Jurnal Kesehatan Husada Gemilang ISSN 2615-3068. Vol : 9. No 1. Februari 2026 AKUPRESUR TITIK PERIKARDIUM 6 PADA IBU HAMIL TRIMESTER SATU UNTUK MENGATASI MUAL MUNTAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMBILAHAN KOTA Mia Ritasari1. Linda Raniwati2. Dewi Erlina Asrita Sari3 1,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Gemilang. Riau. Indonesia miaritasari044@gmail. ABSTRAK Ketidaknyamanan dapat bervariasi di setiap trimester kehamilan. Salah satunya adalah mual dan muntah yang terjadi selama 6 minggu setelah HPHT dan berlangsung A 10 minggu. Gejala umum berkaitan dengan peningkatan hCG, perubahan sistem pencernaan, faktor genetik serta perubahan metabolisme karbohidrat dan lemak yang dapat menyebabkan hipoglikemia, terutama saat bangun tidur yang dapat memicu mual di pagi hari. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif, desain studi kasus . ase stud. dengan subyek yaitu 1 orang ibu hamil trimester satu yang mengalami mual dan muntah sedang . kor PUQE 7-. , usia kehamilan 10-16 minggu, umur ibu hamil antara 20-35 tahun. Subyek diberikan perlakuan akupresur dititik perikardium 6 (PC . sebanyak 1 kali dalam sehari dengan 30-40 kali putaran selama 7 hari, menggunakan alat lembar observasi pre-test dan post-test berdasarkan skor PUQE. Hasil akupresur menunjukkan bahwa terjadi penurunan derajat mual dan muntah pada ibu hamil trimester satu setelah dilakukan akupresur titik perikardium 6 selama 7 hari dari mual muntah sedang menjadi mual dan muntah ringan. Bagi ibu hamil trimester satu dan keluarga dapat melakukan akupresur dalam upaya menurunkan mual dan muntah. Kata kunci : Akupresur PC 6, ibu hamil trimester satu, mual muntah ABSTRACT Discomfort can vary in each trimester of pregnancy. One of them is nausea and vomiting that occurs for 6 weeks after the last menstrual period and lasts for approximately 10 weeks. Common symptoms are related to increased hCG, changes in the digestive system, genetic factors, and changes in carbohydrate and fat metabolism, which can lead to hypoglycemia, especially upon waking, which can trigger morning sickness. The method used was quantitative research, a case study design with the subject being one first-trimester pregnant woman experiencing moderate nausea and vomiting (PUQE score 7-. , gestational age 10-16 weeks, and the pregnant woman's age between 20-35 years. Subjects were given acupressure treatment at pericardium 6 (PC . point once a day for 7 days, with 30-40 rotations each time, using a pretest and post-test observation sheet based on the PUQE score. The results of acupressure showed a decrease in the severity of nausea and vomiting in first-trimester pregnant women after acupressure at pericardium 6 point for 7 days, from moderate nausea and vomiting to mild nausea and vomiting. For first-trimester pregnant women and their families, acupressure can be performed as an effort to reduce nausea and vomiting. Keywords : Acupressure PC 6 . First Trimester Pregnancy. Nausea and Vomiting. LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Gemilang Jurnal Kesehatan Husada Gemilang ISSN 2615-3068. Vol : 9. No 1. Februari 2026 PENDAHULUAN kondisi ibu dan janin yang ada dalam kandungan nya (Setyowati, 2. Kehamilan yaitu pertumbuhan dan perkembangan dari intrauterin mulai sejak konsepsi sampai permulaan persalinan. Saat kehamilan terjadi perubahan fisik dan emosional yang menimbulkan rasa kurang nyaman. Ketidaknyamanan ini dapat bervariasi di setiap trimester kehamilan. Salah satu masalah umum adalah