JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 IMPLEMENTASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS PANCA BHAKTI DI DESA LIMBUNG, KECAMATAN SUNGAI RAYA Alan1. Christoper DioA. Tarsisius Kevin Julian PutraA. Febianus RendiA. Oktavianus EdwardoA. Kelvin RaymundusA. Destia SabithaA. Marsela Putri PratiwiA. Rolly AlexandraA *Ika Muthya AnggrainiA. Vinsensius Gipbi Septianus 3. Selvina3. BompelA HermanusA Yopenius Niko5. Deffensius Lufernandes5. Antonius Hengki5. Sindyawati6 Ilmu Hukum. Hukum. Universitas Panca Bhakti1 Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan. Teknik. Universitas Panca Bhatkti 2 Teknik Sipil. Teknik. Universitas Panca Bhakti3 Agribisnis. Pertanian. Sains Dan Teknologi. Universitas Panca Bhakti4 Agroteknologi. Pertanian. Sains Dan Teknologi. Universitas Panca Bhakti5 Manajemen. Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Panca Bhakti6 *Coresponding author : ikamuthya. a@upb. E-ISSN: 3089-2139 DOI: 54035/dianmas. VOLUME: 2 Article history: Received : 12 Sep 2025 Revised : 17 Sep 2025 Accepted : 17 Sep 2025 Abstract Community Service Program (KKN) is a form of implementation of the Tri Dharma of Higher Education in the aspect of community The Panca Bhakti University (UPB) Community Service Program Group 8 was conducted in Limbung Village. Sungai Raya District. Kubu Raya Regency for 30 days, involving 18 students. The program was designed based on field observations that identified several problems, such as low awareness, cleanliness, unorganized regional administration, adolescents' limited understanding of the dangers of bullying, and the need for support for MSMEs and sports Various programs implemented included environmental cleanups, outreach on stopping bullying and juvenile delinquency, the creation of alley and house number signs, tree planting, volleyball court repairs, and the creation of MSME banners. The results demonstrated increased community awareness, strengthened community togetherness, increased youth understanding, and tangible support for the local economy. Overall, this Community Service Program had a positive physical and social impact and encouraged sustainable change in Limbung Village. Keywords: Community Service Program. Limbung Village. Empowerment. Participatory. Kubu Raya Regency Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam aspek pengabdian kepada KKN Universitas Panca Bhakti (UPB) Kelompok 8 dilaksanakan di Desa Limbung. Kecamatan Sungai Raya. Kabupaten Kubu Raya selama 30 hari dengan melibatkan 18 mahasiswa. Program dirancang berdasarkan observasi lapangan yang menemukan beberapa permasalahan, seperti rendahnya kesadaran kebersihan, belum tertatanya administrasi wilayah, minimnya pemahaman remaja terhadap bahaya bullying, serta kebutuhan dukungan terhadap UMKM dan fasilitas olahraga. Berbagai program dilaksanakan, meliputi pembersihan lingkungan, sosialisasi stop bullying dan kenakalan remaja. JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 pembuatan plang nama gang dan nomor rumah, penanaman pohon, perbaikan lapangan voli, serta pembuatan banner UMKM. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran warga, penguatan kebersamaan, peningkatan pemahaman remaja, dan dukungan nyata bagi ekonomi lokal. Secara keseluruhan. KKN ini berdampak positif secara fisik maupun sosial serta mendorong perubahan berkelanjutan di Desa Limbung. Kata Kunci: KKN. Desa Limbung. Pemberdayaan. Partisipatif. Kabupaten Kubu Raya PENDAHULUAN Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah dalam konteks nyata kehidupan masyarakat . KKN tidak hanya berfungsi sebagai syarat akademik, tetapi juga sebagai sarana penguatan karakter mahasiswa agar memiliki kepekaan sosial, keterampilan komunikasi, serta kemampuan problem solving dalam menghadapi tantangan masyarakat di tingkat lokal. Isu yang muncul di Desa Limbung. Kecamatan Sungai Raya. Kabupaten Kubu Raya, sebagai lokasi pelaksanaan KKN, berkaitan dengan dinamika sosial, lingkungan, dan ekonomi masyarakat