KESKOM. : 90-96 JURNAL KESEHATAN KOMUNITAS ( J O U R N A L O F C O M M U N I T Y H E A LT H ) http://jurnal. Efektivitas Media Sosial Youtube ModiAkasi Teka Teki Silang dalam Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Murid Sekolah Dasar Negeri 015 Sungai Sirih The EAectiveness of Youtube ModiAed Crossword Puzzle to Promote Oral and Dental Health towards Students of Elementary School 015 Sungai Sirih Jeffry Kurniawan1. Oktavia Dewi2. Emy Leonita3. Nurlisis4. Irwan Muryanto5 1,2,3,4,5 STIKes Hangtuah Pekanbaru ABSTRACT ABSTRAK The majority of Indonesian suAers from oral and dental disease speciAcally dental suppor ng ssue and tooth caries due to the neglect of oral hygiene. Based on data about the number of patched tooth done to elementary student of 015 Sungai Sirih there are 61% caries index by Public Health Center of Sungai Sirih. Behavior and formal educa on plays important role since oral and dental health is aAected as the result of certain behavior. The purpose of this research is to know the eAec veness of youtube modiAca on in crossword puzzle to student's knowledge in Elementary School 015 Sungai Sirih. This research is quan ta ve based using Quasi Experiment - Nonequivalent Control Design. is consisted of 54 students of A h grade. Respondents All out ques onnaires, pre-test, and post-test, and collected as primary Analysis applied in this research is Wilcoxon and Kruskal Wallis analysis. In terms of knowledge, with original crossword puzzle it has Ca ened a mean is 24. 72 Mean. However, youtube modiAed crossword puzzle the number increased to mean is From this study it can be concluded that youtube modiAed crossword puzzle is considered to be more eAec ve a empt to enhance student's knowledge about oral and dental health in Elementary Schools 015 Sungai Sirih with category knowledge increase to 100 % Conclusion is youtube modiAed crossword puzzle giving eAect to informa on oral health. Penyakit gigi dan mulut yang banyak diderita masyarakat Indonesia adalah penyakit jaringan penyangga gigi dan karies Sumber kedua penyakit tersebut merupakan akibat dari terabaikannya kebersihan gigi dan mulut. Berdasarkan data dari UPTD Kesehatan Puskesmas Sungai bahwa masih sangat rendahnya pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak Ae anak dengan indeks karies 61%. Hubungan perilaku dengan pendidikan . sekolah sangatlah erat, karena kesehatan gigi dan mulut dapat dipengaruhi oleh perilaku. Tujuan peneli an ini adalah untuk mengetahui efek vitas modiAkasi Youtube dengan teka - teki silang tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap ngkat pengetahuan siswa - siswi. Jenis peneli an ini adalah kuan ta f dengan desain Quasi Eksperimen Ae Nonequivalent Control Design. Sampel pada peneli an ini adalah murid kelas V yang berjumlah 54 orang. Data yang dikumpulkan data primer dari pengisian kuesioner pretest dan pos est oleh responden. Analisis yang digunakan adalah Uji Wilcoxon dan Kruskal-wallis. Hasil peneli an ini yaitu pengetahuan siswa Ae siswi yang diberikan edukasi menggunakan Google Form memperoleh rata Ae rata mean yaitu 38,89 sedangkan yang diberikan edukasi teka Ae teki silang modiAkasi Youtube memperoleh rata Ae rata yaitu 79,94. Media teka Ae teki silang modiAkasi Youtube telah terbuk dalam meningkatkan pengetahuan siswa Ae siswi terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan kategori ngkat pengetahuan meningkat 100%. Kesimpulan media sosial Youtube modiAkasi teka teki silang sangat efek f pada penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Keywords : Google Form. Oral and Dental Health. Crossword Puzzle. Youtube. Kata Kunci :Google Form. Kesehatan Gigi dan Mulut. Teka Teki Silang. Youtube. Correspondence : JeAry Kurniawan Email : drg. jeArykurniawan@gmail. com, 082390319191 A Received 03 Maret 2021 A Accepted 28 Maret 2021 A p - ISSN : 2088-7612 A e - ISSN : 2548-8538 A DOI: h ps://doi. org/10. 