Journal of Business. Social and Technology https://bustechno. PEMBERDAYAAN PEREMPUAN NELAYAN TAMBAK DALAM PENGEMBANGAN USAHA HOME INDUSTRI KERUPUK IKAN BANDENG Didiek Tranggono1. Gideon Setyo Budiwitjaksono2. Yunita Satya Pratiwi3 Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Politik UPN Veteran Jawa Timur Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jawa Timur Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknik dan Sains UPN Veteran Jawa Timur Email: di2ektranggono@gmail. Abstract Keywords: Pengembangan, krupuk ikan bandeng, pemasaran How to cite: E-ISSN: Published by: Pengembangan desa pantai tipe tambak, harus didasarkan atas potensi yang dimiliki. Salah satu potensi yang terpenting untuk dipertahankan dan dikembangkan adalah pengetahuan lokal manyarakat mengenai sistem budidaya tambak yang telah lama terbentuk dan terwarisi dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Dalam realitasnya, sistem pengetahuan lokal berupa pengalaman berbudidaya ikan secara tradisional, masih tetap eksis sampai saat ini ditengah derasnya tekanan arus teknologi budidaya yang komersil dan moderen. Pengembangan budidaya ikan bandeng pada tambak tradisional tentu saja harus didasarkan atas potensi yang dimiliki. Salah satu potensi yang terpenting adalah pengetahuan lokal manyarakat mengenai sistem budidaya pada tambak. Program Penerapan Hasil Penelitian Bagi Masyarakat (PIHAT), diarahkan untuk memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan kepada mitra kelompok terkait dengan pengembangan produk kerupuk ikan bandeng dengan memperbaiki desain kemasan, penambahan produk kerupuk udang, dan kerupuk ikan payus, serta manajemen pemasaran termasuk pemasaran online, sehingga dapat diperoleh model pengembangan jaringan pemasaran yang sesuai produktifitasnya maupun penjualannya. Sedangkan Target dari Program PIHAT ini adalah pengembangan usaha kerupuk ikan bandeng sebagai sumber penghasilan tambahan bagi keluarga nelayan di Desa Kalanganyar, sehingga dapat dicapai pengetahuan yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan produksi kerupuk ikan bandeng termasuk bagaimana cara pemasaran yang efektif dan efisien. Rangkaian kegiatan ini adalah selain mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mitra, mencari solusi, monitoring, dan mengevaluasi kegiatan- kegiatan yang telah dilakukan sehingga pada akhirnya diperoleh luaran sesuai dengan yang diharapkan, baik bagi tim pengusul, pemerintah, dan perempuan nelayan kelompok usaha bersama kerupuk ikan bandeng selaku Mitra. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan pelatihan dan pendampingan secara kontinyu dan berkesinambungan terkait pembuatan kemasan produk atau perbaikan branding dan Didiek Tranggono. Gideon Setyo Budiwitjaksono. Yunita Satya Pratiwi . Pemberdayaan Perempuan Nelayan Tambak dalam Pengembangan Usaha Home Industri Kerupuk Ikan Bandeng. Volume 4 Issue 2 July 2023 Cerdika International Cyber Polytechnic Pemberdayaan Perempuan Nelayan Tambak dalam Pengembangan Usaha Home Industri Kerupuk Ikan Bandeng packaging produk kerupuk Ikan Bandeng dalam mendukung Luaran kegiatan adalah website, katalog, artikel ilmiah di jurnal nasional terakreditasi, peningkatan pengetahuan, peningkatan kualitas produk, peningkatan kualitas kemasan, dan peningkatan manajemen pemasaran. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah bahwa KUB Planet Bandeng yang rata-rata perempuan nelayan mengalami peningkatan kualitas baik dari sisi cita rasa, kemasan, maupun jaringan pemasaranya. INTRODUCTION Desa Kalanganyar merupakan salah satu desa yang berada di desa kecamatan Sedati kabupaten Sidoarjo. Secara geografis Desa Kalanganyar berbatasan dengan Desa Buncitan di sebelah barat. Selat Madura di sebelah timur. Desa Sawohan di sebelah selatan dan Desa Cemandi dan Desa Tambakcemandi di sebelah utara. Luas wilayah Desa Kalanganyar adalah 27,3Km2 atau 2730 Ha . Desa Kalanganyar terdiri dari 6 RW yang di dalamnya terdapat 23 RT. Desa Kalanganyar memiliki jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1851, sedangkan jumlah penduduk sebesar 5348 jiwa. Jumlah laki-laki 2635 jiwa, dan jumlah perempuan 2713 jiwa . Seluas 2/3 dari wilayah Desa Kalanganyar terdiri dari tambak yaitu kolam buatan untuk memelihara atau membudidayakan ikan. Varietas ikan yang ada di tambak ikan ini adalah ikan bandeng, ikan mujaer, nila, payus, dan udang . indu dan vanam. Masyarakat Desa Kalanganyar, terutama ibu-ibu nelayan banyak yang tergabung dalam kelompok usaha bersama antara lain dalam membuat kerupuk ikan bandeng. Berdasarkan pengalaman tim pengabdian kepada masyarakat dalam membangkitkan usaha mikro, kecil dan menengah adalah dengan menggunakan strategi komunikasi pemasaran online melalui media sosial, dan offline dengan cara membangun jaringan pemasaran yang lebih efektif. tentu dengan memperbaiki desain-desain kemasan labelling dan packaging agar lebih menarik calon konsumen . Pengalaman tersebut layak ditransferkan sebagai salah satu bentuk pelatihan dan pendampingan . kepada Mitra. Usaha pembuatan kerupuk ikan Bandeng di Desa Kalanganyar, sudah sering dilakukan oleh perempuan nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB). dengan kapasitas produksi krupuk mentah per hari 40 bungkus x Rp 30. 000,- = Rp 1. 000,-, dan krupuk matang per hari 50 bungkus x Rp 15. 000,- = Rp 750. 000,Namun karena sifatnya spekulasi dan tidak menentu sehingga belum dapat dikembangkan dengan baik. Oleh karena itu perlu sentuhan dari pihak lain untuk mengembangkan usaha home industri tersebut, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat : Pengembangan Usaha Home Industry terhadap perempuan nelayan di Desa tersebut. Berikut adalah Hasil Produksi Kerupuk Ikan Bandeng yang sdh dihasilkan oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) AuPLANET BANDENG ASMONEONAy Di Desa Kalanganyar. Kecamayan Sedati. Kabupaten Sidoarjo: Journal of Business. Social and Technology. Vol. No. July 2023 Didiek Tranggono. Gideon Setyo Budiwitjaksono. Yunita Satya Pratiwi Gambar 1. Krupuk Ikan Bandeng Mentah Matang Gambar 2. Krupuk Ikan Bandeng Mengkaji perempuan selalu terkait dengan nilai-nilai yang membedakan identitas sosial antara laki-laki dan perempuan, serta aktivitas wajib bagi perempuan dan laki-laki dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya. Nilai dan aktivitas tersebut berlangsung dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan bangsa . Pemberdayaan perempuan merupakan proses kesadaran dan pembentukan kapasitas terhadap partisipasi yang lebih besar untuk memiliki kekuasaan dan pengawasan dalam pembuatan Serta transformation action agar perempuan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk hidupnya dan keluarganya . Pemberdayaan perempuan di kawasan pesisir adalah upaya memutus mata rantai kemiskinan, menumbuhkan kekuatan ekonomi, dan membangkitkan kemandirian. Perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga, layak mendapatkan program pemberdayaan, peran vitalnya dalam mengatur penggunaan uang