengalokasikan anggaran kepada potensi Kemampuan yang dapat dijadikan sebagai sumber meningkatkan Pendapatan Asli Daerah juga penerimaan bagi daerah khususnya kepada berikut (Mardiasmo, 2. : 1. Dalam Undang-undang No. 18 Tahun 1997 Udin Rinaldi pada tahun 2012 juga tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, mengulas Kemandirian Keuangan Dalam jenis-jenis pajak dan retribusi yang dapat dipungut daerah sudah ditetapkan secara peraturan daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan PAD (Pendapatan daerah untuk berkreasi dalam menetapkan Asli Daera. yaitu sumber yang didapatkan peluang pajak baru. Badan Usaha Milik dari memaksimalkan pajak daerah dan Daerah (BUMD) menghadapi berbagai potensi alam yang dimiliki oleh suatu kendala antara lain keterbatasan modal, daerah tersebut (Rozi dan Saipudin, 2. campur tangan birokrat yang berlebihan. Menurut Purnama dan Danuta Pendapatan status badan hukum yang tidak jelas dan Asli Daerah merupakan salah satu sumber minimnya sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional. Khusus peranan penting dalam pembangunan . 2, untuk penerimaan yang berasal dari bagi hal . hasil pajak dan bukan pajak, kendala yang Menurut Udin Rinaldi Hubungan dihadapi daerah adalah belum adanya keuangan pusat dan daerah yang berlaku mekanisme dan prosedur baku dalam sebelumnya membawa dampak pada relatif Indikator Daerah (PAD) Asli Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). dianalisis dari besaran PAD yang di terima Selama ini, pelaksanaan UU No. 5 Tahun oleh pemerintah kabupaten atau kota (Andriani, dan Wahid, 2018. , dan Musrifati, membantu daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah. Hal ini Melihat Pendapatan disebabkan UU No. 5 Tahun 1974 terdahulu diberbagai tempat dan fenomena yang ada di kabupaten Bojonegoro, maka membatasi berbagai kewenangan daerah penelitian ini perlu dilakukan agar PAD yang penting . 2, hal . Bojonegoro Faktor kemandirian keuangan daerah diantaranya kemandirian keuangan daerah. Selain itu, adalah potensi yang ada di daerah, kinerja paper ini diharapkan bisa dijadikan rujukan untuk penelitian selanjutnya. Pengertian Pendapatan Asli Daerah Indonesia merupakan negara hukum yang segala menurut Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 adalah pendapatan dengan cara hukum yang berlaku begitupun mengenai dipungut yang diperoleh oleh daerah sesuai PAD. Dana Pusat dan APBD. Kebijakan yang mengatur ketiga hal ini terdapat pada berupa audiovisual . 4, hal . Studi Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 pustaka yang dimaksud oleh penulis di sini tentang Pemerintahan Daerah dan Undang- adalah menggunakan data sekunder. Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Teknik analisa yang digunakan adalah Perimbangan Keuangan antara Pusat dan teori Cresswell. Menurut Raco Analisis Daerah. Lebih lanjut dalam revisi Undang- data di sini berarti mengatur secara Undang No. 22 Tahun 1999 yang menjadi sistematis bahan hasil wawancara dan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tetang Pemerintahan Daerah menegaskan tentang menghasilkan suatu pemikiran, pendapat, landasan yang menjadi latar belakang teori atau gagasan yang baru . 4, hal mengenai hubungan antara Pemerintah Pusat dan pemerintahan daerah. Menurut Mardiasmo 2021 Teknikteknik akutansi keuangan sektor publik, komitmen dan akuntansi dana. Metode Penelitian Metode penelitian yang diterapkan oleh penulis adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Menurut Creswell . dalam Raco mendefinisikannya sebagai suatu pendekatan atau penelusuran untuk mengeksplorasi dan memahami suatu gejala sentral . 4, hal . Gambar 1. Proses Analisis Teknik pengumpulan data yang dipilih oleh penulis adalah dokumentasi dan studi Dokumentasi yang digunakan oleh penulis adalah website, buku, jurnal, dan Menurut Raco Dokumen berupa material yang tertulis yang tersimpan. Dokumen dapat berupa memorabilia atau Ada juga dokumen yang Hasil Penelitian Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor objek wisata 2023 tidak memenuhi target yang telah ditentukan. Dari target Rp 1,5 miliar, namun hingga tutup tahun yang terealisasi hanya mencapai Rp 1 miliar. objek wisata penyumbang PAD terbesar yakni Dander Water Park di Kecamatan Dander. Kahyangan Api Kecamatan Ngasem, dan Waduk Pacal di Kecamatan branding tingkat hunian hotel, resto dan Temayang. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tabel 1. Rincian PAD Sektor Wisata 2023 (Silp. 2023 diprediksi mencapai Rp 2,9 N Pariwi Pendapa Jumlah Tar Dalam APBD di sektor pendapatan terealisasi sebesar Rp 5,9 triliun. Anggaran Pengun belanja senilai Rp 8 triliun. Namun, baru Dander Rp 484,2 8. terealisasi Rp 6,2 triliun. Rinciannya Water belanja operasional dianggarkan Rp 4,1 triliun terealisasi Rp 2,9 triliun. modal dianggarkan Rp 2,2 triliun terealisasi Park Kahya Rp 318,6 8. Rp 2 triliun. anggaran belanja tidak terduga Rp 65 miliar terealisasi Rp 37 miliar. belanja transfer Rp 1,5 triliun terealisasi 1,2 Api Waduk Rp 85,6 2. AoAoJadi, untuk realisasi belanja secara Pacal menyeluruh baru 77,59 persen. Kontribusi PAD terhadap APBD Total Bojonegoro Tahun 2023 Berdasarkan data PAD yang diperoleh, kontribusi PAD terhadap Kabupaten Sumber. Radar Bojonegoro telah diolah Bojonegoro tahun 2023 sebesar 62,3%. Hal oleh penulis ini menunjukkan bahwa PAD merupakan sumber pendapatan utama bagi daerah Selain sektor pariwisata, bidang lain tersebut (Riduansyah, 2. Menurut yang perlu ditingkatkan juga adalah Tahar dan Zakia 2011 PAD memiliki okupasi hotel atau tingkat hunian hotel. kontribusi yang besar terhadap APBD. Karena tingkat kunjungan ramai hanya di Namun di penelitian lain PAD tidak awal dan di akhir tahun saja kisaran 40-50% berpengaruh pada APBD (Saputra, 2020. dan Assyifa, 2. bulan-bulan Analisis Hal ini dikarenakan kurangnya Kontribusi Dana Pusat terhadap APBD Bojonegoro Tahun 2023. menyelenggarakan event-event besar dan Adapun kontribusi dana pusat terhadap Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 sebesar 37,7%. Dana pusat ini terdiri dari dana bagi hasil Data Diperlukan Untuk (DBH) migas, dana alokasi umum (DAU), menghitung IKD Bojonegoro tahun 2023, dan dana otonomi khusus (DOK). diperlukan data-data berikut: 1. Pendapatan Perhitungan indikator kemandirian Asli Daerah (PAD): Data PAD Bojonegoro keuangan daerah (IKD) Bojonegoro tahun tahun 2023 dapat diperoleh dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) menggunakan rumus yang telah ditetapkan Bojonegoro oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Pendapatan Daerah (TPD): Data TPD Indonesia dalam Peraturan Menteri Dalam Bojonegoro tahun 2023 dapat diperoleh Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang dari LKPD Bojonegoro tahun 2023. Indikator Kemandirian Keuangan Daerah. Belanja Daerah Tidak Langsung: Data Rumus tersebut terdiri dari 4 indikator Belanja Tidak Langsung Bojonegoro tahun utama, yaitu: 1. Rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Total Pendapatan Bojonegoro tahun 2023. Sisa Anggaran Daerah (TPD). Rumus: Rasio PAD/TPD = Belanja (SAB): Data SAB Bojonegoro (PAD / TPD) x 100%. Rasio Belanja tahun 2023 dapat diperoleh dari LKPD Daerah Tidak Langsung terhadap TPD. Bojonegoro tahun 2023. Hutang Daerah: Rumus: Data Hutang Daerah Bojonegoro tahun Rasio Belanja Tidak Total LKPD Langsung/TPD = (Belanja Tidak Langsung / TPD) x 100%. Rasio Sisa Anggaran Bojonegoro tahun 2023. Belanja (SAB) terhadap TPD. Rumus: Hasil Perhitungan Rasio SAB/TPD = (SAB / TPD) x 100%. Data-data untuk Bojonegoro tahun Rasio Hutang Daerah terhadap TPD. 2023 adalah sebagai berikut: Rumus: Rasio Hutang Daerah/TPD = PAD: Rp1. (Hutang Daerah / TPD) x 100%. Setelah TPD: Rp2. menghitung nilai masing-masing indikator. Belanja LKPD Tidak Langsung: Rp1. indikator ke dalam skor indikator dengan SAB: Rp500. menggunakan tabel konversi yang telah Hutang Daerah: Rp200. ditetapkan dalam Permendagri Nomor 77 Perhitungan Rasio PAD/TPD: Tahun 2020. Skor indikator kemudian Rasio PAD/TPD dijumlahkan untuk mendapatkan nilai IKD . 000 / 2. x Bojonegoro tahun 2023. 100% = 50% Perhitungan Rasio Belanja Tidak Langsung/TPD: Rasio Belanja Tidak Langsung/TPD = kemandirian keuangan daerah. 000 / 2. 100% = 75% Ketiga. Belanja Daerah. Belanja daerah yang efektif dan efisien dapat Perhitungan Rasio SAB/TPD: meningkatkan IKD. Sebaliknya, belanja Rasio SAB/TPD = . daerah yang tidak terkontrol dan tidak . x 100% = 25% efisien dapat menurunkan IKD. Perhitungan Rasio Hutang Daerah/TPD: Rasio Keempat. Hutang Daerah. Hutang daerah yang tinggi dapat membebani Hutang Daerah/TPD . 