25311/keskom. Vol7. Iss1. Copyright @2017. This is an open-access ar cle distributed under the terms of the Crea ve Commons A ribu on-NonCommercial-ShareAlike 4. 0 Interna onal License . p://crea vecommons. org/licenses/by-nc-sa/4. which permits unrestricted non-commercial used, distribu on and reproduc on in any medium Keskom. Vol. No. April 2021 PENDAHULUAN Permasalahan global kesehatan gigi dan mulut merupakan masalah yang harus menjadi perha an seluruh prak si Beberapa data peneli an yang telah dilakukan anak Ae anak usia sekolah di seluruh Dunia mengalami permasalahan kesehatan gigi dan mulut hampir 90 %. Permasalahan ini juga menjadi fenomena yang terjadi diIndonesia dimana terdapat banyak anak Ae anak yang mengalami gigi berlubang sekitar 76,2 % terjadi pada kelompok usia 12 tahun . ira-kira 8 dari 10 ana. Lebih lanjut, menurut Kemenkes RI, anak di bawah usia 12 tahun di Indonesia, menderita karies gigi sebanyak 89 % (Gayatri. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar . , pada proporsi masalah gigi dan mulut serta mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi pada Provinsi Riau lebih kurang 60 % mengalami permasalahan kesehatan gigi dan mulut, sedangkan yang hanya datang ke dokter gigi lebih kurang 8%. Di Provinsi Riau, masalah yang serius terjadi adalah masalah kehilangan gigi sebesar 2,2% telah kehilangan gigi aslinya. Dari enam kabupaten dengan prevalensi masalah gigi dan mulut Kabupaten Kuansing menduduki peringkat ke ga dengan permasalahan gigi dan mulut mencapai 26,2%. Data dari Kesehatan Puskesmas Sungai Sirih didapatkan data bahwa masih sangat rendahnya pengetahuan anak - anak untuk memperha kan kesehatan gigi dan mulut berdasarkan jumlah gigi yang telah ditambal di Pelayanan Gigig dan Mulut pada siswa SDN 015 Sungai Sirih. Sehingga dapat dilkasiAkasikan berdasarkan indeks, dimana terdapat indeks karies yang sangat dominan sekitar 61%. Dari data tersebut sangat menjelaskan bahwa masih perlu peningkatan edukasi kesehatan gigi dan mulut di wilayah Sungai Sirih. Proses pendidikan kesehatan yang menuju pada tercapainya tujuan pendidikan yaitu untuk perubahan perilaku dapat dilakukan dengan beberapa metode antara lain metode ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, dan lain - lain. Dalam metode proses pendidikan, penggunaan metode yang baik adalah metode yang bervariasi atau metode kombinasi dari beberapa metode dan sesuai dengan materi yang disampaikan, sehingga akan mendapatkan hasil yang efek f (Ayatullah, 2. Hubungan perilaku dengan pendidikan . sekolah sangatlah erat, karena kesehatan gigi dan mulut dapat dipengaruhi oleh perilaku, hal ini di sampaikan pada Peneli an Chahar . Peneli an Mahmudah . , terdapat pengaruh pendidikan gizi menggunakan media teka Ae teki silang dan media ceramah terhadap pengetahuan gizi seimbang pada anak sekolah dasar. Rata Ae rata mengalami peningkatan pengetahuan gizi menggunakan teka teki silang lebih nggi dibandingkan dengan menggunakan media ceramah. Sehingga pada peneli an ini h p://jurnal. dapat diberikan kesimpulan metode inovasi kesehatan sangat bermanfaat media penyuluhan merubah sebuah pengetahuan. Media informasi ataupun promosi menunjang efek vitas media sosial sebagai salah satu media informasi sebagai poin yang teah disampaikan oleh Israel Garcia . dalam Laksono . dalam AuModel Teori Integrasi Sosial MediaAy. Menurut Garcia, model integrasi one-to-many dapat bekerja dengan baik ke