keluarga untuk kebutuhan makan dan pendidikan . Kemiskinan perempuan di Kawasan pesisir memiliki persoalan yang kompleks, yakni faktor miskin secara ekonomi, terpinggir secara sosial, dan terlupakan secara fungsi dan martabat . Faktor pendidikan dimana tingkat pendidikan masyarakat wilayah pesisir ini sebagian besar masih rendah. Pendidikan menjadi penting karena dengan pemberdayaan masyarakat akan meningkatkan kapasitas pribadi maupun kelompok . Fungsi kelompok bagi individu adalah memberikan latihan dan dukungan bagi para anggotanya, membantu perkembangan psikologis individu dengan cara memberikan wadah bagi perkembangan intelektualitas maupun emosinya. Sedangkan fungsi kelompok bagi organisasi ialah secara positif kerjasama antara para pekerja diperlukan agar ada semangat tinggi, yang dapat merupakan faktor penting untuk meningkatkan produksi, kesadaran melaksanakan tugas, sehingga akan memperkuat organisasi . Pendidikan masyarakat merupakan suatu proses dimana upaya pendidikan diwujudkan secara terpadu dengan upaya penduduk setempat untuk meningkatkan kondisi sosial, ekonomi dan budaya yang lebih bermanfaat dan memberdayakan masyarakat . Oleh karena itu diperlukan strategi komunikasi dalam pemberdayaan perempuan nelayan melalui pendidikan life skills berbasis ekonomi produktif dengan pemanfaatan potensi lokal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir . Salah satu masyarakat pesisir di wilayah kabupaten Sidoarjo adalah masyarakat nelayan di Desa Kalanganyar. Kecamatan Sedati. Kabupaten Sidoarjo. Dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga nelayan di Desa Kalanganyar antara lain adalah peran serta perempuan nelayan dan atau Journal of Business. Social and Technology. Vol. No. July 2023 Pemberdayaan Perempuan Nelayan Tambak dalam Pengembangan Usaha Home Industri Kerupuk Ikan Bandeng tambak dalam mencari penghasilan tambahan. Secara histori Desa Kalanganyar sudah dikenal dengan hasil tambak dan sumber ikan bandeng yang banyak dihasilkan nelayan. Hal ini dapat dibuktikan dengan luasnya kepemilikan tambak oleh masyarakat yakni seluas 2,232 Hektar dengan 579 pemilik tambak, sehingga pengolahan hasil tambak ikan Bandeng di Desa Kalanganyar menjadi salah satu fokus usaha para perempuan nelayan, dimana salah satu yang dikembangkan adalah Krupuk Ikan Bandeng. Nampaknya belum ada perhatian yang serius dari pihak pemerintah setempat maupun investor, sehingga usaha ini kurang dikenal luas. METHOD Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian tentang : Pengembangan Usaha Home Industri Krupuk Ikan Bandeng di desa Kalanganyar, kecamatan Sedati, kabupaten Sidoarjo. Tim Pengabdian disamping berperan secara aktif dalam memberikan pelatihan dan pendampingan, juga melibatkan 2 . orang mahasiswa yang membantu Tim Pengabdian dalam aktivitas: . pembuatan desain kemasan labelling dan packaging krupuk ikan bandeng yang lebih higienis dan . membantu pembuatan akun media sosial sebagai sarana pemasaran digital. menelusuri pemetaan jaringan pemasaran untuk memperluas pasar termasuk market place. Hasil dari keseluruhan pelatihan oleh Tim pengabdian dan pelaksana mahasiswa dimaksudkan untuk mendorong kemandirian Kelompok Mitra untuk dapat menjalankan aktivitas produksinya dan memasarkan usahanya dengan menerapkan komunikasi pemasaran yang praktis dan mudah Secara lebih operasional. Metode Pelaksanaan kegiatan PIHAT ini digambarkan sebagai berikut: Journal of Business. Social and Technology. Vol. No. July 2023 Didiek Tranggono. Gideon Setyo