Evaluasi penerapan PSAK No. 23 tentang pendapatan di Iloly Optical Manado Marlina Elisabet Paut Corresponding author: marlinaelisabetpaut@gmail. Sam Ratulangi University - Indonesia Rudy Johanis Pusung Sam Ratulangi University - Indonesia Lady Diana Latjandu Sam Ratulangi University - Indonesia DOI 58784/mbkk. Keywords revenue recognition JEL Classification M41 L81 Received 16 March 2025 Revised 15 April 2025 Accepted 18 April 2025 Published 18 April 2025 ABSTRACT PSAK No. 23 is a Financial Accounting Standards Statement (PSAK) that regulates the recognition and measurement of revenue in financial statements. This study aims to analyze how the application of PSAK No. 23 on revenue in Iloly Optical Manado. The research method used is descriptive qualitative with interview, observation, and documentation techniques. The results of the study indicate that Iloly Optical Manado has carried out in accordance with PSAK No. However, the disclosure of financial statement presentation is not in accordance with PSAK No. The company's revenue recognition method uses an accrual basis, revenue is measured at fair value. A2025 Marlina Elisabet Paut. Rudy Johanis Pusung. Lady Diana Latjandu This work is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License. Pendahuluan Keberhasilan suatu perusahaan dapat dinilai berdasarkan peningkatan yang diperoleh selama periode tertentu, apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola operasional dan strategi bisnis yang efektif, serta dapat menunjukkan adanya pertumbuhan yang positif dalam aspek finansial perusahaan tersebut (Nirawati et al. , 2. Suatu kegiatan usaha atau bisnis yang dijalankan oleh perusahaan memiliki berbagai tujuan yang ingin dicapai oleh pemilik dan pihak Tetapi, yang menjadi tujuan utama perusahaan didirikan adalah untuk memperoleh laba semaksimal mungkin bagi Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. kelangsungan hidup perusahaan dan untuk mencapai tujuan perusahaan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek (Budiak & Latjandu, 2. Pendapatan dapat mempengaruhi keberhasilan sebuah perusahaan, sehingga perlakuan pendapatan yang dilakukan harus dilakukan dengan cermat dan tepat agar perusahaan dapat menyajikan laporan keuangan yang akurat dan wajar. Standar kewajaran dalam perlakuan pendapatan sangat penting untuk diperhatikan, karena hal ini dapat menjadi pedoman dalam menyelesaikan berbagai masalah yang terkait dengan pendapatan. Oleh karena itu, perlakuan terhadap pendapatan harus disesuaikan dengan standar yang telah diterapkan dalam praktik, yang menjadi acuan baik untuk pihak internal maupun eksternal perusahaan dalam menilai sejauh mana perlakuan pendapatan tersebut mencerminkan kondisi keuangan perusahaan pada periode yang bersangkutan (Malonta et al. , 2. Pendapatan merupakan komponen yang sangat penting dalam menyusun laporan laba rugi. Apabila pendapatan melebihi biaya yang telah dikeluarkan, perusahaan akan memperoleh laba. Sebaliknya, jika pendapatan lebih rendah daripada biaya yang dibebankan, perusahaan akan mengalami kerugian (Muslimin & Hartati, 2. Namun, perlu diamati lebih seksama lagi apakah pendapatan yang disajikan dalam laporan laba rugi perusahaan benar sebagai pendapatan. Prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan pendapatan diakui sesuai dengan prinsip pengkuan pendapatan yang merupakan fitur akuntansi akrual. Artinya, pendapatan diakui dalam laporan keuangan laba rugi pada periode realisasi dan perolehan tidak harus pada saat kas diterima. Permasalahan dalam menentukan pendapatan sering kali berkaitan dengan pengakuan pendapatan. Pengakuan pendapatan adalah penentuan waktu yang tepat ketika suatu transaksi harus dicatat sebagai pendapatan perusahaan. Sementara itu, pengukuran pendapatan menyangkut besarnya nilai pendapatan yang seharusnya dicatat dari setiap transaksi dalam periode tertentu. Kedua aspek ini pengakuan dan pengukuran pendapatan saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan. Tantangan ini akan terus muncul selama suatu transaksi berkaitan dengan pendapatan. Oleh karena itu, pengakuan harus dilakukan pada waktu yang benar, yaitu saat terjadinya peristiwa ekonomi yang menghasilkan pendapatan, dan jumlah yang dicatat juga harus diukur dengan akurat dan dapat dipastikan (Samsu, 2. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perusahan menggunakan suatu standar sebagai acuan yaitu standar akuntansi keuangan (SAK) khususnya PSAK No. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 23 (PSAK No. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan pada tanggal 7 September 1994 dan direvisi tahun 2010 dan dilakukan penyesuaian lebih lanjut pada tahun 2014 mengatur tentang Di dalam PSAK No. 23 diuraikan dan dijelaskan tentang pengakuan dan pengukuran pendapatan yang dapat digunakan bagi perusahaan Ae perusahaan (Astuti & Meyla, 2. Oleh karena itu untuk memperoleh kesesuaian mengenai pendapatan PSAK No. 23 ini perlu di terapkan untuk berbagai entitas bisnis. Seperti pada Iloly optical yang sadar akan pentingnya pencatatan dan pelaporan terhadap pendapatan. Iloly Optical Manado merupakan usaha dagang yang menjual kacamata yang sudah ada sejak tahun 2019 dimana produk yang dipasarkan sesuai model yang disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pasar. Iloly Optical Manado memiliki tujuan menghasilkan pendapatan yang mampu menopang kemajuan usaha saat ini dan kedepan. Pendapatan yang besar tanpa disertai basis akuntansi yang baik berkonsekuensi terhadap keberlangsungan pengelolaan usaha sehingga memungkinkan untuk di analisis pada penerapan perlakuan akuntansi mengenai pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan pendapatan dimana harus sesuai dengan PSAK No. Ketidaksesuaian dalam penerapan PSAK No. 23 mengenai pendapatan dapat menyebabkan tidak sesuainya laporan keuagan yang di buat dan kesalahan dalam pengambilankepusan manajerial. Beberapa isu dan masalah yang perlu dipahami dimana terkait penerapan PSAK No. 23 tersebut diantaranya, adalah bagaimana Iloly Optical mengakui pendapatan yang dihasilkan, bagaimana kebijakan pengakuan pendapatan yang diterapkan, apakah ada transaksi yang belum diakui dengan benar. Selain pengakuan, isu dan masalah pengukuran pendapatan juga penting untuk dianalisis dengan mencermati aktivitas Iloly Optical Manado dalam mengukur pendapatan yang dihasilkan dari penjualan yang mereka tawarkan apakah pengukuran tersebut sesuai dengan PSAK No. atau apakah metode pengukuran yang tidak konsisten atau tidak sesuai standar akuntansi yang berlaku. Isu dan masalah lainnya adalah pengungkapan pendapatan yang tepat merupakan aspek penting dalam laporan keuangan. Tinjauan Akuntansi keuangan Menurut Kieso et al. , . akuntansi keuangan adalah sistem pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan suatu perusahaan yaitu dengan memberikan gambaran yang jelas tentang keadaan keuangan perusahaan kepada para pemangku kepentingan, seperti pemilik bisnis, investor, dan kreditor. Akuntansi keuangan bertujuan untuk menyajikan informasi yang bermanfaat bagi Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. berbagai pihak dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kondisi keuangan, pelaksanaan anggaran, arus kas, serta kinerja unit pelaporan. Secara umum, tujuan utama laporan keuangan adalah menyediakan data yang dibutuhkan untuk membantu proses pengambilan dan evaluasi keputusan dalam hal alokasi sumber daya. Selain itu, laporan ini juga berfungsi sebagai alat bantu dalam melakukan proyeksi dan perencanaan masa depan (Saputra et al. , 2. Pendapatan Menurut Hasanah & Siswanti, . menjelaskan pendapatan adalah penghasilan yang berasal dari akvitas normal dari suatu entitas dan merujuk kepada istilah yang berbeda beda seperti penjualan . , pendapatan jasa . , bunga . , dividen . dan royalti . Menurut PSAK 23 paragraf 06 IAI, . menyatakan bahwa pendapatan adalah arus masuk bruto manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal suatu entitas selama suatu periode ketika arus masuk tersebut mengakibatkan peningkatan ekuitas yang bukan berasal dari kontribusi investor. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendapatan adalah arus kas masuk yang berasal dari kegiatan bisnis biasa yang menghasilkan barang atau jasa, yang menrngaingkatkan aktiva dan mengurangi Pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan pendapatan Pengakuan pendapatan Pengakuan pendapatan berdasarkan tingkat penyelesaian suatu transaksi dikenal sebagai metode persentase penyelesaian. Dalam metode ini, pendapatan dicatat dalam periode akuntansi saat layanan diberikan. Pendekatan ini memberikan informasi yang relevan mengenai tingkat aktivitas layanan serta kinerja selama periode tertentu. Tujuan dari pengakuan pendapatan ini adalah untuk mengetahui jumlah pendapatan yang benar-benar menjadi hak perusahaan dalam periode tertentu, serta untuk mengidentifikasi pendapatan yang masih diterima di muka (Mokoginta, 2. Jenis pencatatan pendapatan terdiri menjadi 2, yaitu. Dasar akrual . ccrual basi. Akuntansi berbasis akrual merupakan metode pencatatan akuntansi di mana transaksi ekonomi dan kejadian lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat kejadian tersebut berlangsung, tanpa bergantung pada kapan kas atau setara kas diterima atau dikeluarkan. Dalam sistem ini, pencatatan dilakukan sesuai dengan waktu terjadinya aliran sumber daya, sehingga mampu memberikan informasi yang lebih lengkap karena mencerminkan seluruh pergerakan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. sumber daya yang terjadi (Satrio et al. , 2. Dasar kas . ash basi. Basis kas mencatat transaksi atau peristiwa hanya ketika terjadi penerimaan atau pengeluaran kas. Dalam pendekatan ini, kewajiban tidak dicantumkan dalam laporan keuangan, begitu pula dengan piutang maupun aset lainnya. Cash basis tidak dapat memprediksi cash flow di masa depan karena tidak dapat menunjukkan hubungan antar periode (Soesetio et al. , 2. Pengukuran pendapatan Pendapatan diukur dalam bentuk nilai tukar dari produk atau jasa dalam suatu transaksi. Nilai tukar ini merepresentasikan jumlah kas yang setara atau nilai tunai setelah diskonto dari uang yang telah diterima maupun yang akan diterima dari transaksi penjualan tersebut (Nurjana, 2. Ada 5 dasar pengukuran pendapatan yaitu sebagai berikut Biaya Historis . istorical cos. , yaitu harga tunai ekuivalen yang dipertukarkan untuk barang atau jasa pada tanggal perolehan atau akuisisi. Biaya Penggantian Terkini . urrent replacement cos. , merupakan harga tunai yang akan dibayarkan sekarang untuk membeli atau mengganti jenis barang atau jasa yang sama yang tidak didiskontokan yang mungkin akan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban. Nilai Pasar Terkini . urrent market valu. , merupakan harga tunaiekuivalen yang dapat diperoleh dengan menjual suatu aktiva dan likuidasi yang dilaksanakan secara terarah. Nilai Bersih yang Dapat Direalisasi . et realisable valu. , merupakan jumlah kas yang diharapkan akan diterima atau dibayarkan dari hasil pertukaran aktiva atau kewajiban dalam kegiatan normal perusahaan. Nilai Sekarang yang Didiskontokan . urrent discounted valu. , merupakan aktiva yang dinyatakan sebesar arus kas masuk bersih dimasa depan yang didiskontokan ke nilai dari pos yang diharapkan dapat memberikan hasil dalam pelaksanaan usaha normal kewajiban dinyatakan ke nilai sekarang yang diharapkan akan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dalam pelaksanaan usaha. Pengungkapan pendapatan Pengungkapan berarti memasok informasi dalam laporan keuangan, termasuk laporan itu sendiri, catatan atas laporan, dan pengungkapan tambahan yang terkait dengan laporan. Ini tidak mencakup pernyataan publik atau swasta yang dibut oleh manajemen atau informasi yang diberikan diluar laporan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pelaporan Pengungkapan merupakan salah satu alat yang penting untuk mengurangi asimetri informasi antar manajer dengan pemilik perusahaan (Pawan, 2. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel secara mandiri, baik satu variabel maupun lebih, tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan satu variabel dengan variabel lainnya. Penelitian kualitatif dimaknai sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis, melainkan hanya menggambarkan kondisi Auapa adanyaAy mengenai suatu variabel, gejala, atau keadaan (Sugiyono, 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung secara terstruktur dengan narasumber yang merupakan pegawai Illoly Optical Manado, observasi dengan melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti, serta dokumentasi yang diperoleh dari laporan penjualan yang dibuat oleh Illoly Optical Manado. Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi tersebut, dilakukan analisis yang mengacu pada PSAK No. Hasil dan Hasil Pengakuan pendapatan di Illoly Optical Manado Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di Illoly Optical Manado, diketahui bahwa sumber utama pendapatan usaha tersebut berasal dari penjualan kacamata. Kegiatan penjualan merupakan aktivitas utama yang dijalankan oleh Illoly Optical Manado. Penentuan kuantitas dan variasi produk yang ditawarkan turut memengaruhi kelancaran kegiatan penjualan kacamata. Produk kacamata yang dijual sangat beragam. oleh karena itu, setiap jenis kacamata memiliki kualitas dan harga yang berbeda. Adapun data produk dan harga yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Tabel 1. Daftar harga dan jenis kacamata di Illoly Optical Manado Jenis Kacamata Kategori Material Harga Crystal Wanita Plastik Dan Metal Rp999. Oversized Cat Eyes Wanita Plastik Dan Metal Rp599. Man Basic Pria Plastik Dan Metal Rp399. Pria Dan Plastik. Metal. Dan Titanium Rp1. Wanita Titanium Pria Dan Ultem Ultem Rp799. Wanita Pria Dan Kombinasi Plastik Dan Metal Rp599. Wanita Pria Dan Clip On Plastik Dan Metal Rp399. Wanita Pria Dan Sunglasses Plastik Rp399. Wanita Sumber: Illoly Optical Manado, 2024 Proses pencatatan dan pelaporan di iloly optical manado sendiri menggunakan sistem yang langsung terhubung ke kantor pusat yang dimana untuk pencatatan penjualan, saat pelanggan membeli produk kasir akan memasukkan data penjualan ke dalam sistem yang kemudian diakumulasikan menjadi laporan penjualan per hari, per bulan, per kuartal, per semester bahkan pertahun. Laporan penjualan dibuat setiap terjadi transaksi sehingga memudahkan untuk pegawai mengetahui pendapatan yang terjadi di Iloly Optical Manado. Tabel 2. Rekapitulasi data penjualan di Iloly Optical Manado tahun 2023 Bulan Jumlah Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah Penjualan Sumber: Illoly Optical Manado, 2024 Rp140. Rp160. Rp170. Rp140. Rp180. Rp181. Rp167. Rp170. Rp185. Rp 190. Rp 195. Rp 201. Rp2. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pengakuan pendapatan di Iloly Optical Manado mengacu pada konsep accrual basis yaitu pendapatan diakui pada saat transaksi Jika perusahaan menerima pembayaran penjualan secara kredit diakui sebagai penjualan tunai. Perbedaannya hanya terletak pada piutang yang akan bertambah atau berkurang jika kas Transaksi dalam lingkup perusahaan dimulai dari perusahaan menerima pesanan . dari pelanggan dan/atau penjual atau sales menawarkan produk kacamata kepada konsumen. Berlanjut kepada proses mengolah pesanan melalui pemeriksaan mata oleh Asisten Refraksi Optisi untuk mengetahui jenis dan kebutuhan kacamata konsumen. Setelah pemeriksaan selesai diserahkan kepada pelanggan ingin memilih jenis kacamata yang seperti apa dan staf membuat nota dan tagihan penjualan. Kemudian selesai atau dianggap telah terjadi . pendapatan ketika barang sudah diberikan kepada pembeli dengan bukti berupa nota penjualan atau penerimaan barang yang ditukar dengan sejumlah uang atau nota kredit yang sesuai dengan pesanan Pengukuran pendapatan di Illoly Optical Manado Iloly Optical Manado mengukur pendapatan yang diperoleh sesuai dengan nilai wajar yang ditetapkan oleh kantor pusat. Pendapatan dari penjualan kacamata yang timbul dari transaksi yang telah terjadi ditentukan berdasarkan kesepakatan dari penjual . akni perusahaa. dan pembeli dan diukur berdasarkan perjanjian jual beli yang ada . enjualan dengan nota penjuala. yang di dalamnya memuat nilai imbalan yang secara wajar akan diterima perusahaan termasuk mengatur tentang diskon atau pengembalian. Contohnya perusahaan menjual barang kepada pelanggan seharga Rp500. 000, penentuan nilai wajar harga jual dikurangi diskon Rp100. 000 adalah Rp400. 