Vol. 2 No. 83 Ae 90 ISSN Media Elektronik: 2807Ae8152 Penerapan Metode Promethee pada Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 1,2,3 Sistem Informasi. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Flores. Ende. Indonesia Email: 1nikomedesrendu@gmail. com, 2kristinasara27@gmail. com, 3annmude87@gmail. ABSTRACT A decision support system is a computer-based system that helps users in the decision-making process. In this study, the authors use the promethee method in the decision support system for receiving scholarships at the Information Systems Study Program. University of Flores. The Flores University Foundation Scholarship is a form of appreciation for the Foundation in helping potential students in the form of finances given in the current This research was conducted by building outranking relations through pairwise comparisons by looking for the values of entering flow, leaving flow and net flow. The stages in the promethee method consist of two main parts, namely the stages of preparation and data analysis. The purpose of this study is to apply the promethee method and build a website-based scholarship acceptance decision support system. This decision support system is designed using the PHP programming language and MySQL database. The type of research used is applied research, while the author's research method uses quantitative methods. The application of this decision support system is expected to facilitate the Study Program in the best decision-making process on receiving scholarships at the Fores University Information Systems Study Program. Keywords: SPK. Promethee. Scholarship. PHP. MySQL. ABSTRAK Sistem pendukung keputusan merupakan sebuah sistem berbasis komputer yang membantu pengguna dalam proses pengambilan keputusan. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode promethee pada sistem pendukung keputusan penerimaan di Program Studi Sistem Informasi Universitas Flores. Beasiswa Yayasan Universitas Flores merupakan bentuk apresiasi Yayasan dalam membantu mahasiswa yang berpotensi dalam bentuk keuangan yang diberikan pada semester berjalan. Penelitian ini dilakukan dengan membangun relasi outranking melalui perbandingan berpasangan dengan mencari nilai entering flow, leaving flow dan net flow. Tahapan dalam metode promethee terdiri atas dua bagian pokok, yaitu tahapan persiapan dan analisa data. Tujuan penelitian ini adalah menerapakan metode promethee dan membangun sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa berbasis website. Sistem pendukung keputusan ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan . pplied researc. sedangkan pada metode penelitian penulis menggunakan metode kuantitatif. Aplikasi sistem pendukung keputusan ini diharapkan dapat mempermudah pihak Program Studi dalam proses pengambilan keputusan terbaik pada penerimaan beasiswa di Program Studi Sistem Informasi Universitas Fores. Kata Kunci: SPK. Promethee. Beasiswa. PHP. MySQL. Pendahuluan Beasiswa merupakan suatu wujud penghargaan dalam bentuk keuangan yang diberikan kepada perorangan atau organisasi atas prestasi yang telah dicapai. Penghargaan tersebut dapat berupa pembiayaan atau akses tertentu pada suatu institusi berupa bantuan keuangan untuk kegiatan belajar. Pemberian bantuan belajar berupa beasiswa juga diberikan kepada mahasiswa di program studi sistem informasi Universitas Flores. Salah satu program beasiswa yang sedang berjalan saat ini adalah beasiswa Yayasan universitas Flores. Proses seleksi penerimaan beasiswa yang masih menggunakan sistem konvensional dan tingginya jumlah pelamar beasiswa setiap periodenya menyebabkan pihak program studi mengalami kesulitan dalam memproses data pelamar. Proses penerimaan beasiswa yang masih menggunakan Diterima Redaksi: 31-08-2022 | Selesai Revisi: 12-09-2022 | Diterbitkan Online: 29-10-2022 Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 2 No. 83 Ae 90 sistem konvensional ini sangat membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi dan waktu yang cukup lama bagi petugas seleksi dalam membandingkan satu persatu data pelamar beasiswa. selain itu, penggunaan sistem konvensional ini