setempat. Desa ini memiliki potensi besar, terutama di bidang pertanian dan usaha kecil menengah (UMKM), namun berbagai permasalahan masih menjadi kendala. Hasil observasi menunjukkan bahwa masyarakat menghadapi kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan . , minimnya penataan administrasi berupa identitas rumah dan nama gang, serta rendahnya pemahaman remaja terhadap bahaya bullying dan kenakalan . Selain itu, terdapat kebutuhan peningkatan kapasitas dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui promosi produk UMKM . , serta pengelolaan sarana olahraga yang lebih baik. Permasalahan tersebut menuntut adanya intervensi yang sistematis dan partisipatif. Tanpa adanya langkah nyata, masalah kebersihan dapat berdampak pada kualitas kesehatan warga, ketidakteraturan administrasi menghambat pelayanan publik, perilaku remaja yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan konflik sosial, dan keterbatasan promosi usaha lokal memperlambat pertumbuhan ekonomi desa. Di sisi lain, sarana olahraga yang belum optimal mengurangi ruang interaksi positif masyarakat, padahal sarana ini berperan penting dalam membangun kohesi sosial. Urgensi kegiatan KKN di Desa Limbung terletak pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, dan kemandirian masyarakat. Melalui program yang dirancang berbasis hasil pemetaan masalah, mahasiswa KKN hadir untuk memberikan kontribusi konkret. Pendekatan partisipatif menjadi landasan agar masyarakat terlibat aktif sejak perencanaan hingga evaluasi, sehingga hasil kegiatan bukan hanya program temporer, melainkan mampu berlanjut secara mandiri. Rasionalisasi pelaksanaan KKN di Desa Limbung didasarkan pada upaya menghubungkan potensi desa dengan dukungan akademik. Kehadiran mahasiswa menjadi katalis dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan yang sederhana namun aplikatif, seperti sosialisasi anti-bullying, kerja bakti kebersihan, penanaman pohon, pembuatan plang nama gang dan nomor rumah, perbaikan sarana olahraga, hingga pembuatan media promosi untuk UMKM. Setiap program memiliki orientasi jangka pendek sekaligus dampak berkelanjutan bagi kualitas hidup masyarakat. Mitra kegiatan adalah masyarakat Desa Limbung, yang terdiri dari empat dusun: Limbung Jaya. Merdeka. Mulyorejo, dan Sidomulyo, dengan jumlah penduduk lebih dari JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 17 ribu jiwa. Warga memiliki potensi besar di bidang pertanian dan usaha kecil, serta semangat kebersamaan yang tinggi, namun membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan lingkungan, edukasi sosial, dan penguatan ekonomi. Perangkat desa, tokoh masyarakat, sekolah, karang taruna, serta pelaku UMKM menjadi pihak yang berperan aktif sebagai mitra dalam mendukung dan melaksanakan setiap program. Dengan latar belakang tersebut, pelaksanaan KKN di Desa Limbung tidak hanya berfungsi sebagai sarana mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat. Harapannya, kegiatan ini mampu menciptakan dampak positif berupa peningkatan kualitas lingkungan, kesadaran sosial, keteraturan administrasi, serta penguatan ekonomi lokal. KKN di Desa Limbung menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang bermanfaat dan berkelanjutan. METODE PENGABDIAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Panca Bhakti (UPB) Kelompok 8 di Desa Limbung dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pendekatan ini dipilih karena menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi . Dengan cara ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktor utama dalam menjaga keberlanjutan program setelah kegiatan KKN berakhir. Tahap Identifikasi Masalah dan Potensi Tahap awal dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara singkat dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Tujuannya adalah menggali informasi mengenai kondisi lingkungan, sosial, ekonomi, serta permasalahan yang Dari hasil identifikasi, ditemukan beberapa permasalahan