Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS DAN DIVIDENDS PER SHARE TERHADAP RETURN SAHAM Viska Putria Ananda Universitas Cipasung Tasikmalaya viskaputri@uncip. ABSTRACT. The aim of this research was to investigate and analyze the business size, profitability, dividend per share, and stock returns of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Additionally, the study sought to determine how these factors influence the stock returns of these firms. The research employed a descriptive analytical approach combined with a census technique. Among the secondary documentation analyzed were the financial histories of companies listed on the IDX. The collected information and data were evaluated using panel data multiple regression analysis. The results indicated that for manufacturing companies on the IDX, stock returns were positively influenced by firm size, profitability, and dividend per share. However, when assessed individually, profitability and dividends per share had a positive effect on stock returns, while business size had a negative To enhance and boost stock returns, the study recommends that manufacturing companies focus on increasing their size, profitability, and dividend per share. Keywords: dividend per share, firm size, profitability, stock return ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ukuran, profitabilitas, dividen per saham, serta pengembalian saham dari perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu, penelitian ini juga akan mengeksplorasi pengaruh ukuran, profitabilitas, dan dividen per saham terhadap pengembalian saham perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan data sekunder dokumenter yang mencakup catatan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran, profitabilitas, dan dividen per saham memberikan keuntungan bagi perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI secara keseluruhan, meskipun tidak memiliki dampak signifikan terhadap pengembalian Kata Kunci: dividend per share, profitabilitas, return saham, ukuran perusahaan PENDAHULUAN Saham di pasar modal merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang. Ketika investor membeli saham, mereka dapat memperoleh dua jenis keuntungan: capital gain . elisih positif antara harga beli dan harga jua. serta yield . endapatan berkala seperti dividen atau bung. Return saham menjadi faktor utama yang menarik perhatian investor. Karena harga saham dipengaruhi oleh berbagai faktor, investasi saham memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan instrumen lain seperti deposito atau obligasi. Sesuai dengan prinsip investasi, return yang lebih tinggi biasanya berhubungan dengan risiko yang lebih besar. Oleh karena itu, investor harus mempertimbangkan harga saham dengan cermat untuk memaksimalkan keuntungan. jika harga jual melebihi harga beli, maka return yang diperoleh akan lebih besar. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 Grafik berikut menunjukkan return saham rata-rata perusahaan manufaktur dari 2019 hingga 2023: Return Saham 30,00% 25,00% 20,00% 16,28% 15,00% 10,00% 8,73% 5,00% 4,43% 0,00% -5,00% 2023-2,78% Return Saham Gambar 1. Sumber: w. com (Di Ola. 2024 Rata Ae Rata Return Saham Perusahaan Manufaktur Periode Tahun 2019 Ae 2023 Pada awalnya, return saham mencapai 8,73% pada 2019 dan meningkat pesat menjadi 27% Namun, setelah itu, terjadi penurunan terus-menerus dari 16,28% pada 2021 hingga mencapai titik rendah -2,78% pada 2023. Peningkatan nilai rupiah, penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia, perubahan kebijakan perpajakan, dan keadaan politik di Indonesia adalah beberapa penyebab penurunan ini. Kekhawatiran investor terhadap fluktuasi return saham muncul sebagai akibat dari ketidakstabilan kinerja keuangan industri manufaktur. Sebagaimana ditunjukkan oleh I Made . , return saham dipengaruhi oleh