mual dan muntah . mesis gravidaru. yang sering terjadi pada awal kehamilan (Prawirohardjo, 2. Mual biasanya terjadi pada pagi hari . orning sicknes. , tetapi ada yang timbul setiap saat dan malam hari. Gejala ini biasanya terjadi selama 6 minggu setelah Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan berlangsung kurang lebih 10 minggu. Gejala umum biasanya berkaitan dengan perubahan hormon seperti peningkatan hCG, perubahan dalam sistem pencernaan dan faktor genetik, serta perubahan metabolisme karbohidrat dan lemak yang dapat menyebabkan hipoglikemia, terutama saat bangun tidur, yang dapat memicu mual di pagi hari, meskipun penyebab pastinya belum sepenuhnya dipahami (Evayanti dkk. , 2. Di Indonesia prevalensi mual muntah pada kehamilan sebesar 50%-80% mual dan muntah sebesar 50% dengan tingkat kejadian sekitar 60%-80% pada wanita hamil pertama kali . , 40%-60% pada wanita yang sudah pernah hamil . , dan hanya 25% yang mengalami mual tanpa muntah (Ani & Alvina, 2. Di Kabupaten Indragiri Hilir, presentase mual muntah yang berlebihan pada ibu hamil belum dapat dijelaskan secara rinci dan akurat serta tidak terdapat kasus kematian maternal saat hamil (Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, 2. Dampak dari morning sickness yang tidak segera diatasi adalah terjadinya hiperemesis gravidarum . ual dan muntah berlebiha. , akibatnya tubuh akan menjadi lemah, dehidrasi, muka pucat, serta darah akan menjadi kental karena adanya pelambatan peredaran darah sehingga oksigen dan makanan jaringan akan Jika oksigen dan makanan untuk jaringan berkurang maka akan membahayakan LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Gemilang Penatalaksanaan mual dan muntah pada kehamilan tergantung pada beratnya Pengobatan yang dilakukan mulai dari yang paling ringan dengan perubahan diet sampai pendekatan dengan pengobatan antimietik, rawat inap, atau pemberian nutrisi parenteral. Pengobatan terdiri atas terapi secara farmakologi dan non Terapi farmakologi dilakukan dengan pemberian antimietik, antihistamin, dan kortikosteroid. Terapi non farmakologi dilakukan dengan cara pengaturan diet, dukungan emosional, akupresur dan jahe (Pratama, 2. Akupresur adalah metode pengobatan non-invasif yang melibatkan penerapan tekanan fisik pada titik akupunktur tertentu mengaktifkan selAesel yang ada dalam tubuh sehingga terapi ini tidak memberikan efek samping seperti obat dan tidak memerlukan biaya mahal. Pada prinsip terapi akupresur sama dengan memijat sehingga tidak memerlukan keterampilan khusus beda dengan akupuntur yang memerlukan pelatihan (Mariza & Ayuningtias, 2. Stimulasi akupuntur Neiguan (Perikardium . adalah metode yang sangat kuno dalam akupunktur Tiongkok, yang telah digunakan secara efektif untuk mengendalikan mual. Titik akupuntur Perikardium 6 (P. terletak tiga lebar jari di bawah pergelangan tangan pada lengan bawah bagian dalam di antara dua Penekanan dilakukan dengan menggunakan ujung jari, dimulai dengan tekanan ringan pada tahap awal. Secara bertahap, kekuatan penekanan ditingkatkan hingga mencapai tingkat yang ringan namun tetap nyaman, tanpa menimbulkan rasa sakit (Kemenkes RI, 2. Akupresur analgesik dan antiemetik melalui pelepasan dan modulasi neuropeptida opioid. Stimulasi titik akupresur mengaktifkan sumsum tulang belakang, otak tengah, dan kelenjar pituitari untuk melepaskan zat kimia saraf seperti endorfin, serotonin, dan Jurnal Kesehatan Husada Gemilang norepinefrin yang dapat memblokir sinyal nyeri dan menghambat muntah (Setyowati, 2. Banyak