ka kita secara cermat memeriksa saluran komunikasi atau implementasi pemasaran online Menurut Leonita . media sosial edukasi kesehatan merupakan kontribusi yang sangat posi f, kekurangan jangkuaan pada penerima yang pasif, kadang beberapa media ada yang dak akurat dalam menerima informasi, lalu interaksi secara langsung pada penerima yang kurang, keterbatasan pemberi berita atau informasi hal ini akan mempengaruhi keberlajutan program yang akan dilaksanakan, beberapa point yang disampaikan itu termasuk dalam beberapa kelemahannya. Secara garis besar yang akan memberikan informasi bidang kesehatan perlu merancang model promosi kesehatan berbasis media sosial dengan mengintegrasikan media sosial dengan strategi promosi kesehatan serta strategi komunikasi kesehatan. Salah satu bentuk modiAkasi yang telah dilakukan adalah situs video Youtube. Perkembangannya situs Ae situs video Youtube dak lagi hanya digunakan lagi sebagai media untuk mengunggah dan membagikan video-video pribadi kepada orang terdekat saja, tetapi lebih dari itu bahkan bisa diakses oleh se ap orang. Untuk menariknya konten Youtube ini banyak dimodiAkasi dengan berbagai macam halnya, termasuk dengan beberapa media seper media permainan yaitu teka teki silang. Efek vitas menggunakan media Crossword Puzzle sebagai media pendidikan dapat memberikan ketertarikan siswa Ae siswi sehingga terlihat ak f di kelas dan para guru lebih bias memanfaatkan metode tersebut. Strategi teka teki silang berhubungan dengan pengetahuan, sehingga teka teki silang berfungsi membangunkan saraf Ae saraf otak yang member efek menyegarkan ingatan sehingga fungsi kerja otak kembali op mal karena otak dibiasakan untuk terus belajar dengan santai (Sari Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik melakukan peneli an tentang efek vitas media sosial Youtube modiAkasi teka teki silang dalam Edukasi Kesehatan gigi dan mulut pada siswa - siswi SDN 015 Sungai Sirih. METODE Peneli an ini menggunakan Quasi Experimental design dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Desaign . retest-pos est with contro. Pada Desain ini dilakukan pretest sebelum dilakukan perlakuan dan post test setelah dilakukan perlakuan (Sugiyono, 2. Peneli an ini telah dilaksanakan di secara online di Kabupaten Kuantan Singingi di Desa Sungai Sirih Kecamatan Singingi. Melalui tontonan video Jefry Kurniawan, et al The EAec veness of Youtube ModiAed Crossword Puzzle to Promote Oral and Dental Health towards Efek vitas Media Sosial Youtube ModiAkasi Teka Teki Silang dalam Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut penyuluhan Youtube oleh siswa - siswi SDN 015 Sungai Sirih. Waktu peneli an yang telah dilakukan pada bulan Juli 2020 melalui grup online whatapps pembelajaran kelas 5 SDN 015 Sungai Sirih. Populasi peneli an yang telah dilakukan ini adalah seluruh siswa Ae siswi kelas 5 SDN 015 Sungai Sirih Singingi sedangkan sampel peneli an ini adalah siswa Ae siswi kelas 5 SDN 015 Sungai Sirih yang telah di pilih oleh guru Ae gurunya, hal ini berdasarkan per mbangan kondisi saat ini, karena pandemi Covid-19 yang telah melanda bangsa Indonesia, sehingga guru memilih beberapa sampel yang menggunakan smartphone dan paket Per mbangan ini sangat diperha kan oleh peneli , karena kondisi Covid pada bulan Juli 2020 semakin banyak melanda di Kuansing maka dari itu pengambilan sampel diserahkan pada wali kelas sepenuhnya, tanpa menyalahi aturan protokol Maka dari itu peneli mengiku prosedur sekolah yang telah di atur oleh Kepala Sekolah SDN 015 Sungai Sirih. Besar sampel dilakukan dengan rumus sederhana dengan menggunakan rumus Federer (Sugiyono, 2. Pada peneli an ini, berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan oleh peneli didapatkan sampel terdiri dari kelompok 1 . elompok google for. dengan sampel berjumlah 18 orang, kelompok 2 . elompok TTS) dengan sampel berjumlah 18 orang dan pada kelompok 3 . elompok kontro. dengan sampel berjumlah 18 Sehingga total sampel yang dibutuhkan berjumlah 54 Teknik pengambilan sampel pada peneli an ini adalah non probability sampling dengan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan per mbangan tertentu (Sugiyono, 2. Dalam kondisi saat ini sejak Maret 2020 di Indonesia telah dilanda musibah Covid 19 sehingga peneli memutuskan untuk menyerahkan keputusan pemilihan sampel terhadap guru karena memper mbangkan kondisi Ae kondisi yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 015 Sungai Sirih. Sehingga pengambilan sampel memper mbangkan yang bersedia menjadi sampel peneli an dan juga memiliki kuata serta menggunakan smartphone. Data primer adalah data yang diambil langsung dari responden oleh peneli dengan cara membagikan kuesioner secara online dari peneli kepada siswa Ae siswi kelas 5 Sekolah Dasar Negeri 015 Sungai Sirih dengan membagikan link kusioner ke masing Ae masing kelompok subjek peneli an yang gunanya untuk mengetahui peningkatan pengetahuan terhadap edukasi kesehatan gigi dan mulut siswa Ae siswi Sekolah Dasar Negeri 015 Sungai Sirih. Sesudah semua data terkumpul makalangkah selanjutnya adalah menganalisa data. Analisis data dalam peneli an ini yaitu dengan menggunakan teknik sebagai berikut : Analisis univariat digunakan untuk mendiskripsikan . distribusi frekuensi masing-masing variabel yang diteli . Variabel dependen . engetahuan siswa sisw. dan variabel independent . enyuluhan dengan media google form . dan inovasi teka Ae teki silang modiAkasi Youtube dideskripsikan secara terpisah. Analisis bivariat adalah analisis yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan (Notoatmojo, 2. Membuk kan bahwa setelah intervensi proporsi subjek yang meningkat. Data dak berdistribusi normal maka menggunakan uji non parametric. Uji Wilcoxon dan Uji Kruskal Wallis (Mitra, 2. HASIL Karasteris k responden merupakan keadaan umum tentang responden peneli an. Responden merupakan siswa - siswi Kelas 5, yang terdiri dari 3 kelas . a, 5. berjumlah 60 orang. Dari data tersebut, penulis kemudian menyebarkan 54 kuesioner dengan persetujuan orang tua wali murid terlebih dahulu untuk siswa Ae siswa menjadi responden. Responden diminta untuk membaca dan wali murid mengisi informed consent melalui tautan yang dikirimkan oleh peneli sebagai tanda kesediaan responden, sebagai subyek dalam peneli an ini. Peneli mengumpulkan semua kuesioner, dan memeriksa kelengkapan kuesioner. Berdasarkan penyebaran kusioner sebanyak 54 orang, maka karateris k responden berdasarkan jenis kelamin dilihat pada Peneli an menggunakan kusioner online dan teka Ae teki silang online untuk mengetahui ngkat efek vitas media sosial Youtube modiAkasi teka teki silang dalam edukasi kesehatan gigi dan mulut. Observasi peneli an berdasarkan jenis kelamin lebih banyak jumlah siswa perempuan dari pada jumlah siswa laki Ae laki, disebabkan karena jumlah populasi perempuan lebih Sampel di ambil dominan jenis kelamin perempuanya itu sebanyak 29 siswa sedangkan laki Ae laki sebanyak 25 siswa. Terlihat dari tabel 1 hasil peneli an tersebut bahwa sebagian besar respon dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 29 orang . ,7%), sedangkan untuk berjenis kelamin laki Ae laki sebanyak 25 orang . 