seringkali menyebabkan terjadinya kesalahan dalam penentuan penerima beasiswa. Yayasan Universitas Flores mendorong agar program beasiswa dapat dilaksanakan sesuai prinsip 3T yaitu tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu. Untuk menjawab hal tersebut maka perlu adanya sistem pendukung keputusan terbaik dalam proses penentuan penerimaan beasiswa. Sistem Pendukung keputusan adalah salah satu cara mengorganisir informasi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam mendukung keputusan. Metode promethee ialah salah satu metode dalam sistem pendukung keputusan. Metode ini sering disebut sebagai metode penentuan rangking berdasarkan hasil perbandingan dari setiap nilai pada masing-masing kriteria yang diperoleh dari sejumlah Metode promethee juga dikenal dengan metode penentuan urutan atau prioritas dalam analisis multikriteria. Agar proses seleksi penerimaan beasiswa dapat berjalan sesuai dengan prinsip 3T, maka perlu adanya penerapan metode promethee pada sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa di Program Studi Sistem Informasi Universitas Flores. Sistem pendukung keputusan yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan didukung oleh basis data MySQL. Penerapan metode ini diharapkan dapat membantu pihak program studi dalam menentukan keputusan penerimaan beasiswa yang lebih akurat dan Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan penulis adalah model Metode penelitian kuantitatif merupakan jenis penelitian yang menghasilkan temuan baru yang dapat dicapai atau . dengan menggunakan prosedur-prosedur secara statistik atau cara lainnya dari suatu kuantifikasi . Dalam pendekatan kuatitatif, hakikat hubungan diantara variable-variabel selanjutnya akan dianalisis dengan alat uji statistik serta menggunakan teori yang objektif. Metode Perhitungan Promethee Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam penerapan metode promethee ialah menentukan kriteria. Pada bagian ini penulis memiliki lima kriteria yang umum digunakan dalam proses penerimaan beasiswa. Kriteriakriteria tersebut dibuat dalam bentuk tabel seperti di bawah ini. Prestasi Semester Langkah berikutnya ialah menentukan detail kriteria. Kriteria yang sudah disiapkan pada tahap awal akan dikelompokan kedalam detail-detail kriteria dengan pembobotan sesuai tingkat kebutuhan, seperti yang disajikan pada tabel dibawah ini. Tabel 2. Detail Kriteria IPK Nilai Bobot < = 3. > = 3. 00 dan < = 3. > = 3. 15 dan < = 3. > = 3. 30 dan < = 3. > 3. Tabel 3. Detail Kriteria Penghasilan Orang Tua Nilai Bobot < = 1. > 1. 000 dan < = 2. > 2. 000 dan < = 3. > 3. 000 dan < = 4. > 4. Tabel 3. Detail Kriteria Tanggungan Orangtua Nilai Bobot 1 Orang 2 Orang 3 Orang 4 Orang > 4 Orang Tabel 4. Detail Kriteria Prestasi Nilai Bobot Tanpa Prestasi Prestasi Daerah Prestasi Provinsi Prestasi Nasional Prestasi Dunia Tabel 5. Detail Kriteria Semester Nilai Bobot Semester 1 Tabel 1. Kriteria Semester 2 Kriteria Semester 3 Kode IPK Semester 4 Penghasilan Orang tua Semester 5 Tanggungan Orang tua DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 2 No. 83 Ae 90 Setelah menentukan detail kriteria, langkah berikutnya ialah menentukan data alternatif, data alternatif dan data detail kriteria calon penerima beasiswa ditulis dalam tabel di bawah ini. Tabel 6. Data alternatif . 1/5 ( 0 0 1 0 1 ) = 0. 1/5 ( 1 0 0 0 0 ) = 0. 1/5 ( 1 0 0 0 0 ) = 0. 1/5 ( 0 0 0 0 1 ) = 0. 1/5 ( 0 0 0 0 1 ) = 0. Alternatif Ramaitah Rp. Maria Rp. Ummi Rp. 1/5 ( 1 0 1 0 0 ) = 0. Eufrasia Rp. 1/5 ( 1 0 1 0 0 ) = 0. Putri Rp. 1/5 ( 1 0 0 0 0 ) = 0. 1/5 ( 1 0 0 0 0 ) = 0. 1/5 ( 1 0 0 0 0 ) = 0. 1/5 ( 0 0 0 0 0 ) = 0 Tabel 7. Data Detail Kriteria Setiap Alternatif Kode Ramaitah Maria Ummi Eufrasia Putri Langkah keempat ialah menentukan nilai preferensi dengan menghitung selisih nilai antar alternatif yang ditunjukan pada persamaan berikut : 0 ycycnycoyca ycc O 0 ya. = Oc 1 ycycnycoyca ycc Ou 0 . 1/5 ( 1 0 1 0 0 ) = 0. 