pokok, yaitu: Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Belum tertatanya administrasi wilayah berupa plang nama gang dan nomor rumah warga. Rendahnya pemahaman remaja terhadap bahaya bullying dan kenakalan Perlunya penguatan promosi untuk mendukung UMKM lokal. Keterbatasan sarana olahraga masyarakat yang membutuhkan perbaikan. Identifikasi ini dilakukan pada minggu pertama pelaksanaan KKN . Ae3 Agustus 2. dengan lokasi utama di Dusun Limbung Jaya RT 10 RW 02 Desa Limbung, yang menjadi pusat kegiatan dan posko mahasiswa. Tahap Perencanaan Program Setelah masalah terpetakan, mahasiswa bersama perangkat desa menyusun rencana program kerja. Perencanaan ini melibatkan penentuan prioritas kegiatan, pembagian tugas antaranggota kelompok, serta penjadwalan waktu. Koordinasi dilakukan melalui pertemuan formal dengan Kepala Desa dan Ketua RT, serta diskusi informal dengan warga. Hasil perencanaan melahirkan beberapa program utama, yaitu: Pembersihan lingkungan kantor desa sebagai pusat pelayanan masyarakat. Pembersihan lingkungan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial. Sosialisasi AuStop BullyingAy di SMAN 4 Sungai Raya. Sosialisasi kenakalan remaja di SMPN 3 Sungai Raya. JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 Pembuatan plang himbauan dilarang buang sampah. Pembuatan plang nama gang untuk mendukung penataan administrasi wilayah. Pembuatan plang nomor rumah warga agar identitas rumah lebih jelas dan Perlombaan dalam rangka Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Penanaman pohon buah di lingkungan warga. Penimbunan pasir di lapangan voli desa. Pembuatan banner promosi untuk UMKM lokal. Perencanaan dilaksanakan pada minggu pertama KKN . Ae5 Agustus 2. , dengan tempat kegiatan di Posko KKN dan Kantor Desa Limbung. Tahap Pelaksanaan Program Pelaksanaan program dilakukan selama tiga minggu . Ae28 Agustus 2. , dengan pembagian kegiatan secara bertahap dan paralel sesuai kesiapan mitra. Program Lingkungan Kerja bakti di kantor desa dan masjid: dilakukan pada minggu pertama untuk menciptakan lingkungan bersih dan membangun kebersamaan antara mahasiswa dan warga. Pembuatan plang himbauan dilarang buang sampah: dipasang di titik strategis desa, dengan desain menarik agar pesan mudah dipahami warga. Penanaman pohon buah-buahan: dilakukan bersama warga di halaman rumah dan lahan kosong, sebagai bentuk penghijauan sekaligus sumber pangan jangka panjang. Program Sosial dan Pendidikan Sosialisasi stop bullying di SMAN 4 Sungai Raya: menyasar siswa SMA untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak bullying. Sosialisasi kenakalan remaja di SMPN 3 Sungai Raya: fokus pada edukasi pencegahan perilaku negatif di kalangan remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan penyampaian materi berbasis studi kasus. Program Penataan Administrasi Wilayah Pembuatan plang nama gang dan nomor rumah warga: dikerjakan secara gotong royong antara mahasiswa dan warga. Program ini mempermudah identifikasi alamat serta penataan administrasi desa. Program Kebersamaan dan Nasionalisme Perlombaan 17 Agustus: melibatkan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, dengan tujuan memperkuat kohesi sosial, semangat nasionalisme, dan gotong Program Penguatan Ekonomi Lokal Pembuatan banner UMKM: membantu pelaku usaha kecil dalam promosi produk melalui media sederhana namun efektif. Banner dipasang di lokasi strategis untuk meningkatkan daya tarik konsumen. Program Infrastruktur Olahraga Penimbunan pasir di lapangan voli: memperbaiki kondisi lapangan agar lebih nyaman digunakan warga sebagai sarana olahraga dan interaksi sosial. Setiap kegiatan dilaksanakan di lokasi yang relevan: kantor desa, masjid, sekolah (SMAN 4 dan SMPN . , lapangan voli, rumah warga, serta lokasi UMKM Desa Limbung. JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 Tahap Monitoring dan Evaluasi Monitoring dilakukan secara mingguan dengan mengevaluasi progres kegiatan, hambatan yang dihadapi, serta solusi yang perlu diambil. Evaluasi akhir dilakukan pada minggu