kinerja keuangan perusahaan. Investor dapat memprediksi return saham, termasuk kemampuan perusahaan untuk membayar dividen, dan kemungkinan peningkatan capital gain, dengan menganalisis laporan keuangan. Tiga rasio utama . kuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per saha. digunakan untuk mengevaluasi kinerja keuangan suatu organisasi. Ukuran perusahaan ditentukan oleh jumlah aktiva yang dimilikinya. Profitabilitas menunjukkan seberapa baik perusahaan dapat menghasilkan laba dari aktiva Dividen per saham menarik investor karena mencerminkan potensi perusahaan untuk membagikan laba bersih kepada pemegang saham. Perusahaan yang menghasilkan laba bersih secara bertahap cenderung lebih besar. Dalam I Made . , ukuran perusahaan menunjukkan kemampuan keuangan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Wimelda dan Marlinah . menunjukkan bahwa banyaknya aktiva yang dimiliki perusahaan menunjukkan betapa besarnya perusahaan, dan bahwa kebutuhan dana meningkat seiring dengan ukuran perusahaan. Investor melihat perusahaan besar sebagai tanda tingkat risiko investasi. Ukuran perusahaan, yang ditentukan oleh total aset (TA) yang dapat digunakan untuk operasi, berperan penting dalam menentukan ukuran perusahaan. Perusahaan Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 besar, yang memiliki nilai aktiva lebih tinggi sebagai modal dan kepercayaan investor yang lebih besar, cenderung lebih mudah mendapatkan investasi dibandingkan perusahaan kecil. Namun, terdapat perbedaan pendapat di kalangan peneliti mengenai pengaruh ukuran perusahaan terhadap return saham. I Made . menemukan bahwa ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap return saham. Selain ukuran perusahaan, profitabilitas juga dapat memengaruhi return saham. Menurut Wiagustini . 7: . , rasio profitabilitas mengukur seberapa efektif manajemen perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Profitabilitas dapat diukur dengan menghitung return on asset (ROA), yang menunjukkan seberapa efisien sebuah perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba (Sartono, 2016: . Nilai aset yang lebih tinggi menunjukkan bahwa perusahaan lebih efisien dalam memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan laba bersih setelah Dengan kata lain, peningkatan profitabilitas sejalan dengan peningkatan nilai aset (ROA), yang berarti perusahaan dapat mencapai return on asset yang lebih tinggi. Studi tahun 2016 menunjukkan adanya hubungan positif antara return on assets (ROA) dan return saham. Return saham, ukuran perusahaan, dan profitabilitas dapat dipengaruhi oleh dividen per Sebelum berinvestasi dalam saham suatu perusahaan, investor akan mengevaluasi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan. Kemampuan organisasi dalam membayar dividen kepada pemegang sahamnya memiliki korelasi positif dengan laba yang Sebagian besar keuntungan perusahaan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai (Basri, 2017: . Setiap perubahan yang dilakukan pada kebijakan pembayaran dividen dapat berdampak negatif satu sama lain. Jika dividen dibayarkan secara penuh, kepentingan cadangan akan Sebaliknya, jika laba ditahan sepenuhnya, kepentingan pemegang saham dalam bentuk kas akan terabaikan. Perilaku investor yang cenderung mengutamakan dividen tinggi dapat menyebabkan pembagian dividen yang lebih rendah. Investor sering kali menganggap dividen saat ini lebih bernilai dibandingkan dengan potensi keuntungan kapital di masa depan. Dalam penelitian sebelumnya. Karnida et al. menemukan bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh secara parsial terhadap return saham. Investor menerima hasil dari kinerja perusahaan tempat mereka berinvestasi. Perusahaan manufaktur menarik karena produk-produknya, seperti makanan dan minuman, adalah kebutuhan pokok yang mendukung kemampuan menghasilkan return. Industri ini