3%). Peneli an dibagi menjadi ga kelompok dengan uraian masing - masing kelompok dapat kita uraikan sebagai berikut : kelompok 1 subjek peneli an berjumlah 18 orang dimana dilakukan uji pretest menggunakan google form kemudian diberikan edukasi media sosial Youtube lalu dilakukan post test google form, pada kelompok 2 subjek peneli an berjumlah 18 orang dimana dilakukan uji pretest menggunakan teka Ae teki silang kemudian diberikan edukasi media sosial Youtube lalu dilakukan pos est teka teki silang, sedangkan pada kelompok 3 merupakan kelompok kontrol subjek peneli an berjumlah 18 orang dimana dilakukan uji pretest menggunakan kusioner biasa kemudian tanpa diberikan edukasi media sosial Youtube lalu dilakukan pos est kusioner biasa. Pretest maupun pos est ke ga kelompok itu dilakukan secara bersamaan dengan mengatur waktu yang sama. j u r n a l KESEHATAN KOMUNITAS Keskom. Vol. No. 93 April Tabel 1. Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah yang diberikan Penyuluhan Gigi dan Mulut Di Sekolah Dasar 015 Sungai Sirih Berdasarkan tabel di atas bahwa terdapat pada kelompok 1 pos est peningkatan pengetahuan berdasarkan kategori nggi 11,11 % sedangkan pada kelompok 2 pos est dengan kategori nggi 100 %, sedangkan persentase rendah terjadi pada se ap kelompok kecuali kelompok 2 pos est. Tabel 2. Persentase Tingkat Pengetahuan Post Test Penggunaan Media Google Form dan Teka Teki Silang ModiAkas Berdasarkan di atas dapat dibandingkan hasil persentase ngkat pengetahuan pada masing Ae masing kelompok, sehingga d a p at m e m b e r i ka n ga m b a ra n p e r u b a h a n n g kata n pengetahuan setelah diberikan sebuah intevensi, dari hasil tabel tersebut menjelasakan hasil post test pada kelompok 2 terjadi peningkatan pengetahuan. h p://jurnal. Tabel 3. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Uji Kruskal- Wallis Pengetahuan Siswa Ae Siswi tentang Kesehatan Gigi dan Mulut di Sekolah Dasar Negeri 015 Sungai Sirih. Hasil deskrip f menunjukkan bahwa, pada kelompok Google Form mean rank ngkat pengetahuan adalah 27,25, pada kelompok Teka Teki Silang mean rank ngkat pengetahuan adalah 45,39 sedangkan pada kelompok kontrol mean ranknya adalah 9,86. Berdasarkan uji sta s c diperoleh nilai p value = 0,000 < 0,05 maka. Ho ditolak sehingga kesimpulannya adalah ada perbedaan pengetahuan antara kelompok Google Form. Teka Teki Silang dan kelompok Kontrol. PEMBAHASAN Media merupakan suatu alat yang digunakan untuk penyampaian pesan atau informasi dari sumber kepada Media merupakan alat bantu yang efek f untuk menyampaikan pesan kepada sasarannya karena media mempunyai kekuatan dan daya tarik dalam mendukung kegiatan promosi kesehatan (Kemenkes, 2. Is lah media sosial tersusun dari dua kata, yakni AumediaAy dan AusosialAy. AuMediaAydiar kan sebagai alat komunikasi. Sedangkan kata AusosialAy diar kan sebagai kenyataan sosial bahwa se ap individu melakukan aksi yang memberikan kontribusi kepada masyarakat. Pernyataan ini menegaskan bahwa pada kenyataannya, media dan semua perangkat lunakmerupakan AusosialAy ataudalam makna bahwa keduanya merupakan produk dariproses sosial (Durkheim dalam Mulawaman, 2. Penyuluhan pada peneli an ini dilakukan dengan metode media sosial Youtube modiAkasi teka teki silang. Hasil uji yang telah dilakukan diperoleh rata - rata dari pretest pada kelompok 2 dengan rata - rata 24,72 sedangkan setelah dilakukan intervensi berupa penambahan media youtube sebagai media memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut pada data pos est diperoleh rata Ae rata pengetahuan menjadi 76,94. Peneli an ini didukung oleh peneli an yang dilakukan oleh dimana menggunakan media TTS dan terdapat perbedaan yang signiAkan antara pengetahuan pretest dan pos est pada kelompok yang diberi pendidikan gizi menggunakanTTS11. Hal ini menunjukkan bahwa sejalan dengan peneli an yang telah dilakukan