Budiwitjaksono. Yunita Satya Pratiwi RESULTS AND DISCUSSION Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan pada tanggal 28-29 bulan Juni 2023, dengan melakukan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok Mitra KUB AuPlanet BandengAy. Sebelum dilakukan pelatihan, kelompok Mitra mengawali dengan memperagakan proses pembuatan produk kerupuk ikan bandeng yang selama ini dilakukan, sekaligus menunjukkan hasil produksinya yang telah dibuat dan dijual sesuai kemampuan dan kebiasaannya. Pengetahuan mereka tentang pembuatan kerupuk ikan bandeng termasuk pembuatan kemasan dan manajemen pemasaran selama ini hanya didasarkan pada pemahaman mereka sendiri, sehingga pemasarannya kurang mampu bersaing jika dibandingkan dengan jenis-jenis kerupuk-kerupuk yang lain. Setelah melihat kenyataan tersebut, selanjutnya Tim Pengabdian melakukan pelatihan dan pendampingan tentang : desain kemasan, pengembangan produk kerupuk udang, dan kerupuk ikan payus, serta dengan menggunakan pemasaran secara digital atau online. Untuk rasa dibuat rasa kerupuk yang tidak begitu jauh berbeda dengan produk kerupuk udang khas Sidoarjo dengan tekstur yang lebih halus, dan dengan harga yang lebih murah. Selanjutnya dalam proses pembuatan kerupuk ikan bandeng sampai dengan menciptakan irisan kerupuk dan kemasan dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar 1. Perempuan Nelayan Tambak sedang membuat Kerupuk Ikan Bandeng Journal of Business. Social and Technology. Vol. No. July 2023 Pemberdayaan Perempuan Nelayan Tambak dalam Pengembangan Usaha Home Industri Kerupuk Ikan Bandeng Gambar 2. Kerupuk Ikan Bandeng dalam bentuk Irisan/potongan dan Kemasan Dalam kondisi seperti itulah kerupuk ikan bandeng dipasarkan dengan cara tradisional menurut kemampuan dan kebiasaan mereka sendiri. Berikut model pemasarannya : Warung Produsen Gambar Konsumen Model Jaringan Pemasaran Sebelum Pelatihan Selanjutnya Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, memberikan pelatihan dan pendampingan terutama berkaitan dengan pengembangan produk kerupuk dan cara Gambar dibawah menunjukkan pengembangan produk kerupuk udang dan kerupuk ikan payus. Gambar 4. Kerupuk ikan bandeng yang dikembangkan ke kerupuk udang, dan kerupuk ikan payus. Journal of Business. Social and Technology. Vol. No. July 2023 Didiek Tranggono. Gideon Setyo Budiwitjaksono. Yunita Satya Pratiwi Online Produsen Toko / Agen Konsumen Gambar 5. Model Jaringan Pemasaran setelah Pelatihan dan Pendampingan Tahapan Berikutnya Tahapan Berikutnya adalah Monitoring dan Evaluasi, serta pemantapan terhadap manajemen organisasi kelompok yang dilakukan setelah pelatihan dan pendampingan. Monitoring dan Evaluasi sangat penting dilakukan untuk melihat perkembangan kelompok Mitra dalam menjaga konsistensi dan kontinuitas terutama menyangkut cita rasa, kapasitas produksi, dan jaringan pemasarannya, tentu dengan menggunakan kemasan yang baru. Hal ini semua berpengaruh terhadap meningkatnya penjualan/pemasaran kerupuk ikan bandeng, dan kerupuk udang serta kerupuk ikan payus hasil pengembangan home industry KUB. Planet Bandeng, sehingga pada akhirnya berpengaruh pula pada peningkatan kesejahteraan keluarga kelompok Mitra di desa Kalanganyar. Kecamatan Sedati. Kabupaten Sidoarjo. Oleh karenanya pemantapan terhadap organisasi kelompok usaha home industry kerupuk ikan bandeng yang tergabung dalam KUB Planet Bandeng tersebut juga harus mendapat perhatian dari Tim Pengabdian. Kelompok usaha home industry Kerupuk Ikan Bandeng di Desa