menawarkan peluang keuntungan yang menjanjikan karena persaingan yang ketat. Untuk mempertahankan nilai dan mencegah kebangkrutan, perusahaan harus mencari cara baru untuk bertindak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis: Analisis Ukuran Perusahaan. Profitabilitas. Dividen Per Saham, dan Return Saham Perusahaan Dampak Ukuran Perusahaan. Profitabilitas, dan Dividen Per Saham Terhadap Return Saham Pengaruh Ukuran Perusahaan. Profitabilitas, dan Dividen Per Saham Terhadap Return Saham Perusahaan METODE PENELITIAN Ukuran perusahaan, profitabilitas (ROA), dividen per saham, dan return saham merupakan subjek penelitian ini. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan sensus. Menurut Sugiyono . 6: . , metode ini bertujuan untuk memberikan gambaran atau deskripsi mengenai subjek penelitian saat mengumpulkan data atau sampel, sehingga dapat mencapai kesimpulan yang lebih umum. Teknik analisis data panel digunakan dengan menggabungkan data rangkaian waktu dan data cross-section. Data rangkaian waktu mencakup satu objek atau individu yang disusun berdasarkan urutan waktu harian, bulanan, kuartalan, atau tahunan. Sementara itu, data cross-section terdiri dari beberapa objek yang memiliki berbagai jenis data selama periode waktu tertentu. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian mengenai ukuran, profitabilitas, dividen per saham, dan return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023 menunjukkan bahwa faktor-faktor ini saling berhubungan dan mempengaruhi kinerja saham. Beberapa studi menunjukkan pengaruh positif profitabilitas terhadap return saham dan pentingnya kebijakan dividen dalam menarik investor. Ukuran Perusahaan Ukuran perusahaan merujuk pada besaran perusahaan yang dapat diukur melalui total aset, penjualan, dan laba. Ukuran ini berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan dan berkontribusi pada pencapaian tujuan perusahaan. Perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki sumber daya yang lebih banyak, yang memungkinkan mereka untuk beroperasi lebih efisien dan mencapai hasil yang lebih baik dalam hal profitabilitas dan pertumbuhan. Tabel 2. Ukuran Perusahaan Kode Nama Perusahaan MLBI ROTI SKLT KAEF KLBF SIDO TSPC KINO TCID UNVR CINT HMSP ASII AUTO KBLM PT. Multi Bintang Indonesia Tbk. PT. Nipon Indonesia Corporindo Tbk. PT. Sekar Laut. Tbk Tbk. Kimia Farma. Tbk Kalbe Farma. Tbk Sido Muncul Tempo Scan Pasific Kino Indonesia Mandom Indonesia Unilever Indonesia Chitose Internasional HM Sampoerna. Tbk Astra International Astra Autopart Kabelindo Murni (R. (R. (R. (R. (R. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 SCCO SMBR SMGR WTON ARNA TRIS FASW JPFA Supreme Cable Manufacturing Commerce Semen Baturaja Semen Indonesia Wijaya Karya Beton Arwana Citra Mulia Trisula International,Tbk Fajar Surya Wisesa. Tbk Japfa Comfeed Indonesia. Tbk Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 Sumber: w. Profitabilitas Profitabilitas suatu perusahaan dapat diukur melalui return on assets (ROA), yang mencerminkan seberapa efektif perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba. ROA dapat dilihat dalam laporan keuangan perusahaan, meskipun tidak semua perusahaan secara eksplisit mencantumkannya. Namun. ROA dapat dihitung dengan rumus yang sederhana, yaitu membagi laba setelah pajak dengan total aktiva perusahaan. Dengan demikian. ROA memberikan gambaran yang jelas tentang efisiensi manajemen dalam mengelola aset untuk mencapai Tabel 3. Profitabilitas (ROA) Kode Nama Perusahaan MLBI ROTI SKLT KAEF KLBF SIDO TSPC KINO TCID UNVR CINT HMSP ASII AUTO KBLM SCCO SMBR SMGR WTON ARNA TRIS FASW JPFA PT. Multi Bintang Indonesia Tbk. PT. Nipon Indonesia Corporindo Tbk. PT. Sekar Laut. Tbk Tbk. Kimia Farma. Tbk Kalbe Farma. Tbk Sido Muncul Tempo Scan Pasific Kino Indonesia Mandom Indonesia Unilever Indonesia Chitose Internasional