oleh peneli dengan penggunaan media sosial Youtube modiAkasi teka Ae teki silang yang berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar Negeri 015 Sungai Sirih. Pada Peneli an Usman . media teka teki silang dapat digunakan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia pokok bahasa Jefry Kurniawan, et al The EAec veness of Youtube ModiAed Crossword Puzzle to Promote Oral and Dental Health towards Efek vitas Media Sosial Youtube ModiAkasi Teka Teki Silang dalam Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut unsur instrinsik dan ekstrinsik karya sastra siswa kelas V SD Negeri 165 Pekanbaru. Peneli an ini juga menjelaskantekatekisilang juga meningkatkan hasil belajar, peneli an Usman . ini sangat mendukung peneli an yang telah dilakukan oleh peneli dimana hasil peneli an didapatkan bahwa inovasi teka Ae teki silang dengan media edukasi Youtube dapat memberikan dampak perubahan pengetahuan siswa siswi SDN 015 Sungai Sirih. Dalam hal ini sangat sejalan dengan peneli an yang telah dilakukan oleh peneli dimana hasil peneli an yang telah dilakukan dengan proses pengambilan data peneli an secara pretest dan pos est dapat dilakukan perbandingan skor antara masing - masing kelompok subjek peneli an (Ayatullah, 2. Setelah dilakukan pengujian bahwa pada peneli an ini efek vitas media sosial modiAkasi teka Ae teki silang sangat berdampak sangat baik hal ini dilihat dari peningkatan dari nilai rata Ae rata pengetahuan pada kelompok teka Ae teki silang. Penyuluhan kesehatan merupakan kegiatan yang telah direncanakan yang memiliki tujuan untuk mempengaruhi orang Orang lain yang dimaksud adalah individu, kelompok, atau Hasil yang diinginkan dari penyuluhan atau pendidikan kesehatan adanya perubahan perilaku kesehatan (Notoatmojo, 2. Beberapa faktor yang kemungkinan dapat mempengaruhi penyuluhan kesehatan diantaranya adalah pemateri, materi, media, penyuluhan, serta sasaran. Sejalan dengan teori Lawrence Green . bahwa yang mempengaruhi perilaku ada dua faktor yaitu sikap dan lingkungan sekitar (Mitra. Pada peneli an ini terbuk dengan media sosial modiAkasi teka Ae teki silang sebagai media edukasi penyuluhan kesehatan memberikan dampak yang signiAcant dilihat hasil peneli an kelompok 2. Dalam hasil peneli an pada tabel 4. 3 menjelaskan tentang persentase ngkat pengetahuan pada kelompok google form dan teka Ae teki silang modiAkasi youtube, hal ini telah memberikan buk bahwa dengan modiAkasi media sosial youtube dengan teka Ae teki silang menunjukkan peningkatan jumlah jawaban yang benar. Persentase pada kelompok google form pada pertanyaan nomor urut 10 dan 15 ngkat jawaban salah sampai 100 %, sedangkan pada kelompok teka teki silang modiAkasi youtube hanya sedikit yang menjawab salah. Dari hasil tersebut peneli menekankan kembali adanya peningkatan pengetahuan siswa Ae siswa SDN 015 Sungai Sirih pada kelompok teka Ae teki silang modiAkasi youtube. Peneli an yang dilakukan oleh Xiaoli Gao, et all . Peneli an dengan publikasi berjudul AuDental Fear and Anxiety in Children and Adolescents: Qualita ve Study Using YoutubeAy ini dilakukan secara kualita f pada pla orm Youtube dengan tujuan untuk menguji manifestasi, dampak, dan asal-usul AuDental Fear and AnxietyAy (DFA) pada anak-anak dan remaja dengan perspek f publik. Hasil peneli an menunjukkan bahwa video mengungkapkan beberapa manifestasi dan dampak usul AuDental Fear and AnxietyAy(DFA), termasuk reaksi Asik, respon psikologis (Abdullah, 2015 . SctchAeld, 2. Pada kelompok teka Ae teki silang modiAkasi youtube terdapat persentase jawaban yang paling banyak salah dalam menjawab pertanyaan teka Ae teki silang 5 menurun dengan jawaban Aupasta gigiAy, dimana