1/5 ( 1 0 0 0 0 ) = 0. Dari perhitungan indeks preferensi multikriteria di atas, maka hasil preferensi dapat disajikan pada tabel di bawah ini Tabel 9. Hasil Preferensi Kode dengan H. merupakan nilai preferensi keriteria dan d adalah hasil perbandingan setiap kriteria untuk masingmasing alternatif. Hasil preferensi dari persamaan tersebut dapat ditulis dalam tabel berikut ini. Langkah berikutnya ialah menghitung nilai leaving flow, yang ditunjukan pada persamaan berikut ini : ycuOe1 OcycuOOya yuc . ca, yc. Tabel 8. Nilai Preferensi Dengan yuc . ca, yc. merupakan nilai yang menunjukan preferensi alternatif a lebih baik dari x dan n adalah jumlah kriteria yang digunakan. Dari persamaan 2 maka diperoleh nilai leaving flow sebagai berikut : Kode a:bcde b:acde c:abde d:abce e:abcd 0,0,0,0 1,0,0,0 1,1,0,0 1,1,1,1 1,1,1,0 0,0,0,0 0,0,0,0 0,0,0,0 0,0,0,0 0,0,0,0 0,1,0,1 1,1,0,1 0,0,0,0 1,0,1,1 0,0,0,0 0,0,0,0 0,0,0,0 0,0,0,0 0,0,0,0 0,0,0,0 Alternatif Leaving Flow 0,0,1,1 0,0,1,1, 0,0,1,1 0,0,0,0 0,0,0,0 Tabel 10. Leaving flow Berdasarkan nilai preferensi yang ditunjukan pada tabel di atas, maka diperoleh indeks preferensi multi kriteria sebagai berikut : 1/5 ( 0 0 0 0 0 ) = 0 . 1/5 ( 0 0 1 0 0 ) = 0. 1/5 ( 0 0 0 0 1 ) = 0. 1/5 ( 0 0 1 0 1 ) = 0. Setelah memperoleh nilai leaving flow. Langkah berikut ialah menentukan nilai entering flow. Perhitungan entering flow dapat dijelaskan kedalam persamaan berikut ini : 1/5 ( 1 0 1 0 0 ) = 0. 1/5 ( 0 0 1 0 0 ) = 0. yuc Oe . ycuOe1 OcycuOOya yuc . ca, yc. 1/5 ( 0 0 0 0 1 ) = 0. DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 2 No. 83 Ae 90 Dengan yuc . ca, yc. merupakan nilai yang menunjukan preferensi alternatif a lebih baik dari x dan n adalah jumlah kriteria yang digunakan. Dari persamaan 3 maka diperoleh nilai entering flow sebagai berikut : Entering Flow Website Website merupakan suatu kumpulan komponen yanag terdiri dari tampilan gambar, teks, animasi bergerak maupun suara dan media informasi atau terdiri dari gabungan semua yang bersifat dinamis maupun statis sehingga terbentuknya rangkaian yang saling berkaitan antara hyperlink dan hypertext. Tabel 11. Entering Flow Alternatif yang mana data-data tersebut disimpan pada sebuah basis data. Pada bagian terakhir dari metode promethee ialah menentukan nilai net flow. Menghitung nilai net flow dapat ditunjukan pada persamaan berikut ini : = yuc . Oe yuc Oe . Selain itu website juga merupakan media informasi yang dapat dikunjungi oleh user / pengguna dengan terlebih dahulu memasukan alamat pada web browser seperti google dan chrome. User dapat berkomunikasi langsung dengan admin jika memerlukan tambahan informasi yang mungkin tidak ditemukan pada halaman website tersebut. CodeIgniter . Dengan yuc. ialah net flow, yuc . adalah leaving flow dan yuc Oe . merupakan entering flow. Dari persamaan 4 maka nilai dari net flow ditulis dalam bentuk tabel seperti di bawah ini Tabel 12. Net flow Alternatif Leaving Flow Entering Flow Net Flow CodeIgniter merupakan framework pengembangan aplikasi dengan menggunakan PHP dan framework untuk pemrograman menjadi PHP. Dengan mengikuti build framework yang disiapkan oleh framework. CodeIgniter terdiri atas tiga bagian penting yaitu model, view dan controler. Model sangat berhubungan dengan basis data, sedangkan view bertugas sebagai representasi data kepada pengguna. Controller sendiri memiliki peran sebagai penghubung antara model dan MySQL MySQL merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL . atabase management syste. atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi diseluruh dunia. Berdasarkan hasil net flow di atas maka dapat diketahui bahwa semakin beasar nilai entering flow maka semakin kecil nilai leaving flow, dan semakin kecil leaving flow maka alternatif tersebut memiliki kemungkinan memperoleh nilai lebih baik dari alternatif yang lain. Teori lain dari MySQL adalah media penyimpanan data berbasis perangkat lunak yang dapat dipanggil sewaktu-waktu Ketika diperlukan. PHP (Hypertext preprocessin. Sistem yang sedang berjalan PHP atau Hypertext preprocessing merupakan bahasa pemrograman yang bisa digunakan untum membuat halaman HTML. File PHP yang dibuat akan diproses di dalam server, sedangkan halaman yang dikirim ke browser pengunjung hanyalah tampilan HTMLnya . dengan PHP, halaman website yang dibuat akan menjadi dinamis, yakni dapat