000 jadi nilai wajar yang dapat diukur untuk diakui sebagai pendapatan adalah Rp400. Pengungkapan pendapatan pada Illoly Optical Manado Pengungkapan pengakuan pendapatan di Iloly Optical menggunakan metode accrual basis dan dasar pengukuran pendapatan menggunakan historical cost namun untuk penyajian laporan keuangan belum diketahui karena mengingat pencatatan transaksi yang langsung tersistem pada kantor pusat oleh karena itu peneliti tidak bisa mengetahui mengakses laporan keuangan yang diterbitkan apakah sesuai dengan prinsip akuntansi yaitu, dimana setiap sumber pendapatan harus diungkapkan secara terpisah untuk memberikan informasi yang jelas bagi pemangku Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pembahasan Pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK No. 23 di Iloly Optical Manado Pengakuan pendapatan dimulai bagaimana perusahaan memahami dan mendefinisikan pendapatan. Iloly Optical Manado mengartikan pendapatan sebagai imbalan yang masuk dari kegiatan hasil usaha. Sementara definisi pendapatan dari PSAK No. 23 dalam paragraf 06 adalah arus kas masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal. Bila dibandingkan maka definisi pendapatan dari perusahaan secara umum sudah sejalan dengan pengertian dalam kerangka PSAK. Perusahaan mengakui imbalan masuk yang utama dalam bentuk penjualan. Pendapatan yang masuk dalam bentuk kas atau faktur dari pihak pembeli . tang dari pihak pembel. berdasarkan penjualan kacamata. Jumlah imbalan tersebut dari kesepakatan transaksi jual beli antara perusahaan dan pembeli dan dicatat pada saat terjadinya transaksi. hal ini sesuai dengan prinsip pengakuan pendapatan PSAK . dimana jumlah yang muncul dari transaksi antara pembeli atau pengguna produk perusahaan. Bentuk-bentuk imbalan yang diterima perusahaan baik kas atau setaranya dan piutang sesuai dengan PSAK No. sehingga untuk pengakuan awal dari transaksi pendapatan yang berasal dari penjualan barang dagang, pencatatan perusahaan telah sesuai dengan PSAK No. enggunakan metode accrual basi. Perusahaan juga mengakui adanya potongan/diskon yang dapat mengurangi nilai dari penjualan. Bentuk imbalan yang masuk kepada perusahaan atas penyerahan barang dagang kacamata kepada pembeli berbentuk kas atau setara kas dan juga piutang. Piutang berarti pihak pembeli yang berhutang kepada perusahaan sesuai dengan perjanjian yang Perusahaan juga mengakui pendapatan dari penjualan ketika barang . yang dijual telah berpindah tangan sehingga barang tersebut sudah tidak lagi masuk dalam persediaan toko. Sehingga hal ini telah sesuai dengan PSAK No. dimana perusahaan mengakui pendapatan dari penjulan ketika entitas telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signigfikan kepada pembeli. Pencatatan pada saat diakuinya pendapatan yang ditandai dengan pemindahan pemiliknya dari jual ke pembeli yaitu pendapatan diakui setelah proses produksi telah selesai dilaksanakan dan barang sudah dikirim. Kas Penjualan (Pencatatan pada saat pendapatan penjualan diterim. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pengukuran pendapatan berdasarkan PSAK No. 23 Di Illoly Optical Manado Pengukuran pendapatan adalah bagaimana pendapatan diukur dan dinilai. Perusahaan mengukur pendapatan secara umum sesuai dengan nilai wajar yang ditentukan perusahaan berdasarkan harga pokok penjualan yang telah disepakati. Pengukuran penjualan ini baik secara tunai maupun kredit telah sesuai dengan PSAK No. paragraf 9 yang menyatakan pendapatan diukur dengan wajar yang diterima oleh entitas. Dasar pengukuran pendapatan yang digunakan oleh perusahaan adalah historical cost. Biaya historis adalah prinsip dasar dalam akuntansi yang menyatakan bahwa aset dan kewajiban harus dicatat dengan menggunakan nilai perolehan pada saat pembelian. Pengungkapan pendapatan PSAK No. 23 Di Illoly Optical Manado Setelah pendapatan diakui dan diukur, pendapatan tersebut akan diungkapkan dan dilaporkan dalam laporan laba rugi yang menunjukkan pendapatan yang diperoleh, biaya yang dikeluarkan, serta hasil usaha dalam suatu periode. Laporan laba rugi ini menggambarkan pertumbuhan keuangan perusahaan dan mempermudah manajemen dalam memprediksi kondisi keuangan di masa mendatang. Berdasarkan hasil penelitian, pengungkapan pendapatan di Illoly Optical menunjukkan bahwa pengakuan pendapatan menggunakan metode accrual basis, dan dasar pengukuran pendapatan menggunakan historical cost. Namun, untuk penyajian laporan keuangan, belum dapat dipastikan apakah telah sesuai dengan PSAK No. Hal ini disebabkan oleh pencatatan transaksi yang langsung dilakukan secara terpusat di kantor pusat, sehingga peneliti tidak dapat mengakses laporan keuangan yang diterbitkan. Padahal, sesuai dengan prinsip akuntansi, setiap sumber pendapatan seharusnya diungkapkan secara terpisah guna memberikan informasi yang jelas dan transparan bagi para pemangku kepentingan. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa pendapatan di Illoly Optical Manado bersumber dari penjualan produk kacamata, baik secara tunai maupun secara kredit. Secara teoritis, perusahaan telah memahami dengan baik konsep pendapatan, terutama dalam hal pengakuan dan pengukuran, sehingga menerapkan metode pengakuan pendapatan berbasis akrual . ccrual basi. Pengukuran pendapatan dilakukan secara wajar dengan menggunakan dasar historical cost, yang telah sesuai dengan ketentuan PSAK No. Namun, untuk aspek penyajian laporan keuangan, belum diketahui apakah telah sesuai dengan PSAK No. 23 atau belum. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Daftar Astuti. , & Meyla. Pengakuan dan pengukuran pendapatan menurut PSAK No. 23 pada PT. Bentoro Adisandi Ivena Bukittinggi. Pareso Jurnal, 2. , 363Ae372. https://ejurnalunespadang. id/index. php/PJ/article/view/240 Budiak. , & Latjandu. Analisis penerapan PSAK No. 23 pada PT. Bank Sulut Go. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis Dan Akuntansi, 9. , 134Ae142. https://ejournal. id/index. php/emba/article/view/3 Hasanah. , & Siswanti. Evaluasi pengakuan, pengukuran dan penyajian pendapatan berdasar PSAK 23 pada PT. Angkasa Pura II (Perser. Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya, 4. , 34-50. https://doi. org/10. 35968/jbau. IAI, Ikatan Akuntansi Indonesia. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 23: Pendapatan. Kieso. Weygandt. , & Warfield. Intermediate 17th editio. Jhon Willey & Son. Malonta. Elim. , & Rondonuwu. Analisis penerapan PSAK No. 23 tentang Pendapatan pada Hotel Banggai Monondok. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi. Sosial. Budaya. Dan Huku. , 7. , 41Ae48. https://ejournal. id/index. php/lppmekososbudkum/ article/view/48747 Mokoginta. Pengakuan dan pengukuran pendapatan menurut PSAK No. 23 pada CV. Nyiur Trans Kawanua. Jurnal EMBA, 941Ae950. https://ejournal. id/index. php/emba/article/view/2 Muslimin, & Hartati. Analisis pengakuan dan pengukuran pendapatan berdasarkan PSAK Nomor 23 pada PT Indo Pusaka Berau. Accountia Journal (Accounting Trusted. Inspiring. Authentic Journa. , 5. , 92Ae103. https://jurnal. id/index. php/accountia/article/vie w/565 Nirawati. Samsudin. Stifanie. Setianingrum. Syahputra. Khrisnawati. , & Saputri. Profitabilitas dalam perusahaan. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 5. , 60Ae68. https://jurnal. id/index. php/jmb/article/view/1623. Nurjana. Pengakuan dan pengukuran pendapatan berdasarkan PSAK No. 23 pada Kalla Toyota Makassar. , 1Ae https://doi. org/https://doi. org/10. 46918/pay. Pawan. Pengakuan, pengukuran, pengungkapan dan pelaporan pendapatan berdasarkan PSAK No. 23 pada PT. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pegadaian (Perser. Jurnal EMBA, 349Ae356. https://ejournal. id/v3/index. php/emba/article/vie w/1833 Samsu. Analisis pengakuan dan pengukuran pendapatan berdasarkan PSAK No. 23 pada PT. Misa Utara Manado. Jurnal EMBA, 567Ae575. https://ejournal. id/index. php/emba/article/view/1 Saputra. Saputra. Asyraf. , & Kususmastuti. Perkembangan akuntansi keuangan serta tantangan di era digital. EKALAYA Jurnal Ekonomi Akuntansi, 1. , 124-132. https://ejournal. id/index. php/emba/article/view/1 Satrio. Yuhertiana. , & Hamzah. Implementasi standar akuntansi pemerintah berbasis akrual di Kabupaten Jombang. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 18. , 59Ae69. https://doi. org/10. 9744/jak. Soesetio. Siswanto. Istanti. , & Subagyo. Accrual-based vs cash-based accounting in affecting underpricing phenomenon: Evidence from emerging country. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 18. , 240Ae254. https://doi. org/10. 21067/jem. Sugiyono. metode penelitian kualitatif. Alfabeta.