persentase jawaban yang menjawab salah 88,9 %, hal ini bisa saja terjadi karena keraguan subjek peneli an dalam menjawab pertanyaan. Sesuai njuaan pustaka yang telah dibahas bahwa dalam mengisi teka teki silang merupakan media yang menyenangkan dan mempunyai unsure kesenambungan dalam mengisinya sehingga harus mencocokkan dengan kategori mendatar atau menurun, apabila hal tersebut telah dilakukan akan membantu mempermudah dalam mengisinya. Dengan hal demikian penili membantu dalam mengarahkan dalam pengisian dengan memberikan modiAkasi yang indah untuk sebagai bantuan dalam pengisian teka Ae teki silang tersebut. Pada pertanyaan google form dan teka Ae teki silang dengan jawaban hasil pertanyaan AulembutAy memberikan hasil yang sangat baik dalam menjawab pertanyaan tersebut oleh kelompok google form dan media sosial youtube modiAkasi teka Ae teki silang dengan persentase nilai 100%. Hal ini dapat peneli uraikan tentang pertanyaan nomor 2 google form dan 8 menurun teka Ae teki silang modiAkasi youtube sering kita dengar ditelevisi dan divideo edukasi sangat disampaikan oleh karakter video edukasi tersebut menggosok gigi jangan lupa memakai pasta gigi dan sikat gigi yang lembut. Peneli an ini di dukung juga dari peneli an yang dilakukan oleh Kris anto . dimana menyampaikan bahwa peneli an ini telah merekomendasikan pemberian video interak f sebagai terobosan dalam peningkatan kebersihan gigi dan mulut pada murid Sekolah Dasar yang nggal di rumah maupun di pan asuhan metode ini dapat digunakan dalam promosi yang diberi penyuluhan, praktek / demostrasi menyikat gigi dan disertai penyuluhan melalui video serta memberikan video cara menggosok gigi yang baik melalui media interak f whatapps. Hasil peneli an yang telah dilakukan Chou mengatakan analisis banyak dampak media komunikasi online. Selanjutnya, peneli menyimpulkan bahwa kemajuan internet telah memungkinkan pertukaran yang baru dan eAsien tentang cerita personal, termasuk berbagi pengalaman pribadi tentang banyak hal. (Chou, et al, 2. Hasil peneli an ini terdapat peningkatan pengetahuan antara data post test kelompok media sosial youtube modiAkasi teka Ae teki silang dengan kelompok google form, hal ini telah disampaikan pada peneli an sebelumnya tentang kelebihan teka Ae teki silang yang salah satunya adalah teka Ae teki silang dapat d i g u n a k a n s e b a ga i m e d i a p e ny u l u h a n y a n g d a p a t membangkitkan mo vasi belajar, lebih menimbulkan rasa senang, serta dapat memahami lebih dalam sebuah materi karena menimbulkan rasa penasaran (Abdullah, 2. Hal ini j u r n a l KESEHATAN KOMUNITAS Keskom. Vol. No. 95 April sudah dibuk kan dari hasil peneli an yang telah dilakukan oleh peneli dan dapat dilihat pada tabel 4. 4 hasil persentase dari kelompok media sosial youtube modiAkasi teka Ae teki silang yang jawabannya mencapai 100% pada pertanyaan menurut dengan nomor soal menurun 2, 6, 8, 11, 12 17 dan 14 mendatar. Sehingga media sosial Youtube modiAkasi teka Ae teki silang sangat efek f digunakan untuk media pendidikan dan penyuluhan, apabila seper yang telah dilakukan oleh peneli dengan modiAkasi sehingga sangat efek f sesuai dengan peneli an yang telah dilakukan oleh peneli . Dalam peneli an ini terlihat terdapatnya perbedaan antara 2 kelompok dengan hasil Uji Kruskal-Wallis, dimana uji ini digunakan untuk melihat perbedaan skor antara ke ga Pada peneli an ini Asymp. Sig . -taile. sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada perbedaan hasil penyuluhan antara ke ga kelompok. Karena ada perbedaan yang signiAkan maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh penggunaan metode penyuluhan dengan mengunakan media sosial youtube modiAkasi