keempat . Ae30 Agustus 2. melalui forum refleksi bersama perangkat desa, warga, dan tokoh masyarakat. Indikator keberhasilan antara lain: Lingkungan kantor desa dan masjid yang lebih bersih dan terawat. Terpasangnya plang himbauan, plang nama gang, dan nomor rumah. Peningkatan pengetahuan siswa terkait bullying dan kenakalan remaja . iukur dengan kuis singka. Partisipasi aktif warga dalam lomba 17 Agustus. Pohon buah yang tertanam dengan baik dan dijadwalkan untuk dirawat. Banner UMKM terpasang dan dimanfaatkan untuk promosi. Lapangan voli layak digunakan kembali oleh masyarakat. Tahap Refleksi dan Keberlanjutan Tahap terakhir adalah penyerahan hasil kegiatan berupa dokumen, materi sosialisasi, file desain banner, serta daftar lokasi program kepada perangkat desa. Mahasiswa juga menunjuk PIC lokal dari kalangan RT/RW, karang taruna. PKK, dan sekolah untuk melanjutkan program. Dengan demikian, keberlanjutan kegiatan dapat terjaga meski masa KKN telah berakhir. Waktu dan Tempat Pelaksanaan A Waktu: 1Ae30 Agustus 2025 . elama 1 bula. Tempat: Desa Limbung. Kecamatan Sungai Raya. Kabupaten Kubu Raya. Lokasi kegiatan meliputi Kantor Desa. Masjid Desa Limbung. SMAN 4 Sungai Raya. SMPN 3 Sungai Raya, rumah warga, lapangan voli desa, serta area UMKM setempat. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan KKN Universitas Panca Bhakti Kelompok 8 di Desa Limbung telah dilaksanakan selama 30 hari, mulai 1Ae30 Agustus 2025. Seluruh program yang telah direncanakan sebelumnya dapat terealisasi dengan baik berkat dukungan dari perangkat desa, sekolah, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan dapat dirinci sebagai berikut: Pembersihan Lingkungan Kantor Desa Kerja bakti bersama masyarakat dan perangkat desa berhasil menciptakan lingkungan kantor desa yang lebih bersih, rapi, dan nyaman. Kondisi ini turut meningkatkan citra kantor desa sebagai pusat pelayanan publik. JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 Gambar 1. 1 Membersihkan Lingkungan Kantor Desa Pembersihan Lingkungan Masjid Gotong royong bersama jamaah dan warga sekitar menghasilkan lingkungan masjid yang bersih, sehingga mendukung kekhusyukan beribadah dan memperkuat nilai kebersamaan. Gambar 2. 2 Kerja Bakti Membersihkan Rumah Ibadah (Masji. Sosialisasi Stop Bullying di SMAN 4 Sungai Raya Kegiatan edukasi kepada siswa SMA meningkatkan pengetahuan tentang bahaya bullying. Hasil pre-test dan posttest sederhana menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap dampak negatif bullying serta cara pencegahannya. Gambar 3. 3 Sosialisasi Mengenai Bullying Sosialisasi Kenakalan Remaja di SMPN 3 Sungai Raya Melalui ceramah interaktif dan diskusi, siswa SMP menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya kesadaran baru tentang pentingnya menghindari perilaku JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 Gambar 4. 4 Sosialisasi Tentang Kenakalan Remaja Pembuatan Plang Himbauan Dilarang Buang Sampah Sebanyak lima plang dipasang di titik strategis desa. Warga merespons positif karena keberadaan plang ini membantu mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin menjaga kebersihan Gambar 5. 5 Pembuatan Plang Himbauan Pembuatan Plang Nama Gang Seluruh gang di RT sasaran telah dipasang plang Hal ini memudahkan identifikasi wilayah, memperlancar pelayanan administrasi, serta mendukung sistem alamat desa. Gambar 6. 6 Pembuatan Plang Nama Gang Pembuatan Plang Nomor Rumah Warga Sebanyak 60 rumah warga memperoleh nomor rumah permanen. Hasilnya, warga merasa terbantu dalam urusan suratmenyurat dan distribusi layanan publik. JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 Gambar 7. 7 Pembuatan Plat Nomor Rumah Perlombaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus Kegiatan lomba berjalan meriah dengan partisipasi lintas usia. Acara ini berhasil mempererat solidaritas, meningkatkan semangat nasionalisme, serta memperkuat ikatan sosial warga. Gambar 8. 