ibu hamil lebih memilih pengobatan komplementer karena efek sampingnya yang lebih rendah. Selain itu, pengobatan akupresur mudah diterapkan, nyaman, memiliki tingkat penerimaan pasien yang tinggi dan lebih hemat biaya (Kemenkes RI, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Ani & Alvina tahun 2022 menyatakan bahwa terdapat pengaruh pemberian terapi akupresur pada titik Neiguan PC6 . dan titik Zusanli ST36 . pada ibu hamil dengan mual dan muntah. Terapi ini dapat menstimulasi sistem regulasi dan mengaktifkan mekanisme endokrin serta neurologis, yang merupakan keseimbangan tubuh melalui penekanan pada titik tersebut. Penanganan dan penatalaksanaan mual dan muntah juga sangat diperlukan pada ibu hamil, seperti pemberian makanan ringan dan penatalaksanaan non-farmakologis. Penelitian lain yang dilakukan oleh Septa , tahun 2021 tentang penerapan akupresur pada ibu hamil trimester satu untuk mengatasi mual dan muntah di wilayah kerja Puskesmas Metro didapatkan setelah dilakukan penerapan akupresur selama 9 hari pada ibu hamil trimester satu terjadi penurunan kejadian mual dan muntah. Tujuan penerapan akupresur adalah untuk membantu menurunkan kejadian mual dan muntah pada ibu hamil trimester satu. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan kepada ibu hamil trimester satu ditemukan bahwa ibu hamil tersebut belum akupresur pada titik P6, bahkan ibu hamil tersebut tidak paham mengenai akupresur P6. Maka berdasarkan fenomena diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang akupresur titik perikardium 6 pada ibu hamil trimester satu untuk mengatasi mual muntah di Puskesmas Tembilahan Kota METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain studi kasus . ase stud. Subyek yang digunakan dalam studi kasus yaitu 1 orang ibu LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Gemilang ISSN 2615-3068. Vol : 9. No 1. Februari 2026 hamil trimester I yang mengalami mual dan muntah sedang . dengan nilai PUQE 7-12, usia kehamilan 10-16 minggu, umur ibu hamil antara 20-35 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Kota (Notoatmodjo, 2. Dalam rancangan ini, subyek diberikan perlakuan akupresur menggunakan ibu jari pada titik perikardium 6 (PC . yang terletak 3 jari di atas pergelangan tangan yang segaris dengan jari tengah yang dilakukan 1 kali dalam sehari sebanyak 30 - 40 kali putaran. Akupresur dilakukan selama 7 hari dengan menggunakan alat lembar observasi kejadian mual dan muntah ibu hamil trimester I sebelum . re-tes. tingkat mual muntah dan setelah pemberian perlakuan dilakukan pengukuran kembali . ost-tes. derajat mual muntah dengan menggunakan instrumen Score Pregnancy Unique Quantification of Emesis and or Nausea Scoring System (PUQE). Tabel 1. Pregnancy Unique Quantification of Emesis and or Nausea Scoring System (PUQE) Pertanyaan Respon Skor Pertanyaan Respon Skor Pertanyaan Respon Skor Dalam 12 jam terakhir berapa lama . anda merasakan mual? Tidak 1 jam/ 2-3 kurang jam Dalam 12 jam terakhir pernah kah anda Tidak Ou 7 Dalam 12 jam terakhir, berapa kali anda merasa ada dorongan untuk muntah tanpa ada yang dimuntahkan Tidak Ou 7 Interpretasi Hasil: PUQE skor antara 4-6: Derajat ringan PUQE skor antara 7-12: Derajat sedang PUQE skor Ou 13: Derajat berat Jurnal Kesehatan Husada Gemilang ISSN 2615-3068. Vol : 9. No 1. Februari 2026 HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan pada ibu hamil trimester satu penerapan akupresur sebagai berikut: Tabel 2. karakteristik responden Data Inisial Umur Pendidikan Pekerjaan Tanggal