9 JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 PENGEMBANGAN MEDIA MINIATUR EKOSISTEM AIR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA 5 EKOSISTEM DI KELAS V SD Oleh Hilda Lizayanti1. Umar Darwis2 1,2PGSD. Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah. Medan Email: 1hildalizayanti@umnaw. id, 2umardarwis@umnaw. Article History: Received: 02-09-2024 Revised: 24-09-2024 Accepted: 20-10-2024 Keywords: Development. Learning Media. Miniatures. Ecosystem Themes Abstract: This study aims to develop miniature water ecosystem media for thematic learning on the theme of 5 ecosystems in class V SD. This research is research development (Research and Developmen. using the ADDIE development procedure which consists of 5 stages. In this study, researchers carried out the ADDIE development model only up to the development stage. The instrument used to collect data was a questionnaire or questionnaire given to several expert validators, namely media expert validators, material expert validators, learning expert validators and student responses. The total score obtained from the validation of media experts, namely 91. 6, from the validation of material experts, namely 91. 6, from learning experts is 96 and from student responses obtained a score of 97. The average score from the assessment of experts, namely 94, 05. From this score it can be said that the water ecosystem miniature media developed is "Very Eligible" for use in the learning process. PENDAHULUAN Pada jenjang sekolah dasar, siswa akan mulai diberikan berbagai macam pembelajaran yang berguna untuk mengasah keterampilan, ketangkasan serta meningkatkan kecerdasannya. Proses belajar yang berlangsung adalah suatu rangkaian kegiatan belajar yang dirancang oleh guru untuk membelajarkan siswa agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai. (Sukmawarti dkk, 2022:. Saat ini proses pembelajaran masih menggunakan kurikulum 2013, di mana pada kurikulum ini pembelajaran tematik menjadi salah satu pembelajaran pokok. Pembelajaran Tematik merupakan suatu pembelajaran yang dikonsep menggunakan tema yang terdiri dari beberapa macam pembelajaran. Menurut Majid . Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang menggabungkan suatu konsep dalam beberapa bidang studi yang berbeda dengan harapan siswa akan belajar lebih baik dan bermakna. Berdasarkan observasi yang dilakukan di kelas V SD Putra Bangsa Berbudi, pada saat proses pembelajaran tematik berlangsung, khususnya pembelajaran tema 5 Ekosistem didapati temuan bahwa siswa tidak memiliki minat dan motivasi dalam mengikuti proses Hal ini tampak dari aktivitas siswa yang bermalas-malasan, seperti meletakkan kepalanya di atas meja hingga menggambar buku teksnya. Proses pembelajaran bertumpu pada guru. Sedangkan siswa abai terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Hal ini tentu bertolak belakang dengan salah satu karakteristik dari pembelajaran tematik, yaitu pembelajaran yang berpusat pada siswa. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Dari temuan tersebut peneliti berasumsi diperlukan adanya inovasi-inovasi dalam pembelajaran di kelas V untuk mengurangi hambatan pada proses pembelajaran serta dapat membuat siswa tertarik mengikuti proses pembelajaran. Menurut Hidayat dan Khayroiyah . Untuk mengurangi munculnya hambatan belajar, maka guru perlu mempersiapkan perangkat pembelajaran yang tepat. Penggunaan media pembelajaran dinilai dapat mengatasi hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran. Namun dalam penggunaan media pembelajaran tentu guru harus memerhatikan beberapa hal, salah satunya adalah kesesuaian media dengan karakteristik Siswa kelas V merupakan anak yang berada pada rentang usia 10-11 tahun. Pada usia ini anak sedang berada pada tahap berkembang, baik berkembang fisik hingga akalnya. Anak pada usia ini masih suka bermain-main namun juga memiliki rasa ingin tahu yang besar. Oleh sebab itu diperlukan adanya media yang sesuai dengan karakteristik siswa tersebut. Media pembelajaran yang dinilai sesuai dengan karakteristik siswa di kelas V, yaitu Miniatur merupakan suatu