000 / 2. y 100% = 10% Pembahasan keuangan daerah dan menurunkan IKD. Oleh pengelolaan hutang daerah yang prudent Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan berkelanjutan. Kemandirian Keuangan Daerah Tahun Kelima. Pertumbuhan Ekonomi, 2023 dari Kemandirian keuangan daerah Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat (IKD) merupakan salah satu indikator PAD daerah dalam membiayai penyelenggaraan meningkatkan IKD. Potensi Daerah, pemerintahan daerahnya tanpa tergantung Daerah yang memiliki potensi sumber daya pada transfer dana dari pemerintah pusat. alam dan manusia yang besar memiliki Pada tahun 2023, terdapat beberapa faktor peluang untuk meningkatkan PAD dan IKD. yang dapat mempengaruhi IKD, yaitu: Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah pusat dan daerah yang berpihak PAD pada peningkatan kemandirian keuangan daerah yang berasal dari pajak, retribusi, daerah dapat mendorong peningkatan IKD. hasil usaha BUMD, dan lain-lain. Semakin Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan Daerah. Akuntabilitas dan tata kelola PAD, kemandirian keuangan daerah. Kebijakan Pemerintah. Kebijakan Kedua. Transfer Dana dari Pemerintah meningkatkan kepercayaan masyarakat dan Pusat. Transfer dana dari pemerintah pusat, investor, sehingga dapat meningkatkan seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana PAD dan IKD. Kinerja Aparatur Alokasi Umum (DAU), merupakan sumber Pemerintah pendapatan daerah yang penting. Namun, pemerintah daerah yang profesional dan Daerah. Kinerja kompeten dapat meningkatkan efektivitas daerah yang belum dioptimalkan, seperti sektor pajak, retribusi, dan BUMD. meningkatkan IKD. Dinamika Politik potensi-potensi Kedua. Menekan Belanja Daerah dan Sosial. Dinamika politik dan sosial Tidak Langsung yang kondusif dapat mendukung stabilitas ekonomi dan meningkatkan IKD. Perlu akuntabilitas penggunaan anggaran. Ketiga, diingat bahwa faktor-faktor tersebut saling meningkatkan SAB dengan melakukan terkait dan mempengaruhi satu sama lain. perencanaan dan pelaksanaan anggaran Oleh yang lebih hati-hati dan cermat. komprehensif dari pemerintah daerah untuk meningkatkan IKD secara berkelanjutan. Strategi Yang Harus Dilalukan Oleh Pemerintah Daerah Kemandirian Meningkatkan Keuangan Daerah Keempat. Menurunkan Hutang Daerah dengan melakukan restrukturisasi hutang dan meningkatkan disiplin dalam pengelolaan keuangan daerah. Upayaupaya Bojonegoro yaitu Meskipun kontribusi PAD tergolong Bojonegoro dan memungkinkan daerah ini untuk lebih leluasa dalam melaksanakan dioptimalkan untuk meningkatkan PAD. pembangunan dan pelayanan publik bagi Sektor-sektor tersebut antara lain sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata. Di sisi Kesimpulan dan Saran meningkatkan efisiensi penggunaan dana Kemandirian pusat agar dapat memberikan manfaat yang Kabupaten optimal bagi masyarakat. Upaya tersebut tergolong cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi PAD yang relatif besar pengawasan terhadap penggunaan dana terhadap total pendapatan daerah. Namun, pusat dan meningkatkan kualitas program masih terdapat beberapa sektor yang perlu dan kegiatan yang dibiayai dengan dana dioptimalkan untuk meningkatkan PAD Beberapa dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro untuk Pertama. IKD Meningkatkan PAD Bojonegoro meningkatkan efisiensi penggunaan dana Saran dari penelitian ini ialah Berdasarkan hasil penelitian diberikan beberapa saran yaitu: pertama. Pemerintah Andriyani. , dan Wahid. daerah perlu melakukan optimalisasi PAD Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan di berbagai sektor, khususnya sektor Dana Perimbangan Terhadap Kemandirian perdagangan, jasa, dan pariwisata. Kedua. Keuangan Daerah (Studi Kasus Pada Pemerintah daerah perlu meningkatkan Pemerintah Kota Tasikmalaya Tahun 2006- efisiensi penggunaan dana pusat dengan Jurnal Akuntansi (JAK), 13 . , 30- Assyifa. , dan Muttaqin. Ketiga. Pemerintah daerah perlu Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pengalokasian Belanja Modal di Kabupaten dan Kota Nusa Tenggara Barat. Journal of mengembangkan sektor-sektor baru yang Development Economic and Social Studies, 3 . , 16-28. Azwar. Analisis Kemandirian Daftar Pustaka