pengkajian Paritas HPHT HPL Keluhan Keterangan Ny AuAAy 28 tahun SMA IRT 9 agustus 2025 G1P0A0 20 mei 2025 (UK 11 minggu 3 har. 27 februari 2026 Subyek mengatakan mual dan muntah dari kemarin sudah 5 kali dan ketika muntah terjadi nafsu makan menurun, subyek mengatakan mual dan muntah sering terjadi ketika bangun tidur dan saat makan. umber : data prime. Tabel 3. Kejadian mual dan muntah sebelum dan setelah penerapan akupresur titik PC 6 Kejadian mual muntah Hari Sebelum Setelah hari ke-1 Setelah hari ke-2 Setelah hari ke-3 Setelah hari ke-4 Setelah hari ke-5 Setelah hari ke-6 Setelah hari ke-7 Dalam 12 lama . Dalam 12 pernah kah Dalam terakhir, berapa kali anda merasa ada muntah tanpa ada yang dimuntahkan 4-6 jam 3-4 kali 3-4 kali 4-6 jam 3-4 kali 3-4 kali 4-6 jam 3-4 kali 3-4 kali 4-6 jam 3-4 kali 3-4 kali 2-3 jam 3-4 kali 3-4 kali 2-3 jam 1-2 kali 3-4 kali 1-2 kali 1-2 kali 1-2 kali Tidak sama sekali Berdasarkan tabel 3 menunjukkan derajat mual dan muntah dengan menggunakan skor PUQE sebelum penerapan didapatkan data subyek mengalami mual setiap 4-6 jam, muntah sebanyak 3-4 kali dan merasa ada dorongan untuk muntah tanpa ada yang dimuntahkan sebanyak 3-4 kali dengan jumlah skor 10 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Gemilang . erajat sedan. Disamping itu subyek mual dan muntah sering terjadi ketika bangun tidur dan saat makan. Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Holisoh , 2. dimana saat masa kehamilan ibu hamil dapat mengalami berbagai masalah atau keluhan seperti halnya mual Tingkat mual muntah pada setiap ibu hamil berbeda-beda, hal tersebut dapat terjadi karena adanya reaksi tubuh terhadap perubahan yang terjadi akibat kehamilan. Kehamilan mempengaruhi sistem tubuh, baik secara hormonal, fisik, maupun Mual muntah biasanya timbul sejak usia kehamilan 5 minggu, dan mencapai puncak pada usia kehamilan 8-12 minggu serta berakhir pada usia kehamilan 16-18 minggu. Mual dan muntah . orning sicknes. adalah ketidaknyamanan yang paling sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Tingkat mual dan muntah pada setiap ibu hamil berbeda-beda. Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 4060% terjadi pada multigravida (Puriati & Misbah, 2. Selama kehamilan terjadi perubahan pada sistem gastrointestinal dan perubahan hormonal pada wanita karena terdapat peningkatan hormon estrogen, progesteron, dan dikeluarkannya human chorionic gonadotrophine plasenta. Tingginya kadar meningkatkan kolestrol darah. Hormon inilah yang menyebabkan mual muntah. Selain itu, sekresi saliva menjadi lebih asam, lebih asam dan asam lambung menurun. Mual muntah biasanya muncul segera setelah implantasi, bersamaan saat produksi hCG mencapai puncaknya. Sehingga diduga hormone plasenta inilah yang memicu terjadinya mual muntah pada chemoreseptor trigger zone yaitu pusat Mual muntah juga dapat disebabkan karena mencium wangiwangian, bangun tidur dan pada saat ibu hamil makan (Heni Heri Yeni & Rizki Natia Wiji, 2. Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Setelah penerapan akupresur selama 7 hari didapatkan penurunan derajat keluhan mual muntah dari kategori sedang menjadi kategori ringan berdasarkan jumlah skor PUQE. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Septa dkk. , 2. Dengan judul Penerapan Akupresur Pada Ibu Hamil Trimester I untuk Mengatasi Mual dan Muntah Di Wilayah Kerja Puskesmas Metro. Intervensi yang dilakukannya selama 9 hari menunjukan penurunan kejadian mual muntah pada Mual muntah dapat dikurangi dengan cara melakukan terapi akupresur pada titik PC6 dan ST36. Pada tingkatan lokal stimulus nosireseptif akan berubah menjadi impuls nosiseptif dengan melibatkan beberapa substansi lokal yang memang dikeluarkan apabila terdapat kerusakan jaringan. Terjadinya reaksi inflamasi lokal mampu merangsang nitric oxide dalam tubuh yang dapat meningkatkan motilitas usus sehingga dapat menurunkan kejadian mual pada ibu hamil dan frekuensi mual muntah juga berkurang, karena secara fisiologis muntah dapat terjadi apabila mual tidak dapat ditoleransi. Masing-masing organ dan jaringan dalam tubuh memiliki fungsi yang berbeda. Bagaimanapun, organ ini juga terbagi menjadi beberapa macam tugas, saling bekerja sama dan terkoordinasi pada aktivitas yang terintegral menjadi sebuah kesatuan di suatu tempat dan Titik PC6 merupakan titik psikologis yang memiliki indikasi dalam mengatasi mual muntah dan obstruksi Qi karena serangan angin. Lambung yang bermasalah dapat menyebabkan gejala radang pada lambung dan mual muntah. Qi lambung turun apabila fungsi lambung normal dan bila fungsi lambung tidak normal maka Qi lambung naik ke atas. Lambung dan berhubungan dan penting karena sangat memengaruhi kesehatan tubuh (Abdurachman & kharomah, 2. Mual muntah dapat dikurangi dengan cara melakukan terapi akupresur pada titik PC6 dan ST36. Dengan adanya pemblokkan pada stimulasi mual mampu merangsang nitric oxide dalam tubuh yang dapat meningkatkan motilitas usus sehingga diharapkan dapat menurunkan insiden mual pada ibu hamil dan frekuensi muntah juga dapat dikurangi (Septa dkk. , 2. LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Gemilang ISSN 2615-3068. Vol : 9. No 1. Februari 2026 Terapi akupresur dilakukan dengan cara menekan secara manual pada titik PC6 yang berada 3 jari di atas pertengahan dilakukan pemijatan selama 30 hitungan (Kemenkes RI, 2. Stimulus pada titik PC6 membantu ibu merasa lebih segar, rileks dan nyaman sehingga dapat menurunkan mual muntah. Secara fisiologis , pijatan merangsang dan mengatur tubuh, memperbaiki aliran darah dan kelenjar getah bening, sehingga oksigen, zat makanan dan sisa makanan dibawa secara efektif ke dan melalui jaringan tubuh dan plasenta dengan pemberian pijatan akan menyeimbangkan kadar estrogen yang meningkat dan mencegah tertimbunnya zat toksik. Menggunakan membantu ibu merasa lebih segar dan rileks (Maheswara & Christiani, 2. Dalam teori akupuntur dan akupresur, titik meridian akupresur merupakan saluran dimana Qi dan darah . Meridian berhubungan dengan organ Zang Fu di dalam tubuh dan tersebar di seluruh tubuh, bagaikan jala yang menghubungkan jaringan dan organ tubuh menjadi suatu kesatuan organik. Di dalam pengobatan dan pencegahan penyakit, sistem meridian diduga berperan dalam mentransformasikan sensasi penekanan atau nyeri jarum dan mengatur keadaan defisiensi atau ekses. Apabila dilakukan teknik stimulasi di titik meridian PC6 dan ST36, meridian tersebut akan menyalurkannya pada organ Zang Fu yang berhubungan, akibatnya aliran Qi dan darah menjadi normal dan fungsi organ Zang Fu diseimbangkan, sehingga mual muntah berkurang (Kemenkes RI, 2. KESIMPULAN Terjadi penurunan derajat mual dan muntah pada ibu hamil trimester satu setelah dilakukan akupresur titik perikardium 6 selama 7 hari berdasarkan skor PUQE dari mual muntah sedang menjadi mual dan muntah ringan. Jurnal Kesehatan Husada Gemilang UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan jurnal ini. Ucapan terimakasih juga ditujukan kepada reviewer yang telah memberikan saran berharga. DAFTAR PUSTAKA