tiruan yang dibuat berdasarkan benda asli. Miniatur adalah bentuk yang lebih kecil dari ukuran sebenarnya (Qomariyah. Menyesuaikan dengan tema pembelajaran di kelas V, maka peneliti tertarik untuk mengembangkan media miniatur ekosistem air. Miniatur ekosistem air, yaitu sebuah tiruan ekosistem air yang dibuat lebih kecil dari ekosistem air yang sebenarnya. Media miniatur ekosistem air dinilai tepat digunakan pada proses pembelajaran tematik tema 5 Ekosistem di kelas V karena sesuai dengan karakteristik siswa. Siswa dapat mengamati berbagai macam komponen ekosistem air yang dapat mempengaruhi rasa ingin tahunya sehingga berdampak pada minat dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana mengembangkan media miniatur ekosistem air pada pembelajaran tematik tema 5 ekosistem di kelas V SD? Bagaimana kelayakan media miniatur ekosistem air pada pembelajaran tematik tema 5 ekosistem di kelas V SD? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengembangkan media miniatur ekosistem air pada pembelajaran tematik tema 5 ekosistem di kelas V SD. Untuk mengetahui kelayakan media miniatur ekosistem air pada pembelajaran tematik tema 5 ekosistem di kelas V SD. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang dikenal dengan istilah Research and Development (R&D). Menurut Sugiyono . penelitian dan pengembangan merupakan proses atau metode yang memang digunakan untuk mengembangkan produk dan menvalidasi produk tersebut. Penelitian ini dirancang dengan model pengembangan ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah pengembangan, yaitu: , . , . , . , dan . (Tegeh, 2014:. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah ahli media, ahli materi, respon guru dan respon siswa. Adapun objek dalam penelitian ini adalah media miniatur ekosistem air pada pembelajaran tematik tema 5 Ekosistem yang layak digunakan pada proses pembelajaran a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 tematik di kelas V SD. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian pengembangan miniatur ekosistem air pada pembelajaran tematik tema 5 Ekosistem di Kelas V SD, yaitu angket. Angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. (Sugiyono, 2017:. Angket yang digunakan pada penelitian ini, yaitu berupa angket validasi terhadap media miniatur ekosistem air yang dikembangkan. Penilaian validasi pada penelitian ini berpedoman pada skala likert yang berkisar antara 1 sampai 5. Adapun rumus yang digunakan sebagai berikut: ya ycy = ycA x 100 Keterangan: P = Skor Kevalidan F = Rata-rata skor N = Skor maksimal Kriteria skor penilaian yang dilakukan oleh validator ahli pada angket validasi terhadap media miniatur ekosistem air yang dikembangkan dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1. Skor Penilaian Nilai Kriteria Sangat Layak Layak Cukup Layak Kurang Layak Tidak Layak Sumber: Hutagalung. P & Silalahi. R . 3:7. Adapun kriteria skor penilaian kelayakan media miniatur ekosistem air yang dikembangkan menggunakan kategori penilaian sebagai berikut ini: Tabel 2. Kriteria Skor Penilaian Kelayakan Bahan Ajar Nilai Kriteria 81 Ae 100 Sangat Layak 61 Ae 80 Layak 41 Ae 60 Cukup Layak 21 Ae 40 Kurang Layak 0 Ae 20 Tidak Layak Sumber: Hutagalung. P & Silalahi. R . 3:7. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian pengembangan ini dilaksanakan menggunakan prosedur ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu Analysis (Analisi. Design (Perancanga. Development (Pengembanga. Implementation (Penerapa. , dan Evaluation (Evaluas. Namun pada penelitian ini prosedur ADDIE yang dilakukan sampai pada tahap development . Tahap-tahap yang dilakukan dapat dilihat di bawah ini: http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Tahap Anaisis (Analysi. Pada tahap ini peneliti melakukan beberapa analisis untuk mengetahui berbagai kebutuhan yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran di SD Putra Bangsa Berbudi Deli Tua. Adapun analisis yang dilakukan, yaitu: Analisis Kebutuhan Siswa Dari analisis ini diketahui bahwa siswa kelas V SD Putra Bangsa Berbudi berada pada rentang usia 10-12 tahun, di mana