8 Perlombaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus dan Pembagian Hadiah Penanaman Pohon Buah di Lingkungan Warga Sebanyak enam bibit pohon . angga, jambu, alpuka. telah ditanam di pekarangan warga. Program ini diharapkan memberi manfaat lingkungan dan ekonomi dalam jangka panjang. Gambar 9. 9 Penanaman Bibit Pohon Buah-Buahan JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 Penimbunan Pasir di Lapangan Voli Lapangan voli desa berhasil diperbaiki dengan penimbunan pasir, sehingga lebih layak digunakan sebagai sarana olahraga dan interaksi sosial pemuda. Gambar 10. 10 Penimbunan Pasir Lapangan Volly Pemasangan Banner UMKM Empat banner promosi untuk UMKM lokal selesai dibuat dan dipasang. Pelaku UMKM merasa terbantu karena produknya lebih dikenal masyarakat luas. Gambar 11. 11 Pemasangan Banner untuk UMKM Pembahasan Pelaksanaan KKN di Desa Limbung menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu memberikan hasil nyata sekaligus menumbuhkan rasa memiliki di kalangan masyarakat . Aspek Lingkungan: Program pembersihan kantor desa, masjid, pemasangan plang himbauan, dan penanaman pohon membuktikan bahwa edukasi lingkungan yang sederhana dapat meningkatkan kepedulian masyarakat. Hasilnya, kebersihan desa lebih terjaga dan warga memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga Aspek Sosial dan Pendidikan: Sosialisasi mengenai bullying dan kenakalan remaja terbukti meningkatkan literasi sosial di kalangan pelajar. Hal ini sejalan dengan teori kesadaran hukum masyarakat (Soerjono Soekanto, 2. yang menekankan pentingnya edukasi untuk menumbuhkan kepatuhan terhadap norma. Aspek Administrasi dan Tata Kelola Desa: Pembuatan plang nama gang dan nomor rumah memberikan dampak signifikan dalam memperkuat sistem administrasi wilayah. Program ini memperlihatkan bahwa intervensi kecil dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keteraturan desa . Aspek Kebersamaan dan Kohesi Sosial: Perlombaan 17 Agustus tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat solidaritas warga. Kegiatan kolektif semacam ini sesuai dengan teori kohesi sosial yang menekankan pentingnya aktivitas bersama dalam memperkuat rasa persatuan . Aspek Ekonomi dan Pemberdayaan: Dukungan terhadap UMKM melalui pembuatan banner promosi sederhana menunjukkan hasil yang positif. Meski masih terbatas. JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI VOL 2 NO 1 TAHUN 2025 ISSN: 3089-2139 langkah ini dapat menjadi pintu awal bagi pengembangan promosi berbasis digital di masa depan. Aspek Infrastruktur Olahraga: Penimbunan pasir di lapangan voli terbukti meningkatkan akses masyarakat terhadap sarana olahraga. Fasilitas publik yang layak berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari segi kesehatan maupun interaksi Secara keseluruhan, kegiatan KKN ini menunjukkan bahwa program pengabdian berbasis partisipasi mampu menjawab permasalahan mitra dengan solusi yang sederhana, terukur, dan Keberhasilan pelaksanaan program didukung oleh tiga faktor utama, yaitu: . keterlibatan aktif masyarakat, . koordinasi yang baik antara mahasiswa dan perangkat desa, serta . relevansi program dengan kebutuhan nyata warga. KESIMPULAN Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Panca Bhakti Kelompok 8 di Desa Limbung telah berjalan dengan baik dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Program kerja yang dilaksanakan meliputi bidang lingkungan, pendidikan, sosial, administrasi, ekonomi, dan infrastruktur desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan, keteraturan administrasi wilayah melalui pemasangan plang nama gang dan nomor rumah, serta meningkatnya pemahaman pelajar tentang bahaya bullying dan kenakalan remaja. Selain itu, perlombaan 17 Agustus dan perbaikan lapangan voli memperkuat kebersamaan warga, sementara dukungan bagi UMKM melalui pembuatan banner promosi membantu meningkatkan visibilitas produk lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan perubahan positif yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan melalui keterlibatan aktif masyarakat. DAFTAR PUSTAKA