selalu berubah tanpa harus mengubah isi website secara manual. Informasi akan diproses ulang oleh web server sehingga akan didapatkan isi paling bagus dari halaman website. Untuk dapat membuat sebuah sistem yang baru, hal yang perlu diperhatikan ialah bagaimana sistem penerimaan beasiswa yang sedang berjalan di Program Studi Sistem Informasi Universitas Flores. Penulis perlu menganalisis dengan baik sehingga dapat menghasilkan perancangan untuk sistem baru yang lebih akurat, efektif dan efisien. Sistem penerimaan beasiswa yang sedang berjalan saat ini masih menggunakan sistem konvensional, seperti yang digambarkan pada flowchart di bawah ini Hasil dan Pembahasan Selain teori tersebut. PHP juga merupakan suatu bahasa pemrograman yang terdiri dari beberapa kode yang digunakan untuk mengolah data menjadi informasi. DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 2 No. 83 Ae 90 Gambar 1. Sistem Yang Sedang Berjalan Sistem yang diusulkan Setelah menganalis sistem yang sedang berjalan, maka penulis mengusulkan untuk membuat sebuah sistem yang baru. Sistem yang akan dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Metode perhitungan pada sistem yang baru ini penulis menggunakan metode perhitungan promethee atau metode perbandingan nilai. Untuk Sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa dengan metode promethee penulis membagi hak akses sistem menjadi dua bagian utama yaitu admin dan user. Admin yang adalah petugas di program studi sistem informasi memiliki akses untuk mengelola semua datadata pelamar beasiswa menjadi sebuah informasi dengan terlebih dahulu membuat sebuah akun. User adalah mahasiswa-mahasiswi program studi sistem informasi Universitas Flores. Setelah membuat akun pada halaman utama sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa, mahasiswa pelamar dapat mendaftar sebagai calon penerima beasiswa sesuai periode beasiswa yang sedang berjalan. Alur sistem yang diusulkan dapat digambarkan dalam bentuk flowchart seperti di bawah Gambar 2. Sistem Yang Diusulkan Usecase diagram Usecase mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Aktor yang saling berinteraksi pada usecase sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa di program studi sistem informasi Universitas Flores adalah petugas dan mahasiswa. Setiap aktor memiliki tugasnya masing-masing. Pada sistem yang dibangun oleh penulis, petugas memiliki beberapa tugas pokok diantaranya mengelola master data, mengelola data mahasiswa, memverifikasi berkas beasiswa, mengelola penerimaan beasiswa, mencetak laporan dan membuat Mahasiswa sebagai user memiliki tugas untuk mengelola data pribadi, mengajukan beasiswa dan melengkapi semua form yang tersedia pada halaman pengajuan beasiswa. Untuk dapat menjalankan tugas-tugas tersebut setiap aktor terlebih dahulu melakukan include untuk dapat mengakses sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa. Di bawah ini adalah gambaran dari usecase yang ada pada sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa yang baru pada program studi sistem informasi Universitas Flores. DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 2 No. 83 Ae 90 pendukung keputusan penerimaan beasiswa dengan menerapkan metode promethee pada program studi sistem informasi universitas Flores. Master Data Data Mahasiswa SPK Beasiswa Verifikasi Berkas Beasiswa Petugas <> <> Master Data Penerimaan Beasiswa <> >> Kriteria >> Detail Kriteria >> Periode Beasiswa >> Dokumen Syarat Beasiswa >> Jurusan >> Prodi Petugas <> <> Laporan Login <> Data Mahasiswa <> Verifikasi Berkas Beasiswa Pengumuman <> <> Penerimaan Beasiswa SPK PROMETHE <> Laporan Beasiswa Data Pribadi Pengumuman Form Pengajuan Beasiswa Mahasiswa Gambar 5. Antarmuka Halaman Admin Data Pengajuan Beasiswa Gambar 3. Usecase Diagram SPK Beasiswa User Class diagram HOME Class diagram digunakan untuk menggambarkan kumpulan dari class dan hubungannya. Diagram ini merupakan diagram yang paling umum ditemukan dalam pemodelan sistem berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan suatu sistem, sekaligus layanan untuk memanipulasi keadaan metode atau fungsi sehingga class memiliki tiga area