pada usia ini siswa sedang beradap dalam tahap berkembang, baik fisik, mental hingga kemampuan berpikirnya. Oleh sebab itu dibutuhkan adanya sebuah media yang real . untuk digunakan pada proses pembelajaran, sehingga siswa dapat lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran dan dapat lebih memahami materi yang disampaikan. Dari temuan tersebut peneliti menilai bahwa media miniatur sesuai untuk melengkapi kebutuhan siswa kelas V SD Putra Bangsa Berbudi. Analisis Kurikulum Dari analisis ini diketahui bahwa siswa kelas V SD Putra Bangsa Berbudi Delit Tua menggunakan kurikulum 2013, yaitu pembelajaran tematik tema 5 AuEkosistemAy. Dari hasil analisis tersebut peneliti akan mengembangkan sebuah media pembelajaran miniatur ekosistem air pada pembelajaran tematik tema 5 ekosistem. Tahap Perancangan (Desig. Dalam merancang media miniatur ekositem air, terdapat beberapa langkah yang Adapun langkah-langkah yang dilakukan, antara lain: Membuat Wadah Miniatur Wadah ini terbuat dari Acrylic (Akrili. Acrylic (Akrili. adalah plastik polimer transparan berupa lembaran yang biasanya dijadikan bahan pengganti kaca. Gambar 1. Wadah Miniatur Menyiapkan Isi miniature Adapun isi dari media miniatur ekosistem air yang dikembangkan dapat dilihat pada tabel di berikut ini: Tabel 3. Isi Media Miniatur Ekosistem Air Gambar Keterangan Pasir Malang a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Batu Lava Rock Tanaman air Pedang Amazon Tanaman air Water Wisteria Tanaman air Lumut Tanduk Ikan air tawar Neon Tetra Ikan air tawar Botia Udang hias air tawar Lobster hias air tawar Filter air akuarium Lampu LED akuarium Gambar 2. Miniatur Ekosistem Air Menyusun Materi Materi disajikan dalam bentuk video persentase yang dirancang menggunakan aplikasi canva. Aplikasi ini dipilih karena mudah untuk digunakan dan banyak menyediakan fitur desain di dalamnya. Adapun materi ekosistem pada penelitian ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 4. Materi Pada Media Miniatur Ekosistem Air Gambar Keterangan Cover/Sampul Depan. Bagian ini berisi a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 judul materi, nama universitas dan logo Daftar Pengertian miniatur ekosistem air. Pengertian ekosistem air. Produsen ekosistem air. Komponenkomponen ekosistem air. Isi ekosistem air. Jenis tanaman dan ikan pada miniatur. Komponenkomponen miniatur ekosistem Penutup. Tahap Pengembangan (Developmen. Setelah media dan materi miniatur ekosistem air selesai dibuat, selanjutnya peneliti masuk pada tahap development . untuk melakukan penilaian kelayakan dari media dan materi miniatur ekosistem air yang dikembangkan berdasarkan pengamatan dari beberapa ahli. Adapun penilaian dari validator ahli dijelaskan di bawah Validasi Ahli Media Adapun hasil penilaian validator ahli media dapat dilihat pada tabel berikut ini: http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Tabel 4. Hasil Validasi Ahli Media Skor Penilaian Aspek Pernyataan 1 2 3 4 5 Media dapat digunakan sebagai penyalur pesan Media Media dapat digunakan sebagai penyampai materi Oo Sebagai Sumber Media dapat digunakan penghubung antar guru Belajar dan siswa Media tampak jelas Oo Tampilan media menarik Oo Media dapat melahirkan ide-ide yang nyata Oo Semantik Media dapat menambah pengetahuan siswa Media dapat memberikan pengalaman belajar Oo pada siswa Media dapat dipahami siswa Media tampak seperti aslinya Oo 3 Manipulatif Media dapat mengatasi batas ruang dan waktu Oo Media dapat menarik perhatian siswa Media dapat menambah minat belajar siswa 4 Psikologis Media dapat memberikan informasi dan Oo pengetahuan pada siswa Media dapat mengembangkan imajinasi siswa Media dapat mengatasi hambatan dalam proses Oo Sosio5 Kultural Media mampu menyamakan persepsi siswa yang Oo berbeda pemahaman Total Skor Rata-rata 4,58 4,58 Skor Kevalidan = 5 x 100 = 91,6 Dari skor tersebut dapat dikatakan bahwa media miniatur ekosistem yang dikembangkan AuSangat LayakAy digunakan pada proses pembelajaran di kelas V pada materi ekosistem. Validasi Ahli Materi Adapun hasil penilaian validator ahli materi dapat dilihat pada tabel