teka Ae teki silang terhadap ngkat pengetahuan siswa Ae siswi kelas V SDN 015 Sungai Sirih. Hasil analisis tersebut sesuai dengan peranan penggunaan media dalam penyuluhan kesehatan bahwa pemakaian media sangat berperan pada edukasi kesehatan. Menurut peneli an yang telah dilakukan ini, media sosial modiAkasi teka teki silang dapat membangkitkan keinginan atau minat yang baru, membangkitkan mo vasi yang baru, rangsangan untuk belajar tentang kesehatan terutama kesehatan gigi dan mulut, dan membawa pengaruh psikologis terhadap siswa Ae siswi sekolah Penggunaan media penyuluhan tersebut pada penyuluhan akan sangat membantu keefek fan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dari isi pelajaran yang diberikan. Dalam peneli aan pada kelompok teka Ae teki silang modiAkasi media sosial youtube jelas sekali pada pertanyaan dengan jawabannya Aupagi dan malamAy terbuk pada dasarnya se ap kita tentu belum memahami kapan saja kita melakukan gosok gigi yang benar, sehingga perlu adanya sebuah strategi promosi kesehatan dalam memberikan edukasi kesehatan. Penyuluhan kesehatan merupakan kegiatan yang telah direncanakan yang memiliki tujuan untuk mempengaruhi orang lain. Orang lain yang dimaksud adalah individu, kelompok, atau masyarakat. Hasil yang diinginkan dari penyuluhan atau pendidikan kesehatan adanya perubahan perilaku kesehatan (Notoatmojo, 2. Berdasarkan Kemenkes . dalam promosi kesehatan sangat dibutuhkan strategi kesehatan termasuk sebuah inovasi promosi kesehatan. Strategi promosi kesehatan tersebut anatara lain: pertama pemberdayaan merupakan cara memberikan informasi dan pemdampingan dalam mengatasi masalah kesehatan, kedua bina suasana merupakan dimana kita membentuk suasan lingkungan yang kondusif, dan yang ke ga advokasi merupakan pendekatan dan mo vasi terhadap pihak Ae pihak tertentu dalam mendukung keberhasilan sebuah promosi Dari poin Ae poin dari Kementrian Kesehatan tersebut, peneli juga sudah menerapkan strategi promosi kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan Hasil peneli an ini juga didukung dengan peneili an Aniza . pada peneli annya menunjukkan bahwa nilai hasil belajar dan keak fan peserta didik mengalami peningkatan. Dari hasil observasi, nilai keak fan peserta didik pada teka teki silang dengan kategori sangat ak f. Berdasarkan hasil peneli an tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran teka-teki silang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dari pembahasan yang sangat detail di atas dan ditunjang dengan hasil peneli an yang telah dilakukan oleh peneli , penggunaan strategi edukasi kesehatan dengan media Youtube modiAkasi teka- teki silang terbuk dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa Ae siswi. Sekolah Dasar 015 Sungai Sirih, kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dapat berjalan secara efek f, eAsien, dan menyenangkan. Hal tersebut sesuai dengan keunggulan strategi penyuluhan tekateki silang, yaitu peserta penyuluhan semangat dan percaya diri, menciptakan proses penyuluhan yang menyenangkan yang pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan pengetahuan pada subjek peneli an. KESIMPULAN Media sosial youtube modiAkasi teka Ae teki silang sangat efek f digunakan untuk edukasi kesehatan gigi dan mulut, dengan p value 0,000. Puskesmas perlu meningkatkan advokasi ke pihak sekolah terkait kebijakan yang mendukung upaya edukasi kesehatan gigi dan mulut. Edukasi kesehatan menggunakan media sosial Youtube modiAkasi teka Ae teki silang bisa dijadikan alterna f media edukasi bagi siswa. Peneli selanjutnya dapat menggali faktor Ae faktor lain terkait pengaruh media secara internal dan eksternal. DAFTAR PUSTAKA