HM Sampoerna. Tbk Astra International Astra Autopart Kabelindo Murni Supreme Cable Manufacturing and Commerce Semen Baturaja Semen Indonesia Wijaya Karya Beton Arwana Citra Mulia Trisula International,Tbk Fajar Surya Wisesa. Tbk Japfa Comfeed Indonesia. Tbk (%) 52,67 9,58 14,47 5,87 5,51 5,16 30,02 3,31 3,32 5,93 10,25 5,98 3,94 11,28 (%) 42,39 2,97 4,49 14,47 5,69 3,39 6,22 29,37 3,71 3,56 6,72 4,17 4,77 2,61 5,25 (%) 42,39 4,34 13,54 5,08 4,18 2,76 3,13 6,32 6,06 5,48 2,34 (%) 41,63 -0,07 12,37 5,04 10,98 1,38 3,01 7,16 4,94 2,03 (%) 9,82 12,11 7,18 2,16 -2,4 0,05 -0,2 0,64 6,36 3,58 1,45 -0,37 Sumber: w. Dividend Per Share (DPS) Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 Dividend per share (DPS) adalah rasio yang menunjukkan jumlah keuntungan yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen untuk setiap lembar saham yang DPS memberikan informasi penting kepada investor mengenai seberapa banyak perusahaan membagikan laba kepada pemegang sahamnya. Semakin tinggi DPS, semakin besar imbal hasil yang diterima pemegang saham, yang dapat menjadi indikator daya tarik investasi perusahaan tersebut. DPS juga mencerminkan kebijakan dividen perusahaan dan dapat mempengaruhi keputusan investasi para pemegang saham. Tabel 4. Dividend Per Share (DPS) Kode MLBI ROTI SKLT KAEF KLBF SIDO TSPC KINO TCID UNVR CINT HMSP ASII AUTO KBLM SCCO SMBR SMGR WTON ARNA TRIS FASW JPFA Nama Perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia Tbk. PT. Nipon Indonesia Corporindo Tbk. PT. Sekar Laut. Tbk Tbk. Kimia Farma. Tbk Kalbe Farma. Tbk Sido Muncul Tempo Scan Pasific Kino Indonesia Mandom Indonesia Unilever Indonesia Chitose Internasional HM Sampoerna. Tbk Astra International Astra Autopart Kabelindo Murni Supreme Cable Manufacturing and Commerce Semen Baturaja Semen Indonesia Wijaya Karya Beton Arwana Citra Mulia Trisula International,Tbk Fajar Surya Wisesa. Tbk Japfa Comfeed Indonesia. Tbk 13,73 9,63 6,58 304,92 5,82 17,66 3,69 135,83 12,13 9,78 14,98 214,13 1,91 207,64 2,04 25,73 11,34 0,62 40,33 15,36 2,01 1,27 0,62 Sumber: w. Return Saham Tingkat pengembalian yang diperoleh dari hasil jual beli saham dikenal sebagai return Return saham mencerminkan keuntungan yang diperoleh investor dari investasi mereka dalam bentuk capital gain . enaikan harga saha. dan dividen yang diterima. Return saham menjadi salah satu alasan utama bagi investor untuk berinvestasi, karena memberikan imbalan atas risiko yang mereka ambil. Semakin tinggi return saham, semakin menarik investasi tersebut bagi para investor, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi keputusan mereka dalam membeli atau menjual saham. Return saham juga berfungsi sebagai indikator kinerja perusahaan di pasar modal. Tabel 5. Return Saham Kode MLBI ROTI Nama Perusahaan PT. Multi Bintang Indonesia Tbk. PT. Nipon Indonesia Corporindo Tbk. 47,26 20,97 20,47 -2,61 -32,08 27,30 -19,85 -5,06 10,15 8,11 Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 SKLT KAEF KLBF SIDO TSPC KINO TCID UNVR CINT HMSP ASII AUTO KBLM SCCO SMBR SMGR WTON ARNA TRIS FASW JPFA PT. Sekar Laut. Tbk Tbk. Kimia Farma. Tbk Kalbe Farma. Tbk Sido Muncul Tempo Scan Pasific Kino Indonesia Mandom Indonesia Unilever Indonesia Chitose Internasional HM Sampoerna. Tbk Astra International Astra Autopart Kabelindo Murni Supreme Cable Manufacturing and Commerce Semen Baturaja Semen Indonesia Wijaya Karya Beton Arwana Citra Mulia Trisula International,Tbk Fajar Surya Wisesa. Tbk Japfa Comfeed Indonesia. Tbk Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 -15,14 216,44 16,22 -0,45 15,11 -19,85 660,86 7,02 12,82 4,67 40,07 29,58 83,42 257,78 -1,17 13,03 10,13 -6,41 -28,98 45,71 -8,50 25,77 2,82 3,66 21,57 36,92 -3,22 -8,19 55,60 -19,87 33,05 0,84 -15,92 -13,75 -15,17 2,34 -24,56 -7,93 7,93 -51,89 7,92 -20,97 3,60 26,15 -29,40 -4,99 7,21 -34,15 -11,13 -10,35 26,36 -2,14 240,05 -7,55 30,23 3,60 -16,35 -38,80 -79,1 -19,42 -22,28 -10,88 -8,77 -26,39 98,24 858,96 -16,23 1,87 5,56 13,67 297,22 132,24 27,54 36,76 9,15 -37,45 -31,74 -6,28 33,24 -8,27 0,46 -53,58 18,35 -17,12 26,55 -27,80 48,73 73,25 9,85 -74,78 4,72 24,80 6,72 22,03 1,45 -27,70 18,94 142,20 5,43 -6,62 60,13 -20,70 -2,00 -2,65 Sumber: w. Analisis Statistik Hasil Estimasi Regresi Data Panel Secara khusus, model persamaan regresi multipleAijuga dikenal sebagai "majemuk"Ai dapat dirumuskan sebagai berikut: Y = 1X1 2X2 3X3 e Oleh karena itu, persamaan regresi multiple yang dihasilkan dari data Eviews yang diproses dengan metode Efek Tetap adalah: Y = 884,8464 - 106,4567X1 3,154802X2 27,29098X3 e Menurut persamaan regresi berganda. Dalam analisis regresi, variabel ukuran perusahaan (X. menunjukkan kontribusi negatif terhadap return saham (Y) dengan koefisien regresi sebesar -106,4567. Ini berarti bahwa setiap peningkatan satu unit dalam ukuran perusahaan akan mengakibatkan penurunan return saham sebesar 106,4567, dengan asumsi variabel lain tetap konstan. Variabel profitabilitas (X. dengan koefisien regresi sebesar 3,154802 adalah benar. Ini berarti bahwa setiap peningkatan satu unit dalam profitabilitas akan mengakibatkan peningkatan return saham (Y) sebesar 3,154802, dengan asumsi variabel lain tetap konstan. variabel Dividen Per Saham (DPS) (X. dengan koefisien regresi sebesar 27,29098 adalah Ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit dalam DPS akan mengakibatkan peningkatan return saham (Y) sebesar 27,29098, dengan asumsi variabel lain tetap konstan. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 Koefisien Determinasi (R. Tabel 6. Hasil Koefisien Determinasi (R. R-squared Adjusted R-squared Sumber: pengolahan Eviews10 Hasil pengolahan menunjukkan bahwa ukuran bisnis, profitabilitas, dan dividen per saham dapat menjelaskan perubahan return saham sebesar 27,05%, dengan nilai R2 sebesar 0,270551. Variabel/faktor lain di luar model menyumbang 72,95% terakhir. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Profitabilitas dan Dividend Per Share (DPS) terhadap Return Saham Ukuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per share (DPS) berpengaruh terhadap return saham. Untuk mengukur pengaruh ini, analisis regresi data panel dilakukan dengan menggunakan metode efek tetap dan uji hipotesis. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa terdapat pengaruh signifikan antara ukuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per saham terhadap return saham. Hasil perhitungan efek tetap menggunakan Eviews 10 menunjukkan adanya korelasi signifikan antara ukuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per saham. Koefisien determinasi (RA) tercatat sebesar 0,270551, atau 27,05%. Nilai probabilitas F-statistik sebesar 0,172140, yang lebih besar dari tingkat = 0,05, mengindikasikan bahwa keputusan yang diambil adalah menerima Ho dan menolak Ha, sesuai dengan hasil perhitungan efek tetap di Eviews 10 (Lampiran . Hal ini menunjukkan bahwa secara bersamaan, tidak terdapat pengaruh signifikan antara ukuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per saham (DPS) terhadap return saham. Faktor-faktor fundamental lainnya, seperti rasio hutang terhadap ekuitas, perputaran modal kerja, dan keuntungan per saham, berkontribusi sebesar 27,05%. Studi sebelumnya oleh Syafira Widiarini dan Vaya Julian dillak . menemukan bahwa kebijakan deviden, profitabilitas, dan ukuran perusahaan tidak mempengaruhi return saham. Penemuan ini bertentangan dengan studi Karnida Maryanti. Fatahurarazak, dan Asri Eka Ratih . , yang menemukan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, dan kebijakan deviden tidak mempengaruhi return saham. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Return Saham Hasil estimasi regresi menggunakan metode efek tetap ditampilkan berdasarkan data yang diolah dengan Eviews 10. Variabel ukuran perusahaan menunjukkan dampak negatif terhadap Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 return saham, dengan koefisien regresi sebesar -106,4567. Ini berarti bahwa jika ukuran perusahaan meningkat satu unit, return saham akan menurun sebesar 106,4567. Namun, hasil uji parsial menunjukkan nilai probabilitas p-value sebesar 0,0145, yang lebih kecil dari = 0,05. Dengan demikian, data ini mendukung bukti statistik dengan tingkat kepercayaan 95% bahwa ukuran perusahaan memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap return saham. Keputusan ini diambil berdasarkan kaidah untuk menolak Ho dan menerima Ha. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap return saham. Umumnya, saham perusahaan yang lebih kecil cenderung memberikan return yang lebih tinggi dibandingkan dengan saham perusahaan yang lebih besar. Penelitian Banz, yang dikutip oleh Fudji . , menemukan adanya hubungan negatif yang kuat antara rata-rata return dan ukuran perusahaan. Perusahaan dengan kapitalisasi pasar kecil menunjukkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Chan. Hamao, dan Lakonishok, sebagaimana dikutip oleh Kuswanto . , juga menunjukkan bahwa perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar yang lebih kecil dapat menghasilkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi. Menurut penelitian Henny . , ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Pengaruh Profitabilitas terhadap Return Saham Hasil estimasi regresi menggunakan metode efek tetap ditampilkan berdasarkan data yang diolah dengan Eviews 10. Terdapat bukti bahwa variabel profitabilitas memiliki dampak positif terhadap return saham, dengan koefisien regresi sebesar 3,154802. Ini menunjukkan bahwa jika profitabilitas meningkat satu unit, return saham akan meningkat sebesar 3,154802. Namun, nilai probabilitas p untuk profitabilitas adalah 0,2472, yang lebih tinggi dari = 0,05 dalam uji parsial. Oleh karena itu, dengan tingkat kepercayaan 95%, data ini mendukung bukti statistik bahwa profitabilitas berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap return saham. Akibatnya, tidak ada keputusan untuk menolak Ho atau menerima Ha. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa perusahaan memiliki profitabilitas (ROA) yang rendah, pengaruh profitabilitas terhadap return saham tidak signifikan. Menurut Husnan . 2: . , profitabilitas perusahaan cenderung meningkat seiring dengan Return On Assets, yang memberikan keuntungan bagi pemegang saham. Investor biasanya tidak sering melakukan transaksi jual beli saham, sehingga mereka enggan untuk menjual saham yang mereka Hal ini mengakibatkan minimnya transaksi saham, sehingga tidak ada keuntungan yang diperoleh dari saham tersebut. Sebuah penelitian oleh Syafira Widiarini dan Vaya Julian Dillak . menemukan bahwa return saham secara parsial dipengaruhi oleh profitabilitas. Pengaruh Dividend Per Share (DPS) terhadap Return Saham Hasil estimasi regresi menggunakan metode efek tetap ditampilkan berdasarkan data yang diolah dengan Eviews 10. Variabel dividen per saham menunjukkan dampak positif terhadap return saham, dengan koefisien regresi sebesar 27,29098. Ini berarti bahwa jika dividen per saham (X. meningkat satu unit, maka return saham (Y) akan meningkat sebesar 27,29098. Namun, nilai Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 probabilitas p-value untuk Dividend Per Share (DPS) adalah 0,5564, yang lebih besar dari = 0,05 dalam uji parsial. Data yang ada mendukung bukti statistik bahwa, dengan tingkat kepercayaan 95%. Dividend Per Share (DPS) memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap return saham. Penelitian oleh Winna Pratiwi . juga menemukan adanya pengaruh Dividend Per Share (DPS) terhadap return saham. PENUTUP Menurut hasil dan diskusi penelitian ini, ukuran perusahaan, profitabilitas, dividend