BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 PENGARUH BRAND IMAGE. WORD OF MOUTH DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AIR MINUM DALAM KEMASAN MEREK PELANGI PADA KONSUMEN KELURAHAN PUDAK PAYUNG KOTA SEMARANG Isna Imroatun Chasanah1. Pitaloka Dharma Ayu2. Fajar Suryatama3 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UNDARIS isnaimroatunchasanah@gmail. com, ayuloka@gmail. com, fsuryatama@gmail. ABSTRAK Masyarakat terutama di kota- kota besar tidak bisa lagi lepas dari air minum dalam kemasan (AMDK), pasar terus meningkat seiring bertumbuhnya jumlah penduduk di Indonesia. Tingginya akan permintaan air bersih, dan rendahnya hambatan untuk memasuki industri AMDK telah mengakibatkan persaingan antar industri AMDK, salah satu AMDK dari Kabupaten Semarang yaitu AMDK pelangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image, word of mouth dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah uji instrumen dalam penelitian ini adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi sederhana, korelasi berganda, analisis regresi sederhana, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image tidak mempunyai hubungan terhadap keputusan pembelian mempunyai nilai t hitung 1,756 < t tabel 1,985 dengan nilai signifikansi 0,082 > 0,05 dari dalam penelitian ini Ha ditolak dan Ho diterima artinya variabel brand image tidak berpengaruh signifikan. Word of mouth mempunyai nilai t hitung 6,792 > t tabel 1,985 dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dari dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel word of mouth berpengaruh dan signifikan. Kualitas produk mempunyai nilai t hitung 6,793 > t tabel 1,985 dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dari dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak artinya variabel kualitas produk berpengaruh dan signifikan. Nilai F hitung sebesar 118,036 > 2,70 dengan tingkat signifikansi 0,00 < 0,05 dengan hasil tersebut, menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel brand image, word of mouth dan kualitas produk secara bersama Ae sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci : Brand image, word of mouth, kualitas produk dan keputusan pembelian ABSTRACT Communities, especially in big cities, can no longer be separated from bottled drinking water (AMDK), the market continues to increase along with the growing population in Indonesia. The high demand for clean BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 103 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 water, and low barriers to entering the bottled water industry have resulted in competition between the bottled water industry, one of the bottled water from Semarang Regency, namely rainbow bottled water. This study aims to determine the effect of brand image, word of mouth and product quality on purchasing decisions among consumers in Pudak Payung Village. Semarang City. This type of research uses quantitative methods, the sample in this study is 98 respondents using purposive sampling technique. The research method used in this research is instrument testing in this research, namely validity testing and reliability testing. Data analysis used in this research is simple correlation, multiple correlation, simple regression analysis, multiple regression analysis, coefficient of determination, and hypothesis testing. The results showed that brand image has no relationship to purchasing decisions, has a t value of 756 < t table of 1. 985 with a significance value of 0. 082 > 0. In this study. Ha was rejected and Ho was accepted, meaning that the brand image variable has no significant effect. Word of mouth has a t count of 6. > t table of 1. 985 with a significance value of 0. 00 <0. 05 in this study Ha is accepted and Ho is rejected, meaning that the word of mouth variable is influential and significant. Product quality has a t count value of 793 > t table 1. 985 with a significance value of 0. 00 <0. 05 in this study Ha is accepted and Ho is rejected, meaning that the product quality variable is influential and significant. The calculated F value is 118. 70 with a significance level of 0. 00 <0. 05 with these results indicating that Ho is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that the variables brand image, word of mouth and product quality together have a significant effect on purchasing decisions. Keywords: Brand image, word of mouth, product quality and purchasing decisions BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 104 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 PENDAHULUAN Pada era saat ini banyak sekali air minum dalam kemasan (AMDK) yang cukup diminati diberbagai kalangan masyarakat, karena menjadi salah satu produk instan yang beredar dipasaran untuk mengkonsumsi air bersih secara praktis. Kebutuhan yang banyak dengan populasi penduduk yang tinggi akan menjadikan penduduk Indonesia menjadi pangsa pasar yang potensial industri makanan dan minuman. Kebutuhan akan makanan dan minuman semakin berkembang dengan cepatnya perubahan iklim global. Perusahaan yang mengerjakan pada bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) pun semakin banyak dan secara terus menerus untuk memperluas jaringan pasar produk - produknya. Kebutuhan akan air minum sangat tinggi, padahal ketersediaan air yang layak minum dalam arti berkualitas dan terjamin dari segi kesehatan semakin sulit diperoleh. Salah satu brand AMDK yang turut meramaikan persaingan adalah Pelangi dari CV. Tirta Makmur. AMDK pelangi adalah brand lokal yang difokuskan pada wilayah pemasaran Jawa Tengah. AMDK pelangi tentunya harus bisa memperoleh kepercayaan dari Terlebih lagi banyak produk-produk sejenis dengan berbagai merek yang juga dipasarkan pada wilayah yang sama dan bahkan telah muncul lebih dahulu dan telah memiliki nama besar dalam kategori air mineral. Dalam menetapkan pembelian AMDK beberapa konsumen menyatakan bahwa untuk membeli suatu produk air minum dalam kemasan cenderung mempertimbangkan merek yang akan dibeli. Menurut Kotler dan Armstrong . , keputusan pembelian merupakan suatu tahap yang dilalui konsumen dalam proses pengambilan keputusan benar Ae benar membeli, konsumen dapat dengan bebas memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan, tempat, waktu, dan cara pembelian, serta mengapa harus membeli. Faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian antara lain faktor lingkungan, faktor sosial, faktor teknologi, dan faktor pribadi (Kotler dan Keller, 2. Menurut Hartanto . , brand image merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan oleh konsumen terhadap merek tertentu. Tantangan utama yang menjadi dasar dalam pemasaran adalah membangun brand atau merek di benak konsumen. Setiap produk yang terjual di pasaran memiliki citra tersendiri di mata konsumennya yang sengaja diciptakan oleh pemasar untuk membedakannya dari para pesaing (Kotler dan Keller, 2. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 105 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Menurut Priansa . , word of mouth merupakan sebuah kegiatan pemasaran dalam memberikan informasi suatu produk atau jasa dari satu konsumen kepada konsumen lainnya untuk membicarakan, mempromosikan dan mau menjual suatu merek kepada orang lain. Word of mouth dapat menyebar luas secara cepat dan dipercaya oleh para calon Word of mouth tidak hanya dapat dilakukan dengan cara pemberian informasi melalui komunikasi mulut ke mulut, tetapi juga dapat di sebarluaskan melalui media sosial internet yang ada. Kualitas produk adalah kemampuan suatu produk untuk melaksanakan fungsinya, meliputi daya tahan, keandalan, ketepatan, kemudahan operasi dan perbaikan, serta atribut bernilai lainnya. Kotler dan Armstrong . , kualitas produk adalah kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, hal ini termasuk keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, dan reparasi produk, juga atribut produk Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan diatas, penulis tertarik dan ingin mengetahui hal apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian, sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai AuPengaruh Brand Image. Word Of Mouth dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Air Minum Dalam Kemasan Merek Pelangi Pada Konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota SemarangAy. TINJAUAN PUSTAKA Keputusan Pembelian Keputusan pembelian merupakan suatu keputusan final yang dimiliki seorang konsumen untuk membeli suatu barang atau jasa dengan berbagai pertimbanganpertimbangan tertentu. Menurut Buchari . , keputusan pembelian adalah sebuah proses dimana konsumen mengenal masalahnya, mencari informasi mengenai produk atau merek tertentu dan mengevaluasi seberapa baik masing Ae masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya, kemudian mengarah pada keputusan pembelian. Indikator Keputusan Pembelian : Pilihan produk Pilihan merek Pilihan penyalur BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 106 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Waktu pembelian Jumlah pembelian Metode pembayaran Brand Image Brand image adalah pandangan konsumen terhadap suatu produk atau jasa berdasarkan kualitasnya. Membangun citra ini merupakan langkah awal bagi pelaku bisnis untuk mengenalkan produk atau jasa mereka kepada audiens. Menurut Schiffman dan Kanuk . ,brand image adalah persepsi yang bertahan lama, dibentuk melalui pengalaman, dan bersifat relatif konsisten. Oleh karena itu, sikap dan tindakan konsumen terhadap suatu brand image merupakan salah satu unsur penting yang mendorong konsumen untuk membeli sebuah produk. Indikator Brand Image : Menurut Kotler dan Keller . , indikator citra merek dapat dilihat dari: Keunggulan asosiasi merek Kekuatan asosiasi merek Keunikan asosiasi merek Word Of Mouth Word of mouth adalah suatu bentuk promosi yang berupa rekomendasi dari mulut ke mulut tentang kebaikan dalam suatu produk word of mouth memiliki peran yang sangat berpengaruh atau efektif dalam kelangsungan hidup suatu perusahaan (Lupiyoadi,2. Indikator Word Of Mouth Menurut Lupiyoadi. R . , komunikasi dari mulut ke mulut word of mouth dapat diukur dari : Konsumen mendapatkan informasi tentang perusahaan. Konsumen terdorong motivasi dari orang lain . enumbuhkan motivas. Mendapatkan rekomendasi dari orang lain. Kualitas Produk Menurut Kotler dan Keller . , bahwa kualitas produk merupakan suatu kemampuan produk dalam melakukan fungsi-fungsinya, kemampuan itu meliputi daya tahan, kehandalan, ketelitian, yang diperoleh produk dengan secara BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 107 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Indikator Kualitas Produk : Menurut Kotler dan Keller . , kualitas produk merupakan suatu kemampuan produk dalam melakukan fungsi Ae fungsinya, kemampuan itu meliputi : Daya tahan Kehandalan Ketelitian Hipotesis Hipotesis adalah jawaban sementara dari sebuah penelitian. Hipotesis pada penelitian ini dikemukakan sebagai berikut : Hipotesis 1 : Ha1 : Brand Image berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang H01 : Brand Image tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang Hipotesis 2 : Ha2 : Word Of Mouth berpengaruh signifikan terhadap keputusan air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang H02 : Word Of Mouth tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang Hipotesis 3 : Ha3 : Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang. H03 : Kualitas Produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang. Hipotesis 4 : Ha4: Brand Image. Word Of Mouth dan Kualitas Produk secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 108 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Ho4: Brand Image. Word Of Mouth dan Kualitas Produk secara simultan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan pelangi pada konsumen Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif Lokasi Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Pudak Payung Kota Semarang. Populasi. Sampel dan Teknik Sampling. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen AMDK pelangi di Pudak Payung Kota Semarang. Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus (Arikunto, 2. dengan jumlah responden 98 orang. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Korelasi Sederhana Brand Pearson Image Correlation Word Of Kualitas Keputusan Brand Image Mouth Produk Pembelian Sig. -taile. Word Of Pearson Mouth Correlation Sig. -taile. Sig. -taile. Kualitas Pearson Produk Correlation Keputus Pearson Correlation Pembeli Sig. -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 109 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Uji korelasi antara variabel brand image (X. terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,734 dikatakan pada kategori AukuatAy karena terletak pada interval nilai koefisien nilai koefisien korelasi 0,60 Ae 0,799. Uji korelasi antara variabel word of mouth (X. terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,787 dikatakan pada kategori AukuatAy karena terletak pada interval nilai koefisien nilai koefisien korelasi 0,60 Ae 0,799. Uji korelasi antara variabel kualitas produk (X. terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,776 dikatakan pada kategori AukuatAy karena terletak pada interval nilai koefisien nilai koefisien korelasi 0,60 Ae 0,799. Uji Korelasi Berganda Adjusted R Std. Error of the Model R Square Square Estimate Predictors: (Constan. Kualitas Produk. Word Of Mouth. Brand Image Dapat disimpulkan bahwa uji korelasi berganda pada variabel brand image (X. , word of mouth (X. , dan kualitas produk (X. terhadap keputusan pembelian (Y) diperoleh nilai koefisien korelasi R sebesar 0,889 yang berarti Ausangat kuatAy. Uji Regresi Sederhana X1 Terhadap Y Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. Brand Image Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Variabel brand image memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,744. Artinya setiap peningkatan yang terjadi pada brand image maka akan berdampak pada meningkatnya keputusan pembelian 0,744. Uji Regresi Sederhana X2 Terhadap Y Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Word Of Mouth Model Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 110 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Variabel word of mouth memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,629. Artinya setiap peningkatan yang terjadi pada brand image maka akan berdampak pada meningkatnya keputusan pembelian 0,629. Uji Regresi Sederhana X3 Terhadap Y Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Kualitas Produk Model Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Variabel kualias produk memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,739. Artinya setiap peningkatan yang terjadi pada kualias produk maka akan berdampak pada meningkatnya keputusan pembelian 0,739. Uji Regresi Berganda Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Brand Image Word Of Mouth Kualitas Produk Model Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Variabel brand image memiliki nilai regresi sebesar 0,132 nilai koefisien positif menunjukkan hubungan positif brand image terhadap keputusan pembelian. Variabel word of mouth memiliki nilai regresi sebesar 0,361 nilai koefisien positif menunjukkan hubungan positif word of mouth terhadap keputusan pembelian. Variabel kualitas produk memiliki nilai regresi sebesar 0,416 nilai koefisien positif menunjukkan hubungan positif kualitas produk terhadap keputusan . Uji Koefisien Determinasi Adjusted R Std. Error of the Model R Square Square Estimate Predictors: (Constan. Kualitas Produk. Word Of Mouth. Brand Image Nilai koefisien determinasi atau Adjusted R Square adalah 0,784 atau 78,4%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini mampu menjelaskan BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 111 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 variabel terikat sebesar 78,4%, sedangkan sisanya sebesar ( 100% - 78,4% = 21,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan pada penelitian ini. Uji t Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Brand Image Word Of Mouth Kualitas Produk Model Sig. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa : Variabel brand image (X. terhadap keputusan pembelian (Y) mempunyai nilai t hitung sebesar 1,756 yang memiliki nilai lebih besar dari t tabel dengan t tabel sebesar 1,985 ( 1,756 < 1,985 ) dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,082 lebih besar dari 0,05 dalam penelitian ini Ha ditolak dan Ho diterima Variabel word of mouth (X. terhadap keputusan pembelian (Y) mempunyai nilai t hitung sebesar 6,792 yang memiliki nilai lebih besar dari t tabel dengan t tabel sebesar 6,792 ( 6,792 > 1,985 ) dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05 dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak Variabel kualitas produk (X. terhadap keputusan pembelian (Y) mempunyai nilai t hitung sebesar 6,793 yang memiliki nilai lebih besar dari t tabel dengan t tabel sebesar 6,793 ( 6,793 > 1,985 ) dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05 dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak . Uji F Mean Model Sum of Squares Square Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Keputusan Pembelian Predictors: (Constan. Kualitas Produk. Word Of Mouth. Brand Image Hasil perhitungan menunjukkan nilai F hitung sebesar 118,036 lebih besar dari F tabel 2,70 artinya Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh secara simultan antara variabel bebas terhadap variabel terikat. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 112 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 KESIMPULAN Brand image (X. mempunyai hubungan terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai korelasi 0,734 yang berada pada kategori kuat. Brand image (X. berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) yang ditunjukkan pada nilai regresi 0,132 dan mempunyai nilai t hitung 1,756 < t tabel 1,985 dengan nilai signifikansi 0,082 > 0,05 dari dalam penelitian ini Ha ditolak dan Ho diterima artinya variabel brand image tidak berpengaruh signifikan. Word of mouth (X. mempunyai hubungan terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai korelasi 0,787 yang berada pada kategori kuat. Word of mouth (X. berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) yang ditunjukkan pada nilai regresi 0,361 dan mempunyai nilai t hitung 6,792 > t tabel 1,985 dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dari dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel word of mouth berpengaruh secara signifikan. Kualitas produk (X. mempunyai hubungan terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai korelasi 0,776 yang berada pada kategori kuat. Kualitas produk (X. berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) yang ditunjukkan pada nilai regresi 0,416 dan mempunyai nilai t hitung 6,793 > t tabel 1,985 dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dari dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak artinya variabel kualitas produk berpengaruh secara signifikan. Brand image, word of mouth dan kualitas produk mempunyai hubungan terhadap keputusan pembelian dengan nilai R sebesar 0,889. Berdasarkan intepretasi nilai koefisien korelasi pada tabel 3. 5 halaman 50, hubungan brand image, word of mouth dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian berada dalam kategori Ausangat kuatAy karena terletak pada interval 0,80 Ae 1,000. Hasil uji koefisien determinasi memiliki nilai sebesar 78,4 % artinya, bahwa ketiga variabel bebas dalam penelitian ini dapat menjelaskan bahwa variabel terikat sebesar 78,4% dan sisanya . % - 78,4% = 21,6%) 21,6% dijelaskan pada variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Hasil pengujian secara simultan diperoleh nilai F hitung besar dari nilai F tabel . ,036 > 2,. dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa variabel brand image, word of mouth dan kualitas produk berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 113 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 SARAN Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa brand image tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Maka saran bagi perusahaan adalah lebih meningkatkan brand image yang lebih baik lagi dengan cara mengenali target pasar agar dapat mengetahui karakteristik konsumen, lalu cara lain dengan menggunakan iklan online, apabila menggunakan platform iklan yang tepat untuk mempromosikan produk ke target pasar maka akan meningkatkan brand image. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa word of mouth berpengaruh Sebaiknya pemasarannya dengan memperkenalkan produk dengan cara seperti pemasangan baliho, pamflet, spanduk sehingga konsumen dapat mengetahui produk AMDK Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pada kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian, maka sebaiknya perusahaan meningkatkan kualitas produknya dengan memperhatikan pada kemasan. Bagi peneliti selanjutnya hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk mengembangkan variabel - variabel lain dan menggunakan metode penelitian yang lain yang dapat digunakan untuk mengembangkan penelitian selanjutnya. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 114 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 DAFTAR PUSTAKA