pokok, yaitu: Nama. Atribut, dan Metode. Selain itu setiap class yang ada dapat menjadi sebuah form saat pembuatan program. Data Pribadi Master Data Selamat Datang di Aplikasi SPK Penerimaan Beasiswa Form Pengajuan Beasiswa Data Pengajuan Pengumuman Untuk class diagram pada sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa pada program studi sistem informasi Universitas Flores terdiri atas empat belas kelas, dimana setiap kelas saling berhubungan. Kelaskelas tersebut dapat digambarkan seperti dibawah ini. Gambar 6. Antarmuka Halaman User SPK Beasiswa Petugas Master Prodi Master Mahasiswa - id_mahasiswa - nama_mahasiswa - alamat_mahasiswa - tlpn_mahasiswa - foto_mahasiswa - prodi_mahasiswa - jurusan_mahasiswa -nim_mahasiswa - id_user - jenis_kelamin - altif_mahasiswa Master User - id_user - username - password - nama_user - tipe_user - aktif_user Simpan Edit Hapus - id_prodi - nama_prodi - id_jurusan Simpan Edit Hapus Simpan Edit Hapus Simpan Edit Hapus - id_transaksi_beasiswa - id_master_beasiswa - tgl_awal_beasiswa - tgl_akhir_beasiswa - tgl_pengesahan_beasiswa - no_surat_pengesahan Simpan Edit Hapus Simpan Edit Hapus Master Detail Kriteria - id_detail_kriteria - id_kriteria - nama_detail_kriteria - bobot_detail_kriteria Simpan Edit Hapus Master Rangking Transaksi Beasiswa Transaksi Pendaftaran - id_transaksi_pendaftaran - id_mahasiswa - id_transaksi_beasiswa - tgl_daftar_beasiswa - rangking_spk - id_status - catatan Search : Master Kriteria Master Jurusan - id_jurusan - nama_jurusan Hapus - id_beasiswa - nama_beasiswa Master Kriteria Simpan Edit Hapus Simpan Edit Master Beasiswa Master Kriteria - id_kriteria - bobot Aksi Kriteria Form Kriteria IPK Nama Kriteria - id_transaksi_beasiswa - nama_beasiwa Penghasilan Orangtua Transaksi Kriteria - id_transaksi_kriteria - id_detail_kriteria - id_transaksi_pendaftran - id_kriteria Simpan Edit Prestasi Akademik / Non Akademik Tambah Baru Semester Hapus Transaksi Syarat Beasiswa - id_transaksi_syarat_beasiswa - id_transaksi_pendaftaran - foto_syarat_beasiswa - verifikasi _id_syarat Simpan Edit Hapus Master Syarat Beasiwa - id_syarat_beasiswa - nama_beasiwa Halaman Dari 1 >> Simpan Edit Hapus Gambar 4. Class Diagram Gambar 7. Antarmuka halaman kriteria Perancangan antarmuka Perancangan antarmuka bertujuan sebagai gambaran agar memudahkan penulis dalam proses pembuatan Di bawah ini adalah halaman utama sistem DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 2 No. 83 Ae 90 SPK Beasiswa Petugas Perhitungan Pilih Periode beasiswa Daftar Calon Penerima Beasiswa NIM Nama Mahasiswa Beasiswa yang diajukan Hitunga SPK Hasil Rangking Penerima Beasiswa NIM Nama Mahasiswa Beasiswa yang diajukan Rangking Nilai SPK Setujui rangking >> Halaman Dari 1 >> Gambar 8. Antarmuka Halaman Perhitungan Implementasi sistem Setelah perancangan antarmuka dibuat, penulis mengimplementasi perancangan tersebut kedalam sebuah sistem untuk kemudian dapat digunakan sebagai sistem baru pada pendukung keputusan penerimaan beasiswa di program studi sistem informasi Universitas Flores. Gambar 10. Halaman Kriteria Gambar 11. Halaman Perhitungan Gambar 9. Halaman Utama Admin Gambar 12. Halaman Perhitungan Kesimpulan Gambar 10. Halaman Utama User Berdasarkan perhitungan promethee pada sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa Yayasan Universitas Flores yang talah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya, maka penulis menyimpulkan bahwa permasalahan sistem perhitungan manual pada prosese penerimaan beasiswa yang sedang berjalan saat ini dapat diganti dan diminimalisir tingkat kesalahan DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Nikomedes Oba Rendu1. Kristina Sara2. Anastasia Mude3 SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 2 No. 83 Ae 90 Perangkingan yang diperoleh dengan metode ini cukup akurat, efektif dan efisien berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Selain itu hasil perhitungan menggunakan metode promethee dapat dipertanggung jawabkan dengan menggunakan fitur laporan yang telah disediakan pada sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa berbasis website yang telah dibuat. Referensi