Kalanganyar sebenarnya mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan, termasuk dalam upaya meningkatkan kesejahteraan khususnya keluarga kelompok dan umumnya masyarakat di Desa Kalanganyar. Namun seiring dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat kepada KUB Planet Bandeng, ada satu hal yang bisa menjadi penghambat, yakni Niat dan Semangat mereka dalam mengembangkan usahanya. Kalau niat dan semangat ini ada sentuhan dari pihak luar secara lebih intensif, maka tidak hanya produk kerupuk ikan bandeng saja yang bisa dikembangkan, tetapi jenis kerupuk udang dan kerupuk ikan payus juga dapat diproduksi dan dikembangan dengan baik. Jikalau sentuhan dari external desa bisa lebih diintensifkan, maka upaya AuMitraAy untuk menciptakan produk produk inovatif berbasis ikan tentu dapat dikembangkan dengan optimal, termasuk dalam membuat kemasan inovatif dan pengembangan produk kerupuk selain kerupuk ikan bandeng, yakni kerupuk udang dan kerupuk ikan payus. Journal of Business. Social and Technology. Vol. No. July 2023 Pemberdayaan Perempuan Nelayan Tambak dalam Pengembangan Usaha Home Industri Kerupuk Ikan Bandeng Oleh karenanya hambatan terkait Niat dan Semangat para anggota kelompok mitra harus semakin menggeliat. Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh kita sebagai Tim Pemberdayaan Kepada Masyarakat adalah kontinyuitas Tim Pengabdian dalam melakukan pendampingan, sekaligus memantapkan fungsi organisasi kelompok mereka dengan baik. Sehingga bisa membantu memberikan jalan keluar ketika mereka menemui kesulitan, baik dalam peningkatan produksi dan pengembangan usaha maupun dalam kegiatan pemasarannya. Berikut kemasan inovatif dalam pengembangan produk kerupuk ikan bandeng, kerupuk udang, dan kerupuk ikan Gambar 6. Kemasan kerupuk ikan bandeng, kerupuk udang, dan kerupuk payus CONCLUSION Berdasarkan pengabdian kepada masyarakat dan hasil yang telah telah dicapai, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Journal of Business. Social and Technology. Vol. No. July 2023 Didiek Tranggono. Gideon Setyo Budiwitjaksono. Yunita Satya Pratiwi Sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan oleh Tim Pengabdian, masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama AuPlanet BandengAy, dalam melakukan proses produksi kerupuk ikan bandeng, khususnya yang menyangkut packaging dan labeling dalam kemasan, maupun pemasarannya masih dilakukan berdasarkan kebiasaannya sendiri, sehingga terjadi stagnasi dalam produksi maupun pemasaran, sehingga berpengaruh terhadap pendapatan kelompok. Setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan, maka niat dan semangat mereka para anggota kelompok berangsur-angsur semakin meningkat. Lebih-lebih dengan partisipasi Kepala Desa dalam memotivasi pengembangan UMKM di Desanya dan keaktifan Ketua Kelompok dalam menggerakkan anggotanya, serta intervensi Tim Pengabdian dalam membantu pemasaran digital, maka diharapkan kedepan kemandirian kelompok Mitra dalam pengembangan produksi kerupuk ikan bandeng khususnya dan kerupuk kerupuk lain pada umumnya dapat terwujud. Sejalan dengan kegiatan pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, maka KUB Planet Bandeng di Desa Kalanganyar. Kecamatan Sedati. Kabupaten Sidoarjo, semakin berdaya dan semakin menunjukkan geliatnya dalam meningkatkan produksi kerupuk ikan bandeng, dan dalam pengembangannya dapat pula memproduksi kerupuk-kerupuk lain yakni kerupuk udang dan kerupuk ikan payus yang juga prospektif untuk dikembangkan. BIBLIOGRAPHY