berikut ini: http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Tabel 5. Hasil Validasi Ahli Materi Skor Aspek Pernyataan Penilaian 1 2 3 4 5 Kesesuaian media dengan KI dan KD Oo Kesesuaian Oo Kesesuaian media dengan kurikulum Oo Materi pembelajaran Kesesuaian media terhadap isi Oo Kesesuaian media dengan taraf berpikir Oo Media dapat digunakan pada proses Oo Media mudah digunakan dalam proses Oo Media dapat menambah rasa ingin tahu Oo Media Tampilan media menarik Oo Media terbuat dari bahan yang tidak Oo Media awet dan kokoh Oo Media tampak jelas dan mudah dipahami Oo Total Skor Rata-rata 4,58 4,58 Skor Kevalidan = = 91,6 Dari skor tersebut dapat dikatakan bahwa materi pada media miniatur ekosistem yang dikembangkan AuSangat LayakAy digunakan pada proses pembelajaran di kelas V pada materi ekosistem. Validasi Ahli Pembelajaran Adapun hasil penilaian validator ahli pembelajaran dapat dilihat pada tabel berikut Tabel 6. Hasil Validasi Ahli Pembelajaran Skor Penilaian Aspek Pernyataan 1 2 3 4 5 Tampilan media menarik Oo Media dapat mengatasi batas ruang dan waktu Oo Media Media tampak seperti aslinya Oo Kesesuaian media dengan KI dan KD Oo Materi Kesesuaian media dengan tujuan pembelajaran Oo a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Kesesuaian media dengan materi pembelajaran Kesesuaian media dengan taraf berpikir siswa Media dapat digunakan sebagai penyalur pesan Media dapat digunakan sebagai penyampai materi pembelajaran Media dapat menciptakan proses pembelajaran Pembelajara yang interaktif Media jelas dan mudah dipahami siswa Media dapat menumbuhkan minat dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran Media dapat mengatasi hambatan dalam proses Total Skor Rata-rata ye,ynye Skor Kevalidan = Oo 4,84 = 96 Dari skor tersebut dapat dikatakan bahwa media dan materi miniatur ekosistem yang dikembangkan AuSangat LayakAy digunakan pada proses pembelajaran di kelas V pada materi ekosistem. Respon Siswa Hasil dari respon siswa dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 7. Hasil Respon Siswa Nomor Item Angket Sko Nama Siswa Abdi Brema Tarigan Albert Lieandy Albert Wijaya Alfresco Siagian Anneke Febrian Aprilia Agatha Bebby Rizky Okta Via Beltran Bilkis Kayla Chelsea Aleria Shifana Christabel Venika Br Tarigan 5 Christin Br Saragih Christin Br Saragih Clementina Stacey Avyanna Datas Tuanda Tarigan Derrich Herawan Emya Vepayosa Br Sitepu a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Eulalia Hadi Ezaliano Vandrian Tarigan Frans Perangin- angin Gilang Yudistira S Grace Valensia Kase Jessy Eca M. Br Sembiring Ledy Syarain Br Nainggolan Daffa Likaswari Saragih Fadhil Anggara Daulay Million Jason Nadia Br Sitepu Nadia Christiani Br Ginting Nazwa Aulia Nicholas Orlando Nikita Bin Slamat Raka Alfaraby Lubis Riven Wiwindra Ryuuichi Kumara Angcona Shayne Fortino Sinta Amelia Siti Nazwa Khamelia Syaliandra Dwi Masayu Yongkhie Tanjaya Yunda Khairani Total Skor ya. ycyey Skor Kelayakan = ya. yeyaya y 100 = 97 Katergori Sangat Layak Dari skor tersebut dapat dikatakan bahwa media miniatur ekosistem air yang dikembangkan AuSangat LayakAy untuk digunakan dalam pembelajaran. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan menggunakan prosedur ADDIE yang dilakukan dari tahap Analyisis (Anallisi. sampai pada tahap Evaluation (Evaluas. , peneliti menyimpulkan beberapa hal, antar lain: Produk yang dikembangkan adalah sebuah media miniatur ekosistem air. Media miniatur ekosistem air yang dikembangkan digunakan untuk membantu kelancaran proses pembelajaran tematik tema V AuEkosistemAy di kelas V SD Putra Bangsa Berbudi Deli Tua. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Oktober 2024 Total skor yang didapatkan dari validasi ahli media, yaitu 91,6, dari validasi ahli materi, yaitu 91,6, dari ahli pembelajaran sebesar 96 dan dari respon siswa didapatkan skor sebesar 97. Rata-rata skor dari penilaian para ahli, yaitu 94,05. Dari skor tersebut dapat dikatakan bahwa media miniatur ekosistem air yang dikembangkan AuSangat LayakAy untuk digunakan pada proses pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA