Volume 6 No. JURNAL ABADIMAS ADI BUANA http://jurnal. id/index. php/abadimas PENGABDIAN BACK TO VILLAGE: UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN TAMBAKSARI SURABAYA Holy Ichda Wahyuni 1*. Achmad Hariri 2. Ifan Pratama3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surabaya. Surabaya. Indonesia Fakultas Hukum. Universitas Muhammadiyah Surabaya. Surabaya. Indonesia Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Surabaya. Surabaya. Indonesia *Email:holyichdawahyuni@fkip. um-surabaya. Informasi Artikel Abstrak Kata kunci: Pendemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat, baik sosial, pendidikan, kesehatan, dan Salah satu pihak yang terimbas adalah pelaku UMKM, menurunnya penghasilan, karena omset penjualan mengalami penurunan Selain itu permasalahan juga dihadapi oleh dunia pendidikan. Pembelajaran virtual telah memicu berbagai keluhan dari orang tua siswa yang merasa keberatan. Hal tersebut dipengaruhi juga oleh latar belakang pendidikan orang tua yang tidak semuanya mampu mengenyam pendidikan Hal ini menyebabkan ketimpangan dalam dunia pendidikan. Melalui pengabdian masyarakat kembali ke desa . ack to villag. diharapkan dapat menjadi upaya pemberdayaan masyarakat di masa pandemi. Mitra pengabdian adalah masyarakat Kecamatan Tambaksari yang juga megalami imbas di beberapa sector yang disebutkan di atas. Program yang direalisasikan dalam pengabdian masyarakat ini adalah meliputi. dalam manajemen UMKM, pendampingan pembelajarandaring, sosialisasi biopori untuk permasalahan banjir di kawasan setempat, serta sosialisasi taat protokol kesehatan. Masyarakat mitra berkomitmen untuk melanjutkan program ini baik secara kolektif maupun mandiri, sehingga diharapkan program ini mengalami berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih besar dalam jangka panjang. Back Pandemi. UMKM Diterima: 08-01-2022 Disetujui: 19-05-2022 Dipubikasikan: 15-07- Abstract Keywords: Back Village. Pandemic. MSME (The Covid-19 pandemic has had a significant impact on various sectors of people's lives, in social, education, health and economic sectors. One of the affected parties is community micro small business, the decline in income, because sales turnover has decreased drastically. In addition, problems are also faced by the world of education. Virtual learning has sparked complaints from parents who objected. This is also influenced by the educational background of parents who are not all able to receive higher This causes inequality in the world of education. Through community service, returning to the village . ack to villag. is expected to Jurnal Abadimas Adi Buana Vol. 6 No. e-ISSN : 2622-5719 | p-ISSN : 2622-5700 be an effort to empower the community during the pandemic. The service partners are the people of the Tambaksari District who are also affected in several of the sectors mentioned above. Programs that are realized in this community service include. digitalization in MSME management, online learning assistance, biopori socialization for flood problems in the local area, and socialization of obeying health protocols. The partner community is committed to continuing this program both collectively and independently, so it is hoped that this program will experience sustainability and provide greater benefits in the long term. PENDAHULUAN Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah virus Covid-29 sebagai wabah global atau yang dikenal dengan istilah pandemi pada tanggal 11 Maret 2020. Menyebarnya virus Covid-19 yang menyerang pernafasan ini telah mempengaruhi kehidupan masyarakat dunia pada banyak lini, baik ekonomi, kesehatan, sosial, pendidikan (BNPB, 2. International Monetary Fund dan World Bank bahkan memprediksi bahwa hingga akhir tahun 2020 ekonomi global akan memasuki resesi dan krisis yang bersifat siginifikan (Liu et al. , 2. Di Indonesia sendiri berbagai kebijakan telah diterapkan oleh pemerintah untuk menanggulangi penyebaran pandemic ini, salah satunya adalah dengan pembatasan social berskala besar, tetapi bagaikan simalakama, yang mana dalam setiap program tersebut tentu saja terdapat konsekuensi dampat di aspek lainnya. Sebagai kota urban dengan penduduk yang padat. Surabaya menjadi salah satu wilayah dengan persebaran Covid-19 cukup tinggi, sehingga pengetatan mobilitas masyarakat melalui PSBB juga Secara tidak langsung, dari pengetatan ini memberi dampak kepada masyarakat seperti pengurangan jumlah karyawan, menurunnya pendapatan di bidang industri pariwisata dan makanan, dan lain sebagainya. Salah satu daerah di Kota Surabaya yang terdampak adalah mitra pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Surabaya yakni Kecamatan Tambaksari. Kecamatan Tambaksari termasuk bagian dari wilayah Surabaya Timur dengan ketinggian A 4 . meter diatas permukaan air laut. Tambaksari terbagi menjadi 8 kelurahan yaitu kelurahan Pacar Keling. Pacar Kembang. Ploso. Tambaksari. Rangkah. Gading. Kapas Madya Baru. Dukuh Setro. Kondisi kependudukan dan pemukiman di Kecamatan Tambaksari cukup padat (Statistik. Hasil survei yang telah dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat ditambah data-data dari pihak terkait, problematika masyarakat sekitar terutama pada masa pandemic Covid019 di antaranya. kurangnya kesadaran masyarakat terhadap protocol kesehatan, menurunnya pendapatan UMKM dan pelaku usaha lainnya, meningkatnya angka pengangguran, disparitas akses pendidikan masyarakat menengah ke bawah, dan permasalahan tahunan yakni banjir. Program pengabdian kembali ke desa . ack to villag. merupakan sebuah varian program dari pelaksanaan kuliah kerja nyata yang memungkinkan dosen dan mahasiswa tetap dapat melakukan tri Jurnal Abadimas Adi Buana Vol. 6 No. e-ISSN : 2622-5719 | p-ISSN : 2622-5700 dharma perguruan tinggi di sekitar tempat tinggal tanpa harus keluar masuk area yang dibatasi oleh pemerintah melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Tujuan dari program ini adalah untuk memberi kontribusi pemecahan masalah masyarakat dengan pemfokusan permasalahan yang ditimbulkan akibat pandemic Covid-19. METODE Kegiatan pengabdian kembali ke desa . ack to villag. dilaksanakan di Kecamatan Tambaksari pada Bulan Agustus 2021 selama satu bulan penuh. Masyarakat sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah pelaku UMKM, kelompok orang tua yang memiliki anak usia sekolah, pemuda karang taruna, serta pengurus tempat ibadah dan fasilitas umum di Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipasi masyarakat mitra. Pengukuran tingkat ketercapaian program menggunakan lembar monitoring dan evaluasi lapangan yang diisi secara online oleh keterwakilan masyarakat mitra. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Program Pengabdian Terdapat beberapa program yang dilaksanakan saat kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu: digitalisasi dalam manajemen UMKM, pelatihan pembelajaran daring, sosialisasi teknologi biopori, dan penertiban protokol kesehatan, seperti pola penyadaran pentingnya memakai masker dan cuci tangan, serta penyemprotan desinfektan di area tempat ibadah dan fasilitas umum. Digitalisasi dalam manajemen UMKM Program digitalisasi dalam manajemen UMKM merupakan salah satu program utama dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat back to village. Bentuk program ini adalah pelatihan dan pendampingan secara berkala. Beberapa jenis UMKM yang menjadi sasaran dan mitra pendampingan adalah. UMKM usaha laundry, usaha kue dan roti, usaha makanan cetring, dan usaha perlengkapan rumah tangga. Bentuk pelatihan dan pendampingan digitalisasi antara lain pengenalan platform berbagai market place, tata cara pendaftaran menjadi mitra, dan penggunaan media sosial sebagai media promosi. Jurnal Abadimas Adi Buana Vol. 6 No. e-ISSN : 2622-5719 | p-ISSN : 2622-5700 Gambar 1. Platform Digital Media Promosi dan Layanan Online UMKM Tambaksari Seperti yang diketahui bahwa di Indonesia jumah UMKM telah mencapai 64,19 juta, dengan komposisi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sangat dominan yakni 64,13 juta . ,92%) dari keseluruhan sektor usaha (Bahtiar, 2. Usaha kecil dan menengah (UMKM) menjadi sektor yang paling merasakan guncangan ekonomi sebagai dampak dari pandemi COVID-19. Setidaknya 785 koperasi dan 163. 713 pelaku usaha mikro kecil menengah terdampak pandemi virus corona (Covid-. Sebagian besar bergerak pada bidang kebutuhan sehari-hari, sedangkan sektor UMKM yang paling terdampak yakni makanan dan minuman. Keluhan utama dari para pengelola seperti turunnya omset penjualan, menipisnya modal, dan keterhambatan saat distribusi (Thaha. UMKM di Kecamatan Tambaksari juga mengalami kendala serupa, apalagi imbas dari pandemi, beberapa nyaris gulung tikar, terutama yang sistem tata kelolanya masih konvensional. Sehingga dengan adanya program digitalisasi, diharapkan pengelola UMKM di Kecamatan Tambaksari dapat melebarkan sayap pasarnya, sistem layanan yang serba online, serta memperluas jaringan promosi. Pendampingan pembelajaran dalam jaringan Pendampingan pembelajaran dalam jaringan (Darin. dilakukan untuk menjawab persoalan dan keluhan orang tua selama proses pembelajaran tatap muka langsung tidak diberlakukan oleh pemerintah dalam rangka memutus penularan virus Covid-19. Orang tua yang memiliki anak usia sekolah mau tidak mau harus menjadi guru di rumah dalam membantu anak belajar. Di sisi lain bagi orang tua dengan latar belakang pendidikan rendah hal ini cukup menjadi sebuah masalah. Adanya pendampingan ini tidak lain bertujuan untuk memberi pengenalan orang tua siswa terkait beberapa media online yang digunakan sebagai media pembelajaran daring seperti whatsapp, google meet, dan Gambar 2. Proses Pendampingan Belajar Siswa dengan Melibatkan Pemuda Karang Taruna Selain itu bentuk kegiatan juga dikemas dengan pelatihan metode belajar, seperti bagaimana orang tua siswa mengenal LKS atau buku ajar siswa lainnya, untuk mengetahui letak penjelasan 4 Jurnal Abadimas Adi Buana Vol. 6 No. e-ISSN : 2622-5719 | p-ISSN : 2622-5700 materi, rangkuman sebagai acuan membantu anak ketika mengalami kesulitan belajar. Cara ini, memiliki tingkat efektivitas yang kurang, kendalanya adalah pada antusiasme orang tua yang rendah. Mengatasi kendala demikian, tim pengabdian mengembangkan program dalam bentuk ruang bimbingan belajar dengan merekrut partisipasi pemuda karang taruna setempat untuk turut serta menjadi tutor siswa. Penjadwalan yang tertib juga diberlakukan untuk membatasi jumlah siswa yang Sektor pendidikan menjadi sebuah sektor jejaring kompleks yang melibatkan aspek sosioekonomi serta lingkungan masyarakat sekitar. Pelaksanaan program pengabdian di sector pendidikan yang melibatkan orang tua juga pada akhirnya tidak dapat dihindarkan. Mengingat bahwa kendala pembelajaran daring di antaranya meliputi. guru yang semula diharapkan dapat mencapai target kompetensi melalui pembelajaran daring ini, namun nyatanya untuk mencapai target tersebut masih banyak kendala. Kendaa tersebut bersumber dari kurangnya peserta didik dalam memberikan umpan balik secara cepat, peserta didik kurang dalam memahami materi yang diberikan, kurangnya alat komunikasi membuat peserta didik tidak dapat mengumpulkan tugas secara tepat waktu, penjelasan guru tidak jelas ketika signal buruk sehingga materi yang disampaikan tidak diterima dengan baik (Arum & Susilaningsih, 2. Fakta ini menunjukkan bahwa peranan orang tua peserta didik sangat penting dalam menjembatani terselenggaranya pelaksanaan pembelajaran online, tetapi di sisi lain banyak juga orang tua yang justru mengeluhkan hal tersebut. Kelas ekonomi sebuah keluarga menjadi salah satu faktor yang memiliki dampak besar terhadap kualitas pendidikan seorang individu (Santosa, 2. BPS juga menyatakan bahwa status ekonomi sebuah keluarga memiliki dampak yang signifikan dalam menentukan pendidikan seorang anak, dan ini adalah potret disparitas pendidikan di Indonesia (Jayani, 2. Sosialisasi teknologi biopori Berdasar data BPS Kota Surabaya tahun 2021 dapat diketahui bahwa curah hujan di Kecamatan Tambaksari tergolong tinggi ketika musim hujan(Surabaya, 2. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya wilayah yang terendam banjir pada saat intensitas hujan sedang tinggi. Keadaan lingkungan tersebut menjadi potensi terbentuknya masalah-masalah yang lain, oleh karena itu segera dibutuhkan solusi penanganan secara tepat sasaran dan realistis seperti menciptakan resapan air atau 5 Jurnal Abadimas Adi Buana Vol. 6 No. e-ISSN : 2622-5719 | p-ISSN : 2622-5700 Gambar 3. Dokumentasi Sosialisasi dan Praktek Pembuatan Biopori Bersama Warga Tambaksari Faktor-faktor yang menjadi penyebab banjir di kecamatan Tambaksari berdasarkan wawancara terhadap stake holder di kawasan tersebut, dapat disimpulkan secara garis besar terbagi menjadi 2, yaitu permasalahan internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya kesadaran warga dalam membuang sampah dan merawat saluran air, tidak ada inisiatif untuk menanam tanaman dengan daya serap air yang tinggi di lahan terbuka hijau. Faktor eksternal berupa curah hujan yang tinggi, belum adanya regulasi tegas yang mengatur ketersediaan ruang terbuka hijau di masing-masing wilayah Kecamatan, belum adanya inisiatif pemerintah setempat dalam hal penanggulangan taktis permasalahan banjir. Upaya dalam mengatasi masalah banjir memang tidak cukup jika hanya melalui drainase, sebaiknya ada upaya untuk memperbanyak daerah resapan air salah satunya dengan biopori. Lubang resapan biopori cukup efektif menjadi water reservoir. Apalagi teknologi ini juga sangat relevan jika diterapkan di daerah urban dan memiliki sifat ramah lingkungan (Yohana et al. , 2. Penertiban protokol kesehatan Pemilihan program kembali ke desa . ack to villag. bertujuan untuk mengurangi mobilitas keluar masuk dari dan ke wilayah lain selama PPKM. Secara teknis, back to village hanya melibatkan mahasiswa berbasis domisili dalam menyukseskan kegiatan pengabdian masyarakat di lokasi mitra, yakni Tambaksari. Sejalan dengan tema, serta dikarenakan kondisi pandemi dengan angka persebaran masih tinggi pada saat itu, maka program penertiban protocol kesehatan mutlak Beberapa agenda penertiban protocol kesehatan ini adalah. pembagian masker, sosialisasi door to door untuk kesadaran memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak aman. Selain itu, dalam program ini juga dilakukan penyemprotan cairan desinfektan di tempat Ibadan dan beberapa fasilitas Adanya program ini tentu saja tidak terlepas dari dukungan pemerintah setempat, mulai dari tingkat RT. RW, kelurahan hingga kecamatan. Gambar 5. Kegiatan Penyemprotan Cairan Desinfektan di Area Kampung Jurnal Abadimas Adi Buana Vol. 6 No. e-ISSN : 2622-5719 | p-ISSN : 2622-5700 Ketercapaian Program Pengabdian Program pengabdian idealnya mampu memberikan suatu nilai tambah bagi masyarakat, baik dalam kegiatan ekonomi, kebijakan, dan perubahan perilaku . Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi mitra terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa program yang direalisasikan dinilai telah memberikan manfaat kepada masyarakat. Sebanyak 104 mitra dari 120 mitra atau 86. 7% menjawab sangat bermanfaat. Sebesar 76. 7% mitra juga menilai bahwa kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil meningkatkan wawasan baik dalam bidang ekonomi, social, kesehatan. Sementara itu, sebesar 68. 3% mitra menilai bahwa kegiatan pengabdian yang telah dilakukan mampu memberikan pemecahan dan solusi permasalahan masyarakat setempat. Adapun hasil monitoring dan evaluasi disajikan dalam gambar 6, 7, dan 8. Keterangan 1 : Tidak setuju 2 : Kurang Setuju Setuju 4 : Sangat setuju Gambar 6. Hasil Monev Tingkat Kebermanfaatan Program Pengabdian Masyarakat Gambar 7. Hasil Monev Efektifitas Program Pengabdian terhadap Peningkatan Wawasan Ekonomi. Sosial, dan Kesehatan Masyarakat Keterangan 1 : Tidak setuju 2 : Kurang Setuju Setuju 4 : Sangat setuju Gambar 8. Hasil Monev Efektifitas Program Pengabdian terhadap Pemecahan Masalah Masyarakat Jurnal Abadimas Adi Buana Vol. 6 No. e-ISSN : 2622-5719 | p-ISSN : 2622-5700 KESIMPULAN Program pengabdian back to village . erbasis domisil. merupakan program pengabdian yang efektif dilaksanakan dalam kondisi Pandemi Covid-19 karena meminimalisir mobilisasi masa dari luar daerah mitra. Pemilihan program kegiatan yang difokuskan pada digitalisasi manajemen UMKM, pendampingan pembelajaran daring, sosialisasi teknologi biopori, serta sosialisasi kepatuhan protocol kesehatan berhasil memberikan manfaat dan solusi pemecahan masalah masyarakat, serta mampu meningkatkan wawasan ekonomi, sosial, dan kesehatan. UCAPAN TERIMAKASIH Tim pelaksana mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyaraat Universitas Muhammadiyah Surabaya selaku pemberi sumbangan finansial bagi terselenggaranya pelaksanaan pengabdian masyarakat back to village: upaya pemberdayaan masyarakat pada masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Tambaksari Surabaya DAFTAR PUSTAKA