per share (DPS), dan return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara umum naik dan turun setiap tahun. Dari tahun 2019 hingga 2023, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan dividen per saham (DPS) tidak berdampak signifikan pada return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan bahwa perusahaan manufaktur harus mempertimbangkan ukuran bisnis mereka sehingga investor dapat mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat menciptakan nilai terhadap jumlah aset yang diinvestasikan. Untuk meningkatkan kinerja dan meningkatkan return on investment, perusahaan manufaktur harus meningkatkan profitabilitas (ROA). Ini karena kinerja perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan ditunjukkan oleh profitabilitas (ROA). Ini akan meningkatkan laba bersih perusahaan dan menarik investor dan calon investor. Pihak perusahaan manufaktur harus meningkatkan DPS untuk menarik investor. Kebijakan dividen akan meningkat jika keuntungan dan laba operasi perusahaan meningkat. Semakin banyak uang yang tersedia untuk perusahaan semakin besar keuntungan yang diperolehnya. Pemegang saham dapat kemudian menerima dividen atas jumlah uang yang tersedia. Perusahaan harus mengoptimalkan atau bahkan meningkatkan kinerja keuangan mereka, seperti ukuran, profitabilitas, dan dividend per share (DPS). Mereka juga harus mempertimbangkan analisis fundamental lainnya yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham untuk mendapatkan keuntungan. DAFTAR RUJUKAN Basri. Manajemen Keuangan. Edisi Empat. Yogyakarta : BPFE Brigham. Eugene F dan Joel F. Houston, 2018. Dasar Ae Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Empat Belas, buku Kesatu. Alih Bahasa Ali Akbar Yulianto. Penerbit: Salemba Empat. Jakarta. Eduardus Tandelilin. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Yogyakarta: BPEFE. Gallagher. Timoty J dan Andrew Joseph D. Prinsip dan Praktek Manajemen Keuangan 4th Edition. Alih Bahasa Amin W Tunggal. Jakarta: Salemba Halim. Abdul. Analisis Investasi. Jakarta: Salemba Empat. Ikatan Akuntan Indonesia, 2018. Standar Akuntansi Keuangan. PSAK. Jakarta: Penerbit Salemba Empat Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 1 - 11 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:21/02/2025 Diterima:05/05/2025 Diterbitkan:05/05/2025 I Made Gunartha Dwi Putra. I Made Dana. Pengaruh Profitabilitas. Leverage. Likuiditas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Perusahaan Farmasi Di BEI. E-Jurnal Manajemen Unud. Vol. No. 11, 2016: 6825-6850 ISSN : 2302-8912 Imam Ghozali. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Cetakan Keempat. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro Irham. Fahmi. Pengantar Manajemen Keuangan Teori dan Soal Jawab. Bandung: Alfabeta. Jogiyanto. Hartono. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Edisi Ketujuh. Yogyakarta: BPFE Karnida Maryanti. Fatahurarazak. Asri Eka Ratih. Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan. Likuiditas Dan Kebijakan Dividen Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015. ISSN 2303-1174 Jurnal EMBA Vol. 1 No. 3 September 2016. Hal. Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. Cetakan 11. Depok: Rajawali Pers. Munawir. Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty Najmudin. AuManajemen Keuangan dan aktualisasi syarAoiyyah modernAy. Yogyakarta: C. Andi Offset. Sawir. Agnes. Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Suad Husnan. Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Edisi Ketujuh. Yogyakarta: UPP AMP YKPW Gajah mada Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabeta. Susan Irawati. Manajemen Keuangan. Cetakan Ketiga. Pustaka: Bandung Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah. Wiagustini. Luh Putu. Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Denpasar:Udayana. University Press