Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 INOVASI MODEL PINJAMAN DANA BERGULIR SEBAGAI STIMULAN MELALUI TRANSAKSI QORDHU-HASAN PADA UMKM Muhammad Mansur. Masyhuri Machfudz. Junaedi. Nahdhiyatul Kamilah Fak. Ekonomi Universitas Islam Malang (UNISMA) Corresponden Author : muhammadmansur1957@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengimplematasikan dana bergulir kepada kelompok pelaku ekonomi kreatif pendanaan (UMKM). Metode penelitian adalah participatory action research (PAR) melalui eksperimen dengan analisis analisis data secara deskripsi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . terjadi stimulan dana diberikan kepada kelompok sasaran hingga penelitian ini berlangsung sudah 3 kali putaran. Setiap putaran memerlukan waktu 10 minggu untuk melunasi dana pinjaman tanpa dibebani bunga dan biaya apapun, bersamaan dengan pengembalian semua anggota kelompok sasaran wajib menabung semampunya yang sebagai satu-satu sebagai indikator pertumbuhan ekonomi dalam riset ini. Putaran I. II dan i pertumbuhan ekonomi berturut-tururt 16,15%, 33,85% dan 61,54% dari total dana pinjaman. Disamping itu, aplikasi dari transaksi model qordhu hasan ini terbentuk teknologi tepat guna yang diberi nama QH-9Kj, yakni qordhu hasan pada tujuh kesepakatan jumlah anggota kelompok, jumlah pinjaman, jumlah pengembalian, jumlah kelompok, jumlah waktu pengembalian . isalkan per peka. , jumlah tabungan berdasarkan laba yang diperoleh, jumlah penarikan tabungan, jumlah pinjaman untuk putaran berikutnya dan esepakatan jumlah mengisi uang suka rela tanpa ditentukna dan . AointervensiAo produksi halal dan baik dengan melakukan penyuluhan. yang hasilnya 89% mengalami kepuasan dan melaksanakan apa yang telah disekati bersama untuk melakukan pengelolaan produksi yang halal dan baik. Saran penelitian ini adalah memerlukan analisis yang mendalam dan aksi secara optimal dengan visi-misi: Aojangan isi iuran jika terpaksa, isilah iuran dengan lapang dadaAo. Keyword: stimulasi, dana pinjaman, pertumbuhan ekonomi dan UMKM. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 PENDAHULUAN Payung penelitian ini akan dilakukan melalui kebijakan . pemerintah Inpres nomor 6 tahun 2007 tentang pemberdayaan ekonomi kreatif (UMKM) merupakan kesungguhannya dalam upaya pada sektor perdagangan dan perbaikan iklim investasi untuk percepatan pembangunan sektor riil dan pengembangan UMKM, khususnya pelaku ekonomi Atas dasar kenyataan di atas, maka akselerasi pembangunan sektor riil dan pengembangan UMKM tersebut, tidak akan mengalami kesulitan dalam aplikasinya. Untuk itulah menarik dilakukan kajian yang mendalam sebagai salah satu bentuk responsi . guna mendapatkan bentuk atau model yang ideal pada seputaran UMKM, sebab dari beberapa program yang ada sampai sekarang ini masih segar dalam ingatan kita bahwa ada lima program pokok pemberdayaan koperasi dan UMKM, yaitu: terciptaan kondusif, pengembangan sistem pendukung usaha, program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif, pemberdayaan usaha dan program peningkatan kualitas kelembagaan Pada level makro kontribusi UMKM pada pembangunan ekonomi secara umum cukup besar, yaitu dari aspek penyerapan tenaga kerja, menambah dan/atau membuka kesempatan kerja lebih baru, dapat dipakai sebagai media pelatihan dan pendidikan kerja dalam rangka meningkatkan skill para pekerja, mencegah urbanisasi, angin segar pada perekonomian dan/atau usahawan yang baru. Data statistik menunjukkan bahwa eksistensi potensi pengusaha kecil sangat besar, dimana dari 38,9 juta pengusaha, sebanyak 99,8% diantaranya adalah pengusaha kecil dan hanya 0,2% yang merupakan pengusaha menengah dan besar. Hal ini mengidentifikasikan masih besarnya potensi ekonomi rakyat yang perlu diberdayakan dan mempunyai hak penuh atas perekonomian nasional. Atas dasar itulah, maka sangat dibutuhkan revisi-revisi guna menjalankan demokrasi ekonomi dan persaingan sehat. penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran yang dapat dipakai sebagai salah satu dasar dalam pengambil keputusan/kebijakan . agar potensi UMKM dapat dikembangkan secara integratif dan berkelanjutan . Harapan kebijakan ini mampu memberikan nuansa baru bagi UMKM secara integratif, diantaranya adalah problematik yang dihadapi UMKM secara krusial yaitu permodalan dapat diatasi baik pada jangka pendek maupun panjangnya. Solusi yang ditawarkan untuk meminimisasi promblem modal dalam bentuk ekonomi syariah salah satu yang diimplmentasikan adalah transaksi qordhu hasan, yaitu kebajian yang didahulukan dalam rangka untuk mencitkan rasa nyaman kepada kelompok sasaran. Beberapa indikator kebajikan pada penelitian ini adalah berupa pinjaman tanpa bunga, tanpa biaya administrasi, menjunjung tinggi kesepaktana bersama, tepat waktu, tepat janji, dan sebagainya dalam rangka mempertahankan eksistenya usaha Atas dasar problem klasik di muka, maka tujuan penelitian ini adalah pendampingan pada pelaku ekonomi kreatif pendanaan dalam bentuk stimulan dana pinjaman bergulir . evolving fun. pada kelompok sasaran yang diteliti adalah pelaku ekonomi kreatif (UMKM). TINJAUAN PUSTAKA State of the art dalam bidang yang diteliti adalah mencptakan kenyamanan pada kelompok sasaran, stimulan dana pinjaman bergulir . evolving fun. dengan implementasi pada transaksi ekonomi syariah berupa qordhu hasan, tanpa beban bungan administrasi, dalam pelaksanaannya tanpa AotempatAo dan Aotanpa tenaga kerjaAo. Tempat ditentukan berdasarkan kesepakan tenaga kerja dilakukan atas dasar tunjukan kelompok, dan sebagianya yang inovasinya cukup variasi dibandingkan dengan lainnya. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 Inovasi model teknologi tepat guna (TTG) pada penelitian ini sementara waktu . hort ru. bersifat pendampingan dalam rangka untuk mempersiapkan para mental pelaku ekonomi kreatif saat mengalami perubahan-peruabahan waktu yang begitu cepat. Pada jangka panjangnya . ong ru. diharapkan dalam wkatu yang tepat mereka bersifat mandiri guna mengakses kesempatan-kesempatan yang digulirkan oleh pemerintah berupa permodalan kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di berbagai pelosok Tanah Air. Kesepakatan tersebut tertuang dalan perjanjian kerja sama antara LPDB-KUMKM (Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro. Kecil dan Menenga. dengan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisind. guna ikut serta dalam mengembangkan perekonomian daerah khususnya dan kemandirian bangsa pada umumnya. Pola yang dikembangkan adalah keterbukaan dengan tingkat seleksi secara bersama dan fihak LPDB-KUMKM tetap berhak untuk melakukan seleksi terhadap BPR Syariah calon penerima dana bergulir yang telah direkomendasikan oleh induk organisasinya, yaitu Asbisindo. Dana yang disediakan cukup tinggi sebesar Rp. 2,650 triliun untuk tahun 2018 atau terjadi kenaikan 37,57% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp1,926 triliun. LPDB-KUMKM telah menyalurkan pinjaman atau pembiayaan sebesar Rp. 4,3 triliun yang disalurkan kepada 903 mitra di seluruh Indonesia dengan bung 7% per tahun. Dasar teori yang dipakai dalam menjalankan program ini dengan model ekonomi syariah yaitu qardh adalah memberikan . harta kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan, untuk dikembalikan dengan pengganti yang sama dan dapat ditagih atau diminta kembali kapan saja penghutang menghendaki. Akad qardh ini diperbolehkan dengan tujuan meringankan . beban orang lain. Qardh ada empat muqridh . emberi hutan. , muqtaridh . rang yang berhutan. , muqtaradh/maAoqud Aoalaih . arang yang dihutan. dan shighat AoIjyb qabul . capan serah terim. Syarat muqridh . emberi hutan. , harus memenuhi kriteria . ahliyat at-tabarruAo . ayak bersosia. adalah orang yang mempunyai hak atau kecakapan dalam menggunakan hartanya secara mutlak menurut pandangan syariat dan . anpa ada paksaa. , yakni muqridh . ihak pemberi hutan. di dalam memberikan hutangan, harus berdasarkan kehendaknya sendiri, tidak ada tekanan dari pihak lain atau intervensi dari pihak ketiga. Syarat Muqtaridh . ihak yang berhutan. , harus merupakan orang yang ahliyah muAoymalah, yaitu sudah baligh, berakal waras, dan tidak mahjur . ukan orang yang oleh syariat tidak diperkenankan mengatur sendiri hartanya karena faktor-faktor tertent. Oleh karena itu, jika anak kecil atau orang gila berhutang, maka akad hutang tersebut tidak sah, karena tidak memenuhi syarat. Syarat MaAoqud AoAlaih . arang yang dihutan. , harus merupakan sesuatu yang bisa diakad salam. Segala sesuatu yang sah diakad salam, juga sah dihutangkan, begitu juga METODE PENELITIAN Mekanisme penelitian, melalui beberapa tahap, yaitu . mobilisasi tenaga ahli, . singkronisasi pelaksanaan rencana program, . kegiatan pengumpulan data dan informasi dan . kompilasi data sebagai dasar untuk melakukan program. Unit analisis untuk action ini, dilakukan dengan pendekatan participatory rapid appraisal dengan banyak tahapan, melihat kemampuan dalam aspek manajerial, meliputi: perencanaan, administrasi usaha, pemasaran dan penjualan, manajemen keuangan dan Metode analisis dengan menggunakan metode yang dikemukakan oleh OAoBrien . , secara berurutan: . dengan memperhatikan kondisi riil kelompok sasaran . elaku ekonomi kreati. Setelah proses perencanaan Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 dilakukan, kelompok sasaran . elaku ekonomi kreati. mengimplementasikan rencana yang telah dibuat tersebut dengan dibantu dan difasilitatori oleh peneliti. Pengamatan dilakukan untuk memperhatikan dan menganalisis keberhasilan, kelemahan, dan kekurangan strategi dan metode yang digunakan dalam menyelesaikan problematika yang terjadi di kelompok sasaran . elaku ekonomi kreati. produsen dan . Usaha-usaha yang telah dilakukan dalam memecahkan problematika kelompok sasaran . elaku ekonomi kreati. tersebut direfleksikan dan dievaluasi, baik kekurangan, kelemahan, dan keberhasilan strategi dan metode dalam memecahkan problematika masyarakat tersebut. Refleksi dan evaluasi ini berujung kepada perencanaan . seperti pada poin pertama untuk menuntaskan problematika kelompok sasaran . elaku ekonomi kreati. Kemafaatan riil lainnya antara lain: . kemandirian kelompok sasaran akan terwujud dan mandiri pada saat peneliti ini . telah AomelepasAo mereka pasca program ini selesai, . kemitraan terbangun didalamnya dan . kutungan adanya tambahan pendapatan . melalui stimulasi dana usaha tambahan. PEMBAHASAN HASIL RISET Temuan hasil penelitian pada kelompok sasaran adalah . tidak ada tempat AosekretariatAo pada ketua kelompok, . tidak ada karyawan pengumpulan/pembayaranAo uang di rumah sekretariat disetor ke penyandang, . tidak ada bunga, apalagi denda, . memunculkan kenyaman nasabah untuk berdagang, . adanya harapan dan semangat yang luar biasa karena selesai/lunas hutang ada uang tabungan yang dibagikan, . memunculkan tanggungjawab bersama atas kelancaran dalam memenuhi kewajiban angsuran, . tali persaudaraan . terjalin setiap pekan/meng-ansur dan/atau setiap penciaran tahap/putaran berikutnya dan . Aorasa empatiAo terhadap orang yang menghutangi dengan Aomengisi kotakAo atas dasar suka dan jika mendapatkan laba dari dagangannya dengan moto yang dikembangkan optimalisasai visi-misi: Aojangan mengisi iuran jika terpaksa, isilah iuran dengan senang hatiAo. Tabel 1: Rekapitulasi Dana Bergulir Putaran I dan Tabungan NO. NAMA ANGSURAN TABUNGAN 1 Ramelah 2 Sundari-1 3 Sundari-2 4 Noer 5 Rasi Miskanah 6 Abidah 7 Ashab 8 Uziek 9 Kunaini 10 Tarmuji 11 Pak Dhe 12 Har-1 13 Suci Har-2 Jumlah Sumber: Hasil Eksperimen Putaran I pada Kelompok sasaran . JUMLAH Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 Prestasi dari angsuran anggota ditunjukkan pada Tabel 1. Dari sejumlah 13 orang pelaku ekonomi kreatif. Tabungan yang mereka lakukan pada putaran I sebesar Rp. 000,/10 minggu sebanyak 8 orang . ,54%) dan Rp. 000,- sebanyak 5 orang . ,46%). Dengan demikian pertumbuhan ekonomi dengan indikator sebesar 16,15%, indikator pertumbuhan ekonomi ini melalui tabungan yang mereka lakukan berdasarkan keuntungan yang mereka peroleh saat melakukan bisnisnya. Prestasi pada hasil putaran II, angsuran yang dilakukan anggota sebesar Rp. 000,/10 minggu sebanyak 5 orang . ,46%) dan sebesar Rp. 000,- sebanyak 6 orang . ,15%) dana sebesar Rp. 000,- sebanyak 2 orang . ,39%). Dengan demikian pertumbuhan ekonomi dengan indikator sebesar 61,54%, terjadi kenaikan yang cukup significan menjadi 61,39% dua kali lipat dari putaran I. Selanjutnya untuk melihat data rekapitulasi pada putaran i, dapat dilihat sebagaimana pada Tabel. Tabel tersebut menunjukkan terdapat empat variasi besarnya jumlah tabungan yang mereka lakukan, yakni sebesar Rp. 000,- dilakukan 5 orang . ,46%), tabungan sebesar Rp. 000,- sebanyak 5 orang . ,46%), tabungan sebesar Rp. 000 sebanyak 1 orang . ,69%) dan terakhir tabungan sebesar Rp. 000,- sebanyak 2 orang . ,39%) (Tabel . Implikasi dari stimulan dana pinjaman bergilir terhadap pertumbuhan ekonomi adalah Indikator pertumbuhan ekonomi dalam penelitian ini dilihat dari aspek tabungan . , dengan demikian dapat dikatakan bahwa tarnsaksi dalam bentuk kebajikan . ordhu hasa. ini sebagai salah satu alternatif dalam meminimisasi problem klasik yang dialami oleh UMKM. Sejak dulu sebelum tahun milinium perhatian pemerintah terhadap ekonomi kretaif cukup tinggi dengan mewajibkan penyaluran dana 20 prosen tetapi kesinambungan dalam realita tidak nampak (Maryanto dan Sri Susilo, 1996. Meskipun demikian UMKM masih eksis dan semakin kokoh melalui aplikasi dari transaksi model qordhu hasan yang terbentuk teknologi tepat guna yang diberi nama QH9Kj, yakni qordhu hasan pada tujuh kesepakatan. kesepakatan jumlah anggota kelompok, jumlah pinjaman, jumlah pengembalian, jumlah kelompok, jumlah waktu pengembalian . isalkan per peka. , jumlah tabungan berdasarkan laba yang diperoleh, jumlah penarikan tabungan, jumlah pinjaman untuk putaran berikutnya dan kesepakatan jumlah mengisi uang suka rela TANPA DITENTUKAN dengan visi-misi Aojangan isi iuran jika terpaksa, isilah iuran dengan lapang dadaAo. Tingkat ketenangan nasabah pada aplikasi transaksi ini cukup tinggi 89% mereka mengatakan bahwa model yang menjunjung tinggi kesepakatan ini secara spsikologis memunculkan semangat dalam berbisnis. Sementara waktu aplikasi perbankan dalam bentuk musyarakah dalam bentuk ventura oleh lembaga keuangan khusus yang diperbolehkan melakukan invenstasi dalam kepemilikan perusahaan, namun ini masih minim karena faktor internal bank, nasabah dan regulasi pemerintah (Misbah, 2007 p. Iinovasi dalam penelitian ini adalah akan dimunculkan pada penelitian-penelitian berikutnya guna mengisi visi-misi untuk melihat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, disamping akan dilakukan ekspansi pada kelompok sasaran. Inovasi yang dimaksudakan dalam riset yang akan datang, ini didasarkan pendapat dari Wissema . dalam Nurul Indarti . 7, p. inovasi adalah Aoperkenalan yang sukses akan sesuatu yang baru. sukses ditunjukkan dengan penerimaan pasaratau pengguna lainAo. Hal ini mengindikasikan bahwa inovasi bukan hanya proses ilmiah atau teknis saja, tetapi juga proses komersial, memasarkan produk baru di pasar. Indikasi-indikasi yang muncul pada penelitian ini adalah . AopasarAo yang merupakan kelompok sasaran menerima pola yang ditawarakan dan disepakati, . relevan dengan ajaran Ekonomi Islam. AomeminjamkanAo uang tanpa dibebani syarat merupakan perilaku kebajikan. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 . dihipotesiskan dengan AoiuranAo, maka akan kelihatan korelasi yang positif antara kebajikan dan empati . ang diidikasikan dengan AoiuranAo suka rel. hipotesis lanjutan berupa responsi kelompok sasaran pada model QH-9Kj secara positif. Dari dua hipotesis ini akan diapkai sebagai Aobahan bakuAo dalam melaksanakan penelitian lanjutan sebagi pijakan roadmap riset tindak lanjut. Terdapatnya bukti data di muka tentang laju pertumbuhan ekonomi dari model yang dikembangkan dalam penelitian ini sebagai bekal keyakinan yang mendalam untuk menggembangkan lebih jauh sehingga alternatif jalan menghindari adanya praktek bunga uang dapat diminimisasi. Lebih-lebih dengan perubahan waktu yang begitu cepat dari hari ke hari, pekan, bulan hingga masa berubah dari berbagai dimensi. Akan menjadikan salah satu alternatif pilihan model yang dikembangkan pada penelitian ini baik pada masa kini, maupun masa ekonomi masyarakat Asia maupun Eropa . Karena itulah globalisasi masa yang secara alami akan terjadi, kekwatiran yang berlebihan menjadikan kemubadhiran energi yang keluar, kreatifitas dari pelaku-pelaku ekonomi level UMKM menjadikan fondasi yang amat kuat dari berbagai perubahan waktu. KESIMPULAN DAN SARAN Atas dasar pembahasan hasil penelitian di muka, maka disimpulakn bahwa . terjadi stimulan dana diberikan kepada kelompok sasaran hingga penelitian ini berlangsung sudah 3 kali putaran. Setiap putaran memerlukan waktu 10 minggu untuk melunasi dana pinjaman tanpa dibebani bunga dan biaya apapun, bersamaan dengan pengembalian semua anggota kelompok sasaran wajib menabung semampunya yang sebagai satu-satu sebagai indikator pertumbuhan ekonomi dalam riset ini. Putaran I. II dan i pertumbuhan ekonomi berturuttururt 16,15%, 33,85% dan 61,54% dari total dana pinjaman. Disamping itu, aplikasi dari transaksi model qordhu hasan ini terbentuk teknologi tepat guna yang diberi nama QH-9Kj, yakni qordhu hasan pada tujuh kesepakatan jumlah anggota kelompok, jumlah pinjaman, jumlah pengembalian, jumlah kelompok, jumlah waktu pengembalian . isalkan per peka. , jumlah tabungan berdasarkan laba yang diperoleh, jumlah penarikan tabungan, jumlah pinjaman untuk putaran berikutnya dan esepakatan jumlah mengisi uang suka rela tanpa ditentukna dan . AointervensiAo produksi halal dan baik dengan melakukan penyuluhan. hasilnya 89% mengalami kepuasan dan melaksanakan apa yang telah disekati bersama untuk melakukan pengelolaan produksi yang halal dan baik. Dengan demikirian rekomendasi yang disarankan adalah perlu penelitian lanjutan dengan memerlukan analisis yang mendalam dan aksi secara optimal dengan visi-misi: Aojangan isi iuran jika terpaksa, isilah iuran dengan lapang dadaAo. Dihipotesiskan dengan AoiuranAo, maka akan kelihatan korelasi yang positif antara kebajikan dan empati . ang diidikasikan dengan AoiuranAo suka rel. Demikian juga hipotesis lanjutan berupa responsi kelompok sasaran pada model QH-9Kj secara positif. Dari dua hipotesis ini akan diapkai sebagai Aobahan bakuAo dalam melaksanakan penelitian lanjutan sebagi pijakan roadmap riset tindak lanjut. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 DAFTAR PUSTAKA